Home Blog Page 6249

Tak Perlu Sewa Hotel, Cukup Tidur di Kereta Jarak Jauh

Tontonan piala dunia bisa disaksikan di kereta jarak jauh.
Tontonan piala dunia bisa disaksikan di kereta jarak jauh.

Laporan Langsung Wartawan Jawa Pos dari Rusia

Menjadi fans di Piala Dunia 2018 itu enak. Lumayan dimanjakan karena berbagai fasilitas dan kebijakan menarik yang disediakan pemerintah Rusia. Bebas visa selama 10 hari sebelum kickoff sampai 10 hari setelah final untuk pemegang FAN ID itu adalah yang utama.

Namun yang tak kalah asyik, fans bisa pergi berkeliling 11 kota penyelenggara dengan menumpang kereta secara gratis. Kebijakan ini melengkapi aturan yang membebaskan pemegang FAN ID untuk naik kereta bawah tanah, The Metro Moscow, sepuas-puasnya pada hari pertandingan.

Rusia adalah negara terbesar di dunia. Jarak antara satu kota penyelenggara ke kota lainnya tidak dekat. Jika kita menghitung Moskow sebagai pusat, maka yang paling dekat adalah Nizhny Novgorod yang berjarak 480 kilometer.

Piala Dunia 2018

Paling jauh dari Moskow adalah Ekaterinburg (yang juga dikenal dengan nama Yekaterinburg), yakni hampir 1.800 kilometer. Jadi, tidak terlalu mengherankan jika laga antara Mesir melawan Uruguay di Ekaterinburg Arena (15/6) agak sepi peminat. Hanya sekitar 27 ribu orang yang datang. Padahal, kapasitas stadion hampir mencapai 36 ribu tempat duduk.

Jika Ekaterinburg berada di sebelah timur, kota terjauh dari Moskow di sisi Barat adalah Kaliningrad yang berjarak 1.271 kilometer. Sochi yang ada di bagian Selatan, terpisah sejauh 1.600 kilometer dari ibu kota Rusia tersebut.

Namun uniknya, jarak yang jauh ini juga menjadi keuntungan tersendiri bagi para penggila bola. Untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, mereka tidak perlu menyewa hotel. Cukup tidur dan menghabiskan waktu di kereta, selesai perkara.

Lukaku dalam Mood yang Bagus

Romelu Lukaku tajam di dua laga awal.
Romelu Lukaku tajam di dua laga awal.

SUMUTPOS.CO – Belgia kembali menyuguhkan permainan apik. Setelah mencukur Panama 3-0 di pertandingan pertama grup G pekan lalu, mereka menghajar Tunisia 5-2 pada Sabtu (23/6) malam tadi. Romelu Lukaku kembali menjadi sosok yang bersinar di lapangan.

Bersama Eden Hazard, Lukaku sukses menyarangkan dua gol ke gawang Tunisia. Dengan dua gol yang ia buat saat membabat Panama, Lukaku sudah mengoleksi empat gol. Hasil ini membuat Lukaku sementara ini menjadi pencetak gol terbanyak, sejajar dengan mega bintang Portugal Cristiano Ronaldo yang juga sudah mencetak empat gol di Piala Dunia 2018.

Mengomentari hal tersebut, pelatih Belgia Roberto Martinez mengatakan bahwa anak didiknya tersebut memang sangat haus gol. “Lukaku akan terus berusaha mencetak gol sebanyak-banyaknya. Dia sangat tajam jika berada di posisi, momen, dan mood yang tepat,” ujar Martinez seperti dilansir fifa.com.

Martinez menuturkan, ia yakin Belgia bisa bermain lebih baik lagi. Menurutnya, tak semestinya mereka kebobolan jika sudah memimpin dengan defisit dua gol. “Tim kami adalah tim yang masih berkembang. Seharusnya mereka bisa lebih mengontrol permainan kalau sudah unggul dua gol,” ujar Martinez.

Sementara itu, pelatih Tunisia Nabil Maaloul menuturkan bahwa kekalahan ini sebenarnya tidak terlalu membuatnya kaget. “Sejak pertama kali melihat undian grup, kami tahu bahwa melawan Belgia pasti menjadi partai yang sangat berat. Kami minta maaf kepada suporter Tunisia yang sudah datang memadati stadion untuk mendukung kami. Kami akan berbenah untuk menjadi tim yang lebih baik lagi di turnamen berikutnya,” katanya. (kar/jpc/don)

2 Jerman v Swedia 1: Danke Kroos

Toni Kross mencetak gol penentu kemenangan Jerman di menit ke-95. Jerman sebelumnya tertinggal satu gol.
Toni Kross mencetak gol penentu kemenangan Jerman di menit ke-95. Jerman sebelumnya tertinggal satu gol.

SUMUTPOS.CO – Mental juara Timnas Jerman terlihat di laga kedua babak penyisihan grup F Piala Dunia 2018. Sempat tertinggal dari Swedia, Jerman akhirnya bisa membalikkan keunggulan di menit-menit akhir pertandingan.

Tampil di Stadion Olimpiyskiy Fisht, Sochi, Minggu (24/6) dini hari WIB, Jerman kebobolan lebih dulu lewat gol Ola Toivonen menit 32. Namun semangat pantang menyerang diperlihatkan oleh armada Der Panzer. Jerman akhirnya membalikkan keadaan berkat aksi Marco Reus menit 48 dan Toni Kroos menit 90+5.

Menanggapi hasil tersebut, Joachim Loew mengaku bangga dengan kemenangan anak didiknya. Pelatih Jerman itu merasa tegang sepanjang laga karena banyak peluang yang bisa digagalkan oleh lini pertahanan Swedia.

“Laga ini bagai film thriller. Penuh emosi dan seperti naik roller coaster sampai peluit terakhir,” ucap Loew yang dikutip dari laman resmi FIFA.

“Setelah kebobolan, kami tetap mempertahankan level serangan. Kami melakukan operan-operan cepat. Kami menutup lini belakang untuk mengusir pemain Swedia dan kemudian coba membuka ruang. Pada babak kedua, tekanan yang kami bangun semakin kuat. Dalam beberapa peluang kami memang gagal mencetak gol. Tapi saya sangat menghargai semangat tim. Kami sukses balikkan keadaan dan menang di laga ini,” jelasnya.

Secara khusus, Loew melontarkan pujian untuk Toni Kroos. Setelah dianggap melakukan kesalahan pada proses gol Swedia, Kroos akhirnya membayar lunas dengan gol indah yang dicetaknya jelang akhir pertandingan. Dari sisi kanan gawang, gelandang Real Madrid tersebut melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau Robin Olsen. “Saya kagum dengan gol Toni Kroos. Tendangan bebasnya merupakan kelas dunia. Dia layak mendapatkan (pujian) ini,” tegas Loew.

Sosok gelandang Real Madrid itu pun kontan dielu-elukan para suporter Tim Panser. Tak salah jika dia menjadi bintang dalam laga kontra Swedia. Performanya stabil sepanjang laga. Hingga akhirnya dia menutup laga dengan sebuah tendangan bebas berteknik tinggi.

Kroos melakukan tendangan bebas yang tampaknya sudah sering dilatih sebelumnya. Dia menyodorkan bola kepada Marco Reus yang berdiri dengan jarak sekitar satu meter di depannya. Kemudian dia melakukan tendangan melengkung nan akurat ke arah tiang jauh gawang Swedia.

Kontribusi Kroos sebenarnya tak hanya dalam melakukan tendangan bebas yang berbuah gol. Peran gelandang 28 tahun ini pun sangat besar sepanjang 90 menit lebih pertandingan berlangsung. Bahkan, kontribusinya dalam mengatur permainan membuat dirinya memecahkan rekor Timnas Jerman yang sudah bertahan puluhan tahun.

Seperti diungkap akun Twitter @OptaJean, sepanjang laga antara Jerman versus Swedia, Kroos telah melakukan 144 kali sentuhan dengan bola. Mayoritas dilakukannya di sisi kiri lapangan. Terutama di sisi kiri serangan Jerman, atau sisi kanan pertahanan Swedia. Ini merupakan rekor baru bagi Timnas Jerman di ajang Piala Dunia. Terakhir kali ada pemain Jerman yang mampu melakukan banyak sentuhan dengan bola terjadi di Piala Dunia 1966.

Selanjutnya Jerman akan bertarung melawan Korea Selatan. Laga yang digelar 27 Juni 2018 itu bagaikan pertarungan hidup mati karena menentukan langkah mereka ke babak 16 besar. (bep/jpc/don)

2 Meksiko v Korsel 1: Rekor Chicarito

Javier "Chicharito" Hernandez mencetak gol ke gawang Korea Selatan.
Javier “Chicharito” Hernandez mencetak gol ke gawang Korea Selatan.

SUMUTPOS.CO – Timnas Meksiko berhasil meraih kemenangan kedua di fase Grup F Piala Dunia 2018. Tim asuhan Juan Carlos Osorio itu menang 2-1 atas Korsel, Sabtu (23/6) malam WIB di Stadion Rostov Arena. Eks striker Arsenal, Carlos Vela, mencetak gol lewat tendangan penalti pada menit 27. Kemudian, Javier “Chicharito” Hernandez menggandakan keunggulan pada menit 66.

Kemenangan itu dihiasi rekor menawan yang ditorehkan Chicharito. Striker yang juga kerap disapa Si Kacang Polong itu menjadi pemain pertama Meksiko yang mengoleksi 50 gol bagi timnas negaranya.

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung memeragakan permainan agresif. Meksiko tetap pada ciri khasnya yakni bermain cepat dengan memadukan umpan pendek dan lambung. Sementara, Korsel mencoba meladeni dengan bermain terbuka.

Beberapa peluang didapat kedua tim. Baik Korsel maupun Meksiko terlihat ngotot untuk mencetak gol demi meraih kemenangan. Namun, keberuntungan berpihak kepada Meksiko.

Lewat sebuah tekanan, Andres Guardado berhasil merangsek ke area penalti Korsel. Dia kemudian bermaksud melepaskan umpan tarik. Namun, bola mengenai tangan Jang Hyunsoo yang bermaksud menahan laju bola sambil menjatuhkan diri.

Wasit Milorad Mazic langsung menunjuk titik putih karena terlihat jelas Hyunsoo sengaja menahan bola dengan tangan. Vela yang menjadi eksekutor berhasil menunaikan tugasnya. Meksiko memimpin 1-0 pada menit 27. Itu merupakan penalti ke-14 hingga saat ini di Piala Dunia 2018. Lebih banyak dari penalti di Piala Dunia 2014 yang hanya 13.

Selepas gol, Korsel berusaha untuk membalas. Son Heungmin mendapat peluang pada menit 39 setelah lolos dari jebakan offside. Namun, sontekan bolanya saat sudah one one one gagal berbuah gol. Guillermo Ochoa berhasil menutup ruang tembaknya.

Beberapa saat kemudian, Meksiko mendapat peluang lewat Hirving Lozano. Namun, Lozano yang bisa lolos dari penjagaan para bek Korsel gagal mengoversi peluang menjadi gol. Tendangannya masih melambung. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Setelah unggul 1-0 berkat penalti Carlos Vela pada babak pertama, El Tri tak mengendurkan serangan pada babak kedua. Tim asuhan Juan Carlos Osorio itu terus berusaha mendapatkan tambahan gol.

Upaya Meksiko tak sia-sia. Lewat sebuah serangan balik setelah berhasil mencuri bola dari penguasaan pemain Korsel, Hirving Lozano menggiring bola ke depan. Dia kemudian menyodorkan bola ke arah Hernandez. Dia kemudian menggocek bola dan mengecoh Jang Hyunsoo dan lantas melepaskan tembakan datar. Gol! Meksiko memimpin 2-0.

Bagi Si Kacang Polong, itu adalah gol ke-50 bersama Timnas Meksiko. Hernandez menjadi pemain pertama Meksiko yang mampu mencetak 50 gol bagi negaranya.

Korsel tak menyerah meski tertinggal 0-2. Mereka terus memberikan tekanan. Akhirnya, Korsel berhasil mencetak gol pertama di Piala Dunia 2018 lewat Son Heungmin pada masa injury time. Tendangan kaki kirinya hasil umpan Lee Jaesung tak bisa diantisipasi oleh Gullermo Ochoa. Namun, itu hanya sebagai gol hiburan karena tak lama berselang pertandingan berakhir. Meksiko unggul 2-1. Bagi Korsel, dua kekalahan tersebut membuat peluang mereka ke babak 16-besar nyaris tertutup. (bbs/jpc/don)

Tabrak Bagian Belakang Truk, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Ilustrasi

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Posma Pardamean Siahaan (45) warga Desa Giri Mukti, Kabupaten Penajem Paser Utara, Kalimantan Timur tewas dilokasi kejadian. Itu setelah sepeda motornya menghantam bagian belakang truk yang tidak diketahui nomor polisinya.

Peristiwa itu terjadi di Jalinsum Tebingtinggi-Sei Rampah. Tepatnya di KM 72-73 Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sabtu (23/6) sekira pukul 22.45 WIB.

Kanit Laka Polres Tebingtinggi Ipda M Samosir mengatakan, korban mengendarai sepeda motor jenis Suzuki BK 2545 KW menabrak bagian belakang truk.

Namun, jenis truk dan nomor plat kenderaan tidak diketahui. Sebab, setelah kejadian supir truk langsung kabur meninggalkan pengendara yang mengalami pecah di bagian kepada atas.

Menurut keterangan saksi dan hasil olah TKP, semula sepeda motor Suzuki Smash BK 2545 KW datang dari arah Medan menuju Tebingtinggi.

Setibanya di TKP, diduga pengemudi sepeda motor Suzuki Smash BK 2545 KW datang dengan kecepatan tinggi dan tidak memperhatikan adanya truk yang sedang berhenti satu arah didepannya.

“Akibat kejadian tersebut, satu orang pengemudi sepeda motor meninggal dunia dilokasi usai kejadian. Kerugian materi ditaksir Rp 1 juta,” tegas Ipda M Samosir.

Polisi kemudian memboyong korban menuju Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Tebingtinggi.(ian/ala)

 

 

 

 

Masih Ada Sabu di Lapas Binjai

Foto: Teddy Akbari/Sumut Pos Murdiono alias Bagong
Foto: Teddy Akbari/Sumut Pos
Murdiono alias Bagong

BINJAI, SUMUTPOS.CO  – Agaknya masih ada sabu di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Binjai. Sebab, peredaran narkotika di dalam lapas tersebut masih marak.

Buktinya, sipir Lapas Binjai menangkap seorang narapidana yang ketahuan mengedar kristal putih di dalam. Adalah, Murdiono alias Bagong (25) warga Jalan Pacul, Desa Sendangrejo, Binjai, Langkat.

“Dia ditangkap oleh petugas lapas pada Sabtu (23/6) sore,” ujar Kasat Res Narkoba Polres Binjai, AKP Aris Fianto, Minggu (24/6).

Menurut Kasat, petugas Sat Res Narkoba Polres Binjai menerima penyerahan dari lapas pada malam hari. Aris menambahkan, napi tersebut ditangkap sipir Lapas Binjai dari dalam kamar Blok I.

Dari tangannya, polisi menyita 37,56 gram sabu yang dikemas dalam 21 paket siap edar, 1 buah pipa pendek dan uang hasil penjualan sebesar Rp2 juta.

“Saat ini tersangka sudah di Mapolres Binjai guna dimintai keterangan lebih lanjut,” pungkasnya.(ted/ala)

 

 

Perampok Bersenpi Gasak Colt Diesel

Foto:SOPIAN/SUMUT POS OLAH TKP: Polisi melakukan olah TKP, Minggu (24/6) pagi.
Foto:SOPIAN/SUMUT POS
OLAH TKP: Polisi melakukan olah TKP, Minggu (24/6) pagi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Mengaku petugas, komplotan perampok bersenjata api (Senpi) laras panjang sukses menggasak satu unit truk colt diesel BL 8876 R. Peristiwa itu terjadi di Jalinsum Tebingtinggi-Sergai. Tepatnya di Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Sergai, Sabtu (23/6) malam.

“Ya benar. Kasusnya sedang kita tangani,” kata Kasubbag Humas Polres Tebingtinggi, AKP MT Sagala, Minggu (24/6).

Malam itu, Sahat Maruli Tua Simorangkir beserta sopirnya, Hasan Aritonang (45) warga Desa Tampah melintas dari tempat kejadian perkara (TKP).

“Keduanya didampingi kernet, Parulian Aritonang (36) warga Jalan Lintas Umum Sibolga, Kecamatan Sitauis, Kabupaten Tapteng. Ketiganya dari Sibolga dan akan menuju Medan mengendarai truk colt diesel BL 8876 R,” tukas Sagala.

Saat melintas di TKP, tiba-tiba truk yang dikendarai korban disalip oleh satu unit mobil Avanza berwarna silver dari arah belakang.

Sambil menodongkan senpi kearah truknya, salah seorang pelaku yang mengaku sebagai petugas meminta truk untuk berhenti.

“Korban kemudian meminta sopirnya untuk menepi,” ujar Sagala.

Setelah truk berhenti, dua pelaku keluar dari mobil sembari menenteng senpi laras panjang dan laras pendek. Kedua pelaku kemudian meminta korban beserta sopir dan kernetnya turun.

“Dua pelaku meminta sopir dan kernet turun sambil berpura-pura menanyakan kelengkapan surat-surat truk milik korban Sahat,” jelas Sagala.

Begitu turun dari truk, tangan ketiga korban langsung diborgol oleh pelaku. Mata ketiganya juga ditutup menggunakan lakban.

“Selanjutnya, ketiga korban dimasukkan ke dalam mobil Avanza. Kemudian dibawa berputar-putar di sekitar Kota Tebingtinggi,” tutur Sagala.

Kemudian, ketiga korban diturunkan di areal perkebunan PT Paya Pinang. Tepatnya di Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Sergai.

Akibatnya, Sahat harus menderita kerugian satu unit truk colt diesel seharga Rp105 juta. Selain kehilangan satu unit truk, korban juga mengaku kehilangan 2 unit handphone dan uang tunai sebesar Rp3,1 juta yang dirampas para pelaku.

“Pelaku hingga kini masih dalam pengejaran petugas kita. Mudah-mudahan pelaku perampokan ini dapat segera kita tangkap,” tegas Sagala.(ian/ala)

 

 

 

Polisi Didesak Tangkap Penganiaya Ketua Himpass Sumut

Foto: Fachril/Sumut Pos Belasan orang yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Sinar Sahid (Himpass) Sumatera Utara mendatangi Mapolsek Medan Labuhan, Minggu (24/6) siang.
Foto: Fachril/Sumut Pos
Belasan orang yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Sinar Sahid (Himpass) Sumatera Utara mendatangi Mapolsek Medan Labuhan, Minggu (24/6) siang.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Belasan orang yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Sinar Sahid (Himpass) Sumatera Utara mendatangi Mapolsek Medan Labuhan, Minggu (24/6) siang. Massa beratribut hitam itu mendesak polisi menangkap pelaku penganiayaan dan penyerangan terhadap Ketua DPW Himpass Sumut, Khairul (37) warga Pasar I Tengah, Kecamatan Medan Marelan.

Polisi menerima kedatangan organisasi masyarakat (Ormas) itu dan melakukan musyawarah di Mapolsek Medan Labuhan.

Ketua DPP Himpas M Rizali ST mengatakan, kedatangan mereka untuk mempertanyakan kasus pengeroyokan dan penyerangan yang dialami Ketua DPW Himpass dan anggota, Roy, Jumat (22/6) malam.

Peristiwa itu berawal dari selisih paham antara anggota kerja Khairul bernama Putra saat mengantarkan pesanan air minum isi ulang. Perselisihan itu terjadi di Pasar I Tengah, Kecamatan Medan Marelan.

Perselisihan itu berbuntut keributan antara Putra dengan 5 orang pria. Karena ada keributan, pemilik usaha air isi ulang bersama satu anggotanya, Roy mencoba melerai keributan itu.

Ternyata, sekelompok orang itu semakin ramai dan malah menyerang Khairul dan Roy. Akibatnya, Khairul dan Roy mengalami luka-luka di bagian kepala dan badan.

Tak hanya itu, sekelompok orang itu juga menyerang usaha depot air milik Ketua DPW Himpass Sumut tersebut.

“Malam itu, mereka semakin banyak berkisar lebih dari 10 orang. Diantara mereka diketahui bernama si Wil dan Lek. Selain mengeroyok juga menghancurkan usaha Khairul. Akibatnya, kerugian berkisar Rp50 juta dan luka 9 jahitan di kening Khairul,” cerita Rizali.

Pasca kejadian, kasus itu telah dilaporkan Khairul bersama anggota kerjanya ke Mapolsek Medan Labuhan. Harapannya, polisi dapat segera menangkap pelakunya.

“Kami datang kemari mau mempertanyakan sudah sejauh mana kasus yang dilaporkan. Kami minta agar pelaku segera ditangkap,” tegas Rizali di depan Mapolsek Medan Labuhan.

Sementara, Wakapolsek Medan Labuhan AKP Ponijo mengaku akan segera menindaklanjuti kasus tersebut.

“Sudah kita jelaskan ke mereka, kasusnya sudah diproses dan akan segera kita tindaklanjuti. Setelah perkaranya duduk akan segera kita lakukan penangkapan,” jelas Ponijo.(fac/ala)

Maraknya Pencurian Kabel Listrik Sebabkan Listrik Padam

AMINOER RASYID/SUMUT POS Seorang lelaki menikmati santapan makanan dengan diterangi lilin dirumahnya Jalan S.Parman Medan, Rabu (10/9). Pemadaman listrik secara bergilir oleh pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) sudah berlangsung sepekan ini, hal tersebut mengakibatkan terhentinya pekerjaan saat lampu mati.
FILE SUMUT POS
Seorang lelaki menikmati santapan makanan dengan diterangi lilin dirumahnya Jalan S.Parman Medan, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Padamnya listrik akhir-akhir ini bukan berasal dari pihak PLN. Namun akibat pencurian kebel listrik yang kian marak terjadi.

Pencurian kabel terjadi Sabtu dini hari (23/6) di daerah Kepling IV, Kelurahan Pahlawan Kecamatan Medan Perjuangan. Kabel yang dicuri di dekat travo oleh orang yang tak bertanggungjawab yang mengakibatkan lampu padam di kawasan tersebut. Sayangnya, pencurinya berhasil melarikan diri.

Kemudian, pencurian kabel listrik lainnya terjadi di Jalan Ismailiyah Medan pada Minggu (24/6). Beruntung, dua pelaku pencurian kabeli listrik tersebut tertangkap tangan di Jalan Ismailiyah Medan saat mengutak katik dan berusaha memutis kabel listrik. Dua pencuri itu langsung diserahkan ke Polisi.

Asisten Manager Jaringan PLN Medan Ricky Jacob mengatakan, kabel yang dicuri adalah NYY 90 x 4 terbuat dari tembaga dan laku dijual per kilo ke goni botot. Kejadiannya di travo MK 254. “Kebetulan petugas PLN lagi patroli dan 2 pelaku pencurian di Jalan Ismaliyah Medan ditangkap dan diserahkan ke Polsek terdekat,” ujarnya.

Manager PLN Area Medan Lelan Hasibuan yang datang ke lokasi pencurian kabel listrik di Kepling IV, Kelurahan Pahlawan Kecamatan Medan Perjuangan, menyesalkan terjadinya pencurian kabel listrik PLN yang mengakibatkan listrik padam dan pasti merugikan banyak pelanggan PLN.

Kata Lelan, kejadian ini bukan yang pertama tetapi sudah sering terjadi dan jadi tanggung jawab berat kami untuk mengatasinya. “Masyarakat di sekitar lingkungan IV ini sebenarnya peduli mengamankan aset PLN, supaya tidak terjadi pemadaman listrik. Dihimbau masyarakat agar peduli mengawasi aset PLN,” imbau Lelan.

Sedangkan menyoal pencurian kabel listrik di Jalan Ismailiyah Medan, lanjut Lelan, secara kebetulan petugas PLN sedang beroperasional. “Ketangkap tangan kedua pencuri kabel itu dan langsung divideokan untuk diserahkan ke Polisi,” kata Lelan Hasibuan.

Kata Lelan, kejadian serupa pencurian kabel listrik PLN tercatat ada di 30 lokasi, ada di kelurahan Pahlawan, Helvetia dan Labuhan dan lainnya. Pencurian ini mengakibatkan pemadaman listrik.

Untuk itu, Lelan menghimbau masyarakat,bila ada listrik padam segera lapor ke PLN, untuk mengantisipasi kalau-kalau padamnya listrik itu karena  adanya pencurian kabel-kabel PLN. (ila)

 

Komisi B Terus Kawal Pengalihan Sarana Olahraga ke Dispora

SUMUTPOS.CO – Komisi B DPRD Medan terus mengawal pengalihan sarana dan prasarana olahraga dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan. Saat ini diketahui pengalihan tersebut sedang berproses sesuai rekomendasi legislatif. “Tempo hari soal ini sudah kita usulkan. Pihak Pemko sudah akomodir dan sedang berproses. Waktu rapat LKPj (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) sudah kita minta revisi usulan tersebut,” ujar Ketua Komisi B DPRD Medan, Rajuddin Sagala kepada Sumut Pos, Minggu (24/6).

Ia menjelaskan, peralihan ini dalam rangka menjadikan olahraga di Medan semakin berkembang. Termasuk dalam hal menelurkan atlet-atlet muda berprestasi di Medan. “Apalagi dalam waktu dekat ada even besar di Indonesia, harapan kita Medan mengirimkan atletnya di setiap cabang olahraga,” katanya.

Pihaknya meminta dan mengusulkan agar Dispora bekerja sama dengan Komite Olahraga Indonesia (Koni) Medan untuk memberikan perbaikan termasuk perbaikan segala sarana baik ditingkat pelajar dan perguruan tinggi. “Sehingga Medan punya atlet baru yang bermunculan. Tidak dari tahun ke tahun orangnya itu-itu saja. Sementara yang itu usianya sudah tua dan yang baru tidak pernah muncul,” ungkap politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Melihat perkembangan yang berjalan lambat itulah menjadi dasar legislatif mendesak Pemko segera bekerja sama dengan pihak sekolah dan perguruan tinggi. Dengan demikian penjaringan atlet muda tersebut dapat maksimal dilakukan. “Dari anggaran yang mereka (Pemko) masukkan, kita melihat mereka ada mengalokasikan buat penjaringan atlet baru. Baik di sekolah maupun perguruan tinggi oleh Dispora. Mulanya itu tidak ada (dianggarkan, Red) tapi setelah kita usulkan anggaran itu masuk,” kata Rajuddin.