31 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 777

11 Caleg DPRD Medan Dicoret dari DCT, KPU Medan Beri Waktu 3 Hari untuk Klarifikasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan mencoret 11 nama Caleg dari Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPRD Kota Medan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 14 Pebruari 2024. Kendati demikian, 11 nama caleg tersebut belum dinyatakan gugur atau terhapus secara permanen dari DCT.

“Benar, ada 11 nama (yang dicoret dari DCT),” ucap Ketua KPU Kota Medan, Mutia Atiqah, Selasa (2/1/2024).

Kendati demikian, kata Mutia, KPU Medan masih memberikan kesempatan untuk para caleg tersebut untuk memberikan jawaban klarifikasi atau upaya hukum dari caleg ataupun 0artai pengusung terhitung tiga hari jam kerja sejak terbitnya surat keputusan pencoretan dari KPU.

“Sesuai aturan, kepada yang bersangkutan diberikan waktu 3 hari kerja untuk hak klarifikasi upaya hukum. Lewat 3 hari tidak ada klarifikasi dari Caleg maka yang bersangkutan dinyatakan gugur,” ucap Mutia.

Seperti diketahui, pencoretan itu tertuang dalam Keputusan KPU Kota Medan No.931 Tahun 2023 Tentang Perubahan Kedua Atas Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Medan Nomor 778 Tahun 2023 Tentang DCT Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Medan Dalam Pemilihan Umum Tahun 2024, Tanggal 30 Desember 2023, ditandatangani Ketua KPU Kota Medan Mutia Atiqah.

Artinya, 3 hari kerja sejak SK diterbitkan yakni tanggal 2, 3 dan 4 Januari 2024, KPU Medan sudah harus menerima klarifikasi dari nama-nama yang dimaksud. Jika dalam tiga hari tidak ada klarifikasi, maka caleg tersebut dinyatakan gugur.

Ditambahkan Mutia, ada pun alasan pencoretan dikarenakan 11 caleg tersebut masih terdaftar sebagai tenaga ahli fraksi dan tenaga ahli pakar di DPRD Kota Medan.

“Sebelas nama caleg kita coret karena belum ada kita terima (surat) pengunduran diri atau SK pemberhentian dari Sekwan DPRD Medan ataupun instansi tempat mereka bekerja,” jelas Mutia.

Seperti diketahui, adapun nama 11 caleg yang dicoret KPU Kota Medan dari DCT Anggota DPRD Kota Medan Pemilu 2024, yakni ;

1. Fuad Akbar (PDIP, Dapil Kota Medan 2, Nomor Urut 2)

2. Boydo HK Panjaitan (PDIP, Dapil Kota Medan 4, Nomor Urut 1)

3. Hermanto Sagala (PDIP, Dapil Kota Medan 4, Nomor Urut 4)

4. Thomson A Hutahean (Partai Golkar, Dapil Kota Medan 3, Nomor Urut 8)

5. Muhammad Ichwan (Partai Nasdem, Dapil Kota Medan 3, Nomor Urut 9)

6. Rio Adrian Sukma (Partai Nasdem, Dapil Kota Medan 4, Nomor Urut 2)

7. Zulkifli Miraza (PAN, Dapil Kota Medan 2, Nomor Urut 4)

8. Zulaspan Tupti (PAN, Dapil Kota Medan 3, Nomor Urut 2)

9. Adrizal (PAN, Dapil Kota Medan 4, Nomor Urut 2)

10. Agam Surapaty Ginting (PAN, Dapil Kota Medan 5, Nomor Urut 1)

11. Dedy Mauritz W Simanuntak (PSI, Dapil Kota Medan 5, Nomor Urut 2).

(map/ram)

KAI Sumut Catat 120.430 Tiket Ludes Terjual selama Nataru 2024

STASIUN: Aktivitas penumpang di Stasiun Medan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumut, mengangkut 7.000 penumpang pada 2 Januari 2024. Diperkirakan lonjakan arus balik akan terjadi pada 6 dan 7 Januari 2024, mengingat aktivitas sekolah akan dimulai pada 8 Januari 2024.

“Untuk penumpang hari ini, Selasa 2 Januari 2024 di wilayah Divre I Sumut sebanyak 7.000 penumpang. Jumlah tersebut masih bisa bertambah karena penjualan tiket masih berlangsung sampai dengan keberangkatan kereta malam hari,” ucap Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Anwar Solikhin saat dikonfirmasi Sumut Pos, Selasa (2/1/2024).

Anwar mengungkapkan bahwa lonjakan penumpang terbesar selama masa angkutan masa Nataru 2023/2024, terjadi pada tanggal 1 Januari 2024.

“Pada tanggal 1 Januari 2024, dengan jumlah penumpang sebanyak 8.994 dari kapasitas 9.324 tempat duduk atau 96,46 persen,” ungkap Anwar.

Anwar menjelaskan selama angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru), sejak 21 Desember 2023 hingga 7 Januari 2024, tiket ludes terjual 120.430 tiket atau mencapai 81 persen, dari total kapasitas yang disediakan yakni 146.134 tiket.

Anwar menjelaskan bahwa masa Angkutan Nataru 2023/2024 ini, dilaksanakan selama 18 hari, sejak 21 Desember 2023 sampai dengan 7 Januari 2024.

“Pada masa angkutan Nataru PT KAI Divre I Sumut, mengoperasikan rata-rata 18 KA per hari,” tutur Anwar.

Dari sisi sarana, Anwar mengungkapkan PT KAI Divre I Sumut, telah meyiapkan 71 armada kereta siap guna setiap harinya dan armada lokomotif sebanyak 31 lokomotif setiap hari.

“Keselamatan perjalanan kereta api juga tidak lepas dari dukungan kesiapan sisi jalur rel kereta api. Divre I SU telah melakukan pemetaan area-area yang butuh perhatian khusus, total terdapat ada 9 titik yang terbagi menjadi, 2 titik rawan longsor, 6 titik rawan banjir dan 1 titik rawan ambles,” jelas Anwar.

Demi memastikan perjalanan kereta api selalu aman dan lancar di jalur rel saat masa angkutan Nataru, tahun ini. Lanjut, Anwar mengatakan bahwa PT KAI Divre I Sumut, kembali menambah petugas ekstra, yakni sebanyak 42 PJL ekstra, 9 penjaga di daerah perlu perhatian khusus dan 2 Petugas Pemeriksa Jalur ekstra.

“Selain itu, Divre I Sumut juga menyiagakan alat material untuk siaga (AMUS) berupa batu balast, bantalan, rel, pasir, dan lainnya di 13 titik,” ungkap Anwar.

Sedangkan untuk pengamanan, PT KAI Divre I SU menyiagakan 230 personel yang terdiri dari 195 dari internal Divre I SU (75 Polsuska, 120 PKD/security) dan 35 personel eksternal (Pabin, Babin, Polri dan TNI).

Anwar mengimbau kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara agar berhati-hati saat melewati perlintasan sebidang pada masa Angkutan Nataru. Pasalnya, akan terdapat kereta api tambahan yang dioperasikan, sehingga intensitas KA melintas akan bertambah dari jadwal biasanya.

“Khusus perlintasan sebidang, di wilayah Divre I SU terdapat 448 perlintasan sebidang. Dengan rincian, 111 perlintasan resmi dan dijaga, 337 perlintasan tidak resmi. Sedangkan untuk perlintasan tidak sebidang terdapat 17 flyover dan 18 underpass,” tandas Anwar.(gus/ram)

Raja Kejuruan Metar Bilad Deli XI Beri Gelar Bangsawan ke Sejumlah Tokoh

SELEMPANG: Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI Tuanku Tengku Muhammad Fauzi SKom MH menyematkan selempang ke T Syarifuddin Ibni TM Daud bergelar Tengku Setia Lela Teruna Diraja KMBD.ISTIMEWA.

GELAR Kebangsawanan Kejeruan Metar Bilad Deli (KMBD) dilaksanakan di Hotel Miyana Jalan H Anif Deliserdang Sabtu (30/12).

Gelar diberikan Raja Kejeruan Metar Blad Deli XI YTAM Tuanku Tengku Muhammad Fauzi SKom MH Ibni Zaini Gelar Al-Mulk Akbar Shah kepada sejumlah tokoh dan kerabat yang telah berkontribusi terhadap masyarakat khususnya di wilayah Keejeruan Metar Bilad Deli.

Salah seorang diantaranya adalah Prof Dr Ridha Darmajaya SpBS(K) Ibni Drs Razali yang memperoleh gelar Datok Sri Satya Lencana Negeri KMBD.

Sangat penting melestarikan nilai-nilai budaya Melayu dan meneruskan tradisi di lingkungan Kejeruan Metar Bilad Deli. Seperti diketahui ada Kejeruan Metar Bilad Deli, selain Kesultanan Deli di Tanah Deli.

Pemberian gelar yang sudah keempat kali dilaksanakan ini merupakan salah satu bentuk apresiasi dan rasa terima kasih Raja Kejeruan Metar Blad Deli XI YTAM karena sudah terlibat dalam mengangkat dan membangkitkan eksistensi kejeruan dan juga budaya Melayu. Dengan cara ini, tradisi menjadi terus hidup dan bangkit sebagai warisan budaya yang harus dipertahankan.

Pada gelaran acara, raja memberikan selempang kerajaan dan keris, menyematkan pin penghargaan dan memberikan sertifikat bukti pemberian gelar.

Istimewa pada Sempena Hari Keputraan menutup akhir tahun 2023 adalah selain pemberian gelar kebangsaan datok bergelar, datok cendekia, datok limpah kurnia, datok timbalan, datok perangkat dan datin, juga dilakukan pengangkatan dewan adat dan pengangkatan penghulu-penghulu kejeruan atau kerajaan.

Terdapat 16 penghulu kejeruan dipilih untuk menjadi perwakilan kejeruan dimasyarakat dalam membantu program-program pemerintahan.

Dalam sambutannya, Raja Kejeruan Metar Blad Deli XI YTAM menyampaikan agar semua penerima gelar dan penghargaan untuk selalu amanah dan memegang teguh ikrar janji yang telah diucapkan dengan tidak tinggi hati, terus berbuat banyak kebajikan untuk masyarakat dan menjaga nama baik Kejeruan Metar Bilad Deli.

Acara dibuka dengan prosesi budaya dan ditutup dengan tampilan lagu dari Sendayu Art Entertain, group musik Melayu dari Rumpun Budaya Melayu.

Berikut penerima gelar kebangsawanan dan penghargaan dari Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI YTAM Tuanku Tengku Muhammad Fauzi SKom MH Ibni Zaini Gelar Al-Mulk Akbar Shah.

Tengku Bergelar: T Syarifuddin Ibni TM Daud Gelar Tengku Setia Lela Teruna Diraja KMBD dan Nana Marlina Binti Syahbuddin Gelar Wan Setia Teruni Diraja KMBD. Datok Cendikia: Prof Dr Ridha Darmajaya SpBS(K) Ibni Drs Razali Gelar Datok Sri Satya Lencana Negeri KMBD, Rizwan Ibni Mohammad Syed Gelar Datok Sri Haluan Indera Wangsa Diraja KMBD dan Nur Syahirah Binte Osman
Gelar Datin Sri Haluan Indera Diraja KMBD.

Datok Limpah Kurnia: Dedi Imam Sukanto SKom Ibni Abd Sani Gelar Datuk Bimantara Erlasa Negeri Diraja KMBD, Fajri Akbar SH Ibni Aguswan Gelar Datuk Daksa Satya Wangsa Diraja KMBD, Abd Jalil Ritonga SPd Ibni Luntung Ritonga Gelar Datok Wira Wangsa Diraja KMBD, M Rasyidi Said Lubis SE Ibni Jarie Lubis Gelar Datok Muda Bakti Panca Karsa Diraja KMBD, Muhammad Yusuf Ibni Abdul Halim Datok Kurnia Tirta Wangsa Mabar Setia Diraja KMBD, H Amirhan SE Ibni BASI Gelar Datok Wangsa Metar Niskala Diraja KMBD, Jalaluddin Ibni Abd Aziz Gelar Datok Wangsa Laksana Metar Diraja KMBD, Mohammad Hafiz Ibni Mohammad Nafiah Gelar Datok Indera Wangsa Bangsawan Diraja KMBD dan Ikhwan SH MH Ibni H Adam Lubis Gelar Datuk Panglima Payung Negeri Diraja KMBD.

Datok Perangkat: Zulfan Nazli MAP Gelar Datok Setia Usaha Negeri Diraja KMBD, Datok Irwan Supali ST MKes Ibni Suaini Gelar Datok Setia Panglima Lasjar Diraja KMBD dan T Fitra Yupina Binti T Hapni Syafii Gelar Tengku Setia Sri Pertimbangan Negeri Diraja KMBD.

Datuk Timbalan: Rahmad Ibni M Arsyad Gelar Datok Setia Negeri Diraja KMBD, Datok M. Nasir Ibni Abd Latif Gelar Datok Setia Perkasa Negeri Diraja KMBD dan M Hidayat SSos MA Ibni Sulaiman Gelar Datok Wazir Percut Sungai Merah Diraja KMBD.

Gelaran Datin KMBD: Misbah Zamani Noura, SPdI Binti Muhib Shafwat Gelar Datin Setia Tuan Imam Diraja KMBD, Lisa Pujiati Nst Ibni Zulkarnain Nst Gelar Datin Setia Panglima Perang Diraja KMBD, T Amiza Binti T Mirza Aminullah Al-Haj Gelar Datin Setia Diraja KMBD, Dra Yusrifina Ibni M Yusuf Gelar Datin Setia Usaha Negeri Diraja KMBD dan Julinar Binti Asti Gelar Datin Setia Junjungan Diraja KMBD.

Penghulu timbalan: OK Ahmad Surya Ibni Zaharuddin (penghulu Paya Pasir), OK Fadlan Adam SpdI Ibni Facruddin (penghulu Martubung Luar), OK BaharuddIbni Abdullah (penghulu Martubung Tengah), OK Selamat Alamsyah Ibni Suriadi (penghulu Batang Kilat),
OK M Muhyar Ibni Adzan Nur (penghulu Cingwan), OK Ali Mahdi ST Ibni Babus Salim (penghulu Kampung Alai), OK Hermansyah Ibni Sunarman (penghulu Rawa Badak) dan
OK Arifuddin SH Ibni SPdI Ibni H Abd Jalil (penghulu Kp Besar).

OK Bukhari Ibni Daud (penghulu Aloha), OK Zulfahri Ibni M Nurdin Suhaimi (penghulu Kota Bangun Seberang), OK Salamuddin Ibni Buyung (penghulu Jambai Rambai), OK Khairul Hamdani SKom Ibni Rusli (penghulu Helvetia), OK Syawaldi Ibni Ramli (penghulu Helvetia 2), OK Mustafa Wasir Maidan Ibni Muhit Shafwat (penghulu Titipapan), OK Abdul Halim SS Ibni Muchtar (penghulu Mabar) dan OK Rahmad Ismet Ibni Arba’i (penghulu Kota Bangun Darat).

Dewan ADAT KMBD: Tengku Syarifuddin (penasehat Majelis Dewan Adat KMBD), Datok Hadi Muslim (pengetua Majelis Dewan Adat KMBD), Datok Muhammad Muklis (anggota Majelis Dewan Adat KMBD) dan Datok Zulfan Nazli (anggota Majelis Dewan Adat KMBD).

Bintang Jasa Hari Keputraan Perangkat Adat: Datok Hadi Muslim Ibni Abdul Karim dan Datok Syahrial Fadly Ibni Abdullah. Bintang Jasa Darjah Pratama Limpah Kurnia: Datok Sri H Hidayatullah SE Ibni H Kasim Imas dan Datok H Irfan Hamidi Ibni H Abdul Hamid Wahab. Tampak sejumlah tokoh Melayu hadir, diantaranya Dr Azizul Kholis MSi MPd CMA.
(dmp)

Optimis dr Ade Taufiq Raih Satu Kursi DPRD Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Kota Medan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dr Ade Taufiq SpOG menyapa masyarakat Kecamatan Medan Amplas dan sekitarnya di Jalan Bajak IV Barat, Kelurahan Harjosari II, Medan Amplas, Selasa (2/1). Kegiatan ini mendapat pengamanan langsung dari personel Polrestabes Medan agar berjalan tertib dan lancar.

Zulfan Iskandar, selaku ketua tim pemenangan, mengaku optimis dr Ade Taufiq mendapat satu kursi DPRD Medan dari daerah pemilihan (Dapil) 4 meliputi Kecamatan Medan Amplas, Medan Kota, Medan Area, dan Medan Denai. Pasalnya, kata Zulfan, Ade Taufiq sudah memiliki lumbung-lumbung suara.

“Sebagai dokter, Ade Taufiq memiliki pasien tetap di dapil 4 sebanyak 5.900 pasien. Selain itu, kita juga turin melaksanakan senam sehat di 23 lokasi dengan total 1.100 peserta, dan terdata di aplikasi e-caleg sebanyak 3.000 orang sebagai pendukung dr Ade,” ujar Zulfan.

Menurut Zulfan, Ade Taufiq selain sebagai dokter, juga aktif di berbagai organisasi otonom (Ortom) seperti Muhammadiyah Sumatera Utara. Selain sebagai kader muhammadiyah, dr Ade juga pernah menjabat Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara, pernah menjadi Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Dekan Fakultas Kedokteran UMSU, serta pernah menjadi Dirut Rumah Sakit Muhammadiyah Sumatera Utara di Jalan Mandala By Pass.

“Bahkan dr Ade juga pernah mendapatkan penghargaan sebagai dokter teladan di Aceh. Jadi kalau jiwa kepemimpinan beliau sudah jangan diragukan lagi, sehingga kita yakin dan optimis beliau menang dan duduk di DPRD atas dukungan masyakat,” pungkas Zulfan. (rel/adz)

Musa Rajekshah & Ribuan Umat Hadiri Healing Fil Masjid 3.0, Kita Berdoa Tahun 2024 Bisa Lebih Baik

AL-MUSANNIF: Pembina Al-Fatih United Dr H Musa Rajekshah MHum bersama ribuan umat menghadiri Healing Fil Masjid 3.0 di Halaman Masjid Al-Musannif, Ahad (31/12).DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

HEALING Fil Masjid 3.0 kembali dilaksanakan pada 30-31 Desember dan 1 Januari 2024 di Masjid Al-Musannif Percutseituan dengan berbagai aktivitas keagamaan, pendidikan, sosial dan hiburan.

Kegiatan akbar pada tiap penghujung tahun tersebut, diadakan oleh Masjid Al-Musannif, Yayasan Haji Anif dan Al-Fatih United. Healing Fil Masjid 3.0 juga menyediakan voucher makan gratis serta puluhan hadiah doorprize seperti kulkas, televisi dan kipas angin.

Pada Sabtu (30/12) diadakan bazaar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang diikuti puluhan pelaku usaha, donor darah, sunat massal, pengkisah sirah anak-anak dan Salat Zuhur berjamaah.

Kemudian digelar perlombaan untuk azan dan surah pendek. Selanjutnya Salat Ashar, Magrib dan Isya berjamaah. Setelah itu ada juga band religi dan ceramah.

Sedangkan Ahad (31/12) diawali Salat Subuh berjamaah. Lalu bazaar, cek kesehatan gratis, lomba menggambar dan mewarnai, pengajian ibu-ibu dan talkshow. Lalu Salat Zuhur dan Ashar berjamaah.

Kemudian dilaksanakan juga pengkisah sirah anak-anak dan pembagian semua hadiah perlombaan. Setelah Salat Magrib berjamaah diadakan introduction dan perkenalan MES yang telah 22 tahun berkiprah di Indonesia.

Acara puncak Healing Fil Masjid 3.0 digelar setelah Salat Isya berjamaah hingga memasuki pergantian 1 Januari 2024. Puncak acara diawali dengan sambutan Pembina Al-Fatih United Dr H Musa Rajekshah MHum, tausiyah Ustadz Yasser Tanjung dan Ustadz Derry Sulaiman. Kemudian tausiah dan hadro KH Mufti Ahmad Nasihin serta dzikir muhasabah akbar Ustadz H Susanto. Ada juga pembagian doorprize.

Musa Rajekshah yang juga ketua Yayasan Haji Anif, ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumut dan ketua Palang Merah Indonesia Kota Medan menegaskan bahwa Healing Fil Masjid tahun 2023 ini bukanlah yang pertama kali dilaksanakan.

Ia mengemukakan bahwa tahun ini adalah tahun ketiga pelaksanaan healing fil masjid yakni malam pergantian tahun di masjid. Acara ini terutama agar anak-anak muda tidak berseliweran dijalanan dengan kegiatan yang tidak bermanfaat pada malam pergantian tahun.

”Disini kita berdoa dan berzikir serta bermuhasabah merefleksikan diri dan mempersiapkan rencana di tahun depan. Kita undang banyak ustadz. Kita berdoa tahun 2024 bisa lebih baik,” ujar pembina Al-Fatih United seraya berterima kasih atas dukungan semua pihak terhadap kesuksesan healing fil masjid.

Tokoh Sumatera Utara ini mengutarakan bahwa healing fil masjid juga untuk mendukung kemajuan UMKM dimana stan-stan disediakan secara gratis. ”MES bertujuan mensyariahkan ekonomi masyarakat. Bukan hanya di Indonesia, perbankan di Eropa juga menerapkan sistem ekonomi syariah. Konsep perbankan syariah lahir di London,” kata Dr H Musa Rajekshah MHum seraya mengingatkan pentingnya kebersamaan.

Ia meminta anak muda untuk tidak meninggalkan masjid, terus semangat berjuang, tak meninggalkan kewajiban sebagai umat Islam dan tidak memisahkan diri dengan masyarakat. ”Kita harap semakin banyak masjid yang makmur. Masjidnya pun bisa memakmurkan jamaah. Ekonomi umat bangkit dari masjid,” harapnya.

Apa harapan di tahun 2024? Musa Rajekshah kepada Sumut Pos mengungkapkan bahwa tahun depan, negara akan melaksanakan pesta demokrasi baik Pilpres maupun Pileg yang diadakan tiap lima tahun.

”Kita berharap Pilpres dan Pileg, tidak membuat kita berpecah-pecah. Beda pilihan, hal biasa. Semoga kita lebih dewasa dalam berpolitik dimana tidak menjadikan kepentingan politik, melaksanakan segala cara,” pesannya.

Secara pribadi, Musa Rajekshah dapat menjadi legislatif di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). ”Siapapun yang terpilih adalah orang-orang yang diamanahkan sebagai wakil rakyat, presiden dan wakil presiden terpilih, memiliki tanggung jawab besar terhadap lebih 200 juta jiwa penduduk Indonesia,” katanya.

Pembina Al-Fatih United menggariskan bahwa yang terpenting mari jaga kekompakan dan kebersamaan. ”Pilihlah pemimpin yang bisa berbuat lebih baik. Tidak usah mencari-cari kesalahan karena manusia tak ada yang sempurna,” kata Musa Rajekshah. (dmp)

Soroti Kondisi Jembatan Titi Besi Galang, Dedi Iskandar Batubara: Sudah Sangat Parah

Anggota DPD RI, Ust Dedi Iskandar Batubara.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPD RI, Ust Dedi Iskandar Batubara menyoroti kondisi rusaknya jembatan Titi Besi Sungai Ular yang menghubungkan Kabupaten Deliserdang dan Serdangbedagai (Sergai), lintas Galang-Tebingtinggi. Ia meminta pemerintah provinsi (Pemprov) Sumut secepatnya memperbaiki infrastruktur itu agar aktivitas masyarakat kembali lancar.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Dedi Iskandar Batubara mengatakan bahwa pihaknya melihat kondisi jembatan Titi Besi, Sungai Ular sangat memprihatinkan. Terutama saat masa libur akhir tahun, arus lalu lintas antar kabupaten maupun dari luar daerah cukup padat. Sehingga pengendara harus dialihkan melalui jalur lain.

“Saya melihat kondisinya sudah sangat parah. Bahkan terakhir kali, kendaraan roda empat ke atas itu tidak bisa melintas, karena titik kerusakan sudah cukup parah,” ujar Dedi Iskandar Batubara, Selasa (2/1).

Berdasarkan informasi yang ada kata Dedi, sebelumnya sudah ada upaya perbaikan beberapa bagian kondisi jembatan yang rusak, atau ditambal. Sehingga jalur yang menjadi alternatif masyarakat dari Medan-Tebingtinggi dan sebaliknya itu bisa dilalui dengan lancar. Namun hanya beberapa bulan saja, kerusakan kembali terjadi sehingga lantai jembatan harus ditopang dengan kayu batang kelapa.

“Ini kan jalur utama mobilitas masyarakat Deliserdang, Sergai dan Tebingtinggi. Apalagi saat momen liburan, ini menjadi alternatif jalur Tebingtinggi-Medan dan sebaliknya, tanpa harus menggunakan jalan tol. Sehingga jika kita lihat lagi, keberadaan jembatan ini sangat krusial,” jelas Ketua PW Al-Washliyah Sumut ini.

Beberapa kabar berita kata Dedi, menyebutkan bahwa jembatan yang rusak tersebut sudah diperbaiki pada bagain yang rusak. Sebagaimana disampaikan pihak Dinas PUPR Sumut terkait upaya jangka pendek dengan memperbaiki segmen lantai jembatan yang rusak. Kembali ambrol para akhir Desember 2023 lalu.

“Saya melihat sepertinya upaya tersebut tidak maksimal atau terkesan asal jadi saja. Sehingga wajar saja masyarakat menduga pemerintah tidak serius menangani perbaikan jembatan ini,” sebutnya.

Terkait adanya dugaan pengrusakan secara sengaja oleh oknum tertentu untuk melakukan pungutan liar (pungli) di jembatan, atau karena kendaraan yang melintas banyak yang melebihi muatan dan dimensi, tidak perlu menjadi alasan agar ada yang disalahkan. Sebab negara punya aparat hukum yang bisa kapan saja menindak siapapun yang merusak fasilitas publik, apalagi jembatan.

“Kalau ada dugaan pengrusakan secara sengaja, saya kira kurang tepat. Karena kita punya aparat keamanan yang bisa melakukan pengawasan di sana. Apalagi tak jauh dari situ, ada markas TNI. Dan soal kelebihan muatan (kendaraan yang melintas), tentu itu sangat tidak masuk akal. Karena usia perbaikan baru hitungan bulan, dan tidak lah sampai separah itu kondisinya,” sebut Calon DPD RI Dapil Sumut Nomor urut 7 ini.

Dengan kondisi itu, Dedi Iskandar Batubara meminta Pemprov Sumut memperbaiki kualitas pengerjaan pembangunan jembatan tersebut pada tahun ini (2024). Mengingat lokasi ini juga masuk dalam proyek tahun jamak periode lalu. “Ini perlu menjadi prioritas bagi pemerintah. Karena sekarang ini, jalur tersebut sudah ramai, seiring bertambahnya jumlah penduduk dan mobilitas, serta sebagai jalur lintas Medan-Tebingtinggi,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan, jembatan Titi Besi Sungai Ular di Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang mengalami ambrol beberapa bagian lantainya, pada Kamis (28/12/2023) lalu. Alhasil, menghambat dan membahayakan pengendara yang melintas.(gus)

Viral! Pendistribusian Logistik Pemilu 2024 Tanpa Dikawal Polisi, KPU Sumut: Bukan Surat Suara

Kantor KPU Sumut, di Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebuah video terkait pendistribusian logistik Pemilu 2024 di Kepulauan Nias, tanpa pengawalan pihak kepolisian viral di media sosial. Dalam video tersebut, logistik tersebut disimpan disebuah gudang illegal, bukan di gudang milik KPU setempat.

Anggota KPU Sumut, Robby Effendi angkat bicara dan memberikan klarifikasi terkait informasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa logistik Pemilu itu, tiba di Kota Gunungsitoli, Sabtu (30/12/2023) malam. Dari Kota Sibolga diangkut menggunakan kapal ke Kota Gunungsitoli.

Pendistribusian surat suara dilakukan berdasarkan petunjuk teknis (Juknis) sesuai peraturan dan perundang-undangan, dengan melibatkan polisi dalam pengawalan pendistribusian suara suara tersebut.

“Informasi itu keliru dan sesat. Sangat berpotensi mengganggu tahapan pemilu, maka kita harus beri pemahaman yang benar kepada pihak pemberi informasi keliru soal pengiriman logistik di Nias itu,” kata Robby saat dikonfirmasi Sumut Pos, Selasa (2/1/2023).

Robby mengatakan pendistribusian logistik tidak mendapatkan pengawalan pihak kepolisian adalah bilik suara, kotak, tinta hingga formulir.

“Memberi informasi sesuai juknis, bahwa yang dikawal itu hanya logistik jenis surat suara. Jenis logistik lain, bilik suara, kotak, tinta hingga formulir itu tidak mendapat pengawalan,” kata Robby.

Robby menjelaskan bahwa pihak KPU Sumut, melakukan kontrak dengan penyedia jasa ekspedisi, untuk mengirimkan logistik dari Jakarta dengan tujuan gudang KPU Kabupaten/Kota di Sumut.

Robby mengungkapkan bahwa logistik tanpa pengawalan yang beredar di media sosial bukan surat suara. Sehingga tidak perlu dilakukan pengawalan kepolisian.

“Kalau logistik surat suara di Juknis pasti ada polisi, itu non surat suara,” kata mantan anggota KPU Kota Binjai itu.

Berdasarkan informasi, pengirim logistik itu, dikirim dari Jakarta dan tiba di Sibolga. Kemudian, dibawa menggunakan kapal laut menuju Pulau Nias. Pihak ekspedisi disimpan sementara di Kota Gunungsitoli, untuk dilakukan penyortiran.

“Kita serius dalam setiap tahapan. Apalagi ini logistik. Diturunkan ke gudang milik penyedia jasa ekspedisi karena mau dipilah dan disortir sesuai tujuan. Agar tidak salah kirim, di beberapa daerah teknis itu dilakukan ekspedisi, semua berjalan baik dan lancar,” jelas Robby.

Logistik non surat itu, akan didistribusikan ke Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Nias Utara dan Kabupaten Nias Selatan. Lanjut Robby mengungkapkan pengiriman logistik itu, sudah sesuai dengan prosedur dan Juknis berlaku.

“Teknis di lapangan diinapkan dulu atau di sortir lagi sesuai tujuan diserahkan ke ekspedisi, yang penting tepat waktu dan tepat jumlah,” jelas Robby.

Dengan itu, Robby mengungkapkan setiap pergerakan logistik, pihak KPU Sumut terus melakukan kordinasi dengan KPU Kabupaten/Kota, Bawaslu hingga pihak kepolisian.

“Saya pikir, dengan koordinasi yang baik yang dijalin KPU, pihak kepolisian juga memantau pergerakan logistik ini melalui aplikasi Silog, pihak kepolisian memberi atensi di tahapan logistik ini, jadi tak ada yang sembunyi-sembunyi apalagi proses ilegal di tahap ini,” kata Robby.

Sementara itu, Ketua KPU Sumut, Agus Arifin menjelaskan bahwa gudang yang dimaksud dan viral di media sosial itu, gudang resmi milik ekspedisi. Sedangkan, logistik itu berisikan formulir C hasil (plat) yang akan dikirim ke 5 kabupaten/kota di Kepulauan Nias, yaitu KPU Nias, Nias Utara, Nias Selatan, Nias Barat, dan Gunungsitoli. Bukan logistik berupa surat suara.

“Gudang tersebut bukan gudang ilegal, melainkan gudang yang dimiliki oleh ekspedisi yang bertanggung jawab atas pengiriman logistik tersebut. Gudang tersebut digunakan sebagai tempat penyimpanan sementara karena logistiknya baru tiba pada hari Sabtu, tanggal 30 Desember 2023. Pada tanggal 31 Desember 2023 pagi, logistik tersebut akan disusun kembali untuk kebutuhan logistik di masing-masing kabupaten/kota,” jelas Agus.

Sementara itu, Koordinator Divisi Perencanaan Keuangan Logistik Kotaris Banurea menjelaskan bahwa saat penjemputan logistik dilakukan, pihak KPU belum menjalin komunikasi dengan ekspedisi terkait pengiriman logistik tersebut.

“Biasanya, komunikasi antara pihak ekspedisi dan KPU dilakukan agar proses pengiriman berjalan lancar,” jelasnya.

Namun, tiba-tiba logistik tersebut tiba di gudang ekspedisi di Gunung Sitoli tanpa pengawalan kepolisian, Bawaslu, dan KPU. Kata Banurea hal ini mengejutkan pihak KPU, sehingga mereka segera berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk kepolisian, untuk mengklarifikasi situasi tersebut dan memastikan bahwa tidak ada kesan bahwa KPU yang menyerahkan logistik ke gudang tersebut.

“Meskipun terjadi ketidaklancaran komunikasi antara pihak ekspedisi dan KPU, logistik tersebut dikirim ke kabupaten/kota di Kepulauan Nias. Pihak ekspedisi memberikan penjelasan bahwa gudang tersebut digunakan untuk proses pensortiran logistik sebelum dibagikan ke masing-masing daerah,” jelas Banurea.

Banurea memberikan penegasan bahwa pada umumnya, komunikasi antara pihak KPU dan ekspedisi dilakukan untuk memastikan bahwa KPU siap menerima logistik yang dikirim. Namun, dalam kasus ini komunikasi tersebut tidak terjadi, sehingga KPU tidak memberikan arahan untuk meletakkan logistik di gudang ekspedisi tersebut.

“Biasanya ada komunikasi, biar tahu kita menunggunya. Ini tidak ada komunikasi pihak ekspedisi dengan KPU dan tidak ada arahan kita untuk diletak di gudang ekspedisi itu,” kata Banurea.

Terpisah, Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi Bawaslu Sumut, Saut Boangmanalu menjelaskan pihaknya akan menelusuri terkait dengan informasi tersebut.

“Benar, sesuai dengan terbit di beberapa media, ada penumpukan logistik. Tetapi Bawaslu, sampai pada posisi sekarang masih melakukan penelurusan, atau nanti ditemukan dugaan pelanggaran atau tidak,” kata Saut saat dikonfirmasi Sumut Pos, kemarin.

Saut mengungkapkan pihaknya akan melakukan dua hal dalam penelusuran terkait logistik Pemilu itu. Pertama, meminta klarifikasi Bawaslu Kabupaten/Kota di Kepulauan Nias dan berkoordinasi dengan KPU Sumut dan Kabupaten/Kota.

“Meminta laporan secara tertulis dari KPU terkait keberadaan kotak suara di salah satu rumah warga,” jelas Saut.

Kedua, Saut mengatakan pihaknya juga melakukan penelusuran, untuk melihat ada unsur pidana atau tidak dalam penemuan logistik itu.

“Sejauh ini, kita tidak tahu apa yang ada didalam kotak suara itu, karena kita temukan, informasi yang kita dapat dari Bawaslu, saat ditemukan, belum terbuka seutuhnya, jadi sampai tadi malam belum bisa memastikan, apakah itu surat suara atau apa itu emang hanya KPU yang tahu, karena pendistribusian KPU yang tahu,” ujar Saut.

Saut mengungkapkan bahwa setelah ditemukan logistik di gudang di Kota Gunungsitoli, pihak Bawaslu dan KPU setempat, langsung evakuasi dengan pengawalan pihak kepolisian ke gudang KPU masing-masing Kabupaten/Kota di Kepulauan Nias.

“Lalu diambil kesimpulan dilakukan evakuasi kalau kita sebut, dari tempat penampungan sementara itu ke gudang KPU masing-masing, yang seharusnya ke tempat logistik itu,” tandas Saut.

Wakil Sekretaris TPD AMIN Sumut, Muchrid Nasution meminta KPU Sumut bertanggungjawab atas penemuan logistik Pemilu 2024 yang disimpan di gudang milik salah seorang warga di Desa Saewe, Kecamatan Gunungsitoli.

“Ada 476 kotak kardus logistik Pemilu 2024 untuk kebutuhan 5 Kabupaten kota di Kepulauan Nias, Sumatera Utara ditemukan masyarakat disebuah gudang Ilegal. Ironisnya kedatangan ratusan logistik pemilu ini tidak diketahui sama sekali oleh KPUD dan Bawaslu di masing-masing Kabupaten Kota. Itu sangat mengherankan dan memberi imbas negative atas SOP distribusi logistic pemilu 2024,” ucap Muchrid Nasution.

Coki sapaan dari Muchrid Nasution, menjelaskan KPU harus terbuka dengan hasil pengusutan internalnya, kejadian ini, memang masuk dalam kategori rentan perhatian.

“Ratusan kotak logistik ini diangkut dari Sibolga menggunakan ekspedisi tidak resmi tanpa pengawalan petugas bisa menimbulkan prasangka buruk, apakah itu memang kesengajaan? Agar kasusnya terang benderang dan tidak lagi terjadi di daerah lain. Kita harapkan Kepolisian Daerah Sumatera Utara mengusut kasus ini karena UU Pemilu mengamanatkan, Polri bertanggung jawab mengamankan Pemilu 2024 meliputi pengamanan personel, termasuk masalah logistik,” tutur Coki. (gus/ram)

KPU Sumut Ungkap Sudah 87 Persen Surat Suara Diterima, 3 Kabupaten Proses NPHD

Kantor KPU Sumut, di Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara, mencatat sudah 87 persen logistik Pemilu 2024 tiba di Provinsi Sumut. Selanjutnya, akan dilakukan pendistribusian ke masing-masing Kabupaten/Kota se-Sumut.

Anggota KPU Sumut, Robby Effendi, mengatakan seluruh logistik akan tiba 100 persen sekitar pertengahan Bulan Januari 2024.

“87 persen surat suara untuk Sumut sudah tiba. Situasi pergerakan logistik dapat dipantau di Silog.KPU.go.id,” ungkap Robby.

Robby menjelaskan untuk surat suara Presiden dan Wakil Presiden (PPWP). Kebutuhan 11.123.623 di Sumut, yang sudah tiba 1.582.022 atau persentese tiba 14 persen.

“Surat suara Dewan Perwakilan Daerah (DPD), kebutuhan 11.123.623 dan yang sudah tiba 1.582.022 atau persentase tiba 14 persen,” kata Robby.

Kemudian, Surat Suara Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), kebutuhan 11.123.623, sudah tiba 9.670.912 atau persentase 87 persen. Selanjutnya, surat suara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi (DPRD Provinsi). Kebutuhan 11.123.623, sudah tiba 9.670.912 atau persentase saat tiba ini 87 persen.

“Surat Suara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota. Kebutuhan 11.123.623 dan sudah tiba 9.670.912 atau persentase yang sudah tiba 87 persen,” kata Robby.

Robby juga menginformasikan bahwa untuk Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk penyelenggaraan Pilkada di Sumut 2024, juga hampir selesai. Meski masih terdapat tiga Kabupaten masih dalam proses dengan pemerintah daerah setempat.

“Tinggal menyisakan 3 Kabupaten, yang belum melaksanakan penandatanganan, yakni Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan dan Kabupaten Padang Lawas,” tandas Robby.(gus/ram)

PT Pelindo Regional 1 Belawan Berikan Apresiasi kepada Pelanggan

APRESIASI: PT Pelindo (Persero) Regional 1 dan Subholding Pelindo Multi Terminal (SPMT), memberikan apresiasi kepada customer melalui pelepasan kapal terakhir tahun 2023 atau Last Call Vessel 2023, Minggu (31/12/23).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – PT Pelindo (Persero) Regional 1 dan Subholding Pelindo Multi Terminal (SPMT), mewujudkan apresiasi kepada customer melalui pelepasan kapal terakhir tahun 2023 atau Last Call Vessel 2023, Minggu (31/12/23).

MT. AU LEO menjadi kapal terakhir yang berkegiatan dan dilayani pada tahun 2023 di Pelabuhan Belawan dengan muatan curah cair dan tujuan selanjutnya Pelabuhan Dumai.

Nakhoda kapal MT. AU LEO juga menerima penghargaan dari manajemen PT Pelindo (Persero) Regional 1 Belawan berupa Certificate of Appreciation yang diserahkan secara langsung oleh jajaran struktural manajemen mewakili Excecutive General Manager Belawan, dan Branch Manager Pelindo Multi Terminal Belawan.

Pada kesempatan tersebut manajemen PT Pelindo (Persero) Regional 1 Belawan menyampaikan ucapan terima kasih, penghargaan sekaligus apresiasi kepada para pelanggan/mitra kerja/usaha kepelabuhanan yang telah mempercayakan pelayanannya kepada PT Pelindo (Persero) Regional 1 Belawan beserta jajaran Subholding dan Unit Bisnis di lingkungan Pelindo Group.

“Semoga selanjutnya di tahun 2024, Pelabuhan Belawan dapat semakin memberikan pelayanan yang lebih baik dan lebih optimal kepada pengguna jasa kepelabuhanan di Pelabuhan Belawan,” ungkap Junior Manager Hukum, Humas dan TJSL, Sabtia, didampingi Deputy Branch Manager Operasi SPMT Belawan, Zulkarnain, Selasa, (2/01/2024).

Nuansa kolaborasi dan apresiasi dalam kegiatan Last Call Vessel 2023 di pelabuhan Belawan ini juga merupakan wujud dari nilai AKHLAK yang menjadi pedoman implementasi bagi seluruh insan BUMN.(mag-1/ram)

KA Datuk Belambangan Beroperasi Kembali, Tarif Hanya Rp5 Ribu per Orang, Ini Jadwal

KEMBALI: KA Datuk Belambangan Beroperasi Kembali 1 Januari 2024.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara, kembali mengoperasikan Kereta Api (KA) Datuk Belambangan, sejak 1 Januari 2024. Dengan realisasi pelayanan Stasiun Tebing Tinggi – Stasiun Lalang (PP), Kabupaten Batubara.

Hal itu, diungkapkan oleh Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Anwar Solikhin, dalam keterangannya, Selasa (2/1/2023). Untuk tarif atau harga tiket KA Datuk Belambangan, hanya Rp 5 ribu per orang.

“Kereta api yang menggunakan rangkaian ekonomi premium ini menyediakan tempat duduk sebanyak 240 kursi dengan harga tiket sebesar Rp5.000,” ungkap Anwar.

Anwar menjelaskan KA Datuk Belambangan melayani penumpang dari Stasiun Tebingtinggi – Stasiun Lalang (PP) dengan jarak tempuh 35 km dan waktu perjalanan 65 menit. Kemudian, dengan dua perjalanan KA per hari.

“Untuk layanan pemesanan tiket dapat dilakukan sampai dengan H-7 sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI,” ucap Anwar.

Untuk diketahui, KA Datuk Belambangan Stasiun Tebingtinggi – Bandar Tinggi – Tanjung Gading – Lalang. Lanjut, Anwar mengatakan masyarakat bisa menikmati pelayanan KAI dengan harga yang ekonomis tersebut.

“Dioperasikannya kembali KA Datuk Belambangan ini guna mengakomodir kebutuhan masyarakat yang ingin bepergian di wilayah Tebing Tinggi sampai dengan Desa Lalang, Batu Bara,” jelas Anwar.

Dengan beroperasinya kembali KA Datuk Belambangan ini, Anwar mengimbau kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalur KA untuk berhati-hati apabila melintas di perlintasan sebidang.

“Utamakan KA yang melintas dengan berhenti, tengok kanan kiri pastikan aman sebelum melewati perlintasan sebidang,” tutur Anwar.

Selain itu, seiring dengan naiknya kasus Covid-19 di Indonesia, PT KAI mengimbau kepada seluruh pelanggan KA agar memakai masker dan menjaga kebersihan dengan cara rutin mencuci tangan.

“Sebagai langkah pencegahan, KAI memastikan seluruh petugas telah dilakukan vaksinasi. Di samping itu, sebelum kereta api beroperasi setiap harinya, kami selalu mencuci baik eksterior maupun interior dengan bahan-bahan yang dapat membunuh kuman. Setelah kereta api selesai beroperasi pun, kami lakukan fumigasi di tempat perawatan,” tandas Anwar.(gus/ram)

Berikut jadwal keberangkatan KA Datuk Belambangan mulai 1 Januari 2024 :

-U68 (Tebing Tinggi – Lalang)
Stasiun Tebing Tinggi : pukul 08.00 WIB
Stasiun Bandar Tinggi : pukul 08.24 WIB
Stasiun Tanjung Gading : pukul 08.41 WIB
Tiba di Stasiun Lalang : pukul 09.05 WIB.

-U67 (Lalang- Tebing Tinggi)
Stasiun Lalang : pukul 10.00 WIB
Stasiun Tanjung Gading : pukul 10.26 WIB
Stasiun Bandar Tinggi : pukul 10.43 WIB
Tiba di Stasiun Tebing Tinggi : pukul 11.05 WIB.

-U70 (Tebing Tinggi – Lalang)
Stasiun Tebing Tinggi : pukul 11.45 WIB
Stasiun Bandar Tinggi : pukul 12.09 WIB
Stasiun Tanjung Gading : pukul 12.26 WIB
Tiba di Stasiun Lalang : pukul 12.50 WIB.

-U69 (Lalang- Tebing Tinggi)
Stasiun Lalang : pukul 13.05 WIB
Stasiun Tanjung Gading : pukul 13.31 WIB
Stasiun Bandar Tinggi : pukul 13.48 WIB
Tiba di Stasiun Tebing Tinggi : pukul 14.10 WIB.