Home Blog Page 6039

Lelang untuk Beli Mobil Baru Gubsu dan Wagubsu

 

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pensiunan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) diminta legowo mengembalikan mobil dinas sebagai fasilitas yang pernah diberikan saat mengemban amanah jabatan. Imbauan ini sebagai langkah Pemprovsu untuk kembali menata aset.

“Mohon maaf kepada senior-senior saya kalau ada aset yang masih dibawa seperti kendaraan dinas, tolong dikembalikan. Pemprovsu mau tarik dulu semua aset mobil dinas ini sebagai upaya penatausahaan aset,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) R Sabrina kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (14/8).

Secara keseluruhan, kata Sabrina, penatausahaan aset ini sebagai upaya membereskan aset-aset daerah milik Pemprovsu agar tidak berantakan. Apalagi diketahuinya, persoalan kendaraan dinas pada organisasi perangkat daerah (OPD) belum diakomodir secara maksimal.

“Seperti kemarin pernah disampaikan Binsar Situmorang (Kepala Dinas Lingkungan Hidup), bahwa tiga kepala bidangnya ada yang belum mendapat mobil dinas (mobnas). Sementara di OPD lain ada kita dengar mobil dinasnya berlebih. Inilah yang mau kita tata lagi. Jadi harus dikembalikan dulu semua setelah itu akan kita distribusikan sesuai kebutuhan,” terangnya.

Ke depan, sambung Sabrina, distribusi mobnas tidak berdasarkan permintaan tapi sesuai kebutuhan. Mengingat Pemprovsu sudah memasang target memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan neraca aset dari Badan Pemeriksa Keuangan.

“Selama ini aset-aset kita belum terangkum dengan baik. Makanya ke depan neraca aset kita ini diharapkan bisa mendapat WTP, sebagaimana catatan dari BPK. Begitupun saat ini saya mau persuasif dulu. Yang paling gampang caranya saya mau gelar apel mobil dinas. Biar kelihatan nanti di situ tiap OPD punya kendaraan berapa,” papar Sabrina.

Adapun alasan pejabat aktif dan pensiunan enggan mengembalikan fasilitas tersebut, menurutnya, lantaran sudah familiar kendaraan itu dipakai selama bertahun-tahun.

Di samping itu ada kekhawatiran pejabat lama yang belum tentu diberi fasilitas serupa ketika bertugas di tempat yang baru.

“Jadi sekarang ini saya sudah menginstruksikan tentang penatausahaan aset, di antaranya aset kendaraan. Diminta dikembalikan dulu ke dinas masing-masing, setelah itu kita distribusikan sesuai kebutuhannya. Termasuk kendaraan yang sebelumnya kita tarik dari anggota dewan,” katanya.

Kesempatan itu dirinya juga mengungkapkan, Pemprovsu bakal melakukan pengadaan kendaraan dinas baru bagi gubernur dan wakil gubernur Sumut terpilih. Hal ini diakui Sabrina sesuai ketentuan berlaku yang mana setiap kepala daerah yang baru berhak atas fasilitas tersebut.

“Pastinya memang akan kita berikan untuk gubernur dan wakil gubernur baru. Akan kita adakan lagi dengan cara lelang untuk kebutuhan ini. Karena memang setiap gubernur baru berhak atas fasilitas tersebut,” katanya.

Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol) PP Sumut Anthony Siahaan mengaku pihaknya belum mendapat instruksi dalam hal penanganan aset daerah terkhusus mobnas ini. Namun diakuinya bahwa sudah ada surat edaran ke seluruh OPD dari Sekdaprovsu terkait penataan ulang aset milik pemprov.

“Tentu nanti akan ada rapat koordinasi sebelum kegiatan dilaksanakan. Sejauh ini kami belum mendapat instruksi tersebut,” katanya.

Sebagai instansi tunggal penegak perda menurut dia pihaknya memang berkewajiban dalam mengamankan aset daerah. Sebelum pengamanan dilakukan terhadap OPD lain, pihaknya mengakui saat ini sedang melakukan pendataan atas aset yang mereka miliki dan pakai.

“Sekarang inikan kita gak pegang data. Kita tunggulah dulu inventarisir dari bagian aset soal ini. Setelah ada instruksinya kita siap bekerja,” katanya. (prn/azw)

 

Hari Ulang Tahun ke 101 Tebingtinggi

SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan didampingi beberapa kepala daerah se-Indonesia, membuka Tebingtinggi Ekspo di Lapangan Merdeka Jalan Sutomo Tebingtinggi, Rabu (11/8). Kegiatan yang digelar mulai 11 hingga 15 Juli 2018, merupakan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tebingtinggi ke 101.

“ACARA Tebingtinggi Ekspo ini merupakan rangkaian perayaan HUT Kota Tebingtinggi yang ke 101 tahun. Kita berharap dengan adanya Tebingtinggi Ekspo tingkat nasional ini, kita lebih bisa memperkenalkan Kota Tebingtinggi menuju Kota Jasa kepada daerah lain,” ujar Wali Kota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan dalam sambutannya.

Keesokan harinya, Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi melanjutkan rangkaian HUT Tebingtinggi ke 101. Yaitu, seminar Tebingtinggi Economic Forum.

Mewakili Pj Gubernur Sumatera Utara, Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan dan Kesra Setda Provsu Ir Ibnu Sri Hutomo hadir dalam seminar tersebut.

“Kota Tebingtinggi merupakan sebuah kota segi tiga perekenomian di Provinsi Sumatera Utara. Potensi pertumbuhanya sangatlah besar diwaktu mendatang, perlu ditindaklanjuti secara konkrit,” ujar Ibnu dalam sambutannya, Kamis (12/8).

Dijelaskan Ibnu, Kota Tebingtinggi posisinya berada diantara proyek-proyek berskala internasional. Itu menjadi pendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Seperti KEK Sei Mangkei, Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung dan PT Inalum,” sebut Ibnu.

Menurut Ibnu, seminar ini tentunya sangat penting. Terlebih lagi dengan para narasumber yang bertaraf nasional.

Pesertanya juga bukan hanya wali kota/ bupati dari Sumut. Tetapi juga dari luar Provinsi Sumut.

“Untuk itu, mari manfaatkan seminar ini sebaik-baiknya,” pinta Ibnu.

Sementara, Wali Kota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan mengucapkan selamat datang kepada para wali kota/bupati serta undangan lainnya.

“Seminar ini merupakan salah satu sarana untuk menyikapi peluang meningkatkan pertumbuhan Kota Tebingtinggi kedepan sebagai Kota Jasa,” ujar Umar Zunaidi dalam sambutannya.

Umar Zunaidi mengaku, sengaja mengundang nara sumber yang sangat berkompeten dibidangnya. Harapannya, untuk mencarikan solusi dan menangkap peluang-

peluang tersebut yang natinya dapat dijadikan acuan buat Kota Tebingtinggi.

“Selain itu kami juga mengundang Bupati Kulon Progo, dr Hasto Wardoyo SpOG (K) sebagai bupati terbaik Indonesia. Dan kami perlu pula mendengarkan sukses storynya,” tutur wali kota.

“Meskipun ia seorang dokter spesialis, tetapi mampu dan sukses memimpin suatu daerah,” sambungnya.

Hadir sebagai narasumber, Asisten Deputi Perumahan, Pertanahan dan Pembiayaan Kemenko Bidang Perekeomian, Dr Ir Bastari Panji Indra MSP; Walikota Tanggerang Selatan, H Airin Rachmi Diary SH MKn; mewakili Kementerian PPN/Bappenas, Ir Basah Hernowo MA; mewakili PT Inalum, Dr Marwan Batu Bara. Sedangkan moderator dibawa, Prof Sirojuzilam SE.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Perwakilan BI Sumut, Arif Budi Santoso; mewakili PT Pelindo I, Dasman Parlindungan Tamba;

Dirut PT Bank Sumut, Edie Rizliyanto dan Manager KEK Sei Mangkei, David Tobing; Badan Otorita Danau Toba, Rommy Fauzi.

Acara seminar juga diisi dengan penandatanganan kerjasama antara PDAM Tirta Bulian, PT PP, Pemko Tebingtinggi dan PT Jasnita Telekomindo. Sekaligus diisi launching 112 (Call Center Pemko Tebingtinggi) bersama Kominfo.

Sebelum Tebingtinggi Ekspo 2018 dibuka, Pemko Tebingtinggi juga melaksanakan kegiatan Karnaval yang diikuti dari Kabupaten Kota se-Sumatera Utara, Tangerang Selatan, Pekalongan dan daerah lain dari seluruh Indonesia.

Karnaval sangat meriah dan disaksikan ribuan masyarakat Kota Tebingtinggi. Acara karnaval dihadiri Pj Gubernur Sumatera Utara Drs Eko Subowo, Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Wakil Walikota Tebingtinggi Oki Doni Siregar, Forkompinda dan pimpinan OPD se-Kota Tebingtinggi.

Rangkaian HUT Tebingtinggi akan diakhiri dengan hiburan rakyat yang dihibur artis artis ibu kota, 11 Agustus 2018.(ian/ala)

Merampok Modus Pecah Kaca Mobil di Medan

INTEROGASI: Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis menginterogasi tersangka usai dilumpuhkan Tim Gagak Polsek Medan Labuhan, Rabu (14/8).(Ffoto : Fachril/SumutPos)
INTEROGASI: Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis menginterogasi tersangka
usai dilumpuhkan Tim Gagak Polsek Medan Labuhan, Rabu (14/8).(Ffoto : Fachril/SumutPos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PM alias Koven (32) tersungkur ditembak petugas Polsek Medan Labuhan. Pasalnya, perampok spesialis pecah kaca mobil itu melawan dan berusaha kabur saat ditangkap.

TERSANGKA ditembak Selasa (14/8) sekira pukul 02.30 WIB. Akibatnya, paha kiri warga Jalan Komplek Lama, Lorong 7, Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan itu menderita luka tembak.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis mengatakan, tersangka ditangkap atas laporan korban Handoyo Vinargo (25) warga Jalan Asia, Gang Suasa, Nomor 3F, Kelurahan Sei Rengas, Kecamatan Medan Kota.

“Laporan korban diterima dengan nomor LP/491/VIII/2018/Pel-Belawan/Sektor Medan Labuhan, tanggal 13 Agustus 2018,” ujar Ikhwan.

Dalam laporannya, korban mengaku telah dirampok tersangka usai mengambil uang di BCA KIM I. Saat parkir di Warung Soto Aidil di Pasar II Mabar, kaca mobil korban dipecah.

“Saat itu korban memarkirkan mobil Toyota Inova Hitam BK 1415 LU miliknya di belakang warung,” kata kapolres.

Ketika korban makan siang, seorang pengunjung mengatakan kaca mobilnya pecah. Khawatir, korban keluar dan melihat kaca mobilnya sudah pecah dan uang sebanyak Rp22 juta miliknya raib.

“Saat itu, ada saksi yang melihat tersangka mengambil uang korban dengan cara pecah kaca. Kemudian, lari menggunakan sepedamotor Yamaha Jupiter MX King warna kuning tanpa nomor polisi,” kata kapolres.

Mendapat laporan dari korban, Timsus Gagak Polsek Medan Labuhan melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP). Ciri-ciri pelaku pun didapat.

Tak lama, petugas mendapat informasi pelaku sedang bermain judi jackpot di Jalan Keramat Simpang Komplek TKBM, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan.

“Jadi tersangka ditangkap saat bermain judi, usai berbagi hasil rampokan dengan temannya yang masih dalam pengejaran,” ungkap kapolres didampingi Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Bonar H Pohan.

Dari tersangka petugas mengamankan, 1 unit sepedamotor Yamaha Jupiter MX King warna kuning hitam tanpa nomor polisi, uang pecahan Rp100.000 sebanyak 5 lembar yang diduga milik korban, uang pecahan Rp 5000 sebanyak 4 lembar, uang pecahan 50 Yuan sebanyak 1 lembar, 1 set alat hisap sabu/bong, 4 buku tabungan tahapan BCA, SIM A, SIM C, KTP, 2 STNK, 1 unit HP merk Samsung warna putih, 1 helm, 2 buah topi dan 4 buah paku runcing untuk gembos ban.

Selain itu, 2 mancis, 2 plastik klip lis merah kosong habis pakai, 1 lembar cek milik korban senilai Rp50 juta, 1 lembar kwitansi jual beli milik korban, 1 bundel bon faktur, 1 unit TV Polytron warna hitam dan dokumen lain milik korban.

“Saat kita melakukan pengembangan, tersangka melawan dan berusaha melarikan diri. Akibatnya tersangka kita lumpuhkan dengan tembakan ke arah kaki. Selanjutnya kita boyong ke Rumkit AL Belawan untuk mendapat perawatan medis,” tambah Pohan.

Dalam catatan Kepolisian, tersangka merupakan residivis yang sudah dua kali masuk penjara dengan kasus yang sama. Yakni, pencurian dengan pemberatan (Curat/Perampokan).

“Terakhir tersangka ditangkap petugas Polsek Percut Seituan dengan kasus Curat dan cuma dihukum selama empat bulan penjara. Setelah bebas, main dan kami tangkap lagi,” jelas Pohan.(fac/ala)

Kerajinan Rotan Mendapat Nilai Lebih di Berbagai Kalangan

JUAL: Kerajinan jual untuk perlengkapan rumah tangga siap untuk dijual di Dusun Dinding, Stabat, Kabupaten Langkat.(foto : Istimewasumutpos)
JUAL: Kerajinan jual untuk perlengkapan rumah tangga siap
untuk dijual di Dusun Dinding, Stabat, Kabupaten Langkat.(foto : Istimewa\sumutpos)

LANGKAT, SUMUTPOS.CO -Berbagai Ragam Produk anyaman berbahan baku Rotan masih mendapat minat yang tinggi di kalangan Konsumen, mulai dari kalangan bawah, menengah, hingga Konsumen kalangan atas.

Di Kabupaten Langkat, salah satu Pengrajin anyaman Rotan, hingga kini terus melakukan inovasi untuk memenuhi kebutuhan Konsumen.

Para Pengrajin Industri anyaman Rotan ini bisa menghasilkan Produk seperti kursi Rotan, Sofa, Ayunan dan lainnya, sehingga usaha mereka tidak tergerus oleh kemajuan jaman.

Terlebih, Produk bahan baku Rotan muncul dengan Desaign atau model terbaru, sehingga Produksi berbahan baku Rotan tersebut mampu bersaing di Pasaran.

Salah satu Pengrajin Rotan adalah Fadlan Peranginangin, pengerajin asal Langkat warga Dusun Dinding, Desa Jentera Stabat, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat ini, sudah semenjak 20 tahun lalu terus menggeluti usaha yang memproduksi berbagai macam bentuk kerajinan tangan dari Rotan.

Di lokasi usaha miliknya, terlihat sejumlah Perlengkapan rumah tangga berbahan Rotan seperti Kursi, Sofa, Ayunan dan Produk Rumah Tangga lainnya.

Saat ini, Fadlan memiliki 25 orang Karyawan yang berpengalaman. Bahkan dalam satu bulan, usaha yang di milikinya ini mampu memproduksi 50 sampai 60 Set Kursi untuk memenuhi permintaan Pasar.

Berbagai kerajinan Rotan milik Fadlan tidak hanya di pasarkan di Wilayah Langkat saja, namun sampai ke Wilayah Aceh, Medan, hingga Provinsi Riau. Sebab, menurut Fadlan, Ayunan
Gantung berbahan Rotan masih menjadi Primadona Warga
Untuk perlengkapan Rumah.

Sedangkan untuk harganya, satu Produk Ayunan Gantung di jual mulai dari harga 1 Juta hingga 2 Juta Rupiah, itupun tergantung Model dan tingkat kesulitan pembuatannya.

“Untuk Bahan bakunya saya peroleh dari Kabupaten Langkat, Tanah Karo hingga Dairi,” tutur Fadlan Peranginangin.

Menurutnya, Komoditas hasil olahan Rotan masih menempati Pasar yang lumayan baik di Sumatera Utara maupun di Provinsi lain.

Tidak ingin usahanya bangkrut di karenakan kemajuan jaman, Fadlan terus melakukan Inovasi agar produk Produk Rotan nya mampu bersaing dengan Produk olahan Pabrik. (bam/ram)

Pantauan Harga Sembako di Medan

Pedagang sayur mayur di Pasar Petisah Medan, kamis (19/8).(foto : SUTAN SIREGAR/SUMUT POS)
Pedagang sayur mayur di Pasar Petisah Medan, kamis (19/8).(foto : SUTAN SIREGAR/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hadil pemantau harga dari Tim Pemantau Harga Pangan Sumut dibeberapa pasar tradisional di Kota Medan menunjukkan harga daging ayam turun, sedangkan harga sayuran mulai naik.

Saat ini, harga daging ayam berkisar di angka Rp31 ribu perkilogram, padahal sebelumnya sempat menginjak Rp38 ribu perkilogram. Sedangkan untuk harga telu ayam masih tetap, berkisar Rp24 ribu perkilogram.

Ketua Tim Pemantau Harga Pangan Sumut, Gunawan Benjamin. penurunan harga daging ayam disebabkan dengan pasokan sudah berangsur membaik sehingga diperkirakan dengan kesedian terjaga. Harga daging ayam bisa stabil dengan harga kisaran dibawah Rp 30 ribu perkilogramnya. Sedangkan, harga telur ayam masih bertahan mahal atau masih sama sekitar Rp1400 hingga Rp1600 per butirnya.

“Seperti dengan harapan kita semua, agustus ini sejumlah bahan pokok berpeluang mulai turun,” ucap Pengamat Ekonomi dari Universitas Islam Sumatera Utara (UINSU) itu.

Penurunan harga juga dialami oleh cabai merah dengan harga di pasarannya berkisaran Rp27 ribu perkilogram atau tergolong normal. Namun, harga cabai rawit mengalami kenaikan harga berkisaran mencapai Rp40 ribu perkilogram.

“Dengan kondisi ini, Saya memperkirakan Sumut berpeluang mencetak deflasi di bulan ini jika saja tidak ada gangguan yang sifatnya sulit diprediksikan seperti cuaca. Karena beberapa hari terakhir di Medan itu panasnya terik sekali. Sehingga membuat sayuran cepat layu. Ditambah pasokannya yang sedikit harganya menjadi sulit untuk dikendalikan,” jelas Gunawan.

Akibat cuaca ekstrim belakangan terjadi, Gunawan menyebutkan berdampak dengan kenaikan harga sayur mayur. Dimana kenaikan harga sudah terjadi dalam sepekan di Bulan Agustus ini.

“Sebagai gambaran, buncis dijual dikisaran Rp12 ribu perkilogram, kacang panjang Rp12 ribuan perkilogram, jipang Rp 1500 perbuah dibandingkan sebelumnya yang hanya 600 hingga 700 perbuah. Kemudian, Sawi dijual dikisaran Rp12 ribuan perkilogram. Secara keseluruhan harga sayur sayuran bertahan di atas Rp 10 ribuan perkilogram,” urainya.

Ia menilai kenaikan harga sayur selain dikarenakan faktor cuaca, juga dipengaruhi oleh sejumlah sentimen. Yang paling memengaruhi adalah ketidak seimbangan masa panen petani. Sejumlah wilayah masih mampu menghasilkan sayur. Namun, justru diwilayah lain khususnya dari wilayah Kota Binjai pasokan sayuran tersendat.

“Kita akan evaluasi lagi dalam sepekan kedepan. Dikarenakan harga sayuran ini masih berpeluang bertahan di level tersebut setidaknya hingga minggu ini,” tutur Gunawan.

Gunawan mengatakan harga sayur akan turun. Bila pasokan sayur membaik dengan stok mencukupi, otomatis harga sayur berangsur turun hingga tergolong normal.

“Kita mengharapkan ada panen lagi dalam waktu dekat. Jadi tidak membuat harga bertahan mahal dan berlangsung dalam waktui yang lama,” tandasnya.(gus/ram)

Obor Asian Games

Rudi Hartono
Rudi Hartono

SUMUTPOS.CO – Obor Asian Games 2018 akan tiba di Jakarta pada Rabu (15/8). Akan diarak selama empat hari hingga 18 Agustus, obor tersebut akan diarak oleh lima legenda bulu tangkis Indonesia di lima kota madya provinsi DKI Jakarta.

Lima legenda bulu tangkis yang akan ikut partisipasi membawa obor tersebut adalah Verawati Fajrin, Rudy Hartono, Tri Kusharjanto, Ivana Lie, dan Hariyanto Arbi. Pawai obor tersebut rencananya juga akan dibuat semarak pada hari kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus nanti.

“Di tanggal itu (17 Agustus, Red), obor akan dibawa menuju Istana Negara bersama 12 atlet dari cabor lain. Obor akan diterima langsung oleh Presiden RI Joko Widodo,” ujar Direktur Opening dan Closing Ceremony Asian Games 2018, Herty Purba di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (14/8).

Herty menjelaskan, Verawati Fajrin nantinya akan menjadi pembawa obor pertama pada Rabu (15/8) besok. Obor akan dibawa dari Lippo Kramat Jati, Jakarta Timur. Pasangan Lily Tampi yang pernah meraih medali perunggu di Asian Games 1990 ini akan mengarak obor bersama artis Brandon Salim, bintang pop Korea Selatan Se7en, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

“Nantinya obor terus berjalan ke wilayah Jakarta lainnya, sampai akhirnya akan diserahkan ke Istana pada tanggal 17 Agustus,” katanya. Kita berharap di putaran final torch relay ini suasana bisa meriah dan tak kalah dari daerah-daerah lain,” tutup Herty. (isa/jpc/don)

Ribuan Pelari Ikuti Deli Serdang Marathon 10K 2018

JUARA: Atlet asal Sumatera Barat, Hamdan Sayuti berhasil menjadi juara.(foto : Istimewa)

 

JUARA: Atlet asal Sumatera Barat, Hamdan Sayuti berhasil
menjadi juara.(foto : Istimewa)

LUBUKPAKAM.SUMUTPOS.CO – Deliserdang Marathon 10K Tahun 2018 yang diikuti 4 ribuan peserta yang terdiri dari pelajar, TNI/Polri dan masyarakat umum dilepas Wakil Bupati Deliserdang Zainuddin Mars, di Lapangan Tengkuraja Muda Lubukpakam, Minggu (12/8).

Marathon 10K Tahun 2018 ini dibagi dalam dua bagian yaitu 10K untuk Dewasa dan 5K untuk Pelajar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 73, Asian Games XVII di Jakarta dan Palembang serta dalam rangka Hari Ulang Tahun Deli Serdang ke 72, yang juga dihadiri Unsur FKPD, Sekdakab Darwin Zein, Asisten I Setdakab Dedy Maswardi, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Deli Serdang Faisal Arif Nasution bersama para pejabat pemkab lainnya.

Wabup H Zainuddin Mars sebelum melepas Deli Serdang Marathon 10K Tahun 2018 menyampaikan atas nama Pemkab Deli Serdang saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta yang ikut berpartisipasi pada Deli Serdang Marathon 10K Tahun 2018 ini, terutama para peserta dari Sumatera Utara dan dari luar Sumatera Utara.

“Mudah mudahan kegiatan Deli Serdang Marathon 10K Tahun 2018 ini memberi manfaat yang besar kepada kita semua dan mudah mudahan Deli Serdang Marathon 10K Tahun 2018 ini upaya kita membangkitkan olahraga baik di Deli Serdang, Sumatera Utara bahkan Nasional, sekaligus ini merupakan semangat kita untuk mensukseskan Asian Games yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang,” kata Zainuddin.

Untuk kategori putra, Hamdan Sayuti asal Sumatera Barat tampil sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 31:28:76. Menyusul di belakangnya M Yunus asal Sumatera Barat dengan catatan waktu 31:51:05 dan peringkat ketiga, Udin Akbar asal Sumatera Utara dengan catatan waktu 31:58:13.

Sementara untuk kelompok putri dijuarai Afriana Paijo asal NTT dengan catatan waktu 37:13:26, peringkat kedua Mery Paijo asal NTT dengan catatan waktu 37:35:25 dan peringkat ketiga, Yulianti Utari asal Sumatera Barat dengan catatan waktu 37:58:74.

Sedangkan kategori Pelajar dalam Deli Serdang Marathon 5K ini tampil sebagai juara dalam Deli Serdang Marathon ini didominasi oleh anak-anak Pelajar dari Kecamatan Sibiru-Biru Kabupaten Deli Serdang. (btr)

PSKC v Persib

KEMBALI: Kim Kurniawan kembali dari cedera panjang.( foto : Jawa Pos
KEMBALI: Kim Kurniawan kembali dari cedera panjang.( foto : Jawa Pos

SUMUTPOS.CO- Persib dijadwalkan bertemu PSKC dalam babak 128 besar Piala Indonesia 2018 pada Rabu (15/8) besok di Stadion Wiradadaha, Tasikmalaya. Ini merupakan laga tunda setelah sebelumnya jadwal asli harus dibatalkan karena kondisi yang belum dianggap normal pascapilkada 2018.

Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez memang hanya membawa sedikit pemain untuk tampil melawan PSKC Cimahi. Bahkan tak ada satu pun pemain asing yang disiapkan Mario Gomez melawan tim kontestan Liga 3 tersebut. Tapi ini bukan berarti dia meremehkan kekuatan PSKC.

Untuk menambah kekuatan, Mario Gomez bahkan memanggil 3 pemain asal Persib U-19. Ditambah, memasukkan Kim Jeffrey Kurniawan yang sudah mulai fit. Boleh jadi, laga besok sore ini akan menjadi debut Kim setelah menjalani perawatan akibat cedera patah tulang fibula sejak November tahun lalu.

“Kita tetap serius menatap pertandingan nanti. Harus hati-hati dan tidak boleh lengah. Tidak ada tim besar atau kecil bagi kami. Semua lawan yang berat,” tegas Mario Gomez di laman resmi klub.

Namun, Mario Gomez menegaskan tidak ada dalam pikirannya untuk meremehkan PSKC. Tim yang dibesut legenda Persib, Robby Darwis tersebut diyakini punya motivasi besar. Bisa bertemu langsung dengan Persib dalam satu lapangan adalah pengalaman luar biasa bagi para pemain muda PSKC.

“Kita semua tahu, setiap lawan yang menghadapi Persib selalu memiliki motivasi berlipat. Apalagi, mereka juga banyak pemain muda yang cukup bagus. Pasti mereka ingin tampil lebih saat melawan kami,” imbuh dia.

Sementara Kim antusias menyambut debutnya setelah absen satu tahun. Dalam pikiran Kim, hal utama saat ini adalah dia bisa kembali merasakan atmosfer kompetisi. Satu hal yang tidak dia rasakan selama hampir satu tahun terakhir.”Kalau ada kemungkinan main, saya ingin main. Pastinya mungkin belum full. Setidaknya ada kemungkinan untuk tampil,” ungkap pemilik bernomor punggung 23 itu.

“Kalau semuanya berjalan lancar, sangat penting buat saya untuk merasakan atmosfer kembali, beradaptasi lagi. Karena target saya ingin main lawan Arema di bulan September. Jadi ini kesempatan yang bagus,” pungkas Kim. (adw/jpc/don)

Gaji Pemain PSPS Tertunggak 3 Bulan

SUMUTPOS.CO – PSPS mengalami kondisi yang terbilang mengkhawatirkan dalam hal kondisi finansial. Pelatih PSPS, Hendri Susilo angkat bicara soal kondisi pemainnya saat ini yang belum menerima gaji hingga tiga bulan. Hal tersebut menurutnya sangat mempengaruhi kondisi psikologis anak asuhnya saat bermain di atas lapangan hijau.

“PSPS ini adalah tim yang cukup bisa bersaing di kompetisi Liga 2, namun sayang hal tersebut tidak diikuti dengan kondisi keuangan yang bagus. Sudah beberapa bulan pemain belum digaji,” ungkap Hendri seperti dilansir Riau Pos (Jawa Pos Group).

Lebih lanjut dikatakan Hendri, karena permasalahan gaji tersebut, psikologis pemainnya menjadi terpengaruh saat bermain. Apalagi setelah beberapa pemain keluar dari PSPS yang notabene adalah pemain inti dan bergabung ke klub lain.

“Masalah di PSPS saat ini bukan masalah taktik, namun lebih masalah manajemen. Kalau loyalitas pemain saat ini sudah tanpa batas, mudah-mudahan manajemen segera bisa mendapatkan cara untuk melunasi gaji pemain,” harapnya.

Gaji pemain yang belum dibayarkan tersebut juga dibenarkan oleh Media Officer PSPS, M Teza Taufik. Menurutnya hak pemain berupa gaji memang sudah kurang lebih tiga bulan belum bisa dipenuhi manajemen, karena adanya kendala finansial.

“Saat ini pemain dan pelatih memang menuntut haknya. Namun, manajemen belum bisa sepenuhnya untuk membayarkan gaji yang untuk satu bulannya berkisar Rp 300 juta,” ungkap Teza.

Teza menambahkan, meski masih ada kendala dalam hal finansial. Pihak manajemen masih berusaha untuk memberikan motivasi kepada para pemain PSPS dengan memberikan bonus kepada pemain di setiap laga yang dihadapi.

“Para pemain tetap kami berikan bonus, meski kalah dalam laga, bonus tetap ada. Seperti misalnya saat menghadapi Persiraja Banda Aceh beberapa waktu lalu, pemain tetap mendapatkan bonus,” ujarnya.

Sebagai upaya untuk bisa segera memenuhi hak pemain ini, menurut Teza saat ini manajemen sedang berusaha untuk bekerja sama dengan pihak ketiga untuk mengelola PSPS. “Manajemen sedang beruupaya untuk mencari pihak ketiga, sudah ada beberapa pihak yang kami temui dan masih mempelajari proposal,” pungkasnya. (epr/jpg/jpc/don)

Cedera Lobo Tak Serius

DUEL: Reinaldo Lobo berduel dengan pemain Sriwijaya FC pada laga Liga 1 di Stadion Teladan. Lobo tak dalam kondisi cedera yang parah.(foto:Sumutpos\Sutan Siregar)
DUEL: Reinaldo Lobo berduel dengan pemain Sriwijaya FC pada laga Liga 1 di Stadion Teladan. Lobo tak dalam kondisi cedera yang parah.(foto:Sumutpos\Sutan Siregar)

SUMUTPOS.CO – PSMS tak lagi merasa khawatir soal kondisi bek asing andalannya Reinaldo Lobo. Pasalnya bek asal Brasil itu didiagnosa tak mengalami cedera yang tak terlalu serius.

Hal itu disampaikan dokter tim PSMS, Indra Feriadi. Menurutnya tak ada yang perlu dikhawatirkan dari cedera tersebut.

“Sudah dilakukan observasi kepada Lobo. Hasil observasi awal Lobo didiagnosa menderita cedera pada musculo contusio and strain atau tepatnya peradangan pada otot,” kata Indra.

Seperti diberitakan sebelumnya, Lobo dibekap cedera saat Ayam Kinantan berhasil menahan imbang Persija Jakarta, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Minggu (12/8). Pada pertandingan itu, Lobo harus ditarik keluar dan diganti dengan Muhammad Roby pada menit 41.

Lanjut Indra, cedera tersebut diakibatkan karena adanya gerakan tiba-tiba sehingga jaringan pada otot selangka paha Lobo sedikit meradang. Saat ini cedera bekas pemain Mitra Kukar itu masih akan terus dipantau selama dua pekan.

“Untuk penanganannya Lobo akan akan menjalani perawatan fisioterapi. Masih tetap kita observasi dalam dua minggu ini,” ucapnya.

Namun, Indra belum bisa memastikan apakah cedera yang dialami Lobo dalam kategori parah atau tidak. “Saat ini mudah-mudahan tidak parah,” ujar Indra.

Dengan waktu jeda kompetisi hingga sebulan, merupakan waktu yang tepat untuk pemulihan cedera Lobo. Namun Lobo diperkiraan tidak akan langsung mengikuti latihan PSMS pada 23 Agustus mendatang.

Begitupun tanpa Lobo, Pelatih PSMS, Peter Butler punya cukup banyak stok pemain belakang. Trio Muhammad Roby, Roni Fatahillah dan Alexandros Tanidis cukup membuat Butler senang. Apalagi ini pertama kalinya PSMS cleansheet sejak ditanganinya.

Lobo sendiri kerap ditempatkan sebagai pemain yang berposisi lebih ke depan dari pertahanan dengan peran memutus pertama serangan lawan. Namun saat laga lawan Persija, Lobo lebih dikonsentrasikan ke belakang. (bbs/don)