Home Blog Page 885

Pelantikan PAW Anggota DPRD Binjai

ANGGOTA: Ketua DPRD Binjai, Noor Sri Syah Alam Putra melantik Zainal Abiddin Nasution sebagai Anggota DPRD Binjai.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Zainal Abiddin Nasution alias Ki Ageng dilantik sebagai Anggota DPRD Binjai, Kamis (7/12/2023). Dia dilantik menggantikan Benny Aulia Sanjaya yang pindah partai atau keluar dari Partai Hati Nurani Rakyat.

Ketua DPRD Binjai, H Noor Sri Syah Alam Putra yang memimpin rapat paripurna pelantikan pergantian antar waktu (PAW) tersebut. Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah juga hadir pada kesempatan ini.

Ketua DPRD Binjai yang akrab disapa Kires yang melantik Zainal sebagai Anggota DPRD Binjai. Kires yang membacakan keputusan Gubernur Sumut mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan tersebut.

“Selamat dan sukses atas pelantikan ini,” kata dia.

Sementara, Zainal Abiddin Nasution mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah melakukan proses pelantikan PAW tersebut. Dia akan bekerja sepenuhnya untuk masyarakat Kota Binjai.

“Insya Allah kita akan menjaga amanah ini sebagai wakil rakyat,” pungkasnya.

Usai dilantik, Zainal menyalami rekan sejawatnya sesama wakil rakyat di Gedung DPRD Binjai. (ted/ram)

Cegah Inflasi Akhir Tahun, Pemko Sibolga Gelar Pasar Murah

WAWANCARA: Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Jona Taruli Sidabalok dan Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumbantobing saat diwawancara terkait penyelenggaraan pasar murah.

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Sibolga menggelar pasar murah dengan menyiapkan sekitar dua ribuan paket bahan pokok bersubsidi. Seperti diketahui, Pemerintah Kota Sibolga, sepertinya tak ingin kecolongan lagi dengan tingginya inflasi tahunan (yoy) yang melampaui 4 persen selama dua bulan berturut pada Oktober-November 2023.

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS), Kota Sibolga mengalami inflasi tinggi mencapai 4,33 % (yoy) pada Oktober 2023, dan pada November 2023 mengalami inflasi 4,19% (yoy).

Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumbantobing menjelaskan, pasar murah tersebut dilaksanakan Dinas Perindag bekerja sama dengan Dinas Perikanan Ketahanan Pangan dan Pertanian (PKPP), Perum Bulog, dan Satgas Pangan dari Polres Sibolga.

“Hari ini, pasar murah digelar di 2 titik dari rencana 12 titik di Kota Sibolga. Kegiatannya kita jadwalkan selama 8 hari berturut,” kata Pantas Maruba Lumbantobing kepada wartawan, di sela peninjauan pasar murah, di Jalan Peralihan, Kelurahan Pancuran Dewa, Kecamatan Sibolga Sambas, Rabu (6/12/2023).

Pantas yang saat itu didampingi Kadis Perindag, Ramayana Tambunan menjelaskan, total bahan pokok yang disiapkan mencapai 2.800 paket. Komoditasnya, beras, cabai merah, minyak goreng, gula pasir dan telur.

“Harganya dipastikan jauh lebih murah dibanding harga pasar, karena kita memberikan subsidi 20 persen terhadap semua jenis barang yang disiapkan,” kata Pantas.

Dia berharap, gerakan pasar murah ini dapat menekan inflasi di Kota Sibolga pada Desember 2023. Karena, BPS telah merilis bahwa Kota Sibolga mengalami inflasi tinggi dari inflasi nasional selama dua bulan berturut (Oktober-November 2023).

“Pemko Sibolga bersama TPID menaruh perhatian serius terhadap hal ini. Salah satunya melakukan intervensi harga melalui gerakan pasar murah dan operasi pasar nantinya. Harapan kita, upaya ini dapat menekan atau menurunkan inflasi di Kota Sibolga,” kata Pantas.

Dia menambahkan, bersamaan dengan itu, pada minggu ketiga Desember 2023, atau menjelang hari besar keagamaan nasional, Pemko Sibolga akan meluncurkan bantuan ke masyarakat, yaitu subsidi untuk barang-barang kebutuhan Natal dan Tahun Baru 2024.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Jona Taruli Sidabalok mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Sibolga menggelar pasar murah. Ini adalah salah satu program pengendalian inflasi.

“Sampai posisi November 2023, secara tahun kalender (ytd), Kota Sibolga mengalami inflasi 2,72 % (ytd). Kita harapkan sampai akhir tahun, tetap bisa dalam sasaran target inflasi nasional 3,0±1%,” kata Jona Taruli Sidabalok.

Dikatakannya, Bank Indonesia juga berharap, kegiatan yang dilaksanakan Pemko Sibolga berdampak terhadap pengendalian harga-harga kebutuhan pokok di masyarakat.

“BI Sibolga terus bersinergi dengan Pemko Sibolga untuk mengendalikan inflasi dengan memberikan informasi terkait komoditi yang menjadi penyumbang inflasi. Dengan informasi itu, Pemko Sibolga dapat mengambil tindakan atau kebijakan untuk mengendalikan inflasi di daerah,” katanya.

Kepala Bulog Sibolga, Ahmad Fadly, yang hadir di acara itu menjelaskan, untuk persediaan beras di Gudang Bulog Sibolga ada 1.600 ton, ditambah persediaan dalam perjalanan 1.000 ton, jadi untuk Desember 2023, terdapat stok 2.600 ton beras.

“Stok beras tersebut mencukupi untuk 3 bulan ke depan. Saat ini, Bulog juga terus melakukan operasi pasar melalui beras SPHP, dan juga akan ada bantuan pangan yang akan disalurkan oleh PT Pos Indonesia, itu juga untuk menekan harga beras di Desember ini,” kata Ahmad Fadly.

Satgas Pangan Polres Sibolga, Ipda Pasma Pasaribu menjelaskan, pihaknya tetap melakukan upaya pencegahan terhadap oknum-oknum yang mencoba melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok.

“Khusus menjelang Natal dan Tahun Baru 2024, kita tetap bekerja. Bila kita menemukan, kita segera menindak tegas sesuai UU tata niaga dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara bagi pelaku,” kata Pasma.

Terkait pengawasan, pihaknya terus bersinergi dengan Dinas Perindag, Dinas Perikanan Ketahanan Pangan dan Pertanian, dan sejauh ini belum ada temuan aksi penimbunan bahan sembako di Kota Sibolga. (mag-5/ram)

Polsek Patumbak Tangkap Perampok Handphone Anak PNS

DIAMANKAN: Tersangka saat diamankan di Polsek Patumbak.

PATUMBAK, SUMUTPOS.CO – Petugas Sat Reskrim Polsek Patumbak meringkus seorang tersangka perampokan, Syahdu Simanjuntak, warga Jalan Gaharu IX, Kelurahan Harjosaru II, Kecamatan Medan Amplas, Rabu (6/12) siang.

Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chan SH, MH mengatakan, tersangka ditangkap berawal dari laporan korban Amran Husni, bahwa handphone anaknya dirampok seorang laki-laki ketika naik angkot jurusan Medan-Tebingtinggi di bawah Fly Over Amplas.

“Pelaku meramas handphone anak korban. Dan anak korban sempat tarik menarik, hingga pelaku berhasil membawa kabur handphone korban” ujar Faidir.

Berhasil menguasai harta korban, pelaku melarikan ke arah jembatan Sungai tak jauh dari lokasi. Sementara korban dan anaknya teriak rampok.

Petugas Reskrim yang saat itu melakukan patroli, menghampiri korban. Setelah mendapat informasi ciri ciri pelaku dari korban, petugas melakukan pengejaran ke arah jembatan.

Saat itu pula, petugas yang melakukan pencarian, lanjut Kompol Faidir, berhasil menemukan pelaku yang sembunyi di bawah kolong jembatan.

Bersama barang bukti Handphone Android milik korban, pelaku diboyong ke Polsek Patumbak bersama barang buktinya. Sementara korban dan anaknya membuat laporan pengaduan.

“Kami masih melakukan pengembangan dan memeriksa beberapa Laporan Polisia yang kita terima, apakah dengan modus yang sama atau apakah ada kasus lainnya yg di lakukan oleh pelaku. Apabila ada, kami juga akan proses sesuai hukum yang berlaku dimana pelaku sebagai seorang residivis” ujar Kompol Faidir. (Han)

Atasi Banjir di Gatsu, Ini yang Dilakukan Dinas SDABMBK

PROYEK: Kabid Drainase Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan ST MM saat meninjau salah satu proyek pekerjaan Pemko Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) mengaku terus berupaya untuk mengatasi genangan air di sejumlah ruas jalan di Kota Medan dengan terus memperbaiki sistem drainase.

Salah satunya yang menjadi perhatian Dinas SDABMBK, yakni Jalan Gatot Subroto yang merupakan salah satu jalan protokol di Kota Medan. Mengingat, ruas Jalan Gatot Subroto di Kecamatan Medan Sunggal, tepatnya di sekitar kantor Kemenag Sumut atau sekitar kantor Kodam I/BB kerap kali tergenang air setiap kali hujan deras turun.

“Untuk Jalan Gatot Subroto, di sekitar (Kodam I/BB) itu memang terus menjadi perhatian kita. Bukan hanya di Jalan Gatot Subroto, tapi kita juga fokuskan untuk penanganan banjir di kawasan (Medan) Sunggal,” ucap Kabid Drainase Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan kepada Sumut Pos, Kamis (7/12/2023).

Dikatakan Gibson, untuk mengatasi genangan air di kawasan Medan Sunggal, saat ini pihaknya berfokus melakukan penanganan dengan membangun subdrain di Jalan T.B Simatupang.

“Untuk kawasan Sunggal, sebagai antisipasinya kita melakukan pengerjaan Subdrain dengan menggunakan box berukuran 2 meter x 2 meter pada kedalaman 8 meter dibawah permukaan jalan,” ujarnya.

Dijelaskan Gibson, pembangunan Subdrain tersebut dilakukan dari Jalan T.B Simatupang (sekitar kantor Perumda Tirtanadi Sunggal) menuju Sungai Belawan.

“Tepatnya dari Sungai Belawan ke Jalan TB simatupang terus ke Jalan Sunggal. Saat ini sedang terus dikerjakan dan akan dilanjutkan tahun depan (2024) di sepanjang Jalan Sunggal,” jelasnya.

Khusus untuk drainase di Jalan Gatot Subroto sendiri, sambung Gibson, Dinas SDABMBK Kota Medan tidak akan melakukan pembangunan drainase, melainkan hanya akan melakukan normalisasi.

“Sebab subdrain yang sedang kita bangun tersebut akan membuat limpasan air menuju ke Jalan Subroto jauh berkurang, sehingga genangan air disana bisa teratasi,” sambungnya.

Tak hanya itu, lanjut Gibson, guna mengatasi banjir di Jalan Gatot Subroto tersebut, pihaknya juga akan melakukan penggalian Sungai Bedera.

“Kita juga akan sodetan aliran Sungai Bedera yang selama ini semua ke arah Kodam. Kemudian kita akan melanjutkan pembangunan Subdrain tahun depan di Jalan Sunggal. Nantinya, kita akan alirkan ke arah Sungai Belawan belakang kantor Tirtanadi Sunggal yang dikerjakan sekarang,” pungkasnya.
(map/ram)

Bank Muamalat dan Insight Berangkatkan Masyarakat Kurang Mampu Umrah Gratis

SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bersama PT Insight Investments Management memberangkatkan masyarakat belum mampu untuk umrah ke Tanah Suci.

SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan, bahwa program pemberangkatan umrah ini terlaksana berkat dukungan para nasabah Bank Muamalat yang secara aktif berinvestasi dengan reksa dana Insight Haji (I-Hajj Syariah Fund). Seluruh biaya perjalanan jamaah umrah sepenuhnya berasal dari penyisihan sebagian nilai aktiva dana I-Hajj Syariah Fund yang disalurkan dalam bentuk infaq, sehingga tidak mengurangi potensi keuntungan yang diterima oleh investor.

“Program penjualan ini memang didesain khusus dimana nasabah tidak hanya sekadar berinvestasi tetapi dapat sekaligus beramal. Nasabah yang telah berinvestasi berhak memilih orang kurang mampu untuk diberangkatkan umrah secara gratis,” ujarnya.

Dedy menjelaskan, untuk program tahap pertama ini total jamaah yang akan diberangkatkan sebanyak delapan orang yang terbagi dalam dua kesempatan. Sebanyak empat jamaah diberangkatkan Bulan November lalu dan sisanya diberangkatkan pada tahun depan.

“Melihat antusiasme yang besar dari nasabah untuk berinvestasi sekaligus beramal, kami akanmelanjutkan program ini tahun depan,” imbuh Dedy.

Komisaris Independen PT Insight Investments Management M. Jani mengatakan, program ini merupakan komitmen Insight IM terhadap misi transforming investment into social impact.

“Sejauh ini, total jamaah yang telah diberangkatkan oleh Insight sejak 2005 sudah ada sekitar 750 jamaah,” katanya. Tingginya animo nasabah untuk membeli reksa dana syariah di Bank Muamalat terlihat dari jumlah investor per 30 September 2023 yang meningkat tiga kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Hal ini karena produkreksa dana di Bank Muamalat sesuai dengan karakter dan profil risiko nasabah yang mengutamakan aspek kesyariahan, return yang optimal, fitur kupon, serta risiko yang terukur.

Sebagai informasi, Bank Muamalat memiliki inovasi digital bernama Gerai Reksa Dana Syariah dimana Reksa Dana I-Hajj adalah salah satu produk investasi yang dijual di gerai tersebut. Gerai reksa dana bank pertama murni syariah di Tanah Air ini bias dengan mudah diakses oleh masyarakat melalui aplikasi mobile banking Muamalat DIN.

Gerai ini merupakan layanan yang ditujukan kepada nasabah Bank Muamalat untuk dapat melakukan transaksi pendaftaran, pembelian, penjualan, dan pemantauan atas produk reksa dana syariah. (rel/ram)

Kredivo Perluas Integrasi dengan Merchant Lokal di Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kredivo, sebagai perusahaan kredit digital terkemuka di Indonesia, terus memperluas penetrasinya guna mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif di seluruh Indonesia. Saat ini, Medan menjadi kota prioritas bagi Kredivo dengan jumlah pengguna yang naik hingga 12 kali lipat sejak tahun 2018.

Pertumbuhan ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Medan untuk mendorong digitalisasi ekonomi lokal dan beradaptasi dengan perubahan pola konsumsi masyarakat yang mulai mengadopsi layanan keuangan digital. Hal ini juga tercermin dari jumlah transaksi di merchant offline Kredivo di Kota Medan yang mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 3 kali lipat selama tiga kuartal terakhir tahun 2023. Guna terus mendukung fokus Pemkot Medan dalam digitalisasi ekonomi lokal, Kredivo juga akan fokus pada strategi perluasan merchant lokal yang diharapkan dapat membantu mereka untuk mampu beradaptasi dan bersaing dalam ekosistem digital.

Indina Andamari, SVP Marketing & Communications Kredivo mengatakan, adaptasi Paylater di kota Medan telah mendorong perubahan pada pola belanja masyarakat dengan meningkatkan kemampuan belanja tanpa harus membayar secara tunai. Selain memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam memperluas akses terhadap kredit, adaptasi Paylater juga mampu mempercepat laju bisnis bagi merchant lokal yang terintegrasi dengan sistem pembayaran ini.

“Makin banyak merchant lokal yang terintegrasi, makin tinggi kesempatan mereka untuk mampu bersaing dan meningkatkan transaksi sekaligus lebih siap mengakomodasi perubahan pola konsumsi masyarakat Medan yang semakin beralih ke layanan keuangan berbasis digital,” ujarnya.

Saat ini, Kredivo telah terintegrasi dengan lebih dari puluhan merchant lokal di Kota Medan, termasuk Berkawan Ponsel, Intikom, Mei Mei, SM Cellular, dan BJ Home Medan. Selain membantu masyarakat Medan untuk memenuhi kebutuhannya melalui opsi pembayaran digital yang fleksibel, hadirnya Kredivo di gerai merchant lokal ini dapat mendorong pertumbuhan transaksi merchant.

Data Kredivo menunjukkan rata-rata jumlah pembelian (average order value) di merchant yang telah integrasi dengan Kredivo naik lebih dari 2 kali lipat dan frekuensi transaksi pembelanjaan konsumennya naik hingga 3 kali lipat.

Selain itu, dengan total pengguna sebanyak ratusan ribu di kota Medan dengan rata-rata transaksi 4 kali per pengguna dalam sebulan memberikan dampak positif bagi merchant lokal yang telah terintegrasi dengan Kredivo.

Sebagai platform kredit digital, Kredivo tidak hanya menyediakan pilihan pembayaran fleksibel di berbagai merchant dengan fasilitas cicilan hingga 24 bulan dan bunga mulai 0%, tetapi juga menyediakan layanan top-up pulsa, paket data, PLN prabayar, dan pembayaran tagihan lainnya untuk pelanggan.

Kerjasama dengan PT FinAccel Digital Indonesia (platform “KrediFazz”) juga memungkinkan penyediaan produk pinjaman tunai tanpa agunan dengan suku bunga yang terjangkau.

Sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia, tingkat penetrasi digital di Medan cukup signifikan yaitu sebesar lebih dari 80%1 warganya telah melek internet dan lebih dari 1.000 UMKM2 telah terdigitalisasi. Angka tersebut menandakan ekosistem digital di Medan yang terus tumbuh secara progresif sejalan dengan upaya Pemkot Medan.

“Seiring dengan terus meningkatnya pengguna dan merchant lokal, Kredivo terus berperan aktif dalam mendorong masyarakat Medan untuk menggunakan Paylater secara bijak dengan mengedukasi masyarakat mengenai literasi keuangan digital. Sebagai platform keuangan resmi yang diawasi oleh OJK, Kredivo berpegang pada prinsip responsible lending dengan menetapkan bunga yang wajar, persetujuan kredit yang selektif, dan penentuan limit kredit sesuai dengan kemampuan pembayaran konsumen,” tutup Indina.

Promo istimewa telah disiapkan untuk pengguna Kredivo di Medan. Mulai dari sekarang hingga 31 Desember 2023, pengguna Kredivo berkesempatan mendapatkan diskon sebesar 5% hingga 500 ribu dan bebas 1 bulan cicilan untuk tenor 12 bulan. (rel/ram)

PGN Pasok Gas Bumi 10 BBTUD ke PLN Batam

BATAM, SUMUTPOS.CO – PT PGN Tbk (“PGN”) menyalurkan tambahan volume gas bumi ke pembangkit listrik PT Pelayanan Listrik Nasional (“PLN Batam”). Volume pemakaian gas buminya kurang lebih sebesar 10 BBTUD atau setara dengan ±8 juta liter BBM per bulan.

Proses Gas In atau pengaliran gas pertama dimulai sejak bulan Oktober 2023 dan kontraknya sendiri akan berlangsung multi years. Pembangkit ini merupakan plant baru yang akan memenuhi kebutuhan listrik di daerah Kawasan Industri Kabil dan sekitarnya. Adapun kapasitas pembangkit tersebut diperkirakan mampu menghasilkan listrik ± 50 MW.

“Penyaluran gas bumi untuk PLN Batam merupakan kontribusi PGN sebagai bagian dari Pertamina dalam menyediakan alternatif energi di masa transisi. Hal ini juga sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan industri di kawasan Pulau Batam yang merupakan salah satu Kawasan Ekonomi Khusus di Indonesia,” ujar General Manager PGN Sales and Operation Region I (SOR I) Andi Sangga Prasetia, (6/12/023).

Pengelolaan layanan dan infrastruktur gas bumi wilayah SOR I meliputi Pulau Sumatera. Sampai dengan saat ini telah menyalurkan gas bumi sebesar 163 BBTUD untuk 138.253 pelanggan di berbagai sektor mulai dari rumah tangga, industri& komersial, usaha kecil, transportasi dan pembangkit listrik. Wilayah Batam termasuk sebagai area operasi PGN dengan penyerapan gas bumi paling besar di SOR I.

“PGN Area Batam komitmen dalam memberikan kehandalan pasokan gas agar PLN Batam dapat secara maksimal melayani masyarakat. Penyaluran gas untuk PLN di titik serah Kabil juga menambah mitra strategis PGN di sektor kelistrikkan dan diharapkan dapat menambah kehandalan ketersediaan listrik di Batam,” ujar Wendi Purwanto selaku Area Head Batam. Untuk mengantarkan gas tersebut, PGN berinvestasi membangun pipa sepanjang ±3,1 KM menuju titik serah yang berlokasi di Kabil.

Sebelumnya, PGN area Batam melayani beberapa pelanggan pembangkit listrik yakni Energi Listrik Batam, PLN Batam Pulau Pemping, Batamindo Investment Cakrawala, Panbil Utilitas Sentosa dan Tunas Energi. Secara keseluruhan, PGN area Batam menyalurkan gas bumi ke pelanggan kelistrikan sebesar ±80 BBTUD. Jumlah penyaluran tersebut mendominasi penyaluran gas bumi di wilayah Batam kurang lebih 82%.

“Melihat besarnya penyerapan gas dari pelanggan pembangkit listrik memacu kami untuk memperkuat layanan gas bumi untuk kelistrikkan. Kami juga berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan, sehingga gas bumi disambut baik oleh rekan-rekan di sektor kelistrikkan. Bahkan terdapat potensi kebutuhan pemanfaatan gas bumi lebih dari 75 persen untuk sektor pembangkit listrik,” kata Wendi.

Tidak hanya kepada pelanggan pembangkit listrik, PGN Area Batam tetap menjaga komitmen melayani dan mengembangkan pemanfaatan gas bumi di sektor rumah tangga hingga industri. Hingga saat ini, total jaringan gas bumi PGN di Batam sepanjang ± 270 KM untuk melayani 102 industri& komersial, 5.774 rumah tangg dan 68 usaha kecil.

Infrastruktur gas bumi PGN tersebar dan melewati beberapa kawasan industri dan pusat keramaian. Hal ini mendatangkan potensi pertumbuhan pelanggan retail yang didominasi dari sektor industri olechemical, smelter, dan baterai.

PGN terbuka dan mendorong bagi semua sektor untuk menggunakan gas bumi, agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata bersama. Dampak efisiensi berbisnis, kehandalan produksi manufaktur dan juga kelestarian lingkungan tentunya akan memberikan nilai keunggulan berkompetisi bagi para pelaku industri yang memanfaatkan gas bumi.(rel)

Spanduk ‘Tolak Cawapres Asam Sulfat’ Bermunculan di Medan

ASAM SULFAT: Spanduk bertuliskan 'Tolak Cawapres Asam Sulfat' di Kota Medan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Spanduk bertuliskan ‘Tolak Cawapres Asam Sulfat’, terlihat dan bermunculan di sejumlah jalan protokol di Kota Medan. Spanduk ini, tidak lepas menyindir Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka.

Spanduk tersebut, kini viral di media sosial. Namun, belum diketahui siapa pihak yang memasang spanduk yang dinilai bernuansa provokatif itu.

Dari pantauan Sumut Pos, tampak spanduk berlatarbelakang warna merah maroon tersebut, terpasang di Jalan Mongonsidi dan Jalan Setia Budi, Simpang Pemda Kota, Medan.

Untuk diketahui, Pernyataan Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka itu, disampaikan saat mengisi sebuah acara diskusi ekonomi kreatif di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Minggu (3/12/2023) lalu.

“Ketika hamil harus dicek dia misalnya asam sulfat, yodiumnya terpenuhi enggak, ketika anaknya lahir sampai 2 tahun ASI-nya terpenuhi gak, berat badannya tinggi badannya oke gak,” ucap Gibran.

Menyikapi spanduk itu, Humas Bawaslu Sumut, Saut Boangmanalu mengaku baru mendapatkan informasi terkait hal tersebut. Pihaknya, akan meneruskan informasi ini ke Bawaslu Kota Medan.

“Saya dapat dari teman-teman wartawan, saya akan sharing informasi dengan teman-teman di Bawaslu Medan. Coba kami pikirkan tindaklanjutnya,” jelas Saut kepada Sumut Pos, Kamis (7/12/2023).

Saut mengungkapkan pihaknya akan menelusuri spanduk tersebut. Bila spanduk itu masuk ke ranah Pemilu, pihak Bawaslu Sumut dan Bawaslu Kota Medan akan melakukan tindak lanjut.

“Sebenarnya, kalau berkaitan dengan ranah Pemilu, baru masuk ke ranah kita. Kalau tidak masuk ranah Pemilu, kita akan berkordinasi dengan pihak terkait. Kalau aku lihat sekilas, belum tahu arahnya kemana,” jelas Saut.

Saut mengatakan bila dilakukan penelurusan atau ditindaklanjuti, pihaknya akan melihat lebih jeli hingga melakukan kajian lebih dalam atas keberadaan spanduk tersebut.

“Kita harus jeli melihat ini ya, ditangani harus jeli ini. Kalau ditangani Bawaslu ini, kalau ada dugaan pelanggaran, harus ada terpenuhi formil dan materilnya,” ucap Saut.

Saut mengatakan bila ada pihak-pihak yang merasa keberatan atas spanduk itu, diminta untuk membuat laporan ke Bawaslu Medan, agar dilakukan proses dan tindaklanjuti.

“Saya baru dapat informasinya (wartawan), kalau ada masyarakat, unsur pemilu keberatan. Silakan laporkan kalau merasa tendensius, atau kalau keberatan laporkan ke Bawaslu Medan,” kata Saut.

Saut tidak mau berasumsi, terkait spanduk tersebut, bermuatan provokatif atau tidak. Semua itu, harus dilakukan penelusuran. Baru bisa sikapi dengan peraturan perundang-undangan, yang ada.

“Kita disini, tidak mau asumsi-asumsi ya, kita akan lakukan kajian, sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” tandas Saut. (gus/ram)

Komisi IV Dorong Pemko Medan Bangun Gedung SMP Negeri di Medan Perjuangan

Anggota DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Medan agar segera merealisasikan pembangunan gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kecamatan Medan Perjuangan. Paul menilai, kebutuhan akan sekolah tingkat SMP di Medan Perjuangan tersebut terbilang cukup mendesak.

“Saat ini kebutuhannya mendesak, maka dari itu Pemko Medan sebaiknya segera membangun gedung SMP Negeri yang baru di Kecamatan Medan Perjuangan,” ucap Paul, Kamis (7/12/2023).

Selain percepatan pembangunan gedung SMP Negeri, politisi PDI Perjuangan ini juga menyarankan soal peningkatan kuantitas dan kualitas pendidikan, serta tenaga pendidik di Kota Medan.

“(Tak hanya penambahan sekolah), penambahan jumlah guru dan tenaga pendidik melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Guru, juga harus ditambah,” ujarnya.

Paul juga menyebutkan, Pemko Medan perlu melakukan evaluasi sekaligus redistribusi guru, baik di jenjang pendidikan dasar maupun menengah. Sehingga, ketersediaan guru lebih merata dan sesuai dengan kebutuhan di masing-masing sekolah.

Kemudian, sambung Paul, Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga dinilai perlu untuk menyelenggarakan program diklat struktural, fungsional dan teknis untuk tenaga kependidikan, termasuk penerapan kurikulum Merdeka Belajar.

“Untuk itu, rehabilitasi dan penambahan ruang kelas serta perencanaan pembangunan sekolah baru sangat perlu untuk segera dilakukan,” pungkasnya.
(map/ram)

Polres Binjai Diprapidkan

KETERANGAN: PH Utari Syahfitri, Khomaini (kiri) dan pengacara lainnya saat memberikan keterangan usai sidang praperadilan di PN Binjai.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Utari Syahfitri melalui kuasa hukumnya mengajukan praperadilan atas penetapan tersangka yang dilakukan penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai. Selain penetapan tersangka yang diduga ada kejanggalan, juga proses penyelidikan dan penyidikan yang termuat dalam petitum prapid oleh kuasa hukum pemohon.

Sidang prapid dipimpin hakim tunggal, Wira Indra Bangsa di Ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri Binjai.

“Agenda sidang kali ini mendengar pembacaan permohonan dan jawaban dari pihak termohon maupun pemohon. Untuk sidang agenda selanjutnya yaitu besok, Jum’at (8/11/2023), pembuktian surat dari pemohon. Sidang pertama, pihak termohon tidak menghadiri makanya sidang ditunda hari ini,” kata PH Pemohon, Khomaini didampingi pengacara lainnya.

Ada 7 pengacara yang mengawal kasus yang menimpa Utari. Khomaini menjelaskan, prapid dilakukan karena penyidik yang menangani kasus kliennya diduga telah bertindak sesuka hati dan sewenang-wenang.

“Ada tindakan sewenang-wenang yang kami duga dilakukan penyidik Polres Binjai atas proses penangkapan dan penahanan klien kami yang tidak sesuai dengan kitab undang-undang hukum acara. Di mana awalnya, klien kita diperiksa sebagai saksi pada Juni 2023 atas dugaan membuat dan menggunakan surat palsu sesuai pasal 263 jo 266,” urai dia usai sidang.

Berjalannya waktu pada 8 November 2023, kata dia, kliennya yang bernama Utari Syahfitri dilakukan penangkapan dan ditahan oleh penyidik Satreskrim Polres Binjai. Menurut Khomaini, penangkapan dan penahanan tersebut tanpa melalui prosedur penyelidikan hingga penyidikan.

“Implikasinya adalah, ada pelanggaran hak asasi manusia terhadap klien kami yang tidak sesuai dengan aturan hukum. Seyogianya apabila ada sebuah dugaan tindak pidana, maka mekanisme kepolisian dalam melakukan pemeriksaan terhadap laporan delik aduan itu pertama adalah melalui proses penyelidikan,” bebernya.

“Penyelidikan adalah suatu rangkaian tindakan penyidik untuk mencari kebenaran sebuah dugaan tindak pidana. Nah kemudian selanjutnya setelah dilakukan penyelidikan, tentunya melalui proses penyidikan yang merupakan suatu tindakan rangkaian penyidik untuk mencari kebenaran minimal dengan 2 alat bukti untuk menetapkan tersangka,” sambungnya.

Namun, kata dia, proses penyelidikan maupun penyidikan diduga tidak dilakukan penyidik. Malah sebaliknya, ujar dia, kliennya dilakukan penangkapan tanpa mengeluarkan surat perintah dan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan juga tidak pernah diterima.

“Artinya ada tindakan kesewenang-wenangan dari aparat penegak hukum dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka dan menangkapnya. Makanya proses mekanisme praperadilan pidana ini berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan bahwasanya kewenangan praperadilan ini adalah kewenangan pengadilan negeri dalam memutus dan memeriksa suatu perkara atas sah atau tidaknya penangkapan, sah tidaknya penahanan dan penetapan tersangka,” ujarnya.

Singkat cerita, PH Utari menduga ada kejanggalan dan cacat hukum dalam prosesnya. “Kalau sudah mekanisme formil hukum acara cacat dan sudah tidak sesuai aturan, bagaimana bisa pemeriksaan dari materi pokok perkara dilanjutkan,” katanya.

Kepada majelis hakim, dia berharap, dapat menerima permohonan mereka. “Apa yang dilakukan dalam hal penangkapan dan penahanan tidak sesuai. Karena itu, kami meminta untuk bebaskan klien kami dari segala tuntutan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kliennya ditetapkan sebagai tersangka atas pemalsuan surat tanah. Namun, kata dia, surat tanah yang dipalsukan adalah milik kliennya. Artinya atas nama sendiri.

Menurut Khomani, tidak ada pengujian lebih jauh yang dilakukan penyidik terkait dugaan pemalsuan surat tanah dimaksud.

“Yang dikatakan palsu yang mana, artinya laporan polisi yang dilaporkan pelapor tidak sesuai aturan dan tidak ada korelasi serta kami menduga laporannya kabur. Kita sudah meminta untuk menangguhkan penahanan terhadap klien kita, tapi sampai sekarang permohonan penangguhan belum dikabulkan,” serunya.

“Kami juga mengajukan permohonan prayudisial ke PN Stabat. Artinya apabila ada persengketaan antara perbuatan pidana dan perdata, kita mohon atas perbuatan dugaan tindak pidananya ditunda sementara sampai ada putusan yang berkekuatan hukum terhadap putusan perdata,” pungkasnya.

Prapid yang dilakukan Utari Syahfitri tercatat dalam nomor perkara 8/Pid.Pra/2023/PN Bnj pada Jum’at (24/11/2023) lalu. Utari Syahfitri saat ini menyandang status tersangka dugaan pemalsuan surat tanah di Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai, Langkat atas laporan polisi nomor: LP/B/98/II/2023/SPKT/Polres Binjai/Polda Sumatera Utara pada 18 Februari 2023. (ted/ram)