Home Blog Page 6196

KPK Geledah Rumah Dinas, si Cantik Steffy Burase Dicekal

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf tampak mesra difoto bersama Fenny Steffy Burase. Saat ini Fenny ikut dicekal KPK.
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf tampak mesra difoto bersama Fenny Steffy Burase. Saat ini Fenny ikut dicekal KPK.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO  – Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) melakukan penggeledahan rumah para tersangka kasus korupsi Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018. KPK juga menggeledah pendopo rumah dinas Gubernur Aceh.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penggeledahan berlangsung pada Sabtu (7/7/2018) sejak pukul 10.00 WIB. Hingga saat ini, sebagian proses penggeledahan masih berjalan. “KPK lakukan penggeledahan di rumah para tersangka, yaitu IY, HY, dan TSB, termasuk pendopo rumah dinas gubernur,” kata Febri dalam keterangan resminya.

Sehari sebelumnya, KPK mengamankan sejumlah dokumen dan bukti elektronik terkait DOKA 2018. Febri menuturkan, hasil penggeledahan pada hari ini akan diumumkan dalam waktu dekat. Dalam kasus ini, sejumlah bukti yang didapatkan semakin memperkuat dugaan korupsi yang terjadi terkait DOKA 2018 tersebut.

Selain itu, dilakukan pencegahan ke luar negeri terhadap 4 orang selama 6 bulan terhitung Jumat, 6 juli 2018, yaitu Nizarli, Rizal Aswandi, Fenny Steffy Burase, dan Teuku Fadhilatul Amri. Menurut Febri, mereka perlu dicegah ke luar negeri agar saat dibutuhkan keterangannya dapat dilakukan pemeriksaan.

“KPK menyampaikan terima kasih juga pada masyarakat setempat yang turut membantu kelancaran penyidikan ini. Perlu kita pahami bersama, apa yang dilakukan KPK saat ini adalah semata-mata proses penegakan hukum. Penyidikan dan penahanan dilakukan dengan dasar kekuatan bukti,” jelas Febri.

Menurut dia, salah satu tujuan pemberantasan korupsi dilakukan adalah agar hak masyarakat untuk menikmati anggaran keuangan negara atau daerah tidak dirugikan karena diambil oleh oknum pejabat tertentu.

Prancis v Belgia: Hadang Generasi Emas

Griezman akan menjadi andalan Prancis untuk kalahkan Belgia.
Griezman akan menjadi andalan Prancis untuk kalahkan Belgia.

SUMUTPOS.CO – Prancis selangkah lagi akan melaju ke final Piala Dunia yang dirindukan kembali dalam dua dekade terakhir. Satu ujian yang harus dihadapi adalah bersua Belgia pada semifinal di Stadion Krestovsky, Rabu (11/7) dini hari nanti.

Terakhir kali Prancis berada di final adalah pada tahun 1998 saat menjadi tuan rumah. Pada saat itu mereka tak menyia-nyiakannya dengan gelar juara dunia pertama. Generasi itu dipimpin Didier Deschamp sebagi kapten tim dengan Zinedine Zidane sebagai bintangnya.

Kini 20 tahun berselang, Prancis datang lagi dengan Deschamp sebagai pemimpin. Namun tentu tak lagi berada di lapangan. Deschamp memimpin Les Blues dengan memegang kendali taktik. Prancis juga datang dengan bocah yang lahir pada tahun peristiwa bersejarah itu, Kylian Mbappe.

Uniknya di kubu Belgia, juga ada pelaku sejarah di Piala Dunia 1998. Dialah Thierry Henry yang kali ini berada di kubu berseberangan, Belgia. Henry menjadi asisten pelatih Roberto Martinez. Tentu ini merupakan dilema bagi Henry menghadapi negaranya.  “Setiap orang Prancis tahu betul bahwa Henry adalah pemain hebat. Dia adalah pesepakbola ikonik,” kata Lucas Hernandez, bek Prancis.

Perjalanan Prancis ke semifinal sejauh ini cukup mulus. Hanya Denmark yang mengagalkan laju kemenangan Prancis di penyisihan grup. Selebihnya mereka melumat Australia, Peru, Argentina dan terakhir Uruguay. Dikritik karena performa yang belum meyakinkan di penyisihan. Prancis justru menjawabnya dengan memukul dua tim juara dunia, Argentina dan Uruguay di fase knock out.

Namun pelatih Prancis, Didier Deschamp mengatakan belum puas dengan performa skuandya. Masih ada yang harus ditingkatkan. “Kami menghadapi putaran pertama yang pelik, tanpa harus flamboyan tetapi realistis dan efektif. Kami tidak akan kendur,” katanya. “Tetapi dari pertandingan melawan Argentina, kami sudah berkembang menjadi lebih kuat.”

“Kami tim yang tampil lebih baik saat melawan Uruguay,” katanya lagi. “Tetapi masih ada beberapa ketidaksempurnaan. Kami masih punya banyak potensi untuk ditunjukkan,” tambahnya.

Prancis harus mewaspadai Belgia baik secara kolektivitas maupun individu tim. Dua nama yang harus diwaspadai di lini serang adalah Eden Hazard dan Romelu Lukaku. Selain itu juga ada Kevin de Bruyne. “Hazard adalah pemain dengan talenta hebat, dengan kecepatan tinggi dan kualitas besar. Tidak ada solusi ajaib untuk melawannya. Anda harus memberikan sedikit ruang saja,” kata bek Prancis Raphael Varane.

111 Daerah Tetapkan Hasil Pilkada

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyampaikan, hingga Minggu (8/7), 111 daerah di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota telah menyelesaikan rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara pada Pilkada Serentak 2018.

Adapun rinciannya, dari 154 kabupaten dan kota, baru 105 daerah yang telah melakukan rekapitulasi suara dan penetapan hasil pemilihan. Sementara itu, dari 17 provinsi, baru ada 6 provinsi yang telah melakukan rekapitulasi suara dan penetapan hasil.

“Jadi data yang kami sampaikan, data per pukul 17.00 sore. Sebanyak 105 pilkada kabupaten, kota dan 6 provinsi yang sudah masuk ke kita. Jadi total 111 daerah kabupaten, kota, provinsi,” ujar Arief dalam konferensi pers di KPU, Jakarta, Minggu (8/7/2018) sore. “Jadi kita akan terus melakukan rekapitulasi, nanti akan kita infokan. Kalau sudah masuk semua,” kata Arief.

Menurut Arief, ada tiga wilayah yang mengalami penundaan. Kabupaten Jayawijaya dan Mimika menunda rekapitulasi suara dan penetapan hasil pemilihan. Sementara itu, Kabupaten Panai menunda proses pemilihan.

Dari data KPU, 6 provinsi yang telah melakukan rekapitulasi suara dan penetapan hasil pilkada yakni Bali, Jawa Tengah, Lampung, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, Jawa Timur.

Di Bali, pasangan Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati menang dengan persentase 56,52 persen atau 1.213.075 suara dari pasangan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ida Ketut Sudikerta dengan persentase 41,47 persen atau 889.930 suara.

Di Jawa Tengah, pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin menang dengan persentase 56,29 persen atau 10.362.694 suara dari pasangan Sudirman Said-Ida Fauziah dengan persentase 39,48 persen atau 7.767.993 suara.

Di Lampung, pasangan Arinal Djunaidi-Chusnunia menang dengan persentase 37,05 persen. Disusul dengan pasangan Herman Hasanusi-Sutono sebesar 25,23 persen atau 1.054.646 suara, pasangan M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri sebesar 24,97 persen atau 1.043.666 suara dan pasangan Mustafa-Ahmad Jajuli sebesar 10,83 persen atau 452.454 suara.

Di Jawa Timur, pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak menang dengan persentase 53,55 persen atau 10.465.218 suara. Sementara itu, pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno memperoleh persentase 46,45 persen atau 9.076.014 suara.

Di Sulawesi Tenggara, pasangan Ali Mazi-Lukman Abunawas menang dengan persentase sebesar 42,84 persen atau 495.880 suara. Disusul pasangan Rusda Mahmud-Sjafei Kahar dengan persentase 30,98 persen atau 358.537 suara dan pasangan Asrun-Hugua dengan persentase 24,26 persen atau 280.762 suara.

Di Maluku Utara, pasangan Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar menang dengan persentase 31,45 persen atau 176.993 suara. Disusul pasangan Abdul Gani Kasuba-Al Yasin Ali sebesar 30,06 persen atau 169.123 suara, pasangan Burhan Abdurahman-Ishak Jamaluddin sebesar 25,49 persen atau 143.416 suara dan pasangan Muhammad Kasuba-Madjid Husen sebesar 11,59 persen atau 65.202 suara. (kps)

Trend Baru: Bayar Bagasi Apa Lagi

Bandara Hongkong.
Bandara Hongkong.

Oleh: Dahlan Iskan

Pelopornya: bandara Hongkong. Korbannya: bukan Anda. Sementara ini yang jadi korban adalah perusahaan penerbangan. Entahlah kalau airlines akan meneruskan beban baru ini kepada penumpang. Kelak.

Meneruskan atau tidak mestinya saya tidak perlu peduli. Manajemen bandara Hongkong bikin beban baru: untuk bagasi. Satu bagasi sekali pun. Tiap bagasi harus dipungut biaya. Ongkos membawanya dari perut pesawat. Ke tempat pengambilan bagasi. Atau dari tempat check-in ke perut pesawat.

Mulai berlaku: tanggal 6 Juli 2018.

Biaya: tiap bagasi HKD 1,32. Atau sekitar Rp 3.000.

Itu memang uang receh. Dan bandara Hongkong rupanya ingin juga mengincar uang receh.

‘Otak uang’ memang beda dengan otak-otak. Kelihatannya Rp 3 ribu rupiah. Tapi lihat perkaliannya: tiap hari ada 80.000 bagasi yang turun di Hongkong. Setahun harus dikalikan 75 juta penumpang. Asumsinya: tiap penumpang membawa satu bagasi.

Hasil perkalian itu: setiap tahun bandara Hongkong bisa dapat tambahan pemasukan sekitar Rp 200 miliar. Tujuh tahun: Rp 1,4 triliun.

Pelajaran baiknya: jangan abaikan uang receh.

Lihatlah: berapa kali Anda terima foto atau video atau ucapan good morning di HP Anda. Biaya kirimnya mungkin hanya Rp 1 rupiah. Tapi coba kalikan. Ratusan miliar rupiah setahun.

Memang bandara Hongkong tidak berurusan dengan penumpang. Bandara memungut itu ke perusahaan penerbangan. Tentu, yang terakhir itu pada protes. Tapi tetap saja tidak akan berani tidak terbang ke Hongkong.

Unpri  dan TIME Raih Kemenangan Kedua

Foto: IST/Sumut Pos Pemain STMIK TIME (biru) mencoba mencetak poin saat melawan UIN Suska Riau.
Foto: IST/Sumut Pos
Pemain STMIK TIME (biru) mencoba mencetak poin saat melawan UIN Suska Riau.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Universitas Prima Indonesia (Unpri) dan STMIK TIME meraih kemenangan kedua pada ajang Liga Mahasiswa (LIMA) Basketball 2018 Sumatera Conference. Hal itu terjadi setelah mereka kembali meraih kemenangan pada hari kedua di GOR Unpri, Jalan Danau Singkarak, Sabtu (7/7) sore.

STMIK TIME yang menjadi salah satu unggulan pada even ini mengalahkan UIN Suska Riau dengan skor 49-39. STMIK TIME sempat mendapat perlawanan ketat dari UIN Suska Riau sehingga ketinggalan 12-14 di kuarter pertama.

Namun pada kuarter kedua, TIME bangkit dan membalilkan skor menjadi 24-23. Keunggulan ini membuat para pemain TIME semakin termotivasi. Mereka menjauh di kuarter ketiga dengan skor 39-29. Keunggulan itu kemudian dipertahankan dan menutu pertandingan dengan skor 49-39.

Sedangkan Unpri yang berstatus sebagai tuan rumah berhasil mengalahkan Universitas Muhamadiyah Sumatera Utara (UMSU) dengan skor 52-8. Dalam laga ini, Unpri langsung menekan UMSU sehingga unggul dengan skor 11-1 di kuarter pertama. Permainan cepat Unpri terus bertahan pada kuarter kedua. Hal itu membuat UMSU kesulitan mengembangkan permainan. Unpri menutup kuarter kedua dengan skor 26-1.

Unpri tidak mengurangi tekanan di kuarter ketiga dan keempat. Sedangkan UMSU masih kesulitan menembus pertahanan lawan. Meski begitu, mereka sempat mencetak tujuh angka. Tapi usaha itu tidak cukup. Unpri memenangkan pertandingan dengan skor 52-8.

Pelatih Unpri Jenny Kirawan mengaku puas dengan kemenangan ini. Namun dia enggan jumawa, sebab masih ada tim-tim yang bagus. “Kami tidak boleh jumawa, karena masih ada lawan yang cukup kuat. Menurut saya, STMIK TIME dan STIE Eka Prasetya pantas diwaspadai,” ujarnya.

Meski begitu, Jenny optimis terhadap pemainnya. Dia yakin Unpri akan menjadi juara. “Tentu kami sudah mempersiapkan strategi untuk bisa mengalahkan mereka,” pungkasnya. (dek)

Semen Padang vs Persiraja, Incar Kemenangan

Triadi Wibowo/Sumut Pos- Pemain PSMS Medan, Fredyan Wahyu (tengah) mencoba melewati pemain Persiraja Banda Aceh saat pertandingan lanjutan kompetisi Liga Indonesia 2 di stadion Teladan medan, sabtu (6/7). PSMS Medan menang dengan skor 3-0.
Triadi Wibowo/Sumut Pos-
Pemain PSMS Medan, Fredyan Wahyu (tengah) mencoba melewati pemain Persiraja Banda Aceh saat pertandingan lanjutan kompetisi Liga Indonesia 2 di stadion Teladan Medan, Sabtu (6/7) lalu. Persiraja akan menantang tuan rumah Semen Padang di Stadion H Agus Salim, Padang, Minggu (8/7).

ACEH, SUMUTPOS.CO – Memasuki pekan ke-6, persaingan papan atas Liga 2 wilayah barat kian menarik. Persiraja kali ini akan menantang tuan rumah Semen Padang di Stadion H. Agus Salim, Padang, Minggu (8/7).

Semen Padang saat ini duduk di puncak klasemen dengan koleksi 15 poin, dengan lima kemenangan dari enam laga dan hanya satu kali menelan kekalahan.

Fakta tersebut tentu saja menjadi pekerjaan berat bagi Persiraja untuk membongkar pertahanan tuan rumah dan mencuri poin. Namun, apapun akan dilakukan skuat asuhan Akhyar demi memetik poin dan mengamankan papan atas klasemen sementara.

Apalagi, kabar baik dari kubu Persiraja, kapten tim Muklis Nakata yang tidak tampil di laga sebelumnya karena akumulasi kartu kuning, kini sudah dapat dimainkan kembali.

“Nakata sudah berada di Padang, dan sudah bergabung dengan tim. Ini tentu menjadi sinyal bagus karena Nakata kapten tim, dan akan ada motivasi lebih bagi pemain di lapangan,” ujar Akhyar.

Pada laga sebelumnya, tanpa sang jenderal lapangan tengah Persiraja, klub berjuluk Lantak Laju ini dihajar 4-2 saat bertamu ke markas Persita Tangerang di Karawang pekan lalu.

Kegagalan memetik poin tersebut tak ingin lagi diulangi oleh Luis Irsandi dan kawan-kawan. Karena kegagalan merebut poin bisa berakibat Persiraja terlempar dari papan atas klasemen sementara.

“Kesalahan di pertandingan sebelumnya sudah kita lakukan evaluasi, kini pemain sudah siap untuk menghadapi Semen Padang,” tegas Akhyar.

Selain Muklis Nakata yang sudah kembali bergabung dengan tim, wing back Agus Suhendra juga sudah fit dan bisa diturunkan kembali di laga nanti, kecuali Faumi Syahreza dan Fahrizal Dillah yang belum pulih 100 persen.

Sementara itu, Semen Padang percaya diri mengincar kemenangan kandang saat menghadapi Persiraja Banda Aceh. Keyakinan Kabau Sirah terdongkrak setelah mempermalukan Persik Kendal tiga gol tanpa balas, Selasa (3/7).

Kans bertahan di puncak klasemen wilayah Barat tetap terbuka jika Hengki Ardiles dkk mampu mengamankan 2 kemenangan di kandang sendiri.

“Target kami tentu menyapu bersih laga kandang. Kami harus memaksimalkan poin jika ingin bertahan sebagai pimpinan klasemen. Karena masih banyak pertandingan yang akan kami hadapi, saat ini pun putaran pertama belum habis,” ungkap pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli. (zal)

 

Perkiraan Pemain:

Semen Padang: Rendy Oscario (GK), Ngurah Wahyu, Ahmad Mahrus, Hengki Ardiles, Fridolin Kristof, Leo Guntara, Manda Cingi, Rudi, Eliazer Maran, Irsyad Maulana, Rahmat Afandi.

Pelatih: Syafrianto Rusli

 

Persiraja: Rahmanuddin (GK), Asep Budi, Luis Irsandi, Agus Suhendra, Saddam Hi Tenang, Fiktor Pae, Muklis Nakata, Fiwi Dwipan, Defri Riski, Vivi Arizal, Hapidin.

Pelatih: Akhyar Ilyas

Dalam Sepekan, BNN Musnahkan 10,5 Hektar Ladang Ganja di Aceh

Personil Kepolisian dan BNN saat melakukan pemusnahan ladang ganja di Kecamatan Sawang, Aceh Utara.(Foto: IST for Sumut Pos)

ACEH, SUMUTPOS.CO – Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan 10,5 hektar ladang ganja di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Aceh.

Pemusnahan melibatkan Direktorat Narkotika Deputi Pemberantasan BNN Pusat bersama BNNP Aceh dan BNNK Lhokseumawe beserta Polres dan Kodim Aceh Utara.
Kepala BNNK Lhokseumawe, AKBP Fakhrurrazi mengatakan, pemusnahan ladang ganja hasil temuan tersebut dilakukan di dua lokasi di Kabupaten Aceh Utara.
Disebutkan, ladang pertama berada di kawasan Dusun Uteun Punti, Gampong Sawang. “Pemunasnahan ini dilakukan pada Kamis kemarin, dimulai sejak pukul 08.00 WIB, yang dipimpin langsung Kasatgas, Kombes Pol Anggoro Sukartono,” ujarnya.
Dalam operasi kali ini, ladang ganja ditemukan di ketinggian 119 meter dari permukaan laut (mdpl) pada titik koordinasi N05’05.780’54.483′. “Tim menemukan ladang seluas 7 hektar dengan tinggi tanaman bervariasi mulai dari bibit semak sekitar 25 sentimeter hingga 2 meter,” sebutnya.
“Ganja tersebut dimusnahkan langsung dengan dilakukan pencabutan hingga pembakaran oleh seluruh personel yang dibantu masyarakat sekitar,” tambahnya.
Sambungnya, pemusnahan juga dilakukan di lokasi ladang ganja temuan tepatnya di Gampong Teupin Rusep, Kecamatan Sawang, Aceh Utara. Kegiatan ini dilanjutkan pada Jumat (6/7) siang.
Pada titik kedua ini, tim menemukan ladang ganja seluas 3,5 hektar, dengan tinggi batang rata-rata mencapai dua meter. “Petugas pun langsung melakukan pencabutan dan pembakaran hingga habis dengan bantuan masyarakat sekitar” terangnya.
Dengan dilakukannya operasi pemusnahan ladang ganja ini, sambungnya, diharapkan masyarakat petani ganja tidak lagi melakukan penamanan ganja di lokasi tersebut.
“Kita juga berharap masyarakat dapat beralih ke tanaman produktif lainya yang lebih bermanfaat seperti kopi, jagung atau tanaman produktif lainnya seperti yang sudah dilakukan di Gayo Lues berkat bantuan BNN beserta pihak terkait,” tukasnya.(zal)

Takuti Korban dengan Pacat, Pemuda di Aceh Barat Cabuli Tiga Bocah

ACEH, SUMUT POS.CO – Aparat Kepolisian Resort (Polres) Aceh Barat, membongkar modus pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan MS (31), warga Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Provinsi Aceh.
Cara pemuda yang bekerja serabutan ini agar akal bulusnya bisa berjalan mulus sesuai rencana, yakni menakut-nakuti korban dengan binatang penghisap darah. Al hasil, pelaku berhasil mencabuli tiga korban anak di bawah umur dalam sebulan terakhir.
“Ada tiga korban pelecehan anak di bawah umur yang dilakukan oleh MS,” ujar Kapolres Aceh Barat, AKBP Bobby Aria Prakasa melalui KBO Reskrim Ipda P Pangabean, Sabtu (7/7).
Disebutkan, MS diciduk oleh personel Polres Aceh Barat, usai salah satu keluarga korban membuat laporan ke Mapolres Aceh Barat.
Ipda P Pangabean menerangkan, MS pertama sekali melakukan perbuatan asusila pada tanggal 25 Juni 2018 di Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Saat itu, korban yang baru berumur 6 tahun sebut saja Bunga dilecehkan sampai mengalami pendarahan.
“Karena tidak tahan, korban akhirnya mengadukan kepada orang tuanya. Korban merasa kesakitan saat buang air kecil hingga trauma mental takut melihat orang lain,” sebutnya.
Kemudian, pada tanggal 29 Juni 2018  keluarga korban melaporkan M ke aparat kepolisian. Pada tanggal 30 Juni 2018, petugas menangkap pelaku di rumahnya. “Pelaku dibekuk pertugas tanpa perlawanan,” bebernya.
Dengan modus yang sama, sambungnya, pelaku diketahui juga melakukan aksinya terhadap dua korban lainnya sebut saja  Mawar (6) dan Melati (10) (bukan nama sebenarnya).
Disebutkan, modus pelaku untuk dapat melakukan aksi pelecehan seksual yakni menakut-nakuti korban dengan binatang penghisap darah.
“Dia bilang ke korban bahwa ada pacat (sejenis lintah) di kelamin korban, sehingga anak itu ketakutan. Kesempatan itu digunakan untuk memuluskan niat pelaku itu,” ujarnya.
“Pelaku juga mengancam korban untuk tidak memberitahukan kepada siapapun, kalau diberitahukan ke yang lain, korban akan dipukul oleh si tersangka,” ungkapnya.
Saat ini, tersangka sudah dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Aceh Barat. Ia dikenakan pasal 47 Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dengan ancaman Uqubat Ta’Zir.
“Penjara 90 bulan, denda 900 gram emas atau cambuk sebanyak 90 kali,” pungkasnya.(zal)

 

Dibakar! Kereta Maling Kotak Infaq

Sepeda motor yang dibakar warga.
Sepeda motor yang dibakar warga.

PATUMBAK, SUMUTPOS.CO – Warga di sekitar Masjid Al Muslimin, Jalan Delitua-Talun Kenas, Desa Lantasan Baru, Dusun II Patumbak I, Patumbak, Deliserdang, benar-benar marah dan meluapkan emosinya.

Bagaimana tidak, gagal menangkap pemuda yang diduga kuat maling kotak infaq di masjid tersebut, warga membakar sepeda motor yang dikendarainya.

Tak pelak, sepeda motor Honda Supra X warna hitam BK 1698 MF menjadi sasaran hingga hangus dibakar massa. Sebelum dibakar massa, aksi pemilik roda dua yang belum diketahui identitasnya itu ketahuan oleh seorang warga setempat bernama Iir Sinuraya (30) pada Kamis (5/7/2018) dini hari pukul 01.00 wib.

Saat itu Iir sedang mengecek kolam bersama abangnya yang berada dekat masjid. Setelah ia mengeceknya, Iir melihat satu sepeda motor parkir di sampingnya masjid tanpa pemiliknya. Merasa curiga, dia memeriksa dengan membawa senter.

Melihat sepeda motor dengan kunci tergantung di stang, Iir mencabutnya dan mencari pemilik sepeda motor. Pelaku yang terkejut melihat Iir datang, langsung mencari alasan mondar-mandir seperti mencari sesuatu.

Iir yang tidak kenal dengan pelaku langsung menanyakan nama dan alamatnya. Namun pelaku tidak menjawab namanya, hanya mengatakan alamatnya.

“Ketika aku tanya, pelaku bingung dan bilang alamatnya di Tanjungmorawa, lalu bilang di Pakam,” sebut Iir.

Iir yang semakin curiga dengan pelaku, langsung memperhatikan di sekitar masjid. Ketika Iir melihat kotak infak, di sampingnya ditemukan besi beton dengan panjang kira-kira 1 meter.

Melihat itu, Iir pun kembali bertanya kepada pelaku. “Kau mau mencuri kotak infak kan,” kata Iir kepada pelaku.

Namun pelaku mengelak. Iir yang merasa sudah yakin kalau pelaku berniat mencuri, langsung membentaknya, sehingga terjadi perkelahian antara Iir dan pelaku.

Pelaku yang kalah dengan Iir mencari senjata berupa batu yang hendak dilemparkan ke Iir. Iir yang merasa tidak imbang karena pelaku menggunakan batu, ia pun berlari ke rumahnya guna mengambil senjata.

Setelah mengambil senjata dan kembali mengejar, pelaku sudah keburu kabur dan meninggalkan sepeda motornya di lokasi.

“Pelaku membawa besi beton untuk mencongkel kotak infak. Pelaku kabur meninggalkan kendaraannya, karena kuncinya sudah saya simpan di kantong. Saya geram kali sama pencuri itu, karena di masjid ini sudah sering kehilangan,” ungkap Iir.

Warga sekitar yang mengetahui Iir berkelahi sama pelaku, langsung berhamburan berdatangan guna membantu. Namun setibanya warga di lokasi, pelaku sudah kabur dan meninggalkan sepeda motornya.

Warga yang sudah geram dengan seringnya masjid kecurian, melimpahkan emosinya kepada sepeda motor pelaku dengan membakarnya hingga tinggal rangka.

Sementara pengurus masjid, Tutur (62) mengaku, pelaku memang berniat mencuri, karena kotak infak sudah seperti dicongkel.

“Syukur saja ada Iir, kalau enggak hilang lagilah kotak infak masjid ini. Karena dulu pernah kotak infak ini dibongkar maling, sampai uang receh Rp100 perak pun diambil pelaku,” ujar Tutur. (fir/pjs/ras)

TERASA Menang di Langkat

Terbit Rencana Peranginangin-Syah Afandin (Terasa) meraih 243.73 suara pemilih, pada pemilihan kepala daerah yang diserentak digelar 27 Juni lalu.
Terbit Rencana Peranginangin-Syah Afandin (Terasa) meraih 243.73 suara pemilih, pada pemilihan kepala daerah yang diserentak digelar 27 Juni lalu.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO -Rekapitulasi yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pasangan Terbit Rencana Peranginangin-Syah Afandin (Terasa) meraih 243.73 suara pemilih, pada pemilihan kepala daerah yang diserentak digelar 27 Juni lalu.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum Langkat Agus Arifin, di Stabat, Jumat (6/7), usai penghitungan suara bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di gedung Pegansos Stabat.

Sementara itu untuk pasangan calon nomor urut dua Rudi Hartono Bangun-Budiono (Berbudi) pada penghitungan tersebut memperoleh 162.947 suara dan pasangan nomor urut tiga Sulistianto-Heriansyah (Sukses) memperoleh 54.854 suara pemilih.

Agus Arifin juga menjelaskan sudah ditetapkan dalam keputusan KPU Langkat Nomor 135/PL.03.6-Kpt/105/KPU-KAB/VII/2018, tentang hasil penghitungan perolehan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Langkat 2018.

Sementara itu dari data yang ada pasangan Terasa hampir unggul di semua kecamatan yang ada di daerah itu seperti di Kecamatan Babalan Terbit-Afandin (Terasa) 14.369 suara, Rudi Hartono Bangun-Budiono (Berbudi) 5.424 suara, Sulistianto-Heriansyah (Sukses) 3.995 suara.

Untuk Kecamatan Bahorok Terasa 11.614 suara, Berbudi 6.785 suara, Sukses 1.709 suara, Kecamatan Batang Serangan 7.678 suara, Berbudi 7.973 suara, Sukses 1.030 suara, Kecamatan Besitang Terasa 8.818 suara, Berbudi 6.918 suara, Sukses 2.076 suara, Kecamatan Binjai Terasa 9.300 suara, Berbudi 9.837 suara, Sukses 2.076 suara.

Pada Kecamatan Brandan Barat pasangan Terasa 5.541 suara, Berbudi 2.463 suara, Sukses 1.736 suara, Kecamatan Gebang Terasa 9.806 suara, Berbudi 5.806 suara, Sukses 2.530 suara, Kecamatan Hinai Terasa 10.394 suara, Berbudi 10.239 suara, Sukses 2.839 suara, Kecamatan Kuala Terasa 19.710 suara, Berbudi 2.536 suara’ Sukses 1.209 suara.

Sedangkan di Kecamatan Kutambaru pasangan terasa meraih 4.328 suara, Berbudi 2.142 suara, Sukses 263 suara, Kecamatan padang Tualang Terasa 9.572 suara, Berbudi 9.653 suara, Sukses 2.617 suara, Kecamatan pangkalan Susu terasa 6.994 suara, Berbudi 5.576 suara, Sukses 3.625 suara, Kecamatan Pematang Jaya Terasa 3.933 suara, Berbudi 1.309 suara, Sukses 731 suara.

Di Kecamkatan Salapian Terasa memperoleh 10.991 suara, Berbudi 3.197 suara, Sukses 767 suara, Kecamatan Sawit Seberang Terasa 6.191 suara, Berbudi 5.077 suara, sukses 670 suara.

“Seluruh Komisioner Komisi Pemilihan Umum Langkat juga sudah menandatangani berita acara rekapitulasi tersebut,” katanya. (bam/azw)