Home Blog Page 6047

BTN Raih Tata Kelola Perusahaan Terbaik BUMN

istimewa/sumut pos TERIMA: Direktur BTN R. Mahelan Prabantarikso saat menerima penghargaan Anugerah BUMN 2018 di Jakarta, Kamis (9/8).
istimewa/sumut pos
TERIMA: Direktur BTN R. Mahelan Prabantarikso saat menerima penghargaan Anugerah BUMN 2018 di Jakarta, Kamis (9/8).

PT Bank Tabungan Negara (BTN) berhasil meraih peringkat pertama untuk kategori The Best GCG atau Tata Kelola Perusahaan Terbaik BUMN Terbuka dalam ajang Anugerah BUMN 2018.

BTN dinilai telah berhasil menjalankan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan melebihi BUMN Terbuka lainnya. Selain menyabet The Best GCG, dalam ajang ini BTN juga meraih penghargaan Pengembangan Talenta Terbaik dan The Best CEO untuk kategori Driving Execution.

“Penghargaan ini membuktikan bahwa proses transformasi yang kami lakukan berhasil. Ini menjadi pemicu semua jajaran BTN baik karyawan dan manajemen untuk bekerja lebih baik lagi,” ujar Direktur BTN R. Mahelan Prabantarikso usai menerima penghargaan Anugerah BUMN 2018 di Jakarta, Kamis (9/8) malam.

Mahelan mengatakan, tata kelola di BTN itu merupakan satu program integreted GRC yang harus dilakukan mulai dari level atas sampai bawah dan itu implementasinya terus dievaluasi.

Infrastruktur yang dibenahi salah satunya adalah tata kelola bagaimana sebuah perusahaan berjalan dengan baik dan bertransformasi secara cepat serta berkembang menjadi lebih luas.

Dari sisi tata kelola governance, yang BTN lakukan adalah bagaimana ketentuan-ketentuan itu dibenahi kembali, kemudian yang sudah diatur harus diimplementasikan.

“Khusus yang untuk GCG yang dari tataran atas sampai bawah itu Bank BTN sudah mendapatkan evalusi Rangking Asean (Asean CG Score). Di Indonesia, BTN saat ini masuk rangking ketiga dengan Nilai lebih dari 105. Ini peluang GCG Bank BTN masuk ke dalam TOP 50 Company in Asean yang diikuti oleh enam negara, dimana tiap negara itu ada 100 perusahaan terbuka yang ikut,” papar Mahelan.

Mahelan menambahkan untuk mempertahankan sebagai perusahaan dengan kualitas terbaik, BTN menetapkan hasil yang harus berkelanjutan baik dari bisnis, infrastuktur dan sumber daya manusia. Dari sisi bisnis sebagai bank yang fokus pada sektor pembiayaan perumahan, pertumbuhan kinerja Bank BTN lebih tinggi di atas rata-rata.

Ini terlihat selama empat tahun pertumbuhan perseroan 7-9 persen di atas rata-rata industri.

Sementara itu terkait dengan raihan penghargaan BTN sebagai Talenta Terbaik, lanjut Mahelan, hal ini dilihat dari BTN memberikan banyak kesempatan kepada yang muda, di mana 70 persen pegawai perseroan di bawah 30 tahun.

“Ini dinilai sebagai sebuah investasi yang berani dari perseroan yang dinahkodai oleh Bapak Maryono sebagai CEO, dan ini dipandang suatu hal yang berani,” katanya.

Sedangkan untuk penghargaan sebagai Driving Execution, Mahelan menuturkan, lebih dinilai dari hasil yang telah dicapai perseroan melalui kinerja keuangan.(chi/jpnn)

Dishub Harap Tindak Tegas Parkir di Pedestrian

MEDAN-Banyak jalur pedestrian yang sejatinya dibangun untuk jalur khusus bagi para pejalan kaki, berubah fungsi menjadi lokasi parkir. Namun, pemandangan seperti itu seakan dibiarkan saja oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan tanpa ada penertiban.

Seperti yang terlihat di Jalan Veteran, depan RS Murni Teguh. Jalur pedestrian yang ada di seputaran rumah sakit tersebut setiap hari dijadikan lokasi parkir. Akibatnya, hak pejalan kaki terabaikan dan terpaksa harus berjalan di ruas jalan.

Lebih dari itu, kondisi tersebut menyebabkan jalan di sekitar lokasi kerap menimbulkan kemacetan. Belum lagi, oknum juru parkir yang hanya terfokus meminta uang parkir untuk masing-masing sepeda motor, tanpa menyerahkan kertas parkir dan mengatur lalu lintas di kawasan itu.

Peristiwa serupa juga terlihat di kawasan Merdeka Walk, setiap malam jalur pedestrian yang berada persisnya di depan Starbucks Coffee masih digunakan jadi tempat parkir. Disebut-sebut oknum satpam yang ada di Merdeka Walk meminta uang Rp20 ribu kepada seorang warga bila hendak memarkirkan mobilnya.

Ketua Komisi IV DPRD Medan Parlaungan Siamungsong meminta dengan tegas kepada Dinas Perhubungan Kota Medan mengawasi dan menindak oknum-oknum yang menjadikan jalur pedestrian sebagai lokasi parkir. Sebab, kondisi tersebut sangat merugikan para pejalan kaki.

“Berikan hak masyarakat, kalau memang jalur pejalan kaki ya jadikan jalur pejalan kaki dan jangan jadikan tempat parkir. Dishub jangan hanya semata-mata fokus mau mengambil retribusinya saja. Padahal PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari sektor parkir saja masih minim,” ujar Parlaungan akhir pekan lalu.

Parlaungan berkeyakinan kondisi tersebut dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk mencari keuntungan tanpa menyumbang PAD bagi Kota Medan. Oleh karena itu, Dishub Kota Medan dapat memberikan tindakan tegas. Apalagi, telah diterbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan No. 70/2017 tentang Tata Cara Pemindahan/Penderekan, Penguncian/Penggembokan, sebagai payung hukum Dishub bertindak di lapangan.

“Sudah ada Perwal-nya, jadi jangan sungkan-sungkan bila petugas Dishub bertindak di lapangan. Pengawasan dan penertiban itu penting untuk menjadi Medan Rumah Kita lebih baik lagi, agar parkir-parkir liar dapat diawasi dan tidak menimbulkan kemacetan,” sebut Parlaungan.

Di sisi lain, sambungnya, ia mendorong Dishub Kota Medan memberikan pelatihan secara kontinu terhadap petugas juru parkir. Hal ini penting agar juru parkir dapat memahami rambu-rambu maupun aturan yang berlaku. (ris/azw)

OJK Awasi Aliran Dana Masuk ke Pasar Modal

 

Periode politik Indonesia sudah dimulai. Pemilihan presiden tengah mewarnai pesta demokrasi. Untuk mengantisipasi aliran dana panas yang mungkin terjadi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan pengawasan khususnya aliran dana yang masuk ke pasar modal.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Hoesen menjelaskan, dalam pengawasannya, sebenarnya sudah ada Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)
“Sudah ada penegakan hukum, sudah ada instrumennya hukumnya,” ujarnya seperti diberitakan Minggu (12/8).

Disamping itu, lanjutnya, OJK juga berkolaborasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang secara berkala memberikan laporan temuan jika ada aliran dana yang tidak wajar.

“Sebetulnya itu standar yang sebetulnya agak kurang relevan jika khusus untuk tahun politik saja. Kami infrastruktur pengawas sudah ada. Kita berupaya terus agar negara kita masuk sebagai salah satu negara yang dapat rating yang baik dalam rangka pengawasan pencucian uang,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 2B OJK Djustini Septiana menambahkan, PPATK rutin memberikan data aliran uang yang tidak wajar. Namun lantaran keterbatasan kewenangan, OJK menyerahkan penelusuran aliran dana tersebut kepada perbankan.

“Kalau PPATK hanya kasih secara global ini yang perlu di perhatikan ada dana tidak biasa. Kemudian apakah mengalir kemana-kemana kita tidak tahu kita butuh bantuan dari teman-teman perbankan. Karena mereka yang tahu nasabah itu,” tuturnya.

Djustini mengaku, OJK bisa melacak aliran dana panas jika masuk ke pasar modal. Namun hingga saat ini belum ada temuan indikasi.

Menurutnya, tidak ada peningkatan signifikan dari laporan PPATK ke OJK ketika masuk tahun politik. (mys/JPC/ram)

Debut Meyakinkan

net SELEBRASI: Para pemain Chelsea merayakan kemenangan atas Huddersfield Town, Sabtu (11/8) malam.
net
SELEBRASI: Para pemain Chelsea merayakan kemenangan atas Huddersfield Town, Sabtu (11/8) malam.

Maurizio Sarri memulai debutnya di pentas Premier League dengan catatan membanggakan. Pelatih asal Italia tersebut sukses membawa Chelsea menang dengan skor 3-0 di laga kontra Huddersfield Town, Sabtu (11/8) malam WIB.

Chelsea yang dua musim terakhir konsisten dengan formasi 3-4-3, kini berubah total di bawah bimbingan Sarri. Eks pelatih Napoli tersebut menerapkan formasi 4-3-3 yang terbukti mampu mengantarkan The Blues meraih poin sempurna.

Tampil di The John Smith’s Stadium, Chelsea membuka keunggulan berkat gol N’golo Kante. Gelandang kebangsaan Prancis itu mengoyak gawang tuan rumah di menit 34.

Jelang turun minum, wasit kemudian memberi hadiah penalti untuk Chelsea. Penalti tersebut lahir karena Marcos Alonso dilanggar keras ketika memasuki area terlarang.

Jorginho yang dipercaya sebagai eksekutor sukses menjalankan perannya dengan sangat baik. Tendangannya mampu menipu kiper Huddersfield, Ben Hamer. Skor 2-0
Di babak kedua, Chelsea masih memegang kendali permainan. Namun mereka harus menunggu hingga menit 80 untuk menambah keunggulan.

Kali ini giliran Pedro Rodriguez yang mencatatkan namanya pada papan skor. Kedudukan tersebut bertahan hingga bubaran. Untuk sementara Chelsea kokoh sebagai pemimpin klasemen. Sementara Huddersfield terbenam di posisi paling bawah.

“Saya sangat senang dengan kemenangan di awal musim ini. Saya pikir bagi kami, tidak mudah untuk mendapatkan poin. Babak pertama sulit. Jika Anda melihat hasilnya, Anda bisa memikirkan pertandingan yang mudah,” ujar Sarri seperti dilansir dari ESPN, Minggu (12/8)
“Pada babak pertama, kami berada dalam kesulitan selama 15 menit melawan tim yang sangat mengandalkan kemampuan fisik. Kami bukan tim seperti itu. Tapi kemudian saya pikir babak kedua lawan mungkin agak lelah, dan itu sedikit lebih mudah,” tutup Sarri.

“Jadi selama 20 menit kami berada dalam masalah, namun kami mengatasinya dengan baik. Saat ini, kami belum berada dalam kemampuan terbaik tetapi kami cukup kuat untuk menderita selama 20 menit di babak pertama,” ucapnya.

Senada, pemain Chelsea, Victor Moses juga senang denagn start mulus Chelsea. “Cara yang hebat untuk memulai musim. Kemenangan besar! Chelsea,” kicau Moses di akun Twitter ?@VictorMoses, Minggu (12/08). Musim lalu Moses tampil 28 kali dan mencetak tiga gol. Musim ini, pemain asal Nigeria itu berharap dapat melanjutkan konsistensi bermain yang telah diperlihatkannya dua musim terakhir ini. (bbs/don)

Pejabat OPD Harus Disesuaikan

Foto: Sutan Siregar/Sumut Pos BERBINCANG: Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah saat berbincang pada kunjungan ke Graha Pena Medan, belum lama ini.
sutan siregar/sumut pos
BERBINCANG: Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah saat berbincang pada kunjungan ke Graha Pena Medan, belum lama ini.

MEDAN-Tekad Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut terpilih, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Ijeck), dalam mengembalikan martabat Sumut, harus diawali dengan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Karena itu, perlu ada evaluasi jabatan dan penyesuaian pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Ketua KNPI Sumut, Sugiat Santoso mengatakan, dalam menjadikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut lebih baik, perlu dilakukan reformasi birokrasi. Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, dinilai harus berani lakukan penyesuaian (evaluasi posisi) dalam jabatan pimpinan OPD, agar cita-cita mewujudkan Sumut Bermartabat, sebagaimana tertuang dalam visi dan misi mereka saat berkompetisi pada Pilgub lalu, dapat terwujud.

“Mewujudkan Sumut Bermartabat ini bukanlah kerja yang mudah. Namun kami percaya, dengan tekad, komitmen, serta ke tulusan yang dimiliki Gubernur dan Wakil Gubernur, itu bisa terwujud. Tapi tentu kepala daerah harus membangun sebuah tim super, dengan menempatkan pejabat-pejabat struktural yang profesional, memiliki kredibilitas tinggi, dan berkompeten di bidangnya,” ungkap Sugiat, Minggu (12/8).

Saat ini, lanjut caleg DPR RI dari Partai Gerindra itu, menegaskan, kinerja sejumlah pimpinan OPD dan pejabat struktural lainnya, banyak yang tidak menguasai bidang kerjanya. Hanya karena alasan kedekatan, balas jasa, sampai kabar adanya jual beli jabatan, sehingga mereka bisa menduduki satu jabatan strategis.

Sugiat pun mencontohkan, sejumlah kerancuan penempatan pejabat. Ia mengaku, mendengar kabar terkait pimpinan OPD yang dikenal memiliki kedekatan dengan pimpinan tertinggi di pemerintahan masa lalu, mendapat jabatan penting di Pemprov Sumut.

“Lihat saja banyak pejabat yang saat ini duduk terlalu dipaksakan. Bukan hanya tidak memiliki kemampuan memimpin OPD, keilmuannya saja tidak sesuai dengan jabatan yang dipimpinnya. Ini dibuktikan dengan masih tingginya keluhan masyarakat, baik dari sisi perizinan dan pelayanan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, sarana dan prasarana, sampai terkait pengelolaan anggaran dan PAD. Persoalan-persoalan ini terus dipertanyakan oleh pihak legislatif kepada Pemprov Sumut, baik melalui paripurna maupun saat RDP. Kami khawatir, kalau pejabat-pejabat seperti ini dipertahankan, maka akan sulit Sumut Bermartabat terwujud,” tegasnya.

Sugiat pun tak membantah, meski penempatan pejabatan khususnya eselon II telah diatur melalui UU ASN melalui uji kompetensi dan lelang jabatan, tetap saja ada celah terjadinya KKN, agar seseorang bisa menduduki satu jabatan yang diinginkannya. Begitupun saat dipimpin Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah nantinya, ia optimis hal tersebut tidak akan terjadi.

“Ke depan kami yakin, Gubernur kita akan menempatkan pejabat yang sesuai dengan bidang kemampuanya. The right man on the right place,” harapnya.

Sementara Politisi Partai Golkar, Muchrid Nasution menyakini, para pimpinan OPD maupun pejabat struktural dan ASN Pemprov, nantinya akan dapat menjalankan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, dalam mewujudkan Sumut Bermartabat. Begitupun, anggota DPRD Sumut ini setuju jika Gubernur dan Wakil Gubernur dapat mengevaluasi para pejabat yang ada pasca 6 bulan masa transisi.

“Kami berharap, masa transisi yang 6 bulan itu, para pejabat eselon II bisa segera beradaptasi dan siap menjalankan program kerja dari kepala daerah. Ya, evaluasi tetap harus berjalan. Kalau memang dianggap tak siap, tentu ada prosedurnya melalui UU ASN, untuk mengganti mereka. Atau sebelum 6 bulan bisa juga diganti, setelah mendapat persutujuan Mendagri,” pungkas Mushrid. (bal/saz)

Pra Musim Sempurna

net MENANG: Real Madrid melibas AC Milan.
net
MENANG: Real Madrid melibas AC Milan.

Real Madrid menutup perjalanan pramusim dengan hasil sempurna. Kurang sepekan jelang duel melawan Atletico Madrid di Piala Super Eropa, Real Madrid menang dengan skor 3-1 kala menjamu AC Milan dalam laga uji coba di Estadio Santiago Bernabeu, Minggu (12/8) dini hari WIB.

Di laga kali ini, Real Madrid sudah menurunkan kekuatan terbaiknya. Akan tetapi, beberapa pemain pilar baru dimainkan pada babak kedua. Sementara, kiper anyar Thibaur Courtois urung melakoni debut. Di bawah mistar, pelatih Julen Lopetegui masih memasang Keylor Navas.

Dengan amunisi komplet, Real Madrid mampu tampil dominan sejak awal laga. Bahkan, duel baru berumur dua menit, El Real sudah membuka skor berkat gol Karim Benzema memanfaatkan assist Daniel Carvajal.

Akan tetapi, keunggulan tuan rumah tak bertahan lama. Milan membalas dua menit setelahnya. Bomber anyar I Rossoneri, Gonzalo Higuain, mencetak gol penyeimbang yang notabene dilesakkan ke gawang klub pertama yang dibelanya saat baru menginjakkan kaki di Eropa.

Gol Higuain membuat laga kembali sengit. Real Madrid masih mendominasi permainan. Namun, Milan bermain dengan disiplin dan beberapa kali serangan cepatnya pun menghadirkan ancaman kepada tuan rumah.

Real Madrid akhirnya bisa kembali unggul saat babak pertama sudah memasuki injury time. Gol kedua dilesakkan winger asal Wales, Gareth Bale, sekaligus membuat skor akhir babak pertama menjadi 2-1 untuk keunggulan Real Madrid.

Selepas jeda, kedua tim melakukan banyak pergantian pemain. Lopetegui di kubu Real Madrid pun baru menurunkan Luka Modric, Lucas Vazquez, hingga Vinicius Junior pada paruh kedua.

Duel babak kedua yang berlangsung alot akhirnya dituntaskan Real Madrid dengan menciptakan gol ketiga melalui striker pengganti, Borja Mayoral, pada injury time babak kedua. El Real menuntaskan laga dengan kemenangan 3-1 atas AC Milan.

Setelah ini, Real Madrid akan menghadapi Atletico Madrid pada duel Piala Super Eropa di A. Le Coq Arena, Tallinn, pada Kamis (16/8) dini hari WIB. Sementara, Milan memulai petualangan di Serie A melawan Genoa pada 20 Agustus. (bbs/jpc/don)

Senior Unjuk Gigi

net GEMILANG: Stefano Lilipaly tampil gemilang dengan dua gol ke gawang Taiwan.
net
GEMILANG: Stefano Lilipaly tampil gemilang dengan dua gol ke gawang Taiwan.

Tim nasional Indonesia U-23 mengawali kiprahnya di cabang sepak bola Asian Games 2018 dengan mulus. Merah Putih menumbangkan Cina Taipei (Taiwan) dengan skor 4-0 di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Minggu (12/8).

Dua pemain senior Indonesia unjuk gigi di laga itu. Stefano Lilipaly mencetak dua gol menit ke-67 dan 70 serta satu assist. Gol lainnya diciptakan Alberto Beto Goncalves menit ke-70 dan Hargianto di masa injury time.

Dengan kemenangan ini, Indonesia untuk sementara berada di peringkat kedua klasemen Grup A dengan koleksi tiga poin dari satu laga. Indonesia hanya unggul selisih gol atas Hong Kong di urutan ketiga.

Peluang tercipta sepanjang babak pertama. Termasuk pada menit 26, solo run yang dilakukan Evan Dimas Darmono berhasil membuat gaduh jantung pertahanan Tairan. Sayangnya, sepakannya masih bisa dikuasai penjaga gawang.

Sayap kanan Timnas, Irfan Jaya berhasil menciptakan peluang emas. Pada menit 30, pemain Persebaya itu berhasil lepas dari kawalan pemain China Taipei dan langsung berhadapan dengan penjaga gawang. Sayangnya pemain bertahan Taiwan berhasil merebut bola dari kaki Irfan. Skor tidak berubah hingga peluit babak pertama dibunyikan.

Di babak kedua, dominasi Indonesia berlanjut. Kali ini serangan-serangan mereka membuat gawang Taiwan lebih terancam. Kebuntuan akhirnya pecah menit ke-67. Lilipaly menyambut sepak pojok Febri Haryadi dengan tandukan yang tak dapat dihalau kiper Taiwan.

Berselang tiga menit, giliran Beto unjuk gigi. Berawal dari aksi Lilipaly menembus dari sayap kanan ke kotak penalti. Dia melepaskan umpan tarik ke Beto yang berlari di sebelahnya. Dengan tenang dia mengecoh kiper Taiwan.

Pada menit ke-76, Indonesia kembali mencetak gol lewat aksi spektakuler Lilipaly. Penyerang Bali United ini melepaskan tendangan salto. Berawal dari umpan silang Rezaldi Hehanussa, Lilipaly terlalu cepat berlari sehingga membelakangi bola. Lilipaly pun melakukan aksi akrobatik dengan tendangan salto yang berhasil merobek gawang Taiwan.

Indonesia harusnya bisa menambah gol padamenit ke-87. Garuda kembali memiliki peluang emas. Sayang, tendangan Febri terlalu melambung karena tidak tepat mengenai kakinya.

Masih belum puas sampai di situ, Indonesia berhasil memperlebar keunggulan di masa injury time. Tembakan keras Muhammad Hargianto dari luar kotak penalti menutup kemenangan Indonesia 4-0 atas Taiwan.

Di laga lainnya grup A, Palestina lebih dulu tertinggal 0-1 dari Laos sebelum akhirnya menutup laga dengan kemenangan 2-1 di Stadion Patriot Candrabhaga. (bbs/don)

Guru Besar di Sumut hanya 42 Orang

.

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah Sumut menyebutkan, dari 10.230 dosen yang bertugas di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sumut, hanya 42 orang menjabat sebagai Guru Besar.

“10.230 dosen dengan jabatan fungsional Asisten Ahli sebanyak 3.291 orang, Lektor 2.201 orang, Lektor Kepala 581 orang, dan Guru Besar berjumlah 42 orang,”ungkap Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah Sumut, Prof Dian Armanto pada Sumut Pos, Minggu (12/8) pagi.

Dian Armanto yang baru dilantik menjadi Kepala LLDikti oleh Menristekdikti pada 26 Juli 2018, juga menyoroti jumlah guru besar yang masih minim di PTS Sumut.

“Bagi dosen yang sudah doktor agar termotivasi bisa menjadi Guru Besar, karena dari 10 ribuan dosen yang ada, hanya 42 saja bergelar profesor,” kata Dian.

Dian juga merincikan, dari 10 ribuan dosen itu, dosen S3 hanya 482 orang. Sedangkan bergelar S2 sebanyak 8.312 orang. Untuk itu, diharapkan agar para dosen S3 tersebut ke depannya bisa meraih Profesor atau Guru Besar. Demikian pula bagi dosen S2 didorong untuk bisa lanjut ke S3.

Terkait perubahan Kopertis menjadi LL Dikti, menurut Dian Armanto hal itu sebagai bentuk kemudahan layanan dari perwakilan Kemenristekdikti di tiap-tiap wilayah di Indonesia Kemenristekdikti, misalnya untuk urusan yang terkait kepangkatan dosen, jabatan fungsional dosen, seperti lector kepala dan guru besar yang selama ini diurus di Jakarta.

“Dengan perubahan ini Kemenristekdikti memberikan kemudahan sekaligus membantu peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan bagi PTS maupun PTN untuk mengurusnya masing-masing di wilayah provinsi,” sebutnya.

Dijelaskan Dian, selama ini Kopertis hanya melayani PTS. Namun dengan LL Dikti memiiki layanan yang lebih luas dengan yang juga melayani PTN.” Saya berharap dengan kehadiran LL Dikti pelayanan kepada perguruan tinggi baik itu swasta maupun negeri akan terasa semakin lebih mudah,” tandasnya. (gus/han)

Selanjutnya, Tiket Piala Dunia U-17

Apapun usianya, hanya satu yang diharapkan pecinta sepak bola Indonesia. Yakni gelar juara untuk tim nasional. Maka, keberhasilan timnas U-16 menjadi juara AFF U-16 dengan menumbangkan Thailand dengan skor 4-3 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (11/8) malam menjadi euforia yang luar biasa untuk Indonesia.

Nama Indonesia kembali harum di kancah internasional dengan gelar. Indonesia mengalahkan Thailand dalam drama adu penalti dengan skor akhir 5-4 (1-1). “Ini adalah piala ketiga dari anak-anak U-16 untuk pengurus PSSI yang sekarang. Plus kualifikasi AFC di mana kami mencapai nilai sempurna,” ucap pelatih Indonesia, Fakhri Husaini kepada awak media.

Sebelum menjadi jawara Piala AFF U-16 2018 di Sidoarjo, Indonesia telah menjadi kampiun pada dua turnamen internasional lainnya. Yaitu Tien Phong Plastic Cup 2017 (14-18 Juni 2017) dan JENESYS Japan-ASEAN U-16 Youth Football Tournament 2018 (Maret 2018).

Fachri mengatakan, Piala AFF U-16 menjadi ajang pemanasan untuk bertarung di Piala AFC. Indonesia membidik target tinggi, yakni meraih tiket ke Piala Dunia U-17.

“Target kami memang Piala Asia. Kami ingin bisa lolos ke Piala Dunia. Saya sudah menyampaikan kepada semua pemain untuk mati-matian di Piala Asia. Alasannya hanya empat tim terbaik yang akan lolos ke Piala Dunia,” tegas Fakhri Husaini.

Fakhri selalu berpesan kepada seluruh pemain, mereka harus menghadapi kalah dan menang secara elegan. Tidak perlu berlebihan. Walaupun demikian Fakhri menyebut timnya layak untuk mendapatkan pujian.

“Mereka berhak untuk menerima respons dan pujian. Sebab mereka bekerja dengan bagus dan luar biasa. Saya tidak bisa larang kalau besok ada banyak cewek yang foto dengan pemain saya,” candanya.

Namun timnas U-16 tak mau berhenti mempersembahkan gelar. Ada tugas lain yang akan dihadapi Tim Nasional (Timnas) U-16 Indonesia. Pasukan Garuda Asia akan terbang ke Malaysia, akhir September mendatang. Mereka akan bertarung pada gelaran Piala AFC U-16 2018, 20 September hingga 7 Oktober 2018. Targetnya, tiket piala dunia U-17 dengan cara menembus empat besar ajang itu.

Timnas U-16 pun siap menghadapi teror di Malaysia. “Teror dalam sepak bola itu biasa. Sepanjang teror dalam batas normal. Kalau suara, itu biasa,” ucap Fachri.

Fakhri mengatakan bahwa para pemain Malaysia juga tidak mendapatkan teror yang berlebihan sepanjang Piala AFF U-16 2018 di Sidoarjo. Malaysia memang mendapat boo dari penonton, tetapi tidak ada tindakan lebih dari itu.

“Satu-satunya teror itu ketika start lagu kebangsaan. Mungkin itu ada reaksi sedikit. Tetapi setelah itu saya tidak melihat ada pemain Malaysia yang merasa terancam. Tidak ada satu batu pun yang masuk ke lapangan,” ungkap Fakhri.

“Saya menaruk respek luar biasa kepada penonton di Sidoarjo. Sebagai suporter mereka tahu cara menghormati tamu,” imbuh mantan pemain PKT Bontang ini. (saf/jpc/don)

Berkontribusi untuk Pemuda Indonesia

ist/Sumut Pos BERBINCANG: Dinnur Garista Wirawan (dua kiri) Asep Sukmayadi (dua kanan), Ketua Panitia Pelaksana Satu Dekade ISYF Rezky Nursaid (kanan) dan Alumni Program ISYF Mentari Putri Novel (kiri) di sela Talkshow Puncak Perayaan Satu Dekade ISYF di Jakarta.
ist/Sumut Pos
BERBINCANG: Dinnur Garista Wirawan (dua kiri) Asep Sukmayadi (dua kanan), Ketua Panitia Pelaksana Satu Dekade ISYF Rezky Nursaid (kanan) dan Alumni Program ISYF Mentari Putri Novel (kiri) di sela Talkshow Puncak Perayaan Satu Dekade ISYF di Jakarta.

JAKARTA- Salah satu syarat terpenting dalam membangun bangsa yang besar adalah mengembangkan dan memberdayakan para pemuda. Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) hadir sebagai ruang khusus bagi pemuda Indonesia terutama yang berusia 15 – 25 tahun untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai program sesuai dengan potensi, hobi, pengetahuan, keterampilan dan cita-citanya.

Aktif sejak 2008, ISYF secara konsisten berkontribusi dalam pengembangan dan pemberdayaan pemuda melalui program-programnya antara lain International Youth Forum 2008, International Youth Camp 2009, ASEAN University Student Forum 2009, Asia Africa Youth Forum 2010, Indonesia Youth Forum 2012-2015, ASEAN Japan Youth Forum 2015, Leadership Works 2015 dan Forum Pelajar Indonesia (FOR) sejak 2009.

Tahun ini tepat sepuluh tahun ISYF hadir berkontribusi sebagai organisasi kepemudaan. Bertema “Ten to Infinity”, ISYF berkomitmen untuk dapat terus menghadirkan program-program kepemudaan di masa yang akan datang. “Di usia yang ke sepuluh, kami ingin ISYF dapat lebih banyak menghasilkan program-program kongkrit dan nyata yang tanpa batas. Artinya, ISYF akan terus eksis di masa-masa mendatang”, ujar Executive Director ISYF, Dinnur Garista Wirawan.

Dimulai dari Januari 2018, rangkaian acara Satu Dekade ISYF “Ten to Infinity” mencapai puncaknya pada Jumat, 10 Agustus 2018 di Gedung Pusat Perfilman H Usmar Ismail, Jakarta. Selain melibatkan organisasi pemerintah dan lembaga independen seperti Kemendikbud, Kemenkes, Pusbangfilm dan Sinematek Indonesia, ISYF juga menggandeng pihak swasta untuk berpartisipasi dalam program yang dapat menjangkau generasi muda Indonesia.

Rangkaian acara menuju Satu Dekade ISYF “Ten to Infinity” antara lain Meet The Speakers, Truth Day, ISYF Dialogue, ISYF Pohon Harapan, ISYF Berbagi, Gathering Start Up Digital dan FOR X. “Rangkaian kegiatan yang paling banyak disambut antusias adalah Meet The Speaker, Gathering Start Up Digital dan tentunya Forum Pelajar Indonesia 2018 (FOR X) yang merupakan program tahunan ISYF yang paling dinanti oleh pelajar Indonesia,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Satu Dekade ISYF, Rezky Nursaid.

FOR merupakan kegiatan tahunan ISYF yang pertama kali diadakan pada 2009. Diikuti oleh pelajar tingkat SMA-SMK-MA dari berbagai daerah di Indonesia.K kegiatan ini membuka ruang bagi pelajar untuk saling diskusi serta berbagi pengalaman untuk menumbuhkan karakter kepemimpinan dan integritas pelajar Indonesia. (rel/adz)