Home Blog Page 676

16 Kampus Ikuti Pameran, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi jadi Lebih Baik

PAMERAN: Ketua Tim Fasilitasi Mutu Pendidikan Akademik dan Profesi LLDikti Sumut Dra Faizah Bt Johan Alam Shah MSi (5 kiri, berdiri) di stand pameran pendidikan tinggi Sumut, Selasa (20/2).ISTIMEWA.

ENAM belas kampus mengikuti Pameran Pendidikan Tinggi Sumatera Utara Tahun 2024 di Mall Ringroad Citywalks Medan pada 20-23 Februari. Pameran perguruan tinggi dan lembaga pendidikan ini juga diwarnai pelatihan ajang kreasi pelajar.

Peserta pameran berasal dari Politeknik Penerbangan Medan, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Sukma, Universitas Methodist Indonesia, Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab), Institut Teknologi Sawit Indonesia, Universitas Medan Area (UMA), Universitas Katolik Santo Thomas dan Universitas Haji Sumatera Utara.

Kemudian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Husada Medan, Universitas IBBI, Universitas Potensi Utama, Universitas Deli Sumatera, Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Universitas Terbuka dan Universitas Cut Nyak Dhien.

Kegiatan juga dihadiri pimpinan dan siswa dari 51 SMA/SMK negeri dan swasta di Sumut. Diantaranya berasal dari SMA Kartika 1-3, SMK Shandy Putra 2, SMA Harapan 1, SMA Markus, SMK/SMA Mayjend Sutoyo, SMA Darussalam, SMK/SMA Al-Washliyah 3, SMA Dharmawangsa, SMA Nahdhatul Ulama dan SMA Panca Budi.

UNPAB: Sekretaris Pusat Riset dan Pengembangan Unpab Herutony Hardjanto di stand pameran.ISTIMEWA .

Pameran selama tiga hari di pusat perbelanjaan terkemuka di Medan ini dibuka Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD diwakili Ketua Tim Fasilitasi Mutu Pendidikan Akademik dan Profesi LLDikti Sumut Dra Faizah Bt Johan Alam Shah MSi. Hadir Ketua STIKes Mitra Husada Medan Dr Siti Nurmawan Sinaga MKes, Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan MM diwakili Sekretaris Pusat Riset dan Pengembangan Unpab Herutony Hardjanto, Direktur PT Antar Dua Niaga Hendra, kepala sekolah dari 51 SMK/SMA di Sumut dan undangan lainnya.

Faizah Bt Johan Alam Shah mengemukakan bahwa LLDikti Sumut yang berkantor di Jalan Sempurna Tanjungsari Medan mempunyai fungsi memetakan mutu pendidikan tinggi menjadi lebih baik. Selanjutnya memfasilitasi peningkatan mutu pendidikan tinggi dalam penjaminan mutu eksternal serta mengevaluasi dan melaporkan peningkatan mutu perguruan tinggi.

LLDikti Sumut juga pelaksanaan fasilitasi peningkatan mutu pengelolaan perguruan tinggi dan fasilitasi kesiapan perguruan tinggi dalam penjaminan mutu eksternal. Fungsi lainnya pelaksanaan fasilitasi penilaian angka kredit pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi serta pelaksanaan fasilitasi pendirian perguruan tinggi dan pembentukan program studi.

”Kemudian pelaksanaan kerja sama pengelolaan data dan informasi perguruan tinggi, pelaksanaan evaluasi serta pelaporan fasilitasi peningkatan mutu perguruan tinggi,” ungkap ketua Tim Fasilitasi Mutu Pendidikan Akademik dan Profesi LLDikti Sumut.

Ia juga mengutarakan bahwa saat ini ada 200 perguruan tinggi swasta yang terdaftar di LLDikti Sumut dengan berbagai keunggulan. ”Acara seperti ini setiap tahun kami lakukan bertujuan untuk menjumpakan para siswa yang akan menjadi calon mahasiswa dengan para pengelola perguruan tinggi.
Disini anak-anak Kami, dapat berhubungan langsung dengan perwakilan perguruan tinggi,” katanya.

Faizah Bt Johan Alam Shah menambahkan bahwa ada 16 perguruan tinggi yang mengikuti kegiatan tersebut. ”Semoga anak-anak kami dapat menentukan perguruan tinggi yang disukai untuk mendaftarkan diri sebagai mahasiswa apabila telah tamat dari sekolah menengah atas atau yang setara. Semoga acara ini berkah dan bermanfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Terpisah Sekretaris Pusat Riset dan Pengembangan Unpab Herutony Hardjanto berharap even pendidikan yang menghadirkan 16 perguruan tinggi di Sumut ini dapat dikunjungi banyak pelajar di Sumut untuk menentukan pilihan melanjutkan jenjang pendidikan sarjana. (dmp)

PGN Pasok Gas Bumi ke Industri Kaca di KIT Batang

JAKARTA, SUMUTPOS.CO– PT PGN Tbk memasok gas bumi ke pabrik milik KCC Glass Indonesia yang memproduksi kaca lembaran di Kawasan Industri Terpadu Batang (KIT Batang). Pada Jumat (16/2/2024), kedua belah pihak menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan rencana penyaluran gas bumi akan meningkat secara bertahap.

PGN telah melengkapi infrastruktur distribusi gas bumi di dalam kawasan industri sepanjang 5 Km dari Pipa Transmisi Cisem Tahap I. Gas bumi juga sudah dapat mengalir menuju kawasan industri tersebut sejak Desember 2023. Penyaluran gas ke KCC Glass berasal dari PEPC Jambaran Tiung Biru dan hal ini akan meningkatkan utilisasi dari pipa Transmisi Cisem Tahap 1.

“Pemerintah memberikan dukungan penuh untuk akses energi melalui Pipa Cisem sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional. Kemudian di tengah tantangan global, peran PGN menjadi sangat krusial dalam menyedikan pasokan dan infrastruktus gas untuk KCC Glass di KIT Batang,” ujar Mustafid Gunawan selaku Direktur Pembinaan Program Migas KESDM dalam sambutannya.

Pasokan yang stabil dari gas bumi menjadi kunci enegi bagi industri khususnya KCC Glass. Diharapkan bahwa dengan ketersediaan pasokan gas dapat menyokong KCC Glass untuk bertumbuh bisnisnya dan mendorong kemajuan industri kaca di Indonesia yang selama ini memiliki hubungan erat dengan PGN.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan KCC Glass telah memilih PGN sebagai mitra bisnis dalam kegiatan produksinya. KCC Glass membutuhkan pasokan gas yang reliable dan long term, sehingga menjadi potensi bagi kami sebagai captive market dan kami juga sudah siap dari sisi infrastruktur,” ujar Direktur Sales & Operasi PGN, Ratih Esti Prihatini.

Penyaluran gas bumi ke KCC Glass menjadi suatu kebanggaan bagi PGN, dimana PGN dapat memberikan dukungan terhadap perkembangan investasi sektor industri di Jawa Tengah. PGN juga telah menyelesaikan Izin Usaha untuk distribusi gas di wilayah Kabupaten Batang.

“PGN siap untuk mendukung pertumbuhan industri di Jawa Tengah. Apabila KCC Glass dan industri-industri lainnya dapat beroperasi secara optimal, maka akan berdampak besar sebagai nilai tambah terhadap perekonomian daerah Jawa Tengah bahkan nasional. Kami menjaga kehandalan infrastruktur gas untuk menjamin ketersediaan energi ramah lingkungan dan menjadi daya daya tarik investor,” terang Ratih.

President Director of KCC Glass Indonesia John O. Byun antusias atas penandatanganan PJBG dengan PGN yang menjadi starting point ke depan untuk beroperasi di KIT Batang. Menurutnya, KCC Glass akan lebih confident dengan suplai gas dari PGN yang mengalir tanpa henti. Hal ini erat kaitannya dengan tujuan KCC Glass untuk berinvestasi menghasilkan high quality product di Indonesia.

Selain KCC Glass, PGN juga telah mengalirkan gas ke PT Rumah Keramik Indonesia sejak 6 Februari 2024. PGN berharap, keberadaan infrastruktur gas menuju KIT Batang dapat meningkatkan eksistensi PGN di Jawa Tengah, serta menunjang akses gas bumi di Jawa Tengah agar kebutuhan gas bagi industri dapat terpenuhi secara berkelanjutan. (rel/ram)

DPRD Sumut Sosialisasikan Perubahan Perda Kesehatan ke Pemkab Langkat

TEMU: Pertemuan di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Asisten Pemkab Langkat, H Sukhyar Mulyamin menghadiri kunjungan kerja DPRD Sumut tentang pembahasan sistem kesehatan di ruang pola kantor bupati, Senin (19/2/2024). Sukhyar atas nama Pemkab Langkat mengucapkan selamat datang.

“Besar harapan saya, seluruh agenda yang telah dijadwalkan dapat berjalan dengan baik sebagaimana yang telah direncanakan, sehingga akan membawa hasil yang baik pula sekembalinya dari Kabupaten Langkat,” kata Sukhyar.

Dalam kunjungan ini, Sukhyar berharap, dapat terjalin komunikasi yang baik. Juga untuk saling bertanya dan berdialog dengan instansi terkait.

“Sehingga dari pertemuan ini dapat memberi masukan, data-data, serta informasi yang diperlukan bagi tugas bapak/ibu. Untuk selanjutnya dapat mengambil langkah yang tepat dalam menyusun program kerja kedepannya,” katanya.

Sementara, Ketua Bapemperda DPRD Sumut, Meryl Rouly Saragih menjelaskan maksud dan tujuan mereka ke Kabupaten Langkat. Adalah dalam rangka kunker Bapemperda DPRD Sumut terkait tentang perubahan Perda Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Sistem Kesehatan.

Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang kesehatan, Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Nasional. “Namun pada kenyataannya sistem kesehatan nasional cenderung masih bersifat umum dan belum lengkap,” kata dia.

“Kesehatan merupakan urusan pemerintah yang wajib berkaitan dengan pelayanan dasar yang bersifat komponen karena sebagian diserahkan kepada daerah dan menjadi dasar pelaksanaan otonomi daerah,” pungkasnya. (ted/ram)

Kasus Dugaan Suap Bupati Labuhanbatu, KPK RI Kembali Periksa 8 Saksi

DEPAN: Mapolres Labuhanbatu di kawasan jalan MH Thamrin Rantaupapat.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO- Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) melakukan pemanggilan dan pemeriksaan sebanyak 8 orang saksi dalam kasus dugaan suap oknum Bupati Labuhanbatu EAR.

Pemeriksaan dan penyidikan perkara dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Pemkab Labuhanbatu itu, Selasa 20 Februari 2024 di Mapolres Labuhanbatu di kawasan jalan MH Thamrin Rantaupapat.

“Hari ini Tim Penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi di Polres Labuhanbatu,” kata Juru Bicara KPK Bidang Penindakan, Ali Fikri melalui pesan WhatsApp kepada Sumut Pos.

Pemanggilan dan pemeriksaan para saksi didominasi para aparatur sipil negeri (ASN) di lingkungan Pemkab Labuhanbatu. Diantaranya Mahrani (PNS/ Kepala Dinas P2KB dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu).

Kemudian kata Fikri, Kepala BPKAD Pemkab Labuhanbatu, Salman Alpharisi Rambe (PNS). Zainuddin Siregar (PNS/ Ka BKPP Pemkab Labuhanbatu). Hendra Efendi Hutajulu (ASN). Elviani Batubara (Staf fraksi pada Sekretariat DPRD Labuhanbatu) dan Susi Susanti (Staf di Dinas DPPKB).

Sedangkan 2 orang lainnya, yakni Agus Kaspohardi dan Triyono dari kalangan swasta.

Sebelumnya, Tim penyidik KPK RI juga sudah memintai keterangan sejumlah para saksi. Kemudian, hasil pemeriksaan sebanyak 2 orang ditetapkan sebagai tersangka. Yakni, Yusrial Suprianto Pasaribu (anggota DPRD) dan Wahyu Ramdhani Siregar (Wiraswasta).

Kasus ini bergulir pasca tim KPK RI melakukan operasi tangkap tangan terhadap oknum Bupati Labuhabatu EAR pada Kamis lalu (11/1/2024) lalu. Tim KPK dalam Operasi Tangkap Tangan tersebut, mengamankan terduga pelaku sebanyak 10 orang diantaranya penyelenggara negara dan pihak swasta. Dalam OTT itu, tim penyidik KPK juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp551,5 juta.

Selanjutnya hasil penyidikan KPK menetapkan empat orang tersangka. Keempat tersangka itu terdiri dari Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga (EAR) dan Anggota DPRD Rudi Syahputra Ritonga (RSR) selaku penerima suap. KPK juga menetapkan dua pihak swasta bernama Effendy Saputra (ES) dan Fazar Syahputra (FS) tersangka pemberi suap. (fdh/ram)

23 Perguruan Tinggi Ikuti Timnas Unpab Jilid 2, Optimalisasi Peran Mahasiswa dalam Pembangunan Desa Wisata

TIMNAS: Rektor Unpab Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Siti Anisah ST MT (kanan) dan Kabid Pengembangan Destinasi dan Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provsu Meike Ritonga membuka Timnas Unpab jilid 2, Selasa (20/2).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

UNIVERSITAS Pembangunan Panca Budi (Unpab) melaksanakan Temu Ilmiah Mahasiswa Nasional (Timnas) jilid 2 di Medan, Selasa (20/2). Timnas dibuka Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan MM diwakili Rektor Unpab Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Siti Anisah ST MT.

Temu ilmiah yang berlangsung selama tiga hari yang bertema: ‘Optimalisasi Peran Mahasiswa dalam Pembangunan Desa Wisata’ diikuti mahasiswa dari 23 perguruan tinggi se-Indonesia. Mereka juga dijadwalkan berkunjung ke kawasan wisata Tangkahan di Kabupaten Langkat untuk observasi potensi desa sehingga kedepan dapat diimplementasikan dengan baik.

Timnas Unpab jilid 2 ini juga memperlombakan tentang perencana bisnis, lomba karya tulis ilmiah dan lomba essai yang diharapkan berlangsung dengan menjunjung sportivitas, jujur dan berintegritas. Ada juga seminar dan kegiatan lainnya.

Peserta Timnas Unpab jilid 2 diantaranya datang dari Mataram, Bogor, Malang, Palembang dan Sumut. ”Peserta diharapkan akan mendapatkan pengalaman dan pengetahuan selama berada di Unpab dan Sumut. Timnas Unpab jilid 1 diadakan di Danau Toba,” kata Siti Anisah ST MT.

Rektor mengutarakan bahwa Timnas Unpab jilid 2 seyogianya diadakan pada tahun 2023. Ia pun meminta optimalisasi peran mahasiswa dalam pembangunan desa. ”Desa memiliki sumber daya yang besar dan harus terus kita kembangkan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Kemendikbud Ristek melalui perguruan tinggi juga mengembangkan program-program yang relevan untuk kemajuan desa di Indonesia. Antara lain lewat pengabdian pada masyarakat, hibah bina desa, Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan KKN tematik,” urainya.

Melalui berbagai inovasi dan perhatian yang dikembangkan berbagai pihak termasuk pemerintah, rektor Unpab berkeyakinan desa-desa termasuk desa wisata di tanah air akan lebih maju.

Rektor menambahkan bahwa Unpab telah memiliki jargon yakni membangun desa dan membangun Indonesia tersebut juga membina sejumlah desa. ”Yang kita lakukan saat ini sangat relevan dengan yang telah dilakukan Unpab,” ujar Siti Anisah ST MT.

Kabid Pengembangan Destinasi dan Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provsu Meike Ritonga mengapresiasi kegiatan Timnas Unpab jilid 2 untuk pengembangan promosi wisata di Sumut. Diakuinya masih terdapat kendala terutama infrastruktur dan produk cendera mata yang spesialis di sejumlah destinasi wisata.

Kabid Pengembangan Destinasi dan Ekonomi Kreatif ini mengakui bahwa diperlukan kreativitas dalam pengembangan destinasi wisata di desa. Ia berharap dukungan dari perguruan tinggi termasuk mahasiswa. ”Destinasi wisata yang baik harus bersih dan aman serta memiliki peduli terhadap keberlangsungan lingkungan,” paparnya seraya memaparkan berbagai kegiatan pelatihan dan perlombaan yang dilakukan pemerintah. (dmp)

Keracunan Makanan Puluhan Warga Dilarikan ke RSUD Rantauprapat

RAWAT: Sejumlah Pasien keracunan makanan saat mendapat perawatan di RSUD Rantauprapat. (fajar)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Puluhan warga Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu terpaksa dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat guna menjalani perawatan intensif, yang diduga karena keracunan massal.

Keracunan massal tersebut diduga kuat dampak mengkonsumsi makanan usai perwiridan mingguan.

Pantauan wartawan, Selasa (20/2/2024) siang di Ruang IGD RSUD Rantauprapat, puluhan warga yang terdiri sebagian besar wanita dan anak-anak sedang menjalani perawatan yang ditangani oleh dokter.

Salahseorang pasien bernama Hariati warga Lingkungan Sibuaya Kelurahan Sioldengan Kecamatan Rantau Selatan saat diwawancarai wartawan mengaku mengalami sakit perut, pusing sejak pukul 21.00 wib. hingga akhirnya dirinya bersama anaknya yang merasakan gejala yang sama dibawa ke RSUD Rantauprapat tadi pagi.

“Gejala sakit perut yang saya alami diduga karena mengkonsumsi makanan nasi campur bingkisan dari Perwiritan Amaliyah yang digelar bersama ibu-ibu perwiritan Lingkungan Sibuaya di Rumah Ibu Elpi di Lingkungan Padang Pasir,” ungkapnya.

Hariati menjelaskan, pelaksanaan perwiritan tersebut rutin dilakukan setiap hari Senin secara bergiliran di rumah masing-masing anggota.

Kali ini, kata dia, kebetulan Ibu Elpi yang merupakan masih kerabat keluarga yang dulunya bertempat tinggal di Lingkungan Sibuaya, pindah ke Lingkungan Padang Pasir.

Kemudian, beberapa anggota perwiritan diberikan bingkisan berupa makanan nasi siap saji diantaranya nasi, sambal tauco dan lainnya yang dibungkus dengan stereopom berwarna putih.

“Hari ini, puluhan anggota perwiritan dan juga keluarga termasuk anak-anak berdatangan ke Rumah Sakit karena mengalami gejala seperti yang saya alami,” jelas Hariati.

Sementara, Humas RSUD Rantauprapat Doni Simamora membenarkan bahwa saat ini sedang menangani puluhan warga yang diduga keracunan makanan.

“Kita belum bisa memastikan berapa jumlah pasien yang mengalami gejala keracunan tersebut, karena sampai saat ini pasien terus berdatangan. Dari data yang diperoleh ada sekitar 60 orang lebih termasuk wanita dan balita,” ujar Doni.

Pihak RSUD Rantauprapat juga memastikan ketersediaan tempat dan obat-obatan untuk menangani pasien yang mengalami keracunan makanan tersebut. (fdh/ram)

Harga Beras Melonjak, PUD Pasar Medan Tingnatkan Penyelenggaraan Pasar Murah Keliling

MURAH: Dirut PUD Pasar Medan Suwarno saat melayani warga yang membeli sembako di Pasar Murah Keliling.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Ditengah kabar harga beras premium yang melonjak, Pasar Murah Keliling PUD Pasar Medan terus bergerak untuk menjangkau masyarakat.

Dirut PUD Pasar Medan Suwarno menjelaskan, memasuki tahun 2024, durasi operasional Pasar Murah Keliling ditambah. Dari yang sebelumnya satu kecamatan satu hari, menjadi satu kecamatan dua hari.

“Karena antusias dari masyarakat untuk memenuhi bahan pokok yang ada di Pasar Murah Keliling seperti beras, minyak goreng, dan gula, maka kami menambah durasi operasionalnya,” ucap Suwarno, Selasa (20/2/2024).

Diungkapkan Suwarno, dari tanggal 15 Januari 2024 sampai dengan tanggal 13 Februari 2024, Pasar Murah Keliling sudah beroperasi di 8 kecamatan di Medan.

“Kecamatan-kecamatan itu adalah Medan Johor, Medan Tuntungan, Medan Barat, Medan Helvetia, Medan Baru, Medan Sunggal, Medan Tembung, Medan Petisah,” ungkapnya.

Dari rentang waktu tersebut, total penjualan yakni 4.095 goni beras kategori medium, 3.979 liter minyak goreng, dan 2.012 kg gula pasir.

Dijelaskan Suwarno, dari 15 Januari 2024 sampai 13 Februari 2024, di 8 kecamatan tersebut, total penjualan sebanyak 4.095 goni beras, 3.979 liter minyak goreng, dan 2.012 gula pasir.

“Pada tahun 2024, operasional Pasar Murah Keliling dilakukan dua hari atau lebih untuk tiap satu kecamatan. Ini berbeda ketimbang tahun 2023 yang hanya 1 hari untuk 1 kecamatan,” jelasnya.

Bertambahnya durasi hari beroperasi di tiap kecamatan, lanjut Suwarno, adalah untuk memfasilitasi antusiasme masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok yang ada di Pasar Keliling.

“Kami di PUD Pasar Medan terus berupaya menjaga agar distribusi kebutuhan bapok seperti beras, minyak goreng dan gula terjaga. Selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, juga menjaga stabilitas inflasi,” pungkasnya.
(map/ram)

Transaksi Pupuk Subsidi via iPubers, Petani di Sumut dan Aceh Terima Apresiasi

Acara Distributor Meeting dan Penganugerahan Duta iPubers Provinsi Aceh dan Sumut di Hotel Emerald Garden, Medan, Jumat (16/2/2024).

MEDAN, SUMUTPOS – Asosiasi Distributor Pupuk Indonesia (ADPI) bersama Pupuk Indonesia (PI) Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memberi penghargaan atau apresiasi bagi duta iPubers untuk wilayah Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).

Apresiasi diberikan kepada petani yang melakukan transaksi iPubers, kios dengan jumlah transaksi petani terbanyak. Dan kepada BPP/PPL dengan jumlah transaksi petani terbanyak.

Menurut Ketua Pelaksana Manaf Hutagalung yang diwakilkan Sekretaris Rismauli Nadeak, apresiasi diberikan untuk memacu penjualan pupuk subsidi dengan sistem aplikasi iPubers.

Menurutnya, aplikasi tersebut diluncurkan oleh Pupuk Indonesia dan Kementerian Pertanian (Kementan) pada September 2023. Aplikasi tersebut dilakukan dalam penyaluran pupuk subsidi tepat sasaran kepada petani yang berhak menerima pupuk subsidi.

Dikatakannya, awal iPubers diluncurkan, serapan pupuk subsidi masih sangat rendah. Sementara pemerintah menargetkan sampai dengan akhir Desember 2023, pupuk harus terserap di atas 90%.

“Untuk memacu penyerapan pupuk subsidi, kami para distributor pupuk menggelar rapat dengan Pupuk Indonesia. Rapat bagaimana caranya agar pupuk bisa terserap oleh petani,” kata Rismauli pada acara Distributor Meeting dan Penganugerahan Duta iPubers Provinsi Aceh dan Sumut di Hotel Emerald Garden, Medan, Jumat (16/2/2024).

Acara tersebut dihadiri Vice Presiden Penjualan Wilayah I Sumbagut Pupuk Indonesia, Wawan Arjuna. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Rajali, petani, kios pengecer pupuk bersubsidi dan para distributor pupuk Aceh dan Sumut.

Salah satu cara yang dilakukan, menurut Rismauli, adalah dengan memberikan reward atau apresiasi berupa hadiah kepada petani yang melakukan transaksi terbanyak. Dari situ target yang ditugaskan kepada distributor terealisasi.

“Serapan pupuk subsidi sampai dengan 31 Desember 2023 di atas 90 persen,” ujar Rismauli.

Acara Distributor Meeting dan Penganugerahan Duta iPubers Provinsi Aceh dan Sumut di Hotel Emerald Garden, Medan, Jumat (16/2/2024).

iPubers Mudahkan Transaksi

ADPI Aceh, Muhammad mengatakan peralihan aplikasi penyaluran pupuk bersubsidi mengalami beberapa kali perubahan. Dari TPubers menjadi iPubers yang semuanya untuk memudahkan penyaluran pupuk.

Tpubers masih menggunakan fotokopi KTP yang dibawa petani ke kios. Laporan yang diberikan kios dan distributor ke Pupuk Indonesia juga masih menggunakan kertas-kertas.

Tapi dengan iPubers semuanya sudah menggunakan digital.

“Meski pun awal-awalnya mengalami kesulitan, namun pada akhirnya semua bisa berjalan lancar sampai sekarang,” kata Muhammad.

Wakil Ketua Acara, Ibnu H Sumantri, juga mengatakan dengan aplikasi iPubers penyaluran dan pelaporan pupuk subsidi menjadi lebih mudah, dan lebih transparan. “Dengan iPubers proses penyaluran pupuk ke petani dilakukan secara digital langsung ke pusat yakni Kementan dan Pupuk Indonesia. Pusat langsung mengetahui berapa pupuk yang telah disalurkan ke petani, dan berapa stok yang tersedia,” ujar Ibnu didampingi Bendahara Eric Herman.

Terkait hadiah yang diberikan, menurut Ibnu diambil dari margin penjualan pada distributor. “Jadi keuntungan kita sisihkan ditambah dari Pupuk Indonesia dan sponsor laiannya. Pemberian hadiah ini juga untuk menyenangkan petani,” katanya.

Adapun hadiah yang diberikan menurut Ibnu barang-barang elektronik kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan petani. Seperti kulkas, mesin cuci, sprayer, tv 32 inchi, sepeda, dan hadiah utamanya berupa sepeda motor.

Untuk sepeda motor yang mendapat adalah Jutawan Ginting, petani dari Tiga Binanga, Kabupaten Karo dan Dodi Eka Laya Asnawi dari Dewantara, Aceh Utara.

“Sedangkan untuk balai penyuluh pertanian (BPP) terbaik Sumut panitia memberikan uang pembinaan sebesar Rp5 juta,” jelasnya.

Untuk BPP yang terpilih dalam gebyar ini, lanjut Ibnu, yakni Koordinator Jaharun Kecamatan Pagar Merbau, Deliserdang. BPP Koordinator Sijonam, Kecamatan Perbaungan (Sergai), Koordinator Nainggolan, Kabupaten Samosir, Purwobinangun Kecamatan Sei Bingai dan Koordinator Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.

Sebelumnya, Vice Presiden Penjualan Wilayah I Sumbagut Pupuk Indonesia, Wawan Arjuna. mengatakan, Pupuk Indonesia diberikan amanah untuk menyalurkan pupuk subsidi.

Di mana pupuk bersubsidi ini sebenarnya harganya mahal. Namun karena disubsidi artinya, pemerintah ada peranan. Pemerintah membantu harga pupuk tersebut sehingga muncul Harga Eceran Tertinggi (HET).

Karena disubsidi pemerintah, maka pemerintah menuntut Pupuk Indonesia untuk membuktikan bahwa pupuk bersubsidi itu sudah disalurkan tepat sesuai daftar petani yang dikeluarkan Kementan  Cq Dinas Pertanian kabupaten/kota.

Karena itulah, Kementan bekerjasama dengan Pupuk Indonesia mengeluarkan aplikasi baru untuk pencatatan administrasi penyaluran pupuk yaitu iPubers. Mulai dijalankan khususnya di Sumut mulai September 2023.

“Untuk di Aceh namanya aplikasi kartu tani digital. Hanya beda nama saja, sistemnya sama. Tugasnya untuk merekam atau mengadministrasikan agar penyauran pupuk ke petani terdokumentasi dengan baik,” terangnya. (rel)