Home Blog Page 5999

Diharap Berinovasi, Kreatif dan Produktif

DIABADIKAN:Wakil Dekan FE UNPRI, Hendry SE MM diabadikan bersama Dina, salah seorang mahasiswa usai Yudisium mahasiswa lulusan periode II tahun 2018 dan ramah tamah, di Ballroom Istana Koki Medan, Sabtu (1/9). (foto: Ist/SumutPos)
DIABADIKAN:Wakil Dekan FE UNPRI, Hendry SE MM diabadikan bersama Dina, salah seorang mahasiswa usai Yudisium mahasiswa lulusan periode II tahun 2018 dan ramah tamah, di Ballroom Istana Koki Medan, Sabtu (1/9). (foto: Ist/SumutPos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan menyelenggarakan yudisium mahasiswa lulusan periode II tahun 2018 dan ramah tamah, Sabtu (1/9).

Kegiatan yang digelar di Ballroom Istana Koki Medan ini, dihadiri Ketua BPH Unpri Dr Tommy Leonard SH MKn, Dekan FE Unpri Cut Fitri Rostina SE MM, Wakil Dekan Hendry SE MM para dosen dan seluruh pejabat struktural lainnya.

Dekan FE Unpri Cut Fitri Rostina SE MM mengatakan, yudisium ini merupakan momen yang dinanti bersama. Sebab, momen yang menjadi pertanda telah usainya perjuangan para mahasiswa selama menempuh pendidikan di Unpri.

“Para peserta yudisium dipesankan agar dapat menjaga nama baik kampus Unpri. Karena, beberapa tahun yang akan datang tidak menutup kemungkinan di antara kalian akan ada yang menjadi manajer perusahaan, politisi, pengusaha dan lainnya,” ungkapnya.

Sementara, Wakil Dekan FE Unpri Hendry SE MM memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik Prodi Manajemen, Junita dengan IPK 3,86. Hendry menitip pesan kepada seluruh mahasiswa agar terus berinovasi, kreatif dan produktif.

Pada kesempatan yang sama juga, Hendry meminta para lulusan FE Unpri untuk melanjut S2 ke Pascasarjana Unpri bagi yang ingin melanjutkan. “Para lulusan untuk tetap belajar dan jangan terus merasa puas dengan apa yang sudah dicapai. Dengan bekal yang kalian dapat selama menempuh studi di FE Unpri, saya harap kalian dapat lebih mengembangkan ilmu-ilmu yang kalian miliki dan manfaatkan peluang,” tuturnya sembari menambahkan, ijazah S1 ini hanya titik awal untuk mencapai keberhasilan ke depan.

Terpisah, Ketua BPH Dr Tommy Leonard SH MKn mengucapkan selamat kepada mahasiswa yang mengikuti yudisium. “Saya berharap agar para alumni yang selesai di tahun ini dapat bersaing, sehingga alumni kita terserap dalam dunia kerja,” pesan Tommy.

Ia mengajak agar semua pihak dapat bersama-sama membangun kampus menjadi lebih baik lagi. “Membangun kampus agar dapat lebih baik kedepannya dengan mencetak lulusan sarjana yang memiliki integritas moral sebagai sarjana,” imbuhnya. (ris/han)

 

Pemprovsu Bagikan 1.000 Tenda Becak MTQN

Tenda becal MTQN
Tenda becal MTQN

MEDAN-Sebagai tuan rumah, Pemprovsu mulai gencar mensosia-lisasikan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXVII/2018. Salah satu upaya dengan membagikan 1.000 tenda becak berisikan semarak MTQN kepada pengemudi becak di Kota Medan dan sekitarnya.

“Sumut ditunjuk pusat sebagai tuan rumah. Namanya tuan rumah, kita semua warga Sumut harus berpartisipasi meramaikan termasuk becak-becak ini,” kata Sekdaprovsu R Sabrina, usai menyerahkan simbolis tenda becak MTQN XXVII kepada 3 pengemudi becak di depan Hotel Madani Medan, Jumat (31/8).

Tenda becak yang diberikan tersebut berukuran 3×1,5 meter. Dengan menggunakan tenda tersebut, para abang becak menurutnya telah turut menyosialisasikan dan meramaikan MTQN 2018 yang diadakan di daerah ini.

Diharapkan, becak-becak di Medan dan beberapa kota lain di Sumut, bisa bertambah rezekinya dengan mengangkut tamu atau kafilah dari provinsi lain selama pelaksanaan MTQN.

“Tambahlah rezekinya, karenakan datang tamu kita, kalau begitu becak ini kita promosikan bahwa becak adalah transportasi umum di Kota Medan, becak di Medan memiliki keunikan karena berbeda dengan di tempat lain. Jadi kita bisa bilang sama kafilah, belum ke Medan kalau belum naik becak,” katanya didampingi Kabiro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu, Ilyas Sitorus.

Ia juga meminta kepada para pengemudi becak di Kota Medan agar menyamakan tarif. “Ini bertujuan agar tidak terjadi perbedaan di tempat lain, dan bisa kita promosikan kepada tamu tarif becak itu berapa,” pungkasnya.

Ilyas Sitorus pada kesempatan itu menambahkan, pemberian tenda becak ini merupakan bagian dari sosialisasi MTQN 2018. “Ada 1000 lembar tenda becak yang akan dibagikan kepada pengemudi becak, mulai hari ini (kemrin,Red) tenda tersebut akan dibagikan kepada 1.000 pengemudi becak di Kota Medan, mulai dari Tembung, Amplas, Belawan, sampai arah Binjai, Deliserdang, arah Padang Bulan, kemudian sekitaran Pakam sampai Tebingtinggi,” ujarnya.

Menurutnya, becak adalah alat transportasi yang masih ‘hidup’ di Kota Medan. “Becak inikan masuk ke gang-gang, dengan begitu diharapkan sosialisasinya masuk sampai ke dalam pemukiman warga, dengan begitu masyarakat bisa melihat akan ada MTQN yang diadakan di Sumatera Utara, pada 4-13 Oktober nanti,” katanya.

Pada hari yang sama, Sekdaprovsu R Sabrina yang juga Ketua Umum Panitia MTQN memimpin Rapat Koordinasi Teknis Panitia Penyelenggaraan Daerah dan Gladi Kotor Pelaksanaan MTQN XXVII/2018. Turut hadir Ketua Pelaksana Harian Zonny Waldi, Ketua LPTQ Sumut Asren Nasution, organisasi perangkat daerah (OPD) dan jajaran panitia terkait.

Rapat tersebut dilaksanaan untuk melihat sejauh mana perkembangan yang sudah dilaksanakan oleh panitia penyelenggara daerah. Juga untuk mengejar segala kekurangan yang ada.

“Saya rasa tidak ada gading yang tak retak, bagaimana kita mengejar ketertinggalan dan ketidaksempurnaan sampai pada waktunya,” kata Sabrina. (prn/ila)

Dishub Segera Tertibkan Terminal Liar di Medan

DISKUSI: Kadishub Kota Medan Renward Parapat diskusi bersama petugas polisi saat penertiban terminal liar, Jumat (31/8).
DISKUSI: Kadishub Kota Medan Renward Parapat diskusi bersama petugas polisi saat penertiban terminal liar, Jumat (31/8).

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan melaksanakan sosialisasi dan imbauan kepada pemilik pool atau loket angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang tidak mengantongi izin dan tidak layak yang berada di luar kawasan Terminal Terpadu Amplas, Jumat (31/8) di tempat pemberhentian Bus (Pool Bus) sepanjang jalan Sisingamangaraja.

Hal ini dilaksanakan sesuai dengan Instruksi Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin, S, MSi dan juga Kapoldasu Brigjen Pol Agus Andrianto yang menginginkan seluruh AKDP ditertibkan dan masuk ke dalam Terminal Terpadu Amplas.

Sosialisasi yang dipimpin langsung Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan Renward Parapat, ATD, MT bersama dengan Wadir Lantas Poldasu AKBP. K. Ritonga, SIK, MH ini masih berupa tindakan preventif yang bertujuan memberikan pemahaman kepada pemilik pool-pool bus untuk tidak menaikkan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat termasuk di pool yang tidak berizin dan tidak layak, hal sesuai dengan UU LLAJ No 22 thn 2009 pasall 36 yang berbunyi angkutan penumpang AKAP/ AKDP wajib masuk terminal.

Dikatakan Kadishub, pelaksanaan sosialisasi dan imbauan ini juga merupakan hasil rapat forum lalu lintas dan membentuk tim yang terdiri dari Poldasu, Ditlantas Poldasu, Sabhara, Polrestabes Medan, Satlantas Polrestabes Medan, Polsek, Dishub Provsu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dishub Kota Medan, Satpol PP Kota Medan, dan Balai Perhubungan Darat.

“Kegiatan yang kita lakukan adalah berupa sosialisasi UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan No. 22 Tahun 2009, yang mewajibkan angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) / Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) wajib masuk ke dalam terminal, serta himbauan kepada pemilik pool atau loket untuk mengurus izin dan memilih tempat yang layak untuk menaikkan dan menurunkan penumpang,” ujar Kadishub Kota Medan.

Kegiatan ini diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Wadir Lantas Poldasu, setelah itu bersama dengan Wadir Lantas, Kadishub Kota Medan Renward Parapat melakukan sosialisasi ke pool-pool bus di seputaran Jalan Sisingamangaraja Medan. Menurut Kadishub, pelaksanaan sosialisasi ini menjadi tindakan awal dari Dishub dan Poldasu bersama Polrestabes Medan sebelum melaksanakan penertiban nantinya.

“Setelah sosialisasi ini kita sampaikan, akan dilaksanakan penertiban bagi Pool atau loket yang berada di luar terminal yang tidak memiliki izin resmi dan tidak layak. Diharapkan tidak ada lagi yang menaikkan dan menurunkan penumpang disembarang tempat. Kita akan tindak tegas dan menyita plang-plang pool dan loket liar tersebut,” tegas Kadishub.

Diharapkan kegiatan sosialisasi dan penertiban ini, kata Renward, nantinya akan menertibkan pool-pool tidak berizin dan tidak layak sepanjang jalan Sisingamangaraja, serta diminta kepada seluruh kendaraan nantinya datang ke Medan dan berangkat dari Medan harus masuk atau melalui terminal serta dengan begitu terminal kembali difungsikan untuk tempat transit menaikkan dan menurunkan penumpang.

Bagi yang memiliki pool seperti ALS, Makmur, Bintang Utara, PMH dan lain sebagainya, tambah Renward, diperbolehkan karena telah memiliki izin resmi dan tempat yang layak untuk menaikkan juga menurunkan penumpan serta memiliki area parkir yang juga luas. Namun begitu armadanya juga harus transit ke Terminal Terpadu Amplas.

Untuk mempersiapkan Terminal Terpadu Amplas menjadi terminal yang representatif bagi angkutan AKAP dan AKDP serta memberikan kenyamanan kepada para penumpang yang akan berangkat dari dan datang ke Kota Medan, Kadishub juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan dalam hal perbaikan jalan-jalan yang berlubang dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan terkait dengan penerangan jalan dan di dalam terminal.”Alhamdulillah, menurut informasi yang saya terima dari Kadis PU malam ini tim nya akan melakukan patching dan perbaikan jalan menuju maupun di dalam terminal,” ungkapnya.

Selain penertiban pool atau loket tidak berizin, Dishub juga akan terus menertibkan perakir liar dan parkir berlapis di sepanjang jalan Sisingamangaraja dan di seluruh ruas jalan yang ada di Kota Medan.

Dishub juga telah menandai tempat parkir dengan petak parkir yang diharapkan nantinya masyarakat memarkirkan kendaraannya tidak melebihi petak tersebut.”Jika masih ada yang melanggar, Dishub akan tindak tegas dengan mengempesi ban kendaraan. Karena saya dan jajaran memang sedang gencar untuk menertibkan parkir liar dan parkir berlapis ini,” pungkasnya. (ris/ila)

Profil Video Wisata Kota Medan Terbaik Nasional

foto-foto pemko medan for sumut pos Sekretaris Dinas Pariwisata Said Chaidir didampingi Kepala Bidang Destinasi Wisata Lilik SH menerima penghargaan video terbaik pada kategori profil pariwisata Nusantara dalam ajang Toraja Film Festival 2018 di Lapangan Bakti Rantopao, Toraja Utara.
foto-foto pemko medan for sumut pos
Sekretaris Dinas Pariwisata Said Chaidir didampingi Kepala Bidang Destinasi Wisata Lilik SH menerima penghargaan video terbaik pada kategori profil pariwisata Nusantara dalam ajang Toraja Film Festival 2018 di Lapangan Bakti Rantopao, Toraja Utara.

Pemko Medan melalui Dinas Pariwisata Kota Medan berhasil mengukir sejarah penting bagi dunia pariwisata dan ekonomi kreatif secara nasional. Sebab, video profil pariwisata Kota Medan yang diproduksi tahun 2017 dihargai para sineas film sebagai Video Profil Terbaik se-Nusantara pada ajang Toraja Festival Film 2018 di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Video profil pariwisata Kota Medan merupakan satu dari 107 file video yang masuk ke panitia Toraja Film Festival tahun 2018. Para pesertanya dari seluruh propinsi se-Indonesia dan ada beberapa peserta berasal dari luar negeri seperti Malaysia dan Palestina.

Berdasarkan seleksi ketat dari sejumlah dewan juri tingkat nasional, video profil pariwisata Kota Medan akhirnya dinyatakan sebagai Video Profil Pariwisata Terbaik se-Nusantara.Video profil pariwisata Kota Medan hasil karya sutradara muda Onny Kresnawan dan produser Chairul Huda berhasil mengalahkan video profil pariwisata dari daerah lainnya.

Atas keberhasilan itu, Pemko Medan pun mendapatkan penghargaan dari panitia Toraja Film Festival. Penghargaan itu diberikan panitia kepada Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Medan Said Chaidir MSP dan Kepala Bidang Destinasi Wisata Lilik SH di Lapangan Bakti Rantopao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (31/8).

Usai menerima penghargaan yang diserahkan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Toraja Utara, Said Chaidir mengatakan, penghargaan ini merupakan suatu pencapaian yang baik bagi industri pariwisata di Kota Medan, di mana video profil yang dilahirkan lewat tangan kreatif produser Chairil Huda dan sutradara Onny Kresnawan akhirnya diakui se-Nusantara menjadi yang terbaik.

“Kami berharap video yang terbaik ini mampu menjadikan banyak orang ingin melihat secara langsung bagaimana potret video pariwisata di Kota Medan sesungguhnya, mulai dari wisata kuliner, religi, budaya, lingkungan dan masih banyak lainnya. Ayo raon-raon (jalan-jalan) ke Medan,” ajak Said di hadapan Bupati Toraja Utara, Sekda Sulawesi Selatan serta sejumlah pejabat dari kementerian pendidikan dan Badan Ekonomi Kreatif serta Lembaga Sensor Film (LSF).

Sementara itu, sutradara video profil pariwisata Kota Medan, Onny Kresnawan memaparkan, video yang dihasilkan merupakan video yang super lengkap secara komposisi, misalnya isinya ada talent/sosok wisatawan berkunjung ke sejumlah destinasi wisata seperti wisata religi ke Masjid Raya, gereja, kuil, vihara.

Di samping itu, tambah Onny, untuk makanannya ada Ucok durian, markisa serta sejumlah tempat lainnya dengan pendekatan budaya ke Istana Maimun dan rumah peninggalan Tjong Afie hingga wisata lingkungan seperti sungai, hutan mangrove dan kebun binatang.

“Wisata di Kota Medan memang lengkap, jadi kami ambil semua potretnya sebaik mungkin dengan teknis pengambilan gambar serta alat maksimal yang kami miliki. Kami sangat berterima kasih kepada Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin dan Kadis Pariwisata Drs Agus Suriyono yang banyak mendukung industri film sebagai bagian memajukan pariwisata Kota Medan,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Presiden Toraja Film Festival Bello Tarran mengatakan, Toraja Film Festival ini hadir untuk menghidupkan film daerah. Walaupun untuk menghidupkan film daerah, tapi seluruh jurinya berasal dari Jakarta dan diakui secara nasional.

Sehingga ajang film ini menjadi kelasnya nasional, ditambah dukungan yang banyak dari kementerian. “Jumlah peserta tahun ini cukup banyak hingga 107 file film dengan berbagai kategori, antusias para penggiat film ternyata semakin banyak dari seluruh propinsi,” ucap Bello Tarran.

Di kesempatan yang sama, Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan menyampaikan, Toraja Film Festival ini digelar sudah yang ke 2. Pihaknya secara daerah akan menetapkannya sebagai bagian kegiatan setiap tahunnya dan berjumlah akan masuk sebagai kalender even Sulawesi Selatan dan lebih berjuang lagi sebagai ajang tahunan secara nasional.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi selatan yang dibacakan Sekda Sulsel Taototo Tanaranggina mengatakan, Pemprov Sulawesi Selatan sangat mengapresiasi festival film ini. Pemprov melihat melihat ada pembangunan Kabupaten Toraja Utara dalam industri kreatif perfilman dan sektor pariwisata.

“Saya berharap ajang ini bukan sebagai bagian perayaan mengejar kemenangan melainkan sebagai forum edukasi masyarakat khususnya dalam meningkatkan pariwisata dan menjaga budaya,” ungkap Taototo. (ris/ila)

Jack Ma: Saya Tunggu Kalian di Hangzhou

INASGOC/why Jack Ma mengajak warga Indonesia datang ke Tiongkok untuk saksikan Asian Games  2022.
INASGOC/why
Jack Ma mengajak warga Indonesia datang ke Tiongkok untuk saksikan Asian Games  2022.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pendiri sekaligus Bos Alibaba Group, Jack Ma, hadir pada saat acara closing ceremony Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), pada Minggu (2/9). Jack Ma tampak setelah penyerahan bendera Olympic Council of Asia (OCA) sebagai simbol bahwa pada 2022 Tiongkok akan menjadi tuan rumah Asian Games ke-19. Dia muncul di tengah-tengah para penyanyi dan penari Tiongkok.

“Saya menunggu kalian di Hangzhou, di tempat tinggal saya,” kata Jack Ma kepada ribuan penonton di SUGBK.

Jack Ma mengenakan baju tradisional khas Tiongkok berwarna abu-abu. Dia ditemani seorang gadis kecil berkostum khas Tiongkok berwarna merah.

Dery Ridwansah/JawaPos.com
Jack Ma sangat antusias dengan Asian Games 2018 di Indonesia.

Asian Games berikutnya pada 2022 akan diselenggarakan di Kota Hangzhou, Tiongkok. Kota tersebut merupakan lokasi kantor pusat Alibaba.

Sosok berjuluk Manusia 570 Triliun itu sudah berada di Indonesia dan menyaksikan final sepak bola putri Asian Games 2018 antara Tiongkok dan Jepang pada Jumat (31/8). Jack Ma juga sempat bersua dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor. (iml/JPC)

Bonus Asian Games Cair, Lindswell: Terima Kasih Pak Jokowi

Atlet wushu Indonesia Lindswell (tengah) menerima ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo (kanan) dan Ketua Umum PB Wushu Indonesia Airlangga Hartarto usai menyelesaikan nomor Taijijian Putri Wushu Asian Games 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (20/8/2018). Lindswell mempersembahkan emas kedua bagi kontingen Merah Putih usai berlaga dalam nomor Taijijian, meraih nilai tertinggi dengan total skor 9,75.
Atlet wushu Indonesia Lindswell (tengah) menerima ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo (kanan) dan Ketua Umum PB Wushu Indonesia Airlangga Hartarto usai menyelesaikan nomor Taijijian Putri Wushu Asian Games 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (20/8/2018). Lindswell mempersembahkan emas kedua bagi kontingen Merah Putih usai berlaga dalam nomor Taijijian, meraih nilai tertinggi dengan total skor 9,75.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Atlet peraih emas kedua Indonesia di ajang Asian Games 2018, Lindswell Kwok, senang bukan kepalang setelah meraih penghargaan dari Presiden RI Joko Widodo.

Di area atlet yang terdapat di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pewushu Putri itu mengungkapkan kebahagiaannya pada Minggu (2/9) sore.

Selama tampil di Asian Games, Lindswell mengaku sudah tiga kali mengikuti ajang olahraga terbesar Asia ini. Menurutnya, pencairan bonus pada Asian Games 2018 ini adalah yang tercepat.

“Ini bonus tercepat yang saya rasakan. Belum penutupan Asian Games sudah dikasihkan. Pemerintah luar biasa, ini bonus terbaik,” katanya.

Tak hanya dalam pencairan, jumlah Rp 1,5 miliar untuk peraih emas menurutnya sangat luar biasa. Membuat atlet semakin termotivasi dan ingin berprestasi tinggi setelah mendengar janji dari pemerintah.

Dibandingkan Asian Games 2014 misalnya, peraih emas mendapatkan hanya Rp 400 juta. Proses pencairannya pun tak selama 2014 lalu, yang memakan waktu beberapa pekan.

Lindswell sendiri meraih perak pada 2014 lalu, dia pun berhak mengantongi Rp 200 juta.

“Terima kasih banget karena perhatian banget pemerintah, terima kasih Pak Presiden Jokowi sangat perhatikan kami ini. Ini memang benar menjadi motivasi besar atlet,” ungkap pewushu 27 tahun tersebut. (dkk/jpnn)

Dimas Anggara Menyesal Setelah Menikahi Nadine

Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata.
Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Aktor Dimas Anggara akhirnya mau terbuka terkait kehidupan rumah tangganya dengan Nadine Chandrawinata.

Pemain film London Love Story itu mengaku menyesal tidak menikahi Nadine Chandrawinata sejak lama. “Pokoknya nyesel kenapa enggak dari dulu (nikah),” kata Dimas Anggara sambil tersenyum.

Salah satu alasannya karena Nadine pandai memasak. Menurutnya, semua masakan buatan sang istri menjadi kesukaannya.

“Apa saja yang dimasakin mah saya makan saja. Semua favorit saya,” tuturnya.

Terkait momongan, Dimas Anggara mengaku tidak menundanya. Dia bersama sang istri menunggu rezeki yang diturunkan padanya.

“Sedapatnya. Kalau rezeki enggak kemana ya, nunggu rezekinya aja,” ujarnya. (mg7/jpnn)

GFNY Samosir, 800 Pegowes Adu Cepat di Dua Kelas

Prayugo Utomo/JPC Para pegowes dari dalam dan luar negeri sudah bersiap di garis start event Gran Fondo New York (GFNY) Championship Asia di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Minggu (2/9).
Prayugo Utomo/JPC
Para pegowes dari dalam dan luar negeri sudah bersiap di garis start event Gran Fondo New York (GFNY) Championship Asia di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Minggu (2/9).

SAMOSIR, SUMUTPOS.CO – Para pegowes dari dalam dan luar negeri sudah bersiap di garis start event Gran Fondo New York (GFNY) Championship Asia yang digelar di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Minggu (2/9). Padahal, waktu masih menunjukkan pukul 05.00 WIB.

Garis start berada di gerbang masuk ke kawasan Tuktuk Siadong, Kecamatan Simanindo. Ada 800 pegowes yang ambil bagian dalam event internasional tersebut.

Dari total keseluruhannya, 40 persen adalah peserta dari luar negeri mulai dari Malaysia, Singapura, hingga beberapa negara di Eropa. Sedangkan peserta dari Indonesia datang dari berbagai daerah. Mulai dari Sumut, Pekanbaru, Kalimantan, Jakarta, Bali hingga Papua.

Bupati Samosir yang langsung melepas start para atlet pada pukul 06.30 WIB. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Annas tampak mendampingi di podium. Bersama Direktur Utama Badan Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo, Ketua GFNY Indonesia Axel Moeller dan beberapa pejabat lainnya.

Begitu bendera start diangkat, para pegowes memacu tunggangannya. Mereka adu cepat. Menyusuri jalan lingkar Samosir.

Ada dua kelas yang diperlombakan dalam GFNY Championship Asia kali ini. Medium Fondo dan Granfondo. Yang membedakan kedua kelas adalah jarak tempuhnya.

Untuk kelas medium pegowes akan menempuh jarak 103 km. Sedangkan Granfondo jaraknya sepanjang 142 Km.

Sepanjang perjalanan, para pegowes dihadapkan dengan jalanan datar, tanjakan terjal dan turunan yang cukup memacu adrenalin.

“Untuk persiapan semuanya lancar. Kendalanya hanya hujan tadi malam. Jadi jalanan sempat berdebu. Tapi langsung dibersihkan sama pihak Pemerintah Kabupaten. Mereka sangat support even ini,” ujar Tene Permatasari, Organizer GFNY Indonesia di sela event.

Direktur Utama BPODT Arie Prastmetyo mengatakan, pihaknya memberikan dukungan penuh kepada GFNY. Karena gelaran bertaraf internasional ini berpeluang mendatangkan wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Dia juga mengapresiasi seluruh panitia yang sudah bekerja keras untuk menyukseskan GFNY.

“Perlu kita tingkatkan lagi. Kalau akan diadakan lagi, akan kita gelar lebih baik. Tapi overall persiapannya sudah bagus,” ujarnya.

Selama perjalanan, para pegowes disuguhkan keindahan bentang alam  Samosir. Daerah yang dicanangkan menjadi Geopark Kaldera Toba (GKT) itu, memang punya pesona alam yang memukau. Pegowes bisa bersepeda sambil menikmati keindahan Danau Toba dari atas bukit.

GFNY sebelumnya digelar di Bali. Nantinya para pemenang GFNY akan dibawa ke Amerika Serikat. Mereka akan bertanding dengan ribuan pegowes roadbike dari seluruh dunia.  (pra/JPC)

Tambang Emas Martabe Dorong Kesejahteraan Petani dan Ketahanan Pangan

Foto: Corcomm Martabe Berfoto bersama seusai pembukaan Gelar Karya Tani Mandiri 2018. Ini merupakan kali kedua Tambang Emas Martabe bekerja sama dengan Dinas Pertanian Tapanuli Selatan menggelar GKTM.
Foto: Corcomm Martabe
Berfoto bersama seusai pembukaan Gelar Karya Tani Mandiri 2018. Ini merupakan kali kedua Tambang Emas Martabe bekerja sama dengan Dinas Pertanian Tapanuli Selatan menggelar GKTM.

BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, bekerja sama dengan Dinas Pertanian Tapanuli Selatan kembali  menyelenggarakan Gelar Karya Tani Mandiri 2018 bertemakan  “Merengkuh Asa Petani Untuk Mewujudkan Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan”, 1-2 September 2018 di Sopo Daganak, Batangtoru.

Kegiatan yang bertujuan mendorong peningkatan kesejahteraan para petani, serta kemandirian dan ketahanan pangan di Batangtoru dan Muara Batangtoru ini digelar dalam bentuk seminar dan program peningkatan kapasitas bagi sekitar 500 orang petani.

Senior Manager Community, Pramana Triwahjudi, menuturkan 70 persen dari masyarakat Batangtoru memiliki mata pencarian bertani. Keberadaan para petani tidak dapat lagi dipandang sebelah mata karena kehadiran mereka sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional. Kendati demikian, keberhasilan para petani juga tak dapat dilepaskan dari peran para pemangku kepentingan.

“Di GKTM 2018 kami memberi penekanan pada pentingnya peranan dan kesamaan sudut pandang para pemangku kepentingan terkait seperti pemerintah daerah dan setempat, akademisi, dan lainnya. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menyamakan visi para pemangku kepentingan demi mewujudkan ketahanan pangan, merumuskan strategi kemitraan multi pihak yang berkelanjutan, dan menjadi media interaksi antara petani dengan pemangku kepentingan” jelas Pramana.

Foto: Corcomm Martabe
Seminar bertema “Peran Pemangku Kepentingan dalam Upaya Penguatan Rantai Usaha Tani”. Para pembicara berasal dari UPT Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara, Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Selatan, PT BISI International Tbk., dan Fakultas Pertanian Universitas Graha Nusantara, Padangsidimpuan serta PT Agincourt Resources.

Para pembicara seminar yang mengambil tema “Peran Pemangku Kepentingan dalam Upaya Penguatan Rantai Usaha Tani” berasal dari UPT Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara, Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Selatan, PT BISI International Tbk., dan Fakultas Pertanian Universitas Graha Nusantara, Padangsidimpuan serta PT Agincourt Resources.

Program peningkatan kapasitas petani mengusung tema “Petani SUPRA (Sukses, Produktif dan Aktif)”. Adapun, petani sukses berarti petani mampu menerapkan pola kemandirian dan profesionalisme. Produktif menandakan petani yang terampil dalam budidaya dan inovasi yang menunjang produksi. Sedangkan aktif berarti keluwesan petani dalam memperkuat jaringan dan berpartisipasi aktif di masyarakat.

Adapun, sasaran dari GKTM 2018 yakni untuk mengupayakan kepastian rantai usaha tani yang berkelanjutan dengan terus meningkatkan daya saing teknologi dan ekonomi, mendorong semangat usaha tani untuk meningkatkan perekonomian domestik serta penyegaran mental dan jasmani para petani.


Foto: Corcomm Martabe
Para peserta Gelar Karya Tani Mandiri 2018 bersemangat meneriakkan Petani SUPRA (Sukses, Produktif, dan Aktif).

Selain para petani dari berbagai kelompok di Batangtoru dan Muara Batangtoru, GKTM 2018 juga mengundang kelompok usaha mitra dampingan Tambang Emas Martabe, dan perwakilan kelompok tani dari Sentra Pertanian Kabupaten Tapanuli Selatan meliputi dari Batang Angkola, Tana Tombangan dan Sayur Matinggi.

“Kami selalu membuka kesempatan luas untuk meningkatkan kapasitas para petani. Ini sangat penting untuk mendukung program pemerintah, yakni mampu menunjukkan kekuatan Indonesia sebagai salah satu negara agraris di dunia. Kedaulatan pangan telah menjadi salah satu visi pemerintah Indonesia untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Pencapaian visi ini tentu tidak bisa lepas dari peran tiap daerah untuk mendukung cita-cita nasional sehingga menciptakan pergerakan positif secara menyeluruh,” tutup Pramana. (rel)

Tabung Gas Meledak, 11 Warga di Kuala Tanjung Terbakar

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Tiga bocah mengalami luka bakar serius akibat ledakan tabung gas dari salah satu rumah di Dusun II Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, Sumut, Sabtu (1/9) malam.

Selain itu, 8 warga lainnya juga turut menjadi korban. Bocah dan warga yang mengalami luka bakar langsung dilarikan ke klinik terdekat guna mendapat perawatan intensif.

Informasi dihimpun Sabtu (1/9/2018), ketiga bocah yang menjadi korban kebakaran antara lain Sisi (3) luka bakar tangan dan kaki, Kevin (5) serta Lutfi (6) luka bakar di kaki.

Sedangkan 8 orang warga, yaitu Ilfian (25) luka bakar wajah, kaki dan tangan, Andi Syahputra (33) luka bakar kaki dan tangan, Neni Fitriani (42) luka bakar kaki dan tangan, Gito (51) luka tangan dan kaki, Ilham Fahmi (20) luka bakar di punggung, tangan dan kaki, Ridwan (53) luka bakar punggung, paha kiri dan kanan, Sri Astuti (47) luka bakar di bagian tangan serta Sahkiem (47) luka bakar tangan.

Musibah terjadi ketika salah seorang warga bernama Iyan hendak menggantikan tabung gas 3 kg yang sudah kosong dengan yang baru.

Namun nahas, saat hendak memasang tabung yang baru dan hendak disambungkan ke slang, ternyata gasnya bocor sehingga mengeluarkan semburan.

Iyan pun panik dan spontan menutup gas yang bocor menggunakan tangan. Belum lagi gas tertutup, ternyata api dari kompor sebelah menyambar tabung yang bocor.

Ledakan hebat pun terjadi, sehingga melukai sejumlah orang yang berada di lokasi kejadian. Sejumlah warga yang mendengarkan ledakan dan jeritan korban langsung turun memberikan bantuan dan menghubungi pihak kepolisian terdekat.

Kini, para korban masih menjalani perawatan. Sementara, polisi masih melakukan penyelidikan dengan mengamankan tabung yang terbakar. (fir)