Home Blog Page 856

Target Harus Vaksinasi Polio Harus Tercapai, Sub PIN Dapat Diakses di Puskesmas hingga Sekolah

POLIO: Seorang anak diberikan vaksinasi volio.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Mulai kemarin (15/1) Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Jawa Tengah, Jogjakarta, dan Jawa Timur dimulai. Untuk putaran pertama dilakukan hingga sepekan ini. Lalu akan dilanjutkan pada putaran kedua yang rencananya dilakukan pada 19 Februrari nanti. Diharapkan sasaran dari vaksinasi ini bisa tercapai.

Seluruh daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur serentak melakukan Sub PIN Polio. Sementara di Jogjakarta, hanya kabupaten Sleman saja yang mendapatkan vaksinasi polio ini. adanya Sub PIN Polio ini merupakan rentetan dari temuan anak di Klaten, Jawa Tengah, dan Sampang, Jawa Timur, yang mengalami lumpuh layu dan hasil laboratorium menunjukkan adanya positif polio.

Kemarin Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mendorong agar target vaksinasi pada Sub PIN Polio ini bisa tercapai. Setidaknya 95 persen dari target. Kementerian Kesehatan menargetkan ada 8,4 juta anak usia 0 sampai tujuh tahun di wilayah pencananganan Sub PIN Polio dapat divaksin. “Jika secara serentak target Sub PIN Polio terpenuhi, maka ada kekebalan komunal yang terbentuk,” kata Edy.

Menurutnya target 95 persen tidak hanya secara komulatif. Namun dari tingkat terendah seperti desa, hingga provinsi juga menunjukkan hasil yang sama. “Ini perlu dukungan dan sosialisasi yang masif,” kata Edy.

Dia juga mengingatkan seiring dengan adanya Sub PIN Polio, pola hidup bersih dan sehat harus dijalankan. Virus polio diketahui menular lewat feses. Artinya perlu infrastruktur agar tidak terjadi buang air besar (BAB) sembarangan.

Menurutnya perlu diingatkan soal tata cara cuci tangan yang betul. Pencegahan ini tidak hanya dilakukan di daerah yang ada kasus polio saja, tapi semua wilayah. “Masyarakat harus memahami bagaimana penularan polio, dampaknya, dan cara mencegahnya,” ungkapnya.

Pada kesempatan lain Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Maxi Rondonuwu mengatakan jenis vaksin yang akan digunakan pada Sub PIN Polio kali ini yaitu Novel Oral Polio Vaksin tipe 2 (nOPV2).

Dia menyebut vaksin ini merupakan generasi terbaru. Cara pemberiannya melalui oral dengan ditetes sebanyak dua kali. “Imunisasi dapat didapatkan masyarakat secara gratis di fasilitas layanan kesehatan seperti puskesmas, puskesmas pembantu atau posyandu dan satuan pendidikan seperti PAUD, TK, SD/sederajat serta pos imunisasi lainnya,” katanya.

Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Unair Prof dr Ismoedijanto Sp.A(K) mengungkapkan  nOPV2 sudah aman pada uji klinik satu dan tiga. “Ini vaksin yang dapat mengunci virus dalam berbiak,” katanya. Namun Ismoe memberikan catatan jika vaksin ini tidak boleh diberikan dengan vaksin lain.

Dia cukup optimis pemberian vaksin ini akan sukses. Sebab pemberiannya cukup ditetes. Dia mencontohkan di Aceh yang diberikan vaksin yang sama keberhasilannya bisa sampao 80 persen. “Kalau seandainya cakupannya bisa 90 persen ke atas maka bisa berhasil,” kata Ismoe. (lyn/jpg/ila)

Wali Kota Siantar Tutup MTQ ke-53 Tingkat Kecamatan Siantar Utara, Kelurahan Martoba Juara Umum

SERAHKAN: Walikota Siantar dr Susanti menyerahkan piala kepada pemenang MTQ ke 53.Istimewa.

SINTAR, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani SpA resmi menutup kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 Tingkat Kecamatan Siantar Utara Tahun 2024, di halaman Kantor Camat Siantar Utara, Jalan Patuan Anggi, Sabtu (13/1) malam. Di event yang digelar 11-13 Januari 2024 itu, Kelurahan Martoba meraih juara umum.

Dalam sambutannya, dr Susanti menyampaikan pelaksanaan MTQ bukan semata-mata wahana perlombaan untuk pertandingan di dalam membaca Alquran. Namun lebih merupakan jalan untuk mengedukasi masyarakat keseluruhan, khususnya masyarakat Kecamatan Siantar Utara. Di mana kegiatan ini lebih mengarah untuk semakin mencintai dan membumikan Alquran.

“Kemudian, untuk meningkatkan kesadaran beragama yang lebih humanis dan terbuka serta merupakan bentuk dakwah untuk menyempurnakan akhlak umat Islam, khususnya di Kota Pematangsiantar. Melalui kegiatan MTQ ini juga diharapkan terciptanya nilai-nilai silaturahmi dan kebersamaan antar kafilah dan peserta di arena MTQ,” sebut dr Susanti.

Menurut dr Susanti, kegiatan MTQ Tingkat Kecamatan Siantar Utara dari sisi penyelenggaraan dan pelaksanaan semakin mengalami perkembangan yang sangat pesat. Terutama dalam cabang maupun golongan yang dipertandingkan.

“Ini menunjukkan perhatian dan dukungan yang penuh dari Pemerintah Kota Pematangsiantar di dalam meningkatkan kegiatan MTQ demi mewujudkan tatanan masyarakat yang religius dan memiliki akhlak yang Qurani,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, dr Susanti mengucapkan selamat kepada peserta yang meraih juara. Ia berpesan agar jangan terus berbangga hati karena keberhasilan ini adalah awal untuk meraih keberhasilan yang lebih tinggi. Serta diminta terus berlatih agar dapat meraih prestasi pada ajang yang lebih tinggi, seperti MTQ Tingkat Kota Pematangsiantar dan Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

“Sedangkan kepada peserta yang belum mendapatkan juara, jangan berkecil hati. Jadikanlah kegagalan ini sebagai motivasi untuk meraih prestasi di masa akan datang,” pesannya.

Sementara itu, Camat Siantar Utara Irwansyah Saragih SSos MSi menerangkan, pelaksanaan MTQ ke-53 Tingkat Kecamatan Siantar Utara merupakan wahana pengembangan tilawah serta pendalaman Alquran. Ia pun menyampaikan rasa syukur, bahagia, bangga, serta apresiasi atas penyelenggaraan MTQ, yang merupakan salah satu upaya memacu mengembangkan tilawah kemampuan anak didik serta membumikan Alquran dalam mewujudkan Kota Pematang Siantar yang ber-Akhlakul Karimah.

Penutupan MTQ ke-53 Tingkat Kecamatan Siantar Utara Tahun 2024 diisi dengan penyerahan hadiah, trofi, dan uang pembinaan kepada para pemenang, dan diakhiri penyerahan trofi bergilir kepada Kelurahan Martoba yang menjadi Juara Umum. (mag07)

Ledakan Gas Ludeskan Satu Rumah Warga

BANTU: Petugas Polsek Mardinding ikut membantu proses pemadaman api.

KARO, SUMUTPOS.CO – Ditengarai akibat ledakan tabung gas, satu unit rumah semi permanen milik Sakimin (61) di Dusun Kampung Jawa, Desa Mardingding, Kec. Mardingding Kab. Karo ludes dilalap si jago merah, Senin (15/1) sekira pukul 05.30 WIB.

Kapolsek Mardingding AKP Donal Tambunan, SH saat dikonfirmasi mengatakan, pasca menerima info dari warga, pihaknya langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran.

“Setelah kita terima informasi pagi tadi, langsung kita menuju TKP dan menghubungi Damkar Karo untuk upaya pemadaman api,” katanya.

Lanjutnya, api berhasil dipadamkan kurang dari 1 jam sekira pukul 06.15 WIB, dengan bantuan Damkar Karo, Polsek Mardingding dan masyarakat setempat.

Dari keterangan saksi, Kapolsek menambahkan, kronologis peristiwa kebakaran tersebut pertama ki diketahui saksi Ngadmin (47) yang merupakan tetangga korban, sekira pukul 05.30 WIB.

Kala itu Ngadmin terkejut mendengar suara ledakan dari rumah korban Setelah dicek keluar, saksi melihat rumah Sakimin sudah terbakar di bagian belakang hingga akhirnya merembet membakar seluruh rumah.

Dari peristiwa kebakaran tersebut, Sakimin mengalami luka bakar di bagian kaki, tangan dan perut. Dan kerugian materil akibat kebakaran tersebut berkisar sekira Rp. 400.000.000.

Untuk kepentingan penyelidikan, anggota Polsek Mardingding memasang police line dan mengumpulkan barang bukti sisa kebakaran serta memeriksa saksi saksi. (deo)

STIKes Mitra Husada Medan Raih The Best Winner Anugerah SPMI

DISAMBUT: Dr Siti Nurmawan MKes yang membawa Anugerah SPMI disambut sivitas akademika STIKes Mitra Husada Medan di kampus, Senin (15/1) petang.ISTIMEWA.

SEKOLAH Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Husada Medan meraih Anugerah Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Tahun 2023 dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut di Hotel JW Marriott Medan, Senin (15/1).

Kampus ini meraih penghargaan The Best Winner, Anugerah SPMI dengan kategori akreditasi program studi unggul dan kerja sama terbaik. STIKes Mitra Husada Medan juga meraih penghargaan dalam kategori siklus SPMI yakni pelaksanaan (terbaik 1), evaluasi (terbaik 1), pengendalian (terbaik 1) dan peningkatan (terbaik 3).

Penghargaan ini diserahkan Kepala LLDikti Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD kepada Ketua STIKes Mitra Husada Medan Dr Siti Nurmawan MKes. Penyerahan anugerah ini turut disaksikan seratusan pimpinan perguruan tinggi swasta di Sumut, baik universitas, institut, sekolah tinggi, politeknik dan akademi.

Dr Siti Nurmawan MKes mengemukakan bahwa SPMI STIKes Mitra Husada Medan sangat kredibel dan akuntabel yang mendorong tercapainya visi yakni berdaya saing menuju Asia sehingga menjamin public accountability dan continuous quality improvement yang kuat.

Ia menambahkan bahwa STIKes Mitra Husada Medan berhasil excellent dengan meraih pencapaian tertinggi SPMI. Kemudian berkontribusi mendukung implementasi transformasi pendidikan tinggi, Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), indikator kinerja utama perguruan tinggi dan matching fund.

Prestasi ini, menurut Dr Siti Nurmawan MKes, melahirkan inovasi yang dibutuhkan oleh stakeholder. ”STIKes Mitra Husada Medan siap unggul,” katanya.

Ketua STIKes Mitra Husada Medan juga mengutarakan bahwa pihaknya menghasilkan lulusan siap kerja dan excellent di kancah internasional dan mewujudkan world class university dengan core value: Profesional, Akuntabel, Collaboratif, Empati & Compassion, Reliabel (PACER). (dmp)

Terima Kunjungan DPRD Sumut, Sekda Asahan: Diharap Dapat Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur

FOTO BERSAMA: Sekdakab Asahan Drs. John Hardi Nasution, M.Si foto bersama Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting dan rombongan. Istimewa.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution, M.Si menerima kunjungan kerja badan anggaran DPRD Provinsi Sumatera Utara dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sumatera Utara di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Senin (15/1).

Turut hadir Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Bidang Adm. Umum, Staff Ahli, OPD, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara beserta rombongan serta tamu hadirin lainnya

Kunjungan kerja yang dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, Drs Baskami Ginting ini terkait realisasi Dana Bagi Hasil Provinsi Sumatera Utara dan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) ke Kabupaten Asahan.

Dalam pidato Bupati Asahan yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution, M.Si, menyampaikan bahwa selama ini Pemerintah Kabupaten Asahan telah melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam program – program yang sedang dilaksanakan sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Asahan.

“Kami berharap dengan adanya perhatian khusus dari Pemerintah Pusat dan Provinsi Sumatera melalui dana bagi hasil ini, Pemerintah Kabupaten Asahan dapat terus meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan meningkatkan infrastruktur yang belum maksimal di Kabupaten Asahan pada tahun sebelumnya”, Ujar Sekda. (dat/han)

Sat Pamobvit Polres Karo Gelar Patroli di Kawasan DSP

PATROLI: Petugas Sat Pamobvit Polres Tanah Karo menggelar patroli ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Karo, Minggu (14/1).

KARO, SUMUTPOS.CO – Sat Pamobvit Polres Tanah Karo menggelar patroli ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Karo, Minggu (14/1). Patroli dialogis ini dilakukan dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan di lokasi wisata.

Kapolres Tanah Karo AKBP Wahyudi Rahman, SH, SIK, MM, CPHR, CBA melalui Kasat Pamobvit Polres Tanah Karo Iptu Elva Hendrik Tarigan,SH, menjelaskan patroli ini merupakan langkah rutin Polres Tanah Karo untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan yang datang ke Kabupaten Karo.

“Ini merupakan patroli rutin yang kita lakukan dari Sat Pamobvit, salah satu tujuannya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan kepada wisatawan,” katanya. Kali ini, dikatakan Kasat personelnya fokus melakukan patroli di objek wisata yang ada di kawasan Daerah Super Prioritas (DSP) Danau Toba.

Dimana Kabupaten Karo juga berada di lingkar DSP tepatnya berada di Desa Tongging, Kecamatan Merek. Adapun area wisata yang dilakukan patroli seperti retribusi Air Terjun Sipiso-piso, Dermaga Tongging, Pantai Ersinalsal Tongging, Air Terjun Sipiso-piso. Kemudian Jalan Besar Tongging, Area Foto Tongging, dan Menara Landang di Desa Sikodon-kodon, Kecamatan Merek Kabupaten Karo.

Untuk memaksimalkan patroli, Sat Pamobvit Polres Tanah Karo mengerahkan sejumlah personel, di antaranya Kasat Pamobvit Iptu Elva Hendrik Tarigan,SH selaku Koordinator Pam, Aiptu M. Syah Putra, Bripka Afrizal H. Sinaga, Briptu Perdana Tarigan, dan Bripda Andeltha Perangin-Angin.

Adapun giat yang dilakukan dimulai dengan melaksanakan pengamanan dan monitoring melakukan terhadap pengunjung Objek Wisata, selanjutnya memantau situasi arus lalu lintas seputaran Objek Wisata dan memberi himbauan supaya tidak terlalu lama parkir di bahu jalan supaya tidak terjadi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

“Kita juga menyampaikan himbauan Kamtibmas terhadap pengelola dan pengunjung objek wisata,” katanya. Dari patroli yang dilakukan, didapatkan situasi Kamtibmas di objek wisata terpantau dalam keadaan aman dan baik. Sedangkan untuk lengunjung objek wisata ramai dan didominasi oleh wisatawan domestik. Situasi keamanan dan arus lalu lintas di seputaran objek wisata dalam keadaan aman dan lancar. (deo)

Masyarakat Pertanyakan Kualitas Aspal Jalan Penghubung Binjai-Langkat

RUSAK: Jalan penghubung Kabupaten Langkat menuju Kota Binjai, terlihat sudah rusak dan berulang, meski belum genap sebulan diperbaiki.Istimewa.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Kualitas proyek pengaspalan di jalan penghubung Kabupaten Langkat menuju Kota Binjai, dipertanyakan masyarakat, Senin (15/1). Pasalnya, belum genap sebulan, jalan yang baru saja diaspal tersebut, sudah berlubang kembali.

Sikap mempertanyakan tersebut, disebabkan masyarakat belum lama menikmati ruas jalan yang baru diaspal, namun sudah kembali merasa tidak nyaman, karena sudah kembali rusak dan berlubang.

Diketahui, proyek itu dikerjakan CV Alfira Sari, dengan pagu anggaran fantastis, yakni senilai Rp6,5 miliar. Sumber anggarannya dari P-APBD Kabupaten Langkat.

Safri, warga Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, menjadi seorang warga yang heran melihat hasil pengerjaan proyek pemeliharaan jalan tersebut. Dia menyebut, proyek jalan ini selesai pada akhir Desember 2023 lalu.

“Tapi belum sebulan dikerjakan, sudah berlubang lagi. Janganlah seperti itu hasil pengerjaannya, kalau untuk kepentingan masyarakat banyak,” harap Safri.

Masyarakat pun menduga, pemeliharaan jalan tersebut terkesan asal jadi. Bahkan diduga sarat dengan mark-up.

Selain kualitas pengerjaannya yang kurang baik, papan informasi proyek pun tak pernah terlihat di sana. Dengan kondisi jalan yang kembali berlubang, hal tersebut dapat menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan.

“Masyarakat tahunya jalan ini sudah bagus. Tapi karena lubang-lubang itu, bisa saja pengguna jalan mengalami kecelakaan. Kami berharap agar dinas terkait meninjau kembali proyek ini,” tegas warga lainnya.

Dengan anggaran yang cukup besar, seharusnya masyarakat dapat menikmati ruas jalan yang sudah diperbaiki itu dengan nyaman. Mengingat infrastruktur tersebut merupakan akses penghubung Kabupaten Langkat dengan Kota Binjai, dengan kepadatan pengendara yang melintas cukup tinggi.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Langkat, Khairul Azmi, terkesan enggan memberikan keterangan terkait hal tersebut.

Hingga berita ini dimuat, yang bersangkutan tidak membalas pesan WhatsApp yang dikirim kepadanya.

Diketahui, jalan penghubung Kabupaten Langkat-Kota Binjai itu, pernah diprotes masyarakat dengan menanam batang pisang di tengah jalan.

Ini dilakukan sebagai bentuk kekesalan kepada pemerintah setempat, yang seolah tak peduli dengan kondisi ruas jalan tersebut. (ted/saz)

Perayaan HUT ke-68 PAB, Ali Yusuf: PAB Berkontribusi Mencerdaskan Bangsa

SAMBUT: Ketua Dewan Pembina PAB Musa Rajekshah, saat akan membacakan kupon lucky draw berhadian umrah pada Perayaan HUT ke-68 PAB di Hotel Four Point Medan, Senin (15/1).Istimewa.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Bupati Deliserdang, Ali Yusuf Siregar menegaskan, keberadaan Perkumpulan Amal Bakti (PAB) sebagai organisasi sosial, telah dirasakan kontribusinya dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Yakni melalui pelayanannya di dunia pendidikan, demi terwujudnya generasi yang cerdas, kuat, dan generasi yang siap bersaing di tengah berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

“68 tahun bukanlah waktu yang singkat. Selama itu pula, keberadaan PAB sebagai organisasi sosial telah memberikan kontribusinya dalam dunia pendidikan. PAB telah mencerdaskan anak bangsa, demi terwujudnya generasi cerdas, berkepribadian kuat, dan generasi yang siap bersaing di tengah berkembangnya iptek,” ungkap Ali dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Asisten 1 Citra Effendi Capah, pada Perayaan HUT ke-68 PAB di Hotel Four Point Medan, Senin (15/1).

Ali juga mengatakan, sejarah dan dinamika yang mengiringi kelahiran organisasi ini, menjadi sesuatu yang sangat penting, khususnya bagi jajaran PAB dalam memahami arah perjuangan organisasi.

“Mewujudkan masyarakat Sumut yang bermartabat dalam pendidikan, karena masyarakatnya yang terpelajar dan berkarakter, cerdas, kolaboratif, berdaya saing, dan mandiri, merupakan impian dan tanggung jawab kita bersama dalam meraihnya. Saya mengajak kita semua agar semakin memperkuat komitmen, karena masih banyak yang harus dilakukan untuk mewujudkannya. Mari kita tunjukkan karya nyata bukan karya kata, agar menjadi spirit baru dalam mewujudkan Sumut yang maju, aman, dan bermartabat,” tutur Ali, seraya memberikan apresiasinya kepada para pengurus PAB.

Hadir dalam Perayaan HUT ke-68 PAB, Ketua Umum PAB Adi Wiharto, Ketua Dewan Pembina Musa Rajekshah, Dewan Pengawas Prof M Hatta, anggota Komisi 10 DPR RI Prof Johar Arifin Husin, Ketua Pengarah M Aswin, Ketua Panitia Harmain Syarbaini, para guru dan kepala sekolah, serta dosen.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina PAB, Musa Rajekshah menyebutkan, semangat PAB untuk terus mengembangkan sayap di dunia pendidikan, patut diapresiasi dengan harapan PAB yang saat ini telah memiliki perguruan tinggi dan sekolah PAB, tersebar di kabupaten kota se-Sumut.

“PAB luar biasa dan fokus di dunia pendidikan. Pemerintah akan senang jika organisasi mengurus pendidikan dengan baik, apalagi pendidikan sangat penting. Karena akan melahirkan generasi bangsa yang berilmu dan beramal saleh,” sebut Ijeck, sapaan karib Musa Rajekshah.

Anggota Komisi 10 DPR RI, Prof Arifin Johar Husin menyebutkan, keberadaan PAB yang awalnya ingin meningkatkan taraf hidup para buruh dan anak-anaknya, telah terwujud, sehingga PAB telah mengangkat harkat dan martabat masyarakat.

Dalam kesempatan itu, pengurus PAB juga memberikan hadiah umrah lewat lucky draw kepada sejumlah kepala sekolah dan guru. Panitia Perayaan HUT ke-68 PAB, juga memberikan hadiah kepada para pemenang lomba MTQ tingkat SD, SMP, dan SMA; shalawat tingkat SD, SMP, dan SMA; dan lomba Mars PAB tingkat SD, SMP, SMA, dan guru. Kemudian lomba baris berbaris tingkat SMP, SMA, dan guru; senam kolaborasi, lomba kompetensi; dan olimpiade tingkat SD, SMP, dan SMA. (ila/saz)