31 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 731

Warga Medan Perjuangan Keluhkan Mahalnya Biaya PBB

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mahalnya kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Medan sangat dikeluhkan oleh sejumlah warga. Pasalnya, tidak semua warga mampu untuk membayar biaya PBB yang terbilang naik cukup signifikan bila dibandingkan dengan besaran biaya PBB di tahun-tahun sebelumnya.

Seperti halnya yang disampaikan warga Kecamatan Medan Perjuangan, Ani, saat menghadiri penyelenggaraan Reses Masa Sidang I Tahun 2024 yang digelar Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Gerindra, Hj. Netty Yuniarti Siregar di Jalan Madio Utomo Lingkungan 15, Kelurahan Sidorame Timur, Kecamatan Medan Perjuangan, Senin, (22/1/2024).

Dijelaskan Ani, dirinya hanya memiliki rumah sederhana dan tidak memiliki kemampuan finansial yang baik. Akan tetapi, kenaikan biaya PBB rumah tempat tinggalnya naik hingga mencapai seratus persen.

“Rumah saya sederhana, rumah jeleknya bu, tapi mahal kali sekarang PBB nya. Tahun-tahun lalu saya bayar gak sampai Rp100 ribu setahun, paling hanya Rp80 ribuan. Tapi sekarang, PBB rumah saya sampai Rp160 ribu. Mahal kali bu, mana mampu saya membayarnya,” keluh Ani kepada Hj Netty.

Seharusnya, kata Ani, kebijakan kenaikan PBB di Kota Medan tidak ‘pukul rata’. Ia berharap kenaikan PBB di Kota Medan tidak diperuntukkan bagi rumah-rumah tempat tinggal masyarakat, khususnya untuk rumah-rumah sederhana.

Bila pun menaikkan biaya PBB, sebaiknya hanya dilakukan kepada bangunan tempat-tempat usaha atau tempat tinggal dengan kategori mewah.

“Mohon kebijakannya dari Pemko Medan supaya tahun ini biaya PBB rumah tempat tinggal masyarakat, apalagi yang rumahnya sederhana seperti rumah saya dapat diturunkan kembali seperti dulu,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Hj Netty menyampaikan bahwa kenaikan PBB yang dilakukan Pemko Medan bukan bertujuan untuk menyusahkan masyarakat. Akan tetapi, hanya penyesuaian PBB dengan harga NJOP riil yang berlaku di lapangan.

“Dan kalau kita ikuti harga NJOP yang sebenar-benarnya, sebetulnya kenaikan PBB saat ini sangat wajar dan sebenarnya masih dibawah NJOP yang berlaku di lapangan. Harga tanah setiap tahunnya pasti naik, wajar apabila PBB juga naik, sifatnya menyesuaikan. Apalagi, tujuan penyesuaian PBB ini dilakukan untuk meningkatkan PAD Kota Medan,” jawab Netty.

Begitu pun, sambung Netty, Pemko Medan telah mengantisipasi kesulitan pembayaran kenaikan PBB yang akan dikeluhkan oleh masyarakat, khususnya oleh warga ekonomi menengah ke bawah. Oleh sebab itu, Pemko Medan memberikan program pengajuan pengurangan biaya PBB bagi warga yang kurang mampu.

“Untuk rumah tempat tinggal, kalau keberatan membayar kenaikan PBB, bisa diajukan pengurangan biayanya. Kepada para kepling, mohon dibantu warganya yang ingin mengurus pengurangan biaya PBB tersebut,” sambungnya.

Terkait kebijakan kenaikan PBB yang seharusnya tidak ‘pukul rata’, Netty mengaku akan menyampaikannya kepada Pemko Medan.

“Usulan itu akan coba kita sampaikan ke Pemko Medan. Terimakasih atas masukannya,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Hj. Netty juga menerima berbagai keluhan warga lainnya, mulai dari masalah bantuan sosial, pelayanan kesehatan, infrastruktur, dan sejumlah masalah lainnya.

Pantauan Sumut Pos, turut hadir pada kegiatan itu, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Medan Sri Lestari, perwakilan Kecamatan Medan Perjuangan Riswandi, perwakilan Koordinator PKH Dedy Irwanto Pardede, dan perwakilan BPJS Kesehatan Kota Medan Ferri Oliver Sinaga. (map)

Hidayatullah: Pemilu Berkualitas Cerminan Kedewasaan Demokrasi Kita

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi PKS H Hidayatullah SE berharap, Pemilu 2024 benar-benar berkualitas. Karena, Pemilu yang berkualitas mencerminkan dewasa atau tidaknya demokrasi di negeri ini.

Menurut Hidayatullah, ada beberapa faktor yang menjadikan Pemilu itu berkualitas. Pertama, netralitas aparatur sipil negara (ASN). “Belakangan ini kita sering mendengar kabar, para ASN diarahkan untuk memilih salah satu pasangan calon presiden tertentu pada Pemilu Februari nanti. Ini suatu yang tidak sehat dalam demokrasi kita,” kata Hidayatullah saat menyerap aspirasi masyarakat dengan tema “Penguatan Sistem Demokrasi Indonesia” yang dihadiri para tokoh perempuan Kota Medan seperti berasal dari Salimah, Sahid, Aisisiyah, dan lainnya di Jalan Mustafa Medan, Jumat (19/1/2024) lalu.

Politisi senior PKS ini melanjutkan, faktor kedua adalah tidak adanya money politic, baik itu untuk Pilpres maupun pemilihan legislatif. “Seharusnya para calon pemimpin ini menebar visi misi bukan menyebar uang. Yakinkan para calon pemilih dengan visi misi yang kita punya,” ujarnya.

Lalu faktor ketiga, masyarakat harus ikut berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi lima tahunan ini. “Kita tidak boleh apatis, apalagi golput. Karena, pilihan kita akan mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara lima tahun ke depan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Hidayatullah juga mengajak para peserta yang hadir untuk terus mendoakan para pemimpin dengan kebaikan. Karena kebaikan yang kita kerjakan, akan kembali kepada kita juga.

Dia juga mengajak para peserta serap aspirasi masyarakat untuk selalu menjaga kondusivitas di lingkungannya masing-masing menjelang Pemilu ini. “Berkompetisi boleh, tapi caranya harus santun dan konstitusional,” pungkasnya. (adz)

Meryl Saragih Minta TNI, Polri, dan ASN Jaga Netralitas Pemilu 2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan Meryl Rouli Saragih meminta TNI, Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk netral dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Ketiga institusi ini diharapkan tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis.

“Saya meminta TNI, Polri, dan para ASN di wilayah kerja Sumatera Utara untuk bersikap netral dan tidak condong terhadap ke salah satu pasang calon (Paslon) presiden dan wakil presiden di Pemilu 2024 ini,” tegas Meryl Rouli Saragih kepada wartawan, Senin (22/1/2024).

Meryl yang duduk di Komisi A, menangani bidang hukum dan pemerintahan ini mengatakan, Polri dan TNI merupakan alat negara, bukan alat rezim (penguasa), sehingga yang harus dipatuhi seharusnya konstitusi dan aturan perundang-undangan. “Begitu juga terhadap para ASN jangan sampai ikut mengampanyekan capres-cawapres yang ikut dalam kontestasi pemilu apalagi terlibat dalam kegiatan kampanye,” ujarnya.

Ia mencontohkan, baru-baru ini ada kegiatan yang digelar di salah satu dinas di Kota Medan yang diduga terafiliasi dengan salah satu pasangan capres-cawapres. Di mana, kegiatan yang diikuti para kader posyandu dan lainnya itu karena kegiatan itu bernuansa warna tertentu, mulai dekorasi kegiatan, kaos yang dikenakan serta jargon-jargon atau lontaran pertanyaan diduga diselipkan simbol dukungan ke paslon presiden.

Selain itu, lanjut Meryl, banyak informasi beredar adanya rekaman audio diduga berisi percakapan antara oknum aparat penegak hukum dan oknum kepala daerah di Batubara, untuk bahu-membahu memenangkan salah satu pasangan capres-cawapres tertentu.

“Jika TNI, Polri serta ASN tidak netral, maka berbagai kecurangan dan rekayasa yang diduga dilakukan penguasa dikhawatirkan membuat masyarakat tak lagi percaya pada pemilu, tak ada lagi pesta demokrasi dan tidak percaya hasilnya,” ujar Meryl yang juga Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara.

Bahkan, kata Meryl, saat menggelar serap aspirasi (reses) II Sidang V Tahun 2023-204, dirinya banyak mendapatkan keluhan masyarakat yang mendapat penggiringan dan ajakan dari oknum-oknum ASN untuk memenangkan capres-cawapres tertentu. “Seharusnya pemerintah mengayomi masyarakat bukan menggiring atau menakuti,” sebutnya.

Meryl menambahkan, seharusnya ASN dan TNI/Polri untuk menjaga netralitas dan mengawal pesta demokrasi 2024. Apalagi saat ini adalah masa-masa kampanye para peserta pemilu. “Saya meminta dan berharap kepada TNI/Polri serta ASN sama-sama kita menyukseskan pesta demokrasi dengan netral, tanpa menggunakan kekuasaan untuk keberpihakan,” ungkapnya.

Politisi muda yang kembali ikut dalam kontestasi Pemilu sebagai Caleg DPRD Provinsi Sumatera Utara Dapil Sumut B ini, juga meminta masyarakat ikut bergerak mengawal pelaksanaan pemilu tahun ini, agar apabila ada dugaan praktik-praktik curang bisa melaporkan ke Bawaslu.

“Pengawalan ini terutama juga ke anak-anak muda khususnya yang menjadi saksi di TPS. Ikut mengawasi proses pemungutan suara. Cek mulai dari yang ikut memilih, absensi jumlah yang hadir, dan gunakan live streaming di media sosial pada waktu penghitungan suara dan foto c plano. Karena ini pesta rakyat, rakyat harus ikut terlibat mengawasi,” pungkasnya. (adz)

Perubahan Status Dinas LKH Menjadi BLUD Asahan, Sekda: Diharap Pelayanan Semakin Maksimal

ist/SUMUT POS KUNJUNGAN: Sekda Jhon Hardi Nasution saat melakukan kunjungan di Badan Layanan Umum Daerah Asahan.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – UPTD laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan telah berubah status menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Dengan perubahan status tersebut, Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan dapat merubah sistem yang diterapkan menjadi lebih baik serta dapat merubah pengelolaan tata keuangan, sehingga dapat mengembangkan potensi bisnis dan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution, M. Si selaku tim pembina BLUD, saat melakukan monitoring dan evaluasi ke BLUD UPTD Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan didampingi Asisten 2, Kadis Lingkungan Hidup dan Kabag Organisasi Kabupaten Asahan, Kamis(18/1).

Selanjutnya, Sekda berharap kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dapat menjaga dan mengoperasikan Laboratorium dengan sebaik-baiknya serta memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat khususnya masyarakat Asahan secara maksimal. Terakhir, Sekda meminta Dinas Lingkungan Hidup agar dapat membantu Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mensuksekan Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius dan Berkarakter.

Di kesempatan tersebut, Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan H. Rahmat Hidayat Siregar berharap kepada pelaku usaha baik di Kabupaten Asahan maupun diluar Kabupaten Asahan untuk dapat menguji kelayakan air, udara, dan tanah di BLUD UPTD Laboratorium Dinas lingkungan Kabupaten Asahan. (dat/han)

Polsek Tanjung Beringin Ajak Perangkat Desa Kumnas Jaga Kamtibmas

BERSAMA: Personel Polsek Tanjung Beringin bersama masyarakat setempat mengecek simkaling.fadly/sumut pos.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Polsek Tanjungberingin Polres Serdangbedagai (Sergai).menggelar Patroli dan melakukan pengecekan Poskamling (pos keamanan lingkungan) di wilayah Kecamatan Tanjungberingin, Sabtu (20/1) malam.

Sebelum melaksanakan patroli, terlebih dahulu dilaksanakan apel kesiapan yang digelar di Mapolsek Tanjungberingin, dipimpin Kapolsek diwakili Kanit Samapta Iptu Supriadi didampingi para Kanit lain, serta diikuti para personel.

Kapolsek Tanjungberingin, AKP Tobat Sihombing, Minggu (21/1) mengatakan, kegiatan patroli dan pengecekan Poskamling ini merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

“Adapun sasaran dalam kegiatan patroli adalah, tempat-tempat masyarakat berkumpul, lokasi rawan tidak kejahatan, seperti simpang tiga menuju tempat pelelangan ikan (TPI), serta melakukan pengecekan Poskamling,” terangnya.

Tobat menyebut, tujuan kegiatan patroli ini adalah memonitor dan mencegah, serta menindak setiap aksi kejahatan, baik premanisme, jambret, copet, perkelahian, perampokan, peredaran narkoba, Curanmor, pungutan parkir liar atas nama pemuda setempat, dan kejahatan lainnya di tempat keramaian, obyek vital, serta di tempat tempat sunyi guna memelihara keamanan dan ketertiban serta mewujudkan Kamtibmas yang aman dan kondusif di Wilkum Polsek Tanjungberingin.

Dalam kegiatan patroli tersebut, lanjutnya, pihaknya juga memberi imbauan kepada masyarakat untuk tetap mengunci stang sepeda motor saat parkir, tidak lupa mengunci pintu rumah saat bepergian, serta tidak memakai perhiasan secara berlebihan karena dapat memancing terjadinya jambret atau perampokan.

Selain itu, mengimbau warga agar mengaktifkan kembali Poskamling di setiap desa maupun dusun guna di mengantisipasi terjadinya aksi tindak pidana.

“Dari kegiatan patroli yang kita laksanakan, termonitor secara umum situasi Kamtibmas di pusat perbelanjaan, tempat keramaian, maupun tempat sunyi rawan tindak pidana di Wilkum Polsek Tanjungberingin, masih aman terkendali,” ujarnya.

Selain itu, tambah perwira tiga balok emas di pundak ini, masyarakat juga merasa nyaman atas kehadiran Polri, sehingga dapat melaksanakan aktivitas rutin tanpa ada rasa khawatir.

“Kita juga mengajak para kepala desa beserta perangkat desa dan Linmas serta masyarakat untuk lebih berperan aktif dalam kegiatan Poskamling, agar tercipta Kamtibmas yang aman dan kondusif guna mencegah terjadinua aksi tindak pidana. Dan masyarakat menyambut baik serta mengapresiasi kegiatan yang kita laksanakan ini,” jelasnya. (fad/han)

Wabup Labuhanbatu Tinjau Jalan Rusak di Kecamatan Pangkatan

TINJAU: Wakil Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar meninjau jalan lintas Pangkatan - Negeri Lama yang mengalami kerusakan di Kecamatan Pangkatan.fajar/SUMUT POS.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar meninjau jalan lintas Pangkatan – Negeri Lama yang mengalami kerusakan di Kecamatan Pangkatan, Kamis (18/1).

Wakil Bupati mengatakan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu sudah mendengar tentang jalan yang berada di Kecamatan Pangkatan.

“Masyarakat telah memberitahukan kepada Pemerintah Daerah tentang jalan ini, sehingga kami dari Pemkab Labuhanbatu turun ke Pangkatan, melihat langsung, jalan yang rusak ini,” ucap Wabup.

Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu akan bekerjasama dengan perusahan yang ada di Kecamatan Pangkatan mengupayakan sehingga jalan ini akan lebih baik.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu Abdul Karim Hasibuan yang turut mendampingi Wakil Bupati meninjau kerusakan jalan.

“Ini menjadi perhatian kita bersama, jalan ini statusnya adalah jalan provinsi, jadi juga perlu perhatian pemerintah provinsi, agar tidak ada kecelakaan terjadi karena musim hujan,” ucap Abdul Karim.

Seperti yang disampaikan Wakil Bupati, diharapkan kepada perusahaan bersama Pemkab, merawat jalan ini sebelum diperbaiki Pemerintah Provinsi

“Jalan ini banyak dilalui truk truk pengangkut hasil bumi. Semoga ada perhatian dari perusahaan dan pemerintah provinsi,” harapnya.

Turut mendampingi Wakil Bupati meninjau jalan tersebut Kepala BPBD Labuhanbatu, Camat Pangkatan, Babinsa, dan pihak terkait lainnya. (fdh/han)

Pemko Binjai Gelar RKPD 2025, Fokus Tingkatkan SDM dan Ekonomi

PIMPIN: Wali Kota Binjai Amir Hamzah saat pimpin Forum Konsultasi Publik RKPD 2025 di Aula Balai Kota Binjai, baru-baru ini.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemko Binjai menggelar forum konsultasi publik RKPD 2025 di Aula Balai Kota Binjai, belum lama ini. Ini dilakukan sebagai langkah awal dalam penyusunan program pemerintah 2025.

Wali Kota Binjai, Amir Hamzah menyatakan, pelaksanaan forum konsultasi publik merupakan rangkaian tahapan yang dilaksanakan dalam penyusunan perencanaan pembangunan tahunan sebelum perumusan rancangan akhir RKPD.

“Forum konsultasi publik ini merupakan satu metode perencanaan dengan pendekatan partisipatif yang dilaksanakan dengan melibatkan pemangku kepentingan,” ungkap Amir.

Adapun arah kebijakan pembangunan Pemko Binjai 2025, yakni perwujudan masyarakat Kota Binjai yang sejahtera, maju, berbudaya, dan religius. Dari hal tersebut, terdapat empat program prioritas, yakni terwujudnya pelayanan publik yang prima, pemantapan kapasitas SDM, pemantapan kapasitas dan daya saing ekonomi, serta terwujudnya masyarakat yang religius hingga berbudaya.

“Dari keempat program prioritas, yang paling menjadi perhatian kita adalah sumber daya manusia dan ekonomi. Sehingga tema yang kita usung pada RKPD 2025 adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia inovatif dan ekonomi inklusif,” tegas Amir.

Untuk memenuhi prinsip program prioritas, Amir berpesan, penyusunan RKPD 2025 lebih fokus kepada pemenuhan target kinerja kegiatan yang terkait dengan prioritas daerah, serta memberikan daya ungkit, sehingga berdampak langsung bagi masyarakat Kota Binjai.

“Saya berharap konsultasi publik ini benar-benar menjadi wadah untuk menjaring aspirasi dan masukan dari seluruh pemangku kepentingan. Mari kita bersama-sama bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan Binjai yang lebih maju, berbudaya, dan religius,” pungkasnya. (ted/saz)

Berikan Rasa Aman, Polisi Jaga Kebaktian Minggu

JAGA: Personel Polres Tanah Karo saat melakukan pengamanan di depan gereja jajaran Kecamatan Kabanjahe.

KARO, SUMUTPOS.CO – Untuk memberikan rasa aman kepada warga yang beribadah, personel Polres Tanah Karo melaksanakan pengamanan di sejumlah gereja jajaran Kecamatan Kabanjahe.

Kegiatan pengamanan ini, juga dilaksanakan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, untuk melaksanakan pelayanan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman di tempat ibadah.

Kapolres Tanah Karo, AKBP Wahyudi Rahman, melalui Padal Pengamanan, Iptu Tina Parhusip menyampaikan, pengamanan di gereja dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, khusunya kepada umat Nasrani yang sedang melaksanakan ibadah.

“Tujuannya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat gereja. Selain itu untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar gereja,” ungkap Tina.

Pengamanan ibadah, lanjut Tina, dilaksanakan secara rutin setiap Minggu, ataupun acara kebesaran umat Nasrani, dan agama lainnya.

“Harapan kami, agar umat Nasrani dapat melaksanakan ibadahnya dengan khitmad, karena adanya pengamanan yang dilakukan oleh anggota kepolisian,” pungkasnya. (deo/saz)

Wujudkan Pemilu Damai, Eddy: Moderasi Beragama Sangat Penting

DIABADIKAN: Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu diabadikan bersama Ketua Komisi 2 DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung, saat berkunjung ke Pondok Pesantren Sidikalang, Sabtu (20/1).

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu menegaskan, moderasi beragama sangat penting menjelang pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024 nanti. Menurutnya, pembinaan lewat moderasi beragama, akan meningkatkan pemahaman umat secara individu, sebuah perbedaan. Dengan begitu, Pemilu yang damai dan bergembira bisa terwujud.

Hal itu disampaikan Eddy di hadapan ratusan santri, saat menggelar kunjungan ke Pondok Pesantren Sidikalang, bersama Ketua Komisi 2 DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung, Sabtu (20/1) lalu.

Eddy juga mengatakan, membumikan moderasi beragama dibutuhkan pemahaman dan kolaborasi yang seragam antara pemerintah, masyarakat, dan tokoh agama.

“Langkah ini penting dalam membangun harmoni keberagaman dan pemahaman keagamaan dalam masyarakat. Sebab hal inilah kunci kerukunan,” tuturnya.

Dia juga menjelaskan, Pemilu merupakan sarana integrasi bangsa. Artinya, Pemilu menjadi pemersatu bangsa. Karena itu, menurutnya, tanpa pemilu, semuanya bisa tercerai berai.

Kepada para santri, Eddy berpesan, peran pemuda merupakan hal penting dalam mensukseskan Pemilu 2024. Pemuda harus cerdas dalam bertindak serta selektif dalam memilih pemimpin.

“Pemuda yang cerdas tidak boleh bersikap ikut arus dan oportunis. Jadi, melalui pembinaan umat ini, menjadi momentum penting untuk menyatukan tekad seluruh pemimpin, tokoh masyarakat, dan tokoh agama, untuk menjaga kerukunan beragama dan menyukseskan Pemilu mendatang,” harapnya.

Ketua Komisi 2 DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengharapkan, supaya tidak menpolitisitasi agama. Namun, bentengilah umat dari politisasi agama.

“Ini tugas bersama kita. Sampaikan hal positif ini di masjid, gereja, vihara, dan pura, damai itu indah. Kita harus sepakat, rukun adalah budaya kita. Maka kita bisa hidup dalam kondisi apapun,” pungkasnya. (rud/saz)

Perbaikan Drainase Terus Dilakukan, Warga Medan Denai Masih Keluhkan Masalah Banjir

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Medan Denai menyampaikan keluhan tentang banjir yang kerap terjadi hingga saat ini dan belum juga dituntaskan. Padahal, pembangunan drainase telah dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan.

Hal itu disampaikan Imran, warga Jalan Pelajar Ujung pada Reses Sidang I Tahun Anggaran 2024 yang digelar Anggota DPRD Medan Dedy Aksyari Nasution ST di Jalan Menteng Raya, Lingkungan 17, Kelurahan Binjai, Medan Denai tepatnya disamping bantaran Sungai Denai, Minggu (21/1/2024).

“Masalah drainase di kelurahan Binjai, parit sulang salingnya arah buangan ke tempat kami jalan pelajar, jadi banjir,” kata Imran dalam reses yang dihadiri Anggota DPR-RI Fraksi Gerindra, Romo H.R. Muhammad Syafii, perwakilan Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, dan ratusan masyarakat tersebut.

Sementara, Erawati warga lingkungan 18 Kelurahan Binjai menanyakan cara untuk mengurus BPJS Kesehatan PBI yang dibiayai oleh pemerintah karena ia belum mendapatkannya.

Warga lainnya, Anwar Tanjung mengeluhkan masalah lampu penerangan jalan yang ada di lingkungan 17 agar dipasang. Begitu juga dengan Mardiah warga Jalan Bromo yang mengeluhkan masalah pembuatan KK dan KTP.

Menanggapi aspirasi warga, Dedy Aksyari Nasution mengatakan di tahun 2020, warga di kawasan Medan Amplas juga mengeluhkan hal serupa tentang banjir. Bahkan, air sampai setinggi dada orang dewasa.

“Setelah saya sampaikan ke dinas terkait agar dilakukan perbaikan drainase segera, Alhamdulillah saat ini banjir tidak terjadi lagi. Persoalan pak Imran juga nanti kita teruskan ke Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan agar segera diperbaiki drainase dan mengevaluasi pekerjaan yang dilakukan. Saya juga mengimbau masyarakat menjaga kebersihan parit sulang saling dari sampah, jangan buang sampah sembarangan,” ujarnya.

Mengenai BPJS PBI, Dedy Aksyari menyebutkan kuota sudah habis, namun DPRD Medan bersama Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution telah meluncurkan program Universal Health Coverage (UHC), sehingga warga cukup menunjukan KTP sudah bisa berobat bahkan saat emergency.

Untuk Mardiah, Dedy Aksyari Nasution mengaku siap membantu pembuatan akte, KK/KTP setiap warga, termasuk Mardiah.

“Silakan nantinya ke rumah aspirasi sehingga bisa untuk membuatnya,” saran Dedy Aksyari Nasution yang kembali maju sebagai calon anggota legislatif periode 2024-2029 dari Dapil IV Kota Medan meliputi Medan Amplas, Medan Denai, Medan Kota dan Medan Area.

Menanggapi persoalan lampu jalan, Dedy mengaku akan meminta ke Dishub Medan untuk segera memasang lampu jalan di lingkungan 17.

Sebelumnya, Anggota DPR-RI Fraksi Gerindra Romo H. R. Muhammad Syafii yang hadir dalam kegiatan reses itu menyampaikan tentang wawasan kebangsaan dan persoalan hukum. Raden Muhammad Syafii yang biasa dipanggil Romo ini memaparkan, setiap warga negara akan dilindungi oleh hukum.

Bahkan selama menjadi wakil rakyat di DPR-RI, dirinya bersama Romo Center telah mengadvokasi 3.000 perkara hukum yang dialami masyarakat, dan itu semua dapat dituntaskan sehingga mendapatkan rasa keadilan.

Ia pun meminta warga untuk menaati hukum yang berlaku, dimana setiap pelanggaran pasti ada sanksi yang diterima.

“Sebagai wakil rakyat, tentunya sudah merupakan kewajiban saya untuk memberikan perlindungan bagi warga yang membutuhkan bantuan hukum maupun permasalahan lainnya yang menyangkut nasib rakyat mulai dari masalah sosial, kesehatan dan pendidikan,” tutupnya. (map)