Home Blog Page 6182

PSMS v Persipura: Gawat Darurat

Foto: Sutan Siregar/Sumut Pos TUMPUAN: Wilfried Yessoh dan Dilshod Sharofetdinov menjadi tumpuan PSMS saat menjamu Persipura di Stadion Teladan, malam ini.
Foto: Sutan Siregar/Sumut Pos
TUMPUAN: Wilfried Yessoh dan Dilshod Sharofetdinov menjadi tumpuan PSMS saat menjamu Persipura di Stadion Teladan, malam ini.

SUMUTPOS.CO – PSMS dalam kondisi gawat darurat di Liga 1 saat ini. Tiga kekalahan beruntun membuat posisi anak asuh Djadjang Nurdjaman semakin terpuruk di papan bawah jelang putaran pertama berakhir. Untuk itu duel kontra Persipura di Stadion Teladan, Rabu (11/7) malam akan menjadi pertarungan yang wajib untuk dimenangkan.

Kekalahan 0-1 dari Madura United saat away menambah luka PSMS yang menderita dua kekalahan sebelum jeda kompetisi. Trauma pasca kekalahan dari Persib di kandang sendiri juga harus dihilangkan. PSMS harus berpesta di depan pendukungnya yang sudah dahaga kemenangan.

Pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman sadar jika kondisi timnya saat ini memang sedang tidak stabil. Apalagi mentalitas anak asuhnya tengah down. Untuk itu, tiga poin akan sangat berharga untuk mendongkrak PSMS dari klasemen.

“Posisi (di klasemen) cukup gawat. Tambahan 3 poin akan mengubah kondisi di klasemen, karena jarak (tim) satu dengan yang lainnya berdekatan,” ujar Djadjang Nurdjaman pada temu pers jelang laga.

Namun saat PSMS harus tampil fight, mereka justru harus kehilangan beberapa pilarnya. PSMS kehilangan tiga pemain andalannya. “Kita tak diperkuat Lobo karena akumulasi (kartu). Lalu, Frets dan Alwi mungkin tidak bisa karena di kesatuannya,” katanya.

Absennya ketiga pemain itu sedikit mempengaruhi komposisi pemain. Namun, eks pelatih Persib Bandung itu sudah mempersiapkan pemain lainnya.  “Kita masih ada (pemain) yang lain seperti Roni dan Erwin. Kita tetap fight,” ujar Djanur.

Di kesempatan yang sama, pemain PSMS Medan, Erwin Ramdani juga mengatakan hal yang serupa. Pemain yang berposisi sebagai penyerang sayap ini berharap timnya dapat menang melawan Persipura.

“Untuk besok saya akan tampil all out, berusaha menampilkan yang terbaik. Mohon doanya semoga besok dapat 3 poin,” dia menambahkan.

Djanur sadar Mutiara Hitam, julukan Persipura adalah tim yang sangat sulit untuk ditumbangkan. Kemampuan individu dengan pemain seperti Boaz, Hilton dan lainnya menjadi ancaman bagi mereka.

“Mereka punya Boaz, Hilton, Marcel dan juga Kabes. Ini (bisa) jadi ancaman. Kita akan all out, misi tiga poin semoga dapat terpenuhi,” ujarnya.

Pada pertandingan sebelumnya, baik PSMS dan Persipura sama-sama menelan kekelahan. Dengan ini, kedua tim memiliki misi untuk mencari kemenangan.  “Persipura pada pertandingan sebelumnya kalah. Saya yakin mereka punya motivasi untuk menang (di Stadion Teladan). Namun, kita akan fight dan meraih tiga poin,” terangnya.

Di kubu lawan, Persipura tak ingin datang-datang sia-sia. Mereka ingin pulang dengan membawa pulang poin. Hal itu diungkapkan Asisten pelatih Persipura, Toni Ho. “Kami datang mencoba untuk mengimbangi, harapan kami semoga dapat hasil positif dan dapat poin untuk bawa pulang,” ujarnya.

“Banyak hal yang harus dibenahi, faktor teknis, mental. Juga harus dipikirkan faktor lucky (beruntung). Kita harap lucky ada di Medan,” sambung Toni.

Dalam laga besok, lanjut Toni, para pemainnya dalam keadaan siap. Namun, dia enggan membeberkan nama pemain yang akan diturunkan. “Pemain semua siap. Besok kita lihat siapa yang paling benar-benar siap itu diturunkan,” jelas Toni. (don)

Pendanaan Tol Trans Sumatera Tiru China

Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS_ TOL MEDAN- BINJAI: Kenderaan melintas di depan pintu tol Semayang saat meninjau persiapan pengoperasian Jalan tol Trans Sumatera di Binjai, Sumatera Utara, Senin (9/10). Jalan tol tersebut direncanakan beroperasi pada 15 Oktober 2017 yang akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.
Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS_
TOL MEDAN- BINJAI: Kenderaan melintas di depan pintu tol Semayang saat meninjau persiapan pengoperasian Jalan tol Trans Sumatera di Binjai, Sumatera Utara, Senin (9/10). Jalan tol tersebut direncanakan beroperasi pada 15 Oktober 2017 yang akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pola dukungan berupa jaminan keuangan dari Kementerian Keuangan kepada PT Hutama Karya (Persero) untuk membangun sejumlah ruas tol Trans-Sumatera juga dilakukan di negara lain.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan, model pembiayaan seperti itu telah dipraktikkan di China. “Kalau dilihat negara lain membangun jalan tol, misalnya di China, membagi pembangunan jalan tol komersial yang dioperasikan perusahaan,” ucap Herry dalam jumpa pers, Rabu (11/7/2018) di Jakarta.

Dia menambahkan, di China model itu disebut long term operated toll road atau jalan tol yang dibiayai pemerintah melalui pinjaman jangka panjang. Cara yang mirip, ujarnya, juga dilaksanakan di Afrika Selatan yang mempunyai jenis jalan tol yang berbeda. “Afrika Selatan punya jalan tol yang private dan public,” kata Herry.

Begitu pula dengan di Denmark, tambahnya, yang mempunyai skema sama dengan yang dilakukan terhadap PT Hutama Karya (Persero) selaku kontraktor pelaksana. Dalam hal ini BUMN di Denmark membangun jalan hingga ke negara lain, tetapi dibiayai oleh negara.

“Di Denmark punya state guarantee model dengan skema yang sama, membangun jalan dari Denmark ke negara lain. Dilakukan oleh BUMN-nya, tapi dibiayai negara,” imbuhnya.

Herry menuturkan, Hutama Karya bertindak bukan atas nama korporasi, melainkan atas nama pemerintah. “Bagaimana inovasi yang kita lakukan, ada cross subsidi, cash deficiency yang menjamin sehingga pinjamannya aman, pinjaman luar negeri, direct lending, dan lain-lain. Jadi laboratorium financing juga,” kata Herry. (erwin/kps)

Jokowi: Nama Cawapres Tinggal Lima

Presiden Joko Widodo.
Presiden Joko Widodo.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan nama calon wakil presiden (cawapres) 2019 yang akan mendampinginya masih dalam tahap penggodokan. Jokowi belum mau memberi tahu nama cawapres tersebut.

“Ini masih dalam proses penggodokan. Yang namanya digodok itu pasti nunggu biar matang. Kalau digodok belum matang terus dikeluarkan, itu menjadi setengah matang. Biar matang dulu, nanti akan kami sampaikan pada saat yang tepat,” ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2018).

Menurut Jokowi, komunikasi dengan parpol pendukungnya masih harus dilakukan. Saat ini, kata Jokowi, sudah ada lima nama yang dikantonginya.

“Sepuluh mengerucut ke lima,” ujar Jokowi.

Nama cawapres yang akan mendampingi Jokowi berasal dari berbagai kalangan. Mana saja?

“Bisa partai, bisa nonpartai, bisa profesional, bisa sipil, bisa TNI-Polri. Semuanya bisa,” ucap Jokowi.

Jokowi belum mau membocorkan tanggal untuk mengumumkan cawapres.

“Mbok sabar dulu. Kan paling tinggal seminggu, 2 minggu, 3 minggu lagi,” tuturnya. (dkp/dtc)

Polisi: 45 Kapal Terbakar di Benoa

Asap hitam terus mengepul dari kebakaran kapal di Pelabuhan Benoa, Bali.
Asap hitam terus mengepul dari kebakaran kapal di Pelabuhan Benoa, Bali.

BADUNG, SUMUTPOS.CO – Total 45 kapal terbakar di Pelabuhan Benoa, Kabupaten Badung, Bali. Dari 45 kapal yang terbakar, 37 di antaranya mengalami kerusakan yang parah.

“Kapal yang terbakar (parah) ada 37 sedangkan yang bisa diselamatkan 8. Yang 8 ini terbakar tapi sedikit dan kapal masih bisa digunakan,” kata Kapolsek KP3 Benoa Kompol Ni Made Sukerti, di lokasi kejadian Rabu, (11/7/2018).

Untuk penyidikan lebih lanjut Sukerti menambahkan akan dilakukan pemeriksaan oleh tim laboratorium forensik (labfor) Polda Bali. Namun labfor belum bisa melakukan oleh TKP akibat masih ada kapal yang terbakar serta banyaknya air di dalam kapal yang telah padam.

“Mudah-mudahan semua bisa dipadamkan dalam waktu cepat sehingga kita bisa mendapat data (jumlah kapal) yang betul-betul valid,” terangnya.

“Dari labfor juga sudah turun tapi karena banyak air di dalam kapal ya tidak bisa melakukan pengecekan,” ungkap dia lagi.

Sementara satu kapal yakni KM Cilacap Jaya Karya yang diduga sebagai pemicu kebakaran telah dipasang police line oleh petugas kepolisian. Tujuannya agar tidak ada warga maupun ABK yang masuk ke dalam kapal. Polisi juga telah memeriksa 13 orang saksi, yakni 8 orang ABK, 2 orang penjaga mesin, 2 mualim serta kapten kapal. (rvk/dtc)

OTT di Labusel, Bendahara Dinkes Kabur Lewat Jendela

OTT-Ilustrasi
OTT-Ilustrasi

LABUSEL, SUMUTPOS.CO – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Labuhanbatu melakukan operasi tangkap tangan (OTT), Senin (9/7/2018) petang.

Sebanyak enam aparatur sipil negara (ASN) berhasil diamankan, kecuali, Bendahara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel), Sumut.

Pejabat berinisial S, 34, dan tinggal di Desa Asam Jawa Kecamatan Cikampak, Labusel, itu berhasil melarikan diri dari lewat jendela sebelum diciduk.

“Bendahara atas nama S melarikan diri lewat jendela di dalam ruangannya,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Selasa (10/7/2018).

Diutarakan Tatan, saat ini sudah diimbau terhadap yang bersangkutan untuk menyerahkan diri ke Polres Labuhanbatu. Namun, sampai saat ini belum hadir. “Masih dalam pencaharian oleh tim,” ucapnya.

Sebelumnya, Tim Saber Pungli Polres Labuhanbatu melakukan OTT di kantor Dinkes Labusel. Sebanyak 6 orang aparatur sipil negara (ASN) diamankan.

Keenam ASN tersebut terdiri dari 4 kepala puskemas di Labusel, 1 kepala puskemas di Labuhanbatu dan seorang lagi bendahara puskesmas di Labusel.

“Sekira pukul 14.30 WIB, Tim Saber Pungli Polres Labuhan Batu mendapat informasi bahwa adanya pemotongan Dana BOK (Bantuan Operasional Kesehatan) Periode Januari 2018 s/d Maret 2018,” ungkap Tatan.

Dari informasi itu, selanjutnya tim melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap keenam orang tersebut.

“Dana BOK tersebut dipotong oleh Bendahara Dinkes Labusel atas nama S sebesar 40 persen, dari Dana BOK yang diterima oleh masing-masing kepala puskesmas di sana. Sehingga, dana BOK yang diterima oleh masing-masing kepala puskesmas tidak lagi sesuai dengan jumlah yang seharusnya diterima,” jelas Tatan. (fir)

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Terdampar di Pulo Aceh

Petugas bersama warga menguburkan mayat tanpa identitas yang terdampar di Pulo Aceh.(Foto Ist for Sumut Pos)

ACEH, SUMUTPOS.CO – Warga Gampong Pasie Janeng, Kecamatan Pulo Aceh, Aceh Besar, Selasa (10/7) siang kemarin, menemukan sesosok mayat tanpa identitas di bibir pantai desa setempat.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Suprihasto dikonfirmasi wartawan membenarkan perihal tersebut. Kata Kapolres, mayat yang diperkirakan berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan oleh seorang nelayan bernama Zulfan Efendi (35), saat hendak memancing.
“Saksi melihat ada sesosok mayat di bibir Pantai Pasie Raya, kemudian dilaporkan ke aparat gampong termasuk Polsek dan Koramil setempat,” kata Kapolres.
Kemudian, sambungnya, personel Polsek dan Koramil setempat bersama sejumlah aparat Gampong langsung menuju ke lokasi penemuan.
“Mayat ini tak bisa dikenali karena dalam keadaan yang tidak utuh lagi yakni tanpa kepala, tangan dan kaki serta organ dalam yang tidak ada lagi,” terannya.
“Sudah membusuk, diperkirakan korban berjenis kelamin laki-laki dan berusia 10 hingga 12 tahun. Diduga korban tenggelam, tidak ada identitas sama sekali,” ungkap AKBP Heru Suprihasto.
Karena tak bisa dievakuasi, akhirnya masyarakat bersama aparat gampong setempat memutuskan untuk mengebumikan mayat Mr X tersebut di dekat lokasi penemuan.
“Sudah dikebumikan masyarakat dan aparat Gampong setempat di sekitar lokasi penemuan berdasarkan kesepakatan bersama, tidak memungkinkan juga untuk dievakuasi karena jasadnya tidak utuh lagi,” pungkasnya.(zal)

 

KPK Geledah Disdik dan Dinkes Aceh

Ruang kerja Kepala Dinas Pendidikan Aceh Disegel oleh tim penyidik KPK, Rabu (11/7).

ACEH, SUMUTPOS.CO – Setelah melakukan pengeledahan di Dispora dan PUPR Aceh pada Selasa kemarin, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kembali melakukan penggeledahan di kantor Dinas Pendidikan Aceh Rabu (11/7).

Penggeledahan dilakukan di Gedung A kantor Dinas Pendidikan Aceh yang berada di jalan Daud Beureueh dan gedung B di jalan H. Dimurtala, Kuta Alam, Banda Aceh. Tim penyidik KPK mulai melakukan penggeledahan sejak pukul 09.00 WIB.
Tim penyidik KPK juga menyegel ruangan kerja Kepala Dinas Pendidikan Aceh yang berada di gedung A dan satu ruangan lainnya di gedung tersebut.
Penyegelan ruang Kepala Dinas Pendidikan Aceh dan OPP Room dilakukan dengan menempel stiker yang bertuliskan “Disegel” dan terdapat tulisan KPK.
Selain Dinas Pendidikan, Tim Penyidik KPK juga menggeledah kantor Dinas Kesehatan Aceh. Dari Dinas tersebut, tim Penyidik menyita sejumlah dokumen pelaksanaan anggaran (DPA).
Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya penggeledahan di dua dinas, yaitu Dinas Pendidikan Aceh dan Dinas Kesehatan Aceh.
“Ya masih dalam penyidikan kasus dugaan suap terkait Dana Otonomi Khusus (DOK) Aceh. Sejak pukul 10.00 WIB tadi, dilakukan penggeledahan di Dinas Pendidikan dan Kesehatan Aceh,” ujar Febri.
Penggeledahan yang dilakukan KPK dalam beberapa hari terkahir di sejumlah dinas di Aceh, diduga merupakan bagian dari pengembangan kasus yang menjerat Gubernur Aceh non aktif Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah non aktif Ahmadi serta dua orang dari swasta Hendri Yuzal dan Syaiful Bahri pada Selasa (3/7/2018) malam lalu.
Mereka ditangkap KPK atas dugaan kasus suap senilai Rp 500 juta atas komitmen fee ijon proyek pembangunan infrastruktur Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018. Kini keempatnya resmi telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.(zal)

11 Kloter Jemaah Haji Terbang Perdana 17 Juli

Ribuan nasabah Tabungan Haji Makbul saat manasik haji akbar yang digelar di Asrama Haji Medan mulai Jumat (29/6).
Ribuan nasabah Tabungan Haji Makbul saat manasik haji akbar yang digelar di Asrama Haji Medan mulai Jumat (29/6).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 11 kloter jemaah haji akan diberangkatkan pertama ke tanah suci pada 17 Juli.

Kasi Pelayanan Transportasi Udara Kementerian Agama Edayanti Dasril menjelaskan, total ada 13 embarkasi pemberangkatan jemaah haji di Indonesia.

Yaitu: Aceh (BTJ), Medan (KNO), Batam (BTH), Palembang (PLM), Padang (PDG), Jakarta – Pondok Gede (JKG), Jakarta – Bekasi (JKS), Solo (SOC), Surabaya (SUB), Banjarmasin (BDJ), Balikpapan (BPN), Makassar (UPG), dan Lombok ( LOP).

“Untuk pemberangkatan pada 17 Juli 2018, total ada 11 kloter yang akan diterbangkan melalui lima embarkasi,” terang Edayanti di Jakarta, Rabu (11/7).

Mereka akan berangkat dari Embarkasi Surabaya/SUB (3 kloter), Padang/PDG (1 kloter), Lombok/LOP (1 kloter), Solo/SOC (4 kloter), Jakarta – Pondok Gede/JKG (1 kloter), dan Makassar/UPG (1 kloter).

“Total ada 4.486 jemaah yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 17 Juli,” ujarnya.

Eda menambahkan, pemberangkatan jemaah haji Indonesia akan dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama, jemaah diterbangkan menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah. Pemberangkatan gelombang pertama berlangsung 13 hari, yakni 17 – 29 Juli 2018.

Jemaah haji gelombang kedua akan diberangkatkan menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah. Proses pemberangkatannya berlangsung selama 17 hari, 30 Juli – 15 Agustus 2018. (esy/jpnn)

PSMS Optimistis Tumbangkan Persipura

Foto: Sutan Siregar/Sumut Pos Para pemain PSMS saat selebrasi gol ke gawang Barito. PSMS yakin bisa curi poin di Bantul.
Foto: Sutan Siregar/Sumut Pos
Para pemain PSMS saat selebrasi gol ke gawang Barito. PSMS yakin bisa curi poin di Bantul.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PSMS Medan optimistis meraih kemenangan saat menjamu Persipura Jayapura meski tanpa tiga pemain inti dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-15 di Stadion Teladan, Kamis (12/7).

Meski begitu, Djadjang Nurdjaman selaku pelatih PSMS optimis dapat mengamankan tiga poin di hadapan penonton setia Ayam Kinantan.

“Kita tak diperkuat Lobo (Reinaldo) karena akumulasi (kartu). Lalu, Frets (Butuan) dan Alwi (Slamet) mungkin tidak bisa karena di kesatuannya,” kata Djanur di Stadion Kebun Bunga, markas PSMS Medan, Rabu (11/7/2018).

Frets dan Alwi memang sedang mengikuti Pekan Olahraga Angkatan Darat (Porad), sama seperti lawan Madura United. Namun, satu hati jelang tanding, keduanya bisa kembali ke tim dan bermain.

Sementara Lobo, dapat kartu kuning teranyar saat lawan Madura United.

Absennya ketiga pemain itu sedikit mempengaruhi komposisi pemain. Namun, eks pelatih Persib Bandung itu sudah mempersiapkan pemain lainnya.

“Kita masih ada (pemain) yang lain seperti Roni dan Erwin. Kita tetap fight,” ujar Djanur.

Ia melanjutkan, kemenangan pada laga esok malam diharap dapat memperbaiki posisi PSMS di klasemen. Sebab, saat ini Ayam Kinantan berada di posisi 17.

“Posisi (di klasemen) cukup gawat. Tambahan tiga poin akan mengubah kondisi di klasemen, karena jarak (tim) satu dengan yang lainnya berdekatan,” sambung Djanur.

Di kesempatan yang sama, pemain PSMS Medan, Erwin Ramdani juga mengatakan hal yang serupa. Pemain yang berposisi sebagai penyerang sayap ini berharap timnya dapat menang melawan Persipura.

“Untuk besok saya akan tampil all out, berusaha menampilkan yang terbaik. Mohon doanya semoga besok dapat tiga poin,” ujarnya. (cr2)

Eksportir Kopi Indonesia Masih Sedikit

The Nescafe plan: petani desa ulu belu kabupaten tanggamus menunjukkan biji kopi yang telah dipanen, kemarin (26/6) Nestle memberikan 18 juta tanaman bibit kopi berkualitas untuk meremajakan kembali perkebunan kopi petani tanggamus sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan petani. f. wahyu syaifullah/radar lampung
Petani menunjukkan biji kopi yang telah dipanen, beberapa waktu lalu.

KAIRO, SUMUTPOS.CO – Meski jadi komoditas primadona di Mesir, eksportir kopi Indonesia belum menjadikan negara Timur Tengah ini sebagai sasaran produksinya. Pebisnis kopi asal Mesir, Khaled Hamdy Fauzy mengaku sangat sulit mencari eksportir kopi asli Indonesia.

“Masih sulit mencari eksportir kopi Indonesia yang memang benar-benar orang Indonesia,” keluh pebisnis kopi asal Mesir, Khaled Hamdy saat bertemu Dubes Indonesia untuk Mesir, Helmy Fauzy, di Kairo, (9/7).

Hamdy mengungkapkan ini dalam pertemuan yang diselenggarakan KBRI Mesir saat penjaringan kandidat Primaduta Award 2018. Primaduta Award adalah penghargaan dari Presiden Joko Widodo bagi buyer yang memiliki loyalitas, komitmen, dan kinerja dalam meningkatkan volume ekspor Indonesia ke Luar negeri.

Primaduta award akan diberikan pada acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2018 yang akan digelar di Indonesia Convention Exhibition, Bumi Serpong Damai, Tangerang, pada 24-28 Oktober mendatang. Turut hadir dalam pertemuan ini adalah Atase Perdagangan KBRI Kairo, Burman Rahman.

Lebih lanjut, Hamdy menjelaskan banyak pemain kopi Indonesia justru tidak berasal dari nusantara. Bahkan, sebagian di antaranya justru berasal dari Singapura. “Angka impor kopi Mesir dari Indonesia sebenarnya jauh lebih besar dari nilai aslinya karena banyak penampung-penampung kopi justru dimainkan negara lain seperti Singapura,” jelas Hamdy.

Menurutnya, banyak petani kopi Indonesia tidak familiar mengenai seluk beluk bisnis internasional. Kondisi ini dimanfaatkan oleh eksportir yang notabene adalah broker-broker asing. Alhasil, sekalipun komoditas kopi menjadi primadona, kondisi ini tidak berdampak banyak bagi tumbuhnya pengusaha kopi asal Indonesia.

“Para petani membutuhkan uang tapi tidak tahu cara menjaga kualitas kopi, sementara eksporter kuasai bisnis dan pandai menjaga kualitas kopi,” kata peraih Primaduta Award 2017 ini.