Home Blog Page 584

Karateka Popprovsu 2024 Harus Junjung Tinggi Sportifitas

BERSAMA: Kabid Organisasi FORKI Sumut Rawi Kresna SH dan Ketua Panitia Rudi Popsi bersama karateka peserta Popprovsu 2024. (dok pribadi)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Karateka diminta harus menjunjung tinggi sportifitas dalam melakukan setiap pertandingan. Jangan menyalahkan wasit atau juri karena belum juara.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Sumatera Utara DR H Rahmat Shah melalui Kepala Bidang (Kabid) Organisasi Rawi Kresna SH pada pertandingan karate Pekan Olahraga Pelajar Provinsi Sumut (Popprovsu) 2024, Kamis (4/7).

“Saya yakin wasit dan juri yang memimpin pertandingan karate sudah bekerja maksimal dan memberikan penilaian yang terbaik,” katanya.

Pertandingan karate Popprovsu digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Dispora Sumut, Jalan Willem Iskandar pada 4-6 Juli 2024. Rawi Kresna menilai Popprovsu 2024 merupakan ajang seleksi menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) tahun 2025 yang direncanakan berlangsung di Sumut.

Didampingi Ketua Panitia Rudi Popsi, Rawi Kresna menyebutkan, seluruh karateka yang bertanding di Popprovsu 2024 ini, selain menjunjung tinggi sportifitas juga harus mengikuti seluruh peraturan yang telah ditetapkan oleh PB FORKI.

“Kita tidak boleh melanggar peraturan yang ditetapkan. Untuk itu, harus introspeksi diri sendiri, terutama menyangkut persiapan mental dan keyakinan sebelum bertanding,” jelasnya.

Rawi Kresna mengatakan, sebelumnya Sumut belum pernah menjadi yang terbaik dalam setiap pelaksanaan Popnas. Tapi sebagai tuan rumah Popnas 2025, Sumut harus bisa menjadi juara umum.

”Untuk menjadi juara umum Popnas 2025, kita serahkan kepada para Karateka dan pelatihnya, apakah mereka mampu menjadi yang terbaik pada event nasional tingkat pelajar itu,” jelasnya.

Selain itu, Rawi Kresna juga sangat berterimakasih kepada Kadispora Sumut H Baharuddin Siagian SH MSi yang sudah membuat komitmen melakukan pembinaan terhadap atlet pelajar khususnya karate, terutama dengan melaksanakan Popprovsu sebagai ajang seleksi menuju Popnas 2025.

“FORKI Sumut juga mengapresiasi Kadispora Sumut yang telah memberi bantuan sebanyak dua set matras karate yang dalam waktu dekat ini terealisasi. Bantuan ini sebagai matras latihan bagi atlet karate Pelatda PON XXI 2025,” ujarnya.

Menurut Rawi, Kadispora Sumut sangat mengapresiasi prestasi atlet karate daerah ini. Karena selama ini FORKI Sumut tidak pernah bicara target dalam setiap event karate tingkat nasional. “Kita tidak per bicara target, tapi kita tetap berjuang meraih tradisi medali emas pada setiap kejuaraan karate,” jelasnya.

Popprovsu 2024 diikuti sebanyak 164 Karateka terdiri 96 putra dan 68 putri berasal dari 21 kabupaten/kota se- Sumut. (dek)

BPDPKS Selenggarakan Seminar Perlindungan Pekerja Perempuan di Perkebunan Kelapa Sawit di Kota Medan

BERSAMA: Narasumber 'Perlindungan Pekerja Perempuan di Perkebunan Kelapa Sawit dalam rangka Pengarusutamaan Gender' berfoto bersama di Medan, Kamis (4/7/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO– Industri perkebunan kelapa sawit tidak terlepas dari keterlibatan perempuan sebagai salah satu bagian penting dalam proses di sektor hulu maupun hilir. Namun demikian, masih terdapat isu-isu negatif terkait pemenuhan hak-hak pekerja perempuan di sektor perkebunan kelapa sawit yang dituding merugikan tenaga kerja perempuan.

Mencermati kondisi tersebut maka dianggap perlu untuk mensosialisasikan dan meningkatkan pengetahuan tentang perlindungan pekerja perempuan.

Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) berinisiatif menyelenggarakan seminar yang berjudul “Perlindungan Pekerja Perempuan di Perkebunan Kelapa Sawit dalam rangka Pengarusutamaan Gender (PUG)” di Medan, Kamis (4/7/2024).

Selain itu, kegiatan ini merupakan bagaian dari rencana kegiatan PUG Kementerian Keuangan Tahun 2024.
Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 100 orang perwakilan dari Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit, Instansi Pemerintah, Organisasi Masyarakat Sipil, Akademisi, Serikat Pekerja, hingga rekan-rekan Media.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh BPDPKS ini mengundang Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara, M. Ismael Parenus Sinaga dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Provinsi Sumatera Utara, Kementerian Keungan, Bapak Syaiful, yang juga hadir memberikan keynote speech sekaligus membuka kegiatan.

Selain itu, BPDPKS juga menghadirkan narasumber dari berbagai keahlian sesuai bidangnya yakni ⁠Timbas Prasad Ginting, Ketua GAPKI Sumatera Utara; M. Ismael Parenus Sinaga, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara; Rachel Pandia, Direktur PT Amal Tani; Prof. Ir. T. Sabrina, M.Agr.Sc., Ph.D, Pengamat Perlindungan Pekerja Perempuan; serta Asih Damayanti Sudarmo, Wakil Sekretaris Bidang Hukum dan Pembelaan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia/SPSI. Pada sesi diskusi dan seminar dimoderatori oleh Kepala Bidang PAPK, Kanwil DJPb Sumatera Utara, Kementerian Keuangan, Frisda Agriani Ambarita.

Dalam kegiatan ini, isu pengarusutamaan gender menjadi topik utama yang dibahas karena menjadi strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan gender menjadi salah satu dimensi integral dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi kebijakan, serta program pembangunan nasional.

Hal ini juga sesuai dengan salah satu sasaran rencana pembangunan yang terdapat dalam RPJM 2005-2025 terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia termasuk peran perempuan dalam pembangunan.

Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Dana BPDPKS sekaligus Plt. Direktur Kemitraan BPDPKS, Kabul Wijayanto dalam sambutannya mengatakan kegiatan seminar ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pemberdayaan dan perlindungan pekerja perempuan di perkebunan kelapa sawit.

“Kegiatan ini juga merupakan media dan forum untuk mendorong pemberdayaan perempuan dalam membangun bersama keberlanjutan industri perkebunan sawit Indonesia, sehingga sangat penting untuk mendorong kesepahaman, kemitraan sinergis, dan kolaborasi pelaku industri. Sehingga perempuan mampu berperan dan berpartisipasi aktif dalam membangun kemampuan dan memanfaatkan potensi-potensi yang ada di daerahnya menuju kemandirian finansial,” kata Kabul Wijayanto.

Kepala Kanwil DJPb Sumatera Utara Kementerian Keuangan, Syaiful mengatakan, pengarusutamaan gender bukanlah sekadar tentang kesetaraan numerik antara laki-laki dan perempuan dalam berbagai posisi, namun lebih dari itu.

“Hal ini tentang menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan potensi penuh dari setiap individu, tanpa ada yang terpinggirkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan Syaiful, Kementerian Keuangan khususnya di Kanwil DJPb Sumut telah mempertimbangkan dampaknya terhadap berbagai kelompok gender, dalam hal ini data menjadi kunci

“Penting juga untuk mengadopsi praktik terbaik dalam rekruitmen, promosi, dan pengembangan karir. Sehingga kita harus memastikan bahwa proses seleksi tidak didasarkan pada stereotip gender, tetapi pada kompetensi, prestasi, dan potensi yang sebenarnya dimiliki oleh pekerja tersebut,” tegas Syaiful.

Diharapkan melalui seminar ini dapat memberikan pengetahuan terkait prinsip-prinsip ketenagakerjaan internasional dan peraturan nasional tentang perlindungan pekerja perempuan sehingga dikembangkan menjadi kebijakan dan kegiatan-kegiatan praktis untuk meningkatkan perlindungan pekerja perempuan di tempat kerja. (rel/ram)

Fokus Pada Layanan Prima, Bank Muamalat Raih Penghargaan Bergengsi

PENGHARGAAN: Direktur PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Karno (kiri) bersama Head of Operation Services Bank Muamalat Nanang Basuki (kanan) memperlihatkan plakat penghargaan sebagai pemenang pada 21st Infobank – MRI Banking Service Excellence 2024 di Jakarta, Kamis, (4/7). Pada ajang ini, Bank Muamalat meraih 11 penghargaan di antaranya The 1st Best Overall Bank Umum Syariah (BUS) dalam Layanan Prima serta pencapaian tertinggi untuk aspek The Best – Overall Walk In Channel, The Best Teller, dan The Best Security.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO– Layanan prima yang diberikan oleh PT Bank Muamalat Indonesia Tbk kepada nasabah diganjar 11 penghargaan dalam ajang 21st Infobank – MRI Banking Service Excellence 2024.

SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan, dalam ajang tersebut pionir bank syariah di Tanah Air ini mendapatkan apresiasi sebagai The 1st Best Overall Bank Umum Syariah (BUS) dalam Layanan Prima, dengan pencapaian tertinggi untuk aspek The Best – Overall Walk In Channel, The Best Teller, dan The Best Security. Selain itu, terhadap aspek lainnya Bank Muamalat masuk dalam peringkat tiga besar.

“Apresiasi dari pihak eksternal ini tentu saja merupakan buah dari kerja keras seluruh Insan Muamalat. Kedepannya, kami akan menjadikan capaian positif ini sebagai pemacu semangat untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah,” ujarnya.

Demi menjaga kualitas layanan, Bank Muamalat selalu melakukan inovasi dan mengembangkan strategi untuk mencapai operational excellence dan seamless business process, dengan dukungan teknologi digital dan kepatuhan terhadap regulasi. Hal ini bertujuan agar layanan kepada nasabah semakin mudah, cepat, efektif dan menyenangkan.

Inovasi teknologi digital terus dilakukan dengan penambahan fitur baru pada Muamalat Digital Islamic Network (MDIN), pengembangan Contact Center Channel, Ecosystem Transformasi dan pembaharuan atas Branch Customer Journey. Selain itu, Bank Muamalat secara kontinyu mengimplementasikan Service “Hijrah” Soul kepada seluruh karyawan. Makna “HIJRAH” sendiri memiliki enam nilai yaitu Hati, Istimewa, Jalan Keluar, Responsif, Andal dan Hangat. Nilai tersebut selalu menjadi budaya dalam melayani nasabah.

Beberapa program rutin lainnya adalah menjalankan service ritual guna memastikan kesiapan layanan prima ketika melayani nasabah dan branch mentoring program untuk konsistensi dalam menciptakan great customer experience.

Agar lebih dekat kepada nasabah, Bank Muamalat menyediakan kanal yang dapat digunakan untuk mendapatkan informasi, menyampaikan permintaan atau keluhan secara online 24/7 melalui layanan digital, call center, live chat, surat elektronik, dan semua akses yang disediakan Bank Muamalat pada menu fitur layanan nasabah digital (digital customer care) di aplikasi Muamalat DIN, website (contact us) dan media sosial, ataupun secara offline melalui kantor layanan.

“Dengan pengembangan teknologi dan strategi sebagaimana yang telah disampaikan diharapkan karyawan semakin antusias dan bersemangat dalam melayani sehingga keterikatan dan pengalaman nasabah yang positif dapat terus dicapai,” imbuhnya. (rel/ram)

Sukseskan Festival Buah dan Bunga, PLN UP3 Bukit Barisan Bersama Srikandi PLN Siap Jaga Pasokan Listrik

Petugas PLN memastikan pemasangan Automatic Change Over Switch (ACOS)_ tegangan rendah berfungsi dengan baik dalam menyukseskan Festival Buah dan Bunga di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (3/4).

Berastagi – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Festival Buah dan Bunga yang akan digelar pada 4-6 Juli 2024, PLN UP3 Bukit Barisan Bersama Srikandi PLN pastikan pasokan listrik untuk menyukseskan acara tahunan tersebut.

Festival Buah dan Bunga yang akan berlangsung selama tiga hari ini diperkirakan akan menarik banyak pengunjung dari berbagai daerah.

Acara ini tidak hanya menampilkan beragam jenis buah dan bunga lokal, festival ini juga menyuguhkan berbagai kegiatan hiburan, pameran budaya, dan bazar dari berbagai UMKM.

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Bukit Barisan Ramses Hutajulu menyampaikan, PLN telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan pasokan listrik yang andal selama Festival Buah dan Bunga berlangsung.

“Kami (PLN) telah melakukan berbagai persiapan dalam menjaga pasokan listrik. PLN juga menyiagakan petugas sebanyak 26 petugas yang terdiri dari petugas PLN, Srikandi PLN dan petugas Pelayanan Teknik yang secara bergantian selama 24 jam dalam memenuhi kebutuhan listrik di Lokasi acara,” jelas Ramses.

Tidak hanya mempersiapkan supply infrastruktur ketenagalistrikan, PLN juga mempersiapkan pengamanan berlapis diantaranya pemasangan trafo mobile kapasitas 250 KVA sebanyak 1 unit, genset kapasitas 160 KVA sebanyak 1 unit dan pemasangan Automatic Change Over Switch (ACOS) tegangan rendah.

“Festival ini merupakan agenda tahunan di Kabupaten Karo dan PLN berkomitmen untuk mendukung dan menyukseskan acara tersebut,” ujar Ramses.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara Saleh Siswanto mengatakan merupakan festival tahunan yang dilakukan di Tanah Karo sebagai tanda syukur atas hasil yang melimpah. Festival ini diharapkan mampu membangkitkan perekonomian di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

“Dengan pasokan listrik yang andal, diharapkan Festival Buah dan Bunga tahun ini dapat berjalan dengan sukses dan dapat menjadi daya tarik wisatawan, sehingga dapat mendorong perekonomian di Kabupaten Karo,” pungkas Saleh. (ila)

Sosok Rico-Zaki di Pilkada Medan, Pengamat: Secara Popularitas Masih Kalah dengan Aulia Rahman

Pengamat Politik dari UINSU, Faisal Riza.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPW NasDem Sumut dan DPD Gerindra Sumut, sepakat berkoalisi di Pilkada Medan tahun 2024. Kedua partai itu pun, mendeklarasikan Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap sebagai Bacalon Wali Kota dan Wakil Wali kota Medan periode 2025-2030.

Deklarasi tersebut berlangsung di Grand City Hall Medan, Rabu (3/7) sore. Untuk diketahui, Rico Waas adalah kader Partai NasDem dan menjabat sebagai Ketua Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (Garpu) NasDem Sumut.

Sedangkan, Zakiyuddin Harahap kader Partai Gerindra dan menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Gerindra Sumut. Pasangan Bacalon Kepala Daerah ini untuk warga Kota Medan, dinilai tidak terlalu popularitas.

Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Faisal Riza, menjelaskan bahwa Gerindra dan NasDem harus bekerja ekstra, untuk memperkenalkan Rico dan Zaki serta menaikkan elektabilitas pasangan ini.

Faisal mengungkapkan bahwa secara popularitas, Rico dan Zaki masih kalah dengan Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman yang lebih terkenal di Kota Medan, dan incumbent dengan peluang lebih besar terpilih di Pilwakot Medan.

“Menurut saya pasangan ini harus lebih kerja keras memperkenalkan diri dan menyampaikan program mereka saat kampanye. Sebab secara popularitas tentu saja masih kalah dengan Aulia Rahman,” ucap Faisal kepada Sumut Pos, Kamis (4/7).

Disisi lain, Faisal menyoroti pemberitaan media massa terkait Aulia Rachman yang merupakan kader Partai Gerindra dan pernah menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumut, maju di Pilkada Medan 2024 dan menyatakan dengan tegas siap ‘ganti baju’.

“Kecenderungan Aulia ganti baju memang masuk akal karena Gerindra tidak memberikan ruang cukup padanya untuk pencalonan di Pilkada 2024,” sebut Faisal.

Dengan dasar itu, Aulia Rachman beralasan hengkang dari Gerindra dengan memberikan statement ke media, siap ganti baju.

Menurut Faisal dengan Aulia Rachman memiliki elaktabilitas dan popularitas yang baik dari pada Rico Waas dan Zaki bisa menjadi lirikan partai lainnya.

Faisal mengatakan tidak terlepas, Aulia Rachman akan dipinang oleh partai politik bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM), dengan persyaratan menjadi kader. Hal itu, mempermudah Wakil Walkot mendapatkan perahu untuk berlayar di pertarungan Pilwakot Medan 2024.

“Sangat berpotensi (dilirik) dan bisa dipertimbangkan (bila menjadi kader parpol lain dan keluar dari Gerindra) misalnya Aulia ke Golkar atau PAN,” tandas Faisal.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Medan, H Aulia Rachman siap bertarung di Pilwakot Medan tahun 2024. Dia diperkirakan akan maju menggunakan perahu politik diluar Partai Gerindra.

“Dalam Pilkada Kota Medan nanti, Insya Allah kita siap maju,” ucap Aulia Rachman saat berdiskusi dengan sejumlah jurnalis di Inari Coffee, di Jalan Brigjend Katamso, Kota Medan, Rabu (3/7) siang.

Mantan Sekretaris DPD Gerindra Sumut ini, mengaku akan maju tidak dari Partai Gerindra. Tapi, mengatakan dirinya sudah ada partai politik, siap mengusung dan memberikan dukungan pada dirinya di Pilkada Medan tahun ini.

“Insya Allah pasti ada yang mendukung,” ucap Aulia. Dimana, Aulia maju bersama Bobby Nasution dan memenangkan Pilkada Medan tahun 2020, lalu.

Disinggung memuluskan langkah dan meraih kesuksesan Pilkada Medan 2024, akan pindah partai politik. Menyikapi hal itu, Aulia Rachman juga menyatakan dengan tegas untuk kesiapannya untuk ‘ganti baju’.

Dalam konteks ini, Aulia mengungkapkan bahwa dia akan mengubah perannya dari wakil wali kota menjadi wali kota.

“Yang jelas, kita siap untuk berubah, jika memungkinkan sekarang kita siap ganti baju,” tandas Aulia Rachman.

Terpisah, Sekretaris DPD Gerindra Sumut, Sugiat Santoso mengungkapkan bila Aulia Rachman mau ganti baju atau hengkang dari Gerindra, itu adalah hak orang nomor di Pemko Medan itu.

“Itu hak dia (Aulia), Kita yang penting bahwa, bagi kami Gerindra tegak lurus dengan instruksi pimpinan. Bahwa hari ini (kemarin), sudah diputuskan Rico Waas dan Zaki Harahap, partai Gerindra tegak lurus dan siap memenangkan keputusan ini,” ucap Sugiat.

Sugiat mengungkapkan kader Gerindra yang tidak patuh dan tidak tegas lurus, dengan keputusan pimpinan partai akan dilakukan evaluasi. Ia mengatakan pihaknya, siap berkompetisi dengan melawan Aulia Rachman, bila kembali maju di Pilkada Medan 2024.

“Bukan Aulia saja, siapa pun yang akan berkompetisi di Kota Medan, kita siap berkompetisi, bukan melawan tapi berkompetisi untuk merebut hati rakyat Kota Medan,” sebut Sugiat.

Disinggung kenapa Gerindra tidak mendukung Aulia Rachman, malah mendukung Rico Waas dan Zaki. Sugiat mengungkapkan bahwa semua itu, ada evaluasi dan pertimbangan di internal Gerindra dan NasDem sendiri.

“Tidak mendukung Aulia karena ada evaluasi internal partai Gerindra dan NasDem, dibutuhkan sosok Rico Waas dan Zaki, untuk memimpin Kota Medan, lima tahun kedepan.
Data-data internal kami, siapa yang didukung Gerindra dan NasDem sangat berpeluang besar, untuk memenangkan pertarungan ini,” jelas Sugiat.

Sugiat berharap siapa Bacalon Kepala Daerah, yang diusung Partai Gerindra dan menenangkan Pilkada serentak 2024 ini. Dapat bersama-sama mewujudkan cita-cita Prabowo-Gibran saat kampanye kepada masyarakat.

“Kepala daerah, bisa dimenangkan calon yang diusung oleh Gerindra dan NasDem, memuluskan cita-cita disampaikan Prabowo-Gibran waktu kampanye,” tandas Sugiat.(gus)

Tawuran Marak di Kecamatan Medan Sunggal, Komisi I Pertanyakan Kinerja Kecamatan

Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Robi Barus.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Robi Barus, mengaku kecewa dengan maraknya aksi tawuran di wilayah Kecamatan Medan Sunggal. Pasalnya, aksi tawuran yang dilakukan para pemuda tersebut sangat sering terjadi dan sudah sangat meresahkan masyarakat.

“Kejadian itu sering terjadi di kawasan Jalan Ringroad yang masih berada di wilayah Kecamatan Medan Sunggal. Terbaru, tawauran juga terjadi di wilayah Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal. Hal ini sudah sangat meresahkan masyarakat,” ucap Robi Barus kepada Sumut Pos, Kamis (4/7/2024).

Untuk itu, Robi Barus pun mempertanyakan kinerja Kecamatan Medan Sunggal dalam menjaga kondusifitas wilayahnya.

Robi pun menilai, Kecamatan Medan Sunggal telah gagal dalam membangun kolaborasi dengan pihak kepolisian, dalam hal ini Polsek Sunggal.

“Kita mempertanyakan kinerja Kecamatan Medan Sunggal. Harusnya Kecamatan Medan Sunggal mampu menjaga kondusifitas wilayahnya dengan berkolaborasi bersama Polsek Sunggal. Ini bentuk kegagalan Kecamatan Medan Sunggal dalam menjalin komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan Polsek Sunggal,” ujarnya.

Untuk itu, Robi Barus meminta Kecamatan Medan Sunggal untuk meningkatkan kondusifitas di wilayahnya dengan berkolaborasi bersama Polsek Sunggal guna memberantas tawuran yang seringkali terjadi.

Robi Barus pun meminta Kecamatan Medan Sunggal beserta setiap kelurahannya agar terus berkolaborasi dengan perangkat keamanan seperti Babinkamtibmas dan Babinsa dalam menjaga keamanan di wilayahnya masing-masing.

“Berantas tawuran, beri kenyamanan kepada masyarakat. Apalagi dalam waktu dekat ini kita akan menghadapi Pilkada, maka kondusifitas harus menjadi prioritas. Jangan ada lagi tawuran, jangan ada lagi keributan yang meresahkan masyarakat,” pungkasnya.
(map)

Satu Unit Ruko di Kotarih Ludes terbakar

LUDES TERBAKAR: Ruko milik LL ( 34 ) dan satu unit mobil ludes terbakar . ( Fadly/Sumut Pos)

KOTARIH, SUMUTPOS.CO- Satu unit rumah toko (ruko) milik LL (34), di Dusun 1 Desa Banjaran Godang Kecamatan Kotarih, Sergai, ludes terbakar, Kamis (4/7) dini hari. Diduga, kebakaran itu diakibatkan adanya korsleting listrik.

Kapolsek Kotarih, Iptu Mula Purba didampingi Ipda Brimen membenarkan adanya insiden kebakaran yang menghanguskan satu unit ruko itu.

Warga berupaya memadamkan api dan membuka paksa pintu ruko. Api berhasil dipadamkan dengan datangnya mobil pemadam kebakaran (damkar) ke lokasi kebakaran, sehingga tidak merembes ke bangunan lainnya.

Petugas damkar lalu melakukan pengecekan sebelum memastikan tak ada lagi titik api yang tersisa. Upaya pendinginan untuk mengurai material yang mudah terbakar maupun asap.

Polsek Kotarih memastikan tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun kerugian materil. Pemilik rumah dan keluarga dibantu warga berhasil dievakuasi.

“Akibat kebakaran tersebut, taksasi kerugian materil sebesar Rp400 juta. Seluruh bangunan ruko dan satu unit mobil, barang dagangan serta harta benda milik korban habis terbakar. Tidak ada korban jiwa,” jelasnya.

Adapun hasil kesimpulan sementara kebakaran itu terjadi diduga akibat adanya korsleting listrik dari dalam ruko yang kondisi terkunci dari dalam ruko.

“Masih dilakukan penyelidikan dan mendatangkan Tim Inafis untuk pembuktian komprehensif secara ilmiah dan fakta,”tegasnya. (fad/han )