doni hermawan/sumut pos
JUARA: Binjai United memastikan gelar juara Piala Soeratin U-17 zona Sumut.
doni hermawan/sumut pos JUARA: Binjai United memastikan gelar juara Piala Soeratin U-17 zona Sumut.
SUMUTPOS.CO – Binjai United memastikan gelar juara Piala Soeratin U-17 zona Sumatera Utara setelah menumbangkan PSSA Asahan dengan skor 4-1 di Stadion Teladan, Minggu (21/10). Kemenangan ini memastikan tiket ke babak regional Sumatera.
Laga ketat tersaji di awal laga. PSSA Asahan tampil komplet dengan kembali diperkuat trio pemain timnas U-16, Bagas Kaffa, Bagus Kahfi dan David Maulana. Ketiganya absen di semifinal.
Hasilnya PSSA Asahan mampu menggebrak di menit ke-18 lewat gol Indra Setiawan. Namun Binjai United tak gampang menyerah. Mereka beraksi cepat dengan gol penyama kedudukan dari Akbar Bagas Prasetyo.
Gol itu membangkitkan kembali asa anak-anak kota Rambutan. Tim besutan Amran itu bahkan berbalik unggul di menit ke-35 lewat aksi gelandangnya Kevin Armedya. Putra mantan pemain PSMS, Erwin Hasibuan itu melepaskan bola terukur yang tak mampu dihalau Dadam Sunarto, kiper PSSA. Skor 2-1 bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, PSSA mengandalkan bola-bola panjang kesulitan menembus barisan pertahanan Binjai United. Sementara lawan bermain sabar dan memainkan bola-bola pendek.
Pelatih PSSA, Abdul Rahman Marabessi memasukkan Amiruddin Bagus Kahfi untuk meningkatkan daya dobrak. Namun justru Binjai United yang bisa menjauh lewat gol Alvin Dwi Guna. Itu merupakan torehan gol kesembilannya yang mendaulatnya sebagai top skor turnamen. Pesta kemenangan ditutup Agil Fauzi lewat gol di masa injury time dan skor akhir 4-1.
Pelatih Binjai United, Amran memuji perjuangan anak asuhnya. Bekal pertemuan di babak penyisihan menjadi celah yang dimanfaatkan anak asuhnya untuk membungkam lawan. “Mungkin sudah dapat gambaran waktu kami berduel di penyisihan dengan mereka. Jadi sudah tahu bagaimana untuk meredam mereka. Alhamdulillah hasil ini sangat kami syukuri,” kata Amran.
Amran mengatakan akan membenahi skuadnya menghadapi putaran regional. “Saya tidak tahu apa boleh tambah pemain atau tidak. Kalau boleh mungkin mau pinjam David Maulana, kan dia anak Sumut juga,” tambahnya.
Turut hadir Sekretaris Daerah Binjai, Mahfullah Daulay mensupport Binjai United. Mahfullah tak terkejut dengan prestasi Binjai United yang dibina sejak lima tahun terakhir. “Mereka sudah lama bersama bahkan sekolah dan tempat tinggal pun bareng-bareng karena menjadi program olahraga unggulan bagi Pemko Binjai. Jadi prestasi ini tidak diraih dengan instan. Prestasi ini juga bukan yang pertama, tapi kami kerap terhenti di babak nasional. Mudah-mudahan tahun ini bisa berbeda,” pungkasnya. (don)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – November mendatang, akan ada kegiatan menarik yang dihelat di Kota Medan, Sumatera Utara. Yakni gerak jalan santai melalui usungan tema “Satu Untuk Indonesia” bertanda pagar atau #2019KitaTetapBersaudara, yang dipusatkan di Lapangan Merdeka, Jalan Pulau Pinang Medan, Minggu (18/11).
Kegiatan itu sekaligus dalam rangka memeringati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap 28 Oktober. Sebagai hiburan rakyat, pihak panitia bakal menghadirkan artis-artis ibukota serta siap membagikan hadiah lucky draw menarik bagi masyarakat yang berkenan meramaikan acara gerak jalan santai tersebut.
Ketua Panitia Gerak Jalan Santai “Satu Untuk Indonesia”, Iswanda Ramli mengatakan, tujuan kegiatan tersebut digelar untuk menggelorakan semangat berolahraga demi menjaga kesehatan bagi seluruh elemen masyarakat Kota Medan.
“Mens sana in corpore sano, di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat. Inilah tujuan kita mengadakan gerak jalan santai tersebut,” katanya didampingi Sekretaris dan Bendahara Panitia, Roby Barus dan Tengku Nyak Diral kepada wartawan, Minggu (21/10).
Pria yang akrab disapa Nanda ini menyebutkan, selain hiburan dari artis ibukota dan lucky draw menarik, adapun deklarator atas terselenggaranya kegiatan dimaksud antara lain; Akbar Himawan Buchari, Henry Jhon Hutagalung, Ivan Iskandar Batubara dan Bobby Nasution (menantu Presiden Joko Widodo).
“Sesuai tema “Satu Untuk Indonesia” #2019KitaTetapBersaudara, kami ingin mengajak masyarakat Kota Medan khususnya dan Sumatera Utara pada umumnya, bahwa perbedaan sikap maupun pandangan politik disetiap momen pemilihan, bukan berarti membuat kita bercerai-berai dan terpecah. Namun dengan banyak perbedaan itu pulalah, semakin membuat kita menjadi bangsa yang kuat dan hebat,” tegas pria yang juga Wakil Ketua DPRD Medan itu.
Sejatinya, imbuh Nanda, perbedaan adalah sebuah anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang tentunya perlu dirawat sesama elemen anak bangsa. Bahwa melalui keberagaman suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) yang dimiliki bangsa ini justru menjadikan Indonesia bisa merdeka sampai di usia 73 tahun. “Perbedaan itu sunatullah. Jangan karena berbeda pilihan politik dalam sekali lima tahun, justru membuat kita bermusuh-musuhan, memutus tali silaturahmi dan tidak saling tegur sapa.
Indonesia adalah bangsa yang besar seperti kata Presiden Joko Widodo, untuk itu marilah kita rawat bersama anugerah dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa ini,” harap dia. Untuk itu atas nama panitia kegiatan, dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Medan dan Sumut agar turut serta meramaikan gerak jalan santai yang diperuntukan bagi siapa saja tanpa dipungut biaya. (prn/azw)
SOPIAN/SUMUT POS
TERIMA: Ketua DPD IPK Kota Tebingtinggi Hermanto Sitorus ketika menerima Bendera Pataka dari Ketua DPP IPK Basirun.
SOPIAN/SUMUT POS TERIMA: Ketua DPD IPK Kota Tebingtinggi Hermanto Sitorus ketika menerima Bendera Pataka dari Ketua DPP IPK Basirun.
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Hermanto Sitorus dilantik sebagai Ketua DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Tebingtinggi periode 2018-2023, di Balai Kartini, Jalan Imam Bonjol, Kota Tebingtinggi, Sabtu (20/10). Selain Hermanto, Ketua DPP IPK Basirun juga melantik Humala Siagian sebagai Ketua Harian.
Hadir dalam pelantikan, Wakil Wali Kota Tebingtinggi Ir Oki Doni Siregar, Kapolres AKBP Sunadi, Kajari M Novel SH, para pengurus DPP IPK, DPD se-Sumut, PAC se-Kota Tebingtinggi dan para kader beserta para pemimpin OKP lainnya.
Oki Doni Siregar dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus DPD IPK Tebingtinggi. Wakil Wali Kota pun meminta kepada pengurus yang baru, bisa memberikan warna tersendiri di Kota Tebingtinggi.
“Semoga para pengurus dan kader IPK Tebingtinggi saat ini mampu menghasilkan karya-karya positif, untuk membawa kemajuan dan kesejukan di tengah-tengah kehidupan masyarakat Tebingtinggi,”pintanya.
Oki mengungkapkan bahwa IPK merupakan organisasi yang eksis dan mampu bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat.
“Oleh karenanya, sebagaimana kita ketahui bersama dalam menjelang tahun politik ini, dinamika yang terjadi sangatlah tinggi dan sayakin IPK mampu berperan dalam menetralisir situasi tersebut,”bilangnya.
Selain itu, Oki Doni juga mengaku terkesan kepada para kader IPK yang senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 demi terciptanya keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia di dalam bingkai NKRI. “Rasa Nasionalisme IPK selama ini tidak diragukan lagi. Untuk itu, diharapkan hal positif ini dapat terus bergelora di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara,”tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPP IPK Basirun dan Ketua Umum Terpilih Hermanto Sitorus menuturkan, bahwa IPK kedepan akan berbeda dengan IPK sebelumnya. Menurutnya, IPK saat ini akan lebih aktif dibidang sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kehadiran para Forkopimda saat ini tentu akan memberikan semangat baru kepada IPK dalam melaksanakan tugasnya ke depan,”ujar Hermanto.
Jajaran pengurus DPD Kota Tebingtinggi yang dilantik adalah Hermanto Sitorus, sebagai ketua dengan Sekretaris Suryanto, dan Bendahara Sarmando Saragih serta Ketua Harian, Humala Siagian SSi. (ian/han)
File/SUMUT POS - Petugas Puskesmas Glugur Darat memberikan vaksin imunisasi polio kepada seorang balita, di Jalan Pendidikan, Kec Medan Timur, Jumat (11/3) lalu. PIN Polio bagi balita ini, dilakukan serentak di seluruh Indonesia dari 8-15 Maret 2016 mendatang.
File/SUMUT POS – Petugas Puskesmas Glugur Darat memberikan vaksin imunisasi polio kepada seorang balita, di Jalan Pendidikan, Kec Medan Timur, Jumat (11/3) lalu. PIN Polio bagi balita ini, dilakukan serentak di seluruh Indonesia dari 8-15 Maret 2016 mendatang.
ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Dinas Kesehatan Asahan optimis mencapai target dalam pemberian Imunisasi Rubella (IR) tahap II, pasca Kementerian Kesehatan RI memperpanjang kampanye MR tahap II hingga 31 Oktober 2018.
“Pada prinsipnya Dinas Kesehatan Ashaan beroptimis mencapai target melakukan imunisasi MR, dan ini menjadi harapan kita,”kata Kepala Dinas Kesehatan Asahan, Dr Aris Yudhariansyah, Minggu (21/10).
Dijelaskan Aris, bahwa target program pemberian IR kepada anak usai 9 bulan hingga 14 tahun tersebut sekitar 95 persen dari 219.602 anak. Dan saat ini realisasi cakupan sudah 60 ribu anak atau sekitar 28 persen.
“Artinya untuk realisasi pemberian imunisasi MR untuk tahap 1 sudah mencapai target 60 ribu atau 28 persen,”katanya. Dimana, target imunisasi MR itu sudah dilakukan di 25 Kecamatan. Namun dari 25 Kecamatan itu, ada beberapa kecamatan yang sangat minim cakupan pemberian IR yakni di Kecamatan Air Joman dan Tanjungbalai.
Dari Kecamatan Air Joman dan Tanjungbalai itu hanya dapat target 178 anak yang mana ditargetkan itu 15 anak. “Nah untuk mensukseskan pemberian Imunisasi MR itu, Dinas Kesehatan berharap lintas sektoral dapat mendukungnya,”bilang Aris.
Dikatakan Aris lagi, bila target tidak tercapai, Kabupaten Asahan akan memiliki resiko tinggi terkait kasus IR. Maka itu diharapkan masyarakat dan seluruh lapisan bisa memahami pemberian IR tersebut.
“Saya yakin masyarakat di Kabupaten Asahan dapat bekerjasama dalam pemberian imunisasi MR tahap 2,”katanya. (omi/han)
8MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rizki Ananda kritis di ruang ICU rumah sakit. Lehernya berbalut penyangga, tubuhnya penuh luka memar. Itu akibat usaha kaburnya gagal dan menjadi bulan-bulanan massa usai menjambret.
BERUNTUNG, nyawa Rizki tidak melayang. Ia diselamatkan petugas Polsek Percut Seituan yang turun mengamankannya dari amukan massa di Jalan Aksara, Medan, Minggu (21/10) pagi.
Kapolsek Percut Seituan, Kompol Faidil Zikri membenarkan kejadian itu. Pelaku, diketahui menjambret seorang perempuan, Jessica (19) warga Jalan Sambas, Kelurahan Mesjid, Kecamatan Medan Kota.
Kata Faidil, Jessica bersama orangtuanya menuju ke rumah temannya di sekitar Jalan Aksara. Setelah sampai di depan rumah temannya, pelaku yang sudah membuntuti kemudian menarik tas yang dipegang korban.
“Kedua pelaku dua orang laki-laki dengan mengendarai sepeda motor menghampiri pelapor dan langsung menarik tas dari tangan pelapor.
Kemudian kedua pelaku pergi menuju Jalan Aksara berusaha kabur,” ungkapnya.
Korban yang tak terima tasnya dijambret lantas berteriak meminta pertolongan. Orangtua pelapor, Gunawan langsung menyalakan mobil dan mengejar pelaku ke arah Jalan Aksara.
“Pelaku yang panik dalam pelariannya kemudian menabrak trotoar serta tiang listrik dan terjatuh. Orang tua pelapor kemudian turun dari untuk mengambil tas milik pelapor dan pergi meninggalkan pelaku melapor ke Polsek Percut Seituan,” katanya.
Personel yang turun ke lokasi kemudian mengamankan korban yang diamuk massa. “Kita larikan korban ke Rumah Sakit Pirngadi Medan untuk mendapat pertolongan.
Saat ini kita masih melidik rekan pelaku, tapi korban masih belum sadar jadi belum diketahui identitas rekannya,” pungkas Faidil.
Akibat perbuatannya, korban dikenakan pasal 365 dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.(dvs/ala)
iST
PENGHARGAAN: Kadis PMK Kota Tebingtinggi memperoleh tiga penghargaan pada acara Temu Karya Nasional, Teknologi Tepat Guna (TTG) ke XX.
iST PENGHARGAAN: Kadis PMK Kota Tebingtinggi memperoleh tiga penghargaan pada acara Temu Karya Nasional, Teknologi Tepat Guna (TTG) ke XX.
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota TebingtinggI memperoleh tiga penghargaan pada acara pembukaan Temu Karya Nasional, Teknologi Tepat Guna (TTG) ke XX dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa Kelurahan (PINDesKel) tahun 2018 Jumat (19/10), di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.
Ketiga penghargaan tersebut masing-masing juara 1 Kategori Kepala Daerah yang melakukan pembinaan terhadap Inovator dan Posyantek, Juara III Kategori Posyantek pada Posyantek Karya Berseri Kota Tebingtinggi, serta Juara Harapan 1 Kategori Kepala Daerah yang komitmen dalam pengembangan dan penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG).
Kabag Humas PP Pemko Tebingtinggi H Abdul Halim Purba menyampaikan, bahwa penghargaan tersebut di terima Wali Kota Ir H Umar Zunaidi Hasibuan yang diwakili oleh Kadis PMK Kota Tebingtinggi Dra Sri Wahyuni.
Wali Kota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan melalui Kabag Humas PP H Abdul Halim Purba menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT yang maha kuasa atas penghargaan yang diperoleh.
“Pemko Tebingtinggi sangat bersyukur pada Allah dan tentunya bangga atas prestasi yang diraih tersebut. Kedepannya, dinas terkait akan memfokuskan pembinaan terhadap teknologi tepat guna (TTG) ini sehingga akan lebih bermanfaat dan berhasil guna bagi peningkatan perekonomian masyarakat Kota Tebingtinggi,”katanya, Sabtu (20/10),
Harus diakui, lanjut Abdul Halim, bahwa teknologi tepat guna merupakan suatu inovasi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dapat menjawab permasalahan dan tidak merusak lingkungan, serta dapat dimanfaatkan dan dipelihara oleh masyarakat secara mudah serta menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi.
“Pemko Tebingtinggi akan mendorong masyarakat untuk terus berinovasi dalam hal teknologi tepat guna (TTG) ini,” imbuhnya.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo saat membuka kegiatan tersebut mengapresiasi segala bentuk dedikasi yang telah diberikan para aparatur pemerintahan kepada bangsa dan negara. Namun Presiden tak ingin berpuas diri dan berharap para aparatur pemerintahan terus memperbaiki program-program yang telah dijalankan.
Disampaikan Presiden RI, bahwa setelah dana desa, pemerintah akan segera mengeluarkan program dana kelurahan yang rencananya dimulai pada awal tahun mendatang. Kebijakan tersebut dikeluarkan pemerintah karena banyaknya keluhan dari masyarakat terkait dana untuk tingkat kelurahan.
“Mulai tahun depan, perlu saya sampaikan, terutama untuk kota, akan ada yang namanya anggaran kelurahan. Banyak keluhan, Pak ada dana desa, kok enggak ada dana untuk kota. Ya sudah tahun depan dapat,” ujar Presiden Jokowi. (ian/han)
IST
BERIKAN: SEVP SDM dan Umum PTPN III, Ahmad Gusmar Harahap memberikan modal usaha kepada 32 mitra binaan yang digelar di Aula Kebun Aek Nabara Utara, Labuhanbatu.
IST BERIKAN: SEVP SDM dan Umum PTPN III, Ahmad Gusmar Harahap memberikan modal usaha kepada 32 mitra binaan yang digelar di Aula Kebun Aek Nabara Utara, Labuhanbatu.
LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 32 mitra binaan memperoleh modal usaha dari PTPN III (Persero), di aula Kebun Aek Nabara Utara, Distrik Labuhanbatu III, Kamis (18/10). Penyaluran dana Mitra Binaan tersebut merupakan program Kemitraan Triwulan III Tahun 2018.
Penyerahan dana tersebut dilakukan SEVP SDM dan Umum PTPN III, Ahmad Gusmar Harahap didampingi Kepala Bagian PKBL, Unang Kuswono Manajer KANAS dan KANAU kepada 17 mitra binaan baru dan 15 mitra binaan lanjutan.
Mitra binaan baru pada triwulan ketiga adalah UMKM yang berdasarkan survey dan penilaian yang dilakukan oleh tim dari bagian PKBL. Para pengusaha kecil dan menengah yang dinilai tersebut, dianggap mampu dan bisa mengembangkan sektor usahanya.
Gusmar Harahap dalam sambutannya mengatakan kepada para mitra binaan, bahwa pada prinsipnya pinjaman hanya bisa diberikan sebanyak tiga kali kepada mitra binaan yang sama dan total pinjaman tertinggi sebanyak Rp200 juta. “Harapan agar dengan usaha para mitra binaan yang terdiri dari UMKM bisa berhasil dan menjadi mandiri,” ujar Gusmar.
Dikatakannya, total dana kemitraan yang disalurkan pada periode ini mencapai Rp1,035 miliar untuk mitra binaan yang berada di sekitar wilayah kerja di DLAB1, DLAB2 dan DLAB3, meliputi Kabupaten Labuhanbatu, Labura, Labusel dan Kabupaten Rokan Hilir, Riau.
Sedangkan untuk meningkatkan kompetensi dalam berwirausaha, para mitra binaan juga diberikan pelatihan dan pengarahan selama 2 hari.
“Pelatihan ini diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan pengelolaan keuangan dan kompetensi mitra binaan dalam berwira usaha sehingga bisa mampu bersaing di pasaran,” papar Gusmar.
Gusmar berharap, usaha yang dikelola para mitra binaan dapat meningkat lebih baik dan menyicil angsuran secara tepat waktu.
Ia juga mengingatkan, bila kedapatan para penerima pinjaman dana bergulir ini memberikan uang tips kepada para petugas akan dikenai tindakan khusus kepada kedua belah pihak.
Sementara itu, dalam rangka menanggulangi risiko, PTPN III bekerjasama dengan PT Asuransi Jasa Tania, Tbk di Medan untuk mengikuti program asuransi jiwa. Untuk jaminan agunan dari para mitra binaan ke perusahaan, digunakan jasa notaris melalui Kantor Notaris Dody Safnul, SH. (rel/ila)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Empat terdakwa kepemilikan 6,6 kg sabu hanya bisa pasrah divonis hakim masing-masing 18 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsidair 3 bulan penjara. Putusan tersebut dibacakan dalam sidang di Ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (18/10) sore.
Hukuman itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kadlan Sinaga, yakni 19 tahun denda Rp1 miliar subsidair 6 bulan kurungan penjara.
“Menghukum keempat terdakwa terbukti bersalah sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 114 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI No35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” kata Majelis Hakim diketuai Deson Togatorop.
Mendengar putusan itu, keempat terdakwa masing-masing Alfian, Erwin Daulay, Muhammad Agam dan Muhammd Rizal (berkas terpisah) pun hanya terdiam. Kuasa hukum terdakwa L Homasi SH menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut.
Sebelumnya, JPU Kadlan Sinaga menyebutkan, kalau keempat terdakwa telah melakukan pemufakatan jahat menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I bukan tanaman melebihi 5 gram. (man/ala)
IST
CENDERAMATA :Bupati Ir H Soekirman memberikan Cenderamata berupa tanda plakat Kabupaten Sergai kepada Wali Kota Seoul Park Won Soon, Sabtu (20/10).
IST CENDERAMATA :Bupati Ir H Soekirman memberikan Cenderamata berupa tanda plakat Kabupaten Sergai kepada Wali Kota Seoul Park Won Soon, Sabtu (20/10).
SERGAI, SUMUTPOS.CO – Bupati Sergai Ir H Soekirman bersama 120 delegasi kepala daerah menghadiri acara World Human Rights Cities Forum (WHRCF) 2018, yang digelar oleh International NGO Forum On Indonesian Develoment (INFID) di Kim Dae Jung Convention Center, Gwanju, Korea Selatan (Korsel).
Pada kunjungan itu, Bupati Ir H Soekirman didaulatkan menjadi Keynoter Speaker pada acara tersebut. Kegiatan diawali dengan kehadiran sekitar 120 orang peserta WHRCF dari Negara Asia Pasific yang mengunjungi makam para pejuang reformasi Korsel National Cemetery di Kota Gwangju.
Bupati Ir H Soekirman berkesempatan memimpin ziarah bersama perwakilan dari Negara Nepal. Wisata ziarah tersebut sebagai rangkaian Forum HAM Dunia menjelang pembukaan acara di Kim Dae Jung yang akan dibuka oleh Mayor Gwangju Mr. Lee Yongseop.
Dinas Kominfo Sergai, H Ikhsan AP di ruang kerjanya mengungkapkan, acara WHRCF yang berlangsung pada 18-21 Oktober tersebut mengusung tema,”Whom do we live whith (dengan siapa kita hidup), Diversity, inclusiveness and Peace (keberagaman, inklusivitas dan perdamaian).
Disebutkannya, WHRCF merupakan Forum Dunia Hak Asasi Manusia yang merupakan Forum tahunan yang diadakan di Gwangju Korea Selatan. Forum yang berdiri sejak tahun 2011 lalu bertujuan untuk mewujudkan visi menjadi kabupaten/kota HAM, dimana pemerintah lokal dan pusat berperan sebagai pelindung utama HAM.
Dijelaskan Ikhsan, bahwa hingga saat ini beberapa kabupaten/kota di Indonesia telah mengadopsi atau bersiap untuk mengadopsi kabupaten/kota HAM, selain Sergai di antaranya juga Kabupaten Bojonegoro, Lampung Timur, Wonosobo, Pakpak Barat, Sambas, Sigi, Jember, Banyumas, Blitar, Kayong Utara, Tangerang, Kota Bitung, Jambi, Kubu Raya, Palu dan Salatiga.
Oleh karena itu, dalam paparan Bupati Ir H Soekirman, mengutarakan terkait dengan HAM, telah disepakati dan ditandatangani Nota Kesepahaman mengenai lima lembaga untuk melaksanakan Festival HAM Indonesia 2018 di Kabupaten Wonosobo. Kelima lembaga tersebut yakni Komnas HAM, Kantor Staf Presiden (KSP), Pemprov Jawa Tengah, Pemkab Wonosobo dan INFID.
Kemudian pada pelaksanaan kegiatan rencana aksi HAM di Kabupaten Sergai didasarkan pada PP RI Nomor 75 Tahun 2015 tentang Rencana Aksi Nasional HAM Tahun 2015-2019.
Adapun kegiatan-kegiatan yang berbasis HAM dan telah diimplementasikan di Pemkab Sergai, antara lain Pembentukan kelompok kerja HAM Kabupaten Sergai, Penyuluhan HAM bagi Desa Sadar Hukum, Diseminasi HAM bagi guru-guru SLTP, SLTA, Seminar pengarustamaan HAM dalam pemberantasan korupsi, Rapat tahunan HAM Sergai, Pembentukan forum kerukunan umat beragama dan Diskusi publik umat beragama dalam rangka pencegahan konflik.
Selain itu kata Ikhsan, penghargaan berbasis HAM yang diperoleh Kabupaten Sergai antara lain Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori pratama, Sekolah Adiwiyata, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Zero Accident, Anubhawa Sasana Desa, Kabupaten Peduli HAM, Pelaksanaan terbaik pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, Anigerah Literasi, Pastika Parama, Percepatan Cakupan Akta Kelahiran Anak dan Anugerah Parahita Ekapraya, katanya.
Kemudian jaringan kerja sama Pemkab Sergai dalam pelaksanaan Rencana Aksi HAM dilakukan dengan INFID, ALGOA, Kemenkum HAM Kantor Wilayah Sumut, Pusat HAM Unimed, Ombudsman RI, Komnas HAM, Lembaga Perlindungan saksi dan Korban, USU dan Yayasan Bantuan Hukum Aksa Adil.
Pada agenda kerjanya di negeri ginseng Korea Selatan (Korsel), Soekirman juga menghadiri Working Group ke-4 dari Forum Dunia tentang Kota Layak HAM / International Human Rights Cities Network (HRC-Net) workshop dengan tajuk “ Inclusive Equitable and Sharing City” di Gwangju Korea Selatan.
Dijelaskannya, dalam Working Group (WG) yang dipimpin Morten KJAERUM seorang Direktur Rooul Wallenberg Institute of Human Right (RWI) Sweden, diikuti oleh negara Indonesia, Filiphina, Malaysia, Kenya, Korea Selatan, India dan Swedia.
Selain itu, lanjut Ikhsan AP, Bupati Ir H Soekirman juga menyampaikan pernyataan dan gagasannya mengenai kondisi di Indonesia, bahwa meskipun otonomi luas sudah diaplikasi sejak tahun 1999 dan hingga saat ini sudah 3 kali UU pemerintahan daerah dihasilkan dari UU No. 22 Tahun 1999, UU No. 32 Tahun 2004 dan yang terakhir UU No 23 Tahun 2014.
Program mengenai law and justice merupakan kewenangan dan urusan pemerintah pusat (central government). Selanjutnya, kata Ikhsan, sinkronisasi dan cascading atau penyelarasan antara visi, misi, program pemerintah lokal (kabupaten/kota, pemprov) dalam hal RPJMD dengan pemerintah di atasnya masih memerlukan penyempurnaan.
Oleh karenanya, Bupati Sergai mengusulkan agar kerja sama organisasi-organisasi Internasional perlu ditingkatkan dengan organisasi GOI dan NGO Indonesia agar advocacy, diseminasi, dan capacity building, training dapat diturunkan sampai ke tingkat kabupaten/kota.
Gwangju sebagai kota teladan dan dikenal sebagai Human Right City di dunia boleh menjadi panutan bagi negara-negara lain untuk mewujudkan agenda SDGs 2030 mendatang, kata Ikhsan. Pada hari kedua kegiatan acara, Wali Kota Seoul Park Won Soon hadir di Gwangju untuk ikut dalam plenary session dengan tajuk SDGs 2030 dan mewujudkan di tingkat lokal.
Dalam momen tersebut, Bupati Sergai mengusulkan agar lembaga parlemen kabupaten/kota diikutsertakan pada forum-forum HAM, sehingga nantinya dapat membangun persepsi yang sama dalam hal Kebijakan umum terutama dalam budget planning dan meningkatkan tekanan pemberdayaan Lembaga P2TP2A sebagai lembaga advokasi untuk kekerasan pada anak.
Disela-sela kegiatan acara, Bupati Ir H Soekirman menyerahkan Plakat dan Produk Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat kepada Wali Kota Gwangju Korsel yang disaksikan perwakilan kota-kota ramah HAM Asia Pasific dan Internbational Agencies Gwangju South Korea, terang Kadis Kominfo H Ikhsan AP. (sur/han)
PENGHARGAAN: Wali Kota Binjai
HM Idaham menerima penghargaan terbaik pertama dalam kategori Inovasi Pelayanan Publik dari Kemenkeu RI.
PENGHARGAAN: Wali Kota Binjai HM Idaham menerima penghargaan terbaik pertama dalam kategori Inovasi Pelayanan Publik dari Kemenkeu RI.
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai menerima penghargaan terbaik pertama untuk kategori inovasi pelayanan publik dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Penghargaan ini diserahkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumut, Bakhtaruddin kepada Wali Kota Binjai HM Idaham pada acara Rapat Koordinasi Pemerintah Daerah dan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan kajian penyaluran transfer ke daerah dana desa (TKDD) melalui KPPN di Aula Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Utara, Gedung keuangan Negara 1 lantai III, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Jumat (19/10). Usai menerima penghargaan, Idaham menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada seluruh OPD serta masyarakat Kota Binjai.
Dia menegaskan, penghargaan bukanlah tujuan dari inovasi Binjai Smart City yang telah dilaksanakan selama ini. Tetapi yang utama adalah ingin memberikan pelayanan publik yang lebih mudah diakses masyarakat, lebih cepat dan lebih transparan.
“Penghargaan ini semakin memotivasi Pemko Binjai untuk terus berinovasi memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” kata Wali Kota dua periode ini.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah Kepala Daerah Kabupaten/Kota, perwakilan kepala BPK Provinsi Sumatera Utara, Kepala OJK Wilayah Sumut, Perwakilan Provsu dan Kepala BPKAD Kabupaten/Kota se-Sumut.
Selain penghargaan inovasi pelayanan terbaik yang diterima Pemko Binjai, ada beberapa kategori penghargaan lainnya diberikan kepada Kab/Kota Se-Sumut. Di antaranya, kinerja penyerapan anggaran tahun 2017, kinerja kemandirian fiskal tahun 2017 dan data opini laporan keuangan pemerintah daerah se-Provinsi Sumatera Utara. (ted/han)