Home Blog Page 747

Jadi Solusi Kebutuhan Cat, TOA Supertech Hadir di Medan

Puluhan dealer saat menghadiri peluncuran cat TOA Supertech di JW Marriot Hotel, Kota Medan, Sabtu (17/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kebutuhan masyarakat akan cat semakin kompleks dari waktu ke waktu. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, TOA Paint Indonesia meluncurkan TOA Supertech yang diformulasikan untuk kegunaan interior rumah

Dihadiri puluhan dealer, cat TOA Supertech diluncurkan pada acara Dealer Appreciation Night 2024 yang digelar di JW Marriot Hotel, Kota Medan, Sabtu (17/2).

Country Manager TOA Paint Indonesia, Mikael Datu Haryoseto mengatakan, alasan dijadikannya Medan sebagai lokasi diluncurkannya TOA Supertech dikarenakan sebagai salah kota terbesar di Indonesia. “Kita sudah 11 tahun berdiri di Indonesia, TOA berasal dari Thailand,” kata Mikael.

Dijelaskannya, strategi peluncuran TOA Supertech sangat berfokus pada 2 pilar utama, yaitu inovasi dan memenuhi kebutuhan pasar.

Pertama, TOA berkomitmen menyajikan inovasi terbaru dalam formula cat yang memberikan daya tahan tinggi, minim cipratan, dan hasil akhir yang bagus.

Kedua, memahami pentingnya pemenuhan kebutuhan pasar, TOA Supertech dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat, memberikan nilai tambah kepada pengguna.

“TOA Supertech memperhatikan kesehatan pengguna dengan tidak menggunakan merkuri dan timbal. Supertech juga sudah low VOC, sehingga potensi transfer atau kontaminasi zat-zat karsinogen ke dalam tubuh sudah diminimalisir,” jelasnya.

Selain itu, juga diperkenalkan sealant dengan berbagai varian unggulan, termasuk silicone dan acrylic. Dalam kategori silicone, TOA Paint menawarkan varian acetic dan netral, memberikan pilihan yang lebih luas sesuai dengan kebutuhan spesifik.

“Kelebihan ini memberikan fleksibilitas dan kinerja terbaik dalam berbagai aplikasi, baik di dalam, di luar ruangan, dan perbaikan pada dinding beton,” Mikael menerangkan.

“Untuk segmen waterproofing, dihadirkan 2 pilihan andal, Cement Waterproof 2K dan PU Waterproofing,” lanjutnya.

Mikael Datu menerangkan, pihaknya terus melakukan riset dan pengembangan untuk menciptakan formulasi cat yang ramah lingkungan, tahan lama, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.

“Kami memperluas portofolio dengan mengintegrasikan berbagai solusi cat untuk berbagai segmen pasar, termasuk interior, eksterior, pelapis, dan produk khusus. Hal ini memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks,” terangnya.

“Tak hanya itu, keberlanjutan menjadi fokus utama dalam strategi. Kami berkomitmen untuk mengurangi jejak lingkungan kami dengan menghadirkan produk ramah lingkungan dan menerapkan praktik-produksi yang berkelanjutan,” sambungnya.

Mikael Datu juga mengungkapkan, di tahun 2024 ini pihaknya berencana meningkatkan market share menjadi 100 persen dari tahun sebelumnya. “Serta meningkatkan kapasitas produksi pabrik mencapai 2.5 juta liter perbulan per 1 shift,” pungkasnya. (rel/tri)

Pemkab Langkat Belum Surati Pemprovsu untuk Segel Diskotek SF

Diskotek SF di Desa Beruam Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat beroperasi secara ilegal.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Langkat belum menyurati Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk melakukan penindakan hingga penyegelan terhadap Diskotek SF yang terletak di Desa Beruam, Kecamatan Kuala. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Sumut, Faisal Arif Nasution mengamini hal tersebut.

“Saya cek aplikasi belum ada, hardcopy belum ada saya baca. Kalau ada suratnya kirimkan aja,” kata Faisal, akhir pekan lalu.

Meski ilegal, Diskotek SF tetap terus beroperasi. Bahkan, tempat disko yang berdiri di perkebunan sawit ini menggelar pesta dengan mengundang DJ dari luar Langkat.

Acara dimaksud digelar pada hari pemungutan suara, Rabu (14/2/2024). Menanggapi ini, Kasatpol PP Langkat, Dameka Singarimbun menyebut, hal tersebut akan dibawa ke dalam rapat bersama unsur terkait di Pemprov Sumut.

“Ya, sebagai bahan bukti-bukti untuk rapat nanti di tingkat provinsi,” kata Dameka.

Dia menyebut, unsur Forkopimda Kuala sudah menyurati Pemkab Langkat terkait pertemuan mereka. Oleh Pemkab Langkat, kata Dameka, akan menyurati Pemprov Sumut untuk melakukan penindakan terhadap Diskotek SF.

“Untuk menindaklanjuti hasil rapat (kecamatan), di Provinsi dibentuk tim terpadu untuk bersama-sama turun menertibkan diskotek tersebut. Sesuai dengan PP nomor 5 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko Kewenangan,” tukasnya.

Diskotek SF nekat beroperasi yang berdiri di areal perkebunan sawit. Meski begitu, hal tersebut tak menyurutkan langkah menejemen Diskotek SF untuk kembali beroperasi.

Bangunan THM ini diduga ilegal dan telah melanggar Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Langkat. Meski begitu, Diskotek SF kembali beroperasi pada Januari 2024.

Bahkan, Menejemen Diskotek SF sukses menggelar acara dengan mengundang DJ ternama asal Kota Medan pada malam Hari Ulang Tahun Kabupaten Langkat, Selasa (16/1/2024). Hal tersebut menjadi pertanyaan masyarakat kenapa diskotek yang pernah disegel Pemkab Langkat dapat kembali beroperasi.

Masyarakat resah dengan keberadaan THM tersebut. Terlebih lagi, hal ini tidak sejalan dengan visi Kabupaten Langkat yang religius.

Pun begitu, Diskotek SF kembali menggelar pesta serupa untuk kali kedua, Kamis (25/1/2024). Pada event pertama dengan tiket masuk Rp50 ribu per orang, pengunjung cukup padat.

Dentuman musik yang dimainkan oleh sang DJ, menambah semangat pengunjung berpesta. (ted/azw)

Kapolres Pelabuhan Belawan Dampingi Kunker Menteri Koordinator PMK

KUNKER: Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban, SH SIK MKP mendampingi kunker Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Kebudayaan (PMK), Prof. DR Muhadzir Efendi, MAP di wilayah Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Sabtu (17/02/24).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban SH SIK MKP mendampingi kunjungan kerja (kunker) Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Kebudayaan (PMK), Prof DR Muhadzir Efendi MAP di wilayah Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Sabtu (17/02/24).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau pengerjaan perbaikan sarana umum yang dikerjakan oleh PUPR di Belawan dan penyaluran bantuan pangan cadangan pemerintah.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PMK menyampaikan rencana pembangunan rumah susun dan tempat pengolahan sampah di Belawan Bahari untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Hadir dalam kegiatan ini, antara lain Pj Gubernur Sumatera Utara Hasanuddin, Wali Kota Medan M Bobby Afif Nasution SE MM serta Dandim Tabes Kota Medan Kolonel INF Ferry Muzawwad SIP Msi.

Turut hadir pula perwakilan dari PT POS, Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, Kementerian PUPR, Muspika Kecamatan Medan Belawan, dan tamu undangan lainnya. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan wilayah Belawan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Kapolres Pelabuhan Belawan mengapresiasi kunjungan tersebut sebagai langkah penting dalam memperbaiki infrastruktur dan memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Dengan adanya kerjasama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan instansi terkait, diharapkan pembangunan di Belawan dapat berjalan lebih baik demi kesejahteraan bersama.(mag-1/azw)

Kadin Sumut Komitmen Persiapkan Gen Z Hadapi Dunia Usaha dan Dunia Kerja

Wakil Ketua Umum Kadin Sumut Bidang Dikbud Indra Prawira foto bersama peserta pada Bincang Bisnis Bersama Pelajar di SMAN 12 Medan, baru-baru ini (15/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut berkomitmen terus mempersiapkan Generasi Z menghadapi dunia usaha dan dunia kerja. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Kadin Sumut Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Indra Prawira saat kegiatan Bincang Bisnis: Dunia Usaha, Dunia Kerja dan Literasi Finansial di SMAN 12 Medan, Kamis (15/2).

Menurut Indra, Gen Z adalah generasi yang sangat lekat dengan kemajuan digital, dan menghabiskan banyak waktu menggunakan smartphone. Hal tersebut harus dibarengi dengan budaya positif dan produktif untuk pengembangan diri dan peningkatan kompetensi bagi pelajar. “Berbagai masukan positif terkait dunia usaha dan dunia kerja juga perlu dilakukan, karena dunia usaha dan dunia kerja berubah masif seiring dengan kemajuan digital,” jelasnya.

Indra juga menjelaskan pentingnya soft skill bagi pelajar untuk mewujudkan cita-citanya. Kemampuan seperti komunikasi, leadership, problem solving, kerjasama tim dan lainnya sangat dibutuhkan agar mereka bisa kompetitif dan unggul di masa depan. “Kesiapan pelajar memasuki dunia usaha dan dunia kerja diharapkan berdampak langsung pada perluasan kesempatan kerja, pengurangan pengangguran, juga peningkatan perekonomian daerah dan nasional,” tegas Indra Prawira.

Sementara itu, Kepala SMAN 12 Medan Theresia Sinaga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kadin Sumut yang telah menunjukkan kepeduliannya untuk kemajuan pendidikan, khususnya bagi para pelajar di SMAN 12 Medan. Pihaknya juga mengharapkan kerjasama yang berkelanjutan dengan Kadin Sumut.

Kegiatan ini merupakan rangkaian roadshow kerjasama Kadin Sumut dan Universitas Deli Sumatera. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di SMAN 15 Medan dan SMKN 8 Medan. Sebagai narasumber kegiatan dari kadin Sumut yaitu Mustika Dewi dan Moudy Respati, serta dari akademisi Yessi Kurnia Arjani Manik. Puluhan pelajar peserta kegiatan tampak antusias mengikuti dialog, banyak di antara mereka mengajukan pertanyaan dan diskusi menanggapi para narasumber.

Turut hadir pada kegiatan ini Direktur Eksekutif KADIN Sumut Diaz Wardianto WK beserta tim sekretariat, perwakilan Universitas Deli Sumatera dan para Wakil Kepala Sekolah serta guru SMAN 12 Medan. (adz)

Warga Tionghoa Medan Utara Laksanakan Tradisi Sembahyang Tebu.

Warga Tionghoa Medan Utara melaksanakan tradisi sembayang tebu yang digelar di Kawasan Komplek Tzu Chi, Perumahan Simpang Kantor, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (17/02/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pascadelapan hari Perayaan Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili, warga Tionghoa Medan Utara melaksanakan tradisi sembahyang tebu yang digelar di Kawasan Komplek Tzu Chi, Perumahan Simpang Kantor, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (17/02/2024).

Pelaksanaan tradisi sembayang tebu ini merupakan rangkaian tradisi yang dilakukan warga Tionghoa setiap tahunnya dengan diwakili oleh salah satu dari 12 hewan yang berbeda yang ada didalam Zodiak China atau shio di tahun 2024, dan berpindah dari Tahun Kelinci menjadi Tahun Naga.

Sekitar pukul 11 malam, sebagian kecil warga Tionghoa yang ada di sekitaran Medan Labuhan tengah melakukan persiapan untuk menggelar ritual, seperti persiapan dupa, hio, baju thikong dan beberapa makanan, yang ritual tersebut akan dilaksanakan pada pukul 12 malam.
Kawasan Komplek Tzu Chi ini merupakan tempat paling aktif ketika menggelar tradisi sembahyang tebu, dikarenakan sebagian besar warga Tionghoa masih melaksanakan tradisi leluhur yang sudah jarang dilaksanakan setelah Imlek tersebut.

Rudi, ketika ditemui Sumut Pos mengatakan pelaksanaan tradisi sembayang tebu pada malam hari ini bertujuan untuk memperlancar rezeki serta panjang umur dan juga mewujudkan Indie sua selalu maju dan makmur.

Ia mengatakan, tidak ada persiapan khusus, apalagi harus ke Vihara, sembayang tebu cukup dilakukan di teras-teras rumah, ritualnya juga tetap menggunakan dupa, hio, baju thikong dana sejumlah makanan persembahan, dan yang membedakan adalah hari pelaksanaannya dana tentunya juga akan disertakan batangan tebu yang telah dihias.

Sekadar mengingatkan, jika sembayang tebu tersebut terjadi karena adanya perang yang melibatkan suku hokian, yang kemudian terjebak di dalam pertempuran tersebut, saat pergantian tahun, mereka bisa bersembunyi di ladang-ladang tebu, tanpa bisa beribadah dan merayakan Imlek.

Kemudian pada hari kedelapan, suku Hokian ini baru memberanikan diri keluar dan merayakan Tahun Baru Imlek, hingga kini tradisi itu terus dijaga oleh Suku Hokkian masa kini, tentunya dengan penuh suka cita.(mag-1/azw)

Sampah Berserakan di Pusat Pasar Sidikalang

BERSERAKAN. Terlihat tumpukan sampah berserakan disekitar Pusat Pasar Sidikalang tepatnya di jalan Sekolah, Minggu (18/2/2024).RUDY SITANGGANG/Sumutpos.Jawapos.com.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Sampah berserakan di lokasi Pusat Pasar Sidikalang, Kabupaten Dairi. Amatan wartawan, Minggu (18/2), tumpukan sampah paling banyak terdapat disekitar jalan Sekolah.

Menurut sejumlah warga sekitar, tumpukan sampah dan berserakan itu, sudah terjadi sejak 4 sampai 5 hari lalu.
Pihak managemen PD Pasar Dairi, kelihatanya tidak perduli dengan keadaan itu. Warga mengaku, sangat terganggu dengan kondisi itu.

“Tumpukan sampah-itu mengeluarkan bau busuk dan telah berdampak buruk bagi kesehatan mereka,” ujar warga yang tidak bersedia namanya dipublikasi.
Menurut warga, kondisi seperti kerap terjadi.

Kita protes, baru diangkut atau dibersihkan, kata warga itu. Warga maupun para pedagang berharap, sampah-sampah itu bisa segera diangkut/dibersihkan karena sudah sangat meresahkan,” harapnya. (rud/azw)

Ganjar-Mahfud Dinilai Bukan Representasi Akar Rumput PDIP

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tingginya raihan suara PDI Perjuangan di Sumatera Utara tak berbanding lurus dengan perolehan suara Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Pasalnya, berdasarkan hasil penghitungan suara sementara KPU, perolehan suara Ganjar-Mahfud di Sumut tak jauh berbeda dengan hasil Quick Count sejumlah lembaga survei nasional yang menegaskan bahwa Ganjar-Mahfud tertinggal jauh dari dua pasangan capres-cawapres lainnya.

Pantauan Sumut Pos Minggu (18/2/2024) pagi di laman resmi KPU, yakni pemilu2024.kpu.go.id yang diperbaharui pada Sabtu (17/2/2024) Pukul 19.30 WIB, progres suara capres-cawapres yang masuk untuk Provinsi Sumatera Utara sebesar 53,46 persen atau 24.525 dari 45.875 TPS.

Hasilnya, capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo – Gibran, unggul sementara di urutan pertama dengan raihan 1.642.266 suara atau unggul 59,34 persen. Diurutan kedua, ditempati oleh pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan raihan 781.583 suara atau 28,24 persen. Dan terakhir, pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo – Mahfud MD mendapatkan urutan suara terkecil dengan raihan 343.504 suara atau 12,41 persen.

Menanggapi hal itu, Pengamat Politik Sumatera Utara, Agus Suriyadi, memandang fenomena ini sebagai bukti bahwa masyarakat Indonesia pada umumnya, termasuk Sumatera Utara pada khususnya, sudah semakin kritis dalam memberikan penilaian untuk menentukan siapa capres-cawapres yang akan dipilih.

Agus Suriyadi menerangkan, dahulu bila masyarakat memilih partai A, maka masyarakat tersebut juga cenderung akan memilih pemimpin yang diusung oleh Partai A. “Tapi kali ini kebiasaan itu sudah bergeser, masyarakat punya kemerdekaan dalam memilih. Warga yang memilih caleg PDIP untuk DPR RI, DPRD Sumut, dan DPRD Kabupaten/Kota di Sumut, kebanyakan justru tidak memilih Ganjar-Mahfud. Buktinya, keunggulan PDIP di Sumut pada Pemilu 2024 tidak berbanding lurus dengan keunggulan Ganjar-Mahfud di Sumut,” ucap Agus Suriyadi kepada Sumut Pos, Minggu (18/2/2024).

Agus pun menyebutkan, fenomena ini harus menjadi bahan evaluasi PDIP bagi setiap kadernya. Khususnya, kepada para caleg PDIP yang maju di Pemilu 2024.

“Caleg-caleg PDIP meraih suara tinggi, tapi capres-cawapres yang diusung PDIP justru meraih suara terendah. Bisa disimpulkan bahwa caleg-caleg mereka hanya sibuk mengkampanyekan dirinya, namun tidak sibuk mengkampanyekan capres-cawapres yang diusung partainya,” ujarnya.

Selanjutnya, sambung Agus, rendahnya suara Ganjar-Mahfud di Sumut yang tidak berbanding lurus dengan tingginya raihan suara PDIP di Sumut dapat dijadikan bukti bahwa para kader, simpatisan, dan relawan PDIP tidak menilai sosok Ganjar – Mahfud sebagai representasi dari ‘akar rumput’ PDIP.

“Ini bukti Ganjar-Mahfud bukan representasi akar rumput PDIP. Berbeda jauh saat PDIP mengusung Jokowi di Pemilu 2014 dan 2019. Saat itu semua kader, simpatisan dan relawan PDIP bekerja keras untuk memenangkan Jokowi. Hasilnya saat itu bukan hanya PDIP yang merajai kursi di parlemen, tetapi Jokowi juga bisa memenangkan Pilpres dua kali berturut-turut,” katanya.
Agus juga menilai, pengaruh Jokowi juga masih cukup besar di kalangan pemilih PDIP. Sebab meski tak lagi berada di PDIP, namun masih cukup banyak pemilih PDIP yang mengikuti jalan politik Jokowi.

“Hasilnya, masyarakat pemilih PDIP tetap setiap memilih PDIP untuk posisi parlemen di Pemilu 2024 ini. Akan tetapi untuk pilihan calon presiden, para pemilih PDIP justru mengikuti jalan politik Jokowi, yakni memberikan dukungan kepada Prabowo-Gibran,” pungkasnya.
(map/azw)

Ade Jona Masih Mimpin Suara Caleg DPR Gerindra Dapil I Sumut

Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN-SUMUTPOS.CO – Ade Jona Prasetyo masih memimpin sementara perolehan suara calon legislatif (caleg) DPR RI Dapil Sumatera Utara (Sumut) 1 dari Partai Gerindra.

Berdasarkan perhitungan suara sementara yang dilakukan KPU, Per 17 Februari 2024, Pukul 15.00 WIB, caleg nomor urut dua ini meraih 13.864 suara.

Adapun, jumlah suara yang dihitung masih berkisar 32,31 persen, yakni 5.082 TPS dari 15.731 TPS se Sumut.

Jumlah suara pria yang juga menjabat Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumut ini, akan diprediksi terus meningkat, seiring dengan terus dilakukannya penghitungan sisa suara.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Sumatera Utara, khususnya dapil Sumut 1 yang telah memilih saya. Mempercayakan suaranya kepada saya,” ungkap pria yang akrab disapa Jona, Sabtu (17/2) malam.

Dirinya berjanji akan memperjuangkan hak-hak masyarakat di parlemen bila nanti benar-benar terpilih. “Saya akan bekerja sesuai tupoksi sebagai anggota dewan dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat, baik itu pendidikan. Saya juga akan membantu masyarakat dalam mendapatkan lapangan pekerjaan,” katanya.

Dirinya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Sumut untuk sama-sama mengawal penghitungan suara di KPU yang saat ini masih berlangsung. “Dengan begitu tidak ada kecurangan dan fitnah,” tandasnya. (dwi/azw)

Program Makan Siang Minum Susu Gratis Prabowo Berlaku Usai Dilantik

Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Istimewa-Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo mengatakan, program makan siang dan pemberian susu gratis merupakan salah satu program andalan pasangan capres nomor urut 02 tersebut. Program ini akan langsung dilaksanakan bila pasangan dengan tagline gemoy itu dilantik menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2024-2029.

Hal ini disampaikan Jona menyikapi ramainya pemberitaan di berbagai media terkait penundaan pemberian makan siang dan susu gratis. Di mana, dalam pemberitaan program tersebut baru berjalan 2029.

“Saya tidak tahu miss nya dimana. Apakah masyarakat salah menangkap apa yang disampaikan atau hanya membaca judulnya. Inikan program andalan Pak Prabowo dan Mas Gibran. Jadi, begitu mereka dilantik, program ini langsung dijalankan,” ungkapnya, Sabtu (17/2) malam.

Dia menegaskan, program ini tidak sekadar hanya memberi makan dan susu kepada siswa semata. Tapi, membantu untuk pertumbuhan gizi dan ibu hamil. Program ini juga membantu negara di beragam aspek.

“Program ini juga melibatkan UMKM dan membantu mengembangkan usaha pelaku UMKM. Jadi, banyak membantu beberapa pihak. Makanya, ayo kita dukung,” tambahnya.

Dikatakannya, program ini dilakukan bertahap dengan tujuan untuk menjaga stabilitas keuangan negara. Selain itu, untuk menjaga keseimbangan taks rasio guna mengantisipasi pembengkakan anggaran.

“Program ini terus berjalan. Puncaknya 2029. Jadi, bukan 2029 baru dikerjakan. Semoga program ini bermanfaat untuk masyarakat Indonesia,” tambahnya. (dwi/azw)

Zalsa Fokus Hadapi PON 2024

Zalza Nabilla Amoragam

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Petinju Sumatera Utara, Zalza Nabilla Amoragam tidak hanya ingin sekadar tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/Aceh-Sumut. Petunjuk berusia 24 tahun itu ingin meraih medali emas.

“Persaingan di PON 2024 mendatang pasti berat. Namun dengan latihan dan persiapan maksimal, InsyaAllah saya yakin bisa meraih medali emas,” ujar Zalza Nabilla di Medan, Sabtu (17/2/2024).

Atlet yang akrab dipanggil Zalsa ini merupakan salah petunjuk yang dipersiapkan Petina Sumut ke PON 2024 mendatang. Di even akbar olahraga Tanah Air itu, putri pasangan Amoragam Hi Hamza dengan Maryam Ahmad tersebut diproyeksikan tampil pada kelas 50 kg putri.

“Motivasi dari kedua orang tua dan keinginan dari almarhum kakek membuat saya semakin semangat menghadapi PON 2024 ini. Saya ingin mewujudkan cita-cita dari Almarhum Kakek,” tambahnya.

Ya, almarhum sang kakek memiliki peranan penting dalam perjalanan karir Zalsa sebagai petinju. Dari sang kakek Almarhum Simin Siregar lah, wanita kelahiran 2 Mei 2000 itu mengenal tinju.

“Saya mengenal tinju dari almarhum kakek yang merupakan mantan petinju. Awalnya melihat-lihat saja, tapi lama kelamaan menjadi suka. Setelah itu, saya memutuskan menjadi petunjuk,” ungkap anak kedua dari empat bersaudara ini.

Zalsa ingat pertama kali dia berlatih tinju pada tahun 2013 lalu. Saat itu dia pertama kali gabung dengan Sasana Garuda Jaya Boxing Camp, tempat kakeknya melatih tinju.

Selama menekuni tinju, Zalsa sudah meraih segudang prestasi. Terakhir dia menjadi juara pada Kejurda Tinju Sumut 2023 di Pematangsiantar. Keberhasilan itu juga mengantarkannya masuk Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON Sumut.

“Di Pelatda, saya latihan enam hari dalam seminggu. Hanya libur sehari dalam seminggu. Ini dilakukan agar bisa meraih prestasi di PON 2024 mendatang,” jelasnya.

Keseriusannya untuk menggapai medali pada PON 2024 mendatang membuatnya fokus latihan. Dia memutuskan tidak bekerja, sehingga bisa lebih fokus mempersiapkan diri. “Saya fokus latihan agar bisa meraih emas di PON nanti,” pungkasnya. (dek)