Home Blog Page 886

Berantas Pungli, Polres Labuhanbatu Memperoleh Penghargaan Terbaik I dan Terbaik III

PENGHARGAAN: Kepolisian Resor Labuhanbatu mendapat 2 penghargaan pemberantasan pungutan liar di 2 kabupaten di wilayah hukumnya. kabupaten Labuhanbatu dan Labura. (fajar)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Resor Labuhanbatu mendapat 2 penghargaan di 2 kabupaten di wilayah hukumnya. Yakni, Kabupaten Labuhanbatu Utara mendapat Predikat Penindakan Terbaik I, dan Kabupaten Labuhanbatu mendapat Predikat Penindakan Terbaik III.

Pemberiaan Penghargaan Unit Pemberantasan Pungutan liar (UPP) dilaksanakan saat Rapat Kerja (Raker) Analisa dan Evaluasi (Anev) UPP Provinsi Sumut tahun 2023, Rabu 6 Desember 2023di Hotel Grand Mercure Maha Cipta Medan.

Polres Labuhanbatu yang dihadiri oleh Wakapolres Labuhanbatu Kompol Ricky Pripurna Atmaja selaku Ketua Unit Pemberantasan Pungutan liar (UPP) Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara menerima langsung Penghargaan dari Plt Irwasda Polda Sumut Kombes Wahyu Kuncoro selaku Ketua UPP Prov Sumut tersebut sebagai Pokja Penindakan Terbaik.

Kapolres Labuhanbatu AKBP James H Hutajulu melalui Kasi Humas IPTU Parlando Napitupulu menjelaskan bahwa Keberhasilan Satgas Saber Pungli UPP Labuhanbatu menjadi contoh nyata kolaborasi yang efektif antara Pemerintah Daerah dan Kepolisian serta stakeholder terkait lainnya.

“Ini dalam menjaga keadilan dan keberlanjutan pembangunan,” ujar Porlando, Kamis, 7 Desember 2023. (fdh)

Terus Ekspansi, Sensatia Botanicals Buka Gerai Pertama di Medan

Gerai Sensatia Botanicals yang baru dibuka di Sun Plaza Medan. Ini merupakan gerai ke-30 dan yang pertama di pulau Sumatera.  (ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO –  Sensatia Botanicals, sebuah perusahaan manufaktur produk kecantikan yang berasal dari Bali, telah membuka gerai pertamanya di Sun Plaza Medan pada (7/12). Sebagai penyedia produk kecantikan dan perawatan kulit, kehadiran gerai baru Sensatia Botanicals diharapkan dapat memenuhi kebutuhan penggemar produk kecantikan natural atau alami yang telah menjadi tren masa kini.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut), pertumbuhan ekonomi daerah ini tercatat meningkat sebesar 5,19 persen secara tahunan (yoy) pada triwulan kedua 2023. Seiring membaiknya ekonomi daerah dan global, merek lokal yang dikenal akan produk naturalnya inipun menangkap peluang untuk memperluas jangkauan produk.

“Ini merupakan gerai ke-30 kami dan yang pertama di pulau Sumatera. Penambahan gerai di Medan ini tidak lepas dari meningkatnya minat masyarakat terhadap produk kecantikan berbahan alami. Hal ini mendorong kami untuk melakukan ekspansi dan membuka gerai baru di wilayah yang dirasa tepat untuk produk kami ini,” ujar Michael Lorenti selaku CEO dan Founder Sensatia Botanicals.

Sensatia Botanicals menyediakan rangkaian produk berbahan natural dan berkualitas. Beberapa produknya meliputi perawatan wajah dan tubuh seperti facial mask dan scrub, body wash dan lotion, hand wash, dan lainnya. Dan tersedia pula produk yang diformulasikan khusus bagi ibu hamil, kulit sensitif bayi dan anak-anak.

“Kami ingin menjadi lebih dari sekedar brand kecantikan. Dengan fokus pada praktik berkelanjutan (sustainability) dan pemberdayaan masyarakat sekitar, kami berkomitmen menyediakan inovasi produk berbahan alami yang ramah lingkungan,” tutup Michael.

Saat ini Sensatia Botanicals telah memiliki 30 gerai yang tersebar di area Bali, DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara. Dengan harga mulai dari Rp 36.000, seluruh produk Sensatia Botanicals dapat ditemukan melalui situs www.sensatia.com, berbagai platform e-commerce, dan gerai resmi terdekat.

Hadir sejak tahun 2000 di Indonesia, Sensatia Botanicals sebagai perusahaan manufaktur telah menghadirkan beragam produk kecantikan berbahan alami. Perusahaan ini telah mendapatkan Sertifikasi GMP (Good Manufacturing Practice) di bawah Petunjuk Kosmetik ASEAN dan Sertifikasi Halal oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, serta telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). (sih)

Sekda Binjai Imbau Camat Dan Lurah Tingkatkan Pemungutan PBB

RAKOR: Sekda Binjai, H Irwansyah Nasution (tengah) saat memimpin rakor optimalisasi pemungutan PBB.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kota Binjai, H Irwansyah Nasution mengimbau kepada camat dan lurah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor pajak bumi dan bangunan (PBB). Seruan ini disampaikan Sekda Binjai ketika memimpin rapat koordinasi terkait optimalisasi pemungutan PBN di aula Balai Kota Binjai, Rabu (6/12/2023).

Rakor yang dipimpin Sekda Binjai dan diikuti jajaran OPD, asisten, staf ahli hingga pada camat dan lurah. Dalam arahannya, Sekda Binjai menjelaskan, peningkatan atau optimalisasi pemungutan PBB bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kata Sekda Binjai, hal ini cukup penting untuk mendukung peningkatan sarana dan prasana pembangunan daerah.

PIMPIN: Rakor pemungutan PBB diikuti jajaran camat, lurah, asisten, hingga staf ahli yang dipimpin Sekda Binjai, H Irwansyah Nasution.

“Untuk itu saya minta kepada kolektor dan kepala lingkungan untuk bekerja sama melakukan operasi sisir kepada wajib pajak untuk pengutipan PBB”, jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Sekda Kota Binjai juga meminta agar data-data wajib pajak dapat ditindaklanjuti. Dengan demikian, hal tersebut dapat mengoptimalkan potensi-potensi yang seharusnya dapat diterima.

“Saya minta camat dan lurah untuk saling berkoordinasi dengan kepala Llngkungan serta kolektor, agar kita tau berapa SPPT yang tidak terbagi dan tidak diedarkan kepada wajib pajak. Saya harap camat, lurah beserta BPKPAD dapat berkoordinasi dengan baik untuk mempermudah proses pengutipan PBB di Kota Binjai,” pungkasnya. (ted/ram)

Bank Mestika Sabet Penghargaan di LPS Banking Award 2023

Direktur Kepatuhan Bank Mestika, Andy.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Banking Award 2023, Bank Mestika menyabet penghargaan dengan kategori ‘Bank Terbaik Dalam Laporan Kepatuhan Kebijakan SCV’. Acara ini, berlangsung di Jakarta, 6 Desember 2023.

LPS menggelar acara penghargaan ini, sebagai bentuk apresiasi kepada Industri perbankan. Apresiasi ini diberikan kepada Lembaga Jasa Keuangan yang mendukung dan aktif dalam memajukan industri keuangan dan meningkatkan literasi keuangan, untuk mendorong perekonomian Nasional.

Penghargaan ini diberikan kepada Bank Mestika oleh anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan, Didik Madiyono,

Direktur Kepatuhan PT Bank Mestika Dharma Tbk (Bank Mestika), Andy mengungkapkan bahwa dipenghujung tahun ini, Bank Mestika mendapatkan penghargaan yang luar biasa membanggakan. Sebagai Lembaga Jasa Keuangan dan Perusahaan Publik, Bank Mestika wajib menerapkan aspek kepatuhan dalam setiap lini bisnis yang dimiliki Bank.

“Penghargaan ini kami persembahkan kepada shareholder yang telah memberikan kepercayaan kepada Bank Mestika hingga saat ini,” ucap Andy dalam keterangannya, Kamis (7/12).

Bank Mestika yang telah beroperasi sejak tahun 1955 hingga saat ini terbukti tangguh melewati berbagai krisis yang ada. Lanjut, Andi mengatakan penerapan system manajemen risiko yang baik serta penerapan kepatuhan untuk memastikan bahwa kebijakan, ketentuan.

“Sistem dan prosedur serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank telah sesuai dengan ketentuan regulator dan perundang-undangan yang berlaku,” kata Andy.(gus)

Gelar Mimbar Demokrasi di Makam Pahlawan, FDSU Singgung Politik Dinasti

MIMBAR: Puluhan massa FDSU menggelar mimbar demokrasi di Taman Makam Pahlawan, Kamis (7/12/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan massa mengatasnamakan Front Demokrasi Sumatera Utara (FDSU) menggelar mimbar demokrasi di Makam Pahlawan, di Jalan Sisingamaraja, Medan, Kamis (7/12/2023). Dalam mimbar bebas itu, massa menyingung politik dinasti dan bangkitnya orde baru.

“Demokrasi itu seharusnya taat pada konstitusi. Tapi hari ini atas nama kekuasaan, demokrasi telah dirusak oleh sekelompok elit-elit kekuasaan di negara ini. Politik dinasti harus kita tolak. Politik dinasti mematikan semangat orang-orang muda,” ucap Koordinator FDSU, Jhonny Sitompul dalam orasinya politiknya.

Kemudian, perwakilan tokoh pers Sumut, Idris Pasaribu yang turut memberikan orasi bebasnya, mengajak seluruh massa aksi untuk mengawal demokrasi.

“Suara demokrasi adalah suara rakyat. Saya hanya minta hidupkan demokrasi di tengah-tengah rakyat,” ucapnya.

Sementara, Jhonny Sitompul yang diwawancarai mengaku tujuan mimbar demokrasi ini dilaksanakan, yakni menyuarakan suara-suara demokrasi yang mulai tersandera.

“Demokrasi hari ini tidak berpihak lagi kepada rakyat. Ini bentuk-bentuk pengkhianatan terhadap pancasila dan pengkhianatan terhadap nilai-nilai reformasi,” tegasnya.

Iapun mengajak masyarakat Sumatera Utara, untuk tidak takut menyuarakan demokrasi. Selain itu, Jhonny juga menyinggung kontestasi pemilu, yang menurutnya diduga sarat akan kecurangan.

“Jadi pemilu sekarang kita indikasikasikan adanya kecurangan-kecurangan dari tingkatan MK pada waktu itu ada sistem yang sudah mereka persiapkan. Maka hari ini, ada kekuatan orde baru dan kami menyatakan sikap ini sebagai kemunduran demokrasi,” katanya.

Jhonny berharap, mengajak kalangan masyarakat dari berbagai generasi dan latar belakang ekonomi untuk bersama-sama mengawal demokrasi. “Kita harus melawan pembungkaman demokrasi,” pungkasnya.

Amatan wartawan, puluhan massa yang mayoritas Gen-Z ini, tampak membentangkan poster dan spanduk dengan berbagai tulisan kekecewaan. Usai menyampaikan mimbar bebas, massa yang dikawal petugas kepolisian itu akhirnya membubarkan diri dengan tertib. (man/ram)

Karutan Labuhan Deli Siapkan Langkah Strategis Jelang Pemilu 2024

Kepala Rutan Kelas I Labuhan Deli, Erwin F Simangunsong.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka menghadapi Pemilu 2024, Kepala Rutan Labuhan Deli, Erwin F Simangunsong telah mempersiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan pelaksanaan proses demokrasi berjalan lancar, transparan, dan melibatkan partisipasi aktif seluruh warga binaan yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). Hal itu dikatakannya ketika dikonfirmasi, Kamis (7/12).

Erwin menjelaskan langkah-langkah yang diambil yakni melibatkan peningkatan kapasitas SDM jajarannya di Rutan Labuhan Deli, mulai dari perencanaan dalam penyelenggaraan Pemilu yang akan datang, hingga mengawal petugas yang terlibat, mulai dari petugas KPPS, Panwaslu, Bawaslu, dan saksi-saksi di lapangan.

“Di Rutan Labuhan Deli ini, direncanakan terdapat 3 tempat pemilihan suara (TPS) dengan masing-masing 200 jumlah suara DPT, dengan jumlah warga binaan yang ada di Rutan kurang lebih sebanyak 1.471 orang, dengan daerah pemilihan sebagian masuk di Deliserdang, dan Kota Medan,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Kamis, (7/12/2023).

Dijelaskannya, letak Rutan Labuhan Deli masuk ke wilayah Kota Medan. Sehingga kemungkinan besar warga binaan yang beralamat di Kabupaten Deliserdang tidak bisa menggunakan suaranya untuk memilih Calon Legislatif tingkat Kabupaten.

Selain itu, pelaksanaan Pemilu 2024 yang dilaksanakan nantinya akan dikonsentrasikan pada suatu tempat dengan sistem per kelompok bagi warga binaan yang akan memilih atau mencoblos guna memudahkan pemantauan warga binaan serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Hal ini untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat memahami tugas dan tanggung jawab mereka dengan baik. Selain itu, sistem pengamanan diperkuat dan ditingkatkan guna mendukung selama proses Pemilu.

Dalam upaya pemahaman dan menjaga transparansi bagi warga binaan, diharapkan adanya penyuluhan dan sosialisasi baik dari KPU dan pihak terkait kepada WBP, berkenaan prosedur pemilihan dan hak-hak mereka. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi warga binaan dalam menentukan masa depan demokratis negara.

“Komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama Pemilu juga menjadi perhatian utama saya, Kolaborasi erat melibatkan aparat dari Kepolisian Polres Pelabuhan Belawan nantinya, untuk memastikan Pemilu 2024 yang aman dan damai selama proses pemilihan berlangsung,” tutup Erwin.

Dengan langkah langkah ini, Rutan Labuhan Deli Kelas I, optimis dapat memberikan kontribusi maksimal dalam memastikan kelancaran dan keberhasilan Pemilu 2024, sekaligus memperkuat dasar demokrasi di tingkat lokal. (mag-1/ram)

Besok, Ali Yusuf Siregar Dilantik Jadi Bupati Deliserdang Definitif

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Pelaksana Tugas (Plt) Deliserdang, H M Ali Yusuf Siregar dikabarkan akan menjalankan prosesi pelantikan sebagai Bupati definitif, Jumat (8/12/2023) besok. Pelantikan ini, akan dipimpin langsung Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin.

Pelantikan Ali Yusuf sebagai Bupati Deliserdang dibenarkan oleh Kepala Dinas Kominfo Sumut, Ilyas Sitorus saat dikonfirmasi Sumut Pos, Kamis (7/12/2023) siang.

“Insya Allah, kalau tidak ada halangan besok,” kata Ilyas Sitorus.

Direncanakan pelantikan tersebut, akan berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, di Jalan Jendral Sudirman, Kota Medan. Usai salat Jumat, pukul 14.00 WIB.

“Iya tempat disitu (Aula Tengku Rizal Nurdin), untuk jadwal habis salat Jumat. Karena,
jadi Bupati Deliserdang, sesuai dengan surat keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian pada tanggal 30 November 2023.
menyesuaikan jadwal agenda Pak Pj Gubsu lah,” kata Ilyas Sitorus.

Ali Yusuf Siregar sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Deliserdang yang masa jabatannya akan berakhir pada 27 Desember mendatang.

Untuk diketahui, Ali Yusuf Siregarb ditunjuk sebagai Plt Bupati Deliserdang. Karena, Bupati Deliserdang, sebelumnya Ashari Tambunan menjadi Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dan sudah menjadi Daftar Caleg Tetap (DCT), yang bertarung di Pileg 2024.

Ashari Tambunan mengundurkan diri terhitung sejak ditetapkan sebagai DCT pada 4 November 2023. Kemudian, secara otomatis ditunjuk Ali Yusuf sebagai Plt Bupati Deliserdang. (gus/ram)

Pesan Muryanto kepada Guru Besar Tetap USU, Hasil Pembelajaran Harus Berikan Solusi

KUKUHKAN: Rektor USU berfoto bersama guru besar tetap USU, setelah di kukuhkan, Rabu (6/12/20230). (ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si, memimpin langsung Upacara Pengukuhan lima Guru Besar Tetap USU, pada Rabu (6/12/2023) kemarin. Pengukuhan guru besar ini, berlangsung di Gelanggang Mahasiswa USU.

Kelima guru besar yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. Ir. Tavi Supriana, MS dari Fakultas Pertanian; Prof. Dr. Dra Rozanna Mulyani, MA, dari Fakultas Ilmu Budaya; Prof. Dr. Nursahara Pasaribu, M.Sc, dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam; Prof. Dr. Maria, SH, M.Hum dari Fakultas Hukum; serta Prof. Dr. Nurlela, M.Hum, dari Fakultas Hukum.

Dalam sambutannya, Rektor USU menekankan bahwa jabatan Guru Besar merupakan jabatan fungsional tertinggi yang dapat diperoleh dosen. Setelah meraih capaian tersebut, maka tugas Tridharma seorang dosen akan semakin bertambah.

Muryanto menilai bukan hanya dalam kuantitasnya, tetapi juga kualitasnya, serta harus menjadi role model, terkhusus di lingkungan perguruan tinggi.

“Tugas kita, sebagai Guru Besar yang harus dilakukan tanpa henti, adalah mendapatkan rekognisi atau pengakuan dari masyarakat internasional,” ucap Prof. Muryanto, dalam keterangannya, Kamis (7/12/2023).

Secara umum, setidaknya terdapat dua bagian besar yang harus menjadi concerning issues di perguruan tinggi, yaitu tata kelola dan hasil pembelajaran yang dilakukan. Prof. Mury menjelaskan bahwa tata kelola perguruan tinggi harus minimalis, tetapi kaya akan fungsi. Karena telah terjadi disrupsi sebagai dampak kemajuan teknologi.

“Untuk itu, maka hasil pembelajaran harus dapat memberikan solusi cepat mengatasi masalah yang dihadapi dunia industri,” jelas Prof. Mury.

Lebih lanjut, rektor menyoroti bahwa USU telah melakukan transformasi agar kedua isu tersebut dapat dikelola dengan hasil yang memperkuat kinerja kelembagaan. Komitmen tersebut dilakukan dengan mengajak dosen agar melakukan transformasi tugas bagi dirinya sendiri, berjalan seiring dengan transformasi kelembagaan di USU.

“Kekuatan utamanya bersumber dari dosen yang menyusun kurikulum, menyesuaikan metode pembelajaran based learning, dan mendiseminasi hasil risetnya di jurnal internasional scopus,” tegas Prof. Mury.

Salah satu Guru Besar yang baru dikukuhkan, Prof. Dr. Nursahara Pasaribu, M.Sc, memberikan harapan khusus bagi rekan-rekan yang masih berjuang menuju jenjang karir yang sama, agar mereka dapat segera meraihnya. Sementara bagi mereka yang sudah menjabat sebagai guru besar, diharapkan terdapat forum khusus di mana mereka dapat berdiskusi dan saling berbagi pengalaman serta rencana ke depan.

“Forum ini menjadi tempat kami untuk berbagi cerita dan merencanakan langkah-langkah selanjutnya dalam perjalanan karir kami,” tutur Prof. Nursahara.

Sebagai informasi, saat ini USU telah meraih Akreditasi Unggul dan menduduki peringkat 1.200 QS WUR, 1.500 THE WUR, 401 QS AUR. Dengan kekuatan 165 Guru Besar USU aktif, serta 6 orang Guru Besar yang telah menerima SK Pengangkatan dan segera menyusul dikukuhkan, diharapkan transformasi USU menuju pengakuan internasional dapat lebih cepat terealisasi.(gus/ram)

Merasa Dilecehkan, IRT warga Perbaungan Laporkan Tetangganya

KORBAN: V (41) warga Kecamatan Perbaungan diduga korban pelecehan oleh tetangganya sendiri. (fad)

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO- Ibu Rumah Tangga berinisial V (41), melaporkan tetangganya sendiri karena merasa dilecehkan. Pelaku yang berinisial Y ini diketahui sudah memiliki istri dan tinggal di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdangbedagai (Sergai).

Korban mengalami trauma dan rasa takut yang mendalam sehingga melaporkan Y ke Polres Sergai dengan nomor STTPLP/422/XII/2023/SPKT/POLRES SERGAI/POLDA SUMUT.

Menurut informasi yang dihimpun, pada Rabu (6/12/2023), korban yang sudah bersuami ini dalam kondisi kurang sehat, sehingga tidak bisa melakukan perlawanan terhadap pria yang sudah beristri tersebut meski pun sudah melakukan penolakan keras.

“Sejak kejadian itu saya merasa trauma, takut dan tidak berani keluar rumah jika Y berada di rumahnya, bahkan saat saya mendengar suara Y saya kembali trauma dan teringat peristiwa itu,” pungkas V sembari berurai air mata.

Karena rasa trauma yang mendalam bercampur takut, akhirnya V memberanikan diri melaporkan peristiwa tersebut, Selasa (5/12) malam, dengan harapan pihak Kepolisian segera memproses laporannya.

Kasat Reskrim Polres Sergai AKP JH Panjaitan melalui KBO Reskrim Iptu Edward Sidauruk saat dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut.

“Laporannya sudah diterima dan masih dalam penyelidikan,”pungkas Iptu Edward Sidauruk. (fad/ram)

Hadirkan DCE Tahun ke-3, Telkomsel Terus Akselerasikan Transformasi

Telkomsel membuka pendaftaran program DCE hingga 27 Februari 2024 bagi UKM dari empat kategori Accelerate SME Tracks, yaitu F&B, Fashion, Craft, dan Personal Care. DCE ke-3 akan melakukan Onboarding bagi 300 peserta terseleksi, Pitching Tracks bagi 32 peserta terpilih, Academy bagi 12 peserta unggulan, serta Awarding untuk 5 peserta terbaik.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Guna mendorong akselerasi transformasi digital di sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) Indonesia, Telkomsel kembali menggelar program Digital Creative Entrepreneurs (DCE). Dimulai dengan gelaran Kick-Off sekaligus Open Call registrasi UKM yang berlangsung di Jakarta, Rabu (6/12), pelaksanaan tahun ketiga program DCE mengusung tema “Upgrade to Accelerate”, menunjukkan fokus Telkomsel terhadap peningkatan kapasitas dan kapabilitas digital UKM yang dapat memaksimalkan potensi ekonomi digital Indonesia. Sebagai Small Medium Enterprise (SME) impact accelerator, program DCE merupakan upaya penciptaan dampak sosial dalam proses bisnis berkelanjutan Telkomsel yang mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG).

Mengedepankan semangat kolaborasi, Telkomsel meningkatkan program DCE ke-3 tahun ini dengan kurikulum yang dikembangkan khusus untuk akselerasi pertumbuhan skala usaha UKM, membuka peluang proposal kolaborasi dengan ekosistem digital Telkomsel, penyelenggaraan kelas intensif bersama mentor dan ahli secara offline, keterlibatan komunitas-komunitas pendukung UKM seperti Rumah BUMN, inkubator bisnis kampus, dan komunitas kreatif lokal, serta peningkatan peran alumni sebagai pendamping mentor. Telkomsel membuka pendaftaran program DCE hingga 27 Februari 2024 bagi UKM dari empat kategori Accelerate SME Tracks, yaitu F&B, Fashion, Craft, dan Personal Care.

Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Saki Hamsat Bramono mengatakan, “Dikutip dari studi BCG dan Telkom Indonesia pada 2022, 77% UKM Indonesia aktif mempekerjakan masyarakat setempat dan 67.5% di antaranya percaya bahwa mereka berdampak positif. Dengan digitalisasi, pemberdayaan masyarakat akan berlipat ganda hingga 1,4x lipat, meningkatkan jangkauan pasar secara nasional hingga 2,1x lipat dan kemungkinan ekspor hingga 4,6x lipat[1]. Selaras dengan semangat Indonesia untuk berbagi harapan akan kemajuan negeri, yang menginspirasi semangat Telkomsel untuk terus berupaya menciptakan dampak sosial dalam proses bisnis berkelanjutan yang mengimplementasikan prinsip ESG, program DCE kami hadirkan kembali dengan mengambil peran sebagai SME impact accelerator guna meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para entrepreneur dan brand owners UKM lokal. Telkomsel berharap program DCE dapat terus secara relevan mengakselerasi perkembangan bisnis UKM agar dapat bergerak dan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara inklusif dan berkelanjutan.”

Untuk mendorong keikutsertaan dari para pegiat UKM dari seluruh Indonesia, Telkomsel melangsungkan 3rd DCE Open Call di Jakarta, Rabu (6/12), yang dihadiri oleh para ahli di bidang UKM seperti CEO Pijak Bumi Rowland Asfales, CEO Maicih Dimas Ginanjar, Co-Founder Callie Cotton Paola Yuktipada, serta Co-Founder Maharati sekaligus alumni program DCE Nirakatriena Pravitaswari. Kemudian, Telkomsel akan melangsungkan kegiatan Roadshow DCE bersama komunitas UKM dan alumni program DCE di Medan (17 Januari 2024), Surabaya (31 Januari 2024), Balikpapan (7 Februari 2024), dan Bandung (21 Februari 2024).

Selanjutnya, upaya akselerasi pertumbuhan bisnis UKM dalam program DCE ke-3 akan dilakukan melalui kegiatan Onboarding bagi 300 peserta terseleksi dari seluruh pendaftar untuk mengenal lebih jauh ekosistem digital Telkomsel dan pemanfaatannya untuk pengembangan usaha, kegiatan Pitching Tracks bagi 32 peserta terpilih untuk penilaian business plan dan pemanfaatan digital dalam usahanya, kegiatan Academy bagi 12 peserta unggulan untuk membangun kapasitas bersama mentor dan ahli serta interaksi secara offline, serta kegiatan Awarding untuk final pitch dari 5 peserta terbaik.

DCE adalah program corporate social responsibility (CSR) Telkomsel yang berfokus membuka lebih banyak peluang dengan mengambil peran sebagai platform akselerasi untuk meningkatkan kapabilitas, kompetensi, dan kreativitas digital para pelaku UKM di Indonesia melalui pemanfaatan ekosistem aset dan kapabilitas Telkomsel. Program DCE dirancang secara khusus untuk mendukung UKM lokal agar dapat mencapai potensi maksimalnya, menciptakan dampak melalui inovasi yang inspiratif, serta memperkuat daya saing mereka di era ekonomi digital, baik di tingkat nasional maupun global. Dihadirkan sejak 2021, hingga tahun ketiga pelaksanaannya program DCE telah mendukung pengembangan lebih dari 2.500 UKM lokal dan mencatatkan hingga 350 UKM terbaik sebagai alumninya.

Informasi lebih lanjut mengenai program DCE ke-3 dapat diakses melalui laman dce.co.id dan media sosial @dce_id.(rel)