Home Blog Page 600

M Nuh Sebut Hidayatullah Berintegritas dan Punya Rekam Jejak yang Baik

Anggota Komite 1 DPD RI Muhammad Nuh.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komite 1 DPD RI Muhammad Nuh menegaskan, semangat dari pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung adalah untuk menghasilkan pemimpin yang berkualitas, berintegritas, dan senantiasa mengabdi kepada rakyat.

“Kondisi nasional kita saat ini masih memprihatinkan. Karena itu, momen Pilkada serentak November 2024 nanti, kita upayakan menghasilkan pemimpin yang betul-betul berintegritas,” kata Muhammad Nuh dalam pers rilisnya yang diterima SumutPos.co, Minggu (21/7/2024).

Saat ini, sejumlah nama kandidat kepala daerah khususnya untuk Kota Medan, sudah mulai bermunculan. Termasuk nama anggota DPR/MPR RI dari Fraksi PKS, Hidayatullah.

Muhammad Nuh menilai, sosok Hidayatullah memiliki integritas dan memiliki rekam jejak yang baik dan layak untuk didukung menjadi bakal calon Wali Kota Medan, menggantikan Bobby Nasution. “Hidayatullah punya rekam jejak yang baik,” tegasnya.

Anggota Komite 1 DPD RI Muhammad Nuh bersama Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Hidayatullah saat menghadiri deklarasi dukungan di Cafe Kebun Namira, Jalan Kenanga Raya Medan, Sabtu (20/7/2024).

Nuh mengaku sangat kenal dengan Hidayatullah. Bahkan mereka pernah 10 tahun bersama-sama menjadi wakil rakyat di DPRD Sumut. “Bicara tentang integritas, beliau tidak usah diragukan lagi,” ujarnya.

Untuk itu, Nuh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan memenangkan Hidayatullah SE dalam kontestasi pemilihan Wali Kota Medan yang beberapa bulan lagi akan digelar.

Selain Muhammad Nuh, dukungan kepada Hidayatullah juga datang dari Aliansi Lintas Tokoh Masyarakat Medan. Dukungan ini dideklarasikan di Cafe Kebun Namira, Jalan Kenanga Raya, Sabtu (20/7). Deklarasi ini juga dihadiri Muhammad Nuh dan Hidayatullah.

Diketahui, Hidayatullah adalah kader senior PKS yang saat ini masih menjabat sebagi Anggota DPR RI Komisi XI. Peraih MKD Award 2022 sebagai Anggota Dewan Berkinerja Baik ini juga dikenal sebagi tokoh Ekonomi Syariah Sumatera Utara yang saat ini juga diamanahi sebagai Wakil Bendahara PB Al Wasliyah. (adz)

Sambut Tahun Baru Islam, MTXL Salurkan Bantuan Sosial di Siantar

Corporate Communication XL Axiata West Region, Aldi Desmet bersama Walikota Siantar, dr. Hj. Susanti Dewayani, Sp.A. dan tamu undangan lainnya.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menyambut tahun baru Islam Muharram 1446 Hijriah, Majelis Taklim XL (MTXL) menyalurkan bantuan sosial dengan tema Kebahagiaan Anak Yatim, Sabtu (20/7/2024) siang. Walikota Siantar, dr. Hj. Susanti Dewayani, Sp.A. ikut hadir memeriahkan kegiatan.

Corporate Communication XL Axiata West Region, Aldi Desmet, Aldi Desmet menyatakan program sosial berlangsung serentak di 15 kota. Siantar merupakan salah satu kota diantaranya.

“Selama ini yang di Sumut kita lakukan di Medan, kali ini kita laksanakan di Siantar program rutin ini. Puluhan anak yatim dari Panti Asuhan Muhammadiyah Siantar terlibat, PFI Medan kerap aktif dan kemudian diikuti FJPI Sumut mendukung,” ujar Aldi.

Aldi menjelaskan, karyawan XL mengumpulkan zakat dan infaqnya setiap bulan. Kemudian hasilnya digunakan untuk kegiatan sosial, seperti donor darah yang diperuntukkan kepada penderita kanker.

“Kita bekerjasama dengan rumah sakit Colombia Asia dan RSUD Adam Malik,” ujarnya.

Walikota Siantar, dr. Hj. Susanti Dewayani berharap program ini bisa berlangsung lama. Sebab semakin banyak pihak yang terlibat maka berbanding lurus dengan manfaat yang diperoleh.

“Dalam rangka 1 Muharram ini, Kita berharap bisa lebih meningkat lagi yang menerimanya.
Semoga lebih banyak lagi yang dapat merasakan manfaat baik dari kegiatan sosial XL,” kata Susanti.

Pengasuh dan pengajar dari Panti Asuhan Muhammadiyah Siantar, Mustaqim Effendi, Lc mengatakan mereka mengasuh anak yatim yang beruntung. Walau mereka kehilangan orangtuanya dengan beragam sebab, tapi banyak orangtua yang bersedia menggantikannya.

“Mereka memiliki orangtua baru yang siaga dalam 24 jam. Saya dan orangtua mereka lainnya selalu semangati mereka dan jangan pernah putus asa,” ujarnya. (rel/tri)

Bangun Kampung Halaman di Sumut, DPRD-SU Galakkan Gerakan Marsipature Hutanabe

TERIMA: Ketua DPRD Sumatera Utara (DPRD-SU), Sutarto menerima Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Martabe Indonesia Sumatera Utara di ruang kerjanya, Jumat (20/7/2024) sore.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumatera Utara (DPRD-SU), Sutarto menerima Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Martabe Indonesia Sumatera Utara di ruang kerjanya, Jumat (20/7/2024) sore.

Pada pertemuan tersebut, Sutarto mengulas gerakan ‘Marsipature Hutanabe’, sebagai gerakan yang positif dalam membangun Sumatera Utara Ke depan.

Sutarto menjelaskan, konsep yang diperkenalkan Mantan Gubsu, Rajainal Siregar itu ditujukan kepada putera-puteri Sumut yang merantau dan sukses diperantauan untuk ingat dan kembali membangun kampung halamannya.

“Sebuah konsep pembangunan yang menjadikan Putera Daerah sebagai garda terdepan pembangunan daerah,” ucap Sutarto.

Sutarto pun mendorong Martabe Indonesia agar turut serta dalam pembangunan Sumut ke depan. Menurutnya, pembangunan tersebut dapat dimulai dari desa.

“Menggerakkan potensi desa dengan adanya dana desa, memaksimalkan Bumdes dan banyak lagi. Dalam hal ini DPRD akan ikut membantu sesuai dengan kewenangannya untuk program tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Martabe Indonesia, Robert Siregar didampingi para Pengurus DPD Martabe Indonesia seperti Hisar Siregar, Dion Malau dan jajaran lainnya, mengatakan bahwa Marsipature Hutanabe di era Rajainal Siregar digagas untuk pembangunan desa terpadu.

“Desa terpadu ini seperti desa mandiri. Desa tersebut direalisasikan dalam berbagai program pembangunan yang bertujuan untuk merangsang peningkatan peranserta masyarakat desa dan perantau desa,” katanya.

Saat ini, kata Robert, adanya dana desa dapat memaksimalkan potensi desa. Tentunya, dengan pengelolaan yang baik.

“Martabe dapat ikut berperan serta. Karena dalam pengamatan kami, pengelolaan dana desa dari hulu ke hilir masih jauh dari yang kita harapkan. Kita juga bisa membantu soal digitalisasi UMKM yang ada,” jelasnya.

Tak hanya itu, Sumatera Utara menurut Robert memiliki ‘Desa Bersinar’, yakni desa yang bersih dari segala aktivitas penyalahgunaan narkoba.

“Desa bersinar ini sebagai ‘role model’, bahwa desa harus mampu menjadi benteng menghadapi masalah narkoba yang merajalela di Sumut ini,” pungkasnya.
(map/han)

Tantangan PPK, PPS dan Pantarlih di Dairi, Digigit Anjing & Lakalantas hingga Opname

DIGIGIT ANJING. Salah Satu anggota PPS, Sehkata Parulian Situmorang, kaki kirinya digigit anjing saat melakukan verifikasi faktual. (Istimewa/Sumut Pos)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dairi, telah melaksanakan tahapan pemutakhiran dan pencocokan penelitian data pemilih (Coklit) sesuai daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) untuk Pilkada Dairi, 27 November 2024 mendatang.

Untuk melaksanakan pencoklitan dimaksud, KPU Dairi menerjunkan sebanyak 912 orang Pantarlih. Mereka/Pantarlih, harus melakukan pencoklitan sebanyak 230.581 pemilih.

Data tersebut merupakan data hasil sinkronisasi dari data penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Dairi yang terakhir. Pantarlih harus menyelesaikan pencoklitan di 535 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 15 Kecamatan.

Banyak persoalan dihadapi Pantarlih di lapangan, mulai penolakan sejumlah warga untuk mengikuti coklit, mengalami kecelakaan lalulintas dan harus dirawat di rumah sakit serta sejumlah Pantarlih digigit anjing saat mendatangi rumah warga/pemilih.

Ketua KPU Dairi, Ariyanto Tinendung melalui Divisi SDM dan Parmas, Ridwan Hendra Agustinus Samosir, Sabtu (20/7/2024) mengatakan, dalam menjalankan tugasnya, banyak kisah/kendala dialami penyelenggara pemilu kita seperti, panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS) serta Pantarlih saat melaksanakan tugasnya di lapangan.

Diantaranya, mendapat penolakan sebagian warga untuk dicoklit, mengalami kecelakaan lalulintas saat monitoring serta digigit anjing warga.

Ridwan menjelaskan, Seven Opranto Aritonang PPS Desa Tanjung Beringin 1, Kecamatan Sumbul, mengalami kecelakaan pada saat melakukan monitoring coklit.

Kemudian, Edy Berutu PPK Tanah Pinem sakit saat monitoring dan harus dibawa ke Puskesmas. Selanjutnya, kata Ridwan, Sehkata Parulian Situmorang, digigit anjing saat melakukan verifikasi faktual.

Ridwan menambahkan, KPU Dairi sedang memproses untuk memberi santunan kepada badan adhock terkait mekanisme pemberian santunan. (rud/han)

KPU Nisel Sosialisasi Penyusunan Daftar Pemilih Pilkada 2024

BERSAMA : Ketua KPU beserta anggota saat berfoto bersama dengan para undangan. IST/SUMUT POS

NISEL, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nias Selatan (Nisel) menggelar sosialisasi tentang pelaksanaan penyusunan daftar pemilih dalam penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan Tahun 2024 di Aula TBI, Kelurahan Pasar Teluk, Nias Selatan. Jumat(19/7).

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Bupati Nias Selatan, seluruh komisioner KPU Nias Selatan, Ketua Bawaslu Nias Selatan, perwakilan Kapolres, perwakilan Danlanal Nias, perwakilan dari Kejari Nias Selatan, perwakilan dari Lapas Nias Selatan, dan para ketua partai.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Nias Selatan, Benimeritus Halawa menyampaika. bahwa sosialisasi ini didasarkan pada PKPU No. 7 Tahun 2024 tentang Penyusunan Daftar Pemilih dalam Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota yang akan diadakan secara serentak pada 27 November 2024.

Benimeritus Halawa juga menegaskan bahwa tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) sudah berjalan sejak 24 Juni 2024, dan akan berlangsung hingga 24 Juli 2024.

Pencoklitan merupakan proses pemutakhiran data pemilih, di mana petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih/PPDP) bertemu langsung dengan pemilih untuk memastikan keakuratan data berdasarkan perbaikan dari RT/RW atau nama lain dan tambahan pemilih.

Lebih lanjut, Halawa menjelaskan bahwa e-coklit adalah sistem aplikasi berbasis elektronik yang digunakan oleh KPU untuk melaksanakan proses pencocokan dan penelitian data pemilih.

“Aplikasi ini dapat diakses melalui ecoklit.kpu.go.id, dan merupakan bagian dari upaya KPU untuk mendapatkan data pemilih yang valid dalam penyelenggaraan Pemilu maupun Pilkada”, ujar Halawa

Dalam sambutannya, perwakilan Bupati Nias Selatan yang disampaikan oleh Staf Ahli Bupati, Seksama Sarumaha, S.I.P., M.A., menyatakan apresiasinya terhadap kinerja KPU yang telah melaksanakan sosialisasi penyusunan daftar pemilih ini.

“Agar tidak ada masyarakat yang kehilangan hak pilihnya”, harapnya.

Sementara, Ketua Bawaslu Nias Selatan, Neli Pesta Hartati Zebua, juga memberikan apresiasi kepada KPU atas pelaksanaan sosialisasi ini.

Ia mengharapkan adanya kolaborasi dengan pemerintah untuk mengatasi masalah penduduk yang belum memiliki Kartu Keluarga (KK) atau Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dan memastikan data pemilih yang valid untuk penyelenggaraan pemilihan mendatang”, harap Neli. (mag-8/han)

Peran BUMN Dalam Kemerdekaan RI, PLN Teken Perjanjian Pelaksanaan BPBL Dengan Dirjen Ketenagalistrikan Tahun Anggaran 2024

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto pastikan calon penerima bantuan BPBL di Sumatera Utara akan mendapatkan manfaat program BPBL (19/7).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) melalui PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara baru saja menandatangani perjanjian pelaksanaan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi rumah tangga tidak mampu untuk wilayah Sumatera dan Jawa tahun anggaran 2024.

Bertempat di Balai Agung Astakona PLN UID Sumatera Utara (19/7/2024), penandatanganan perjanjian kerja sama BPBL dilakukan oleh Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail (EVP PPR) PT PLN (Persero) Kantor Pusat, Tonny Bellamy, dengan Dirjen Ketenagalistrikan PPK-1 Wilayah Kalimantan, Maluku, Nusra, dan Papua, Hardian, serta PPK-2 Wilayah Jawa dan Sumatera, Stefanus Wisnu Nusantoro. Turut hadir dan menyaksikan penandatanganan tersebut Executive Vice President Operasi Distribusi Sumatera Kalimantan PT PLN (Persero) Kantor Pusat, Agung Nugraha, dan Koordinator Distribusi Dirjen Ketenagalistrikan, Nur Hidayanto.

Dalam sambutannya, Koordinator Distribusi Dirjen Ketenagalistrikan, Nur Hidayanto, menyampaikan bahwa sebagai salah satu lembaga pemerintah di bidang energi dan sumber daya mineral, pihaknya bertanggung jawab untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan program BPBL sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Program BPBL bagi rumah tangga tidak mampu sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2022 tentang bantuan pasang baru listrik bagi rumah tangga tidak mampu. Untuk itu, dianggap perlu untuk melakukan perjanjian pelaksana BPBL dengan PT PLN (Persero) selaku perusahaan BUMN penyedia tenaga listrik di Indonesia,” ucap Nur Hidayanto.

Sementara itu, Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail (EVP PPR) PT PLN (Persero) Kantor Pusat, Tonny Bellamy, menjelaskan bahwa PT PLN (Persero) siap menjalankan amanah pemerintah sekaligus mendukung program BPBL.

“PT PLN (Persero) siap menjalankan program BPBL sesuai amanah dari pemerintah. Jumlah penerima program BPBL tahun anggaran 2024 ini meliputi wilayah Sumatera dan Jawa sebanyak 83.125 calon pelanggan rumah tangga tidak mampu,” jelas Tonny.

Pada kesempatan yang sama, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, mengatakan bahwa pihaknya akan mengawal dan memastikan seluruh calon pelanggan rumah tangga tidak mampu di Sumatera Utara mendapatkan manfaat dari program tersebut.

“Kami (PLN) pastikan seluruh calon pelanggan rumah tangga tidak mampu di Sumatera Utara akan mendapatkan program dari pemerintah ini. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat,” tutur Saleh.

Program BPBL ini sejalan dengan semangat kemerdekaan Indonesia yang ke-79 tahun, di mana PLN sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus berkomitmen untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan menyediakan akses listrik yang merata dan berkelanjutan. Melalui upaya ini, PLN berharap dapat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya mereka yang berada di wilayah-wilayah yang belum terjangkau layanan listrik. (ila)

Terhindar dari Kerontokan, Kenali Jenis Rambut Anda

SUMUTPOS.CO – Kesehatan rambut sangat penting bagi manusia. Selain sebagai pelindung kulit kepala, keberadaan rambut pada kaum perempuan dan laki-laki juga sebagai penambah penampilan agar lebih menarik. Tak heran, saat ini kaum perempuan dan laki-laki menjaga Kesehatan ramputnya dengan melakukan perawatan, baik dengan pergi ke tempat pusat kecantikan, salon hingga mengkonsumsi obat atau suplemen agar tidak rusak atau juga mengalami kerontokan.

Nah, sebelum membahas penyebab kerontokan rambut, ada baiknya terlebih dahulu mengenal jenis-jenis rambut yang kita miliki. Sebab, rambut memiliki tekstur yang biasa kita ketahui yakni rambut lurus, rambut bergelombang, ikal, dan
Coily Hair atau rambut kribo.

1. Rambut lurus

Rambut jenis ini biasanya tumbuh lurus, mengkilap, dan tipis. Namun sangat disayangkan, tipe rambut ini gampang sekali rontok apabila tidak dilakukan perawatan.

2. Rambut Bergelombang

Rambut tipe ini memiliki jenis antara lurus dengan ikal. Maksudnya di sini, rambut terlihat tidak terlalu lurus dan tidak juga keriting. Rambut bergelombang inipun memiliki kategori tekstur rambut yakni rambut yang masih memiliki pola rambut lurus, kemudian rambut bergelombang yang lebih tegas. Rambut bertekstur seperti ini lebih mudah untuk menjadi keriting dan sulit diatur. Selanjutnya, rambut bergelombang yang tebal. Rambut bergelombang tebal ini sangat sensitive dengan cuaca lembab, sehingga dengan mudah menjadi keriting.

3. Rambut Ikal

Rambut jenis ini juga terbagi lagi dengan beberapa pola yakni:

1. Rambut Ikal dengan Pola yang Lebar
Rambut ini biasanya memiliki volume yang lebih tebal daripada tipe 1a. Selain itu, rambut ini juga sangat mudah diatur dan bisa kamu tata dalam berbagai gayaSelain itu, jarak antara beberapa helai rambut dengan helai lainnya jauh lebih longgar. Akibatnya, rambut mudah kusut ketika disisir.

2. Mempunyai tekstur yang lebih padat dan bergelombang
Rambut ikal tipe ini memiliki tekstur yang lebih padat dan bergelombang. Hal tersebut dikarenakan pola ikal muncul dari akar dan lebih tebal. Sayangnya, karena bergelombang rambut ini mudah sekali kusut. Namun jika rutin menggunakan conditioner, rambut akan jadi lebih rapi. Jenis rambut inipun diketahui paling banyak disukai kaum Wanita.

4. Rambut Kribo

Rambut kribo adalah rambut yang memiliki pola ikal yang lebih padat dibandingkan rambut keriting atau ikal.
Rambut kribo memiliki bentuk seperti lilitan yang halus dan terlihat tipis. Beberapa perempuan mungkin akan mengubah gaya rambutnya jika bertipe ini.

Untuk menjaga kesehatan rambut agar terhindar dari kerontokan hingga berujung mengalami kebotakan. Ada beragam cara yang biasa dilakukan untuk menecegah kerotokan seperti pergi ke salon kecantikan, mengkonsumsi obat-obatan dari racikan ahli kecantikan, hingga mengonsumsi suplemen berupa vitamin rambut.

Namun untuk perawatan itu semua, tentunya Anda harus memiliki financial yang cukup agar bisa secara rutin melakukannya. Nah bila Anda mau melakukan perawatan rambut secara rutin dengan biaya minim, bisa melaksanakannya dengan menggunakan berbahan herbal.

1. Keramas dengan Air Dingin.
Melakukan keramas dengan air dingin bisa memperbaiki rambut secara perlahan. Karena air dingin bisa membantu melancarkan sirkulasi darah di kulit kepala, sehingga akar rambut mendapatkan nutrisi.

2. Minyak Almond, Solusi Ampuh untuk Kekayaan Rambut
Minyak almond merupakan salah satu bahan alami yang bisa membantu mencegah kerontokan rambut. Caranya sangat mudah, kamu hanya perlu mengoleskan minyak almond pada kulit kepala dengan gerakan memijat lembut. Biarkan selama sekitar 30 menit sebelum kamu mencuci rambutmu. Namun Anad harus rutin melakukannya untuk mengetahui perubahan pada rambut Andda.

3. Kurangi Penggunaan Alat Catok
Jika terlalu sering mencatok, rambut Ana akan terancam rusak. Coba kurangi penggunaannya sebanyak maksimal 2 hari sekali dengan suhu aman yaitu antara 130-150 derajat Celcius.

4. Membila Rambut dengan Teh Hijau
Teh hijau dikenal karena manfaatnya untuk kesehatan tubuh, namun tahukah kamu bahwa teh hijau juga bisa membantu mencegah kerontokan rambut karena antioksidadn teh hijau dapat membantu menjaga kesehatan kulit kepala dan memperkuat akar rambut.

5. Gunakan Sarung Bantal Sutera
Gesekan rambut yang terjadi saat kamu tidur bisa dikurangi dengan mengganti sarung bantalmu dengan sarung bantal sutera. Permukaannya lebih halus dan rata dibanding sarung bantal katun. Kamu juga bisa mencepol atau mengepang rambut saat tidur untuk mengurangi gesekan.

6. Lidah Buaya
Lidah buaya tak hanya memberikan manfaat untuk kulit, tapi juga untuk rambutmu! Gel lidah buaya memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik untuk perturbant dan kesehatan rambut. Kamu bisa mengoleskan gel lidah buaya pada seluruh bagian rambut sebagai masker sebelum membersihkannya.

7. Konsumsi Makanan yang Bergizi
Menjaga kesehatan rambut juga dapat dilakukan melalui asupan makanan yang bergizi. Pastikan kamu mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, ikan, dan buah-buahan.

Dengan mengenali jenis rambut Anda dan rutin melakukan perawatan demi mencegah kerontokan rambut. Anda akan semakin lebih percaya diri karena dengan memiliki rambut yang sehat akan meribah penampilan Anda lebih baik lagi. (bbs/han)

Awal September 2024, PWI Sumut Gelar SJI dan UKW

Ketua PWI Sumut, H Farianda Putra Sinik.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut akan menggelar Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada awal September 2024. Dua agenda ini merupakan program prioritas PWI Sumut sebagai upaya peningkatan kemampuan dan kompetensi wartawan anggota PWI.

Ketua PWI Sumut, H Farianda Putra Sinik, didampingi Sekretaris SR Hamonangan Panggabean dan Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Sumut Sugiatmo, Sabtu (20/07/2024) mengatakan, SJI akan digelar pada 9 hingga 13 September 2024. Sedang UKW pada 14 hingga 15 September 2024.

Dikatakan Farianda, sesuai dengan surat PWI Pusat Nomor 531/PWI-P/LXXVIII/2024, bahwa SJI ini dimaksudkan agar wartawan tingkat muda anggota PWI memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang menjaga integritas, memiliki wawasan kebangsaan, tetap berfikir kritis, dan mampu melaksanakan kegiatan jurnalistik yang multi-tasking di era kecerdasan buatan (AI).

Tujuannya agar wartawan PWI selalu terjaga integritasnya dan mampu meningkatkan
profesionalismenya, sehingga dapat memberikan pencerahan informasi yang bersifat edukatif dan inspiratif dalam memberdayakan masyarakat.

Farianda menjelaskan, kuota peserta SJI sebanyak 35 orang anggota PWI dengan persyaratan, sebagai berikut :

1. Usia: Peserta berusia antara 23 hingga 40 tahun. Kategori usia ini dipilih untuk
memastikan peserta berada dalam rentang usia produktif.

2. Peserta bekerja di media dan berdomisili di kota/kabupaten di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

3. Pengalaman Kerja: Para peserta harus sudah bekerja sebagai wartawan setidaknya selama satu tahun. Pengalaman kerja ini diharapkan untuk membantu peserta dalam memahami materi yang diberikan serta menerapkan ilmu yang diperoleh dalam praktik jurnalistik seharihari.

4. Latar Belakang Pendidikan: Peserta diklat diutamakan sarjana (S1) dengan berbagai disiplin ilmu. Latar belakang pendidikan ini dianggap penting untuk memperkaya perspektif dalam pembahasan isu-isu jurnalistik.

5. Memiliki komitmen dan motivasi untuk belajar dan meningkatkan ilmu serta kemampuan jurnalistik baik teori maupun praktik.

6. Anggota PWI

7. Harus mempunyai surat tugas atau ijin dari pimpinan media tempat bekerja

“Ini persyaratan yang ditetapkan oleh PWI Pusat,” ujar Farianda.

Pendaftaran SJI ditutup pada 31 Juli 2024 (atau jika sudah memenuhi kuota) dengan mengantar berkas ke sekretariat PWI Sumut melalui Kepala Sekretariat.

Sementara, lanjut Farianda, untuk UKW akan dibuka 7 kelas yakni, 3 kelas muda, 2 kelas madya, dan 2 kelas utama.

Persyaratar peserta UKW antara lain :
UKW Muda :

1. Foto (jpg), latar belakang merah/biru, resolusi jernih, menghadap ke depan, tidak pakai topi/penutup kepala, tidak nampak gigi, tidak pakai baju kaos.

2. KTP (pdf) file

3. Kurikulum vitae/daftar riwayat hidup (pdf) file.

4. Kartu PWI/bila belum anggota membuat surat pernyataan masuk anggota PWI (pdf) file.

5. Formulir (Pdf) file.

6.pernyataan non parpol (pdf) file.

7. Pengalaman Jurnalistik.

8. Surat rekomendasi Pemred untuk mengikuti UKW.

9. Verifikasi dari Dewan Pers, jika belum lampirkan Akta Media.

Untuk kelas madya selain persyaratan di atas, turut melampirkan sertifikat UKW tingkat sebelumnya. Formulir bisa diambil ke sekretariat PWI Sumut.
Pendafataran ditutup pada 31 Agustus 2024.

Pada kesempatan ini, Sugiatmo sebagai Kordinator SJI dan UKW mengingatkan kepada seluruh peserta yang akan mengikuti acara tersebut nantinya agar serius dan disiplin karena kesempatan ini sangat terbatas.

“Jangan ikut mendaftar tapi gak datang, kasihan teman-teman yang lain ingin ikut tapi sudah habis kuotanya untuk jadi peserta, ‘ tegas Sugiatmo mengingatkan.
Terkait berkasnya pun harus lengkap, tidak boleh ada yang kurang, tambahnya lagi.(rel/han)