Home Blog Page 6323

Hotel Bidadari Persinggahan Favorit Oknum Anggota Dewan

Hotel Bidadari.
Hotel Bidadari.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Kisah persetubuhan SPR warga Kota Galuh, Kec. Perbaungan, Sergai, di Hotel Bidadari Desa Sukamandi, Kec. Pagar Merbau, Deliserdang, kini menjadi perbincangan publik.

Banyak kalangan mengaku terkejut. Mengingat, selain disebut-sebut milik anggota DPRD Deliserdang, hotel tersebut juga dikabarkan jadi tempat persinggahan favorit sebagaian wakil rakyat.

Tak ayal, muncul pemikiran di kalangan masyarakat, jika oknum anggota dewan yang kerap mengunjungi hotel tersebut juga perlu dipertanyakan maksud dan tujuannya.

Lantas, seperti apa reaksi pengelola. Ketika dikonfirmasi POSMETRO MEDAN via telepon selular, Yusuf Berahmana Sembiring menyangkalnya meski dengan nada dan kalimat ragu-ragu.

“Waduh mana mungkin itu. Tapi biar anda jelas dalam hal ini, coba konfirmasi saja kepada pengawas saya di hotel. Saya saat ini sedang berada di luar kota,” jawab Yusuf, Kamis (24/5/2018) siang.

Namun saat kru menanyakan identitas dan nomor ponsel pengawas dimaksud, Yusuf mendadak memutus komunikasi.

Diberitakan sebelumnya, terungkapnya pasangan bukan suami istri bisa nginap sekamar di hotel Bidadari, berdasarkan kasus yang dialami SPR. Dia jadi korban hidung belang.

Dimana, dengan janji akan memberikan bantuan modal usaha, oknum Dinas Perhubungan Batubara itu membawa SPR ke hotel Bidadari sekira pukul 04.00 wib.

Usai memesan sebuah kamar, keduanya lantas terlibat ‘perang’ di ranjang. Kelelahan, SPR terbangun sekira pukul 06.00 wib. Oleh pria berinisial AS tersebut, korban lantas disuruh mandi.

Tapi setelah selesai mandi, SPR mendapati AS sudah tidak ada di kamar. Apesnya, barang-barang dan uang SPR juga raib dibawa. Dan ketika diperiksa ke parkiran, mobil AS juga tidak ada.

Olehnya, kasus ini dilaporkan ke polisi dan telah disidangkan di Pengadilan Negeri Lubukpakam beberapa waktu lalu.

Sementara itu, menurut informasi warga, hotel Bidadari terbilang paling jarang dirazia. Baik itu pihak muspika maupun polisi. Minimnya razia penyakit masyarakat (Pekat), disyaki menjadi salah satu faktor menjamurkan tempat prostitusi berkedok hotel, kafe hingga pijat refleksi di Deliserdang. (war/ras)

Dark Phoenix-X-Men Rilis Februari 2019

SUMUTPOS.CO – Produksi film Dark Phoenix diliputi berbagai rumor. Film ini digarap tepat sebelum Disney mengakuisisi Fox, dan disebut memiliki kesempatan untuk di-reboot menjadi bagian MCU.

Tampaknya, ini menjadi akhir bagi Fox memiliki kesempatan campur tangan pada X-Men. Meski sebenarnya, Fox masih memiliki rencana membuat 3 film X-Men lagi.

Film ini menjadi debut bagi Simon Kinberg sebagai sutradara, yang sebelumnya memproduseri Logan. Fox sendiri begitu ketat menyimpan rapat proses produksi film ini.

Dilaporkan Comicbook, Dark Phoenix menjadi proyek film terbesar bagi studio tersebut. Tanggal rilis film ini sempat tertunda karena syuting ulang. Sebab Fox berusaha menyesuaikan dengan jadwal pengambilan gambar yang dapat dilakukan Sophie Turner sebagai Jean Grey, yang kali ini didapuk sebagai pemeran utama.

Dark Phoenix dijadwalkan rilis Februari 2019 mendatang. Aktris Jessica Chastain turut membintangi seri X-Men kali ini. Peran Chastain cukup misterius, ia dikabarkan memerankan sosok alien yang belum diketahui asal-usulnya. (dtc/saz)

Luna Maya Tak Direstui Orangtua Kekasih

SUMUTPOS.CO – Aktris sekaligus presenter Luna Maya, akhirnya mengungkap alasan sang kekasih, Reino Barack belum juga meminangnya. Ia tak menampik, campur tangan orangtua sang kekasih, membuatnya urung dinikahi.

Seperti diungkap Luna saat menjadi bintang tamu dalam acara Raffi, Billy and Friends, Kamis (24/5).

“Mungkin sama Tuhan, gue enggak akan pernah dikasih jodoh deh,” ucap Luna.

“Tante Luna kan sudah dikasih pacar kaya raya, kenapa?” tanya Billy Syahputra.

“Susah lah Billy. Banyak lah, gue kan banyak masalahnya. Susah untuk menerima gue. Masalahnya juga bukan di gue dan laki gue,” jawab Luna.

Raffi Ahmad yang mendengar ucapan Luna, langsung menanyakan apakan masalah itu dari keluarga? Dengan santai, pemain film Sabrina itu, membenarkan ucapan Raffi. “Iya,” jawabnya singkat.

“Keluarga enggak bisa ngelarang, Tante Luna sama siapa, pacar Tante Luna siapa,” ujar Billy.

Pengakuan tersebut mempertegas kabar hubungan Luna dan Reino belum direstui keluarga. (mg7/jpnn/saz)

Nikita Mirzani Tak Diundang Bukber Keluarga Besar Dipo

Nikita Mirzani

SUMUTPOS.CO – Aktris sensasional Nikita Mirzani akhirnya mengaku, tak hadir dalam acara berbuka puasa bersama keluarga besar Dipo Latief, beberapa waktu lalu. Padahal, Nikita sempat mengatakan, ia hadir bersama sang suami ke acara tersebut.

“Waktu itu Niki (sapaan Nikita) ada syuting. Kalau enggak salah (acara) Indahnya Ramadan, bersama Ustad Maulana,” ungkap Nikita, saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (24/5).

Ibu 2 anak ini, lebih lanjut mengatakan, sang suami juga tak bisa hadir lantaran jarak kantor Dipo dengan rumah orang tuanya cukup jauh. “Dipo kan udah sama saya, tinggal sama saya. Kalau harus balik lagi ke situ, kayaknya agak jauh. Soalnya kan di Kalimalang (rumah orangtua Dipo),” jelasnya.

“Dipo kerja sampai Maghrib, sampe jam 7 (malam). Kadang-kadang (Dipo) enggak berbuka puasa sama saya juga,” sambung Nikita.

Meski tak hadir, Nikita membantah kabar, ia tak diundang dalam acara tersebut. “Niki pasti diundang terus kok,” tukasnya.

Seperti diketahui, belakangan dikabarkan, pernikahan Nikita dan Dipo tak mendapat restu dari orangtua. (mg7/jpnn/saz)

Yulia Mochamad: Sudahi Drama Ini

SUMUTPOS.CO – Pernyataan Dian Rositaningrum soal perceraian Opick dengan Yulia Mochamad, cukup mengejutkan publik. Apalagi selama ini, Yulia terus membantah menjadi istri ketiga Opick.

Namun begitu, Yulia malah kerap memancing komentar warganet, perihal hubungannya dengan Opcik, melalui posting-annya di Instagram.

Mengetahui perceraiannya terbongkar, pemilik nama asli Enny Yuliastini Mochamad tampak protes. Ia mengunggah tulisan di akun Instagram story, yang mempertanyakan kenapa ia selalu dilibatkan.

“Kenapa selalu melibatkan saya… Ada apa lagi ini… Apa tidak merasa lelah… Sudahlah cukup sudahi drama ini,” tulis Yulia.

Postingan Yulia pun langsung viral di berbagai akun gosip Instagram. Seperti yang terlihat pada unggahan akun Lambe_turah. Tak sedikit yang memberikan komentar nyinyir untuk Yulia.

“Kau loh mba yang penuh drama hidupmu dengan story-story-mu yang buat eneug,” kata akun wirandyharahap.

“Pelakor yang biasa-biasa dan ga seberapa itu, hanya terus menghinakan dirinya,” lanjut akun robyinia. (mg7/jpnn/saz)

Maia Punya Anak Perempuan?

SUMUTPOS.CO – Maia Estianty rupanya memendam keinginan untuk bisa memiliki anak perempuan. Saat bersama Marsha Aruan, mantan istri Ahmad Dhani ini, terbayang memiliki anak gadis.

Seperti foto yang diungkap Maia melalui akun Instagram pribadinya, baru-baru ini. Pada foto tersebut, Maia berpose bersama Marsha, serta dua putranya, yakni Al dan Dul.

“Kalo punya anak cewe, kira2 gini nih formasinya ya?” tulis Maia, sebagai keterangan.

Diketahui, Marsha menjalin hubungan asmara dengan El Rumi, putra Maia dan Dhani.

Marsha dan Maia cukup dekat, lantaran kerap diajak liburan bareng oleh El. (mg7/jpnn/saz)

Trump Kecele Lagi

Dahlan Iskan
Dahlan Iskan

SUMUTPOS.CO – Ia sewot: tidak mau ber-summit (bertemu/konferensi tingkat tinggi) dengan Presiden Trump. Padahal Trump sudah begitu gegap gempitanya.

Tempat summit-nya pun sudah ditentukan: Singapura. Bahkan Trump sudah seperti menitikkan air liur: bisa dapat hadiah Nobel Perdamaian.

Ia memilih tiba-tiba: summit sendiri dengan Xi Jinping. Diam-diam. Di kota Dalian, Tiongkok. Yang begitu dekat dengan Pyongyang. Ibu kota Korea Utara.

Hanya –meminjam istilah orang Jawa di pegunungan– seperokok-an jauhnya: rokok belum habis sudah tiba. Dengan pesawat kecil pakai baling-baling yang ia naiki.

Tumben ia berani naik pesawat. Inilah pertama kali ia naik pesawat. Sejak jadi presiden. Mungkin karena dijamin keamanannya oleh Tiongkok.

Trump menuduh: summit diam-diam itulah yang membuat summit gegap-gempita di Singapura itu batal. Atau mundur. Presiden Xi Jinping dianggap seperti membisikkan pada ia –Kim Jong-un– di summit rahasia itu.

Saya lantas banyak ditanya. Di beberapa kesempatan di Amerika ini: apakah prospek perdamaian di semenanjung Korea ini suram?

Saya jawab dengan mantab –seperti saya ini ahli tentang Korea beneran: dengan atau tanpa Trump perdamaian akan jalan terus.

Sikap ‘mendadak ramah’-nya Kim Jong-un itu sebenarnya sudah terjadi sebelum tekanan Trump. Yakni setelah kunjungannya dengan kereta siluman ke Beijing itu.

Beijing seperti membisikinya: teruslah dengan komunismu, tapi jangan miskin begitu. Lihatlah kami: bisa kaya tetap dengan pakai komunis.

Bisikan itu tampaknya dilanjutkan lagi. Di summit di Dalian dua minggu lalu.

Lihat: kami bisa membangun kapal induk sendiri. Tanpa Amerika. (Saat itu Xi Jinping memang lagi meresmikan kapal induk pertama buatan Tiongkok di galangan kapal kota Dalian. Pesawat-pesawat tempurnya turun-naik di geladak kapal itu).

Kebetulan Kim lagi punya alasan kuat. Untuk batalkan summit dengan Trump. Ini dia: Kim sudah menunjukkan kerelaannya berdamai. Kok tetap ada latihan perang bersama: militer Korsel dan Amerika.

Seperti sedang menekan Korut. Kim marah: kok pertanda-pertanda yang ia berikan tidak diimbangi dengan pertanda-pertanda baik dari Selatan. Bahkan kok justru pertanda-pertanda gelap yang datang.

Padahal Kim sudah berjanji akan mengakhiri proyek nuklirnya. Sudah mau bertemu Presiden Korea Selatan. Sudah mau memulangkan tiga tawanan Amerika.

Dan jangan disepelekan pertanda satu ini: Kim sudah mau membongkar pengeras suara yang dipasang di sepanjang perbatasan.

Kim masih memberikan pertanda satu lagi: mengubah waktu di Korut. Agar jamnya sama dengan di Korsel. Selama ini waktu di Korut setengah jam lebih dulu dari Korsel (seperti pokoknya harus beda).

Masjid Azizi Langkat Berusia Ratusan Tahun

LANGKAT, SUMUTPOS.CO -Masjid Azizi yang berada di Jalan Lintas Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, merupakan Masjid bersejarah yang di bangun oleh Kesultanan Langkat serta sudah berusia ratusan tahun, namun tetap indah dan menjadi kebanggaan warga Langkat.

Nazir Masjid Azizi yang bernama Awaluddin, Kamis (24/5) mengatakan, Masjid kebanggaan Masyarakat Langkat ini pertama kali di bangun oleh Sultan Musa, yang kemudian di lanjutkan oleh Sultan Azis Djalil Rahmat Syah, dan kembali di teruskan oleh anaknya, yaitu Sultan Machmud.

“Penyelesaian Masjid Azizi ini pada tahun 1902. Usai di bangun langsung di resmikan oleh Sultan Langkat, yang tujuannya untuk beribadah bagi umat muslim,” ucapnya.

Menurutnya, masjid yang di bangun oleh Sultan Musa pada tahun 1899, dan di teruskan kembali pembangunannya oleh anaknya, yaitu Sultan Azis Djalil Rahmat Syah pada tahun 1902, menjadi saksi bisu pengembangan agama Islam di Langkat.

Di dominasi warna hijau dan kuning yang kental dengan Khas Melayu, di sebagian Masjid Azizi juga di penuhi ormanen Turki Arab Hindia hingga Persia. Perpaduan kebudayaan ini dapat terlihat dari perpaduan ukiran serta bentuk kubahnya.

Di tambah lagi menara yang menjulang tinggi ke angkasa, semakin menambah keindahan Masjid ini. Bahkan, keindahan Masjid ini semakin terlihat saat kita memasuki bagian dalam Masjid. Lampu hias yang berusia ratusan tahun, masih terlihat tergantung di langit langit bangunan itu.

Tidak hanya lampu dan ornamen yang membuat indah Masjid kebanggan warga Langkat itu, di dinding Masjid juga terlihat potongan ayat suci Alqur’an, serta mimbar dari kayu yang terlihat masih kokoh.

Masjid ini juga memiliki tiga pintu masuk yang terdapat pada sisi timur, sehingga angin yang berhembus dari luar, bisa masuk kedalam Masjid. (bam/rel)

Persija v Persipura: Berat Bangkit

Persija Jakarta terus menuai kegagalan di tiga laga terakhir.
Persija Jakarta terus menuai kegagalan di tiga laga terakhir.

SUMUTPOS.CO – Persija Jakarta harus menjalani laga sulit saat menjamu Persipura Jayapura di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (25/5). Meski berat, ini kesempatan besar buat Persija untuk bangkit.

Seperti diketahui, Macan Kemayoran -julukan Persija- baru saja menelan empat kekalahan beruntun di Liga 1 2018. Hal itu dimulai dari markas Home United, sampai teranyar takluk 0-2 oleh Persela Lamongan.

Akan tetapi, tekad mereka untuk bangkit jelas tak semudah membalikkan telapak tangan lantaran akan menjamu pemimpin klasemen sementara Persipura. Namun, andai bisa melewati adangan itu, Persija akan naik secara mental.

“Kami sudah kerja keras dalam dua latiohan terakhir dan memperbaiki semuanya. Lawan Persipura, mereka tim bagus dan kuat, jadi kami harus kerja ekstra,” ungkap Pelatih Stefano Cugurra Teco.

Kehadiran Yan Pieter Nasadit dan Addison Alves jelas bisa jadi kunci buat Persija. Sebab, keduanya pernah bermain untuk Persipura dan tentu hafal dengan gaya mainnya.

“Kami punya dua mantan pemain Persipura, tapi mereka pasti profesional. Mereka kerja tahun ini utnuk Persija dan sudah kenal pemain serta sistem Persipura. Mereka pasti bisa bantu Persija,” tandas Teco.

Padahal, Persija punya memori bagus saat bulan puasa. Musim lalu, mereka sukses menyapu bersih semua laga dengan kemenangan pada bulan Ramadhan.

“Kami baru main sekali dan kalah dari Persela di bulan puasa. Masih ada beberapa pertandingan lagi, kami harus kerja ekstra,” tandasnya. (hen/ies/jpc/don)

Rene Akui Skenarionya Gagal

Rene Alberto
Rene Alberto

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – Sesumbar pelatih PSM Robert Rene Alberts yang menyatakan timnya akan mampu mencuri poin dari Persib Bandung benar-benar tak terbukti.

Pasalnya, Ferdinan Sinaga Cs takluk 0-3 di Stadion GBLA, Bandung, Rabu (23/5) malam. Kegagalan PSM Makassar di Bandung membuat mereka harus puas tetap berada di posisi runner up klasemen Liga 1 2018.

Kekalahan tersebut benar-benar membuat Rene Alberts kecewa. Pelatih asal Belanda mengakui, pemainnya lengah dan kehilangan antisipasi yang baik dalam pertandingan ini.

“Babak pertama kami kebobolan dari penalti. Babak kedua ada yang dari bola mati, ini menunjukkan kami memang tidak waspada,” katanya, kepada awak media di Bandung.

Ada skema permainan yang menurutnya tak berjalan sesuai dengan yang telah direncanakannya. Taktik strateginya ternyata bisa terpatahkan Persib, bahkan timnya cenderung mengikuti gaya main Persib dalam laga ini.

“Permainan kami tidak tajam. Tidak sesuai dengan skenario yang kami rencanakan. Persib justru luar biasa mereka bermain dengan cair dan tajam,” tegas dia.

Saat ini, PSM tertahan dengan 17 poin. Padahal, andai bisa mencuri satu poin saja dari markas Maung Bandung, tim Juku Eja sudah bisa menyalip pemuncak klasemen sementara Persipura Jayapura.

“Kami mungkin terlalu berfikir ke sana. Kami berat bermain malam ini, tidak seperti biasanya,” tandas pelatih asal Belanda tersebut. (dkk/jpnn/don)