Home Blog Page 6117

Sepatu Menambah Percaya Diri

Foto: Sabar Syamsurya Sitepu/Lombok Post/JPG Warga mengungsi karena khawatir dengan gempa 7 SR yang mengguncang NTB.

Menjadi anggota DPRD Kota Medan, tak membuat hobi Sabar Syamsurya Sitepu yang mengoleksi sepatu booth surut. Di tengah kesibukan sebagai wakil rakyat, Sabar tetap menjalankan hobinya. Bahkan, koleksi sepatunya ada yang berasal dari negara Mesir dan Turki.

Sabar-Syamsurya-Sitepu

“Saya memang suka mengoleksi sepatu, terutama jenis booth. Bahkan, sewaktu masih muda dulu sepatu saya bulldog. Namun, belakangan mulai berkurang karena kurang percaya diri lantaran pengaruh usia juga sehingga menyesuaikan,” kata Sabar, kemarin.

Ia menuturkan, koleksi sepatu-nya berjumlah sekitar 200 pasang lebih. Akan tetapi, sebagian sudah diberikan kepada orang lain, baik itu masih ada hubungan keluarga maupun tidak. “Sebenarnya berat hati untuk memberikannya, tetapi akhirnya dapat mengikhlaskan,” tutur anggota dewan dari fraksi Partai Golkar ini.

Diutarakan Sabar, sepatu yang dikoleksi tidak hanya jenis booth saja. Melainkan, sport, casual dan lainnya. “Saya melihat dari bentuknya terlebih dahulu, jika bentuknya menarik maka tentu saya akan beli,” ucapnya.

Sabar menyebutkan, harga dan merek sepatu yang dikoleksinya beragam. Mulai dari harga termurah puluhan ribu hingga paling mahal jutaan rupiah (di bawah 10 juta).

“Sepatu yang dikoleksi ada juga yang berasal dari luar negeri seperti Mesir yang dibeli tahun 2000-an dan Turki 2014 lalu. Namun, kebanyakan berasal dari Jakarta,” sebutnya.

Menurut dia, dengan mengoleksi sepatu ada kebahagiaan tersendiri yang dirasakan. Selain itu, sepatu juga menambahkan kepercayaan diri dalam berpenampilan.

“Selain itu mengoleksi sepatu, hobi saya yang lain membersihkan rumah. Kalau tidak ada kerjaan maka saya mengorek parit, karena sekaligus juga mencari keringat supaya badan tetap sehat. Tak hanya itu, bertani atau berladang,” pungkasnya. (ris/ram)

Tandai Proses Hijrah Fenita Arie

Fenita Arie
Fenita Arie

SUMUTPOS.CO – Proses hijrah Fenita Arie nampaknya membawa banyak hal positif baginya. Setelah berkomitmen mengenakan hijab dan pakaian yang menutup aurat, kini Fenita Arie melirik bisnis fashion muslim dengan mengeluarkan lini pakaian ready to wear.

Ditemui sesaat sebelum menampilkan koleksinya di Jakarta Modest Fashion Week 2018, Jumat (27/7), Fenita Arie mengaku bahagia. Berkolaborasi dengan label L.tru, ia menampilkan gaya sporty chic yang didominasi oleh potongan casual seperti blouse, celana palazzo, vest, dan gamis bermotif.

“Sebenarnya awalnya ditawarin sebagai brand ambassador lalu berlanjut ke kerjasama di bisnis hijab ini. Akhirnya tercetus sebuah tema ‘Lets be grateful’. Kalau aku memahaminya lebih ke perjalanan hijrah aku di awal-awal berhijab,” ungkap Fenita Arie kepada JawaPos.com di Gandaria City Mall Jakarta.

Proyek kolaborasi busana muslim memang dilakukan sebagai bentuk syukur dari proses hijrah seorang Fenita Arie. Menurutnya, ia masih bisa tampil stylish dengan pilihan fashion yang unik namun tidak meninggalkan aturan syariat sebagai muslimah. Gaya hijab pada koleksinya kali ini pun sangat sederhana, yakni dominasi kerudung printfall dan model hijab instan.

“Karena memang dari dulu aku agak tomboy jadi lebih ke effortless. Dalam artian kita bisa bergaya memadu padankan dengan gaya yang lain, jadi nggak perlu harus beli baju baru. Dengan mix and match outer kita bisa ambil kece juga,” lanjutnya disela-sela Jakarta Modest Fashion Week 2018.

Kesan casual pada koleksinya kali ini, berhasil dituangkan ke dalam 10 tampilan yang didominasi palet warna pastel dan earthy seperti krem, hitam, abu-abu dan hijau. Keseluruhan busana terbuat dari bahan yang ringan dan nyaman seperti cotton, velvet, silk, dan linen. Gaya nya pun terlihat edgy sesuai dengan trend muslimah masa kini.

Melihat animo yang cukup besar dari para penggemar, ia pun berencana terus aktif mengeluarkan lini busana muslim terbaru setiap dua hingga tiga bulan sekali. Jadi tak hanya berhenti di pageralan Jakarta Modest Fashion Week 2018. Tentu dengan model busana yang sesuai dengan DNA-nya yang edgy.

“Karena antusiasme sangat besar jadi harus lebih semangat bikin terus. Aku sama L.tru dari sekarang udah mikirin konsep, supaya per tiga bulan ganti,” tutupnya. (fid/JPC/ram)

Alis Tebal atau Tipis?

Rihanna menjadi model untuk cover Vogue Inggris edisi September 2018. Penampilan Rihanna di pemotretan tersebut pun dibuat berbeda 180 derajat dari penampilan kesehariannya.

Penyanyi asal Barbados itu tampil dengan alis botak. Entah alisnya benar-benar dicukur atau dikamuflase dengan lapisan concealer sehingga memberikan efek tanpa alis. Kemudian, alis digaris tipis dengan pensil alis.

Penampilannya tersebut tentu saja mengejutkan. Di tengah tren alis ‘bushy brow’ atau alis tebal natural, Rihanna tampil dengan alis segaris.

Didandani oleh makeup artist Isamaya Ffrench untuk Fenty Beauty, alis Rihanna dibuat unik. Tampilannya dibuat glamour dengan lip gloss warna merah burgundi dan semburat eyeshadow pink di kelopak matanya.

Alis Rihanna tersebut ternyata bukan hal baru di ranah kecantikan. Alis super tipis terserbut menjadi tren alis pertama kali yang pernah ada.

Alis tipis segaris sempat menjadi tren di era ’20-an. Di tahun ’90-an, alis tipis dengan arch tinggi juga sempat booming. Gwen Stefani hingga Christina Aguilera tampil dengan alis tipis di era kejayaan mereka.

Akankah alis tipis menggantikan tren alis tebal? (bbs/ram)

Perawatan Kulit dengan Air Liur

Perawatan kecantikan kulit saat ini biasanya dilakukan dengan berbagai ramuan herbal maupun kimia. Biasanya, perawatan kecantikan dilakukan gar kulit lebih cerah, sehat, dan tampak lebih muda. Tapi, pernahkah terbayangkan jika perawatan kecantikan kulit menggunakan air liur?

Dalam Youth and Beauty Clinic, terdapat metode perawatan kecantikan kulit terbaru dengan Skin DNA Genomic. Metode tersebut merupakan alat uji DNA yang menggunakan sampel air liur (saliva) pasien untuk mengetahui kondisi kesehatan kulit. Sehingga hasil uji DNA ini, bisa mengetahui treatment yang tepat untuk jenis kulit tertentu.

Owner dan Founder dari Youth & Beauty Clinic, dr. Gaby Syerly sudah melihat tren perawatan kecantikan ke depannya. Menurut dr. Gaby kesehatan kulit dan wajah merupakan aset penting. Untuk itu perawatan kulit, terutama wajah dan badan sangat penting karena wajah memberikan kesan pertama dan akan terus diingat oleh setiap orang.

“Sekarang new concept. Kalau konsep yang lama itu botox filler kan biasanya. Nah ini kami uji dari air liur pasien. Kami akan ambil air liur lalu hasilnya 2 minggu untuk kami ketahui krimnya nanti seperti apa,” jelas dr. Gaby dalam konferensi pers, Kamis (2/8).

Dari air liur, metode itu akan mengukur kadar kolagen pasien. Jika masih muda bisa dilihat dari pigmentasi. Begitu juga akan dilihat dari tekstur kulit, kering atau berminyak.

“98 persen akurat. Sebelum kami launching itu ada tes uji. Penelitian pertamanya di Toronto Kanada,” paparnya.

Dirinya menjelaskan pemeriksaan yang dibutuhkan dinamakan Nutrigen-Me adalah pemeriksaan genetik menggunakan bahan air liur. Dari air liur akan diperiksa 45 gen yang dibagi 7 panel kesehatan.

7 panel kesehatan terdiri dari metabolisme nutrisi, kardio metabolik, pengaturan BB, intoleransi makanan, aktivitas fisik, kebiasaan makan dan risiko cedera tendon di kaki. Pemeriksaan membutuhkan waktu 4-6 minggu karena sampel dikirim ke Kanada.

“Hasilnya berupa majalah besar ukuran A4 isinya profil genetik kita, digunakan untuk panduan hidup kita dalam menentuka suplemen, makanan, olahraga yang cocok untuk tubuh secara personal. Kemudian di spesialis gizi klinis,” tutupnya. (ika/JPC/ram)

Bank Sumut Raih Penghargaan Kategori Bussiness Practioner

istimewa/sumut pos BERSAMA: Direktur Operasional Bank Sumut Didi Duharsa (kiri) diabadikan bersama Wakil Bupati Deliserdang Zainuddin Mars, Kepala Dinas UMKM Sumut Amran Uteh, Pjs KPW Bank Indonesia Hilman Tisnawan, dan perwakilan OJK Yovie sukandar, pada Gebyar UMKM Indonesia 2018 di Balairung Pemkab Deliserdang, Selasa (31/7).

Bank Sumut berhasil meraih ICSB Presidential Award untuk kategori Bussiness Practioner sebagai pelaku bisnis yang turut memberikan dedikasi atas pengembangan usaha UMKM, khususnya di Deliserdang, pada acara Gebyar UMKM Indonesia 2018 yang diselenggarakan Markplus Inc, bekerja sama dengan Internasional Council for Small Bussines (ICSB) Gebyar UMKM Edisi ke-3 di Balairung Pemkab Deliserdang, Selasa (31/7) lalu.

istimewa/sumut pos
BERSAMA: Direktur Operasional Bank Sumut Didi Duharsa (kiri) diabadikan bersama Wakil Bupati Deliserdang Zainuddin Mars, Kepala Dinas UMKM Sumut Amran Uteh, Pjs KPW Bank Indonesia Hilman Tisnawan, dan perwakilan OJK Yovie sukandar, pada Gebyar UMKM Indonesia 2018 di Balairung Pemkab Deliserdang, Selasa (31/7).

Hadir pada acara tersebut, Wakil Bupati Deliserdang Zainuddin Mars, Direktur Operasional Bank Sumut Didi Duharsa, Kepala Dinas UMKM Sumut Amran Uteh, Kepala Dinas UMKM Deliserdang H Ahmad Tarmizi, Pjs KPW Bank Indonesia Hilman Tisnawan, dan perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Yovie sukandar.

Executive Vice President ICSB Indonesia, Jack Mussry menyampaikan, penyelenggaraan Gebyar UMKM Indonesia 2018 ini, merupakan edisi ketiga, dan pada 2018 ini, Kabupaten Deliserdang terpilih sebagai tempat pertama dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut yang merupakan kerja sama ICSB, dengan Markplus, juga Kementrian Koperasi dan UMKM. Adapun tema yang diusung adalah ‘UMKM Indonesia Zaman Now’.

Wakil Bupati Deliserdang Zainudin Mars, dalam sambutannya, mengapresiasi pelaksanaan Gebyar UMKM Indonesia 2018 oleh ICSB Indonesia tersebut.

“Atas nama Pemkab Deliserdang, saya mengucapkan terima kasih, atas terpilihnya Deliserdang sebagai daerah pertama. Deliserdang dengan jumlah penduduk sekitar 2 juta jiwa, juga merupakan basis UMKM. Saya berharap, kegiatan ini dapat memberikan tambahan pengetahuan, khususnya bagi UMKM Deliserdang,” jelasnya.

Sementara Direktur Operasional Bank Sumut Didi Duharsa, juga menyampaikan ucapan terima kasih, atas penghargaan ICSB Indonesia kepada Bank Sumut. Secara khusus, Didi juga menyampaikan, penghargaan ini merupakan wujud kerja keras dan komitmen seluruh karyawan Bank Sumut.

Berdasarkan data kinerja Bank Sumut, porsi penyaluran kredit UMKM Bank Sumut per Juni 2018 telah mencapai 42,84 persen atau Rp8,75 triliun. (saz/ram)

Telkom Indonesia Launching IndiHome Gamer

BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos LAUNCHING: Telkom Indonesia secara resmi melaunching IndiHome Gamer di Medan.

MEDAN-Untuk memanjakan para game online, dalam layanan internet yang cepat dan lancar, Telkom Indonesia mengeluarkan paket terbaru, IndiHome Gamer. Paket ini juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini.

Telkom Indonesia secara resmi melaunching IndiHome Gamer dengan dihadari oleh para Gamers dan Persatuan Warnet Sumatera (PWS) di Hotel Emerald Garden Medan, Jum’at (3/8) malam.

BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos
LAUNCHING: Telkom Indonesia secara resmi melaunching IndiHome Gamer di Medan.

Divisi Service Solution Telkom, Faidil Hadi mengatakan layanan ini berbeda dengan layanan internet lainya yang dimiliki Telkom Indonesia.

Layanan IndiHome Gamer berbeda dengan IndiHome reguler. IndiHome Gamer menawarkan keunggalan IP khusus dengan IP Public. Keunggulan IP Public terletak pada kecepatannya karena tanpa harus melalui mekanisme Network Address Translation (NAT).

“IndiHome Gamer ini satu langkah lebih maju pada tahapan translasi IP dengan ketiadaan tahap IP NAT. IP ini didaftarkan langsung ke game publisher PC games dan mobile games. Bukan hanya dari jaringan, dengan berlangganan, pelanggan akan mendapatkan berbagai macam benefit,” jelas Faidil.

Untuk itu, bagi yang sudah memakai IndiHome Reguler, jika ingin berimigrasi ke IndiHome Gamer harus dilakukan instalasi ulang karena IPnya sudah berbeda.”Benefitnya oun hanya bisa didapatkan dengan berlangganan IndiHome Gamer,” tuturnya.

Faidil menjelaskan untuk benefit sendiri, in game currency, double experience/drop rate, dan masih banyak lagi yang sudah disiapkan oleh game publishernya, atau game yang telah bekerjasama dengan IndiHome.

“Kalau ada masalah klaim benefit, maka pelanggan bisa langsung menghubungi telkom untuk bantuan, follow up benefit, itu dua hari. Kenapa dua hari, karena memang tidak semua customer service game publisher itu 24 jam, sehingga baru bisa diurus esoknya,” sebut Faidil.

Game publisher yang sudah bekerjasama ada Cravindo, LYTO, Garena, Prodigy, Orange Game, dan saat ini sedang proses untuk ke VNG Game Studios, Gemscool, dan yang paling terkenal ada Mobile Legends.

“Kalau para gamers mau tumbuh bersama kita, bukan tidak mungkin game publisher lainnya yang sudah punya nama akan kita ajak juga kerjasama,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, hadir juga sebagai pembicara Christhoper dari Melon, Ronny Purwanto dari Telkom Sigma, Chief Executive Officer Bosqu, Rachmat Slamet. Acara ini juga dihadiri Deputi Vice President Marketing Telkom Regional I Sumatera, Asep Kartiwan dan Manager Home Service 2 Witel Medan, Deckie Fadzkuri Sukamto.

Sementera itu, Manager Home Service 2 Witel Medan, Deckie Fadzkuri Sukamto mengungkapkan pihak Telkom Indonesia untuk mengembangkan IndiHome Gamer melakukan sosialisasi dengan melibatkan gamers dan persatuan warnet di Medan.

“Jadi, mereka ini harapannya itu, seberapa cepatkah komitmen kami untuk menghadapi gangguan, karena servernya inikan memang beda,” tutur Deckie.

Deckie mengatakan Telkom Indonesia terus mengembangkan layanan IndiHome Gamer, pengembangan itu dengan meminta kontribusi pelanggan untuk kedepannya, Silaturahim gamers dan persatuan warnet tetap dijaga.

“Kami berencana akan membuat wadah group Whatsapp dan kita janji kalau ada masalah, tim kita akan segera turun langsung. Ini juga sebagai media komunikasi antara Telkom dan para gamers,” tandasnya. (gus/ram)

The Daily Wash Laundromat akan Buka Outlet 24 Jam

MEDAN-Melirik pangsa pasar dari mahasiswa sebagai konsumen untuk mencuci pakaian atau menlaundry, membuat The Daily Wash Laundromat membuka cabang barunya di Jalan Pancing, Medan, Minggu (5/8).

Pemilik atau Mintra The Daily Wash Laundromat, Dr Lenny mengatakan outlet ini, merupakan cabang kedua yang dimilikinya. Sebelumnya, cabang yang sama berada di Jalan Asia Ujung No 555 Medan. Dengan kehadiran cabang baru ini, bisa solusi warga kota Medan untuk menyuci pakaiannya.

“Kita buka outlet, pertama kali membuka studi kelayakan. Disini ada mahasiswa dekat dari Unimed dan kampus lainnya, pasti ramai. Karena, sampai jam 11 malam, masih ramai untuk mencuci disini,” ucap Lenny kepada wartawan, kemarin siang.

Lenny mengatakan selain itu, cabang di Jalan Pancing ini, ada strategis ekonomi untuk mengembangkan usahanya dalam bidang laundry. Karena, selain mahasiswa dengan kondisi penduduk yang padat memiliki pasar yang ditargetkan seperti pekerja dan ibu rumah tangga menjadi konsumen setia The Daily Wash Laundromat.

“Outlet kami sangat unik, baik dari design maupun program promosinya. Banyak program promosi dan bagaimana cara kami untuk membuat oulet kami ramai dan diminati oleh pelanggan,” jelas Lenny.

Selain di Medan, The Daily Wash Laundromat Indonesia memilik cabang didaerah lain, yakni Jakarta, Solo, Surabaya, Manado, dan Jambi. Kemudian, akan membukan peluang usaha didaerah dan akan membuka cabang di Bali.

Sementara itu, Chief Executive Office The Daily Wash Laundromat Indonesia, Lianto Tim menilai Kota Medan memiliki market yang baik untuk terus dikembangkan kedepannya. Dipastikan The Daily Wash Laundromat akan membuka outlet lagi di Kota terbesar nomor tiga di Indonesia ini.

“Animo masyarakat dan investor mau bergabung sama kita sangat tinggi. Kita memfilter untuk itu dan pembuka oulet. Jumlah 9 outlet, dua oulet mau dibuka di kawasan Johor dan Jalan Gatot Suborot Medan,” kata Lianto.

Lianto mengungkapkan The Daily Wash Laundromat memiliki kelebihan ketibang laundry lainnya yang ada saat ini. Dengan kelebihan, menyuci pakaian yang murah dan lokasi kejangkau dari kediamanan konsumen dan diproses dengan cepat serta siap digunakan.

“Dengan targetan mahasiswa, pekerja dengan lokasi terjangkau. Kemudian, laundry yang bersih dan luandry kita, tidak dicampur dengan pakaian orang lain. Selanjutnya prosesnya cepat 1 jam setengah,” tutur Lianto.

Ia mengatakan dengan terus meningkatkan konsumen, The Daily Wash Laundromat akan mengoperasikan sebauh outlet selama 24 jam. Hal ini, dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen, tanpa melihat waktu untuk menyuci baju.

“Beberapa oulte kita akan melayani laundry selama 24 jam. Kita siapkan dan kita coba outlet kita di Jalan Asia Ujung. Perlu waktu yang cepat, laundry yang tepat dan cepat,” tandasnya.(gus/ram)

Dukung Asian Games 2018

Pelaksanaan car free day (CFD) berlangsung sangat meriah di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (5/8). Selain menuajikan senam jantung sehat dan kegiatan olahraga lainnya, kegiatan yang digelar sebagai sosialisasi kepada masyarakat untuk mengurangi polusi udara yang disebabkan emisi buang gas kendaraan bermotor juga dirangkaikan dengan Pesta Rakyat Dukung Bersama Semangat Sang Juara, yang bertujuan menyukseskan pelaksanaan Asian Games ke-18 2018 yang akan dibuka 18 Agustus mendatang di Jakarta dan Palembang.

Sejumlah kegiatan digelar untuk memeriahkan pesta rakyat tersebut. Selain trivia games, juga digelar kompetisi foto online serta dance dengan hadiah cukup menarik. Di samping itu, pesta rakyat juga dimeriahkan dengan Tari Poco Poco untuk ikut serta memecahkan Guinness World of Records.

Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin, bersama Ketua TP PKK Kota Medan Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin, ikut Tari Poco Poco bersama ribuan warga yang dipusatkan di Jalan Pulau Pinang Medan. Selain itu, Kepala Dispora Sumut Baharuddin Siagian, dan Kepala Dinas Kominfo Sumut Fitriyus, juga ikut tarian yang berasal dari Maluku tersebut.

Sebelum mengikuti Tari Poco Poco, Eldin dan Rita, yang juga Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Utama Sumut, bersama masyarakat yang sudah hadir sejak pukul 06.00 WIB, lebih dulu melaksanakan senam jantung sehat, dipandu sejumlah instruktur terlatih. Senam ini rutin ditampilkan dalam setiap CFD digelar dalam rangka melindungi kesehatan jantung masyarakat.

Selanjutnya, Eldin menyatakan apresiasinya atas digelarnya Pesta Rakyat Dukung Bersama Semangat Sang Juara, yang merupakan kerja sama panitia Asian Games 2018, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut), dan Pemko Medan.

Sebab, kegiatan ini sebagai bentuk sosialisasi sekaligus ajakan kepada seluruh masyarakat di Kota Medan untuk memberikan dukungan dan semangat kepada seluruh atlet yang akan bertarung, terutama atlet dari Sumut, khususnya Kota Medan.

“Melalui event ini, kami mengajak seluruh masyarakat Medan mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan Asian Games 2018, dengan memberikan semangat dan dukungan kepada para atlet Indonesia, khususnya Sumut dan Medan, yang akan bertanding di Asian Games,” tutur Eldin.

Eldin menambahkan, sejumlah atlet dari Kota Medan ikut memperkuat kontingen Indonesia yang akan berlaga di Asian Games 2018. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan mendoakan para atlet agar tampil baik sehingga mempersembahkan medali emas.

Guna mendapatkan dukungan masyarakat, panitia menampilkan foto beserta biodata serta prestasi yang telah ditorehkan sejumlah atlet dari Kota Medan maupun beberapa daerah lain di Sumut, seperti Silvester Golbert Manik (polo air), Srunita Sari Sukatendel (karate), Jintar Simanjuntak (karate), Yolanda Putri (angkat besi), Juwita Niza Wasni (wushu) serta Lindswell (wushu). “Jadi mari kita dukung dan doakan seluruh atlet kita, terutama yang dari Medan, agar dapat meraih prestasi membanggakan,” ajak Eldin. (ris/saz)

Gempa 7 SR di Lombok, 82 Orang Meninggal

LOMBOK, SUMUTPOS.CO – Dampak gempabumi 7 SR yang mengguncang wilayah di Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 WIB memberikan dampak yang luas. Hingga Senin dini hari (6/8/2018) pukul 02.30 WIB tercatat 82 orang meninggal dunia akibat gempa, ratusan orang luka-luka dan ribuan rumah mengalami kerusakan. Ribuan warga mengungsi ke tempat yang aman. Aparat gabungan terus melakukan evakuasi dan penanganan darurat akibat gempabumi.

 

Informasi diperoleh dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, daerah yang terparah adalah Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur dan Kota Mataram. Berdasarkan laporan dari BPBD Provinsi NTB, dari 39 orang meninggal dunia, korban berasal dari Kabupaten Lombok Utara 65 orang, Lombok Barat 9 orang, Lombok Tengah 2 orang, Kota Mataram 4 orang, dan Lombok Timur 2 orang. Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh.

 

Di saat penanganan darurat dampak gempa 6,4 SR masih berlangsung, terutama di Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur, tiba-tiba masyarakat diguncang gempa dengan kekuatan yang lebih besar. Masyarakat panik dan berhamburan di jalan-jalan dan bangunan dan rumah yang sebelumnya sudah rusak akibat gempa sebelumnya menjadi lebih rusak dan roboh. Apalagi ada peringatan dini tsunami menyebabkan masyarakat makin panic dan trauma sehingga pengungsian di banyak tempat.

 

Korban luka-luka banyak yang dirawat di luar puskesmas dan rumah sakit karena kondisi bangunan yang rusak. Selain itu gempa susulan terus berlangsung. Hingga 5/8/2018 pukul 22.00 WIB terjadi 47 kali gempa susulan dengan intensitas gempa yang lebih kecil. BMKG menyatakan bahwa gempa 7 SR tadi adalah gempa utama (main shock) dari rangkaian gempa sebelumnya. Artinya kecil kemungkinan akan terjadi gempa susulan dengan kekuatan yang lebih besar.

 

Tim SAR gabungan masih terus melakukan evakuasi dan penyisiran. Kondisi malam hari dan sebagian komunikasi yang mati menyebabkan kendala di lapangan. Diperkirakan korban terus bertambah. Jumlah kerusakan bangunan masih dilakukan pendataan.

 

Kepala BNPB Willem Rampangilei bersama jajaran BNPB telah tiba di Lombok Utara menggunakan pesawat khusus dari Bandara Halim Perdanakusuma. Tambahan bantuan logistik dan peralatan segera dikirimkan. 2 helikopter untuk mendukung penanganan darurat dikirimkan. BNPB terus mendampingi Pemda, baik Pemda Provinsi dan Kabupaten/Kota terdampak. Penanganan darurat terus dilakukan. BNPB bersama BPDB, TNI, Polri, Basarnas, Kementerian PU Pera, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian BUMN, SKPD, NGO, relawan dan lainnya terus melakukan penangan darurat. TNI akan memberangkatkan tambahan pasukan dan bantuan, khususnya bantuan kesehatan yaitu tenaga medis, obat-obatan, logistik, tenda dan alat komunikasi pada 6/8/2018 pagi.

 

Fokus utama saat ini adalah pencarian, penyelamatan dan pertolongan kepada masyarakat yang terdampak gempa serta pemenuhan kebutuhan dasar. Kebutuhan mendesak saat ini adalah tenaga medis, air bersih, permakanan, selimut, tikar, tenda, makanan siap saji, layanan trauma healing dan kebutuhan dasar lainnya. Kegiatan belajar mengajar di sekolah di wilayah Lombok Utara, Lombok Timur, dan Mataram akan diliburkan pada 6/8/2018 karena dikhawatirkan bangunan sekolah membahayakan siswa. Akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu oleh petugas. (rel)

Biaya Caleg Melonjak 2 Kali Lipat

Di tengah penelitian berkas bacaleg oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, para caleg yang bakal bertarung di Pileg 2019 saat ini tengah hitung-hitungan besar biaya untuk kampanye. Caleg yang ingin berebut kursi di DPRD Sumut, diperkirakan harus mengeluarkan kocek untuk cost politic hingga dua kali lipat dibanding Pileg 2014 lalu. Biaya itu demi merebut hati masyarakat dalam memilihnya.

ANGGOTA DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan mengatakan, dirinya sudah melakukan hitung-hitungan besar biaya yang ia keluarkan untuk kampanye di daerah pemilihannya, Sumut VII yang meliputi Kabupaten Padanglawas, Paluta, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal dan Kota Padang Sidimpuan.

Strategi turun ke masyarakat secara langsung, dikatakannya sebagai cara utama untuk bisa meraih simpati pemilih pada pesta demokrasi mendatang. Hal sama ia lakukan pada pencalonan seperti di Pileg 2014 lalu. Menurutnya, kampanye yang ideal dan efektif adalah bertatap muka dengan calon pemilih.

“Idealnya memang seperti itu. Bagaimana masyarakat bisa mengenal dan menerima pesan yang kita sampaikan Tentunya harus ada komitmen ke warga, apa yang akan kita lakukan jika duduk sebagai anggota dewan,” ujar Sutrisno yang akan maju lagi untuk periode berikutnya di Pileg 2019, Jumat (3/8).

Dikatakannya untuk sosialisasi, setidaknya waktunya sekitar tiga bulan masa efektif berkampanye pada Pileg 2014 lalu. Sekitar empat sampai lima titik lokasi untuk setiap kecamatan di kawasan Tabagsel menjadi targetnya. Biaya yang dikeluarkan pun berkisar Rp150 juta yang digunakan untuk keperluan biaya operasional serta selebaran dan spanduk.

“Perhitungan saya, biaya yang keluar selama kampanye Pileg 2014 itu berkisar Rp150 juta. Itu digunakan selama beberapa bulan kampanye. Ya caranya kita keliling di lima kabupaten/kota, menggunakan kendaraan operasional ada dua. Yang satu mobil sendiri, yang lain kendaraan rental selama dua bulan,” jelasnya.

Namun jumlah tersebut diakuinya akan meningkat dua kali lipat pada Pileg 2019 mendatang. Sebab selain kenaikan harga barang-barang logistik, target partai dan persaingan bacaleg menurutnya semakin ketat. Mengingat adanya kemunculan partai baru, wajah baru dan peningkatan jumlah perolehan kursi di DPRD Sumut dari dapil Tabagsel.

“Hitungannya ‘kan kalau dulu itu kita bisa mencakup beberapa kecamatan saja di satu kabupaten, kecuali Padangsidimpuan yang bisa kita datangi semuanya karena tidak begitu luas. Tetapi untuk kali ini, target cakupannya harus meningkat. Mana yang belum didatangi, kita akan susun untuk bisa turun ke konstituen lain,” sebut Politisi PDIP ini.

Dengan peningkatan target cakupan dan penambahan kursi dari dapil Sumut 7, Sutrisno juga mengakui apa yang diperoleh dari pekerjaannya sebagai anggota DPRD Sumut sejak tahun lalu, dianggap dapat membantu dalam hal pembiayaan sosialisasi hingga kampanye. Sehingga, dana kampanye dirinya akan bertambah hingga dua kali lipat dari Pileg sebelumnya, kurang lebih sekitar Rp300-an juta.

“Kalau berdasarkan aturan yang baru (PP 18/2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD) , memang seorang anggota DPRD Sumut itu bisa memperoleh hingga Rp80 juta lebih setiap bulannya. Tetapi kalau seperti kami, ada yang gotong royong yang harus dibayarkan ke partai. Jadi bisa saya terima sekitar Rp70 jutaan,” sebutnya.

Angka itu pula yang menurutnya bisa membantu pembiayaan kampanye. Meskipun sebagian besar, dana yang harus dikeluarkan seorang caleg, bisa lebih dari jumlah penghasilannya sebagai wakil rakyat. “Informasi yang saya terima memang seperti itu. Ada yang dana kampanyenya sampai Rp2 miliar, bahkan Rp4 miliar hingga Rp5 miliar, katanya.

Biaya Memperkenalkan Diri
Pengamat Politik dan Pemerintahan UMSU Rio Affandi Siregar mengatakan, biaya kampanye besar hingga miliaran biasanya dikeluarkan oleh caleg baru. Sebab, modal awal seseorang adalah popularitas atau dikenal masyarakat. Sehingga untuk bisa memperkenalkan diri, seorang bacaleg akan menggunakan banyak cara, salah satunya menggunakan media luar ruang seperti poster, spanduk hingga baliho.

“Secara pembiayaan, pasti semua ada biayanya. Karena bahan kampanye kan harus dibeli, termasuk operasional. Tetapi kalau calon incumbent sepertinya tidak begitu besar biaya yang harus keluar. Karena selama menjabat, mereka kan juga difasilitasi untuk menjaga konstituennya. Kalau pada periodesasinya efektif digunakan untuk turun ke basis, biasanya tidak banyak spanduknya beredar,” sebutnya.

Namun katanya, politik uang masih menjadi rahasia umum, khususnya masyarakat yang tingkat pendidikan serta kesadaran politiknya rendah. Hal tersebut juga bisa saja muncuk dari calon yang baru. Sebab, sekalipun secara finansial seorang caleg tergolong mampu, belum tentu menjadi pilihan karena beberapa hal, diantaranya seperti janji kampanye.

“Kalau politik uang, ini masih saja menjadi rahasia umum. Karena masih banyak masyarakat yang pragmatis dalam hal pilihan politik. Karena mereka belum sadar betapa ruginya kalau memilih caleg karena uang,” pungkasnya. (bal)