Home Blog Page 881

Pemko Tebingtinggi dan RSUP Adam Malik Lakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama

MoU: Pemko Tebingtinggi melalui RSUD dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi dan Direktur RSUP Adam Malik melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dalam hal pelayanan kesehatan.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Tebingtinggi melakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama dengan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik, untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan penyelenggaraan peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga medis, keperawatan dan tenaga kesehatan lainnya, serta penelitian khususnya di bidang kesehatan Tuberkulosis di Gedung Administrasi RSUP Adam Malik Jalan Bunga Lau Medan Tuntungan, Kota Medan.

Kesepakatan Bersama ini ditandatangani langsung oleh Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani, Kepala RSUD dr Kumpulan Pane dr Irwansyah dan Direktur Utama RSUP Adam Malik, Zainal Safri.

Syarmadani menjelaskan pelaksanaan penandatanganan Kesepakatan Bersama ini sebagai implementasi dari transformasi kesehatan dalam meningkatkan sumber daya manusia kesehatan yang terstandar.

“Dengan adanya peningkatan kompetensi SDM tenaga medis, keperawatan dan tenaga kesehatan lainnya, serta penelitian khususnya di bidang kesehatan Tuberkulosis, kita harapkan mutu atau kualitas tenaga kesehatan di Kota Tebingtinggi ini betul-betul sesuai dengan kompetensi yang diinginkan,” kata Syarmadani, Jumat (8/12/2023).

Syarmadani menjelaskan bahwa adanya peningkatan kompetensi SDM ini, diharapkan hasilnya dapat berlangsung efektif, terutama pada peningkatan kualitas SDM.

“Ruang lingkup Penandatangan Kesepakatan Bersama ini meliputi, jejaring rujukan dalam bidang pelayanan kesehatan, pengembangan fasilitas, sarana dan prasarana kesehatan, pengembangan SDM yang meliputi pendidikan dan pelatihan dan penelitian dalam bidang kesehatan,” paparnya.

Turut hadir, Pj. Sekdako H. Kamlan Mursyid, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian. (ian/ram)

Cak Imin Janjikan 15 Juta Lapangan Kerja Baru

HADIR: Cak Imin saat menghadiri deklarasi Caleg DPR RI Dapil Sumut I PKB, Rania Adiba Dasopang di Hotel Grand Canaya, Jalan Darussalam, Medan, Jumat (7/12/2023) sore.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Calon Wakil Presiden nomor urut 1 sekaligus Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menyinggung tingginya angka pengangguran di Indonesia.

Dikatakan Cak Imin, hingga saat ini ada total 8 juta orang pengangguran penuh atau sama sekali tidak memiliki pekerjaan dan 34 juta orang setengah pengangguran atau tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Total saat ini setidaknya ada 8 juta orang di Indonesia yang berstatus pengangguran penuh. Ini betul-betul nganggur, yang setengah menganggur jumlahnya 34 juta orang,” ucap Cak Imin saat menghadiri deklarasi Caleg DPR RI Dapil Sumut I PKB, Rania Adiba Dasopang di Hotel Grand Canaya, Jalan Darussalam, Medan, Jumat (7/12/2023) sore.

Untuk itu, kata Cak Imin, seluruh partai pendukung dan para relawan Capres – Cawapres Nomor Urut 1, Anies – Muhaimin (Amin) harus bersatu untuk memenangkan Amin. Sebab bila menang di Pilpres 2024, Cak Imin memastikan bahwa Anies Baswedan dan dirinya akan menciptakan 15 juta lapangan kerja baru.

“Amin menang akan membangun dan menciptakan lapangan kerja, minimal 15 juta lapangan kerja baru,” tegas Cak Imin disambut teriakan ‘Perubahan’ oleh ratusan massa yang hadir.

Untuk itu, jelas Cak Imin, nantinya pihaknya akan membuat program yang terintegrasi antara sekolah atau kampus dengan setiap dunia kerja.

“Sekolah dan kampus tidak boleh berdiri sendiri, harus nyambung dengan dunia kerja. Sebelum lulus dia harus punya skill dan kompetensi, sehingga terserap di dunia kerja dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, Cak Imin juga menyampaikan adanya program pendidikan berkualitas dengan harga murah apabila Anies Baswedan dan dirinya memenangkan Pilpres 2024.

“Amin menang, kita akan buat pendidikan berkualitas tapi dengan harga yang murah. Sebab untuk apa murah kalau tidak berkualitas, dan tidak semua orang mampu menjangkau sekolah berkualitas kalau biayanya mahal,” pungkasnya.

Seperti diketahui, janji Cak Imin terkait pendidikan berkualitas dengan harga murah tersebut sekaligus menjawab apa yang disampaikan Caleg DPR RI Dapil Sumut I PKB, Rania Adiba Dasopang pada pertemuan itu.

Diketahui sebelumnya, pada pertemuan tersebut, Rania Adiba Dasopang menyampaikan keluhan warga Sumatera Utara, khususnya Kota Medan yang kerap terkendala biaya untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas bagi putra-putrinya.

“Gus Muhaimin, ibu-ibu disini mengeluh, biaya sekolah mahal. Bahkan ada ibu-ibu yang tidak sanggup membayar SPP anaknya,” kata Rania disambut teriakan pembenaran dari ibu-ibu yang hadir.

Pada kesempatan itu, Rania Adiba Dasopang juga meminta Cak Imin agar dapat memperhatikan keluhan para ibu di Sumatera Utara yang kerap menjerit akibat mahalnya biaya kebutuhan hidup, khususnya biaya bahan-bahan poko.

“Tak hanya biaya sekolah, bahan-bahan pokok juga mahal. Ibu-ibu disini butuh perubahan. Kami yakin Anies – Muhaimin akan memberikan perubahan bagi bangsa ini,” tandasnya.

Pantauan Sumut Pos, turut hadir pada kesempatan itu, Ketua TKD Anies – Muhaimin Sumut Edy Rahmayadi, pengurus DPP PKB, DPD PKB Sumut, DPD PKB Medan, serta segenap pengurus partai pendukung Anies – Muhaimin dan para relawan.
(map/ram)

Coffe Morning Bersama Wartawan, Pj Wali Kota Tebingtinggi Akan Perbaiki Ekonomi Masyarakat

PAPARKAN: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani ketika memberikan pemaparan terkait perkembangan Kota Tebingtinggi menghadi Tol Tebingtinggi Lima Puluh dan Tol Tebingtinggi Pematang Siantar.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani berjanji akan perbaiki perekonomian masyarakat Kota Tebingtinggi. Hal tersebut diungkapkannya saat Coffe Morning dengan puluhan wartawan unit Pemko Tebingtinggi yang dilaksanakan oleh Dinas Kominfo, di Gedung Hj Sawiyah Nasution Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Jumat (8/12/2023).

Syarmadani menuturkan bahwa memperbaiki perekonomian masyarakat terkait dibukanya pintu Tol Tebingtinggi Indrapura Kuala Tanjung dan Lima Puluh dan rencananya pintu Tol Tebingtinggi Pematang Siantar akan menambah penurunan penghasilan masyarakat Kota Tebingtinggi.

“Perekonomian masyarakat Kota Tebingtinggi terlebih dahulu diperbaiki. Kita mulai dari dan bagaimana pengguna kendaraan yang melintasi Kota Tebingtinggi agar tetap singgah ke Kota Tebingtinggi karena ada pelayanan jasa baik bidang kesehatan dan perdagangan khas oleh-oleh asal Kota Tebingtinggi,” paparnya.

Bilang Syarmadani, bukan hanya khas oleh-oleh Kota Tebingtinggi seperti roti kacang dan lemang, kulinernya juga harus bisa mengingatkan pengunjung untuk tetap singgah baik dari segi kemasan, harga dan rasa serta pelayanan yang terbaik seperti keramahan para pedagang.

“Kalau dari segi kuliner dan oleh- oleh khas Tebingtinggi tidak mencukupi untuk perbaikan ekonomi di Kota Tebingtinggi, tetapi sektor jasa lainnya sangat mendukung untuk perbaikan ekonomi Kota Tebingtinggi,” ungkap Syarmadani.

Maka sektor jasa lain yang harus ditingkatkan adalah pelayanan jasa seperti bidang kesehatan, Pemko Tebingtinggi sudah melakukan kerjasama dengan rumah sakit di Kota Medan, bahwa nantinya pelayanan untuk kesehatan jantung bisa dilakukan lakukan di rumah sakit yang ada di Kota Tebingtinggi.

“Saat ini kita meningkatkan pelayanan rumah sakit dr Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi untuk menaikkan menjadi bintang satu (Multi Players) dengan kelengkapan beberapa alat medis yang canggih mulai dari pemeriksaan jantung, pemeriksaan penyakit lainnya dan akan mendatang orang-orang yang kondisi sakit ke rumah sakit di Kota Tebingtinggi,” jelasnya.

Nantinya orang yang sakit tersebut tidak lagi datang ke Medan atau Penang, seperti masyarakat dari Kota Asahan, Kisaran, Batubara, Simalungun dan Kota Pematang Siantar akan berobat ke Kota Tebingtinggi. Pemko Tebingtinggi saat juga sudah menjalin kerjasama dengan rumah sakit besar di Kota Medan untuk merujuk pasiennya ke rumah sakit yang ada di Kota Tebingtinggi.

“Sekarang saja untuk berobat kerumah sakit besar milik Pemerintah di Kota Medan harus antri menunggu giliran untuk cek medikal atau pemeriksaan dokter, kenapa kita tidak mengambil kesempatan tersebut agar mereka bisa datang berobat ke rumah sakit di Kota Tebingtinggi,” bilang Syarmadani.

Maka dari itu semua, ujar Syarmadani akan tumbuh perekonomian masyarakat, terutama pada sektor kuliner seperti makanan dan oleh-olehnya, karena mereka yang datang sudah pasti akan membeli makanan di Tebingtinggi, sektor ini juga akan menumbuhkan kenaikan hunian perhotelan yang ada di Kota Tebingtinggi, mereka akan menginap di Tebingtinggi.

“Nah seperti ini peluang yang akan kita tangkap untuk memperbaiki perekonomian masyarakat Kota Tebingtinggi dari sektor jasa. Kita harapkan apa yang akan kita laksanakan ini mendapatkan dukungan penuh dari wartawan dan masyarakat Kota Tebingtinggi,” paparnya.

Begitu juga di bidang pendidikan, rencana Pemko Tebingtinggi akan bekerjasama dengan Universitas Sumatera Utara (USU), Unimed dan UINSU, di bidang kedokteran, nantinya kerjasama ini akan Kita lakukan untuk menambah jumlah dokter yang ada di Kota Tebingtinggi. Dengan UINSU, rencana kampus di Tebingtinggi akan dibuka prodi kebidanan dan keperawatan, maka ini juga peluang bisnis yang sangat baik.

“Gedung UINSU sudah ada di Kota Tebingtinggi tepatnya di Jalan Gunung Lauser, nah di sektor bisnis ini akan munculnya tempat kost kostan untuk mahasiswa dan berbagai peluang lainnya seperti kafe serta fotokopi, ini juga menaikkan taraf hidup ekonomi masyarakat Kota Tebingtinggi,” ungkapnya.

Hadir dalam acara tersebut Pj Sekdako Kamlan Mursyid, Kapolres Tebingtinggi AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon, OPD dan Forkompinda Kota Tebingtinggi. (ian/ram)

Rapat Pimpinan KPU se-Sumut, Pj Gubsu Dorong Peningkatan Partisipasi Pemilih

NARASUMBER: Pj Gubernur Sumut, Hassanudin saat menjadi narasumber di acara Rapat Pimpinan KPU se Sumut. (ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin ingin partisipasi pemilih pada Pemilu dan Pilkada 2024 semakin tinggi. Begitu juga dengan kualitas pemilih, semakin banyak yang mengenal dan paham akan gagasan pilihannya.

Hal ini disampaikan Pj Gubernur Hassanudin saat menjadi narasumber di acara Rapat Pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) se-Sumut di Hotel JW Marriott, Medan. Dengan begitu, Pemilu dan Pilkada 2024 akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang diharapkan masyarakat.

“Tidak hanya secara prosedural dan seremoni berjalan baik, tetapi sejauh mana partisipasi pemilih, baik kuantitas maupun kualitas, semakin baik,” kata Hassanudin, Jumat (8/12/2023).

Selain itu, dia juga berharap indeks pembangunan demokrasi tahun depan meningkat. Di tahun 2021 Indeks Demokrasi Sumut sebesar 77,60 dan tahun 2022 meningkat menjadi 79,53.

“Tiap tahun di Sumut meningkat dan Pemilu, Pilkada tahun depan harus bisa membuat lebih meningkat lagi,” kata Hassanudin.

Dia juga berpesan kepada KPU se-Sumut bekerja maksimal, karena Pemilu dan Pilkada tahun depan akan dilangsungkan secara serentak. “Kompleksitasnya berbeda, tahun depan serentak dan baru pertama kali kita lakukan,” kata Hassanudin.

Sementara itu, Ketua KPU Sumut Agus Arifin mengatakan tahapan Pemilu berjalan dengan lancar. Dia memastikan distribusi logistik ke seluruh gudang kabupaten/kota akan selesai pada 13 Februari 2024.

“Kita sudah menyelesaikan tahapan demi tahapan, dan sekarang tahapan kampanye, kalau logistik seperti tinta, kotak suara dan lainnya sudah di gudang 33 kab/kota, sedangkan surat suara secara keseluruhan akan terdistribusi 13 Februari,” kara Agus Arifin.(gus)

Ali Yusuf Resmi Dilantik Jadi Bupati Deliserdang, Pj Gubsu Tekankan Penurunan Stunting

LANTIK: Pj Gubernur Sumut, Hassanudin saat melantik H.M Ali Yusuf Siregar Bupati Deli Serdang defenitif, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Deliserdang, H M Ali Yusuf Siregar resmi dilantik sebagai Bupati Deliserdang defenitif. Pelantikan tersebut, dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin di Aula Tengku Rizal Nurdin, di Jalan Jendral Sudirman, Kota Medan, Jumat (8/12/2023) sore.

Pelantikan ini, berdasarkan surat keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, dengan nomor 100.2.1.3-6231 tahun 2023, tertanggal 30 November 2023.

Pj Gubernur Sumut, Hassanudin dalam sambutannya, mengajak Ali Yusuf untuk melakukan terobosan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik hingga melakukan penekanan stunting di Kabupaten Deliserdang.

“Sama kita fokus, tentang pembangunan daerah dan pelayanan publik, serta pengendalian inflasi dan pengendalian stok pangan dan harga terlebih menjelang Nataru,” kata Hassanudin.

Hassanudin juga menekankan kepada Ali Yusuf harus mampu menangani dan mengendalikan stunting dan kemiskinan ekstrem khususnya, di Deliserdang dengan mengaktifkan posyandu dan anggaran stunting.

Hassanudin memuji bahwa investasi di Kabupaten Deliserdang sangat baik. Sehingga memberikan kontribusi dalam pendapat asli daerah (PAD) bagi Sumut dan Deliserdang sendiri.

Pada tahun 2023, APBD Kabupaten Deliserdang sebesar Rp 4,5 triliun dengan jumlah penduduknya, mencapai 2 juta jiwa. Atas hal itu, Hassanudin dilakukan pengelolaan dengan baik bagi kesejahteraan masyarakatnya.

“Kita tahu tahun 2023 Deliserdang mengelola APBD yang cukup besar dengan jumlah penduduk cukup besar,” kata Hassanudin.

Mantan Pangdam I Bukit Barisan juga mengajak Ali Yusuf untuk menyukseskan Pemilu 2024 dan Pilkada serentak tahun 2024.

“Menjelang Pemilu, saya mengajak semua pihak menjaga kondusivitas dan netralitas ASN. Mari jaga ketentraman bersama Forkopimda,” tandas Hassanudin.

Untuk Diketahui, Dengan Ali Yusuf sebagai Bupati Deli Serdang, melanjutkan sisa jabatannya, Periode 2018-2023. Sedangkan, akhir masa jabatannya berakhir pada 27 Desember.

Ali Yusuf ditunjuk sebagai Plt Bupati Deliserdang. Karena, Bupati Deliserdang, sebelumnya Ashari Tambunan menjadi Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dan sudah menjadi Daftar Caleg Tetap (DCT), yang bertarung di Pileg 2024.

Dimana, Kabupaten Deliserdang masuk dalam calon Pj Bupati yang diusulkan 3 nama dari DPRD Deli Serdang dan tiga nama lagi, dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, diajukan ke Kemendagri RI. Karena, berakhir masa jabatan Bupatinya.(gus/ram)

Pekan Depan DPRD Medan Gelar Sidang Paripurna PAW Empat Anggota Dewan

Ketua DPRD Medan, Hasyim.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Kota Medan akan segera menggelar sidang Paripurna Pengganti Antar Waktu (PAW) pada pekan depan. Belakangan diketahui, sidang Paripurna PAW tersebut akan digelar pada Selasa (12/12/2023).

“Benar, kita akan menggelar sidang Paripurna PAW tanggal 12 (Desember 2023) ini,” ucap Ketua DPRD Medan, Hasyim kepada Sumut Pos, Jumat (8/12/2023).

Dikatakan Hasyim, PAW akan dilakukan secara langsung terhadap empat orang Anggota DPRD Medan, yakni Siti Suciati (Fraksi Gerindra), D Edy Eka Suranta S Meliala (Fraksi Gerindra), M. Afri Rizki Lubis (Fraksi Golkar), dan Irwansyah (Fraksi PKS).

“Sidang PAW nya dilakukan untuk empat orang langsung. Dua dari Fraksi Gerindra, satu dari Fraksi Golkar, dan satu dari Fraksi PKS,” ujar Ketua DPC PDIP Kota Medan itu.

Terkait SK Gubernur yang menetapkan PAW terhadap empat orang tersebut, Hasyim menyebutkan bahwa DPRD Kota Medan telah menerimanya.

“Dari info yang saya dapat, SK dari Gubernur sudah turun. Untuk pastinya boleh tanyakan langsung ke Sekwan (Sekretaris DPRD Medan),” tutupnya.

Terpisah, dikonfirmasi Sumut Pos, Sekretaris DPRD Medan, M Ali Sipahutar membenarkan sidang Paripurna PAW tersebut.

Ali Sipahutar pun menegaskan bahwa sidang Paripurna PAW itu akan dilaksanakan pada Selasa (12/12) mendatang karena pihaknya telah mendapatkan SK Gubernur Sumatera Utara terkait penetapan PAW terhadap empat orang tersebut.

“Sudah, SK Gubernurnya sudah kita terima semalam. Hari ini kita sampaikan ke meja kerja Ketua DPRD Medan, hari Selasa (12/12/2023) nanti paripurna PAW nya,” jawabnya.

Dijelaskan Ali, nantinya ada empat orang yang akan dilantik sebagai Anggota DPRD Medan untuk menggantikan empat orang Anggota DPRD Medan yang di PAW.

Berdasarkan KepGub Sumatera Utara No. 188.44/1017/KPTS/2023, akan dilantik atas nama Jaya Saputra (Gerindra).

Berdasarkan KepGub Sumatera Utara No. 188.44/1018/KPTS/2023, akan dilantik atas nama H. Ilhamsyah SH (Golkar).

Berdasarkan KepGub Sumatera Utara No. 188.44/1007/KPTS/2023, akan dilantik atas nama Bukhari SE (PKS).

Berdasarkan KepGub Sumatera Utara No. 188.44/1006/KPTS/2023, akan dilantik atas nama Abdullah Roni (Gerindra).

“Keempatnya akan dilantik sekaligus, secara bersamaan di Sidang Paripurna PAW hari Selasa nanti,” pungkasnya.

Seperti diketahui, adapun empat orang Anggota DPRD Medan yang akan di PAW pada Selasa nanti, yakni Siti Suciati (Fraksi Gerindra), D Edy Eka Suranta S Meliala (Fraksi Gerindra), M. Afri Rizki Lubis (Fraksi Golkar), dan Irwansyah (Fraksi PKS).

Menariknya, meski berasal dari tiga partai yang berbeda, keempatnya berlabuh ke partai yang sama, yakni Partai NasDem. Keempatnya pun diketahui akan kembali maju sebagai Caleg DPRD Medan pada Pemilu 2024 dari Partai NasDem.
(map/ram)

Warga Rengas Pulau Minta Perhatian Pemko Medan Terkait Jalan

PERHATIAN: Kondisi Gang Turi Lingkungan 23 Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan yang butuh perhatian dari Pemko Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Beberapa hari yang lalu seorang warga Gang Turi Lingkungan 23 Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Iskandar memposting di media sosial terkait jalan di lingkungannya yang sudah puluhan tahun mengalami kerusakan dan tak tersentuh pembangunan.

Postingan yang diunggah tersebut viral di media sosial dan mendapat berbagai tanggapan dari netizen.

Ani salah satu warga yang tinggal disekitar lokasi mengatakan, warga sudah lelah merasakan jalan yang rusak tersebut ditambah lagi bila musim hujan jalan tak bisa dilalui oleh kendaraan.

“Kalau diceritakan sungguh sedih bang, kalau sudah musim hujan jalan tersebut banjir dalamnya sampek sebetis orang dewasa dan tak bisa dilalui kendaraan. Kalau panas kayak gini banyak lubangnya,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Ani memohon kepada Pemko Medan untuk melakukan perbaikan jalan tersebut.

“Kami mohon Pak Wali Kota Medan dapat segera memperbaiki jalan kami ini, kasian anak – anak kalau musim hujan harus digendong orang tua untuk melalui jalan ini,” harapnya.

Sementara itu, Kepala lingkungan 23 Pariono yang dihubungi wartawan mengatakan, masalah jalan tersebut sudah berulang kali diusulkan dirinya untuk dilakukan perbaikan ke Pemko Medan.

“Kalau permohonan sudah sering kali disampaikan, baik itu di reses anggota DPRD Kota Medan maupun melalui musrembang,” ucapnya.

Pariono melanjutkan, bukan hanya Gang Turi saja yang diajukan untuk dilakukan perbaikan ada berapa gang di Lingkungan 23.

“Bukan hanya Gang Turi aja yang saya ajukan untuk perbaikan, tapi ada beberapa gang juga seperti Gang Benteng, Gang Merdeka serta Sidodadi,” sebutnya.(mag-1/ram)

Dukung Pemko Fungsikan Panti Sosial Jadi Tempat Rehabilitasi Narkoba

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan tengah membangun Panti sosial untuk masyarakat Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Nantinya pada bangunan yang terletak di Kecamatan Medan Tuntungan tersebut, Pemko Medan melalui Dinas Sosial akan memfungsikan sebagian bangunan tersebut untuk lokasi rehabilitasi pecandu narkoba.

Terkait hal itu, Anggota DPRD Medan, Edi Saputra, mengaku menyambut baik keberadaan tempat rehabilitasi untuk pecandu narkoba yang disiasati Pemko Medan. Ia berharap kehadiran tempat rehabilitasi tersebut akan berdampak positif dan benar-benar difungsikan sebagai tempat pembinaan.

“Kita mendukung adanya tempat rehabilitasi narkoba milik Pemko Medan, kita harapkan panti rehabilitasi tersebut benar-benar berfungsi maksimal dalam melakukan pembinaan terhadap para pecandu narkoba,” ucap Edi Saputra, Jumat (8/12).

Namun, kata Edi, Pemko Medan bukan hanya berkewajiban untuk menyiapkan tempat rehabilitasi, tetapi Pemko Medan juga berkewajiban untuk mengedepankan langkah-langkah pencegahan (preventif).

“Membagun gedung rehabilitasi itu penitng, namun melakukan pencegahan jauh lebih penting. U tuk itu kita minta Pemko Medan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus mengedepankan langkah preventif,” ujar politisi PAN tersebut.

Edi Saputra juga mendesak Wali Kota Medan, Bobby Nasution agar melakukan sikap tegas dalam pemberantasan dan pencegahan penyalagunaan Narkoba di Kota Medan.

“Kita harap Pemko Medan dapat berkolaborasi dengan kepolisian dalam melakukan pemberantasan narkoba,” katanya.

Dengan difungsikannya Panti Sosial, Edi juga berharap tidak ada lagi pengemis yang berkeliaran di setiap sudut Kota Medan, khususnya yang saat ini banyak berada di persimpangan jalan inti Kota Medan.

“Dalam hal ini kita minta Dinas Sosial dan SatPol PP supaya melakukan pengawasan rutin,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti mengatakan, bangunan Panti Sosial akan segera difungsikan tempat pembinaan PMKS dan juga tempat rehabilitasi pecandu narkoba.

“Kita harapkan tahun 2024 sudah bisa kita fungsikan. Khusus untuk tempat rebah korban pecandu narkoba, kita akan kerjasama dengan pihak Kepolisian dan pihak BNN (Badan Narkotika Nasional),” terang Khoiruddin.
(map/ram)

AKBP Janton Silaban Jabat Kapolres Pelabuhan Belawan

JABAT: AKBP Janton Silaban Jabat Kapolres Pelabuhan Belawan Menggantikan AKBP Josua Tampubolon.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO- Kapolri Jendral, Pol. Listyo Sigit Prabowo, kembali melakukan mutasi para perwira di tubuh Polri Kamis (7/12/2023).

Dari surat telegram yang dikeluarkan oleh Kapolri dengan nomor ST/2750/XII/KEP/2023, tanggal 07 Desember 2023 yang ditandatangani oleh ASDM Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo terdapat beberapa perwira tinggi dan menengah yang dimutasi oleh Kapolri.

AKBP Josua Tampubolon yang selama ini menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Belawan digantikan oleh AKBP Janton Silaban, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Riau, sedangkan AKBP.Josua Tampubolon akan menempati posisi barunya sebagai Kasubbid Sespimma Bidjemen Lemdiklat Polri.

AKBP Josua Tampubolon akan mengakhiri jabatannya di Polres Pelabuhan Belawan yang dijabatnya sejak 23 Januari 2023 lalu, dan akan secepatnya dilakukan Sertijab.

AKBP Janton Silaban Pria kelahiran 12 Oktober 1977, Sipatea, Provinsi Sumatera Utara ini, pernah menjabat sebagai Kapolsek Talang Ubi, Kabupaten Muara Enim Jambi

Berbagai pengalaman, sudah diemban oleh Angkatan Polisi (Akpol) 2003 ini, mulai bertugas di Polda Jambi, dan langsung bertugas Kepala Sentral Pelayanan Kepolisian (KSPK), ‎ kemudian dua tahun menjabat Kanit Tekab Polres Sarolangun, selanjutnya ia dua tahun menjadi Kapolsek di wilayah hukum Serolangun.

Setelah lulus PTIK di tahun 2009, ia langsung bertugas di wilayah hukum Polda Sumsel menjabat sebagai Kasat Reserse Narkoba, dan Reserse Kriminal, di Polres Ogan Komering Ulu Timur (OKUT), dan Kanit Direktur Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polda Sumsel.

Berbagai macam pengalaman selama ber‎tugas, menjadi pelajaran yang berharga dan tak terlupakan saat menjalankan tugas yang ia emban.

Dan yang terakhir sebelum menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Belawan, ia menduduki jabatan sebagai Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Riau. (mag-1/ram)