28 C
Medan
Friday, January 2, 2026
Home Blog Page 657

Target Sub PIN Polio Terlewati, Ada 23 Kabupaten/Kota yang Kurang

POLIO: Petugas memberi vaksin polio kepada pelajar salah satu Sekolah Dasar (SD) Negeri seusai pencanangan Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio. 

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pekan Imunisasi Sub PIN Polio tahap pertama yang digelar mulai 15 Januari sudah selesai. 97 persen anak usia 0 sampai 7 tahun di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kabupaten Sleman sudah diimunisasi. Jumlah ini melebihi targetnya, yakni 95 persen.

Pemberian imunisasi novel Oral Polio Vaccine Type 2 (nOPV2) menargetkan 8,4 juta anak berusia 0- 7 tahun. Secara rinci, di Jawa Timur ada 4,4 juta anak, Jawa Tengah 3,9 anak, dan Kabupaten Sleman sebanyak 149 ribu anak.

Di Jawa Tengah ada 15 kabupaten/kota yang belum memenuhi target 95 persen. Sementara di Jawa Timur terdapat tujuh kabupaten/kota yang dibawah target. “Kegiatan Sub PIN ini berlangsung satu pekan dan akan dilanjutkan satu pekan lagi untuk sweeping,” kata Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes Prima Yosephine kemarin (22/1). Tujuan sweeping ini untuk mengejar anak-anak yang belum mendapat imunisasi.

Prima menyatakan ada beberapa kendala daerah yang belum memenuhi target. Pertama adalah sosialisasi dan edukasi ke masyarakat terkait pentingnya Sub PIN Polio belum optimal. Selain itu juga peran serta dari lintas sektor terutama pemuka agama dan masyarakat belum maksimal. “Imunisasi tambahan melalui kegiatan Sub PIN bertujuan untuk menghentikan penularan virus polio type 2,” katanya.

Seperti diketahui, akhir tahun lalu ditemukan tiga bocah di Madura dan Klaten yang mengalami lumpuh layu dan dinyatakan polio. Kemenkes juga menemukan sembilan sampel dari anak tidak bergejala tapi teridentifikasi polio. Menanggapi hal ini Prima menyebut sembilan anak ini tidak dimasukan dalam kasus polio. “Keadaan ini menunjukkan bahwa virus polio sudah bersirkulasi di daerah tersebut,” ungkapnya.

Head of Health Save the Children Indonesia dr Firda Yani Dewi menyatakan, perlu ada kerjasama dengan stakeholder lain untuk menyukseskan vaksinasi. Sebab kesehatan bukan hanya tanggungjawab sektor kesehatan saja. “Tingkat pastisipasi masyarakat ini bukan hanya orang tua saja tapi juga stakeholder lain,” ungkapnya.

Selain itu Firda juga mengingatkan bahwa selain vaksinasi, yang perlu digaungkan lagi untuk menanggulangi adanya polio adalah cuci tangan. Sebab penularan virus polio ini melalui oral atau mulut. Salah satu potensinya yakni melalui makanan dan minuman. “Sehingga cuci tangan pakai sabun sebelum makan atau dari toilet ini perlu disosialisaikan,” katanya. (lyn/jpg/ila)

Selain itu juga sosialisasi larangan buang air besar sembarangan. Sebab tinja dari anak polio bisa menularkan virus tersebut. “Sehingga perlu ada sanitasi yang baik di setiap rumah,” ujarnya. (lyn/jpg/ila)

Protes Kenaikan Pajak Hiburan, Inul, Hotman Paris, dan Para Pengusaha Geruduk Kantor Airlangga

KETERANGAN PERS: Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Hariyadi Sukamdani (tengah) bersama dengan Pengusaha Hiburan dan Pengacara Hotman Paris (kanan) dan Pemilik Tempat Karaoke Inul Vizta, Inul Daratista (kiri) memberikan keterangan pers seusai melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (22/1/2024).MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pedangdut, Inul Daratista, hingga Pengacara, Hotman Paris, bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (22/1).

Dalam pertemuan itu membahas terkait penundaan pajak hiburan yang naik menjadi 40 persen. Tidak hanya Inul dan Hotman Paris, terdapat 29 pengusaha yang turut hadir di sana. Terlihat juga Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (Gipi), Hariyadi Sukamdani, hingga Asosiasi Karaoke Keluarga Indonesia.

Hotman mengakui, kenaikan aturan pajak hiburan tersebut memberatkan para pengusaha. Hotman mengklaim rata-rata keuntungan perusahaan hiburan hanya sekitar 10 persen.

“Bayangkan 40 persen, padahal keuntungan perusahaan tidak mungkin hanya 10 persen. Kalau 40 persen pendapatan kotor harus dibayarkan pajak maka 10 persen keuntungan harus sudah dipakai untuk bayar pajak ke pemerintah,” kata Hotman kepada awak media di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin (22/1). “Lalu 30 persennya dari mana, yaa dari modal. Belum lagi pajak dagang 22 persen, pajak pengusaha perorangan, pajak progresif, pajak karyawan,” imbuh dia.

Menurut hitung-hitungan Hotman, pajak hiburan di Tanah Air jika ditambah dengan PPN minuman 10 persen hingga pajak dagang maka hampir 100 persen pajak dibayarkan pengusaha ke pemerintah.

“Belum lagi PPN minuman 10 persen, kalau dihitung-hitung hampir 100 persen pajak yang kita bayar. Jadi kalau memang tujuannya untuk membinasakan kami ya jangan pakai undangan-undang, jangan keluarin izin ya, itu saja kira-kira,” ucap Hotman.

Sementara itu, Inul Daratista berharap, pajak hiburan bisa mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No.900.1.13.1/403/SJ pada 19 Januari 2024 tentang Petunjuk Pelaksana Pajak Barang dan Jasa Tertentu Atas Jasa Kesenian dan Hiburan Tertentu berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022.

“Semuanya sudah saya sampaikan ke Pak Menteri Airlangga. Mudah-mudahan semuanya ada titik temu yang baik, tapi Surat Edaran yang disampaikan pada kepala daerah mudah-mudahan bisa menjadi acuan kita untuk bisa bertahan sampai saat ini,” ucap Inul.

Surat Edaran tersebut mendukung kebijakan kemudahan berinvestasi dari daerah untuk memberikan insentif fiskal kepada pelaku usaha. Insentif tersebut berupa pengurangan, keringanan, dan pembebasan, atau penghapusan pokok pajak, pokok retribusi, atau sanksinya.

Menurut Inul, pajak hiburan 40 persen memberatkan bagi pelaku usaha. Dia juga membeberkan jika pajak tersebut diterapkan akan menimbulkan efek banyaknya usaha yang gulung tikar, sekaligus pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Bukan memberatkan lagi tapi saya rasa ini bisa membuat usaha saya tutup dan ini kan akan menjadi efek dari tutup ini kan banyak sekali pegawai saya yang kena PHK. Karyawan totalnya lebih dari 5.000, mata rantainya ke keluarga dan sebagainya mungkin 20-25 ribu orang itu,” pungkas Inul. (bbs/jpg/ila)

Pabrik BioCNG Beroperasi, Plt Bupati Langkat: Membanggakan, Energi Bersih yang Ramah Lingkungan

Pabrik BioCNG komersial pertama di Indonesia diresmikan di Kabupaten Langkat.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – PT. KIS Biofuel Indonesia, membangun pabrik BioMethane atau BioCNG komersial pertama di Indonesia. Pabrik beralamatkan, di Desa Blangkahan, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, resmi beroperasi pada Senin (22/1).

Pabrik ini, dibangun dengan skema build own operation and transfer (BOOT) di PT. United Kingdom Indonesia Plantations (Ukindo). Sehingga memiliki energi baru terbarukan, memberikan manfaat secara luas.

Pabrik ini diresmikan Direktur BioEnergy – EBTKE, Edi Wibowo, Bupati Langkat, Syah Afandin dan Managing Director- Unilever Oleo Chemical, Sai Krishna, disaksikan oleh CEO Perkebunan Aglo Timur, Budi dan CEO KIS Group, Kuna Srinivasan dan KR Raghunath.

Disebutkan, pabrik BioCNG ini merupakan terobosan dan pelopor di Asia Tenggara yang memproduksi energi bersih menggantikan bahan bakar fosil.

BioCNG merupakan Compressed Bio-Gas (CBG) yang memiliki energi bersih yang ramah lingkungan, bisa dimanfaatkan untuk bahan bakar yang dapat diubah menjadi energi listrik, maupun energi lainnya.

CEO KIS Group KR Raghunath menyampaikan, BioMethane/BioCNG perdana dikirim ke Unilever Oleochemical Indonesia untuk digunakan sebagai bahan bakar green menggantikan bahan bakar fosil yang digunakan sebelumnya. Unilever Indoneisa menargetkan mencapai NetZero dengan mengganti bahan bakar fosil dengan BioMethane.

KR Raghunath juga menyebutkan, untuk memenuhi persyaratan kontrak pasokan Biomethane/BioCNG ke Unilever, Pertamina/PGN/Gagas & Grup MEWAH akan dibangun 25 BioCNG plant, dan peresmian ini untuk projects pertama dari 25 projects.

Plt Bupati Langkat, H Syah Afandin mengungkapkan rasa bangga dan menyampaikan, BioMethane baru pertama dijalankan di Indonesia, dan PT Ukindo patut dijadikan contoh untuk PT lain di Kabupaten Langkat.

“Ukindo ini PT yang membanggakan, saya berharap PT ini menjadi contoh untuk PT yang lain. Ini pertama di Indonesia yang menggunakan BioMethane untuk menjadikan energi bersih yang ramah lingkungan dan bisa dimanfaatkan, dimana bekerja sama dengan Unilever tentunya mereka mau memikirkan dampak kesehatan dan lingkungan,” kata Syah Afandin.

Kemudian, Syah Afandin berharap beroperasi pabrik tersebut, mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumut dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

“Saya memberikan rasa hormat yang setinggi tingginya. Saya atas nama pemerintah Kabupaten Langkat berterima kasih karena tenaga kerja yang digunakan juga merupakan masyarakat kabupaten Langkat. Saya harap Ukindo bisa melebarkan sayap di Kabupaten Langkat,” ucap Syah Afandin.

Selanjutnya Syah Afandin didampingi Ceo-AEP Group, Direktur Bioenergi EBTKE, MD- Unilever Oleo dan CEO KIS Group menandatangani prasasti peresmian Pabrik BioCNG/Bio Methane PT United Kingdom Indonesia Plantations, disaksikan Direktur Bioenergi EBTKE Ir Edi Wibowo MT, CEO AEP Group Mr Budi Purwanto, Direktur AEP Group Mr Kuna Srinivasan, MD- Univeler Oleo Mr Sai Krishna, CEO- Kis Group Mr K R Raghunath.(gus)

Tim Gabungan Tembak Tiga Anggota KST, Masyarakat Mengungsi di Sekitar Pos TNI

MENGUNGSI: Masyarakat mengungsi di tempat yang aman di sekitar Pos TNI.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pasukan gabungan TNI dan Polri berhasil menembak tiga anggota kelompok separatis teroris (KST) Minggu (21/1) di Kabupaten Intan Jaya. Ketiga anggota KST tersebut merupakan kelompok pimpinan Guspi Waker, yang kerap menyerang pos TNI.

Kaops Damai Cartens 2024 Kombes Pol Faizal Ramadhani menuturkan, sesuai informasi informan terdapat tiga anggota KST yang tertembak. Sesuai informasi identitas ketiganya yakni, Oni Kabagau, Jaringan Belau, dan Agustia. “Ketiganya anggota kelompok pimpinan Guspi Waker,” ujarnya.

Ketiga anggota KST tersebut tertembak di sejumlah bagian badannya. Yakni, dada dan kaki. Belum dapat dipastikan apakah ketiganya tewas akibat luka tembak tersebut. “Dipastikan pasukan TNI dan Polri yang berhasil melumpuhkan,” paparnya.

Menurutnya, kelompok tersebut terlibat dalam banyak serangan berdarah. Yang mengakibatkan warga sipil Papua meninggal dunia dan aparat juga turut menjadi korban. “Mereka juga yang menyerang pos aparat keamanan,” ujarnya.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024 AKBP Bayu Suseno menjelaskan bahwa dalam penyerangan pos aparat keamanan di Sugapa, Intan Jaya beberapa waktu lalu terdapat dua korban. Yang pertama warga sipil bernama Yusak Sondegau meninggal dunia dan kedua almarhum Briptu Anumerta Alfando Steve Karamoy. “Alfando gugur akibat serangan tersebut,” jelasnya.

Satgas Operasi Damai Cartenz berkomitmen untuk terus mengejar pelaku penyerangan yang menewaskan kedua orang tersebut. Penyelidikan dan penyidikan akan terus dilakukan sampai pelaku bertanggung jawab. “Kami segera tuntaskan,” jelasnya.

Terpisah, Wakil Sementara Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Letkol Infanteri Candra Kurniawan bahwa Kelompok Separatis Teroris (KST) terus melancarkan aksi di wilayah Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Mereka menyerang aparat TNI – Polri, membunuh masyarakat sipil, juga membakar rumah dan honai. Akibatnya, masyarakat yang merasa khawatir dan takut memilih mengungsi. “Warga minta perlindungan dan mengungsi di tempat yang aman di sekitar Pos TNI,” kata dia.

Berdasar informasi yang diterima dari lapangan, KST turut merusak fasilitas kesehatan dan rumah ibadah. Aksi tersebut membuat masyarakat setempat semakin takut. Candra memastikan, aparat TNI dan Polri terus berusaha melindungi masyarakat. “Sehingga (kami) melakukan siaga dari ancaman dan serangan,” jelasnya.

Pihaknya berharap besar kondisi di Sugapa segera membaik, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas sebagaimana mestinya. Termasuk dalam mendukung program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah.

Kodam XVII/Cenderawasih menegaskan bahwa aksi yang dilakukan oleh KST di Intan Jaya merupakan tindakan biadab. Sebab, bukan hanya aparat yang menjadi korban, masyarakat sipil juga terimbas. Candra memastikan, alasan KST beraksi di Sugapa beberapa hari belakangan tidak berdasar.

Mereka menilai alasan tersebut mengada-ada dan dibuat-buat. Sebab, belum ada aktivitas di Blok Wabu. “Alasan apa pun tidak dibenarkan membunuh warga sipil, tidak dibenarkan membunuh anak-anak, membunuh kaum perempuan dan pembakaran rumah warga,” bebernya. (idr/syn/jpg/ila)

Hampir Setahun Tertahan di Pelabuhan, Baznas Pastikan Daging Dam Jamaah Haji Aman

DAM: Baznas dan Kemenag saat menyaksikan penyembelihan hewan kurban untuk Dam petugas dan jamaah haji di RPH Al Ukaisiyah Makkah. istimewa/sumutpos.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sudah hampir satu tahun daging dam jamaah haji Indonesia 2023 tertahan di pelabuhan Jakarta. Daging itu belum bisa dikeluarkan, karena masih menunggu perizinan keamanan pangan dari kementerian terkait. Baznas memastikan daging dam tersebut aman dan layak konsumsi.

Perkembangan soal nasib berton-ton daging hewan dam itu, disampaikan Pimpinan Baznas bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan. “Bentuknya daging segar,” kata Saidah usai mengikuti pelaporan Sedekah Konsumen Alfamart di kantor Baznas, Senin (22/1)n

Saidah menegaskan, mereka masih menunggu perizinan dari kementerian terkait. Sehingga daging itu bisa segera dikeluarkan dari pelabuhan. Kemudian didistribusikan ke masyarakat kurang mampu di Indonesia. Untuk pemenuhan gizi masyarakat.

Dia mengatakan, pengiriman kembali daging dam jamaah haji Indonesia di 2023 itu adalah yang pertama kali dilakukan. Sehingga wajar masih ada persoalan dalam penanganannya. Dia berharap pada musim haji 2024 ini, tidak ada masalah lagi dalam pengiriman daging dam jamaah haji Indonesia ke tanah air. “Rencananya akan dikirim dalam bentuk olahan dan kemasan,” katanya.

Dengan wujud tersebut, diharapkan bisa lebih mudah masuk ke Indonesia. Ketimbang dalam wujud masih daging segar seperti musim haji 2023 lalu. Saidah juga berharap pada musim haji 2024 nanti, jumlah jamaah haji yang mengirimkan kembali daging hewan dam-nya ke tanah air semakin banyak.

Seperti diketahui pada musim haji 2023 lalu, sebanyak 3.166 ekor daging dam haji jamaah Indonesia dikirim kembali ke tanah air. Kebanyakan yang mengirim itu, adalah dari para petugas haji. Skemanya adalah pembayaran dam dititipkan ke Baznas yang sudah bekerjasama dengan mitra penyembelihan di Arab Saudi.

Setiap jamaah haji yang masuk kategori haji tamatuk, wajib membayar dam atau denda dengan cara memotong satu ekor kambing atau domba. Denda atau dam itu dijatuhkan, karena jamaah mencopot kembali kain ihramnya. Mayoritas jamaah haji dari Indonesia, masuk kategori haji tamatuk dan wajib membayar dam.

Selama ini pembayaran dam dilakukan secara tidak terstruktur. Yaitu dititipkan ke petugas haji, dititipkan ke sesama jamaah, atau bahkan lewat WNI yang ada di Makkah. Sehingga tidak bisa diawasi proses pendistribusiannya.

Untuk diketahui persoalan masih tertahannya daging dam haji di Tanjung Priok itu, pertama kali terungkap dalam rapat antara Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag dengan Kementerian Pertanian. Daging dam itu berasal dari 3.000 jamaah dan petugas haji Indonesia. Persoalannya, daging tersebut harus menjalani pemeriksaan karantina terlebih dahulu. Dalam pengiriman daging dam tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

“Saat ini masih menunggu clearance dari Kementan dan persyaratan apa yang harus kami penuhi,” kata Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief. Dia berharap masalah ini segera selesai, agar pilot project ini dapat berjalan. (jpc)

Pilihan Boleh Beda, Kapolres Labusel Ingatkan Warga Tidak Mudah Terprovokasi

Kapolres Labusel, AKBP Maringan Simanjuntak. Istimewa.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Resor (Polres) Labuhanbatu Selatan (Labusel) terus menggiatkan pertemuan dengan warga di sejumlah desa, untuk memberikan rasa aman dan nyaman, terlebih menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Kita melaksanakan giat sambang dan cooling system Pemilu 2024 terhadap warga, di Dusun Pekan, Kecamatan Sungai Kanan, Kabupaten Labusel, agar tetap damai dan kondusif. Jangan mudah terprovokasi,” ujar Kapolres Labusel, AKBP Maringan Simanjuntak, Senin (22/1).

Dalam kesempatan itu, warga diingatkan agar tetap damai menghadapi pemilu, menjaga persatuan dan kesatuan. “Pilihan boleh beda, tetapi persatuan tetap dijaga,” tegas Maringan.

Selain itu, lanjutnya, disampaikan juga kepada masyarakat tentang bahaya narkoba karena musuh bersama serta harus menjauhinya. Kemudian, terkait pencurian buah sawit.

“Jangan ikut-ikutan dalam melakukan pencurian buah kelapa sawit atau perbuatan yang jahat lainnya,” pungkasnya.

Dalam kegiatan itu, turut dihadiri PJ Kepala Desa (Kades Sampean), Babinsa dan kepala dusun (kadus). (dwi)

Ombudsman RI Dukung Pengembangan Fasilitas Layanan RSU Haji Medan

WAWANCARA: Anggota Ombudsman RI Dadan S Suharmawijaya saat diwawancarai wartwan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ombudsman RI melakukan kunjungan ke rumah sakit RSU Haji Medan. Ombudsman RI mendukung pengembangan fasilitas layanan milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tersebut. Dukungan itu diberikan saat Ombudsman RI melakukan kunjungan ke rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Dadan S Suharmawijaya S.IP, MIP mengatakan, RS Haji Medan Provinsi Sumut melayani masyarakat dengan membangun beberapa tower layanan atau meningkatkan kapasitas kamar dari 200 kamar menjadi 400 kamar.

“Kita juga melihat progres-progres RS Haji ini seperti apa, karena kualitas pelayanan publik yang prima tidak semata memenuhi standar pelayanan atau quality control, tetapi juga harus ada quality improvement,” ujar Dadan, Senin (22/1).

Menurutnya, basic pembangunan tower itu adalah kebutuhan, dan kebutuhan itu memang realitas dengan banyaknya jumlah pasien di Poli, rawat inap begitu membeludak, sehingga memang perlu ada peningkatan.

“Jumlah pasien yang membeludak, menunggu antrean dengan berdesakan, ada di lorong-lorong kalau dari segi kenyamanan, saya rasa masih kurang nyaman. Makanya, Direktur RS Haji Medan ingin mempercepat pembangunan fasilitas sehingga tumpukan pasien-pasien tidak lagi seperti sekarang ini. Maka Kita harus mendukung pengembangan fasilitas kesehatan RS Haji,” terangnya.

Dari hasil tinjauan ke sejumlah lokasi pelayanan, dia mengaku pelayanan di RS Haji Medan bagus, tetapi standar fasilitas kurang. Standar fasilitas yang masih kurang ini menjadi dilema, karena di sisi lain manajemen RS Haji ingin pelayanan terlihat bagus, tapi tidak bisa membatasi jumlah pasien yang dilayani sehingga terjadi antrean panjang dan pembludakan pasien.

Sementara itu, Direktur RSU Haji Medan Provinsi Sumut dr. Rehulina Ginting, M.Kes mengatakan, RS Haji Medan Prov Sumut akan menambah fasilitas pada tahun 2025. “Tapi tim kami akan memperbaiki situasi crowded sekarang ini. Artinya kita akan menambah ruang tunggu untuk spesialis jantung agar tidak padat di daerah antrean pendaftaran. Ini salah satu yang akan kami perbaiki,” tutur Rehulina Ginting.

Rehulina Ginting mengatakan, ke depan akan ada pembangunan satu tower untuk UGD dan Poliklinik. “Jumlah pasien kita cukup tinggi, rawat jalan hampir 500 pasien tiap hari. Alhamdulillah, RS Haji Medan menjadi pilihan masyarakat,” pungkasnya. (ila)