Home Blog Page 667

Mahasiswa Gelar Aksi Damai, Dukung KPU dan KPPS pada Pemilu 2024

AKSI DAMAI: Sejumlah mahasiswa yang tergabung Aliansi Mahasiswa Jawa Barat, saat menggelar aksi damai dalam mendukung KPU dan KPPS pada Pemilu 2024. (Istimewa)

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – Organ Taktis Aliansi Mahasiswa Jawa Barat menggelar aksi damai di Kantor KPU Jawa Barat (Jabar), Jalan Garut No 11, Kacapiring, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Minggu (25/2).

Aksi yang dipimpin Indrajid Rai Garibaldi dengan koordinator lapangan Adnan ini, melibatkan sekitar 70 mahasiswa dari beberapa kampus di Jabar. Aksi yang terjadi pada pukul 11.23 hingga 12.10 WIB tersebut, bertujuan memberikan dukungan moral kepada petugas KPU dan KPPS, yang telah berjuang dan berkorban demi kelancaran, keadilan, dan ketentraman Pemilu 2024.

Dalam aksi tersebut, alat peraga yang digunakan, antara lain pengeras suara, sebuah karangan bunga bertuliskan “Ucapan terima kasih kepada seluruh petugas KPU dan seluruh petugas KPPS yang telah bertugas dalam menyelenggarakan Pemilu 2024”, serta berbagai flayer dan spanduk dengan pesan-pesan ucapan terima kasih kepada petugas Pemilu 2024.

Dalam keterangannya, Aliansi Mahasiswa Jabar menyampaikan, perjuangan KPPS dari tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan, desa, kabupaten, dan kota, akan selalu terkenang di hati masyarakat. KPPS dianggap sebagai pahlawan pesta demokrasi yang mampu mewujudkan jalannya Pemilu dengan lancar, terlepas dari siapapun yang memenangkan Pemilu 2024 ini. Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada KPPS dan KPU atas pengorbanan nyawa dan kesehatan dalam menjalankan pesta demokrasi ini.

Aliansi Mahasiswa Jabar juga mengimbau agar masyarakat Indonesia berani jujur, hasil Pemilu harus dihormati dan tidak melakukan tindakan merugikan bangsa. Mereka menekankan pentingnya masyarakat menjunjung tinggi dan menghormati hasil yang dikeluarkan oleh KPU, terlepas dari kemenangan atau kekalahan dalam Pemilu.

Pada pukul 11.59 WIB, perwakilan KPU Jabar bertemu dengan para pengunjuk rasa dan menyampaikan terima kasih atas dukungan dan apresiasi terhadap petugas KPPS. Saat itu, sekaligus dilakukan penyerahan simbolis karangan bunga kepada pihak KPU, dan peletakan karangan bunga di pintu masuk KPU Jabar. (dat/saz)

Tabrak Lari di Jalinsum Medan-Tebingtinggi, Satu Tewas

MENINGGAL: Korban meninggal kecelakaan lalu lintas tabrak lari ditutupi kain oleh warga. Kejadian laka lantas ini terjadi di Jalinsum Medan-Tebingtinggi Km 60-70. (Fadly/Sumut Pos)

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Kecelakaan lalu lintas tabrak lari terjadi di Jalinsum Medan-Tebingtinggi, tepatnya di Kilometer 69-70, tak jauh dari SPBU Pasar Serong, Desa Suka Damai, Dusun 15 Masjid, Kecamatan Seibamban, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Minggu (25/2), sekira pukul 05.00 WIB.

Kepala Satlantas Polres Sergai AKP Andita Sitepu, melalui Kasi Humas, Iptu Edward Sidauruk mengatakan, diduga mobil minibus angkutan umum jenis L300 berwarna putih, tanpa nomor registrasi polisi, atau identitas pengemudi tidak diketahui, terlibat dalam kejadian ini. Diduga pengemudi mobil tersebut kabur ke arah Medan setelah kejadian tanpa memberikan pertolongan.

“Kecelakaan tersebut menimbulkan seorang korban, meninggal dunia. Merupakan pejalan kaki, Zainal Abidin (64), warga Desa Suka Damai,” ungkap Edward, saat dikonfirmasi, Minggu sore.

Menurut Edward, kondisi korban mengalami luka memar di kepala, pendarahan hidung, dan luka robek di bibir. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Jenazahnya kemudian dibawa ke RSU Melati, Desa Pon, untuk dilakukan visum.

Sebelumnya, lanjut Edward, seorang warga hendak pergi berbelanja dan secara tak terduga menemukan mayat Zainal Abidin, tergeletak di pinggir jalan. Para saksi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara segera dipanggil, dan setelah diperiksa, diketahui Zainal Abidin meninggal dunia akibat tabrak lari.

Dalam keterangannya, Edward menuturkan, kronologis kejadian mengungkapkan, mobil minibus tersebut datang dari arah Tebingtinggi menuju Medan, dengan kecepatan tinggi. Diduga pengemudi tidak memperhatikan Zainal Abidin yang sedang menyeberang jalan dari arah kiri ke kanan. Akibatnya, bagian depan sudut kanan mobil menabrak korban, yang saat itu berada di tengah jalan, mengakibatkan korban terangkat dan terhempas ke aspal. Mobil tersebut tidak berhenti dan melarikan diri ke arah Medan, setelah kejadian tanpa memberikan pertolongan.

“Saat ini, kasus tersebut sedang ditangani pihak Satlantas Polres Sergai,” jelas Edward.

Edward juga menjelaskan, dampak dari kecelakaan ini adalah seorang korban meninggal dunia, tanpa adanya kerugian materiil yang signifikan. Pihak Satlantas Polres Sergai, telah mengambil alih penanganan permasalahan ini untuk penyelidikan lebih lanjut, dan penegakan hukum sesuai prosedur yang berlaku. (fad/saz)

Fakhriy Berusaha Konsisten Demi Emas PON 2024

Muhammad Fakhriy Adzakhwan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut, merupakan kebanggan bagi atlet sepatu roda Kota Medan, Muhammad Fakhriy Adzakhwan. Dia pun tak ingin membuang kesempatan tersebut.

Muhammad Fakhriy Adzakhwan merupakan salah satu atlet sepatu roda Sumatera Utara yang dipersiapkan menuju PON 2024. Atlet berusia 17 tahun itu diproyeksikan tampil di nomor individu 500 meter putra dan Team Time Trail 10 kilometer.

Dia masuk Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) yang digelar KONI Sumut mulai tahun 2022. Di Pelatda PON, atlet kelahiran 27 Mei 2006 tersebut melakukan latihan keras guna mewujudkan misi meraih medali emas.

“Ini merupakan pertama kalinya saya tampil di PON. Meski begitu, saya berambisi untuk meraih medali emas,” ujar Muhammad Fakhriy Adzakhwan.

Siswa SMA Harapan 1 Medan itu mengakui persaingan di PON 2024 mendatang dipastikan sengit. Khusus untuk nomor yang diikutinya, Fakhriy memprediksi saingan datang dari Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta.

“Persaingan pasti berat, karena semua atlet nasional akan tampil. Saya harus tetap konsisten dalam berlatih sehingga mampu meraih emas,” tegas putra pasangan Sunyoto dengan Iit Safitri tersebut.

Bersama tim Pelatda PON Sumut, Fakhriy melakukan latihan 12 sesi dalam seminggu. Untuk sesi pagi, mereka latihan di Lintasan Sepatu Roda Candika. Kemudian untuk sesi sore, mereka latihan di Stadion Unimed dan Gym CBD Polonia.

“Untuk latihan lintasa di Candika. Memang kondisi lintasannya kurang memadai. Tapi hanya itu yang layak di Medan ini,” tegasnya.

Perjalanan karir alumni SMP Harapan 1 ini di cabang olahraga sapatu roda dimulai tahun 2014 lalu. Itulah pertama kali dia mengenal sepatu roda. “Jadi tahun 2014 lalu, saya pertama kali mengenal sepatu roda melalui teman. Kemudian diajak latihan,” ungkapnya.

Keinginan untuk latihan sepatu roda mendapat dukungan dari kedua orang tuanya. Anak bungsu dari dua bersaudara ini pun pertama kali latihan sepatu roda di Bandara Polonia.

Selama menekuni sepatu roda, Fakhriy telah meraih segudang prestasi. Dia merupakan langganan medali emas canag sepatu roda di Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan mulai dari tahun 2016 hingga 2022.

Untuk tingkat nasional, alumni SD Harapan 2 Medan itu terakhir meraih medali perak pada Kejuaraan Bupati Siak tahun 2023.

“Semua raihan itu belum memuaskan. Saya ingin meraih medali emas PON 2024 guna membahagiakan orang tua. Saya tidak ingin mengecewakan mereka. Jujur, mereka telah mengeluarkam banyak biaya untuk saya berlatih sepatu roda,” pungkasnya. (dek)

Kawal Kemenangan, Hendrik Sitompul Kerahkan 200 Relawan di Pleno PPK

Contoh Temuan Relawan C1 Plano, berbeda dengan Salinan C1 Hasil. (istimewa)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Pemenangan Drs Hendrik H Sitompul MM, Caleg DPR RI nomor urut 2 dari Partai Demokrat Dapil Sumut 1, mengerahkan relawan dan pemantau sebanyak 200 orang di 65 kecamatan tersebar di Dapil Sumut 1, Kota Medan, Deliserdang, Serdangbedagai, dan Tebingtinggi. Hal ini dilakukan untuk menjaga dan mengawal suara Drs Hendrik H Sitompul MM dan juga suara Partai Demokrat.

Ketua Tim Pemenangan Hendrik Sitompul, Donsisko Peranginangin SH MH mengatakan, sejak awal mereka melibatkan lebih dari 5.000 orang relawan untuk merekrut suara yang tersebar dari Kota Medan hingga Kota Tebingtinggi. “‘Lima ribuan relawan itu, tentunya kita bekali tugas untuk menyosialisasikan Bang Hendrik Sitompul dan merekrut suara serta melakukan pendataan yang kita sebut Relawan Saudara Kita Hendrik Sitompul,” kata Donsisko kepada wartawan di Medan, Minggu (25/2/2024).

Menurut Donsisko, dari data yang berhasil dikumpulkan Tim Pemenangan Hendrik Sitompul, mereka optimis meraih suara besar. Hal ini dibuktikan dari jumlah suara yang saat ini direkap dari hasil Plano C-1 yang sudah mencapai 81%, Hendrik Sitompul memperoleh suara terbanyak di Partai Demokrat mengalahkan 9 Caleg lainnya.

“Saat pemilihan semua relawan dan konstituen, kita ajak untuk mengikuti perhitungan suara di TPS mendokumentasikan C-1 Plano hasil dan memasukkan ke sistem informasi kita web https://hendrik.id. Hal ini kita lakukan untuk menjaga dan mengawal suara Bang Hendrik dan juga caleg dan partai,” ujar pria yang akrab disapa Don ini.

Menurut Don, menjaga suara secara keseluruhan Caleg dan Partai untuk memastikan agar Partai Demokrat mendapatkan jatah kursi, sehingga dengan demikian siapa Caleg yang mendapatkan suara terbanyak di Partai Demokrat secara otomatis diketahui.“Kita kerahkan Tim relawan kita di TPS pada saat pemilihan, untuk menjaga dan mengawal suara Bang Hendrik dan Caleg Partai Demokrat agar terjaga dengan baik,” tambahnya.

Dikatakan Don, sebenarnya akan semakin baik bila ada kolaborasi Relawan Hendrik Sitompul, dengan saksi dari partai di TPS, namun sangat disayangkan banyak sekali TPS tidak ada saksi resmi dari Partai.

“Saat mengerahkan Relawan mengawal di TPS, kita minta agar berkoordinasi dengan saksi Partai Demokrat, namun sayang sekali sangat banyak TPS yang tidak ada saksi dari Partai. Di situ kami berusaha keras untuk menjaga suara Partai yang ada walau ada keterbatasan karena tidak ada mandat,” ujar Don.

Saat perhitungan, lanjut Don, banyak temuan relawan Hendrik Sitompul yang merugikan partai secara umum, tapi karena tidak memiliki mandat, akhirnya tidak dapat berbuat apa-apa. Tim hanya bisa mendokumentasikan temuan tersebut. “Temuan relawan kita banyak, contohnya di TPS 06, Tambangan, Kecamatan Padang Hilir, Tebingtinggi, di Plano C-1 Total suara Partai 35 suara tapi di C-1 Salinan Hasil dimuat 0,” ungkap Don, sembari menunjukan Foto Plano C-1 dan Salinan C1 Hasil.

Mendapatkan temuan-temuan di TPS, akhirnya tim pemenangan berkesimpulan, harus juga menggerakkan Relawan di seluruh Pleno PPK yang ada di 65 kecamatan untuk menjaga dan mengawal suara Hendrik Sitompul dan Partai Demokrat secara keseluruhan. “Karena rekapitulasi perhitungannya berjenjang, dan melihat adanya temuan-temuan relawan, maka Bang Hendrik meminta kita, untuk mengerahkan relawan dan pemantau ke rapat-rapat pleno PPK. Walau tidak punya mandat, namun paling tidak kita sudah berjuang mengawal suara,” ujar Don yang berprofesi sebagai advokat ini.

Sebagai tim pemenangan dan masyarakat, Donsisko memohon kepada penyelenggara dan pengawas Pemilu agar melaksanakan tugasnya secara profesional, transparan, akuntable, menjujung tinggi prinsip Pemilu jujur dan adil. “Saya memohon dan berharap kepada Penyelenggara dan pengawas pemilu, bekerjalah secara baik dan mematuhi aturan dan prinsip-prinsip pemilu, agar para peserta dan masyarakat dapat menerima hasil dengan baik pula,” pinta Don.

Dia juga mengharapkan agar masyarakat dan peserta sama-sama mengawasi tanpa ada konflik. Semua aturan sudah ada, bila ditemukan kecurangan dokumentasikan, laporkan ke Bawaslu dan di setiap tingkatan perhitungan ada ruang dan waktu untuk mengklarifikasi dan meluruskan temuan-temuan yang merugikan.

“Bagi masyarakat, mari kita sama-sama awasi, dan bagi para peserta mari kita berpolitik sesuai aturan jangan gara-gara merasa dirugikan, menyalahkan orang lain. Padahal ada prosedur aturan sebagai sarana penyelesaian kerugian itu. Jangan gara-gara ketidakprofesionalan maupun kekhilafan penyelenggara, sesama peserta pemilu bentrok dan berkonflik, mari kita wujudkan Pemilu damai jujur dan adil,” pungkasnya. (adz)

Polsek Medan Labuhan Tangkap Pencuri di Medan Deli

TERSANGKA: Polsek Medan Labuhan berhasil menangkap tersangka tindak pidana pencurian di Jalan Platina, Kelurahan Titipapan, Sabtu (24/2). (Istimewa)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Polsek Medan Labuhan berhasil menangkap tersangka tindak pidana pencurian di Jalan Platina, Kelurahan Titipapan, Sabtu (24/2) lalu. Tersangka yang berhasil ditangkap adalah Rahmat (40), yang diamankan sesaat setelah melakukan aksinya.

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Panggil Sarianto Simbolon mengatakan, penangkapan terhadap pelaku dimulai dari informasi yang diterima dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Titipapan. Informasi tersebut menyingkap, telah terjadi tindak pidana pencurian, dengan pelakunya masih berada di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Medan Labuhan segera turun ke lokasi dan berhasil menangkap tersangka. Modus operandi yang digunakan oleh tersangka adalah dengan merusak gembok rumah korban, dan mengambil barang berharga, seperti dua unit handphone, satu unit jam tangan, dan satu unit jam meja.

“Saat ini, tersangka telah diamankan dan sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” ungkap Sarianto, Minggu (25/2).

Sarianto juga menekankan, pihaknya akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap pelaku kejahatan di wilayahnya, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Penangkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polsek Medan Labuhan dalam memberikan perlindungan kepada warga, serta memberantas tindak kejahatan di lingkungan sekitar.

“Kami imbau semua pihak untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan kepada pihak berwajib,” pungkasnya. (mag-1/saz)

Run and Walk Milad ke-67 UMSU Diikuti Mahasiswa dari Yaman, Thailand dan Kamboja

TERCEPAT: Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP (tengah) didampingi wakil rektor II dan III bersama peserta lari yang mencapai finish tercepat, Minggu (25/2).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

KEMERIAHAN dan keakraban mewarnai perayaan 67 tahun Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di kampus Jalan Mukhtar Basri Medan, Minggu (25/2). Tiga ribu warga antusias mengikuti agenda akbar tersebut.

Milad universitas ternama di Pulau Sumatera Utara ini diikuti mahasiswa UMSU yang berasal dari sejumlah negara. Diantaranya dari Yaman, Thailand dan Kamboja. Saat ini terdapat 60 mahasiswa dari negara sahabat yang kuliah di UMSU.

Hadir juga pada acara Semarak Gebyar Family Milad ke-67 UMSU yang membagikan ratusan hadiah antara lain televisi, lemari es, sepeda dan mesin cuci tersebut yakni Kapolda Sumut, ulama, tokoh masyarakat, pimpinan UMSU, dosen dan mahasiswa.

Dalam acara ini juga diserahkan hadiah bagi 20 peserta lari sejauh 5 kilometer yang mencapai finish tercepat. Diserahkan pula hadiah bagi juara bulutangkis dan mini soccer.

Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP mengungkapkan rasa syukur atas milad ke-67 UMSU yang diwarnai kegembiraan. ”Usia 67 itu kalau manusia merupakan usia dewasa. Sejalan dengan itu UMSU terus meningkatkan tata kelola perguruan tinggi yang lebih baik,” katanya.

Prof Dr Agussani MAP juga mengingatkan pentingnya konsolidasi ke dalam lingkungan UMSU. ”Kita terus mempersiapkan sumber daya manusia, terutama tenaga pendidik berkualitas sesuai dengan kualifikasi,” ujarnya.

Rektor menegaskan bahwa pihaknya sudah berjalan sesuai dengan peta jalan yang telah disusun secara sistematis. ”Selanjutnya mampu menjawab tantangan terhadap kebutuhan pasar ke depan sehingga dihasilkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Prof Dr Agussani MAP.

Rektor juga menerangkan bahwa dalam milad juga dilakukan kegiatan ilmiah berupa penyampaian presentasi ilmiah oleh 100 dosen sehingga mendapatkan penghargaan dari rekor MURI. Kegiatan ini yang pertama dimana para di dosen berorasi sesuai dengan bidang ilmunya,” katanya.

Selain olahraga yang menjunjung sportivitas, lanjut rektor, rangkaian milad ke-67 UMSU juga diwarnai dengan kegiatan sosial yang menunjukkan perguruan tinggi ini peduli pada lingkungan disekitar kampus.

Pimpinan UMSU ini berterima kasih atas kehadiran hampir tiga ribu peserta pada acara milad. Hal ini menunjukkan betapa besar harapan masyarakat pada UMSU yang harus diwujudkan dengan pendidikan yang berkualitas.

Dalam milad, mahasiswa UMSU dari Yaman, Thailand dan Kamboja menyampaikan kesan positif saat kuliah di UMSU. Mereka diantaranya kuliah di program studi teknologi informasi dan program teknologi pertanian.(dmp)

Remaja Desa Klumpang Kebun Bawa Sajam, Personel Polsek Hamparanperak Lakukan Pembinaan

BINA: Personel Polsek Hamparanperak saat melakukan pembinaan terhadap lima remaja yang kedapatan membawa sajam ketika nongkrong di Dusun 6, Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparanperak, Sabtu (23/2).

HAMPARANPERAK, SUMUTPOS.CO – Personel Polsek Hamparanperak melakukan pembinaan terhadap lima remaja yang kedapatan membawa sajam saat sedang nongkrong di Dusun 6, Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparanperak, Sabtu (23/2) malam.

Dalam kegiatan tersebut, Personel Polsek Hamparanperak memberikan pemahaman kepada remaja tersebut tentang bahaya penggunaan sajam dan aturan yang melarang penggunaannya secara sembarangan.

Personel Polsek Hamparanperak, Bripka Irwan mengatakan, pembinaan dilakukan sebagai upaya pendekatan dan pencegahan terjadinya tindakan kriminal di wilayahnya.

“Kami berusaha memberikan pemahaman kepada para remaja tentang konsekuensi hukum dari tindakan membawa sajam secara sembarangan. Hal ini penting untuk keselamatan mereka sendiri dan juga masyarakat sekitar,” ungkap Irwan.

Selain memberikan pemahaman kepada remaja, Irwan juga memanggil para orang tua mereka untuk meminta kerja sama dalam mengawasi kegiatan anak-anak mereka. Para orang tua diminta untuk membuat surat pernyataan, anak-anak mereka akan diawasi lebih ketat, dan apabila terbukti melakukan perbuatan serupa di masa mendatang, akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Irwan menekankan, pembinaan ini dilakukan atas kesepakatan bersama dengan kepala dusun dan warga setempat.

“Kami berharap dengan pembinaan ini, para remaja dapat lebih sadar akan bahayanya membawa sajam secara sembarangan dan tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum,” pungkasnya. (mag-1/saz)

Mewujudkan Perguruan Tinggi Bermutu dan Lahirkan SDM Unggul, LLDikti Sumut Didukung Aptisi Sumut Gelar Rakerwil di Batam

RAKERWIL: Nara sumber dan peserta rapat kerja wilayah LLDikti Sumut bersama PTS Sumut di Batam yang diadakan 21-23 Februari.ISTIMEWA.

SEKRETARIS Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Sesjen Kemendikbudristek) Suharti memberi apresiasi terhadap pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (LLDikti) Sumut bersama pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sumut pada 21-23 Februari di Batam (Kepulauan Riau).

Sesjen Kemendikbudristek berharap rapat yang didukung Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Sumut ini dapat meningkatkan tata kelola dan administrasi tugas fungsi dan peran dari LLDikti Sumut.

Khususnya dalam peningkatan layanan dan pembinaan kepada PTS dalam mendukung keberlanjutan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) guna mewujudkan mutu perguruan tinggi di Sumut dalam rangka melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Ia pun mengungkapkan salah satu tantangan strategis yang dihadapi Sumut. ”Data menunjukkan bahwa proporsi penduduk usia produktif yang mengenyam pendidikan tinggi hingga kuliah terus meningkat. Meski demikian, proporsinya masih relatif kecil terhadap populasi usia produktif,” urai Sesjen Kemendikbudristek.

Untuk itu, ia mendorong akses pendidikan tinggi berkualitas untuk meningkatkan penduduk usia produktif yang memiliki produktivitas lebih tinggi.

Sesjen Kemendikbudristek pun mengajak seluruh pihak di LLDikti Sumut untuk menerima kuliah yang berkualitas. Kemudian mendukung MBKM dengan memastikan kualitas pelaksanaan yang bermanfaat bagi peserta didik dan institusi

Ia juga meminta perguruan tinggi lebih banyak mengajukan proposal berkualitas untuk matching fund dan competitive fund. Selanjutnya berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi guna menciptakan iklim pembelajaran yang sehat dan aman.

Nursamsiah selaku Dirum Lembaga Akreditasi Mandiri-Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) menjelaskan tentang Implementasi Kebijakan Akreditasi Program Studi Kesehatan oleh LAM-PTKes.

”Upaya keberlanjutan untuk mempertahankan kualitas Prodi dengan melakukan klinik akreditasi online, sosialisasi akreditasi bagi Prodi, menyiapkan kelas konsultasi per online, pemantauan kualitas pendidikan dan melakukan survei teratur,” jelasnya.

Dalam Rakerwil ini, Dr Benny Bandanadjaja dari Direktorat Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek menyosialisasikan Permendikbudristek 53/2023 Tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

Permendikbudristek ini merupakan gabungan dari empat peraturan menteri. Yakni Permendikbudristek 56/2022 Tentang Standar Pendidikan Guru, Permendikbudristek 2/2020 Tentang Standar Nasional Dikti, Permendikbudristek 62/2016 Tentang Sistem Oenjaminan Mutu Pendidikan Tinggi serta Permendikbudristek 5/2020 Tentang Akreditasi Prodi dan Perguruan Tinggi.

Sementara itu Kepala LLDikti Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD mengupas materi tentang keberlanjutan MBKM guna mewujudkan mutu pendidikan tinggi di Sumut dalam rangka melahirkan SDM unggul. Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Dr Rudianto menguraikan tentang pengalaman implementasi MBKM di UMSU. (dmp)

PDIP Optimis Raih 3 Kursi DPRD Medan dari Dapil Medan 3

Sekretaris DPC PDIP Kota Medan, Robi Barus. (Istimewa)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPC PDI Perjuangan Kota Medan memastikan dapat kembali mempertahankan dua kursi yang mereka miliki di DPRD Medan dari Dapil Medan 3 (Medan Timur, Tembung, Perjuangan, dan Deli).

“Insya Allah untuk Dapil Medan 3 sudah fix, itu dua kursi untuk DPRD Medan sudah di tangan, kemungkinan besar bisa tiga kursi,” ungkap Sekretaris DPC PDIP Kota Medan, Robi Barus, Minggu (25/2).

Robi juga mengatakan, berdasarkan update Real Count (C1 plano) per 23 Februari 2024, data yang masuk dari semua saksi yang dikerahkan di TPS pada Dapil Medan 3, telah mencapai 99 persen, atau tepatnya 1.566 TPS dari 1.573 TPS.

“Total data yang masuk ke kita di Dapil Medan 3 sudah 99 persen,” ujarnya.

Hasilnya, kata Robi, PDI Perjuangan Kota Medan berhasil meraih 43.759 suara. Dengan kondisi ini, PDI Perjuangan masih berpotensi untuk menambah satu kursi lagi dari Dapil Medan 3.

“Potensi penambahan satu kursi lagi masih ada. Kita lihat sampai data yang masuk 100 persen. Kami optimis bisa dapat tiga kursi di Dapil Medan 3,” katanya.

Ditanya terkait dua suara terbesar caleg PDIP Medan dari Dapil Medan 3, Robi mengatakan, dua caleg petahana masih menempati urutan kedua terbesar. Dengan kata lain, dua caleg pertahana tersebut merupakan caleg yang paling berpotensi untuk kembali duduk di DPRD Medan.

“Kalau yang paling besar berdasarkan data yang masuk, itu suaranya Pak Wong (Wong Chun Sen) dan Pak Paul (Paul Mei Anton Simanjuntak). Tapi caleg lainnya juga ada yang meraih suara besar (Rumiris Siagian), artinya potensi tiga kursi dari Dapil Medan 3 masih sangat terbuka lebar. Harapan kami PDIP bisa mendapatkan tiga kursi dari Dapil Medan 3,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang diterima Sumut Pos dari hasil penghitungan Real Count (C1 plano) per 23 Februari, data yang masuk telah mencapai 99 persen, atau tepatnya 1.566 TPS dari 1.573 TPS. Total suara partai yang didapatkan sebesar 43.759 suara.

Di Dapil Medan 3, suara terbesar caleg PDIP terpantau diduduki oleh caleg nomor urut 2, yakni Wong Chun Sen dengan raihan 12.205 suara. Kemudian di urutan kedua diduduki oleh caleg nomor urut 1, yakni Paul Mei Anton Simanjuntak dengan raihan 8.776 suara.

Diketahui, kedua nama tersebut merupakan caleg petahana atau saat ini masih berstatus sebagai Anggota DPRD Medan Periode 2019-2024.

Sementara di urutan suara terbanyak ketiga diraih oleh caleg nomor urut 3, yakni Rumiris Siagian dengan raihan 8.533 suara. Dengan perolehan tersebut, Rumiris terus menempel ketat perolehan suara Paul Mei Anton Simanjuntak.
(map/saz)