Home Blog Page 846

Antisipasi Kecelakaan, Polres Sergai Lakukan Penimbunan Jalan Berlubang

TIMBUN: Kasatlantas Polres Sergai AKP Andita Sitepu bersama personel saat lakukan penimbunan. (humas polres sergai).

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Untuk antisipasi kecelakaan di wilayah Hukum Polres Sergai, satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Serdangbedagai (Sergai) lakukan penimbunan jalan berlubang, Jumat (22/12/2023).

Kegiatan ini langsung dipimpin Kasat Lantas AKP Andita Sitepu didampingi Kanit Gakkum Ipda Sankesin Sinaga dan Ps Kanit Kamsel Aiptu Hendra S, serta diikuti personel Satlantas.

Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Andita Sitepu melalui Ps Kasi Humas, Iptu Edward Sidauruk mengatakan kegiatan ini merupakan program yang dilaksanakan Satgas Kamseltibcarlantas Ops Lilin Toba Polres Sergai yakni “Peduli Jalan Berlubang”.

“Jalan berlubang di Jalinsum Sergai Tebingtinggi, seperti di depan Polres, SPBU Firdaus dan lain-lain ditimbun untuk kenyamanan pengendara,” ujarnya.

Penimbunan jalan berlubang ini, lanjut Edward, untuk menjamin keselamatan dan kelancaran arus lalin bagi pengendara saat mudik Nataru pada pelaksanaan Ops Lilin Toba – 2023.

“Selain itu, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan serta memperlancar arus lalulintas,” jelasnya. (fad/ram)

Pj Wali Kota Tebingtinggi Minta Tim Pelaksana Lapangan Bunda Jadi Pendorong Gerakan Gemar Membaca

LANTIK: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani melantik Tim Pelaksana Lapangan Bunda Literasi Kota Tebingtinggi untuk masa bhakti 2023-2027.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Penjabat (Pj) Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani didampingi dr Dewi Mustika melantik Tim Pelaksana Lapangan Bunda Literasi Kota Tebingtinggi untuk masa bhakti 2023-2027 di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Kamis (21/12) malam.

Pj Wali Kota Syarmadani menyatakan bahwa penyakit-penyakit seperti moral, ekonomi dan lainnya, akan menghantam masyarakat dan untuk mengantisipasinya salah satunya dengan pengetahuan. “Selain bisa melalui gerakan yang dilakukan oleh Bunda Literasi, saya kira dari basis pendidikan keluarga itu menjadi sangat penting,” ujar Syarmadani.

Syarmadani berharap kiranya Tim Pelaksana Lapangan Bunda Literasi ini dapat menjadi pendorong, menggerakkan semua komponen masyarakat agar semakin gemar membaca, disertai dengan melakukan sinergi peningkatan kemampuan dari sisi literasi, renumerasi dan kemampuan-kemampuan lainnya yang menjadi basis bagi kehidupan kita.

“Terima kasih banyak atas kesediaannya hadir, mohon diikhlaskan sebagian waktu untuk menggerakkan masyarakat kita untuk gemar membaca. Mudah-mudahan selain menjadi kualitas kehidupan kita sekali lagi menjadi amal ibadah,” tutupnya.

Adapun susunan tim inti pelaksana lapangan Bunda literasi Kota Tebingtinggi, Ketua Umum, dr Dewi Mustika Syarmadani, Ketua Harian Elida Safariani Damanik, Wakil Ketua Harian Agussul Khair, Sekretaris Ernawati dan Bendahara Dra Supartik.

Kegiatan dirangkai dengan penyematan selempang kepada Ketua Umum, sebagai tanda pengukuhan Bunda literasi Kota Tebingtinggi masa bakti 2023 2027. (ian/ram)

Marlindo Harahap Mengundurkan Diri dari Kadis PUPR Sumut karena Sakit

Kadis PUPR Sumut Marlindo Harahap mengundurkan diri dari jabatannya. (BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumatera Utara, Marlindo Harahap, tiba-tiba mengajukan pengunduran diri dari jabatannya.

“Ya benar, saya mengundurkan diri,” sebut Marlindo Harahap dengan singkat kepada wartawan, Jumat (22/12/2023).

Marlindo Harahap menjelaskan bahwa surat pengunduran diri itu, sudah disampaikan kepada Penjabat (Pj) Gubernur Sumut, Hassanudin, pada pertengahan bulan Desember 2023 ini.

“Sudah saya usulkan kemarin pada tanggal 15 Desember 2023,” kata Marlindo, yang juga pernah menjabat sebagai Kabid Pembangunan PUPR Sumut itu.

Marlindo Harahap membantah pengunduran dirinya, karena tekanan kuat dalam proyek multiyears dalam pembangunan jalan dan jembatan di Sumut atau disebut Proyek Rp 2,7 triliun. Dirinya memilih mengundurkan diri karena lebih memperhatikan kesehatan dirinya.

Marlindo Harahap mengungkapkan saat ini, dirinya sedang sakit dan sedang fokus penyembuhan. “Di surat saya itu seperti itu isinya, ingin fokus untuk hal kesehatan,” jelasnya.

Menurut Marlindo, dirinya merasa kelelahan secara fisik, sehingga ia harus memperbanyak waktu untuk beristirahat. Ia menegaskan mundur bukan karena desakan pihak mana pun.

“Untuk menenangkan pikiran,” tandas Marlindo Harahap.

Sebagai informasi, sebelumnya Marlindo Harahap menjabat Kabid Pembangunan PUPR Sumut. Ia mengikuti dan menenangkan seleksi terbuka atau open bidding.

Selanjutnya, pada 23 Oktober 2023, lalu. Marlindo Harahap dilantik sebagai Kadis PUPR Sumut, oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, untuk menggantikan Bambang Pardede, yang dibebastugaskan oleh mantan Ketua Umum PSSI itu.(gus/ram)

Dinkes Sumut Temukan 30 Kasus Aktif Covid-19, Kota Medan Terbanyak

Kadiskes Sumut, dr Alwi Mujahit Hasibuan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara menenukan ada 30 kasus aktif Covid-19. Sehingga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mengimbau masyarakat tetap menjaga dan disiplin protokol kesehatan (Prokes) dalam kegiatan sehari-hari.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Sumut, dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes, menjelaskan peningkatan kasus aktif Covid-19 terjadi beberapa hari belakangan ini.

“Peningkatan ini terjadi sejak 2 hari lalu, sebagian besar penderita Covid-19 masih mengalami gejala ringan dan melakukan isolasi mandiri,” ujarnya, Jumat (22/12/2023).

Untuk diketahui, 30 kasus Covid-19 itu, dengan rinciannya 22 kasus di Kota Medan, 2 di Kota Tebing Tinggi, 2 di Kabupaten Deliserdang, 1 di Kabupaten Labuhanbatu.

Kemudian, 1 di Kabupaten Serdangbedagai, 1 di Kota Pematangsiantar dan 1 kasus di Batubara. Para penderita Covid-19 itu mulai usia 18 sampai diatas 60 tahun.

Untuk mengatasi Covid-19 ini, Alwi mengungkapkan tidak lepas dari menjalani hidup dengan menerapkan Prokes. Namun, ada juga kasus yang berakhir dengan keadaan yang fatal dan pasien harus dirawat di ICU.

“Oleh karena itu, semua orang harus tetap menjaga kebersihan dan kesehatan. Jika merasa ada gejala Covid-19, sebaiknya segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan,” tandas Alwi.

Sementara itu, Direktur Utama RSUPH Adam Malik, Medan, Dr Zainal Safri SpPD-KKV SpJP (K), mengungkapkan pihaknya, tengah merawat 6 pasien Covid-19. Mereka masuk secara bertahap.

“Dari 6 pasien tersebut, 5 di antaranya dinyatakan positif Covid-19 dan 1 masih menunggu hasil uji PCR sebagai pasien suspek,” ucap Zainal.

Zainal menjelaskan bahwa masyarakat sudah mulai peduli terhadap vaksin, namun masih ada yang belum mendapatkan vaksin lengkap, terutama vaksin booster yang seharusnya diberikan 2 kali.

“RSUPH Adam Malik telah berkoordinasi dengan Dinkes untuk menyediakan vaksin dan booster bagi orang yang belum lengkap. Rencananya, pelayanan vaksinasi akan dibuka setiap hari di RSUPH Adam Malik dalam waktu dekat,” ucap Zainal.

Selain itu, Zainal juga mengungkapkan bahwa sebagian besar pasien Covid-19 yang dirawat memiliki komorbiditas, seperti diabetes dan gangguan paru-paru.

Atas hal itu, ia mengimbau kepada masyarakat yang memiliki komorbiditas untuk melindungi diri dengan menggunakan masker saat berkunjung ke tempat ramai atau berpergian ke luar negeri.

“Selain itu, bagi yang belum divaksinasi lengkap, diharapkan melakukan vaksinasi segera,” ucap Zainal.(gus/ram)

Pemprovsu Tunggu Arahan Kemendagri Terkait Gugatan Kepala Daerah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, menunggu arahan dari Pemerintah Pusat terkait dengan Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan tujuh kepala daerah terkait akhir masa jabatan kepala daerah Periode 2018-2023, yang berakhir pada tahun 2024.

Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara, Juliadi Harahap mengatakan belum menentukan sikap, sebelum ada petunjuk dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

“Kita menunggu (Pemerintah Pusat), apakah ada turunan atau tidak?. Apakah bisa langsung diimplementasikan, karena keputusan MK tidak bisa langsung mengikat,” kata Juliadi saat dikonfirmasi Sumut Pos, Jumat (22/12).

Berdasarkan informasi diperoleh, bahwa Plt Bupati Palas, Ahmad Zarnawi Pasaribu, berakhir pada 11 Februari 2024. Plt Bupati Langkat, Syah Afandi, berakhir pada 20 Februari 2024.

Sedangkan, Bupati Deli Serdang, H.M Ali Yusuf Siregar, Bupati Tapanuli Utara (Taput), Nikson Nababan dan Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu. Mereka masa jabatannya, berakhir 23 April 2024. Kemudian, Bupati Batubara, Zahir, dalam waktu dekat ini, pada 27 Desember 2023.

Keenam Kepala Daerah tersebut, merupakan Bupati terpilih hasil Pilkada 2018, lalu. Namun, ada dilantik pada 2018 dan ada juga dilantik tahun 2019.

Lanjut, Juliadi mengatakan bahwa pihaknya sudah mengajukan masing-masing 3 nama calon Pj Bupati keenam daerah tersebut ke Kemendagri RI. Semua itu, menunggu arahan dari Pemerintah Pusat atau Kemendagri RI.

“Mumpung masih ada waktu, sampai akhir tahun. Apakah ini, bagaimana arahan dari Pusat,” jelas Juliadi.

Juliadi menggarisbawahi hanya Bupati Batubara berakhir masa jabatannya tahun ini. Jadi, putusan MK tersebut, tidak mempengaruhi terkait pengajuan 3 nama calon Pj Bupati Batubara.

Juliadi mendapatkan kabar bahwa Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian sudah menunjuk Pj Bupati Batubara. Namun, surat keputusan itu belum diterima oleh Pemprov Sumut. Tapi, jadwal pelantikan Pj Bupati Batubara pada pekan depan.

“Batubara diluar ketentuan (keputusan MK) itu, tidak mempengaruhi. Kami belum menerima surat, tapi sudah ada (Pj Bupati Batubara).Iya (Minggu depan), sudah kita siapkan jadwal pelantikan, kalau sudah kita terima,” tandas Juliadi.

Gugatan masa jabatan itu, dilayangkan ke MK oleh Gubernur Maluku Murad Ismail, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil E. Dardak, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Wakil Wali Kota Bogor Didie A. Rachim, Wali Kota Gorontalo Marten A. Taha, Wali Kota Padang Hendri Septa, dan Wali Kota Tarakan Khairul.

Mereka mengajukan uji materiil Pasal 201 ayat (5) UU Pilkada Nomor 10 tahun 2016 yang mengatur tentang kepala daerah hasil pemilihan 2018 menjabat sampai 2023. Alasannya, meski dipilih lewat Pilkada 2018, para pemohon baru dilantik pada 2019.

Jika masa jabatan mereka mesti berakhir di 2023, maka periode kepemimpinan mereka tak utuh selama lima tahun.

Dalam putusan tersebut, menyatakan Pasal 201 ayat (5) UU 10 tahun 2016 bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat secara bersyarat.

Terpisah, Pengamat Politik Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Rafriandi Nasution mengucapkan apresiasi putusan MK tersebut, karena memberikan hak kepada kepala daerah menyelesaikan masa tugasnya sesuai dengan periodesasinya.

“Kita mengapresiasi MK mengabulkan 7 permintaan kepala-kepala daerah, baik itu dari bupati, wali kota, maupun gubernur itu mengajukan ke MK terhadap Undang-Undang Pilkada nomor 201 ayat 5,” kata Rafriandi saat dimintai tanggapannya oleh Sumut Pos, kemarin siang.

Dalam putusan itu, Rafriandi mengungkapkan bahwa kepala daerah hasil Pilkada 2018. Tapi, dilantik pada 2019. Sehingga tidak ada lagi, pemotongan masa jabatannya hingga berakhir periodesasinya hingga tahun 2024.

“Saya kira, kita apresiasi. Cuman, apakah pihak Pemerintah itu akan menyetujui. Karena skenarionya kan tidak masuk dalam skenario Pemerintah. Dan ini, akan menjadi debat di publik. karena skenario ini di luar pemikiran pemerintah Cq Kemendagri,” jelas Rafriandi.

Rafriandi menjelaskan bahwa dari awal Kemendagri sudah menyusun semua Pj Gubernur hingga Pj Bupati dan Wali Kota itu, untuk dilantik sesuai dengan masa tugasnya.

“Dengan begitu, skenarionya kan akan berubah. Pemerintah mungkin berpikiran, dengan itu keputusan MK, bisa saja dia menindaklanjuti keputusan MK itu bisa dilaksanakan,” kata Rafriandi.

“Tapi, bisa saja sebaliknya. Karena keputusan MK itu di luar dari keputusan yang sudah dibuat pemerintah. Untuk di Sumut ini aja ada 6, kecuali Batubara memang udah berakhir. Kalau yang 5 lagi kan berakhir Februari dan April 2024,” jelas Rafriandi.

Rafriandi dalam analisis politiknya, bagaimana Pemerintah Pusat menyikapinya. Jadi ada dua dinamika, satu dinamika secara rekonstruksi undang-undang peraturan Pemerintah dan kedua, berdasarkan rekonstruksi politik

“Karena kalau ini, cepat bisa dilaksanakan di luar dari kewenangan Kemendagri, itu memang mereka bisa terus sampai Pilkada. Dinamika hitungan-hitungan kalkulasi Pilpres ini kan jadi bisa berubah,” jelas Rafriandi.

Dari seluruh kepala daerah menggugat ke MK itu. Rafriandi mengatakan bisa cek kepala daerah dari asal kader politik mana saja. Dengan berlanjut masa jabatan hingga akhir periode tahun 2024. Dinilai akan menguntungkan pasangan Capres-cawapres nomor urut 2 dan 3.

“Apakah ini, menjadi keuntungan politik untuk 02, atau 03. Antar dua itu nya ini. Gak ada ke 01. Cuman kan, yang ditafsirkan ke publik itu tidak tafsir politiknya. Berarti kalau ini, mayoritas 02, berarti pemerintah bakal menyetujui. Kalau dia mayoritas dari PDIP, berarti 03, tapi itu ditolak,” kata Rafriandi.

Begitu juga, Rafriandi mengatakan bahwa Pj Bupati ditunjuk harus memiliki target mengarah ke salah satu paslon di Pilpres 2024. Kalau tidak tercapai targetnya, akan dicopot dan digantikan yang lain.

“Jadi kan, Pemerintah mungkin sudah hitung-hitung. Dia coba G to G itu tidak piawai untuk menterjemahkan apa yang sudah digariskan. Sebab banyak yang sudah dicopot. Pj Gubernur Sumut ini pun, kalau tidak pasti laporannya ke pusat, dicopot itu,” jelas Rafriandi. (gus/ram)

Hasil Survei Seiko Epson Corporation, Generasi Muda Tidak Terpengaruh dengan Perubahan Iklim

JAKARTA, SUMUTPOS.CO — Meskipun suhu global mencapai rekor tertinggi, bencana banjir dan kebakaran hutan yang dahsyat tahun ini, hampir separuh dari peserta muda dalam sebuah survei global besar di 39 negara percaya bahwa mereka secara pribadi akan terhindar dari bencana iklim selama hidup mereka.

Laporan tahunan ketiga Climate Reality Barometer dari Seiko Epson Corporation, yang mensurvei lebih dari 30.000 orang, menemukan bahwa hampir 49 persen responden berusia 16 hingga 29 tahun “sangat optimis” atau “agak optimis” bahwa mereka tidak akan terkena dampak dari peristiwa seperti banjir, kekeringan, atau tanah longsor, dan jumlah tersebut menurun menjadi hanya 32 persen untuk peserta berusia 55 tahun ke atas.

Kenaikan biaya merupakan kekhawatiran yang lebih besar daripada pemanasan global bagi mereka yang berusia 29 tahun ke bawah, meskipun perubahan iklim merupakan isu utama bagi mereka yang berusia 30 tahun ke atas.

Chief Executive Officer Seiko Epson, Yasunori Ogawa, mengatakan laporan ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih luas mengenai pandangan generasi muda yang lahir sejak tahun 1995, saat PBB mengadakan konferensi iklim pertamanya, pertemuan tahunan yang dikenal sebagai COP. Survei menemukan bahwa “generasi COP” ini tidak merasakan krisis yang sama seperti kelompok yang lebih tua. Keakraban yang meluas dengan perubahan iklim dan kepercayaan terhadap solusi berbasis teknologi mungkin berkontribusi pada rasa urgensi yang lebih rendah.

“Generasi muda, khususnya generasi ini, telah hidup di bawah pemanasan global sejak lahir, sehingga mereka mungkin tidak merasa begitu terancam oleh perubahan tersebut. Kesenjangan antara persepsi dan realitas atmosfer adalah sebuah risiko dan membutuhkan lebih banyak edukasi,” ujarnya dalam sebuah wawancara.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa banyak orang mungkin tidak sepenuhnya memahami konsekuensi dan lintasan iklim bumi berdasarkan tingkat emisi saat ini dari pembakaran bahan bakar fosil.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengatakan pada bulan September bahwa “umat manusia telah membuka pintu gerbang menuju neraka” dan mengatakan bahwa tindakan segera diperlukan untuk mencegah kenaikan suhu 2,8 derajat Celcius yang akan berdampak secara tidak proporsional pada kelompok termiskin di dunia.

Perubahan iklim telah memperburuk inflasi dan peristiwa cuaca ekstrem seperti kekeringan, banjir, dan suhu yang lebih panas akan berdampak pada pertanian, sehingga memberikan lebih banyak tekanan pada pasokan pangan seiring dengan percepatan pemanasan global. Kenaikan suhu dapat meningkatkan inflasi pangan tahunan antara 0,9 persen dan 3,2 persen per tahun pada tahun 2035, menurut laporan dari Bank Sentral Eropa.

Seiko Epson, produsen teknologi yang terkenal dengan printernya, telah melakukan survei setiap tahun sejak 2021 karena berupaya memahami sikap dan ekspektasi konsumen di berbagai pasar secara global. Laporan ini dilakukan oleh Opinion Matters.

Banyak responden mengatakan bahwa mereka telah melakukan perubahan perilaku dan mengurangi konsumsi untuk membantu mengatasi perubahan iklim. Di semua kelompok usia, hampir 38 persen mengatakan bahwa mereka mengurangi perjalanan internasional untuk bekerja dan bersenang-senang, dan sekitar 30 persen mengatakan bahwa mereka berencana untuk melakukan perubahan ini di masa depan. Hampir 20 persen melaporkan bahwa mereka telah beralih ke kendaraan listrik dan 51 persen mengatakan bahwa mereka berharap untuk melakukannya di masa depan. (rel/ram)

Perayaan Natal PWI Sumut Penuh Sukacita

BERSAMA: Pj Gubsu Hassanudin didampingi Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting bersama tokoh dan panitia Natal PWI Sumut. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Perayaan Natal Keluarga Besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut 2023 di Hotel Danau Toba Internasional (HDTI), Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (21/12) penuh suka cita. Perayaan natal ini dihadiri Pj Gubernur Sumatera Utara Hassanudin dan Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution.

Perayaan Natal PWI Sumut ini mengambil tema Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi (Lukas 2:14). Kemudian subtema Melalui Perayaan Natal PWI Sumut 2023 Mari Kita Jaga Kedamaian Menjelang Pemilu 2024.

Dalam sambutannya, Pj Gubsu Hassanudin mengajak para wartawan untuk memperkuat peran pers di masyarakat. Peran yang dimaksud antara lain sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, kontrol sosial, dan lembaga ekonomi.

Ada 9.500 lebih hoaks, menurut data Kementerian Kominfo RI di tahun 2022 dan 62 persen di antaranya adalah ujaran kebencian. Hal itu menurut Hassanudin tidak sejalan dengan ajaran agama yang banyak mengajarkan cinta kasih antarumat manusia.

“Di sinilah menurut kami teman-teman wartawan perlu memperkuat perannya sebagai media informasi, pendidikan dan terutama kontrol sosial,” kata Hassanudin.

Peran itu semakin penting karena sebentar lagi Indonesia akan melangsungkan pemilu. Media sebagai corong utama informasi memiliki peran krusial menciptakan Pemilu yang aman dan damai.

“Apalagi sebentar lagi kita Pemilu, Pilkada, Pileg, peran teman-teman semua sangat krusial, agar pesta demokrasi ini berjalan seperti yang kita harapkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting berharap wartawan menjalankan profesinya dengan profesional. Sehingga media di Sumut bisa menjadi corong aspirasi masyarakat.

“Jalankan tugas anda dengan terhormat, profesional sehingga kami masyarakat mendapatkan informasi yang benar, mendidik, sehingga masyarakat kita semakin maju,” katanya.

Sedangkan Wali Kota Medan Bobby Nasution berharap seluruh insan pers dapat menjadi penyejuk dalam setiap kondisi, terutama memasuki tahun politik. Sebab, media ataupun wartawan memiliki peran penting yang sangat menentukan terciptanya kedamaian dan kerukunan melalui karya-karya jurnalistik yang dihasilkan.

“Peran wartawan sangat menentukan. Jadi, kami berpesan, agar kiranya teman-teman wartawan bisa turut membantu menjaga dan mewujudkan suasana yang sejuk dan damai di tahun-tahun politik saat ini,” kata Bobby Nasution.

Selanjutnya, di hadapan keluarga besar PWI Sumut, Bobby Nasution juga mengajak agar keberagaman yang dimiliki Kota Medan senantiasa menjadi alasan untuk menjaga dan tetap rukun antar sesama. Terkhusus, imbuhnya, bagi umat Kristiani agar selalu menebar cinta kasih kepada siapapun.

“Lewat Perayaan Natal ini, kita maknai agar cinta kasih yang Tuhan beri dan ajarkan bisa ditumbuhkan, dihidupkan dan sebarkan bagi sesama walau dalam kondisi apapun dan kepada siapapun. Itu lah cerminan umat beragama di Kota Medan,” imbuhnya.

Ketua Panitia Natal Josmarlin Tambunan sebelumnya mengucapkan terima kasih kepada Pj Gubernur, Ketua DPRD Sumut, Wali Kota Medan dan para tokoh yang hadir. Juga kepada panitia sehingga acara Natal PWI Sumut 2023 dapat berlangsung meriah dan penuh sukacita.

Acara ini dipandu oleh MC Sumuang Nababan dan Mega Sihombing, Pengkhotbah Ps Rajamin Sirait SE dan pembawa Doa Syafaat LS Wilson Rio. Turut hadir Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik, Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat Zulmansah dan undangan lainnya. (dek)

Layanan BRI Membuat Liburan Natal dan Tahun Baru Semakin Nyaman

SUMUTPOS.CO – Libur Natal dan Tahun Baru merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Momen ini biasanya dimanfaatkan untuk berlibur bersama keluarga dan teman.

Namun selama hari libur Natal dan Tahun Baru pula, sejumlah orang tetap membutuhkan layanan perbankan seperti transaksi penarikan tunai, penyetoran, transfer, pembayaran tagihan dan transaksi lainnya.

Menyadari hal tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tetap memberikan layanan terbaik kepada nasabahnya di masa libur Natal dan Tahun Baru dengan menyediakan berbagai layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan oleh nasabah untuk melakukan transaksi perbankan dengan nyaman dan aman.

Selama masa libur Natal dan Tahun Baru, transaksi perbankan nasabah akan dilayani melalui Layanan Operasional terbatas, Weekend Banking dan Jaringan e-channel seperti ATM BRI serta AgenBRILink. Nasabah juga dapat memanfaatkan layanan digital banking BRI melalui BRImo dan Qlola by BRI serta Contact BRI yang tersedia 24 jam untuk melayani nasabah.

BRI menyediakan berbagai layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan oleh nasabah selama libur Natal dan Tahun Baru 2024 antara lain:

1. Transaksi perbankan di Kantor Cabang BRI
Selama Libur Natal dan Tahun Baru, BRI membuka layanan Weekend Banking BRI pada 23, 24, 30 dan 31 Desember 2023 mulai Jam 08.00 sd 16.00 wib. Layanan Weekend Banking BRI ini tersedia di 67 lokasi. Cek lokasi di sini

BRI juga membuka Layanan Operasional Terbatas pada tanggal 26 Desember 2023 mulai jam 08.00 sd 16.00 wib. Layanan ini tersedia di 32 Kantor Layanan Terbatas di berbagai wilayah. Cek lokasi di sini

2. Transaksi perbankan melalui ATM BRI
Transaksi perbankan melalui ATM BRI dapat dilakukan di 21.514 ATM BRI yang tersebar di seluruh Indonesia.

3. Transaksi perbankan melalui AgenBRILink
AgenBRILink sebanyak 719.028 dapat melayani kebutuhan transaksi perbankan lebih mudah dan lebih dekat.

4. Transaksi perbankan melalui QLola by BRI
Bagi para pengusaha, layanan QLola cash management dari BRI juga tetap bisa diakses selama libur Natal dan Tahun Baru 2024 selama 24 jam.

5. Transaksi perbankan melalui BRImo
Nasabah juga dapat memanfaatkan layanan digital banking BRI dalam hal ini BRImo yang saat ini sudah memiliki lebih dari 100 fitur dan layanan yang memudahkan masyarakat bertransaksi. Transaksi perbankan melalui BRImo dapat dilakukan selama 24 jam untuk nasabah BRI. Nasabah dapat melakukan berbagai aktivitas perbankan, seperti cek saldo, transfer, bayar tagihan, dan lainnya melalui BRImo.

6. Layanan dan informasi perbankan melalui Contact BRI 1500017 atau Tanya Sabrina 0812-12-14017
Layanan tersebut dapat dilakukan setiap hari, selama 24 jam. Nasabah juga dapat memanfaatkan layanan dari asisten virtual BRI “Sabrina” melalui Whatsapp nomor 0812-1214017. Selain memberikan kemudahan informasi perbankan, Sabrina juga dapat menemani nasabah saat memerlukan informasi lokasi Kantor Operasional BRI, ATM BRI, sekaligus lokasi merchant terdekat & layanan pengaduan nasabah.

Jangan lupa selalu gunakan BRImo untuk kemudahan transaksi Anda. Download BRImo secara resmi di Google Play Store , App Store, dan Huawei App Gallery.

Liburan Natal dan Tahun Baru tetap nyaman bersama BRI, informasi lebih lanjut hubungi Contact BRI 1500017.(rel)

Nataru 2023/2024, BI Siapkan Uang Kartal Rp4,45 Triliun

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sumut, IGP Wira Kusuma, dalam kegiatan Bincang Bareng Media (BBM), secara online dan offline, di Cafe Srikandi Medan, Jumat (22/12). Istimewa

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menyambut Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru), Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Utara (BI Sumut) menyiapkan uang kartal sebesar Rp4,45 Triliun, untuk melayani kebutuhan uang Rupiah kepada masyarakat yang merayakannya.

Pemenuhan kebutuhan uang kartal periode Nataru ini, meningkat dari tahun sebelumnya.

Demikian disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumatera Utara, IGP Wira Kusuma dalam kegiatan Bincang Bareng Media (BBM), secara online dan offline di Cafe Srikandi Medan, Jumat (22/12).

“Kebutuhan uang kartal
Sumatera Utara Periode Nataru 2022 sebesar Rp3,56 Triliun, dan periode Nataru tahun 2023 naik menjadi Rp3,45 Triliun atau dengan estimasi kenaikan 25,08 persen (yoy),” katanya.

Dia menambahkan, penyediaan kebutuhan uang Rupiah pada tahun ini juga
guna mendukung kesiapan Perbankan dalam merealisasikan Program Bantuan Sosial dari Pemerintah, di antaranya adalah bantuan sosial El Nino, bantuan pangan, PKH tahap 4, BPNT dan PIP Kemendikbud Ristek yang direncanakan pada akhir tahun 2023.

Selain itu, lanjutnya, BI Sumut juga telah menyatakan kesiapannya dalam melakukan Sistem Pembayaran (SP) Non Tunai (QRIS dan TP2DD).

“Upaya perluasan pengguna baru QRIS di Sumut terus berlanjut. Di mana jumlah merchant QRIS di Sumut terus meningkat,” ujarnya.

Wira juga menyinggung terkait Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Menurutnya, hingga November 2023, jumlah di Sumut telah mencapai 117 juta merchant atau tumbuh 26 persen (yoy), dengan proporsi terbesar pada segmen skala usaha mikro dengan pangsa pasar mencapai 58,80 persen.

Sementara, sambungnya, secara parsial jumlah merchant QRIS tertinggi berada di kota Medan dengan total merchant mencapai 5329 ribu (45 persen dari total merchant).

“Sementara dari sisi pengguna hingga Oktober 2023 telah terdapat tambahan 785,776 pengguna baru QRIS atau 88,75 persen dari target. Sehingga secara keseluruhan terdapat 2,16 juta pengguna QRIS di Sumatera Utara,” tandasnya. (dwi)

Kades Lau Mulgap Dituntut 8 Bulan Penjara

Kantor Kejari Langkat di Stabat.Teddy Akbari/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Langkat menuntut Kepala Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat yang bernama Asri Nurmala Sitepu dengan hukuman 8 bulan kurungan penjara. Kepala Seksi Intelijen Kejari Langkat, Sabri Marbun membenarkan hal tersebut ketika dikonfirmasi, Jumat (22/12/2023).

“Sudah, delapan bulan (tuntutannya),” kata Sabri.

Adapun JPU yang mengadili perkara penyerangan polisi yang diprovokasi oleh terdakwa yakni, Ade Tagor Mauli dan Jimmy Carter. Dalam amar tuntutan JPU, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana, yang menyuruh melakukan, dan turut serta melakukan perbuatan.

Barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan, menghasut supaya melakukan perbuatan pidana, melakukan kekerasan terhadap penguasa umum, atau tidak menuruti baik ketentuan undang-undang maupun perintah jabatan yang diherikan berdasar ketentuan undang-undang, sebagimana diatur dalam Pasal 160 Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-I KUHPidana sebagaimana dalam dakwaan keempat.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Asri Nurmala Sitepu dengan pidana penjara selama delapan bulan penjara, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan,” ujar JPU.

Adapun yang menjadi barang bukti dalam perkara ini, satu flashdisk merek Sandisk yang berisikan tiga rekaman video di Dusun Betengar, Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai, Langkat, satu botol mineral besar bekas minyak bensin, satu botol mineral sedang bekas minyak bensin, pecahan kaca mobil dan kaca film mobil Avanza BK 1441 RL, 10 batu koral ukuran besar dan sedang.

Satu batu bata bekas coran semen, empat ban mobil bekas, dan satu unit mobil Toyota Avanza warna hitam BK 1441 RL. Dalam dakwaan JPU, Kanit Pidum Polres Langkat, Iptu Herman Sinaga beserta anggota awalnya mau melakukan penangkapan terhadap buronan mereka berinisial Eb dalam kasus bentrok IPK-FKPPI yang berbuntut seorang nyawa melayang.

Buronan Eb mau ditangkap di Dusun Betengar, Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai, Langkat, Rabu (2/10/2023) pagi. Eb melarikan diri saat hendak ditangkap dan bahkan dilakukan pengejaran. Sayangnya, Eb tidak berhasil diringkus.

Namun demikian, Unit Pidum Polres Langkat membawa 12 orang yang diduga merupakan teman Eb. Saat membawa mereka ke Polres Langkat dengan Toyota Avanza BK 1441 RL, seorang perempuan tidak dikenal berteriak maling dan ucapannya memicu massa datang hingga mengepung petugas seraya menuntut agar 12 orang tersebut tidak dibawa.

Saat aksi pengepungan, terdakwa datang seraya berujar kalimat tidak pantas. Bahkan, terdakwa mengucapkan kata cacian kepada polisi.

“Polisi ko*t*l, bakar-bakar. Palangkan mobilnya, tutup semua jalan, ambil batu tadi, jangan kasih orang ini keluar,” ujar terdakwa dalam dakwaan JPU yang dilihat melalui website SIPP PN Stabat.

Massa yang sudah mengepung mobil polisi, langsung melakukan aksi perusakan. Bahkan, Kanit Pidum Polres Langkat pun mendapat bogem mentah dari sekelompok massa tersebut.

Tidak hanya sang kades yang bakal diadili. Ada tiga tersangka lainnya yang diadili di PN Stabat. Namun, dilakukan penuntutan secara terpisah. Mereka adalah, Jumiran Sitompul, Edi Suhendra dan Jefri Pravasta Bangun.

Terdakwa Asri didakwa dengan pasal berlapis. Yakni, pasal 214 ayat (2) ke-1 KUHPidana, pasal 214 ayat (1) KUHPidana, pasal 170 ayat (2) ke-1 KUHPidana, pasal 160 jo pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana dan pasal 170 ayat (1) KUHPidana. (ted/ram)