Home Blog Page 6029

Eksportir Sumut Capai Devisa Lebih US$4 Milia

Dari kiri, Plt Kepala KPP Bea Cukai Belawan Mahdi Jafar, Sekjen DPP GPEI Toto Dirgantoro, dan Ketua DPD GPEI Sumut, Hendrik H Sitompul (foto; SumutPos)
Dari kiri, Plt Kepala KPP Bea Cukai Belawan Mahdi Jafar, Sekjen DPP GPEI Toto Dirgantoro, dan Ketua DPD GPEI Sumut, Hendrik H Sitompul (foto; SumutPos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sumut tetap peduli upaya peningkatan kelancaran usaha ekspor. Hal ini disampaikan langsung Ketua GPEI Sumut Drs Hendrik Halomoan Sitompul MM pada pertemuan Komunitas Belawan di Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Belawan (KPPBC), Kamis (16/8) lalu.

“Untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi rakyat Sumut, kegiatan ekspor-impor barang adalah hal yang prioritas. Sehingga perdagangan hasil pertanian dan produk UKM dapat berjalan lancar. Untuk itu, konsultasi masalah kepelabuhanan tetap kita lakukan ,” ucap Hendrik.

Rapat Komunitas Belawan dihadiri Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Belawan, Kepala Bea Cukai Belawan, Kepala Balai Karantina Belawan, Kepala Karantina Perikanan Belawan, GM BICT Belawan, serta sejumlah asosiasi, dan perusahaan ekspor.

Lebih lanjut, Plt Kepala KPPBC Belawan, Mahdi Jafar memaparkan, pendataan komoditi-komoditi ekspor ekspor beserta total penerimaan bea keluar pada bulan Januari hingga Juli tahun 2018. “Kami sudah melakukan pendataan komoditi kayu, biji kakao, karet, ikan, kopi, sayur mayur, rempah-rempah, pinang, kantong plastik, rokok, dan juga teh. Total penerimaan bea keluar di bulan Juli tahun 2018 mencapai Rp 2.000.000.000,” jelas Mahdi.

Mahdi melanjutkan, meski komoditi tersebut tidak dikenakan pajak ekspor, namun telah menghasilkan devisa yang cukup besar. “Selama ini kita telah menghasilkan devisa kepada negara yaitu mencapai US$ 4 miliar di bulan Januari hingga Juli 2018. Jadi walau tidak dikenakan pajak ekspor, tapi kita menghasilkan devisa untuk negara. Cukup besar peran serta ekspor, seperti pengguna jasa, pelaksana lapangan, dan semua yang tergabung dalam komuitas gabungan.

Di lain pihak, Dewan Pengurus Pusat (DPP) GPEI Toto Dirgantoro menyampaikan agar ekspor segera mengakhiri defisit neraca perdagangan. “Defisit perdagangan harus segera selesai. Kalau tidak, dalam situasi ancam mengancam dan perang dagang yang terjadi saat ini akan semakin memengaruhi ekonomi Indonesia. Pemerintah memutuskan untuk terus fokus meninjau dan mendorong ekspor,” ungkap Toto.

Di akhir rapat, Hendrik Sitompul yang juga anggota Komisi C DPRD Medan menyampaikan agar kerja sama antar pelaku usaha dan seluruh instansi dapat terus ditingkatkan. “Terima kasih untuk partisipasti saudara-saudara sekalian. Semoga kerjasama antar pelaku usaha dan seluruh instansi dapat kita tingkatkan demi kebaikan dan pertumbuhan ekonomi yang semakin baik,” harap Hendrik yang juga Alumni PPRA 52 Lemhannas RI itu.

Sebagai informasi, BPS mencatat, neraca perdagangan Indonesia berkali-kali defisit sejak awal 2018. Neraca Perdagangan RI baru bisa mencatat surplus pada Juni lalu yakni sebesar US$ 1,74 miliar. Namun untuk Januari-Juni 2018, neraca dagang Indonesia masih alami defisit, yakni sebesar US$ 1,02 miliar.

Berikut data neraca perdagangan RI selama 2018. Januari defisit US$ 756 juta, Februari defisit US$ 52,9 juta, Maret surplus US$ 1,12 miliar, April defisit US$ 1,63 miliar, Mei defisit US$ 1,52 miliar, dan Juni surplus US$ 1,74 miliar.(adz/ila)

Diskon 50 Persen untuk Tambah Daya

Lelan Hasibuan
Lelan Hasibuan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) secara serentak mengadakan Promo Gebyar Kemerdekaan 2018. Di wilayah PT PLN Area Medan, mengeluarjkan diskon biaya penyambungan (BP) tambah daya listrik sebesar 50% dengan maksimum potongan Rp10 juta dan promo paket layanan penyambungan sementara sampai dengan daya maksimum 5.500 VA.

“Promo tersebut berlangsung secara nasional mulai 17 Agustus  sampai 31 Oktober 2018. Promo ini dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia ke-73 yang jatuh pada 17 Agustus 2018,” ujar Manager PLN Area Medan Lelan Hasibuan, Minggu (19/8).

Melalui promo gebyar Kemerdekaan 2018, lanjut Lelan, pelanggan dapat mengajukan tambah daya mulai dari 220 VA (Volt Ampere) – 197 kVA (kilo Volt Ampere). Selain itu, ada juga promo paket layanan penyambungan sementara untuk kegiatan perayaan Hari Kemerdekaan dan lainnya dengan membayar Rp170.845 sudah termasuk 80 kWh (besarnya kWh tambahan mengikuti ketentuan PPJ Pemda setempat) dan selebihnya dapat diisi ulang. “Ketentuan besaran daya untuk promo paket layanan penyambungan sementara hanya berlaku sampai dengan daya maksimum 5.500 VA,” papar Lelan.

Untuk mendapatkan promo ini, pelanggan dapat langsung mendaftar ke Contact Center PLN 123 yang dapat diakses melalui ponsel (kode area+123), telepon 123, email pln123@pln.co.id, Twitter @pln_123, Facebook PLN 123, PLN Mobile dan website www.pln.co.id.(rel/ila)

BAORI Putuskan PBSI Sumut Harus Musprovlub Ulang

Badminton-ilustrasi
Badminton-ilustrasi

SUMUTPOS.CO – Kisruh di tubuh Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sumatera Utara memasuki babak baru. Teranyar kasus yang telah dilimpahkan lewat sidang di Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI), memuat keputusan agar Pengurus Pusat PBSI segera menggelar Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) ulang untuk memilih Ketua PBSI Sumut.

Dalam salinan keputusan BAORI disebutkan bahwa surat Nomor: 05/P.BAORI/V/2018 tertanggal 09 Agustus 2018 menyatakan, Surat Keputusan PP PBSI No: SKEP/047/4.2.2/V/2018 tertanggal 4 Mei 2018 tentang Pengukuhan Pengurus Provinsi PBSI Sumut masa Bhakti 2018-2022, dinyatakan batal demi hukum.

“BAORI selaku peradilan tertinggi olahraga tertinggi di tanah air telah menerbitkan putusan terkait gugatan Datuk Selamat Perry soal pencalonannya sebagai Ketua Umum PBSI Sumut hasil Musprovlub Februari 2018. Salah satu putusannya adalah membatalkan Surat Keputusan PP PBSI No SKEP/047/4.2.2/V/2018 tertanggal 4 Mei 2018 yang menetapkan Suripno Ngadimin sebagai Ketua Umum PBSI Sumut masa Bhakti 2018-2022,” ujar Kuasa Hukum Datuk Selamat Ferry, Juliandi SH MH dalam temu pers di Medan, Minggu (19/8).

Sebelumnya Datuk Selamat Ferry merupakan Ketua Terpilih Pengprov PBSI Sumut dalam Musprovlub di Medan pada 2-3 Februari 2018. Dia mendapat dukungan 16 voters. Sedangkan rivalnya Suripno Ngadimin memilih walk out bersama voters lainnya karena menilai Datuk Ferry cacat hukum terkait dugaan rangkap jabatan.

Lalu PP PBSI mengeluarkan SK Nomor: SKEP/047/4.2.2/V/2018 Tentang Pengukuhan Pengurus Provinsi PBSI Sumut Masa Bakti 2018-2022 pimpinan Suripno Ngadimin. Putusan ini pun digugat kubu Datuk Selamat Ferry ke BAORI hingga akhirnya BAORI dalam putusannya membatalkan SK tersebut.

BAORI juga memerintahkan pihak Termohon (PP PBSI) melaksanakan Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Sumut sesuai AD/ART PP PBSI untuk memilih Ketum Pengprov PBSI Sumut masa bakti 2018-2022 dengan tenggang waktu paling lambat 60 hari terhitung sejak putusan ini.

Juliandi membenarkan, dari sembilan putusan yang diterbitkan BAORI, sepintas terkesan membingungkan, karena di butir putusannya yang lain, dinyatakan Musprovlub PBSI Sumut pada 2-3 Februari 2018 dinyatakan sah, namun pencalonan kliennya (Pemohon) sebagai calon Ketua Umum PBSI Sumut dalam Musprovlub PBSI tersebut melanggar AD/ART PBSI.

Sementara butir putusan lainnya adalah menghukum Termohon (PP PBSI), Turut Termohon I (Suripno Ngadimin), Turut Termohon II (KONI Sumut) mematuhi putusan Arbitrase yang sifatnya final dan mengikat. Juga membebankan biaya perkara Rp50 juta kepada Termohon I, Turut Termohon I, dan Turut Termohon II.

”Makna batal demi hukum membuat tindakan apapun untuk dan atas nama Pengprov PBSI Sumut menjadi batal. Termasuk pengukuhan kembali Pengkot PBSI Medan dan pemecatan pegawai Sekretariat Pengprov PBSI Sumut,” jelasnya.

Sementara itu Datuk Selamat Ferry sendiri berharap semua pihak dapat menghormati putusan BAORI yang bersifat mengikat. “Saya berharap permasalahan Pengprov PBSI Sumut ini bisa segera selesai. Apalagi tugas PBSI Sumut semakin berat, khusunya menyiapkan atlet menghadapi Porwil dan PON 2020. Siapa pun yang terpilih dalam Musprovlub ulang nanti harus sama-sama didukung,” ucap Datuk Ferry. (don)

 

KONI Medan Lepas Mahasiswa PKL

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum KONI Medan melepas para mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unimed yang melakukan Praktek Kerja Langsung (PKL) di KONI Medan dalam acara sederhana di ruang kerjanya Gedung KONI Medan, Jalan Stadion, Medan, kemarin,

Acara pelepasan diawali dengan dialog antara Ketua Umum KONI Medan dengan para mahasiswa. “Kita memang ingin mendengar langsung dari para mahasiswa tentang tugas-tugas yang telah mereka lakukan selama di KONI Medan. Juga mendengarkan masukan, karena mereka telah terjun langsung ke lapangan,” sebut Eddy Sibarani.

Menurut Ketua Umum KONI Medan, ini merupakan kali ke enam KONI Medan dipilih sebagai tempat PKL. “Dan kita mengapresiasi atas pilihan dari institusi tempat mereka kuliah,” ucap Eddy Sibarani didampingi Kabid Binpres Drs Bambang Ryanto yang menjadi pembimbing selama PKL di KONI Medan.

Selama di KONI Medan, ucap Eddy Sibarani, para mahasiswa telah terjun langsung ke lapangan serta juga ikut di berbagai kegiatan KONI Medan seperti up-date data Porwil dan Porkot.

Eddy Sibarani berharap, dengan melakukan PKL di KONI Medan para mahasiswa dapat lebih memahami bidangnya, karena telah datang langsung ke pengcab-pengcab olahraga. “Kiranya ilmu yang telah diperoleh dapat diterapkan ke tengah-tengah masyarakat. Apalagi salah satu tujuan dari PKL yakni untuk mengaplikasikan ilmu-ilmu yang sudah diperoleh di semester sebelumnya,” sebut Eddy Sibarani.

Mahasiswa FIK Unimed yang PKL di KONI Medan adalah Akmal Fauzan Silalahi, Friski Wahyu Andika, M. Yudhi Wananda, Sandro Ibrahim Wijaya dan Tito Pambudi.

Bambang Ryanto mengatakan, PKL para mahasiswa FIK Unimed merupakan tuntutan kurikulum di Jurusan Ilmu Keolahragaan (IKOR). “Bahwa salah satu mata kuliah/materi yang harus diambil mahasiswa adalah PKL,” ucap Bambang Ryanto. (dek)

Kroser UD Rika Dominasi Gebyar Taput

FOTO: Kroser tim UD Rika yang berhasil mendominasi diabadikan bersama pemilik tim M Yusuf Silaban dan Jonius Taripar Hutabarat di sela acara motocros dan grastrack Gebyar Taput, 16-17 Agustus. (IST/SUMUT POS)
FOTO: Kroser tim UD Rika yang berhasil mendominasi diabadikan bersama pemilik tim M Yusuf Silaban dan Jonius Taripar Hutabarat di sela acara motocros dan grastrack Gebyar Taput, 16-17 Agustus. (IST/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kroser tim motocross UD Rika mendominasi kejuaraan grasstrack & motocross Gebyar Tapanuli Utara XVIII 2018 di pacuan kuda Siborongborong, 16-17 Agustus 2018.

Penampilan kroser UD Rika sangat menonjol dan nyaris menyapu bersih gelar juara kelas SE, dimana selain Robby Nasution yang menjadi juara pertama, tiga kroser andalan tim ini yakni Dona Siregar, Robby Sandi naik podium sebagai runner-up, juara keempat dan juara kelima.

Dalam persaingan kategori grastrack, tim UD Rika juga menyabet gelar juara pada sejumlah kelas, diantaranya Dona PM, Awal, Maxs A, bahkan Robby Nasution ikut berlomba dan juga menjadi juara kategori grasstrack.

M Yusuf Silaban, selaku pemilik tim UD Rika mengaku puas dengan prestasi yang ditunjukkan krosernya yang memenuhi target untuk tampil sebagai juara. Keberhasilan mendominasi Gebyar Taput menambah motivasi untuk berprestasi dalam event lainnya.

Dijelaskan, penampilan dalam Gebyar Taput merupakan partisipasi untuk menyemarakkan prestasi otomotif. Apalagi M Yusuf Silaban juga mantan kroser yang aktif berlomba pada era tahun 2.000-an.

Diungkapkan, keberhasilan mendominasi Gebyar Taput berkat persiapan matang, dan pemilihan kroser sehingga bisa menurunkan 10 orang kroser berkualitas. Yusuf Silaban bahkan merencanakan akan menghadirkan kroser nasional maupun internasional untuk menyemarakkan Gebyar Taput tahun 2019.

Keberhasilan tim UD Rika disambut gembira Jonius Taripar Hutabarat sebagai tim, yang mengaku bangga dam terharu M Yusuf bisa mendatangkan pembalap berkualitas.

“Saya puas bisa menyaksikan langsung penampilan kehebatan kroser binaan M Yusuf Silaban,” ata jonius yang antusias mendengar rencana Yusuf Silaban mendatangkan pembalap nasional dan internasional tahun depan. (dek)

Senang Membaca, Punya Koleksi Buku

Muslim Harahap
Muslim Harahap

SUMUTPOS.CO – Di balik tugas dan tanggungjawab sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan, ternyata Muslim Harahap punya kegemaran membaca. Dari hobby nya itu, Muslim ada mengoleksi berbagai jenis buku.

BAGINYA, membaca merupakan hal yang sangat menyenangkan. Setelah membaca, menurut alumni APDN 1996 ini dirinya merasa lebih siap melakukan aktifitas kembali.

“Awalnya dulu senang membaca komik Kho Ping Hoo. Komiknya itu ada sampai dua puluhan buku,” ungkap Muslim membuka obrolan dengan Sumut Pos, Senin (13/8).

Banyak jenis buku yang kerap dibaca Muslim. Mulai dari buku biografi yang dapat menjadi inspirasi, buku Agama Islam, sejarah hingga pengetahuan umum.

“Buku itu jendela dunia. Kalau kita tidak baca, bagaimana kita mau tahu dunia ini. Banyak yang saya dapat dari membaca, saya aplikasikan dalam kehidupan saya sehari-hari,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan.

Karena kesenangannya membaca, mobil dan ruang kerja bapak empat anak itu terdapat banyak buku. Terlebih lagi di rumahnya, Muslim mengaku memiliki cukup banyak buku.

Bahkan, sudah beberapa kali disumbangkannya ke perpustakaan sekolah dan swadaya. Buku-buku itu dimilikinya hasil dari keseringannya membeli buku.

“Hampir kalau setiap ke Jakarta, saya menyempatkan membeli buku. Kalau di Medan, juga sering menyempatkan diri ke toko buku,” kata pria lulusan Pasca Sarjana Program Studi Pembangunan Universitas Sumatera Utara (USU).

Seiring dengan kemajuan teknologi, kegemaran membaca Muslim semakin tersalurkan. Sebab, buku-buku sudah bisa diakses via ponsel cerdas.

Namun sebelum tidur, Muslim mengaku selalu menyempatkan diri membaca buku. Bahkan disebutnya, dia sulit tidur apabila tidak membaca.

“Kalau kesenangan saya itu turun pada anak, ada. Khususnya putri saya yang dokter dan juga putra saya yang alumni STPDN itu. Bahkan, sampai-sampai juga harus diingatkan,” tandasnya.

Dikutip dari berbagai sumber, membaca ternyata memiliki banyak manfaat. Mulai dari meningkatkan kapasitas memori otak, membantu kemampuan berpikir analitis, menambah pengetahuan, memperluas cakrawala, menurunkan tingkat stres, mengasah kemampuan otak, mencegah alzheimer, meningkatkan konsentrasi, meningkatkan kualitas tidur hingga membuat rasa bahagia.(ain/ala)

Diana Krall ‘Sihir’ Ribuan Penonton

Diana Krall di Prambanan Jazz.
Diana Krall di Prambanan Jazz.

SUMUTPOS.CO – Meski lagu Just The Way You Are tidak dibawakan, Diana Krall tetap tampil memukau di panggung Prambanan Jazz 2018. Ia sukses menghibur ribuan orang yang memadati kawasan Candi Prambanan, Jogjakarta, Sabtu (18/8) malam.

Pianis sekaligus penyanyi asal Kanada itu, naik panggung sekira pukul 21.30 WIB. Dengan mengenakan blus hitam dengan motif bunga, ia langsung duduk di depan grand piano.

“Hallo Jogjakarta, ini adalah pertama kalinya saya berada di sini,” kata Diana, melambaikan tangan menyapa penonton.

Menu pembuka yang disajikan perempuan 53 tahun itu, untuk Prambanan Jazz 2018 adalah Deed I Do. Tidak butuh waktu lama baginya untuk meraih tepuk tangan meriah penonton. Pada lagu awal tersebut, Diana dan band pengiringnya langsung memamerkan skill dengan suguhan bernuansa swing jazz. Spontan penonton pun memberikan sambutan meriah di pengujung lagu. “Terima kasih, senang bisa berada di tempat indah ini, bersama musisi lainnya. Saya akan membawakan banyak lagu cinta malam ini,” ujarnya lagi.

Bersama Anthony Wilson (gitar), Kareem (drum), dan Robert (contrabass), Diana melanjutkan aksi panggung di Prambanan Jazz 2018. Lagu selanjutnya yang dibawakan adalah Love, dilanjutkan dengan S Wonderful. Dua lagu itu cukup membangkitkan semangat bernyanyi penonton. Di area festival, terdengar jelas semangat penonton ikut menyanyikan lagu tersebut. “Saya seperti berada di rumah sendiri, saya biasa bermain untuk orang-orang yang ingin bernyanyi,” ucapnya.

Aksi memukau Diana terus berlanjut dengan sajian penuh skill. Jemarinya begitu lincah memainkan notasi-notasi sulit. Begitu juga band pengiringnya yang acap kali unjuk kebolehan dengan alat musik masing-masing. Meski tanpa partitur, mereka begitu rapi dan tidak pernah sekalipun kehilangan tempo. Seperti pada Blue Skies, When I Look in Your Eyes, Simple Twist of Fate milik Bob Dylan, dan I was Doing Alright.

Tanpa banyak jeda, Diana melanjutkan repertoar dengan lagu lainnya. Tembang yang kini dibawakan adalah Cheek to Cheek, I’ve Got You Under My Skin, yang pernah dipopulerkan oleh musisi legendaris Frank Sinatra.

Pada panggung Prambanan Jazz 2018, Diana juga menyempatkan diri mengenang Aretha Franklin. Penyanyi perempuan itu, diketahui baru saja meninggal dunia beberapa hari lalu. “Aretha Franklin baru meninggal dunia. Ia banyak menginspirasi saya,” katanya.

Satu jam lebih berlalu, Diana mulai memainkan menu-menu akhir untuk penonton Prambanan Jazz 2018. Di tengah dinginnya malam, ia membawakan materi, seperti Corcovado, East of the Sun, dan I Just Found Out About Love. Ditambah 2 lagu yang benar-benar menjadi penutup, yakni How Deep is the Ocean, dan Fly Me to the Moon. ‘Sihir’ Diana di Candi Prambanan berakhir tepat pukul 23.00 WIB. (mg3/jpnn/saz)

Unimed Terapkan Kurikulum Berbasis KKNI

WISUDA: Rektor Unimed Prof Syawal Gultom saat mewisuda mahasiswa Program Pascasarjana Unimed, belum lama ini.(foto:SumutPos)
WISUDA: Rektor Unimed Prof Syawal Gultom saat mewisuda mahasiswa Program
Pascasarjana Unimed, belum lama ini.(foto:SumutPos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Universitas Negeri Medan (Unimed) menerapkan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) bagi seluruh mahasiswa, dengan tujuan agar lebih berdaya saing di masa mendatang.

Rektor Unimed, Prof Syawal Gultom mengatakan, KKNI merupakan wujud proses perkuliahan mahasiswa yang diarahkan agar dapat mengubah pola pikir, pola belajar, gaya hidup, dan karakter dalam bersikap.

“Dalam proses perkuliahan, semua mahasiswa melalui bimbingan dosen harus mampu menghasilkan produk perkuliahan sesuai konten dari mata kuliah,” tutur Syawal, baru-baru ini.

Dengan perkuliahan berbasis KKNI, Syawal menilai, akan membuat mahasiswa lebih memiliki kreativitas dan kualitas pendidikan yang lebih tinggi di masa mendatang. Serta menghasilkan karya yang diciptakan dari ilmu pengetahuan yang dikuasai. “Melalui perkuliahan yang diikuti bersama dosen, dan dengan kurikulum berbasis KKNI, diharapkan akan banyak karya, inovasi, dan kreativitas yang dapat dihasilkan oleh mahasiswa nantinya,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, tantangan hidup ke depan akan jauh lebih sulit dihadapi, di antaranya pemberantasan korupsi, penguatan daya saing, dan revolusi industri 4.0. Tantangan-tantangan ini tidak boleh membuat generasi muda menjadi patah semangat. “Karena saya yakin, sepanjang kita bersatu, memiliki komitmen untuk berubah, bersungguh-sungguh, bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja amanah dalam bidang dan tugas masing-masing, pasti kita mampu menjawab tantangan tersebut. Tugas mahasiswa ya belajar, belajar, dan belajar,” pungkas Syawal. (gus/saz)

QNET Tegaskan Komitmen QNETPRO

PERKENALKAN: General Manager QNET Indonesia, Ganang Rindarko memperkenalkan empat produk Eternaleaf.
PERKENALKAN: General Manager QNET Indonesia, Ganang Rindarko memperkenalkan empat produk Eternaleaf.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – QNET, sebuah perusahan direct selling atau perusahaan penjualan langsung, dengan penuh kebanggaan menyampaikan kerja sama QNET dan Eternaleaf, produk baru yang bisa didapatkan melalui toko online QNET atau QNET e-Store.

Eternaleaf adalah sebuah rangkaian produk perawatan tubuh alami yang terbuat dari Minyak Buah Merah Papua, dan memiliki kandungan anti radikal bebas tertinggi.

Eternaleaf merupakan sebuah rangkaian produk perawatan tubuh yang terbuat dari Minyak Buah Merah Papua. Buah Merah Papua adalah buah kebanggaan dari tanah Papua, karena buah merah ini hanya dapat tumbuh dan berbuah dengan baik di tanah Papua. Buah Merah Papua memiliki kandungan anti radikal bebas tertinggi, sehingga bermanfaat untuk menjaga kulit agar lebih sehat, lembut, dan bercahaya.

Melalui QNET e-Store di www.qnet-indonesia.co.id, Eternaleaf ini dijual melalui sistem yang sudah dikembangkan oleh sistem QNET, yaitu konsep direct selling.

Sony Umumkan 6 Ponselnya Pakai Android 9 Pie

 

SUMUTPOS.CO – Setelah Google merilis OS terbaru Android 9 Pie, Sony langsung mengumumkan enam ponselnya yang akan mendapatkan pembaruan ke Android 9 Pie mulai September hingga November 2018. Apa saja?

Seperti dilansir Gizmochina, Minggu (19/8), perangkat yang akan mendapatkan Android 9 Pie di antaranya Sony Xperia XZ Premium, Sony Xperia XZ1, Sony Xperia XZ1 Compact, Sony Xperia XZ2, Sony Xperia XZ2 Compact dan Sony Xperia XZ2 Premium.

Pembaruan yang cepat dilakukan Sony dirasa tidak begitu mengejutkan, mengingat posisi Sony dalam program Android P Beta dan Sony juga memiliki catatan sejarah selalu cepat dalam pembaharuan OS.

Selain keenam ponsel di atas, Sony dikabarkan akan memperbarui keluarga XA2 ke OS Android 9 Pie pada awal tahun 2019 mulai dari Sony Xperia XA2, Sony Xperia XA2 Ultra dan Sony Xperia XA2 Plus.

Dengan pemperbarui Android 9.0 Pie, diklaim mampu meningkatkan aspek vital dari smartphone seperti masa pakai baterai yang lebih lama berkat fitur Adaptive Battery baru, kontrol gerakan di mana akan ada fitur baru yang mendukung satu tombol home yang berarti pengguna dapat bernavigasi di perangkat mereka dengan jentikan jari saja.

Selain sistem navigasi baru dan baterai yang adaptif, masih banyak fitur lain seperti tingkat kecerahan layar menakjubkan yang dapat diperoleh dari sistem Android 9 Pie nantinya. (mg9/jpnn)