Home Blog Page 6237

Hitung Cepat: Eramas Ungguli Djoss

Pasangan cagub-wagub Sumut nomor urut satu Edy Rahmayadi (kiri)-Musa Rajeckshah (kanan) menyapa simpatisannya pada Debat Publik Ketiga Pilgub Sumut, di Hotel Santika Dyandra, Medan, Selasa (19/6/2018). Debat publik tersebut digelar dengan tema Penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Pasangan cagub-wagub Sumut nomor urut satu Edy Rahmayadi (kiri)-Musa Rajeckshah (kanan) menyapa simpatisannya pada Debat Publik Ketiga Pilgub Sumut, di Hotel Santika Dyandra, Medan, Selasa (19/6/2018).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pasangan calon Gubernur Sumatera Utara Letjen (Purn) Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah (Eramas) terus memimpin perhitungan sementara hitung cepat versi Indikator Politik Indonesia.

Pasangan yang diusung koalisi PKS, Hanura, Golkar, PAN, Gerindra, dan NasDem ini tercatat telah mengantongi 56,41 persen suara.

Sementara pasangan nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus menyusul di posisi kedua. Pasangan yang diusung koalisi PDI Perjuangan dan PPP ini mengantongi 43,59 persen.

Hasil hitung cepat belum seratus persen. Indikator Politik Indonesia hingga Pukul 15.25 WIB, Jumat (27/6) baru menerima 70 persen suara yang dijadikan basis perhitungan.

Karena itu belum dapat disimpulkan pasangan Edy-Ijeck bakal memimpin Sumut untuk lima tahun ke depan. Indikator masih terus melakukan perhitungan hingga suara masuk mencapai 100 persen.(gir/jpnn)

Pukul 15.12 Wib: Edy 58,96%, Djarot 41,04%

Calon Gubernur Sumut nomor urut 1 Edy Rahmayadi (kiri) dan calon Gubsu nomor urut 2 Djarot Syaiful Hidayat.
Calon Gubernur Sumut nomor urut 1 Edy Rahmayadi (kiri) dan calon Gubsu nomor urut 2 Djarot Syaiful Hidayat.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Berbagai lembaga survei menggelar hitung cepat (quick count) usai pemungutan suara Pemilihan Gubernur Sumut (Pilgubsu) 2018. Hasil sementara quick count Pilgubsu versi SMRC, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah unggul sementara atas pasangan Djarot-Sihar.

Berikut data quick count Pilgub Sumatera Utara versi SMRC hingga pukul 15.12 WIB dengan suara yang terkumpul 75,33%:

Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah 58,96%

Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus 41,04% (dtc)

Charta Politika Pukul 14.45: Edy 67,53% Djarot 38,47%

Pasangan cagub-wagub Sumut nomor urut satu Edy Rahmayadi (dua kiri)-Musa Rajeckshah (kiri) disaksikan pasangan cagub-cawagub Sumut nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat (dua kanan)-Sihar Sitorus (kanan) berpelukan usai Debat Publik Ketiga Pilgub Sumut, di Hotel Santika Dyandra, Medan, Selasa (19/6/2018). Debat publik tersebut digelar dengan tema Penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Pasangan cagub-wagub Sumut nomor urut satu Edy Rahmayadi (dua kiri)-Musa Rajeckshah (kiri) disaksikan pasangan cagub-cawagub Sumut nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat (dua kanan)-Sihar Sitorus (kanan) berpelukan usai Debat Publik Ketiga Pilgub Sumut, di Hotel Santika Dyandra, Medan, Selasa (19/6/2018). Debat publik tersebut digelar dengan tema Penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada Sumatera Utara (Sumut) telah ditutup pukul 13.00 Wib. Dengan begitu, proses hitung cepat atau hasil quick count Pilkada Sumut 2018 pun dimulai.

Total suara sementara lembaga survei Charta Politika pada pukul 13.23 WIB, dengan jumlah suara masuk 0,75%, Paslon Edy-Musa unggul sementara dengan rincian sebagai berikut:

Nomor Urut 1 Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah 77,26%

Nomor Urut 2 Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus 22,74%.

Pada pukul 14.45 Wib, perolehan suara berubah, tetap dengan keunggulan sementara paslon Edy-Musa.

Rinciannya:

Nomor Urut 1 Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah 67,53%

Nomor Urut 2 Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus 38,47%. (mea)

Pesan Mesra Kepada 10 Wanita Sekaligus Dibaca Istri

SUMUTPOS.CO –  Ada rasa penyesalan yang mendera Donwori. Pelampiasannya untuk mengusir kebosanan ternyata di luar dari perkiraannya.

Untuk mengusir rasa jemu, pria berusia 35 tahun itu mengisi waktunya dengan menebar pesona. Rangkaian kata bak pujangga yang menggoda menyebar ke wanita-wanita yang diincarnya. Namun tak dia sangka, pesan mesra itu dibaca juga oleh istrinya, Karin.

Donwori akhirnya menyesal dengan perbuatannya sendiri. Niat hati ingin mengatasi rasa kebosanan, ia malah kehilangan istri. Karena kebosanannnya inilah, statusnya sebagai suami orang akan gugur beberapa bulan lagi.

“Aku dipaksa istri untuk cerai, alasannya dia sudah kecewa dan gak mau lagi hidup bareng,” ujar Donwori saat berada di ruang tunggu pengadilan agama.

Donwori menceritakan, prahara rumah tangganya dengan Karin (32), ini bermula ketika dirinya mulai merasakan kebosanan dalam menikah. Dia yang sudah berstatus sebagai suami selama tujuh tahun inipun dengan spontan mulai menggoda teman-teman perempuannya.

Tak hanya satu atau dua, ia bahkan chat dengan sepuluh orang dalam satu waktu. Mulai teman SD hingga SMA, kuliah hingga kerja, semua kena jatah godaan Donwori tiap hari.

“Awalnya aku bosen, akhirnya inisiatif ngechatin mereka satu-satu. Eh dibales, lanjut tiap hari deh,” imbuhnya. Namun apes menimpa Donwori, bagaimana tidak, percakapannya dengan para wanita itu ketahuan sang istri.

Ini setelah dia membiarkan semua percakapannya tetap aktif, hingga sang istri akhirnya mengetahuinya. Akhirnya, Karin secara tak sengaja kala meminjam handphone Donjuan, terkuaklah semuanya.

“Pas dia ngecek whatsappku, dia langsung nangis-nangis, aku ya kaget lho, tak pikir kenapa. Rupanya memergoki chatku,” lanjutnya dengan nada menyesal.

Setelah kejadian itu, Donwori langsung meminta maaf. Dia bahkan meyakinkan Karin jika tindakannya itu hanyalah sebatas chatting biasa, tidak ada niatan untuk selingkuh.

Namun karena Karin kecewa, ia langsung meminta untuk berpisah saja. “Wah sampek drama, marah dan minggat ke rumah orang tuannya juga,” pungkas pria asal Keputih ini.(jpr)

Disdagper Pemko Tanjungbalai Diduga Timbun Sembako

Video terkait dugaan penimbunan sembako yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagper) Pemko Tanjungbalai, saat Jelang Aidil Fitri 1439 Hijriah.
Video terkait dugaan penimbunan sembako yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagper) Pemko Tanjungbalai, saat Jelang Aidil Fitri 1439 Hijriah.

TANJUNGBALAI, SUMUTPOS.CO – Video terkait dugaan penimbunan sembako yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagper) Pemko Tanjungbalai, saat Jelang Aidil Fitri 1439 Hijriah viral di kalangan awak media.

Dalam video berdurasi dua menit itu, tampak sejumlah kuli panggul menimbun sembako jenis beras seberat sekira 10 kilogram ke dalam ruangan salah satu pejabat.

Namun saat ditanya, pejabat itu tampak marah sambil mengatakan,” kalau terjadi apa-apa terkait ini awas kau yo,” kata salah satu Pejabat.

Dalam video itu terlihat beras pasar murah dari tempat penjualan di teras kantor Disdagper Kota Tanjungbalai, yang diperuntukkan bagi masyakarat Kecamatan Tanjungbalai Selatan.

Dalam video itu terlihat puluhan karung beras disusun rapi dan di akomodir oleh beberapa orang didalam ruangan. Seorang wanita terlihat didalam video berang dan mengutarakan kata kata “awas kau nya kalau ada apa-apa.”

Lalu terdengar jawaban: “kenapa rupanya buk inikan seharusnya untuk masyarakat kenapa harus di timbun macam BBM.”

Video itu diambil pada 8 juni 2018 tepat pada hari terakhir digelarnya pasar murah di Kecamatan Tanjungbalai Selatan. Dan wanita di dalam video merupakan Kasi di dinas tersebut, yang juga sebagai Pejabat Pelaksana Teknis kegiatan pasar murah. (tim)

Cemburu, Suami Bunuh Istri

Jenazah istri yang dibunuh suaminya.
Jenazah istri yang dibunuh suaminya.

MADINA, SUMUTPOS.CO – Warga Kabupaten Mandailing Natal (Madina) heboh. Akun facebook milik Yuni Rusmini menjadi pembicaraan, karena postingannya tentang kasus suami bunuh istri karena dibakar api cemburu.

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di Desa Simangambat, Kec. Tambangan, Madina, Sumut. Dalam postingannya Yuni menyebutkan, seorang suami tega membunuh istrinya karena terbakar api cemburu.

Peristiwa pembunuhan ini pun menjadi viral di media sosial (medsos). Bahkan, akun Facebook Yuni Rusmini membagikan video olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan pihak kepolisian.

“Innalilahiwainalilahirojiun. Seorang suami dengan tega menyiksa dan menghabisi nyawa istrinya dengan luka secara sadis. Senin, 25 Juni 2018, siang INI Baru saja. Lokasi di Desa Simangambat Kec Tambangan, Kab Mandailing Natal, Sumatra utara,” tulis Yuni di akun facebooknya.

Dalam postinganya Yuni menyebutkan, menurut keterangan, pembunuhan terjadi karena gara-gara api cemburu sang suami terhadap istrinya.

Kasus ini langsung dilaporkan ke polisi, dan sekarang polisi telah melakukan olah TKP untuk di tindak lanjut.

#Semoga ALM husnul khotimah, pelaku cepat tertangkap utk mempertanggung jawabkannya, amin yarroballalamin,” tulis akun Yuni Rusmini.

Sehari setelah temuan itu, Ali Asman Hasibuan (36) menyerahkan diri kepada pihak kepolisian, Selasa (26/6/2018). Ali Asman memilih kabur meninggalkan jasad Sangkot Nikmah Boru Nasution (23), usai menikam istrinya itu dengan pisau dapur, Senin (25/6/2018) pagi sekira pukul 07.30 Wib.

Namun, pelarian warga Desa Simangambat, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Madina, berakhir setelah dia tak tahan diburu personel Reskrim Polres Madina.

“Barusan menyerahkan diri tadi,” kata Kapolres Madina Irsan Sinuhaji, Selasa (26/6/2018) siang. Ali Asman Hasibuan menyerahkan diri ke Mapolsek Kotanopan, menuruti himbauan pihak kepolisian melalui pihak keluarganya.

Beberapa jam sebelum diamankan, Kepolisian Polres Madina telah berkoordinasi dengan pihak keluarga agar Ali segera menyerahkan diri.

“Dua tim kita bentuk dalam kasus ini,” kata Irsan. Tim satu dengan berjumlah beberapa personel melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sedangkan satu tim lagi melakukan pengejaran terhadap tersangka Ali,” kata Sinuhaji.

Tim penyidik Polres Madina, masih mendalami motif pembunuhan yang dilakukan Ali Asman Hasibuan. Berdasarkan pengakuan Ali kepada petugas, kecemburuan pria itu memuncak setelah melihat istri selingkuh di Facebook. Terjadi pertengkaran sehingga Ali kemudian tega menghabisi istrinya dengan menggunakan pisau dapur.

“Sementara motifnya cemburu, istrinya selingkuh. Rasa cemburu dan kesal dengan korban,” kata Sinuhaji.

Tikaman yang bersarang di dada kiri Sangkot Nikmah Boru Nasution, membuat wanita itu tewas seketika. (syaf/ras)

2 Balita Terjebak Kebakaran

Kebakaran di Jalan Pinang Baris, Gang Wakaf II, Link. 6, Kel. Lalang, Medan Sunggal pada Selasa (26/6/2018) pagi.
Kebakaran di Jalan Pinang Baris, Gang Wakaf II, Link. 6, Kel. Lalang, Medan Sunggal pada Selasa (26/6/2018) pagi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua orang balita (kakak adik) terjebak dalam kebakaran saat rumah mereka dilahap si jago merah. Saat kejadian, keduanya ditinggal orangtua mereka dalam posisi rumah digembok dari luar.

Kejadian pada Selasa (26/6/2018) pagi itu berlangsung di Jalan Pinang Baris, Gang Wakaf II, Link. 6, Kel. Lalang, Medan Sunggal. Kedua balita dimaksud yakni Amel (4) dan Radit (2).

Kebakaran berlangsung sekira pukul 09.30 wib. Asal api belum diketahui. Namun dipastikan, pagi nahas tersebut kedua orangtua balita yakni Erwin (40) dan Juli (35) pergi jualan ke pajak.

“Tadi saya lagi mau mengeluarkan ayam. Tahu-tahu, nampak api kok merah kali dari depan rumah si Juli. Di dalam rumah, ada anaknya dikurung karena ditinggal berjualan ke Pasar Petisah,” ujar seorang warga di lokasi mengaku bernama Fauzi.

Api pun mulai membakar seisi rumah. Dikabarkan, api muncul akibat kedua bocah tersebut yang bermain mancis (korek api gas). Namun, belum diketahui pasti bagian rumah mana yang awalnya terbakar.

Warga sekitar yang mengetahui langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Warga pun mendengar jeritan anak kecil yang menangis sembari memanggil-manggil ibunya.

“Api enggak tahu dari mana, bisa jadi waktu anaknya maen mancis. Soalnya, anaknya sering maen mancis dan uda gitu tv pun dalam keadaan hidup. Untungnya, kedua anak itu berhasil diselamatkan warga dengan cara mendobrak pintu rumah,” sebutnya.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi setelah mendapat kabar sebelumnya, langsung berupaya memadamkan api. Sedikitnya, lima unit armada kebakaran berhasil menjinakkan api sehingga tak sampai meluas ke rumah warga lainnya.

Sementara, anggota kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. (fir/jpg/ras)

Pukul 13.40 WIB: Edi-Musa Unggul Sementara

Calon Gubernur Sumut nomor urut 1 Edy Rahmayadi (kiri) dan calon Gubsu nomor urut 2 Djarot Syaiful Hidayat.
Calon Gubernur Sumut nomor urut 1 Edy Rahmayadi (kiri) dan calon Gubsu nomor urut 2 Djarot Syaiful Hidayat.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Hasil sementara hitung cepat atau quick count oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada Pilgub Sumatera Utara pukul 13.40 WIB, menunjukkan pasangan Edi Rahmayadi-Musa Rajekshah unggul terhadap pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus.

Data dari laman resmi SMRC, sudah ada 15,67 persen data yang masuk. Pasangan Edi-Musa mendapatkan perolehan suara 65,73 persen, sedangkan pasangan Djarot-Sihar memperoleh 34,27 persen suara.

Populasi dalam quick count ini adalah seluruh pemilih sah yang datang ke 300 tempat pemungutan suara (TPS) di Sumatera Utara. Sampel dipilih menggunakan metode stratified cluster random sampling dengan margin of error plus minus 1 persen dan tingkat kepercayaan 99 persen.

Angka dalam quick count ini bukan hasil penghitungan resmi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru akan melakukan rekapitulasi pemungutan suara hingga 9 Juli 2018 mendatang sehingga hasil penghitungan resminya baru diumumkan setelah proses rekapitulasi selesai. (andri/ana/kps)

Spider Man 2: Tom Holland Keceplosan Judul Sekuel

SUMUTPOS.CO – Marvel Studios punya cara cute untuk mengumumkan titel film kedua Spider Man. Yakni dengan memanfaatkan image Tom Holland yang ceroboh. Sering keceplosan membocorkan rahasia.

Minggu (24/6), setelah tampil di ACE Comic Con di Seattle, Washington, Tom mengunggah sebuah video di Instagram. Di situlah ia (seolah-olah) tak sengaja mengungkap sekuel Spider Man: Homecoming (2017) itu, berjudul Spider Man: Far from Home.

Di video itu, awalnya pemeran Peter Parker/Spider Man itu, meminta maaf karena tidak akan ada pengumuman resmi apa pun dalam panel Marvel Studios yang akan ia hadiri.

“Soalnya aku enggak tahu apa-apa tentang itu. Aku sedikit bingung, karena aku kan mati (di Avengers: Infinity War, red),” ungkap Tom.

Tom lantas mengambil iPad dan mengatakan, ia baru saja menerima skenario. Pada layar iPad itu tertulis jelas judul sekuel tersebut. “Ini aku baru dapat skenarionya. Super-excited membacanya. Ini bakal jadi sangat hebat. So yeah, Spider Man 2, ayo kita lakukan,” katanya.

Tak lama kemudian, Tom tampil bersama Anthony Mackie dan Sebastian Stan dalam panel. Ketika ditanya apakah ia bercanda, ia nyengir. “Kayaknya aku memang baru saja membocorkan judulnya,” ucapnya.

Judul tersebut mengindikasikan, sekuel itu akan menjadi film solo pertama Spider Man yang terjadi di luar New York. Dijadwalkan rilis pada 5 Juli 2019, ‘Far from Home’ bakal mulai syuting bulan depan. “Kami syuting di London. Spidey, tentu saja, akan menghabiskan banyak waktu di New York. Tapi, ia juga akan menghabiskan beberapa waktu di bagian lain di bumi,” pungkasnya. (adn/c17/na/jpnn/saz)

Dewi Perssik: Lihat dari Seni

Dewi Perssik
Dewi Perssik

SUMUTPOS.CO – Pedangdut Dewi Perssik kembali menuai hujatan. Goyangan Dewi kembali menuai pro dan kontra. Saat manggung off air, Dewi dinilai mengumbar goyangan erotis.

Namun Dewi tampaknya tak ingin menanggapi serius komentar nyinyir soal goyangannya itu.

“Goyangan aku itu kan goyangan senam, bukan goyangan yang gimana gitu,” ungkap Dewi, saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan.

“Apapun itu, pasti ada yang pro dan kontra. Buat yang kontra aku minta maaf,” lanjutnya.

Pemilik julukan goyang gergaji itu, pun meminta masyarakat bisa membedakan antara aksi seni dan bukan. “Buat aku sebagai seniman sih, wajar. Tapi untuk orang yang enggak melihat dari seni, itu bahaya,” tukas Dewi.

“Kalau di televisi (goyangan) seperti itu bahaya, mampus aku. Kalau off air, ya seperti itu,” pungkasnya. (mg7/jpnn/saz)