29 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 746

Kepala Pelaksana BPBD Deliserdang Bantah Pemecatan Sepihak Tapi karena Kontrak Telah Berakhir

Kantor BPBD Deliserdang.Istimewa/Sumut Pos.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Terkait 32 honorer yang menyebut dipecat sepihak, ditepis oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Deliserdang, Amos F Karo-karo, Selasa (16/1/2024). Mantan Camat Sibolangit ini menegaskan, tidak ada pemecatan yang dilakukan sepihak.

“Mereka bukan dipecat tapi kontrak mereka berakhir di bulan Desember 2023 serta dievaluasi yang dilakukan secara berkala,” kata Amos ketika diwawancarai di Sunggal.

Amos menegaskan, mereka yang dipecat seluruhnya bukan tenaga honorer. “Ada 20 orang yang kontraknya tidak diperpanjang serta dievaluasi oleh panitia seleksi atas kinerja dan absensi. Dari 20 orang ini, 19 merupakan relawan atau satgas dan seorang honorer administrasi,” urai Amos.

Dia menambahkan, mereka tidak diperpanjang kontraknya karena sikap dan tingkah lakunya yang beragam. Mulai dari kinerja hingga kedisplinan.

“Lengkap semuanya mereka tidak disiplin dan tidak bisa bekerjasama sebagai tim dalam penanganan bencana. Terkait hal ini sudah saya laporkan kepada Pak Bupati dan Pak Sekda,” sambung Amos.

Dia menambahkan, mereka semula diangkat berdasarkan DPA-P BPBD tahun anggaran 2023. Ini sesuai dengan Keputusan Kepala Pelaksana BPBD Deliserdang pada Oktober 2023.

Pengangkatan para relawan ini hanya 3 bulan, dan karenanya mereka harus menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik serta bertanggungjawab. Bahkan tugas yang beragam harus dilewati mereka.

Mulai dari piket yang harus siaga sewaktu-waktu ada bencana, merespon cepat informasi ketika ada kejadian hingga dapat bekerja sama secara tim. Selain itu dalam surat keputusan juga dituliskan bahwa para relawan ini wajib hadir di hari Senin dan Jumat di Kantor BPBD Deliserdang di Lubukpakam yang dibuktikan dengan mengisi daftar hadir.

Para relawan diingatkan jika tidak hadir selama 3 hari pada sebulan akan dilakukan evaluasi. Dan para relawan ini pun diminta untuk bertanggungjawab dalam bekerja hingga beretika.

“Nah selama 3 bulan, mereka yang dievaluasi tidak menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik. Karena itu dievaluasi dan tidak di perpanjang kontraknya,” katanya.

Dikarenakan kontrak Relawan Satgas BPBD Deli Serdang berakhir pada Desember 2023, BPBD Deliserdang membuka kesempatan kepada masyarakat untuk mengisi formasi relawan satgas formasi kontrak pada 2024. Karenanya, dilakukan penerimaan dengan membuka lowongan tersebut.

“Pelamar yang melayangkan lamarannya mencapai 99 orang, namun yang diterima hanya 64 orang untuk formasi Satgas Petugas Penanganan dan Penanggulangan Bencana (PPPD), sehingga dilakukan seleksi dan penjaringan,” pungkasnya. (ted/ram)

Restui Pengunduran Diri Marlindo, Pj Gubsu Tunjuk Mulyono sebagai Plt Kadis PUPR Sumut

Sekdaprov Sumut, Arief S Trinugroho.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin, memberikan restu pengunduran diri, Marlindo Harapan dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sumut. Kemudian, menunjuk Mulyono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PUPR Sumut

Hal itu, dibenarkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Arief S Trinugroho. Ia berharap Mulyono mampu mengemban tugas dengan baik menjadi pucuk pimpinan di Dinas PUPR Sumut.

“Betul, betul, pak Mulyono sebagai Plt Kadis PUPR Sumut,” kata Arief kepada wartawan, di Kota Medan, Selasa (16/1/2024).

Untuk diketahui, Mulyono sebelumnya menjabat Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Sumut, dan Pj Sekda Kota Pematangsiantar.

Arief mengungkapkan ada pertimbangan menjadi landasan Hassanudin menunjuk Mulyono sebagai Plt Kadis PUPR Sumut, yaitu mampu menyelesaikan mega proyek Rp 2,7 triliun, yang tengah dijalani saat ini.

“Iya kita lihat beliau tentunya pengalaman, kemudian latar belakang pendidikan dan lain sebagainya, dan juga dari sisi kinerjanya juga kan,” ucap Arief .

Sebenarnya untuk Plt Kadis PUPR, Arief mengungkapkan bahwa bisa dari kalangan pejabat eselon II, juga dari pejabat eselon III seperti sekretaris dinas. “Tapi yang terbaik pak Mulyono,” sambungnya.

Lalu soal status Marlindo, Sekdaprov Arief mengatakan masih berstatus pejabat eselon II. Namun tidak memiliki jabatan alias staf. Sebab yang bersangkutan dibebastugaskan dari jabatannya sebagai Kadis PUPR karena mengundurkan diri.

Lebih lanjut soal status Marlindo tersebut ke depan, kata Sekdaprov lagi, masih menunggu rekomendasi dari Pemerintah Pusat, dalam hal ini Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk pemberhentian tetap.

Sementara itu, menanggapi pengunduran diri Marlindo yang dikaitkan dengan isu karena adanya tekanan dalam pekerjaan proyek Rp2,7 triliun, Sekdaprov Arief tidak mau berandai-andai.

“Saya kan bicara yang formalnya, yang tertulis (usulan pengunduran diri) ya. Itu betul beliau memang kesehatan ya, lalu saya cek beliau memang sering ke Penang, memeriksakan kesehatannya, kan bukti itu. Kalau tiba-tiba bilang kesehatan tapi masih ternyata tidak pernah, masih lari 10 kilo tiap hari, nah itu nggak betul juga itu,” jelas Arief.

Terakhir Sekdaprov berpesan sesuai, yang diharapkan Pj Gubsu Hassanudin, agar kinerja seluruh ASN di Dinas PUPR Sumut, dapat lebih dimaksimalkan lagi. Tujuannya untuk menggenjot program pembangunan infrastruktur, yang juga salah satu prioritas Pemprov Sumut.(gus/ram)

DPRD Medan Minta Pemko Medan Cek Kebenaran Video Pejabat Disdik Medan Kampanyekan Paslon Capres

Anggota Komisi I DPRD Kota Medan, Rudiyanto Simangunsong.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi I DPRD Kota Medan, Rudiyanto Simangunsong, angkat bicara atas viralnya video pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan yang mengkampanyekan salah satu pasangan calon (paslon) capres – cawapres pada Pemilu 2024 kepada sejumlah kepala sekolah (kepsek) yang ada di Kota Medan.

Rudiyanto meminta, Pemko Medan dapat segera menindaklanjuti hal itu dengan mencari tahu kebenaran video tersebut.

“Terhadap temuan baru adanya video viral di Kota Medan tentang Kabid SMP Dinas Pendidikan yang juga Sekretaris PGRI Kota Medan yang mengarahkan untuk mendukung salah satu calon Capres, kami meminta Sekda dan stakeholder lainnya untuk melakukan cek dan ricek tentang kebenaran video tersebut,” ucap Rudiyanto kepada Sumut Pos, Selasa (16/1/2024).

Tak hanya kepada Pemko Medan, kata Rudiyanto, pihaknya juga meminta Bawaslu Kota Medan untuk dapat memeriksa kebenaran video tersebut.

“Lalu kami juga kembali mengingatkan kepada seluruh ASN untuk dapat bersikap netral dalam even demokrasi di tahun 2024 ini,” ujarnya.

Dijelaskan Rudiyanto, bila pada akhirnya video viral tersebut benar adanya, maka Pemko Medan harus mengambil sikap tegas akan hal itu.

“Kalau video itu benar, kami minta saudara Sekretaris Daerah untuk dapat melakukan tindakan tegas dan terukur serta membina ASN yang melanggar netralitas mereka,” katanya.

Selanjutnya, politisi PKS itu pun meminta agar tidak ada pihak manapun yang mengintervensi para ASN untuk menentukan pilihannya secara independent.

“Terkadang saya melihat ASN juga serba salah, atau terkadang berada dalam tekanan. Karena itu kami meminta seluruh pejabat yang punya kekuasaan untuk dapat membiarkan ASN menjaga netralitasnya dengan nyaman dan aman” tegasnya.

Oleh sebab itu, Rudiyanto pun meminta para ASN, khususnya di lingkungan Pemko Medan untuk benar-benar menentukan pilihannya secara independent dan tidak terpengaruh dengan intervensi dari pihak manapun.

“Betapa indahnya jika seluruh warga merdeka menentukan dan menikmati pesta demokrasi tanpa tekanan atau intimidasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Sumut Pos berusaha mengonfirmasi terkait viralnya video berdurasi 2 menit 15 detik tersebut ke Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Benny Sinomba Siregar. Sayang, Benny tidak berkenan dikonfirmasi dan hanya membaca pesan yang dikirimkan tanpa membalas pesan tersebut.

Begitu juga saat Sumut Pos berusaha mengkonfirmasi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan, Sutan Tolang Lubis, terkait upaya yang akan dilakukan Pemko Medan terhadap ASN yang diduga terlibat dalam video viral tersebut. Sutan pun tidak berkenan dikonfirmasi dan hanya membaca pesan yang dikirimkan tanpa membalas pesan.
(map/ram)

Pemko Medan akan Selenggarakan 11 Job Fair

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ilyan Chadra Simbolon.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan akan kembali mengadakan bursa kerja atau Job Fair di tahun 2024 ini. Bahkan, Disnaker memastikan akan menggelar job fair sebanyak 11 kali di tahun ini. Nantinya, pelaksanaan Job Fair ini akan diadakan di beberapa kecamatan setiap bulannya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ilyan Chadra Simbolon, mengatakan bahwa program Job Fair di tahun 2024 akan dilaksanakan di kantor-kantor kecamatan, khususnya di kecamatan yang belum mendapatkan kegiatan Job Fair di tahun lalu.

Chandra mengatakan, di tahun 2024 ini, akan ada penambahan jumlah kegiatan Job Fair.

“Tahun ini kita menggelar sebanyak 11 kali acara job fair di setiap kecamatan Kota Medan. Dalam satu bulan itu, bisa sebanyak dua kali acara job fair di tempat yang berbeda,” ucap Chandra, Selasa (16/1/2024).

Dikatakan Chandra, tak hanya jumlah kegiatan saja yang bertambah, tetapi jumlah perusahaan yang membuka lowongan kerja pada Job Fair tersebut juga ikut bertambah.

Selain itu, Chandra pun menegaskan bahwa di tahun ini tidak banyak perubahan syarat job fair yang harus diikuti oleh para pencari kerja di tahun ini.

“Syaratnya tetap mendaftar terlebih dahulu ke aplikasi Sistem Terpadu Tenaga Kerja (Siduta). Dan pastinya, tetap membawa berkas-berkas lamaran dan CV selayaknya melamar kerja di tempat lain,” ujarnya.

Memang saat ini, kata Chandra, masyarakat yang boleh ikut job fair haruslah berdomisili di Kota Medan. Atau dengan kata lain, harus berstatus sebagai warga Kota Medan.

“Karena Aplikasi Siduta ini, syarat daftarnya harus memiliki KTP Medan. Sebab saat ini kita fokus untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Medan,” katanya.

Diterangkan Ilyan, untuk awal Januari 2024 ini, job fair ini sudah dilaksanakan di Kecamatan Medan Baru.

“Besok (hari ini), kita akan laksanakan job fair kedua di tahun ini, yakni di Kecamatan Medan Labuhan,” terangya.

Namun untuk jadwal tetap pelaksanaan job fair, sambung Chandra, pihaknya masih akan mengaturnya. Nantinya, segala pengumuman terkait Job Fair Pemko Medan akan ada di Instagram resmi Disnaker Medan.

“Nanti segala info tentang pelatihan, lowongan kerja, job fair dan lain-lain akan kita informasikan di Instagram @disnaker.medan,” sambungnya.

Chandra menuturkan, tahun ini Disnaker Medan mendapatkan anggaran APBD dari Pemko Medan sebesar Rp 20 miliar. Tentunya, anggaran itu meningkat bila dibandingkan dengan anggaran tahun lalu 2023 lalu.

Dengan anggaran tersebut, pihaknya memiliki empat program yang akan dikerjakan di tahun ini.

“Sebenarnya belum ada program tambahan di tahun ini. Hanya saja meningkatnya APBD itu karena ada pelatihan dan ada beban penjabat fungsional yang cukup banyak,” jelasnya.

Beberapa beban penjabat fungsional di Disnaker Medan ini, sambung Chandra, diantaranya pengantar kerja untuk melaksanakan Job Fair. Kemudian adanya Instruktur untuk pelatihan-pelatihan yang diadakan dan Mediator untuk mereka yang memiliki masalah dengan perusahaan dan hal lain sebagainya.

“Maka dari itu program kita yang empat itu membutuhkan penjabat fungsional tersebut,” terangnya.

Dipaparkan Chandra, adapun empat program yang menjadi fokus Disnaker Medan di tahun 2024 ini, yakni program pencegahan penyelesaian perselisihan, yakni program sejenis pengaduan ketenagakerjaan.

“Kedua ada program hubungan industrial. Ketiga program penempatan kerja seperti Job Fair ini. Dan terakhir, program pelatihan dan produktifitas kerja,” paparnya.

Untuk program pelatihan ini, nantinya Disnakeredab akan membuat sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Pelatihan kerja ini jyga bisa dipantau lewat aplikasi Siduta.

“Karena semua akan di informasikan di Aplikasi Siduta. Lalu, kita juga masih membuka layanan aduan dan konsultasi para tenaga kerja. Namun untuk layanan mediasi, bisa diadakan di Aplikasi Siduta,” pungkasnya.
(map/ram)

Jelang Pemilu 2024, DPRD Sumut Peringatkan Seluruh ASN Jaga Netralitas dan Profesionalitas

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting, memperingatkan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sumatera Utara untuk menjaga netralitas dan menjalankan nilai-nilai profesionalitas menjelang Pemilu 2024.

Dikatakan Baskami, netralitas harus berlaku kepada semua birokrasi yang menjalankan penyelenggaraan pemerintahan, mulai dari Sekretariat Daerah (Setda), Dinas, Badan, Sekretariat DPRD (Setwan), Kecamatan, hingga Kelurahan.

Satu diantaranya video oknum ASN di Disdik Kota Medan yang mengarahkan jajaran ASN untuk mendukung paslon capres-cawapres O2 atas dasar kepentingan tertentu.

Baskami mengemukakan, peringatan kerasnya tersebut menyusul masifnya konten-konten yang berseliweran di media sosial yang menunjukkan oknum ASN memberikan dukungan dan memobilisasi terhadap kandidat tertentu.

“Amanah undang-undang bahwa aparat pemerintahan sebagai pelaksana kebijakan publik, meningkatkan pelayan publik, kekuatan perekat dan pemersatu bangsa, bukan memecah belah masyarakat hanya karena politik praktis,” ucap Baskami, Selasa (16/1/2024).

Baskami menjelaskan, netralitas birokrasi menjadi sorotan tajam bagi seluruh pihak. Bahkan profesionalisme birokrasi, birokrasi yang bebas dari KKN, adanya akuntabilitas dalam pelayanan, netralitas birokrasi, dan sebagainya menjadi tuntutan masyarakat saat ini.

“Saya kira cita-cita kita ini masih jauh. Saya meminta agar semua pihak menjaga tanggung jawabnya. Karenanya, profesionalitas juga ditingkatkan, apabila nantinya menjelang transisi kekuasaan,” ujarnya.

Baskami meminta adanya sanksi berat terhadap oknum birokrasi pemerintahan dan aparat TNI/Polri yang terbukti tidak bersikap netral saat berjalannya ahapan pemilu ini.

“Sanksi itu harus berupa hukuman yang berat sehingga dapat menjadi efek jera sekaligus menyurutkan niat mereka (aparatur pemerintahan) yang ingin melanggar aturan,” katanya.

Baskami juga meminta komitmen Bawaslu, Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Komisi ASN, Kompolnas, Ombudsman dalam menekankan pentingnya netralitas kepada ASN, TNI dan Polri.

“Bawaslu harus diperkuat pengawasannya, juga civil society dan media massa. Kita harus jalankan pemilu secara demokratis. Karena nilai dari sistem demokrasi kita adalah demokratis,” tuturnya.

Menurutnya, tidak boleh ada oknum ASN yang mengadakan kegiatan mengarah kepada keberpihakan pasangan calon yang menjadi peserta pemilu sebelum, selama, dan sesudah masa kampanye.

“Sanksi sesuai undang-undang terdapat ringan, sedang dan berat. Misalnya sanksi adminstratif, penundaan kenaikan pangkat, penurunan pangkat, pembebasan dari jabatan, atau pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS,” pungkasnya. (map/ram)

Menang Satu Putaran Bukan Cuma Ucapan, TKD Sumut: Ada Hitungan Rasional

PETANI: Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto bersama Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumut, Ade Jona Prasetyo saat mengunjungi para petani di Sumut. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sumut, Ade Jona Prasetyo mengungkapkan, target kemenangan satu putaran yang diusung pasangan Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, bukan hanya ucapan semata. Target tersebut berdasarkan hitungan secara rasional.

Target ini disampaikan setelah melihat elektabilitas pasangan dengan tagline ‘gemoy’ itu yang terus meningkat. Bahkan, dari hasil survei yang dilakukan berbagai lembaga, pasangan ini terus berada di atas para pesaing-pesaingnya.

Dominasi ini menjadi salah satu bukti dari bukti-bukti lainnya, target tersebut bukan sesuatu yang berlebihan. Pria yang juga maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil Sumut 1 nomor urut 2, dari Gerindra itu juga menjelaskan, hasil survei dilakukan berbanding lurus dengan jumlah massa yang hadir dalam setiap kegiatan kampanye Prabowo-Gibran, di berbagai daerah. Jumlah massa mencapai puluhan ribu, bahkan ratusan ribu. Ini membuktikan popularitas Prabowo-Gibran menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan.

“Ramainya massa yang hadir dalam setiap kampanye terbuka maupun hasil survei, menandakan masyarakat semakin percaya dengan Prabowo-Gibran memimpin negara ini ke depan. Oleh sebab itu, Tim Kemenangan Prabowo-Gibran, terkhusus TKD Prabowo-Gibran Sumut akan memberikan dukungan terbaik untuk mendorong kemenangan pasangan ini,” tegasnya.

Apa yang disampaikan Jona juga dikuatkan dengan pernyataan Wakil Ketua Umum dan Juru Bicara Partai Garuda, Teddy Gusnaidi. Melalui cuitannya di akun Twitter/X miliknya, memberikan penjelasan rasional terkait kemungkinan Prabowo-Gibran meraih kemenangan dalam satu putaran.

Dijelaskannya, ada tiga alasan yang menjadi pertimbangannya. Pertama, modal suara. Modal suara Prabowo untuk Pemilu 2024, sekiranya dapat diidentifikasi dari suara pemilih pada Pemilu 2014 dan 2019. Selisih suara antara Prabowo dan Jokowi pada kedua pemilu tersebut tidak terlalu signifikan yang dimana sama-sama berjumlah cukup besar.

Kedua, pergeseran suara pendukung dari Jokowi ke Prabowo. Di mana, perolehan suara Prabowo akan meningkat di Pilpres 2024. Munculnya Gibran sebagai pasangan calon wakil presiden setidaknya akan semakin memberikan keyakinan bagi pendukung Jokowi untuk memberikan suaranya pada Prabowo.

Ketiga, sosok kandidat lain akan mempengaruhi keputusan pemilih, terutama pemilih muda yang masih meraba-raba pilihan politik mereka. Dukungan dari para pemilih ini memperkuat posisi Prabowo.

Dikatakan Teddy, data menunjukkan bahwa pemilih Prabowo pada Pemilu 2014 mencapai 62 juta, meningkat menjadi 68 juta pada Pemilu 2019. Pada Pemilu 2024, mayoritas pemilih Jokowi beralih mendukung Prabowo seiring sikap berseberangan yang diambil salah satu kandidat lain terhadap Jokowi.

“Meski dalam posisi yang menguntungkan, Prabowo-Gibran menunjukkan sikap rendah hati dan fokus pada kampanye mereka. Mereka tidak terlalu percaya diri dan tetap berupaya keras untuk memenangkan pemilu presiden satu putaran,” ungkapnya. (dwi/ram)

Ade Jona: Jangankan Kalah, Seripun Kami Tak Mau

DOA: Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto bersama Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumut, Ade Jona Prasetyo berdoa bersama saat berkunjung ke Sumut. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo menegaskan, barisan pendukung Calon Presiden (Capres) nomor urut dua adalah petarung yang siap merebut hati rakyat untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran, pada kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, pada 14 Februari 2024 mendatang.

Bahkan, pria yang akrab disapa Jona ini dengan semangat tinggi mengungkapkan, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka harus menang. “Jangankan dikalahkan, seri pun kami tidak mau. Kami di sini adalah petarung-petarung yang siap memenangkan bapak Prabowo,” ungkap Ade Jona, Selasa (16/1/2024).

Di hadapan ratusan ribu masyarakat yang hadir dalam kegiatan kemarin, Jona mengungkapkan, masyarakat sangat antusias atas kedatangan Prabowo. Ini dibuktikan dengan sambutan masyarakat yang luar biasa dari Bandara Internasional Kuala Namu (KNIA) Deliserdang hingga ke lokasi kegiatan, Gedung Serba Guna.

“Masyarakat Sumut yakin dan percaya hanya Pak Prabowo lah yang bisa memimpin Indonesia nantinya dan membuat Indonesia menjadi bangsa dan negara adil dan makmur. Antusiasme masyarakat yang hadir juga membuat TKD Prabowo-Gibran Sumut semakin yakin kemenangan satu putaran semakin dekat,” tegasnya. (dwi/ram)

Jenderal Perang Amerika Pernah Memuji Prabowo Subianto

AKTIF: Prabowo Subianto saat masih aktif sebagai Danjen Kopassus RI bersama Jendral asal Amerika Serikat, Wayne Alan Downing. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo mengungkapkan, Prabowo Subianto merupakan sosok yang memiliki sejumlah prestasi mentereng, baik saat masih menjadi prajurit aktif maupun saat menjabat menjadi Menteri Pertahanan Republik Indonesia (RI).

Bahkan, prestasi ini sudah diketahui masyarakat luas. Mengingat, informasinya sudah tersebar dan mudah didapat dari berbagai sumber pencarian.

“Masyarakat tahu betul siapa Pak Prabowo. Buktinya elektabilitas kita masih yang tertinggi, walaupun sudah dicecar pada Debat Capres kemarin. Kita bisa cari di internet kok prestasi Pak Prabowo. Jangankan di kandang, Pak Prabowo juga berani buka suara di ruang Internasional,” ungkap pria yang akrab disapa Jona, ketika mengomentari salah satu akun yang memposting pujian jendral asal Amerika Serikat di salah satu media sosial baru-baru ini, Selasa (16/1/2024). Postingan itu mendadak viral.

Jona juga menuliskan komentarnya, Indonesia saat ini butuh presiden yang bisa merepresentasikan kekuatan Indonesia. “Bersama rakyat, TKD Prabowo-Gibran Sumatera Utara siap memenangkan pasangan Prabowo-Gibran,” tegasnya.

Pujian seorang Jendral asal Amerika Serikat, yakni Wayne Alan Downing diposting pertama kali @motuba_ofisial. Dia memposting pujian jendral perang Amerika Serikat itu yang disampaikan, saat Prabowo masih aktif sebagai prajurit. Sebab, Wayne sendiri sudah meninggal 2007 lalu.

Postingan itu mendadak viral dan dipenuhi berbagai komentar pujian dari para netizen. Termasuk Ade Jona ikut mengomentarinya.

Diketahui, Jendral Downing pernah bertemu dengan Stanley A Weiss, ahli Keamanan Internasional. Pada pertemuan inilah ia mengakui kehebatan Prabowo Subianto sebagai salah satu prajurit yang pernah menimba ilmu di Amerika Serikat.

“Di antara semua tentara yang pernah saya didik, hanya ada dua orang yang paling menonjol. Pertama, Abdullah II bin al-Hussein yang menjadi Raja Yordania. Kedua, Prabowo Subianto, mantan Danjen Kopassus Indonesia, ” ucapnya.

Beberapa tangkapan komentar atas postingan tersebut yakni, @mjulianaji mengutarakan kebingungannya mengenai nilai yang diberikan. “Nilai 11 ini ironis, Prabowo ini Menhan terbaik se-Asia,” Ucapnya. Kemudian akun @ekha_wiratama0106 memberikan sanjungan terhadap prestasi Prabowo, “Dihina di negara sendiri, dipuji di negeri orang,”. (dwi/ram)

Ini Dia 5 Peluang Karir Menjanjikan di Industri Kripto Tahun 2024

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Tahun 2024 telah menjadi tonggak sejarah bagi industri kripto dengan pertumbuhan yang pesat, baik dari sisi transaksi maupun pengguna serta transformasi mendalam dalam lanskap keuangan global. Seiring dengan popularitas yang terus meningkat, Upbit Indonesia melihat industri kripto telah menciptakan berbagai peluang karir yang menarik bagi individu yang tertarik dan ingin mendalami tentang teknologi blockchain.

Adapun beberapa jenis pekerjaan yang menjanjikan di dunia kripto pada tahun 2024 menurut Upbit Indonesia yakni:

Blockchain Developer
Seiring dengan teknologi blockchain yang terus berkembang, profesi ini membutuhkan keterampilan teknis dan pemahaman mendalam tentang teknologi blockchain untuk terus merancang, mengembangkan, dan mengimplementasikan aplikasi atau protokol yang berbasis blockchain.

Analis Data
Dengan jumlah data blockchain yang terus berkembang, terdapat peluang karir untuk menjadi analis data kripto. Kemampuan untuk menganalisis transaksi, tren pasar, dan perilaku pengguna dapat memberikan informasi berharga bagi perusahaan dan investor dalam membuat keputusan yang tepat.

Manajemen Risiko dan Kepatuhan
Seiring dengan peningkatan pengawasan terhadap industri kripto, terdapat kebutuhan yang lebih besar untuk profesional yang dapat mengelola risiko dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan. Perusahaan kripto membutuhkan ahli yang memahami kerangka kerja regulasi global dan juga dapat mengembangkan strategi kepatuhan yang efektif.

Manajer Komunitas dan Pemasaran
Dengan komunitas kripto yang terus berkembang, manajer komunitas dan pemasaran bekerja untuk membangun, memelihara, dan memperluas komunitas pengguna. Lingkup pekerjaannya meliputi pengelolaan media sosial, organisasi acara, dan kampanye pemasaran untuk meningkatkan visibilitas proyek atau perusahaan.

Konsultan Regulasi Kripto
Dengan meningkatnya perhatian pemerintah terhadap regulasi kripto, konsultan regulasi kripto memberikan panduan kepada perusahaan dan proyek untuk memastikan kepatuhan dengan peraturan yang berkembang.

Chief Operating Officer Upbit Indonesia, Resna Raniadi mengatakan, memasuki tahun 2024, industri kripto menawarkan berbagai macam peluang profesi yang bisa dibilang baru dengan cakupan luas, mulai dari teknis hingga nonteknis. ”Beberapa pekerjaan memerlukan ketrampilan teknis serta pemahaman mendalam tentang blockchain, namun ada juga yang menekankan aspek lain seperti aspek keuangan, pemasaran, dan keamanan. Keberagaman profesi di industri kripto menawarkan peluang bagi individu dengan berbagai latar belakang untuk berkontribusi pada revolusi keuangan digital yang terus berkembang ini,” kata Resna Rinaldi.

Baru-baru ini, sebut Resna Rinaldi, Upbit Indonesia juga bekerjasama dengan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) untuk memperkenalkan aset kripto kepada generasi muda melalui campus roadshow. ”Melihat antusiasme yang tinggi pada para mahasiswa ini mengenai aset kripto, membuat kami berkomitmen untuk terus memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat Indonesia tentang aset kripto dan perkembangan teknologi blockchain,” pungkasnya. (rel/adz)

Ganjar Tidur di Rumah Warga untuk Serap Aspirasi, Bukan Gimmick

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Juru bicara (Jubir) TPN Ganjar-Mahfud, Aryo Seno Bagaskoro mengatakan, calon presiden nomor 3 Ganjar Pranowo kerap bermalam di rumah warga saat kampanye untuk mendengarkan aspirasi masyarakat di Pilpres 2024. Menurut Seno, bermalam di rumah warga bukan sekadar gimmick belaka.

“Pak Ganjar biasa melakukan itu. Tidur di rumah warga bagian dari blusukan, mendengarkan suara dan kebutuhan warga dari dekat,” ujar Seno kepada wartawan, Senin (15/1).

Seno menyebut blusukan Ganjar ini juga beriringan dengan banyak pendekatan kampanye yang lain. Berdialog dengan beragam elemen masyarakat, berdiskusi dengan anak-anak muda, juga bertemu dengan sebanyak-banyaknya persoalan. “Intinya adalah Pak Ganjar tidak takut, tidak ragu-rabu, tidak canggung bertemu dengan rakyat. Karena memang dari rakyatlah sumber beliau,” katanya.

Seno menyebut, cara-cara Ganjar sangat berbeda dengan calon presiden nomor 2 Prabowo Subianto, yang diklaim sebagai penerus Presiden Joko Widodo. Menurutnya, Prabowo selama ini tak bisa melakukan blusukan seperti Ganjar.

“Berbeda dengan Ganjar Pranowo yang telah keliling ke lebih dari 180 titik kabupaten dan kota di Indonesia. Pak Prabowo cenderung meledak-ledak saat menghadapi tekanan, sedangkan Pak Ganjar bicara dan bekerja berbasis data,” katanya.

Seno juga menyinggung program-program Ganjar yang lebih menyentuh rakyat kecil. Ia membandingkan program makan siang dan susu gratis yang diperkirakan membutuhkan dana kurang lebih Rp400 triliun dan berpotensi tidak berpihak pada UMKM.

“Sedangkan Pak Ganjar punya 21 program unggulan, termasuk KTP Sakti, 1 Keluarga Miskin 1 Sarjana, Gaji Untuk Guru Ngaji yg berorientasi pada memberi kail daripada ikan dengan biaya lebih hemat,” katanya. (adz)