Home Blog Page 5899

Cegah Konflik antara Nelayan, Poldasu Rakor Bersama Kepala Daerah

IST RAKOR: Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto SH saat memimpin Rakor bersama sejumlah Kepala Daerah dan Kapolres di Mapolda Sumut, Rabu (3/10).
IST
RAKOR: Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto SH saat memimpin Rakor bersama sejumlah Kepala Daerah dan Kapolres di Mapolda Sumut, Rabu (3/10).

SERGAI,SUMUTPOS.CO – Kapolda Sumut Irjen Agus Adrianto SH menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama para Bupati dan Wali Kota se Sumut di Aula Rapat Sinabung Mapolda Sumut, dalam upaya mencegah konflik sosial antara nelayan tradisional dan modern saat melaut.

Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto mengatakan, digelarnya Rakor karena dilatar belakangi banyaknya konflik yang muncul di wilayah perairan Sumut, dan ketidakpuasan nelayan tradisional terhadap aksi nelayan yang menggunakan alat tangkap semi modern saat menangkap ikan di laut.

“Kasus yang terbaru adalah penembakan nelayan di Tanjung Balai, sebagai akibat dari konflik alat tangkap tersebut,”ungkap Kapoldasu, Rabu (3/10).

Dalam rakor tersebut, ada empat poin yang disepakati yakni, pertama, menjadwalkan dan menverifikasi para nelayan di daerah yang menggunakan alat tangkap kualifikasi modern dan semua modern. Kedua, pembersihan sendimentasi di muara masing-masing perairan.

Kemudian lanjut Kapoldasu, penghargaan kepada para nelayan melalui bantuan sosial yang diberikan setelah proses verifikasi, serta yang keempat adalah pengadaan dan penyediaan bahan bakar untuk nelayan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) yang dikelola oleh BUMD.

”Diharapkan setelah dilaksanakannya keempat poin kesepakatan tersebut, maka akan dapat meminimalisir bahkan menghilangkan konflik yang terjadi diantara nelayan,”harap Kapoldasu.

Pada kesempatan itu, Bupati Ir H Soekirman menyampaikan bahwa di Kabupaten Sergai ditemukan terjadinya konflik terkait alat tangkap antara para nelayan. Hanya saja beberapa konflik yang muncul hanya sebatas nelayan luar daerah yang menangkap ikan secara ilegal di wilayah perairan Sergai.

“Kekondusifan wilayah perairan dan nelayan tersebut tidak terlepas dari peran pemerintah daerah melalui dinas terkait, yang selalu memberikan pembinaan yang baik dan pemberian bantuan alat tangkap kepada para nelayan yang membutuhkan,”terangnya. (sur/han)

Wujudkan Asahan Sehat Tahun 2019, Sosialisasi Bersama 25 Camat

tomi/sumut pos Sosialisasi: Asisten II Bupati Asahan, Jhon Hardy Nasution saat membuka sosialisasi Kabupaten Asahan Sehat bersama Camat se Kabupaten Asahan.
tomi/sumut pos
Sosialisasi: Asisten II Bupati Asahan, Jhon Hardy Nasution saat membuka sosialisasi Kabupaten Asahan Sehat bersama Camat se Kabupaten Asahan.

ASAHAN,SUMUTPOS.CO – Tim Forum Kabupaten Asahan Sehat bekerjasama dengan Dinas Kesehatan melalui Program Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) menggelar pertemuan sosialisasi Kabupaten Sehat bersama 25 Camat se-Kabupaten Asahan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (3/9).

Sosialisasi Tim Forum Kabupaten Asahan Sehat langsung dibuka Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang, MAP diwakili Asisten II Jhon Hardy Nasution.

Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang, MAP dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten II Pemkab Asahan, Jhon Hardy Nasution, mengatakan bahwa Kabupaten Sehat adalah suatu kondisi kabupaten yang bersih, aman, nyaman dan sehat dihuni untuk dihuni para penduduk. Sehingga, penduduk merasakan juga kenyamaan dan keindahaan di suatu lingkungan yang bersih itu.

“Artinya sejauh ini sudah sepatutnya Pemkab Asahan memiliki lingkungan fisik dan sosial yang sehat. Dan itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tapi tanggung jawab kita bersama,”kata Jhon

Untuk itulah, Jhon Hardy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan mutu lingkungan hidup yang lebih sehat. “Marilah mulai sekarang kita berprilaku Hidup Sehat dan Bersih untuk dapat mewujudkan Kabupaten Asahan Sehat di tahun 2019 nantinya,”ajaknya.

Perlu untuk diketahui, salah satu kegiatan pokok yang dilakukan adalah pengembangan wilayah sehat dan langkah antisipasi untuk meningkatkan kualitas lingkungan fisik dan sosial Kabupaten Asahan.

“Pada umumnya, daerah kabupaten pada umumnya masih berorientasi pada permasalahan perilaku sanitasi dasar, pelayanan kesehatan dan sosial, serta jaminan gizi,”bilangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, dr Aris Yudhariansyah menyebutkan adapun tujuan sosialisasi itu guna memberikan wawasan, pemahaman, persepsi dan arah kebijakan Tim Pembina dan Forum Kabupaten dalam mengimplementasikan Kabupaten Asahan Sehat. “Terbentuknya tim Forum Kabupaten Asahan sehat ini untuk mewujudkan Kabupaten Asahan Sehat di tahun 2019 nantinya,”bilang Aris. (omi/han)

Unpri Gelar Pariwisata Goes to Campus

Istimewa BERSAMA:Anggota DPR RI Komisi X dr Sofyan Tan, Ketua Panitia Kegiatan Kemal Akbar Khalikal SSos, Kemenpar RI Fransiskus Handoko dan Direktur Poltekpar Medan Dr Anwari Masatip, foto bersama dengan Rektor Unpri, Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes.
Istimewa
BERSAMA: Anggota DPR RI Komisi X dr Sofyan Tan, Ketua Panitia Kegiatan Kemal Akbar Khalikal SSos, Kemenpar RI Fransiskus Handoko dan Direktur Poltekpar Medan Dr Anwari Masatip, foto bersama dengan Rektor Unpri, Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengembangan pariwisata terutama wisata daerah, diperlukan semua pihak untuk bekerjasama dalam promosi wisata melalui media sosial yang dimiliki.

Demikian dikatakan anggota DPR RI Komisi X, Sofyan Tan saat menghadiri Pariwisata Goes to Campus yang digelar di Universitas Prima Indonesia (Unpri) baru-baru ini.

“Saya sangat senang acara ini dapat dilaksanakan di Medan. Kegiatan ini merupakan upaya peningkatan kualitas SDM pariwisata. Kementerian Pariwisata RI dalam hal ini terus melaksanakan upaya melalui kegiatan roadshow pelatihan kepariwisataan ke berbagai kampus atau universitas,” ungkapnya.

Rektor Unpri, Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes mengaku bangga dan merupakan sebuah kehormatan bagi Unpri atas diberikannya kesempataan oleh pemerintah melalui Kementerian Pariwisata sebagai salah satu pelaksana pembekalan bagi mahasiswa/i tentang pariwisata di Indonesia.

Menurutnya, sebagai salah satu negara yang memiliki banyak objek wisata yang dapat dijadikan sebuah pilihan bagi para wisatawan baik lokal maupun internasional. Indonesia merupakan negara unggulan pariwisata baik sumber daya alam, maupun sumber daya manusianya.

“Kita dikenal karena tempat-tempat wisata yang menarik, termasuk di Provinsi Sumatera Utara yang dikenal dengan Danau Toba,” tuturnya.

Diutarakannya, semakin dikembangkan sektor pariwisata ini dapat menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan begitu, dapat meningkatkan pendapatan daerah masing.

“Kepada para mahasiswa/i Unpri yang hadir, jadikanlah hal ini sebagai pelajaran tambahan dan galilah potensi diri kalian dengan mengembangkan apa yang telah kalian dapatkan pada kegiatan tersebut,” tukasnya.

Sementara, Ketua BPH Unpri Dr Tommy Leonard SH MKn mengatakan, pembangunan pariwisata dengan melibatkan kampus atau mahasiswa akan menjadi sebuah gerakan yang tepat. Sebab, dapat meningkatkan pengetahuan dasar kepariwisataan dan arti penting pariwisata bagi perekonomian negara. “Pembinaan sumber daya manusia adalah titik krusial dan faktor menentukan pembangunan sektor pariwisata,” ujarnya.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Ketua Panitia Kegiatan Kemal Akbar Khalikal SSos dan Kemenpar RI Fransiskus Handoko SST Par MSc, Direktur Poltekpar Medan Dr Anwari Masatip, Kadis Pariwisata Provsu Dr Ir Hj Hidayati MSi, Ketua BPH Unpri Dr Tommy Leonard SH MKn, Rektor Unpri Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes, Wakil Rektor II Dr Ermi Girsang SKM MKes, Wakil Rektor III Said Rizal SHI MA, Para Kepala Biro dan dekan. (ris/han)

Masyarakat Kelurahan Lalang Bersih-bersih Bersama Wali Kota

BERIKAN: Wali Kota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan secara simbolis memberikan plastik tempat sampah, sarung tangan alat penutup hidung kepada Camat Rambutan H Muhammad Hasbie Ashshiddiqe MSI.
BERIKAN: Wali Kota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan secara simbolis memberikan plastik tempat sampah, sarung tangan alat penutup hidung kepada Camat Rambutan H Muhammad Hasbie Ashshiddiqe MSI.

TEBINGTINGGI,SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan menghadiri gerakan gotong royong, di Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Rabu (3/10).

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pemukiman Kawasan Pemukiman dan Kebersihan, Zubir Husni Harahap sebagai Dinas Kordinator pelaksanaan, Danramil 13 Tebingtinggi Kapten PM Simanjuntak, Camat Rambutan H Muhammad Hasbie Ashshiddiqe, Lurah Lalang Hadi Supeno, Kapolsek Rambutan AKP Leo Sembiring dan seluruh Masyarakat Kelurahan Lalang.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan mengucapkan terimakasih karena masyarakat telah melakukan gerakan Indonesia bersih. Dikatakannya, gerakan Indonesia bersih ini sebenarnya bukanlah gerakan yang sifatnya program sekali-sekali, tapi Indonesia bersih itu merupakan bahagian dari diri pribadi.

“Karena di dalam agama kita, limapuluh persen dari keimanan itu terletak pada kebersihan, hari ini kita akan melaksanakan gerakan gotong royong bersama dan nantinya akan ada pemilahan dan penimbangan dari pada sampah yang diperoleh, dan ini tentunya semata-mata gerakan kita bagaimana Indonesia bersih dan secara ekonomi kita mendapat keuntungan,”jelasnya.

Wali Kota juga mengimbau seluruh warga agar tidak lagi menggunakan plastik dan botol berbahan plastik, karena mengandung unsur kimia yang dapat merusak kesehatan tubuh.

Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan program kerja sama lintas sektoral khususnya Kecamatan Rambutan dalam rangka Akreditasi Puskesmas Rantau Laban dan pencanangan penanaman pohon kelor di halaman Kantor Kelurahan Lalang.

Acara dilanjutkan pemberian secara simbolis plastik tempat sampah, sarung tangan alat penutup hidung oleh Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan kepada Camat Rambutan, serta penanaman pohon kelor. (ian/han)

Kemensos Bantu Rehabilitasi 1.000 Anak Pengungsi Sinabung

ISTimewa/sumut pos DIABADIKAN:Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI, Edi Suharto diabadikan bersama Bupati Karo Terkelin Brahmana beserta beberapa anggota DPRD Karo di kantornya, Selasa (2/10) siang.
ISTimewa/sumut pos
DIABADIKAN:Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI, Edi Suharto diabadikan bersama Bupati Karo Terkelin Brahmana beserta beberapa anggota DPRD Karo di kantornya, Selasa (2/10) siang.

KARO,SUMUTPOS.CO – Selain mencairkan dana Jaminan Hidup (Jadup), Kementerian Sosial (Kemensos) juga akan menyalurkan bantuan untuk merehabilitasi 1.000 orang anak pengungsi erupsi gunung Sinabung.

Hal ini ditegaskan Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI, Edi Suharto saat menerima audensi Bupati Karo Terkelin Brahmana beserta beberapa anggota DPRD Karo di kantornya, Selasa (2/10) siang. “Mengenai bantuan rehabilitasi anak-anak pengungsi sudah kita setujui,” kata Edi Suharto. Namun Edi Suharto belum bersedia menyebutkan berapa bakat yang akan diterima masing-masing anak.

“Berapa budjetnya belum bisa saya sebutkan sekarang. Nanti teknis penyalurannya akan kita buat secara berkelompok-kelompok. Yang penting uang bantuan tersebut pasti akan cair,” paparnya.

Seperti diketahui, permintaan bantuan rehabilitasi anak-anak pengungsi Sinabung ini sesuai dengan proposal yang diberikan Pemkab dan DPRD Karo beberapa waktu lalu. Selain meminta pencairan dana Jadup, Kemensos juga diminta memberikan bantuan dana untuk merehabilitasi 1.000 orang anak-anak pengungsi.

Disetujuinya bantuan dana rehab ini jelas disambut gembira oleh Bupati dan DPRD Karo. Jhon Karya Sukatendel, salah satu anggota DPRD Karo yang ikut dalam audiensi mengaku sangat gembira karena Kemensos tak hanya memproses pencairan dana Jadup, tapi juga menyetujui bantuan dana rehab anak-anak pengungsi. “Ini sesuai dengan proposal yang kami ajukan pada awal September lalu.

Kami meminta Kemensos memberikan bantuan dana rehabilitasi 1.000 orang anak-anak pengungsi erupsi gunung Sinabung,” katanya. Saya pribadi lanjut Jhon, mengucapkan terimakasih pada Kemensos. Dia juga tak menyangka proposal diajukan begitu cepat diproses dan disetujui Kemensos. “Jumlahnya berapa per anak memang belum disebutkan, hanya saja yang pasti dana tersebut bakal dicairkan dalam waktu dekat ini,”tandasnya. (deo/han)

Rekrutmen Guru Diperketat

net Mendikbud, Muhadjir Effendy.
net
Mendikbud, Muhadjir Effendy.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hamid Muhammad mengungkapkan, saat ini Indonesia dalam status darurat pendidikan.

Ini dilihat dari jumlah guru yang tidak seimbang dengan pertumbuhan siswa. Kemudian masalah kualitas guru yang masih di bawah standar kompetensi. Ditambah lagi dengan fasilitas pendidikan seperti gedung sekolah dan ruang kelas yang tidak memadai.

“Indonesia darurat kualitas pendidikan terutama daerah-daerah di perdesaan dan 3T (terdepan, terluar, terisolir),” kata Dirjen Hamid dalam sambutannya saat peluncuran PINTAR (Pengembangan Inovasi Kualitas Pembelajaran) di Kantor Kemendikbud, baru-baru ini.

Perbaikan kualitas pendidikan menurut Hamid harus dimulai dari kelas. Banyak sekolah yang melakukan pembelajaran satu arah. Mestinya belajar yang berbasis kegiatan.

Itu sebabnya rekrutmen guru harus diperketat. Pilih guru yang berkualitas sebab sekali salah merekrut, akan dirasakan dampaknya puluhan tahun.

“Pemerintah perlu bersinergi dengan berbagai pihak untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan. Terima kasih untuk Tanoto Foundation yang telah menunjukkan komitmennya dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Saya percaya, program PINTAR akan membantu pengembangan kualitas para guru, kepala sekolah, juga para calon guru. Tentu saja, ini akan berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa. Saya minta program ini disebarkan lebih luas lagi,” tutur Hamid.

Dia berharap kabupaten/kota yang masuk dalam program PINTAR bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun praktik-praktik baik pembelajaran, manajemen dan kepemimpinan sekolah, mendukung pemerintah menyebarluaskan praktik-praktik baik. Juga mendukung Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam pendidikan calon guru.

Anggota Dewan Pembina Tanoto Foundation Belinda Tanoto menambahkan, PINTAR dirancang untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar melalui program penguatan kapasitas pengelolaan dan kepemimpinan sekolah, peningkatan kualitas guru, serta partisipasi orang tua dan masyarakat. Dia yakin pendidikan berkualitas akan mempercepat munculnya kesetaraan peluang.

“Keyakinan kami turut diperkuat dengan hasil penelitian Mc Kinsey tahun 2017 bahwa program peningkatan kualitas guru dan kepemimpinan sekolah berdampak besar bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia,” tutupnya. (esy/jpnn)

Berharap Langkat jadi Kabupaten Literasi di Sumut

Bambang/sumut pos bersama: Kadis Pendidikan Prof Dr H Saiful Abdi SH SE MPd diabadikan bersama peserta seminar seminar nasional Pendidikan, bertema seminar Literasi di madrasah era milenial menuju Kabupaten Langkat. Menjadi Kabupaten Literasi, di Aula Gedung PKK Stabat Langkat, Rabu (3/10).
Bambang/sumut pos
bersama: Kadis Pendidikan Prof Dr H Saiful Abdi SH SE MPd diabadikan bersama peserta seminar seminar nasional Pendidikan, bertema seminar Literasi di madrasah era milenial menuju Kabupaten Langkat. Menjadi Kabupaten Literasi, di Aula Gedung PKK Stabat Langkat, Rabu (3/10).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH melalui Kadis Pendidikan Prof Dr H Saiful Abdi SH SE MPd, membuka acara seminar nasional Pendidikan, bertema seminar Literasi di madrasah era milenial menuju Kabupaten Langkat menjadi Kabupaten Literasi, di Aula Gedung PKK Stabat Langkat, Rabu (3/10).

H Saiful Abdi pada sambutanya pada kegiatan seminar yang diselenggarakan Forum Silaturahmi Madrasah Swasta Indonesia (Fosmasi) mengatakan, sangat bersyukur dan berterimakasih atas terlaksananya kegiatan seminar karena berdampak positif bagi dunia Pendidikan Langkat, pun bagi masyarakatnya.

“Semoga dengan terlaksananya kegiatan ini, para peserta seminar yang terdiri dari para Kepala Sekolah (Kasek) madrasah swasta, mampu melahirkan peserta didik Langkat, yang giat membaca, dengan begitu kedepan, harapannya banyak bermunculan, pelajar Langkat yang cerdas dan berkualitas,” imbuhnya.

Untuk itu, sambung mantan Kadis Naker Langkat itu, dirinya atas nama Pemkab Langkat mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar Fosmasi Langkat, selaku penyelenggara. “Jangan berhenti sampai di sini, kedepan teruslah membuat terobosan dan inovasi baru di dunia Pendidikan Langkat, sehingga Kabupaten Langkat bisa menjadi Kabupaten Literasi di Sumatra Utara, seperti yang diharapkan,” pungkasnya.

Saiful Hadi juga menambahkan, agar seluruh pihak instansi pemerintahan Langkat serta stakeholder dan pihak swasta, ikut membantu terciptanya Langkat menjadi Kabupaten Literasi, yang akan dilaksanakan pada bulan April 2019.

Kasi Penmad Kemenag Langkat Hj Siti Aminah SAg MA mengatakan, bahwa terlaksananya acara mendapat dukungan dari Bupati Langkat, juga karena koordinasi Fosmasi kepada instansi terkait. “Untuk itu, bagi peserta, laksanakanlah semua program-program yang ada di Fosmasi, sehingga kualiatas madrasah Langkat lebih baik dan professional, dan terwujud madrasah yang hebat dan bermartabat,” ujarnya.

Ketua Fosmasi Kabupaten Langkat Sumar Halin SE mengatakan, tujuan dilaksanakanya seminar literasi madrasah ini, selain untuk mempererat tali silaturahmi antara Kasek Madrasah, juga bertujuan untuk menjadikan para peserta lebih professional dalam mengelola madrasah yang dipimpinnya.

Serta mampu memberikan konstribusi, untuk menaikkan peringkat Indonesia dari urutan 64 literasi tingkat Dunia, ke level yang lebih tinggi lagi.

“Jadi saya himbau kepada peserta, agar benar-benar mendengarkan materi yang disampaikan narasumber. Agar tujuan kita bersama, untuk mengupayakan Langkat menjadi Kabupaten Literasi di Sumatra Utara, pada April 2019 mendatang, dapat tercapai” terangnya. Ketua panitia kegiatan, Ibrahim Nasib SAg MA mengungkapkan seminar diikuti oleh 200 peserta, yang terdiri dari kepala sekolah Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Raudatul Atfal (RA) swasta se Kabupaten Langkat.

“Acara ini didukung oleh Pemkab Langkat dan dispongsori oleh BPJS Kesehatan dan Bank Sumut Cabang Stabat,” jelasnya, Pada seminar ini, Fosmasi, menghadirkan narasumber dari Formala Kabupaten Langkat Miskun SPd MPd.

Turut hadir kepala BPJS Kesehatan Langkat Rosmayanti Nst SE MAP, dikesempatan tersebut, dirinya mengajak kepada Kasek, agar mendaftarkan diri dan keluarganya, ke BPJS kesehatan. Serta hadir Account Officer Kredit Produktif Bank Sumut Cabang Stabat T Muhammad Razid, mensosialisasikan keuntungan menabung ke Bank Sumut. (bam/han)

Legimin dkk Siap Tempur, PSMS Hadapi Barito Akhir Pekan

doni hermawan/sumut pos SIAP: Skuat PSMS Medan siap bertandang ke markas Barito Putra.
doni hermawan/sumut pos
SIAP: Skuat PSMS Medan siap bertandang ke markas Barito Putra.

SUMUTPOS.CO – PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah merilis jadwal baru pasca penetapan Liga 1 kembali digulirkan setelah ditunda sepekan. Liga 1 akan bergulir mulai dari pekan ke-24 sesuai dengan jalurnya. PSMS akan menghadapi Barito Putera pada Minggu (7/10) mendatang.

Seyogyanya partai kontra Barito Putera digelar pada Senin (1/10) lalu. Namun ditunda hingga sepekan. Alhasil dampaknya pada laga-laga berikutnya PT LIB menjadwalkannya ulang selama sepekan. Selanjutnya PSM akan melakoni laga kandang pada Jumat (12/10) mendatang mengahadapi PS Tira di Stadion Teladan.

Kondisi ini pun disambut gembira para pemain PSMS. Kapten PSMS, Legimin Raharjo mengatakan timnya sudah siap kapan pun laga digelar. Apalagi penundaannya tidak sampai dua pekan.

“Pastinya kami sudah siap untuk main lagi. Libur sudah cukup. Saatnya bertarung lagi di lapangan. Mudah-mudahan kami bisa curi poin lagi dari Barito,” ujar Legimin.

PSMS memang tidak meliburkan skuad pasca keputusan soal penundaan kompetisi. Pelatih PSMS, Peter Butler tetap menjalankan program kompetisi seperti biasanya sambil menunggu keputusan PSSI. Meskipun memang intensitas latihan tak terlalu tinggi.

PSMS juga berharap bisa mendapat poin untuk ketiga kali beruntun di laga awaynya. Sebelumnya PSMS berhasil menahan imbang Persija 0-0 dan Perseru 1-1.

Rencananya skuad PSMS akan bertolak menuju Kalimantan Selatan pada Jumat (5/10) mendatang. Hal itu dipastikan Sekretaris PSMS, Julius Raja. “Kita sudah terima rilis jadwal baru dari PT LIB. Jadi jadwal itu sudah fix. PSMS akan berangkat Jumat nanti,” kata Sekretaris PSMS, Julius Raja di Medan, Rabu (3/10).

IPK Kota Binjai Santuni Anak Yatim

IPK
IPK kota Binjai santuni anak-anak yatim

BINJAI,SUMUTPOS.CO – DPD IPK Kota Binjai menggelar syukuran atas kepemimpinan Samsul Tarigan sebagai Ketua DPD IPK Kota Binjai, di Jalan Sei Petani, Binjai Selatan, Rabu (3/10) siang.

Ketua DPD IPK Kota Binjai, Samsul Tarigan menyerahkan bantuan beras seberat 1,2 ton untuk disalurkan kepada seluruh panti asuhan yang ada di Kota Rambutan.

Selain itu, dia juga memberikan santunan uang tunai kepada ratusan anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Acara dimulai dengan memanjatkan doa bersama, dilanjutkan prosesi penyerahan bantuan kepada 70 anak yatim beragama nasrani dan 300 anak yatim beragama Islam serta kaum dhuafa.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Binjai, H Zainuddin Purba mengapresiasi dan rasa bangga terhadap acara penyerahan santunan dan bantuan kepada anak yatim serta kaum dhuafa yang dilakukan DPD IPK Kota Binjai. Pria yang akrab disapa Pak Uda ini bilang, acara ini merupakan bentuk rasa syukur dari Ketua DPD IPK Kota Binjai Samsul Tarigan yang tak lupa menyisihkan rejeki yang diperolehnya berkat doa dari masyarakat.

“Kalau kegiatan seperti ini sering dilaksanakan, maka yakinlah IPK akan semakin dicintai masyarakat. Semoga Samsul Tarigan dan keluarga dilimpahkan rezeki serta sukses dalam membesarkan organisasi serta bisnisnya, “ katanya.

Sementara, Ketua DPD IPK Kota Binjai melalui Sekretaris Boniran mengatakan, acara ini digelar dalam rangka sebagai rasa syukur atas dipercayakannya kembali Samsul Tarigan sebagai Ketua DPD IPK Kota Binjai. Harapannya ke depan, kata Boniran, pihaknya siap merangkul semua elemen untuk kebesaran IPK di Kota Binjai. “Kami juga siap mendukung serta mensukseskan pemilu damai di Kota Binjai, “ tandasnya. (ted/han)

Hama Jamur Resahkan Petani Cabai dan Tomat

SOLIDEO/SUMUT POS HAMA: Andi saat membersihkan tanaman cabainya yang terserang hama jamur.
SOLIDEO/SUMUT POS
HAMA: Andi saat membersihkan tanaman cabainya yang terserang hama jamur.

KABANJAHE,SUMUTPOS.CO – Petani cabai dan tomat di Kabupaten Karo mulai resah dengan serangan penyakit jamur (patek) pada tanaman mereka. Dampak penyakit jamur ini berimbas pada penurunan produksi cabai dan tomat.

Penyakit jamur pada tanaman cabai dan tomat mulai terjadi seiring dengan masuknya musim penghujan sejak September 2018. Petani cabai Desa Sumbul, Kecamatan Kabanjahe, Andri Sembiring menyebutkan, memasuki musim penghujan, dengan intensitas curah hujan yang tinggi, menyebabkan suburnnya organisme pengganggu tanaman, seperti patek dan jamur.

Andri mengungkapkan, akibat penyakit jamur itu, produksi cabainya turun drastis hingga 70 persen. “Akibatnya, produksi cabai turun 60-70 persen. Produksi satu batang pohon cabai merah saat ini tidak lebih dari 400 gram. Padahal, jika cuacanya baik rata-rata bisa mencapai 1 kilogram,” kata Andri, Selasa (2/10)

Selain serangan jamur, sebut Andri, air genangan hujan menjadi masalah terhadap tanaman cabai. Genangan air hujan mengakibatkan batang tanaman cabai cepat busuk. Dampak penyakit jamur patek juga dialami Riajona Ginting. Dia menyebutkan, tanaman tomat dan cabainya di lahan seluas 2.000 meter persegi terkena penyakit jamur patek, menyebabkan buah tanaman cepat busuk.

Dalam mengatasi penyakit jamur patek ini, petani di sentra pertanian kawasan Kecamatan Berastagi, Kabanjahe dan Merek, meningkatkan penyemprotan pestisida (fungisida) dan insektisida. Petani berharap pihak Dinas Pertanian Karo turun ke lapangan guna membantu para petani. (deo/han)