Home Blog Page 6248

INASGOC Janjikan Kejutan

Menpora, Imam Nahrawi memberika keterangan soal Asian Games.
Menpora, Imam Nahrawi memberika keterangan soal Asian Games.

SUMURPOS.CO – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi akan melakukan evaluasi dalam skala besar terhadap seluruh cabang olahraga. Kegiatan tersebut akan dilakukannya pada akhir Juni 2018 mendatang.

Ini dilakukan Menpora sebagai bagian persiapan jelang Asian Games 2018. Evaluasi tersebut dilakukan menjelang entry by name perhelatan Asian Games 2018 yang akan berlangsung pada 30 Juni. Di waktu tersebut Indonesia sudah bisa melihat beberapa nama negara lawan yang tercantum.

“Setelah entry by name, saya akan mengonfirmasi langsung kepada cabor baik hasil tryout seperti apa, pelatnasnya seperti apa, kemudian hasil evaluasi yang dipimpin oleh KONI seperti apa, baru kita akan mengonfirmasi target medali,” ujarnya di Kemenpora, Kamis (21/6).

“Pokonya setelah 30 Juni, kita bisa lihat semua negara-negara peserta. Tentunya akan ada kejutan dari cabor-cabor untuk peraihan medali. Kita tidak boleh mengurangi dukungan sedikitpun,” tegasnya.

Menurut Menpora, kesiapan seluruh cabor sudah mencapai 85 persen. Di sisa waktu yang ada, ia yakin Indonesia siap menghadapi persaingan di Asian Games nanti.

Sementara itu INASGOC selaku panitia penyelenggara terus melakukan persiapan agar pesta olahraga empat tahunan itu bisa digelar meriah dan berjalan tanpa hambatan. Untuk pesta pembukaan yang akan diadakan pada 18 Agustus mendatang, INASGOC sudah mempersiapkannya sejak jauh-jauh hari. Terhitung sejak Mei, INASGOC telah menyusun berbagai hal termasuk mengecek desain medali dan theme song atau lagu resmi Asian Games 2018.

“Yang pasti ada countdown H-50, tanggal 29 Juni kami akan meluncurkan desain medali. Selepas itu, dalam waktu dekat kita juga akan meluncurkan lagu Asian Games,” kata Ketua INASGOC, Erick Thohir di Kemenpora, Kamis (21/6).

“Persiapan kita liat semua bagus. kita lihat sekarang ribuan penari sudah berlatih di 20 kluster. Nantinya kita akan jadikan satu, karena jumlahnya ribuan,” katanya.

Dalam waktu dekat, INASGOC juga bakal menggelar gladi resik. Dibarapkan ini akan berjalan dengan lancar karena waktunya sudah tidak banyak lagi “Persiapan opening itu rata-rata enam bulan. Kami hanya tiga bulan. Bisalah, namanya juga Indonesia,” tutup Erick. (isa/jpc/don)

Spanyol v Maroko: Di Atas Angin

Diego Costa sedang tajam bersama Spanyol.
Diego Costa sedang tajam bersama Spanyol.

SUMUTPOS.CO – Spanyol di atas angin untuk menatap tiket ke babak 16 Piala Dunia 2018. Ujian terakhir di penyisihan grup yang digelar Rostov Arena, Rostov, Senin (25/6).

adalah Maroko yang sudah dipastikan gugur di penyisihan. La Furia Roja yang hanya butuh hasil imbang pun di atas angin untuk lolos.

Memang hasil imbang saja sudah cukup. Tapi Spanyol tak mau membuang peluang menjadi juara grup untuk menghindari lawan kuat di fase berikutnya.

Jika kedua tim Eropa itu menang dengan skor yang sama, posisi teratas akan ditentukan oleh siapa yang memiliki catatan disiplin yang lebih bersih, Spanyol saat ini memiliki satu kartu kuning dan dua Portugal.

Entrenador Spanyol, Fernando Hierro menegaskan para pemainnya sudah paham betul risiko laga tersebut. Dia meminta para pemain memberikan segala kemampuan mereka. “Pengalaman mengajarkan kami bahwa pertandingan seperti ini adalah jebakan, laga yang sangat sulit karena anda melawan tim yang bermain lepas dan setiap pemain ingin membuktikan diri,” ujar Hierro pada marca. “Jika kami ingin memainkan pertandingan yang bagus maka itu karena kami harus melakukannya.”

Sebelumnya, Spanyol harus menjalani laga sulit kontra Iran. Skor 1-0 membuktikan laga tersebut begitu sulit karena Iran bermain pasif dan defensif. “Sangat sulit bermain melawan tim yang hanya kebobolan sedikit gol. Tentu saja kami mengevaluasi performa kami dan menganalisis semuanya untuk berkembang,” tambah legenda Real Madrid itu.

Hierro juga sadar pertarungan terakhir ini tidak mudah meski Maroko sudah tersisih. “Piala Dunia ini mengajarkan kami bahwa tidak ada yang bisa memenangkan pertandingan dengan mudah,” tandas Hierro.

Spanyol akan mengandalkan Diego Costa yang telah mencetak tiga dari empat gol Spanyol di Rusia. “Dia telah memahami di sini dia tidak harus menyentuh bola sangat banyak dan dia telah memfokuskan pada penembakan,” kata pemain tengah Spanyol Koke, memuji rekan setimnya di Atletico Madrid yang akhirnya menemukan perannya di tim Spanyol.

Apalagi menurut Koke, Costa bertipe petarung. “Sebaliknya dia menonjol karena semangat juangnya. Dia paling nyaman ketika dia bertarung dengan para pemain bertahan. Itu keahliannya,” tambahnya.

Meski begitu, tidak jelas apakah memenangkan grup akan memberikan mereka permainan yang lebih mudah di babak berikutnya. Jika Spanyol memenuhi syarat, mereka akan bertemu dengan tuan rumah Rusia atau Uruguay yang merajalela, yang akan bertempur di Grup A.

Sementara Maroko akan tampil lepas meski sudah tersingkir. Pelatih Herve Renard mengatakan Maroko akan bermain seperti biasa. Dia menyebut Medhi Benatia cs sudah menunjukkan pada dunia bahwa mereka bisa bermain sepakbola dengan baik.

“Kami lolos ke Piala Dunia setelah absen selama 20 tahun lamanya dan menunjukkan bahwa kami bisa bermain sepakbola. Kami benar-benar bisa bermain sepakbola,” ujar Renard di laman resmi FIFA.

“Kenapa kami bisa bermain heroik? Karena di Stadion Moskwa ini kami merasa seperti bermain di Casablanca (ibu kota Maroko). Itu mendorong kami untuk tampil baik dan tersingkir dengan kepala tegak,” pungkasnya. (bbs/don)

Arab Saudi v Mesir: Demi Kehormatan

Mohamed Salah
Mohamed Salah

SUMUTPOS.CO – Pertarungan Arab Saudi kontra Mesirdi Volgograd Arena, Senin (25/6) adalah pertarungan dua tim yang sudah tersisih. Namun tim Arab dari benua berbeda ini tentu tak mau pulang tanpa poin.

Sama-sama menelan dua kekalahan di dua laga awal memang sudah langsung memastikan bahwa dua negara ini gagal lolos ke babak 16 besar. Tentunya ada rasa kekecewaan yang besar dan juga amarah yang perlu diluapkan di pertandingan ini. Hal itulah yang memastikan bahwa laga ini tidak akan berjalan adem demi keinginan besar sebelum pulang ke kampung halaman.

Ditegaskan juga oleh Hector Cuper bahwa pasukannya akan tetap bermain mati-matian di pertandingan terakhir ini nanti. Para pemain terbaik Mesir tetap akan diturunkannya termasuk Mohamed Salah dan berharap kali ini mereka bisa mendapatkan hasil yang lebih baik.

“Kami akan menghadapi Arab Saudi untuk memenuhi ambisi kami setelah kami dipastikan tersingkir lebih awal dari Piala Dunia ini. Kami akan memberikan yang terbaik di pertandingan nanti dan tidak ada alasan untuk tidak bisa meraih kemenangan,” tegas Cuper.

Kedua negara rasanya memang akan tetap menurunkan mayoritas pemain terbaiknya. Utamanya dari Arab Saudi yang masih berhasrat mencetak gol perdananya di Piala Dunia tahun ini lantaran dalam dua pertandingan pertama mereka selalu mandul ketika bertemu dengan Rusia dan Uruguay. (bbs/don)

Uruguay v Rusia: Rebut Juara Grup

Luiz Suarez
Luiz Suarez

SUMUTPOS.CO – Dua tiket dari grup A sudah menjadi milik Uruguay dan Rusia. Namun pertarungan keduanya di Samara Arena, Senin (25/6) akan tetap panas karena keduanya sama-sama berambisi menjadi juara grup.

Rusia saat ini berada di peringkat pertama namun hanya karena faktor selisih gol saja dari Uruguay. Itu artinya, Rusia sebenarnya hanya perlu hasil imbang saja di laga ini untuk mengamankan peringkat pertama sedangkan Uruguay tak punya pilihan lain selain menang untuk menjadi yang terbaik di Grup A ini.

Namun masalahnya, Uruguay harus kehilangan salah satu kekuatannya di pertandingan ini yakni Jose Gimenez. Akan menarik tentunya soal siapa yang akan dipilih Oscar Tabarez untuk menemani Diego Godin nanti dan bisa jadi kemungkinan terbesar akan tertuju pada seorang Sebastian Coates.

“Kepercayaan diri kami tentunya sedang tinggi dan kami akan berusaha meraih poin maksimal di grup ini. Gimenez? Absennya dia saya rasa tidak akan terlalu mempengaruhi Uruguay karena saya yakin mereka masih punya pemain lain dengan kualitas yang tak kalah bagusnya,” ujar Fedor Smolov, striker Rusia.

Sementara itu Smolov sendiri juga berada dalam kondisi yang tak nyaman. Andai ia mendapatkan kartu kuning di laga ini maka ia akan absen di babak 16 besar nanti. Tak hanya Smolov, ada juga nama Aleksandr Golovin yang berada dalam situasi serupa dan akan membuat pelatih Stanislav Cherchesov akan berpikir ulang untuk menurunkan keduanya di laga ini nanti.

Sementara di kubu lawan, memiliki striker buas seperti Luis Suarez dan Edinson Cavani, Uruguay memang belum mampu menunjukkan taring dalam dua pertandingan kontra Mesir dan Arab Saudi. La Celeste hanya menang dengan skor 1-0 pada dua pertandingan tersebut.

“Saat ini, kami akan melawan tim tuan rumah yang telah lolos ke fase gugur. Mereka akan didukung fans. Kami akan mencoba bermain lebih baik saat melawan Rusia,” kata Tabarez dikutip dari Mirror.

“Kami harus siap untuk mati demi mengalahkan Rusia. Para pemain wajib bermain sepak bola dengan baik dan meraih tiga pon. Kami bermain baik dan dalam kondisi bagus,” sambungnya.

Menjadi juara Grup A sebetulnya tidak membuat Uruguay atau Rusia lolos dari hadangan tim besar pada babak 16 besar. Portugal dan Spanyol yang berada di Grup B kemungkinan besar bakal menjadi lawan dari dua tim tersebut pada fase selanjutnya. (bbs/don)

Iran v Portugal: Saling Jegal

Ronaldo ancaman bagi Iran.
Ronaldo ancaman bagi Iran.

SUMUTPOS.CO – Pertarungan Iran kontra Portugal di Mordovia Arena, Selasa (26/6) akan menjadi pertarungan final. Iran akan coba menciptakan sejarah lolos ke babak 16 besar untuk pertama kalinya. Namun Portugal hanya butuh hasil imbang.

Sudah mengoleksi tiga angka dari dua pertandingan, anak asuh Carlos Queiroz memang tak punya pilihan lain selain menang untuk bisa mewujudkan target tersebut.

Namun bagi Portugal sangat riskan terutama jika mereka masih ingin mengamankan posisi sebagai juara grup karena di laga lain Spanyol diprediksi akan bisa mengalahkan Maroko. “Sejauh ini kami memang masih mengoleksi tiga angka saja. Tapi saya pastikan bahwa kami merasa lebih termotivasi dibandingkan sebelumnya,” jelas gelandang Iran, Saeid Ezatolahi.

Dengan semua yang serba belum pasti, kedua negara dipastikan akan tetap menurunkan skuad terbaiknya, kecuali Iran yang masih kehilangan Roozbeh Cheshmi yang mengalami cedera.

Sementara itu Portugal belum tampil memuaskan di Piala Dunia meski belum pernah kalah. Bahkan menghadapi Maroko pun, Portugal tampil buruk meski menang 1-0. BBC mencatat, Portugal kalah segalanya atas Maroko dalam hal statistik permainan.

Pelatih Portugal, Fernando Santos menilai Portugal harus mengevaluasi permainannya. Pasalnya, masih ada laga melawan Iran, Senin (25/6) yang tentu bisa menyulitkan Selecao das Quinas. “Kami harus melihatnya dan membicarakannya. Kami kehilangan kendali atas permainan, kami banyak salah mengumpan, kehilangan kepercayaan. Memang bena saya tidak senang dengan kinerja tim,” kata Santos seperti dikutip Reuters.

“Itu tidak bisa dijelaskan. Jika dalam pertandingan melawan pemain seperti yang mereka miliki, jika tidak memiliki bola, mereka akan memanfaatkannya dan Anda akan mendapat masalah,” tambahnya.

Apalagi Portugal juga mengincar juara grup. Tentu mereka tidak mau hanya meraih satu poin. “Belum ada yang selesai. Kami harus memainkan pertandingan yang sangat sulit melawan Iran dan kami ingin berada di puncak grup,” tambahnya. (bbs/jpnn/don)

Tak Perlu Sewa Hotel, Cukup Tidur di Kereta Jarak Jauh

Tontonan piala dunia bisa disaksikan di kereta jarak jauh.
Tontonan piala dunia bisa disaksikan di kereta jarak jauh.

Laporan Langsung Wartawan Jawa Pos dari Rusia

Menjadi fans di Piala Dunia 2018 itu enak. Lumayan dimanjakan karena berbagai fasilitas dan kebijakan menarik yang disediakan pemerintah Rusia. Bebas visa selama 10 hari sebelum kickoff sampai 10 hari setelah final untuk pemegang FAN ID itu adalah yang utama.

Namun yang tak kalah asyik, fans bisa pergi berkeliling 11 kota penyelenggara dengan menumpang kereta secara gratis. Kebijakan ini melengkapi aturan yang membebaskan pemegang FAN ID untuk naik kereta bawah tanah, The Metro Moscow, sepuas-puasnya pada hari pertandingan.

Rusia adalah negara terbesar di dunia. Jarak antara satu kota penyelenggara ke kota lainnya tidak dekat. Jika kita menghitung Moskow sebagai pusat, maka yang paling dekat adalah Nizhny Novgorod yang berjarak 480 kilometer.

Piala Dunia 2018

Paling jauh dari Moskow adalah Ekaterinburg (yang juga dikenal dengan nama Yekaterinburg), yakni hampir 1.800 kilometer. Jadi, tidak terlalu mengherankan jika laga antara Mesir melawan Uruguay di Ekaterinburg Arena (15/6) agak sepi peminat. Hanya sekitar 27 ribu orang yang datang. Padahal, kapasitas stadion hampir mencapai 36 ribu tempat duduk.

Jika Ekaterinburg berada di sebelah timur, kota terjauh dari Moskow di sisi Barat adalah Kaliningrad yang berjarak 1.271 kilometer. Sochi yang ada di bagian Selatan, terpisah sejauh 1.600 kilometer dari ibu kota Rusia tersebut.

Namun uniknya, jarak yang jauh ini juga menjadi keuntungan tersendiri bagi para penggila bola. Untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, mereka tidak perlu menyewa hotel. Cukup tidur dan menghabiskan waktu di kereta, selesai perkara.

Lukaku dalam Mood yang Bagus

Romelu Lukaku tajam di dua laga awal.
Romelu Lukaku tajam di dua laga awal.

SUMUTPOS.CO – Belgia kembali menyuguhkan permainan apik. Setelah mencukur Panama 3-0 di pertandingan pertama grup G pekan lalu, mereka menghajar Tunisia 5-2 pada Sabtu (23/6) malam tadi. Romelu Lukaku kembali menjadi sosok yang bersinar di lapangan.

Bersama Eden Hazard, Lukaku sukses menyarangkan dua gol ke gawang Tunisia. Dengan dua gol yang ia buat saat membabat Panama, Lukaku sudah mengoleksi empat gol. Hasil ini membuat Lukaku sementara ini menjadi pencetak gol terbanyak, sejajar dengan mega bintang Portugal Cristiano Ronaldo yang juga sudah mencetak empat gol di Piala Dunia 2018.

Mengomentari hal tersebut, pelatih Belgia Roberto Martinez mengatakan bahwa anak didiknya tersebut memang sangat haus gol. “Lukaku akan terus berusaha mencetak gol sebanyak-banyaknya. Dia sangat tajam jika berada di posisi, momen, dan mood yang tepat,” ujar Martinez seperti dilansir fifa.com.

Martinez menuturkan, ia yakin Belgia bisa bermain lebih baik lagi. Menurutnya, tak semestinya mereka kebobolan jika sudah memimpin dengan defisit dua gol. “Tim kami adalah tim yang masih berkembang. Seharusnya mereka bisa lebih mengontrol permainan kalau sudah unggul dua gol,” ujar Martinez.

Sementara itu, pelatih Tunisia Nabil Maaloul menuturkan bahwa kekalahan ini sebenarnya tidak terlalu membuatnya kaget. “Sejak pertama kali melihat undian grup, kami tahu bahwa melawan Belgia pasti menjadi partai yang sangat berat. Kami minta maaf kepada suporter Tunisia yang sudah datang memadati stadion untuk mendukung kami. Kami akan berbenah untuk menjadi tim yang lebih baik lagi di turnamen berikutnya,” katanya. (kar/jpc/don)

2 Jerman v Swedia 1: Danke Kroos

Toni Kross mencetak gol penentu kemenangan Jerman di menit ke-95. Jerman sebelumnya tertinggal satu gol.
Toni Kross mencetak gol penentu kemenangan Jerman di menit ke-95. Jerman sebelumnya tertinggal satu gol.

SUMUTPOS.CO – Mental juara Timnas Jerman terlihat di laga kedua babak penyisihan grup F Piala Dunia 2018. Sempat tertinggal dari Swedia, Jerman akhirnya bisa membalikkan keunggulan di menit-menit akhir pertandingan.

Tampil di Stadion Olimpiyskiy Fisht, Sochi, Minggu (24/6) dini hari WIB, Jerman kebobolan lebih dulu lewat gol Ola Toivonen menit 32. Namun semangat pantang menyerang diperlihatkan oleh armada Der Panzer. Jerman akhirnya membalikkan keadaan berkat aksi Marco Reus menit 48 dan Toni Kroos menit 90+5.

Menanggapi hasil tersebut, Joachim Loew mengaku bangga dengan kemenangan anak didiknya. Pelatih Jerman itu merasa tegang sepanjang laga karena banyak peluang yang bisa digagalkan oleh lini pertahanan Swedia.

“Laga ini bagai film thriller. Penuh emosi dan seperti naik roller coaster sampai peluit terakhir,” ucap Loew yang dikutip dari laman resmi FIFA.

“Setelah kebobolan, kami tetap mempertahankan level serangan. Kami melakukan operan-operan cepat. Kami menutup lini belakang untuk mengusir pemain Swedia dan kemudian coba membuka ruang. Pada babak kedua, tekanan yang kami bangun semakin kuat. Dalam beberapa peluang kami memang gagal mencetak gol. Tapi saya sangat menghargai semangat tim. Kami sukses balikkan keadaan dan menang di laga ini,” jelasnya.

Secara khusus, Loew melontarkan pujian untuk Toni Kroos. Setelah dianggap melakukan kesalahan pada proses gol Swedia, Kroos akhirnya membayar lunas dengan gol indah yang dicetaknya jelang akhir pertandingan. Dari sisi kanan gawang, gelandang Real Madrid tersebut melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau Robin Olsen. “Saya kagum dengan gol Toni Kroos. Tendangan bebasnya merupakan kelas dunia. Dia layak mendapatkan (pujian) ini,” tegas Loew.

Sosok gelandang Real Madrid itu pun kontan dielu-elukan para suporter Tim Panser. Tak salah jika dia menjadi bintang dalam laga kontra Swedia. Performanya stabil sepanjang laga. Hingga akhirnya dia menutup laga dengan sebuah tendangan bebas berteknik tinggi.

Kroos melakukan tendangan bebas yang tampaknya sudah sering dilatih sebelumnya. Dia menyodorkan bola kepada Marco Reus yang berdiri dengan jarak sekitar satu meter di depannya. Kemudian dia melakukan tendangan melengkung nan akurat ke arah tiang jauh gawang Swedia.

Kontribusi Kroos sebenarnya tak hanya dalam melakukan tendangan bebas yang berbuah gol. Peran gelandang 28 tahun ini pun sangat besar sepanjang 90 menit lebih pertandingan berlangsung. Bahkan, kontribusinya dalam mengatur permainan membuat dirinya memecahkan rekor Timnas Jerman yang sudah bertahan puluhan tahun.

Seperti diungkap akun Twitter @OptaJean, sepanjang laga antara Jerman versus Swedia, Kroos telah melakukan 144 kali sentuhan dengan bola. Mayoritas dilakukannya di sisi kiri lapangan. Terutama di sisi kiri serangan Jerman, atau sisi kanan pertahanan Swedia. Ini merupakan rekor baru bagi Timnas Jerman di ajang Piala Dunia. Terakhir kali ada pemain Jerman yang mampu melakukan banyak sentuhan dengan bola terjadi di Piala Dunia 1966.

Selanjutnya Jerman akan bertarung melawan Korea Selatan. Laga yang digelar 27 Juni 2018 itu bagaikan pertarungan hidup mati karena menentukan langkah mereka ke babak 16 besar. (bep/jpc/don)

2 Meksiko v Korsel 1: Rekor Chicarito

Javier "Chicharito" Hernandez mencetak gol ke gawang Korea Selatan.
Javier “Chicharito” Hernandez mencetak gol ke gawang Korea Selatan.

SUMUTPOS.CO – Timnas Meksiko berhasil meraih kemenangan kedua di fase Grup F Piala Dunia 2018. Tim asuhan Juan Carlos Osorio itu menang 2-1 atas Korsel, Sabtu (23/6) malam WIB di Stadion Rostov Arena. Eks striker Arsenal, Carlos Vela, mencetak gol lewat tendangan penalti pada menit 27. Kemudian, Javier “Chicharito” Hernandez menggandakan keunggulan pada menit 66.

Kemenangan itu dihiasi rekor menawan yang ditorehkan Chicharito. Striker yang juga kerap disapa Si Kacang Polong itu menjadi pemain pertama Meksiko yang mengoleksi 50 gol bagi timnas negaranya.

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung memeragakan permainan agresif. Meksiko tetap pada ciri khasnya yakni bermain cepat dengan memadukan umpan pendek dan lambung. Sementara, Korsel mencoba meladeni dengan bermain terbuka.

Beberapa peluang didapat kedua tim. Baik Korsel maupun Meksiko terlihat ngotot untuk mencetak gol demi meraih kemenangan. Namun, keberuntungan berpihak kepada Meksiko.

Lewat sebuah tekanan, Andres Guardado berhasil merangsek ke area penalti Korsel. Dia kemudian bermaksud melepaskan umpan tarik. Namun, bola mengenai tangan Jang Hyunsoo yang bermaksud menahan laju bola sambil menjatuhkan diri.

Wasit Milorad Mazic langsung menunjuk titik putih karena terlihat jelas Hyunsoo sengaja menahan bola dengan tangan. Vela yang menjadi eksekutor berhasil menunaikan tugasnya. Meksiko memimpin 1-0 pada menit 27. Itu merupakan penalti ke-14 hingga saat ini di Piala Dunia 2018. Lebih banyak dari penalti di Piala Dunia 2014 yang hanya 13.

Selepas gol, Korsel berusaha untuk membalas. Son Heungmin mendapat peluang pada menit 39 setelah lolos dari jebakan offside. Namun, sontekan bolanya saat sudah one one one gagal berbuah gol. Guillermo Ochoa berhasil menutup ruang tembaknya.

Beberapa saat kemudian, Meksiko mendapat peluang lewat Hirving Lozano. Namun, Lozano yang bisa lolos dari penjagaan para bek Korsel gagal mengoversi peluang menjadi gol. Tendangannya masih melambung. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Setelah unggul 1-0 berkat penalti Carlos Vela pada babak pertama, El Tri tak mengendurkan serangan pada babak kedua. Tim asuhan Juan Carlos Osorio itu terus berusaha mendapatkan tambahan gol.

Upaya Meksiko tak sia-sia. Lewat sebuah serangan balik setelah berhasil mencuri bola dari penguasaan pemain Korsel, Hirving Lozano menggiring bola ke depan. Dia kemudian menyodorkan bola ke arah Hernandez. Dia kemudian menggocek bola dan mengecoh Jang Hyunsoo dan lantas melepaskan tembakan datar. Gol! Meksiko memimpin 2-0.

Bagi Si Kacang Polong, itu adalah gol ke-50 bersama Timnas Meksiko. Hernandez menjadi pemain pertama Meksiko yang mampu mencetak 50 gol bagi negaranya.

Korsel tak menyerah meski tertinggal 0-2. Mereka terus memberikan tekanan. Akhirnya, Korsel berhasil mencetak gol pertama di Piala Dunia 2018 lewat Son Heungmin pada masa injury time. Tendangan kaki kirinya hasil umpan Lee Jaesung tak bisa diantisipasi oleh Gullermo Ochoa. Namun, itu hanya sebagai gol hiburan karena tak lama berselang pertandingan berakhir. Meksiko unggul 2-1. Bagi Korsel, dua kekalahan tersebut membuat peluang mereka ke babak 16-besar nyaris tertutup. (bbs/jpc/don)

Tabrak Bagian Belakang Truk, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Ilustrasi

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Posma Pardamean Siahaan (45) warga Desa Giri Mukti, Kabupaten Penajem Paser Utara, Kalimantan Timur tewas dilokasi kejadian. Itu setelah sepeda motornya menghantam bagian belakang truk yang tidak diketahui nomor polisinya.

Peristiwa itu terjadi di Jalinsum Tebingtinggi-Sei Rampah. Tepatnya di KM 72-73 Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sabtu (23/6) sekira pukul 22.45 WIB.

Kanit Laka Polres Tebingtinggi Ipda M Samosir mengatakan, korban mengendarai sepeda motor jenis Suzuki BK 2545 KW menabrak bagian belakang truk.

Namun, jenis truk dan nomor plat kenderaan tidak diketahui. Sebab, setelah kejadian supir truk langsung kabur meninggalkan pengendara yang mengalami pecah di bagian kepada atas.

Menurut keterangan saksi dan hasil olah TKP, semula sepeda motor Suzuki Smash BK 2545 KW datang dari arah Medan menuju Tebingtinggi.

Setibanya di TKP, diduga pengemudi sepeda motor Suzuki Smash BK 2545 KW datang dengan kecepatan tinggi dan tidak memperhatikan adanya truk yang sedang berhenti satu arah didepannya.

“Akibat kejadian tersebut, satu orang pengemudi sepeda motor meninggal dunia dilokasi usai kejadian. Kerugian materi ditaksir Rp 1 juta,” tegas Ipda M Samosir.

Polisi kemudian memboyong korban menuju Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Tebingtinggi.(ian/ala)