27 C
Medan
Friday, January 2, 2026
Home Blog Page 659

Dilengkapi Corning® Gorilla® Armor, Galaxy S24 Ultra Hadirkan Pengalaman Visual Jernih

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Samsung Electronics dan Corning Incorporated (NYSE:GLW) telah mengumumkan jika smartphone Galaxy S24 Ultra menggunakan bahan pelapis dari Corning® Gorilla® Armor. Gorilla Armor menawarkan kombinasi durabilitas dan pengalaman visual yang jernih tak tertandingi. Hadir juga dengan tampilan display yang lebih sempurna di bawah terik matahari dan perlindungan yang lebih kokoh terhadap kerusakan karena penggunaan device sehari-hari.

“Corning’s Gorilla® Glass, bersama dengan seri Galaxy S berhasil mendorong inovasi dan membuat kemajuan yang signifikan terhadap durabilitas smartphone yang lebih kuat. Kerja sama ini memungkinkan setiap orang menggunakan produk kami dengan lebih percaya diri serta bebas dari khawatir,” kata Kwangjin Bae, EVP and Head of the Mechanical R&D Team, Mobile eXperience Business at Samsung Electronics.

Sebagai informasi, Corning® Gorilla® Armor adalah jenis pelindung kaca smartphone yang berbeda. Dibandingkan dengan permukaan layar yang biasa, Gorilla Armor mengurangi pantulan hingga 75%, serta meningkatkan kejelasan tampilan dan meminimalkan pantulan layar di segala kondisi lingkungan.

Bahan pelapis terbaru dari Corning ini mengoptimalkan ketangguhan Galaxy S24 Ultra. Dari uji lab yang dilakukan Corning, Gorilla Armor menunjukkan durabilitas yang lebih superior dibandingkan dengan kaca pelindung dari aluminosilikat.

Untuk mengukur ketahanan goresan yang mengesankan itu, Corning melakukan uji laboratorium terbaru bernama “Scratch Bot” yang mereplikasi goresan-goresan mikro yang terjadi saat pemakaian sehari-hari. Pada uji lab yang dilakukan secara ketat ini, Gorilla Armor tidak menunjukkan goresan, serta memperlihatkan ketahanan terhadap goresan yang empat kali lipat lebih kuat dibandingkan penutup aluminosilikat.

Gorilla Armor mengandung rata-rata 25% bahan daur ulang pra-konsumen yang telah divalidasi oleh UL Solutions sesuai prosedur UL2809-2 Environmental Claim Validation Procedure (ECVP) untuk bahan daur ulang. “Gorilla Armor menyatukan kecakapan riset dan teknik Corning dengan desain yang berpusat pada pengguna, dan fokus pada pengalaman penggunanya,” kata David Velasquez, Vice President and General Manager, Corning® Gorilla® Glass.

“Inovasi terbaru ini secara bersamaan juga mengatasi kebutuhan esensial pengguna akan durabilitas hingga semakin baiknya kualitas optik, sehingga dapat membawa pengalaman smartphone masa depan ke masa kini,” imbuhnya.

Peluncuran smartphone Galaxy S24 Ultra dengan Gorilla Armor ini juga seiring dengan perayaan bagi Samsung dan Corning. Tahun lalu, menandai 50 tahun hadirnya kemitraan terbaik di industri bagi kedua perusahaan. Samsung dan Corning pertama kali bermitra pada tahun 1973 untuk menghadirkan televisi yang dapat lebih mudah dinikmati oleh para konsumen di Korea.

Semangat kolaborasi yang sama itu telah dipertahankan hingga setengah abad. Corning® Gorilla® Glass pun telah tampil di berbagai perangkat Samsung, mulai dari ponsel-ponsel awal yang diluncurkan hingga kini yang paling baru, termasuk Galaxy S23 Series, Galaxy Z Fold5, dan Galaxy Z Flip5 di mana seluruh device tersebut menggunakan Corning® Gorilla® Glass Victus® 2. Peluncuran smartphone Galaxy S24 Ultra dengan Gorilla Armor ini pun melanjutkan hubungan jangka panjang ini. Keduanya berdedikasi untuk menciptakan inovasi kelas dunia yang berperan penting bagi industri elektronik terbaik bagi konsumen. (adz)

Penyaluran Bansos Sering Tidak Tepat Sasaran, DPRD Medan Minta Kesadaran Warga Mampu

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bantuan sosial (bansos) yang disalurkan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan, seringkali ditemukan tidak tepat sasaran. Bantuan yang seharusnya diterima oleh warga miskin seringkali masih diterima oleh warga yang lebih mampu secara ekonomi. Sebaliknya, masih ditemukan warga miskin yang sangat membutuhkan namun tidak mendapatkan bantuan apapun.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai NasDem, Habiburrahman Sinuraya S.ST saat menggelar Reses Masa Sidang II Tahun 2024 di Komplek Taman Setiabudi Indah Blok B, Jalan Chrisant II/3 No.B37, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (21/1/2024) sore.

“Di lapangan, termasuk hari ini, kita masih sering mendengar banyak bansos yang tidak tepat sasaran. Tentu ada beberapa kesalahan dalam hal ini, khususnya dalam hal pendataan sebelum dilakukannya penyaluran bantuan. Kedepan, tentunya hal ini harus menjadi perhatian serius,” ucap Habiburrahman.

Namun, Anggota Komisi I DPRD Medan yang akrab disapa Habib itu mengatakan, untuk mengatasi tidak tepatnya sasaran penyaluran bantuan, bukan hanya menjadi tugas pemerintah dalam melakukan pendataan. Akan tetapi, dibutuhkan kesadaran dari masyarakat yang mampu secara ekonomi namun masih mau menerima bantuan.

“Jadi sebenarnya ada hal yang tidak kalah penting dalam penyaluran bansos ini, yakni kesadaran masyarakat. Seharusnya bila masyarakat tersebut mampu secara ekonomi, maka masyarakat tersebut harus secara sadar melaporkan hal itu kepada perangkat pemerintah mulai dari tingkat kelurahan hingga Dinas Sosial agar bantuan yang dimaksud tidak lagi disalurkan kepada dirinya,” ujarnya.

Dengan begitu, sambung Habib, pemerintah bisa mengalihkan bantuan sosial yang tidak lagi diterima oleh masyarakat mampu tersebut kepada warga lainnya yang membutuhkan.

“Ini yang kita lihat, saat di data dan diketahui bahwa dirinya sudah mampu secara ekonomi sehingga tidak lagi mendapatkan bantuan, warga tersebut justru tidak terima dan bertanya-tanya kenapa dirinya tidak mendapatkan bantuan lagi. Mohon kesadaran kita semua, bahwa masih ada saudara kita warga Kota Medan lainnya yang lebih membutuhkan bantuan itu,” ungkapnya.

Dijelaskan Habib, dari total jumlah warga Kota Medan yang terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos, masih sekitar setengahnya yang telah mendapatkan bantuan sosial. Selebihnya, belum mendapatkan bantuan karena keterbatasan anggaran.

“Jadi harus kita pahami betul bahwa anggaran itu terbatas, tidak semuanya mendapatkan bantuan. Maka kalau ada yang lebih berhak dari kita, laporkan kepada petugas agar bantuan itu dialihkan ke mereka,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang turut dihadiri perwakilan Kecamatan Medan Sunggal dan sejumlah OPD di Kota Medan itu, Habiburahman Sinuraya menerima banyak aspirasi dari masyarakat. Selain masalah bantuan sosial, warga juga menyampaikan aspirasi terkait masalah pelayanan kesehatan dan sejumlah aspirasi lainnya.

Menjawab keluhan tersebut, Habib pun mengaku akan menindaklanjutinya dengan berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Aspirasi bapak dan ibu akan saya sampaikan dalam sidang Paripurna di DPRD Medan untuk dimasukkan ke dalam Pokok Pikiran,” pungkasnya. (map)

Semangati Siswa Madrasah Al-Washliyah Tembung, Dedi Iskandar: Mengasah Diri Raih Kesuksesan

Anggota DPD RI, Ust Dedi Iskandar Batubara.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPD RI, Ust Dedi Iskandar Batubara menyemangati seluruh siswa di Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah, Al-Washliyah Tembung saat menjadi inspektur upacara (Irup), Senin (22/1/2024) pagi. Ia meminta generasi muda fokus dan serius merangkai cita-cita masa depan.

Kehadiran Dedi Iskandar Batubara yang juga Ketua PW Al-Washliyah Sumatera Utara (Sumut) berbeda dari sebelumnya ia datang ke madrasah tersebut. Hal itu ia lakukan sebagai upaya untuk menunjukkan bahwa selain ketua organisasi kemasyarakatan (ormas), dirinya juga adalah pejabat tinggi negara, seorang senator mewakili masyarakat Sumut.

“Saya diperintahkan untuk datang sebagai pembina upacara di Madrasah ini. Hari ini saya memakai pakaian lengkap, ingin menunjukkan kepada kalian, orang yang berdiri di depan ini adalah satu dari empat pejabat tinggi negara mewakili Sumatera Utara. Bahwa, anak Madrasah Al-Washliyah juga punya hak dan tempat untuk mengisi ruang di lembaga tinggi negara di Republik Indonesia yang kita cintai ini,” jelas Dedi.

Sehingga menurutnya, yang paling penting adalah bagaimana Madrasah Al-Washliyah dimana pun, bisa terus mengukir dan menunjukkan prestasi akademik dan lainnya. Dan itu adalah tugas dari institusi pendidikan Washliyah.

“Kalian juga para pemilik masa depan bangsa, memikirkan secara serius, mau mengambil bagian peran yang mana untuk berkontribusi bagi Agama dan Bangsa ini. Kalian yang punya mimpi, berkali-kali saya sampaikan agar fokus dan serius dalam merangkai dan membangun cita-cita yang ingin kalian raih,” ujar Calon DPD RI, asal Sumut nomor urut 7 pada Pemilu 2024 ini.

Dedi mengungkapkan bahwa, profesi apapun yang ingin diraih para siswa madrasah, diharapkan memberikan manfaat bagi banyak orang, bangsa dan negara. Khusunya kepada keluarga maupun nama besar Al Jam’iyatul Washliyah.

“Tulis rapi rapi, bila perlu tulis di dinding rumah kalian, cita-cita kalian. Masa depan terbaik milik kalian, sekaligus keluarga dan orang yang dicintai. Kalau kalian berhasil di masa depan, maka yang memperoleh kebanggaan, martabat yang tinggi, harkat yang tinggi, bukan hanya kalian, tetapi seluruh keluarga, termasuk Madrasah Al-Washliyah Tembung ini,” jelasnya.

Pun begitu, Dedi Iskandar Batubara mengingatkan kepada siswa, bahwa proses belajar memang melelahkan, butuh waktu, dan terkadang penuh keringat dan berada pada situasi yang tidak nyaman. Sebab, tidak ada kesuksesan yang diraih dengan cara mudah dan instan.

“Tidak sederhana memang jika kita ingin membangun mimpi. Bagaimana kita mengasah diri agar menjadi seorang yang layak mendapatkan dan raih kesuksesan. Itu tidak mustahil, tetapi juga tidak instan. Saya juga tidak membayangkan bisa sekolah sampai ke jenjang pendidikan Doktor seperti hari ini. Karena saya ini anak orang yang tidak berpunya. Ibu saya tidak tamat sekolah, ayah saya hanya lulusan pendidikan guru Agama setingkat Aliyah. Pekerjaannya cuma tukang, kuli, penghasilannya tidak jelas, rumah tidak punya, numpang dimana-mana,” ungkap Dedi yang juga Ketua PPUU DPD RI.

Namun baginya, tidak ada yang sulit jika Allah meridhoi. Apalagi sebagai manusia, ingin berusaha dengan sungguh-sungguh, bersusah payah, melalui proses yang berat. Serta yang terpenting adalah doa dan restu dari ayah dan ibu, serta guru di madrasah.

“Jangan lupa, bangun bakti yang besar kepada orang tua di rumah, dan di madrasah. Tidak ada cerita sukses, para tokoh hebat, kecuali semuanya menghormati dan menyayangi kedua orang tua dan guru-guru mereka,” pungkasnya.

Sementara Kepala Madrasah Aliyah Al-Washliyah Tembung, Ust Muhammad Yunus menyampaikan apresiasi kepada Dedi Iskandar Batubara yang telah menerima dan menyempatkan diri menjadi Irup di madrasah tersebut. Ia berharap, motivasi yang disampaikan dalam pidato menjadi ingatan dan pemicu semangat bagi siswa madrasah untuk meraih cita-cita yang tinggi, membanggakan keluarga dan nama besar Al Jam’iyatul Washliyah.(gus)

BRI BO Medan Putri Hijau Ikut Ramaikan Pagelaran Grand Opening Perumahan Capital Residence

Grand Opening Show Unit Capital Residence, di Jalan Besar Namorambe, Medan Johor, Minggu (21/1). Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Rakyat Indonesia Branch Office (BRI BO) Medan Putri Hijau ikut hadir dalam pagelaran Grand Opening Perumahan Capital Residence, di Jalan Besar Namorambe, Medan Johor, Minggu (21/1).

Hadir dalam acara, Manajer Bisnis Konsumer BRI BO Medan Putri Hijau, Ayu Hutami dan Denny Sianturi dari team KPR, pihak PT Deli Inti Graha dan Meta Properti.

Manajer Bisnis Konsumer BRI BO Medan Putri Hijau, Ayu Hutami mengatakan, acara tersebut merupakan kerja sama antara BRI BO Medan Putri Hijau bersama PT Deli Inti Graha dan Meta Properti, dalam rangka memperkenalkan perumahan baru kepada masyarakat.

“Bagi yang datang langsung dalam acara Grand Opening Show Unit Capital Residence, maka akan mendapatkan Promo hadiah menarik lainnya,” ujarnya. (dwi)

Galon Sekali Pakai Sebabkan Sampah Makin Menggunung

Foto Ilustrasi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Persoalan sampah telah menjadi isu besar di Indonesia. Masalah sampah, terlebih plastik di Indonesia merupakan perkara serius yang mempengaruhi lingkungan, kesehatan masyarakat hingga keberlanjutan ekosistem.

Banyak aktivis lingkungan yang menilai bahwa penggunaan kemasan sekali pakai termasuk galon kontraproduktif dengan semangat pengurangan sampah plastik secara global maupun nasional. Anehnya, promosi penggunaan kemasan tersebut justru malah semakin masif dilakukan.

“Kampanye masif yang mendorong penggunaan galon sekali pakai ini kontradiktif dengan semangat pengurangan sampah plastik,” kata Juru Kampanye Perkotaan Walhi, Abdul Ghofar.

Dia menegaskan bahwa seharusnya penggunaan galon sekali pakai tidak dipromosikan secara masif dan intensif. Dia melanjutkan, hal tersebut justru akan berlawanan dengan target mengurangi sebesar-besarnya penggunaan plastik.

Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (SIPSN KLHK) 2022 mendapat bahwa jumlah timbunan sampah nasional mencapai angka 21,1 juta ton. Angka itu berasal dari 202 kab/kota se Indonesia.

Dari total produksi sampah nasional tersebut, sebesar 13,9 juta ton atau 65.71 persen dapat terkelola. Sedangkan sisanya sebanyak 7,2 juta ton atau 34,29 persen belum terkelola dengan baik.

Dalam data lainnya, mendapati ada 69 juta ton sampah yang dihasilkan masyarakat Indonesia sepanjang 2022. Rinciannya, sebesar 18,2 persen atau 12,5 juta ton adalah sampah plastik. Tidak sedikit dari jutaan ton sampah plastik itu berakhir begitu saja di laut.

Jumlah sampah plastik setiap tahun juga terus meningkat. Salah satu penyumbang naiknya jumlah sampah plastik adalah perilaku masyarakat Indonesia yang kerap menggunakan plastik sekali pakai.

Plastik-plastik sekali pakai tersebut kemudian menjadi sampah dan dapat menimbulkan efek buruk bagi lingkungan bila masuk ke perairan atau tanah. Penggunaan kemasan sekali pakai termasuk galon memang telah menjadi masalah besar yang harus segera dipecahkan.

Ghofar mengatakan, angka sampah plastik yang bisa dikumpulkan secara nasional belum menyentuh 15 persen. Sedangkan, sampah plastik yang mampu didaur ulang baru mencapai 10 persen. Sementara, 50 persen sisanya tidak terkelola dan berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

Melihat kondisi itu, penggunaan galon sekali pakai yang semakin masif justru akan menambah persoalan baru. Semakin banyak produsen memproduksi galon sekali pakai maka akan semakin menggunung pula sampah plastik yang terkumpul.

KLHK juga menilai bahwa penggunaan galon sekali pakai merupakan kesalahan tafsir produsen terkait Peraturan menteri (Permen) LHK Nomor 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah. Khususnya yang terkait dengan ketentuan ukuran kemasan yang diwajibkan minimal satu liter.

Kasubdit Tata Laksana Produsen KLHK, Ujang Solihin Sidik mengatakan kalau permen 75 dibuat bukan dalam arti produsen memproduksi galon sekali pakai. Dia menjelaskan, permen dibuat untuk menghindari kemasan yang terlalu kecil sehingga sulit untuk dikumpulkan.

Terbukti, ukuran galon sekali pakai ini telah menjadi persoalan bagi masyarakat untuk mengelola sampahnya. Ukuran yang terlalu besar membuat masyarakat kebingungan untuk mengumpulkan sampahnya setelah air di dalam habis dikonsumsi.

Juru kampanye Urban Greenpeace Indonesia, Muharram Atha Rasyadi menegaskan bahwa galon sekali pakai jelas akan menjadi masalah baru. Dia mengatakan, penggunaan galon sekali pakai juga tidak sejalan dengan target pemerintah mengurangi sampah di laut sebesar 70 persen di 2025.

Dia melanjutkan, produksi plastik sekali pakai yang begitu masif tanpa adanya tanggung jawab perusahaan justru akan mempersulit capaian dari target tersebut. Dia mengatakan, seharusnya industri mulai berbenah bagaimana mereka dapat menyusun rencana strategis dalam mengurangi timbulan sampah mereka.

“Bukan malah meningkatkan produksi kemasan produk sekali pakai. Selama dalam kemasan sekali pakai, masalah kita tentu akan semakin besar,” katanya.

Peneliti Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) mengatakan bahwa perusahaan seharusnya menerjemahkan permen 75 dengan lebih transformatif. Artinya, produsen harus berhenti memproduksi plastik sekali pakai dan beralih ke kemasan yang bisa dipakai berulang.

“Hal itu untuk menekan kebocoran plastik ke lingkungan kita, yaitu dengan cara harus menekan pertumbuhan atau konsumtif plastik sekali pakai,” kata Peneliti ICEL, Fajri Fadillah.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) juga menyayangkan keberadaan galon sekali pakai karena semakin menambah masalah lingkungan. Apalagi, kemasan plastik sekali pakai sangat membebani bumi karena sulit terurai.

“Kok ini malah memproduksi bahan plastik sekali pakai yang baru. Kita tidak mendukung produk kemasan semacam itu,” kata Pengurus YLKI, Sularsi.

Menurut Sularsi, masyarakat tidak bisa diwajibkan sebagai pihak yang bertanggung jawab untuk mengolah sampah plastik yang ditimbulkan oleh bahan kemasan pangan yang diproduksi industri pangan. Seharusnya industri yang harus bertanggung jawab untuk menarik kembali kemasan plastik sekali pakai yang diproduksinya.

Masalah galon sekali pakai memerlukan perhatian serius untuk mewujudkan solusi berkelanjutan. Dengan kesadaran konsumen yang meningkat, dukungan pemerintah dan inovasi industri seharusnya dapat berjalan menuju arah yang lebih ramah lingkungan dan mengurangi dampak negatif galon sekali pakai terhadap Bumi.

Hasil temuan Sensus Sampah Plastik (SSP) se-Indonesia tahun 2022-2023 di 28 kabupaten/kota di 13 provinsi di Indonesia yang dipaparkan oleh Badan Riset Urusan Sungai Nusantara (BRUIN) dalam konferensi pers di Surabaya, Kamis 11 Januari 2024, menempatkan Mayora Indah selaku Induk perusahaan AMDK galon sekali pakai sebagai Perusahaan pencemar plastik Nomor 5 di Indonesia.
Sedangkan urutan satu sampai dengan empat diduduki oleh gabungan berbagai merek, disusul Wings, Unilever dan Indofood. (ila)

Telkomsel Hadirkan Paket RoaMAX Umroh dengan Kuota Internet Lebih Besar Hingga 20 GB

Agar dapat beribadah dengan lebih nyaman, selalu terhubung, dan berkomunikasi lancar dari tanah suci, Pelanggan Telkomsel PraBayar maupun Telkomsel Halo (Pascabayar) dapat memperoleh dan mengaktifkan Paket RoaMAX Umroh melalui MyTelkomsel, dengan harga mulai Rp275 ribu, kuota data/internet hingga 20 GB, dan masa aktif hingga 17 hari.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Mendukung kelancaran dan kenyamanan pelanggan yang menunaikan ibadah umrah di tanah suci, Telkomsel tingkatkan nilai tambah konektivitas digitalnya melalui pembaruan Paket RoaMAX Umroh dengan jumlah kuota data/internet yang lebih besar dan harga yang ekonomis. Mulai dari harga Rp275 ribu, pelanggan Telkomsel PraBayar maupun Telkomsel Halo (Pascabayar) dapat memperoleh dan mengaktifkan Paket RoaMAX Umroh terbaru melalui aplikasi MyTelkomsel, dengan kuota data/internet yang ditingkatkan hingga 20 GB dan masa aktif hingga 17 hari.

Pjs. Vice President Postpaid Consumer International Roaming and Interconnect Telkomsel Nirwan Lesmana mengatakan, “Sesuai dengan kebutuhan pelanggan, khususnya jemaah umrah yang berada di tanah suci, Telkomsel menghadirkan Paket RoaMAX Umroh dengan kuota yang lebih besar dan harga yang lebih terjangkau. Semoga inovasi yang kami hadirkan melalui Paket RoaMAX Umroh terbaru ini dapat melampaui ekspektasi pelanggan dengan membuka lebih banyak kemanfaatan yang maksimal bagi kebutuhan digital para pelanggan jemaah umrah, agar dapat beribadah dengan lebih nyaman, selalu terhubung, dan berkomunikasi lancar dengan sanak saudara dari tanah suci.”

Setelah diaktifkan, Paket RoaMAX Umroh dapat dinikmati hingga 18 GB di Arab Saudi, dan hingga 2 GB di negara-negara transit yang meliputi Arab Saudi, Australia, Jordan, Malaysia, Mesir, Oman, Palestina, Qatar, Singapura, Turki, dan Uni Emirat Arab. Selain Paket RoaMAX Umroh khusus internet, juga tersedia Paket RoaMAX Umroh Combo yang sekaligus menawarkan bundling kuota/data internet, akses layanan telepon hingga 60 menit dan kuota SMS hingga 60 pesan. Pelanggan dapat mengaktifkan paket RoaMAX Umroh Internet dan Combo lebih dari satu kali, dan dapat menggunakan kuota data/internetnya untuk tethering ke device lain.

Paket RoaMAX sendiri adalah paket roaming terkini dan terdepan dari Telkomsel dengan harga dan kuota yang setara dengan SIM Card lokal di berbagi negara. Dengan jangkauan terluas hingga 181 negara dengan berbagai pilihan paket yang dapat dipilih sesuai negara tujuan, Paket RoaMAX terdiri dari Paket RoaMAX Single Country yang dapat digunakan hanya di negara tujuan pilihan dan Paket RoaMAX Multi Country yang dapat digunakan di beberapa negara di Asia, Eropa, Amerika Serikat – Kanada, dan Afrika. Pelanggan dapat meningkatkan batas pemakaian roaming melalui GraPARI ataupun Call Center 188 (dalam negeri) atau +628110000333 (luar negeri) tanpa dikenakan biaya tambahan.

Informasi lebih lanjut tentang Paket RoaMAX dan Paket RoaMAX Umroh dapat diakses melalui laman telkomsel.com/roaming.(rel)

Pasien ke-100, IJN Sukses Lakukan Prosedur MitraCli dan TriClip

Pasien ke-100, IJN Sukses Lakukan Prosedur MitraCli dan TriClip.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Institut Jantung Negara (IJN) baru-baru ini, memperingati pencapaian signifikan atas keberhasilan melakukan 100 prosedur jantung kompleks menggunakan perangkat MitraClip/TriClip yang inovatif untuk mengobati regurgitasi Mitral/Tricuspid.

IJN adalah rumah sakit keempat di kawasan ini yang mencapai pencapaian ini, memperkuat komitmen pusat tersebut untuk memajukan layanan kardiovaskular mutakhir.

Prosedur TEER ke-100 dilakukan Jumat (19/1) oleh tim ahli jantung yang dipimpin oleh Dato’ Dr Azmee Mohd Ghazi, Direktur Klinis Gagal Jantung dan Transplantasi Jantung di IJN.

“Pencapaian ini menunjukkan banyak hal tentang keterampilan dan dedikasi tim kami dalam meningkatkan hasil akhir bagi pasien dengan regurgitasi katup Mitral/Trikuspid,” kata Dr Azmee, saat konferensi pers via Zoom, Senin (22/1).

“Keahlian kami dalam prosedur ini telah diasah melalui pengalaman lebih dari satu dekade, dan kami sangat bangga telah memberikan dampak positif terhadap kehidupan 100 pasien. Pencapaian ini mencerminkan dorongan kami untuk terus memberikan perawatan jantung yang luar biasa,” sambungnya.

IJN sebelumnya telah membuat preseden dengan menjadi yang pertama di Malaysia yang memperkenalkan prosedur MitraClip. Kasus perintis dilakukan pada bulan Desember 2011 oleh Ahli Jantung terkemuka Malaysia Tan Sri Dato’ Seri Dr Robaayah Zambahari, serta Konsultan Senior Dokter Jantung Datuk Dr Mohd Nasir Muda dan Datuk Dr Amin Ariff Nuruddin. Sejak itu, program ini terus berlanjut di bawah bimbingan Dr Amin Ariff.

Regurgitasi Mitral/Trikuspid adalah jenis penyakit katup jantung yang umum. Ini terjadi ketika katup Mitral/Trikuspid gagal menutup dengan benar, menyebabkan darah bocor kembali ke jantung. Jika tidak diobati, kondisi ini dapat menyebabkan pembesaran jantung secara progresif, dan pada akhirnya menyebabkan gagal jantung.

Cara konvensional untuk mengobati regurgitasi Mitral/Trikuspid yang parah adalah intervensi bedah untuk memperbaiki atau mengganti katup Mitral/Trikuspid yang rusak. Karena pendekatan ini sering kali melibatkan pembedahan jantung terbuka, intervensi bedah semacam ini dapat menjadi pilihan yang berisiko terutama bagi pasien dengan kondisi penyakit penyerta atau yang berada pada usia lanjut.

MitraClip/TriClip — perangkat kecil yang dirancang untuk mempersempit bukaan katup Mitral/Tricuspid — menawarkan alternatif selain operasi jantung terbuka. Alat tersebut dikirim ke jantung melalui kateter, melalui sayatan kecil di vena kaki. Biasanya membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga jam untuk menyelesaikannya, prosedur invasif minimal ini memungkinkan waktu pemulihan lebih cepat dan mengurangi risiko operasi tradisional.

Saat IJN merayakan pencapaian terbaru ini, pusat tersebut tetap teguh dalam misinya untuk memperluas akses terhadap perawatan jantung mutakhir, sambil menjunjung tinggi reputasinya atas keunggulan dan inovasi dalam layanan kesehatan.(gus)

Warga Medan Perjuangan Keluhkan Mahalnya Biaya PBB

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mahalnya kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Medan sangat dikeluhkan oleh sejumlah warga. Pasalnya, tidak semua warga mampu untuk membayar biaya PBB yang terbilang naik cukup signifikan bila dibandingkan dengan besaran biaya PBB di tahun-tahun sebelumnya.

Seperti halnya yang disampaikan warga Kecamatan Medan Perjuangan, Ani, saat menghadiri penyelenggaraan Reses Masa Sidang I Tahun 2024 yang digelar Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Gerindra, Hj. Netty Yuniarti Siregar di Jalan Madio Utomo Lingkungan 15, Kelurahan Sidorame Timur, Kecamatan Medan Perjuangan, Senin, (22/1/2024).

Dijelaskan Ani, dirinya hanya memiliki rumah sederhana dan tidak memiliki kemampuan finansial yang baik. Akan tetapi, kenaikan biaya PBB rumah tempat tinggalnya naik hingga mencapai seratus persen.

“Rumah saya sederhana, rumah jeleknya bu, tapi mahal kali sekarang PBB nya. Tahun-tahun lalu saya bayar gak sampai Rp100 ribu setahun, paling hanya Rp80 ribuan. Tapi sekarang, PBB rumah saya sampai Rp160 ribu. Mahal kali bu, mana mampu saya membayarnya,” keluh Ani kepada Hj Netty.

Seharusnya, kata Ani, kebijakan kenaikan PBB di Kota Medan tidak ‘pukul rata’. Ia berharap kenaikan PBB di Kota Medan tidak diperuntukkan bagi rumah-rumah tempat tinggal masyarakat, khususnya untuk rumah-rumah sederhana.

Bila pun menaikkan biaya PBB, sebaiknya hanya dilakukan kepada bangunan tempat-tempat usaha atau tempat tinggal dengan kategori mewah.

“Mohon kebijakannya dari Pemko Medan supaya tahun ini biaya PBB rumah tempat tinggal masyarakat, apalagi yang rumahnya sederhana seperti rumah saya dapat diturunkan kembali seperti dulu,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Hj Netty menyampaikan bahwa kenaikan PBB yang dilakukan Pemko Medan bukan bertujuan untuk menyusahkan masyarakat. Akan tetapi, hanya penyesuaian PBB dengan harga NJOP riil yang berlaku di lapangan.

“Dan kalau kita ikuti harga NJOP yang sebenar-benarnya, sebetulnya kenaikan PBB saat ini sangat wajar dan sebenarnya masih dibawah NJOP yang berlaku di lapangan. Harga tanah setiap tahunnya pasti naik, wajar apabila PBB juga naik, sifatnya menyesuaikan. Apalagi, tujuan penyesuaian PBB ini dilakukan untuk meningkatkan PAD Kota Medan,” jawab Netty.

Begitu pun, sambung Netty, Pemko Medan telah mengantisipasi kesulitan pembayaran kenaikan PBB yang akan dikeluhkan oleh masyarakat, khususnya oleh warga ekonomi menengah ke bawah. Oleh sebab itu, Pemko Medan memberikan program pengajuan pengurangan biaya PBB bagi warga yang kurang mampu.

“Untuk rumah tempat tinggal, kalau keberatan membayar kenaikan PBB, bisa diajukan pengurangan biayanya. Kepada para kepling, mohon dibantu warganya yang ingin mengurus pengurangan biaya PBB tersebut,” sambungnya.

Terkait kebijakan kenaikan PBB yang seharusnya tidak ‘pukul rata’, Netty mengaku akan menyampaikannya kepada Pemko Medan.

“Usulan itu akan coba kita sampaikan ke Pemko Medan. Terimakasih atas masukannya,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Hj. Netty juga menerima berbagai keluhan warga lainnya, mulai dari masalah bantuan sosial, pelayanan kesehatan, infrastruktur, dan sejumlah masalah lainnya.

Pantauan Sumut Pos, turut hadir pada kegiatan itu, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Medan Sri Lestari, perwakilan Kecamatan Medan Perjuangan Riswandi, perwakilan Koordinator PKH Dedy Irwanto Pardede, dan perwakilan BPJS Kesehatan Kota Medan Ferri Oliver Sinaga. (map)

Hidayatullah: Pemilu Berkualitas Cerminan Kedewasaan Demokrasi Kita

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi PKS H Hidayatullah SE berharap, Pemilu 2024 benar-benar berkualitas. Karena, Pemilu yang berkualitas mencerminkan dewasa atau tidaknya demokrasi di negeri ini.

Menurut Hidayatullah, ada beberapa faktor yang menjadikan Pemilu itu berkualitas. Pertama, netralitas aparatur sipil negara (ASN). “Belakangan ini kita sering mendengar kabar, para ASN diarahkan untuk memilih salah satu pasangan calon presiden tertentu pada Pemilu Februari nanti. Ini suatu yang tidak sehat dalam demokrasi kita,” kata Hidayatullah saat menyerap aspirasi masyarakat dengan tema “Penguatan Sistem Demokrasi Indonesia” yang dihadiri para tokoh perempuan Kota Medan seperti berasal dari Salimah, Sahid, Aisisiyah, dan lainnya di Jalan Mustafa Medan, Jumat (19/1/2024) lalu.

Politisi senior PKS ini melanjutkan, faktor kedua adalah tidak adanya money politic, baik itu untuk Pilpres maupun pemilihan legislatif. “Seharusnya para calon pemimpin ini menebar visi misi bukan menyebar uang. Yakinkan para calon pemilih dengan visi misi yang kita punya,” ujarnya.

Lalu faktor ketiga, masyarakat harus ikut berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi lima tahunan ini. “Kita tidak boleh apatis, apalagi golput. Karena, pilihan kita akan mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara lima tahun ke depan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Hidayatullah juga mengajak para peserta yang hadir untuk terus mendoakan para pemimpin dengan kebaikan. Karena kebaikan yang kita kerjakan, akan kembali kepada kita juga.

Dia juga mengajak para peserta serap aspirasi masyarakat untuk selalu menjaga kondusivitas di lingkungannya masing-masing menjelang Pemilu ini. “Berkompetisi boleh, tapi caranya harus santun dan konstitusional,” pungkasnya. (adz)

Meryl Saragih Minta TNI, Polri, dan ASN Jaga Netralitas Pemilu 2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan Meryl Rouli Saragih meminta TNI, Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk netral dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Ketiga institusi ini diharapkan tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis.

“Saya meminta TNI, Polri, dan para ASN di wilayah kerja Sumatera Utara untuk bersikap netral dan tidak condong terhadap ke salah satu pasang calon (Paslon) presiden dan wakil presiden di Pemilu 2024 ini,” tegas Meryl Rouli Saragih kepada wartawan, Senin (22/1/2024).

Meryl yang duduk di Komisi A, menangani bidang hukum dan pemerintahan ini mengatakan, Polri dan TNI merupakan alat negara, bukan alat rezim (penguasa), sehingga yang harus dipatuhi seharusnya konstitusi dan aturan perundang-undangan. “Begitu juga terhadap para ASN jangan sampai ikut mengampanyekan capres-cawapres yang ikut dalam kontestasi pemilu apalagi terlibat dalam kegiatan kampanye,” ujarnya.

Ia mencontohkan, baru-baru ini ada kegiatan yang digelar di salah satu dinas di Kota Medan yang diduga terafiliasi dengan salah satu pasangan capres-cawapres. Di mana, kegiatan yang diikuti para kader posyandu dan lainnya itu karena kegiatan itu bernuansa warna tertentu, mulai dekorasi kegiatan, kaos yang dikenakan serta jargon-jargon atau lontaran pertanyaan diduga diselipkan simbol dukungan ke paslon presiden.

Selain itu, lanjut Meryl, banyak informasi beredar adanya rekaman audio diduga berisi percakapan antara oknum aparat penegak hukum dan oknum kepala daerah di Batubara, untuk bahu-membahu memenangkan salah satu pasangan capres-cawapres tertentu.

“Jika TNI, Polri serta ASN tidak netral, maka berbagai kecurangan dan rekayasa yang diduga dilakukan penguasa dikhawatirkan membuat masyarakat tak lagi percaya pada pemilu, tak ada lagi pesta demokrasi dan tidak percaya hasilnya,” ujar Meryl yang juga Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara.

Bahkan, kata Meryl, saat menggelar serap aspirasi (reses) II Sidang V Tahun 2023-204, dirinya banyak mendapatkan keluhan masyarakat yang mendapat penggiringan dan ajakan dari oknum-oknum ASN untuk memenangkan capres-cawapres tertentu. “Seharusnya pemerintah mengayomi masyarakat bukan menggiring atau menakuti,” sebutnya.

Meryl menambahkan, seharusnya ASN dan TNI/Polri untuk menjaga netralitas dan mengawal pesta demokrasi 2024. Apalagi saat ini adalah masa-masa kampanye para peserta pemilu. “Saya meminta dan berharap kepada TNI/Polri serta ASN sama-sama kita menyukseskan pesta demokrasi dengan netral, tanpa menggunakan kekuasaan untuk keberpihakan,” ungkapnya.

Politisi muda yang kembali ikut dalam kontestasi Pemilu sebagai Caleg DPRD Provinsi Sumatera Utara Dapil Sumut B ini, juga meminta masyarakat ikut bergerak mengawal pelaksanaan pemilu tahun ini, agar apabila ada dugaan praktik-praktik curang bisa melaporkan ke Bawaslu.

“Pengawalan ini terutama juga ke anak-anak muda khususnya yang menjadi saksi di TPS. Ikut mengawasi proses pemungutan suara. Cek mulai dari yang ikut memilih, absensi jumlah yang hadir, dan gunakan live streaming di media sosial pada waktu penghitungan suara dan foto c plano. Karena ini pesta rakyat, rakyat harus ikut terlibat mengawasi,” pungkasnya. (adz)