Home Blog Page 896

BSI Perkuat Layanan Inklusif Lewat Cabang Ramah Disabilitas

Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta (kanan) membantu mendorong kursi roda saat mengantarkan salah seorang nasabah BSI pada kunjungannya di BSI KCP Gresik Kota Baru, Senin (4/12).

GRESIK, SUMUTPOS.CO – Memperingati Hari Disabilitas Internasional, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menjalankan komitmennya untuk memperkuat layanan inklusif dengan melengkapi infrastruktur ramah disabilitas pada 16 cabang di Indonesia. Hal ini merupakan langkah konkrit BSI dalam mencapai Sustainability Development Goals untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang mendukung keberagaman.

BSI senantiasa berupaya memperkuat layanan inklusif untuk memenuhi ketentuan regulator yaitu POJK 6 Th 2022 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan serta PBI 3 Th 2023 tentang Perlindungan Konsumen Bank Indonesia yang mewajibkan Bank untuk menyediakan layanan yang setara kepada penyandang disabilitas dan lanjut usia.

Dalam rangka kunjungan ke salah satu cabang ramah disabilitas di KCP Gresik Kota Baru, Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta mengatakan bahwa semangat inklusivitas yang menjadi salah satu prinsip di BSI menjadi pendorong di balik langkah progresif ini. “Hal ini mencerminkan visi BSI untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan pada komunitas yang lebih luas,” ujar Bob.

Melalui pemenuhan Layanan Ramah Difabel ini, BSI berupaya memberikan layanan yang setara kepada difabel dan lansia salah satunya di Cabang Gresik Kota Baru dengan menampilkan infrastruktur yang mendukung disabilitas fisik diantaranya rampa (jalur landai), area parkir khusus, toilet ramah disabilitas, dan ruang tunggu khusus.

Bob juga mengatakan bahwa rencana inklusivitas strategis ini merupakan komitmen BSI untuk memenuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas yang mewajibkan pemerintah dan perusahaan menyediakan kuota untuk tenaga kerja penyandang disabilitas. Sebagai informasi, saat ini terdapat 13 orang pegawai difabel yang telah menjadi bagian dari Insan BSI.

“Dengan demikian hal tersebut semakin mengukuhkan komitmen dan kepedulian BSI dalam memberikan kesempatan kerja juga dukungan untuk kesejahteraan penyandang disabilitas di Indonesia,” kata Bob.

Dalam inisiatif inklusi disabilitas BSI, Bob mengatakan bahwa BSI akan terus memperluas layanan disabilitas di lebih banyak cabang untuk menyediakan layanan keuangan syariah kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Di tahun 2024 hingga 2025 BSI akan terus berinovasi untuk dapat melayani nasabah dengan keterbatasan tuna rungu, tuna wicara dan tunanetra. Sejalan dengan hal tersebut, BSI juga berupaya untukmenambah jumlah cabang ramah difabel sebanyak 100 cabang,” ungkap Bob.

BSI mulai mengimplementasikan layanan ramah difabel di 3 Cabang piloting yaitu KC Jakarta Saharjo, KC Yogyakarta Sudirman, dan KCP Lembang Bandung sejak 19 Juni 2023 dan kemudian pada 27 November 2023 menambah jumlah Cabang ramah disabilitas sebanyak 13 Cabang mencakup KCP Gresik Kota Baru, KCP Labuan Banten, KCP Tasikmalaya HZ Mustofa, KC Jakarta Pondok Indah, KC Bengkulu Adam Malik, KCP Bekasi Harapan Indah, KC Lubuk Linggau Bengkulu, KCP Kubu Raya Pontianak, KCP Tangerang Pamulang, KCP Subang Otista, KCP Kendari Lepo-Lepo, KCP Lhoknga, dan KCP Barabai. Sehingga saat ini terdapat 16 Cabang ramah difabel di seluruh Indonesia.

Selain melengkapi 16 cabang ramah disabilitas, sebelumnya BSI juga memperingati Hari Disabilitas Internasional 2023, dengan menyelenggarakan serangkaian acara, termasuk “Dzikir Akbar 1.000 Tunanetra” bekerja sama dengan komunitas tunanetra di Taman Mini Indonesia Indah. Aksi ini mengangkat tema “Disabilitas untuk Indonesia Sejahtera”.

Bersama Brand Ambassador BSI yaitu Putri Ariani pada Hari Disabilitas International juga mengingatkan selalu bahwa keterbatasan bukanlah halangan bagi kita untuk selalu berkarya dan berkreasi demi membanggakan nama Indonesia. Bersama Putri dan Bank Syariah Indonesia, bersama-sama kita level up diri kita untuk mewujudkan mimpi kita menjadi nyata.

“Keterlibatan BSI dalam rangkaian acara ini tidak hanya mencerminkan komitmen kuat terhadap inklusivitas, melainkan juga kesetiaan terhadap nilai-nilai inti AKHLAK. Kami yakin bahwa terus berinovasi adalah kunci untuk melayani seluruh lapisan masyarakat dengan lebih baik, sambil mendorong pertumbuhan keuangan syariah yang lebih inklusif. Dengan begitu, kami berharap memberikan pengalaman positif kepada nasabah, menjadikan BSI sebagai pilihan utama mereka, dan mendukung visi BSI sebagai Top 10 Global Islamic Bank,” pungkas Bob.(rel)

Satu Lagi Jenazah Korban Bencana Banjir Bandang-Longsor Baktiraja Ditemukan

EVAKUASI: Tiamin saat dievakuasi, ditemukan di bawah tumpukan batu, tepatnya depan senior hotel, Senin (4/12/2023).

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Di hari ketiga, 11 orang yang dinyatakan hilang yang menjadi korban dalam bencana banjir bandang-longsor di Desa Simangulampe Kecamatan Baktiraja Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), satu orang lagi telah ditemukan.

Jenazah berjenis perempuan tersebut ditemukan, Senin (4/12/2023) sekitar pukul 10.00 WIB di depan Senior Hotel.

Camat Baktiraja Sanggam Lumbangaol membenarkan penemuan satu orang jenazah lagi.

“Korban itu, bernama Tiamin Sinambela, berumur 78 tahun,” sambung Sanggam ketika dikonfirmasi.

Sanggam menambahkan, dengan ditemukannya satu orang lagi jenazah, maka tinggal 10 orang lagi masih hilang, dan dalam proses pencarian.

“Jadi, dua orang jenazah sudah ditemukan, tinggal 10 lagi masih hilang, dan masih proses pencarian,” kata Sanggam.

Penemuan mayat seorang perempuan itu juga dibenarkan oleh, Kapolres Humbahas AKBP Hary Ardianto.

“Benar bang ada tambah satu korban bang. Jam 10 tadi,” kata Hary.

Hary menjelaskan, korban ditemukan di bawah tumpukan batu tepatnya di depan Senior Hotel oleh petugas disaat sedang melakukan evakuasi sejumlah material batu besar.

“Bang ditemukan didepan Hotel Senior, tidak terlalu jauh dari lokasi bang pas sekali di depan hotel senior,” sebutnya.

Setelah dievakuasi oleh petugas tim Basarnas, selanjutnya jenazah korban dibawa ke rumah sakit. ‘ Korban bernama Tiamin Sinambela atau dipanggil Op Eva, telah dibawa ke rumah sakit,” sambungnya.

“Tinggal 10 orang lagi, karena sebelumnya ditemukan seorang perempuan bernama Dian Adelina Lubis berumur 19 tahun karyawan Senior Hotel,” ujar Hary.

Sebagai informasi, bencana banjir, dan longsor kembali menerjang daerah Kecamatan Baktiraja tepatnya Desa Simangulampe Kabupaten Humbang Hasundutan (HUMBAHAS), Jumat (1/12/2023). Akibat kejadian itu, rumah penduduk, poskesdes, hotel rusak, dan sejumlah warga menghilang pada saat kejadian. (des/ram)

Ketua DPRD Binjai, Diperintah jadi Cawako, Tapi Ogah Dampingi Amir Hamzah

Ketua DPRD Binjai, Noor Sri Syah Alam Putra.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Beredar rumor Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Binjai, Noor Sri Syah Alam Putra akan menjadi calon wakil wali kota pada pemilihan kepala daerah tahun 2024. Namun demikian, Ketua DPRD Binjai yang akrab disapa Kires ini ogah mendampingi Amir Hamzah jika memang bertarung lagi dalam pilkada tahun depan.

“Golkar selalu mengusung kadernya untuk menjadi calon wali kota atau calon bupati. Dan saya juga telah mendapat perintah untuk maju sebagai wali kota, bukan wakil wali kota,” ujar Kires di Gedung DPRD Binjai, Senin (4/12/2023).

Kires saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Binjai. Dia tidak berani memutuskan secara gamblang apakah memang bertarung dalam Pilkada Binjai 2024.

“Kita tunggu saja hasil Pileg 2024,” kata Kires.

Setelah mendapat perintah atau mandat dari DPP Partai Golkar, Kires mengaku sudah melakukan pemaparan hingga uji kelayakan. Disinggung jika Partai Golkar tidak menjadi pemenang lagi dalam Pileg 2024 di Kota Binjai, Kires tetap optimis.

“Sepanjang sejarah, Golkar selalu menjadi partai pemenang di Binjai,” serunya.

Sebagaimana diketahui, DPP Partai Golkar memberi mandat kepada Noor Sri Syah Alam Putra sebagai Calon Wali Kota Binjai untuk pilkada 2024. Selain dia, juga ada nama Zainuddin Purba dan Rizky Yunanda Sitepu.

Sementara, Amir Hamzah disebut tercatat sebagai kader Partai Demokrat. Ketua DPC Partai Demokrat, Juli Sawitma Nasution mengakui hal tersebut.

Ditanya bagaimana sikap partai berlambang mercy ini terhadap Amir Hamzah, dia belum dapat berkomentar. “Sebagai kader Partai Demokrat, kita pasti tunggu jika memang Pak Wali akan bertarung lagi dalam Pilkada Binjai 2024,” ujarnya.

Namun beredar kabar jika M Sazali yang akrab disapa Bajor juga berniat menggunakan Partai Demokrat sebagai sampannya dalam Pilkada Binjai 2024. Saat ini, Bajor terdaftar dalam daftar calon tetap sebagai calon legislatif DPR RI dari daerah pemilihan Sumut 3. (ted/ram)

Pemprov Sumut Tegaskan Komitmen Percepatan Reforma Agraria

SERTIFIKAT: Pj Gubernur Sumut, Hassanudin menyerahkan sertifikat tanah secara simbolis pada masyarakat di Aula Raja Inal Siregar, Kota Medan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut berkomitmen dalam percepatan program reforma agraria di Sumut. Antara lain melalui berbagai program dan langkah strategis yang telah disiapkan Pemprov Sumut.

Hal itu, diungkapkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumut, Hassanudin usai menyerahkan sertifikat tanah secara simbolis pada masyarakat di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Senin (4/12/2023).

Hassanudin menjelaskan bahwa langkah strategis yang disiapkan di antaranya penyelesaian redistribusi lahan eks HGU PTPN II, yang sudah lama terkendala. Juga akan menyiapkan regulasi tentang pengakuan hak ulayat dan hak masyarakat hukum adat di Sumut.

“Selain itu, Pemprov juga akan menyiapkan regulasi tentang pengakuan hak ulayat dan hak masyarakat hukum adat di Sumut agar hak-hak masyarakat kecil dapat segera terakomodir dalam rangka peningkatan taraf hidupnya,” ucap Hassanudin.

Dikatakan Hassanudin, pemerintah ingin seluruh masyarakat mendapatkan akses terhadap tanah, terkait dengan konsesi untuk rakyat, tanah-tanah adat, dan sertifikat tanah untuk rakyat. Hal ini akan menjadi fokus perhatian Pemprov Sumut dan perlu segera dilakukan secara masif dalam lima tahun ke depan.

Selain itu, Pemprov Sumut juga akan terus bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan pensertifikatan tanah. “Pemprov Sumut beserta pemerintah kabupaten/kota akan siap bekerja sama dengan Kementerian Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional beserta jajarannya di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk melakukan penyertifikatan tanah dalam jumlah yang besar,” ujar Hassanudin.

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut Askani mengatakan, pada penyerahan sertifikat di Aula Raja Inal Siregar tersebut diserahkan sebanyak 200 sertifikat kepada masyarakat Kota Medan, Binjai, dan Kabupaten Deliserdang. Pihaknya menargetkan tahun 2023 sebanyak 73.114 bidang tanah telah tersertifikasi melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Posisi penyelesaian kini sudah 97%, Insya Allah, akhir tahun kita mencapai target,” kata Askani.

Sementara itu, pada saat yang sama, Presiden Joko Widodo secara luring di Istana Presiden menyerahkan sebanyak 2,5 juta sertitikat tanah elektronik se-Indonesia. Presiden menyebut semestinya di Indonesia ada 126 juta bidang tanah yang tersertifikasi. Pada tahun 2015, jumlah bidang tanah yang tersertifikasi baru ada 46 juta bidang.

“Saya tanya pada Menteri BPN waktu itu, setahun bisa mengeluarkan berapa? Setahun hanya kurang lebih 500 ribu, artinya rakyat harus menunggu 160 tahun lagi untuk semuanya bisa mendapat sertifikat,” kata Jokowi.

Kini total bidang tanah yang telah tersertifikasi mencapai kurang lebih 109 juta. Kementerian ATR/BPN menargetkan pada tahun 2024 ada kurang lebih 120 juta bidang tanah.(gus/ram)

Polemik Debat Cawapres, TPD Ganjar – Mahfud Sumut Sebut Pemimpin Harus Punya Nyali

Juru bicara TPD Ganjar - Mahfud Sumut, Sutrisno Pangaribuan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar – Mahfud Sumut angkat bicara atas polemik debat calon wakil presiden (cawapres) 2024.

Juru bicara TPD Ganjar – Mahfud Sumut, Sutrisno Pangaribuan mengatakan, pasangan capres – cawapres nomor urut 3, Ganjar – Mahfud siap dengan kondisi apapun, baik debat ataupun tidak debat.

Mereka optimis, sosok Mahfud adalah cawapres berkualitas yang siap bertanding untuk debat dalam bentuk apapun.

“Bagi kami TPD Ganjar – Mahfud Sumut, kami pasti sejalan dengan capres – cawapres, Ganjar – Mahfud, yakni siap dalam semua medan pertandingan. Debat dalam bentuk apapun siap, tidak debat pun siap,” ucap Sutrisno kepada Sumut Pos, Senin (4/12/2023).

Dikatakan mantan Ketua Komisi D DPRD Sumut itu, menghilangkan debat cawapres sejalan dengan kesadaran kolektif elit yang selalu menempatkan wapres sebagai ‘ban serap’.

“Padahal untuk kondisi saat ini, kita membutuhkan wapres yang bukan hanya sekedar pelengkap. Tentunya sosok Mahfud MD bukanlah sekedar sosok pelengkap, tetapi juga sosok yang ikut berkontribusi dalam pemikiran-pemikiran untuk bangsa,” ujarnya.

Sutrisno pun mengungkapkan, rencana KPU meniadakan debat disinyalir telah ‘dipesan oleh salah satu pasangan capres – cawapres.

“Rencana KPU meniadakan debat sepertinya ‘order’ dari pasangan calon yang tidak berani berdebat dengan cawapres nomor urut 3, Prof. Dr. M. Mahfud MD,” katanya.

Sutrisno pun menegaskan, bahwa cawapres yang mengorder ditiadakannya debat cawapres sebagai cawapres yang tidak berani menenangkan publik.

“Ada cawapres yang hanya mampu menenangkan capresnya, namun tidak berani menenangkan publik,” tegasnya.

Ia pun menyebutkan bahwa hal itu sebagai bentuk isyarat bahwa cawapres tersebut memang tidak memiliki nyali dalam berdebat. Sementara, seorang pemimpin yang baik harus punya nyali.

“Kalau cawapres itu punya nyali seperti yang sering diisyaratkan oleh Jokowi, maka sekalipun KPU tidak menggelar debat cawapres, ketiga cawapres harusnya kompak meminta KPU agar menggelar debat. Masa cawapres hanya mampu mengatakan bahwa dirinya hanya ikut aturan KPU saja. Cawapres yang saat deklarasi sudah bawa- bawa kartu kok malah bilang ikut KPU saja,” cetusnya.

Terakhir, Sutrisno mengingatkan bahwa Presiden Jokowi telah berulangkali menyatakan bahwa seorang pemimpin harus punya nyali.

“Jokowi berulang kali menyatakan pemimpin harus punya nyali, berarti capres dan cawapres harus punya nyali. Masa untuk debat saja tidak bernyali dan hanya mampu bilang ikut KPU saja,” pungkasnya. (map/ram)

Personel Bhabinkamtibmas Minta Warga Jangan Percaya Berita Hoax

SAMBANG: Personel Bhabinkamtibmas Polsek Rambutan Aipda I Siregar ketika melaksanakan sambang dengan masyarakat karena berita Hoax.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Menjelang Pemilu Serentak tahun 2024 dan masuknya masa kampanye, personel Bhabinkamtibmas Polres Tebingtinggi melakukan sambang kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Tebingtinggi terkait kampanye dan berita hoax.

“Warga diminta jangan percaya dengan berita hoax terkait dengan kampanye dan berita-berita lainnya,” papar Babinkamtibmas Polsek Rambutan Polres Tebingtinggi Aipda I Siregar melaksanakan sambang kepada masyarakat di Jalan HM Yamin Kelurahan Tanjung Marulak Hilir Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Senin (4/12/2023).

Dalam kegiatan sambang tersebut, bhabinkamtibmas menyampaikan kepada masyarakat untuk lebih teliti dalam menerima informasi dari internet dan media sosial.

Internet dan media sosial dapat memudahkan penyebaran informasi kepada masyarakat terkait politik dan pemilu, namun jika disalahgunakan dapat menyebabkan perpecahan, terutama jika didalamnya terdapat ujaran kebencian dan SARA.

“Jangan sembarangan membuat konten politik di media sosial jika tidak diketahui sumber dan kebenarannya, karena dapat menyebabkan disinformasi di media sosial. Banyak sudah kejadian yang berurusan dengan pihak berwajib terkait berita hoax,” jelasnya.

Selain itu, jelas Aipda I Siregar, diharapkan masyarakat juga harus menyadari dampak disinformasi berita politik dapat menurunkan kualitas pemilu, mengancam demokrasi hingga menyebabkan konflik sosial.

“Mari sukseskan pemilu serentak tahun 2024. Saling menjaga untuk kekondusifan Kota Tebingtinggi,” harapnya. (ian/ram)

Ada 3.206 Penderita Kanker di Sumut, Tertinggi Payudara dan Paru

HUT: acara Peringatan Hari Ibu ke-99 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman, Kota Medan. (ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (PPPA dan KB) Sumatera Utara mengedukasi kaum perempuan untuk tetap menjaga kesehatan, dalam rangka pencegahan dan menekan angka penyakit terkena kanker.

Kepala Dinas PPPA dan KB Sumut, Manna Wasalwa Lubis, mengungkapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melakukan edukasi kepada para ibu tentang masalah kanker. Edukasi lebih difokuskan kepada kanker payudara, yang banyak menyerang kaum ibu.

Di tahun 2022, tercatat ada 3.206 penderita kanker di Sumut dan yang paling banyak adalah kanker payudara 393 orang, dan disusul kanker paru-paru 313 orang. Ini menandakan kanker payudara perlu mendapat perhatian khusus.

“Ini menjadi perhatian kita bersama untuk mengedukasi ibu-ibu yang kesibukannya luar biasa, bahkan terkadang dia lupa menjaga kesehatannya sendiri,” ucap Manna dalam acara memperingati Hari Ibu ke-99, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman, Kota Medan, Senin (4/12/2023).

Selain itu, menurut Manna, tidak sedikit penderita kanker payudara yang enggan melakukan pengobatan secara medis. Karena itu, melalui edukasi ini, diharapkan ibu-ibu menjadi lebih peka dan ikut mengedukasi keluarga, tetangga dan sanak saudara terkait kanker.

“Entah karena takut payudaranya dioperasi, enggan berkonsultasi dengan dokter, tetapi itu harus ditangani secara tepat, kalau tidak semakin lama akan semakin sulit ditangani,” kata Manna Wasalwa.

Sementara itu, narasumber pada acara ini Ahli Bedah Onkologi Dedy Hermansyah mengatakan, jumlah penderita kanker payudara semakin bertambah. Menurutnya, banyak penderita kanker payudara yang takut akan kehilangan payudaranya, bila menjalani pengobatan secara medis.

“Kalau masih bisa dipertahankan, tentu kita akan pertahankan, ada pasien saya yang payudaranya masih bisa dipertahankan, karena sejak awal melakukan pengobatan secara medis, bukan berarti saya melarang pengobatan alternatif,” kata Dedy.

Dedy berharap peserta yang hadir pada kegiatan ini bisa menjadi duta kanker di lingkungannya. Sehingga semakin banyak masyarakat yang paham pada kanker payudara dan mau menerapkan pola hidup sehat.

“Kami sangat berharap ibu-ibu yang hadir ini akan menjadi duta di keluarganya, lingkungannya atau paling tidak untuk dirinya sendiri agar kita bisa terhindar dari kanker payudara,” kata Dedy.

Kegiatan ini dihadiri berbagai kelompok pengajian ibu-ibu dan ASN Pemprov Sumut. Hadir juga secara virtual ASN Kabupaten/Kota serta organisasi-organisasi masyarakat.(gus)

Satreskrim Polres Binjai Kejar dan Tangkap Pelaku Penggelapan di Jakarta

DIAMANKAN: Pelaku penggelapan yang diamankan di Jakarta.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Unit Pidana Umum Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai mengungkap kasus tindak pidana penggelapan yang menjadi atensi, Senin (27/11/2023). Pengungkapan yang dilakukan Satreskrim Polres Binjai usai melakukan serangkaian penyelidikan dan pengejaran hingga ke luar Provinsi Sumatera Utara.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Zuhatta Mahadi menjelaskan, pengungkapan yang dilakukan anggotanya atas dasar laporan korban sesuai nomor: LP/B/583/XI/2023/SPKT/Polres Binjai/Polda Sumatera Utara. “Laporan ini dari korban berinisial MT (59),” ujar Zuhatta, Senin (4/12/2023).

Dia menjelaskan, korban kehilangan 1 unit mobil Toyota Kijang LX BK 1840 RA pada Senin (20/11/2023) lalu. Ceritanya bermula ketika pemilik mobil berinisial PT didatangi pelaku di Asrama TNI, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara.

Kepada pemilik mobil, pelaku datang untuk meminjam mobil korban dengan alasan mau mengambil uang di anjungan tunai mandiri atau ATM. Pemilik mobil kemudian mengizinkan pelaku untuk membawanya.

“Namun saat ditunggu hingga akhirnya membuat laporan polisi, mobil yang dibawa pelaku tidak balik. Korban yang merasa dirugikan kemudian membuat laporan polisi ke Polres Binjai,” kata Zuhatta.

Korban mengalami kerugian hingga Rp100 juta akibat hal tersebut. Setelah menerima laporan, sambung Zuhatta, Satreskrim Polres Binjai kemudian melakukan penyelidikan.

“Kami mendapat petunjuk jika mobil yang digelapkan pelaku sudah berada di luar Sumut. Atas petunjuk ini, kami kemudian melakukan pengejaran,” kata Zuhatta.

Singkat cerita, pelaku berinisial LJ (20) warga Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang akhirnya dibekuk tugas luar Satreskrim Polres Binjai ketika berada di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. “Kini pelaku penggelapan ini sudah ditahan di sel Polres Binjai guna kepentingan proses penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (ted)

Ribuan Washliyin Lantunkan Salawat Thibbil Qulub saat Puncak HUT ke-93 Al Wasliyah

SALAWAT: Duta Hafiz Istimewa remaja kembar penyandang tunanetra hafiz Quran 30 juz, Rahmat Revano dan Rahmat Revino, memandu melantunkan salawat Thibbil Qulub pada HUT ke-93 Al Washliyah di Lapangan Astaka.(Ist/SUMUT POS)

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Perayaan puncak HUT ke-93 Al Washliyah berlangsung meriah di Lapangan Astaka, Jalan William Iskandar/Jalan Pancing, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (2/12/2023) malam. Sekitar dua puluh ribu washliyin dari berbagai daerah di Sumatera Utara tumpah ruah memadati lokasi acara

Dari seluruh rangkaian acara perayaan yang berakhir pukul 00.30 WIB dini hari, salah satu yang paling menarik perhatian adalah saat ribuan washliyin yang hadir bersama-sama melantunkan Salawat Thibbil Qulub yang dipandu oleh Duta Hafiz Istimewa, Rahmat Revano dan Rahmat Revino.

Suara lantunan salawat yang dibawakan dua remaja kembar penyandang tunanetra hafiz Quran 30 juz itu membuat merinding ribuan jemaah yang hadir.

Saat lantunan salawat berkumandang, terlihat dari atas panggung kehormatan Ketua Pengurus Wilayah Al Washliyah Sumatera Utara Dedi Iskandar Batubara menyalakan cahaya lampu kamera ponselnya dan melambaikan tangannya mengikuti irama lantunan salawat.

Sontak aksi Dedi Iskandar Batubara itu diikuti oleh ribuan jamaah yang hadir. Lapangan Astaka pun mendadak dipenuhi cahaya putih kelap-kelip sehingga membuat para jemaah semakin larut dalam suasana syahdu dan khidmat.

Saat pembacaan salawat berakhir dan dua hafiz kembar istimewa itu hendak beranjak kembali ke tempat duduk mereka di sisi kanan panggung dengan dipandu berjalan oleh orangtua mereka, pemandangan yang mengundang keharuan tersaji di atas panggung kehormatan.

Terlihat Ketua Umum Pengurus Besar Al Washliyah KH Masyhuril Khamis dan Penasihat Al Washliyah Sumut Edy Rahmayadi spontan beranjak menghampiri Rahmat Revano dan Rahmat Revino, lalu bergantian menyapa, memeluk, dan mengecup kening dua hafiz kembar istimewa itu dengan penuh kasih.

Untuk diketahui, Salawat Thibbil Qulub adalah salah satu amalan yang sering dilafalkan umat Islam di Indonesia sebagai obat atau penyembuh hati untuk menjaga kesehatan tubuh dan menjadi obat segala penyakit zahir ataupun batin.

Rangkaian acara puncak HUT ke-93 Al Washliyah di Lapangan Astaka sendiri diawali dengan pertujukan tari-tarian daerah dan atraksi Brigade Hawari Gerakan Pemuda Al Washliyah Sumut. Selanjutnya pembacaan ayat suci Alquran oleh Qori internasional Syekh Darwin Hasibuan SPdI dan doa oleh Ketua Dewan Fatwa PB Al Washliyah Syekh Dr H Muhammad Nasir Akram Lc MA.

Dedi Iskandar Batubara dalam pidatonya mengatakan, acara malam puncak HUT ke-93 Al Washliyah ini menjadi malam istimewa karena selain dihadiri puluhan ribu jemaah juga dihadiri tokoh-tokoh yang selama ini banyak membantu Al Washliyah sehingga bisa mencapai kemajuan seperti sekarang ini.

Mereka antara lain Edy Rahmayadi (Gubernur ke-18 Sumut), Hendriyanto Sitorus (Bupati Labura), Syahrul M Pasaribu (mantan Bupati Tapsel), Syah Afandin (Plt Bupati Langkat), Waris Thalib (Wali Kota Tanjungbalai), Darma Wijaya (Bupati Sergai), H Abdillah (mantan Wali Kota Medan), Bobby Nasution (Wali Kota Medan), dan sejumlah kepala daerah di Sumut lainnya.

Kemudian Darwin Marpaung (Anggota DPRD Sumut dari PPP), Dedi Iskandar SE (Anggota DPRD Sumut dari PKS), Muchrid Nasution (pengusaha), Ivan Iskandar Batubara (pengusaha) serta kepada sejumlah tokoh Al Washliyah yakni H Rijal Sirait, KRT Hardi Mulyono Surbakti, almarhum H Hasbullah Hadi, almarhum Arifin Kamdi, almarhum Ustaz Nizar Syarif, almarhum Abdul Halim Harahap, dan almarhum Ustaz Hafiz Yazid.

“Atas nama PW Al Washliyah Sumut, saya merasa sangat bersyukur karena kehadiran tokoh-tokoh yang sudah begitu banyak membantu organisasi ini dalam perjalanannya hingga bisa seperti sekarang ini. Termasuk keluarga-keluarga pendiri yang sudah mewarisi Al Washliyah kepada kami,” ujar Dedi yang saat menyampaikan pidato sambutan didampingi Sekretaris Alimnur Nasution dan Bendahara Dedi Iskandar.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus wilayah hingga kabupaten/kota yang telah berjuang untuk memberikan yang terbaik bagi Al Washliyah, sehingga kelak bisa memberikan yang terbaik untuk diwariskan kepada generasi Al Washliyah di masa depan.

Anggota DPD RI itu juga berharap agar seluruh warga Al Washliyah mendoakan yang terbaik kepada para pendiri dan tokoh-tokoh yang sudah banyak membantu.

Sementara itu, KH Masyhuril Khamis dalam sambutannya mengaku sangat terharu melihat begitu ramainya warga Washliyah yang menghadiri perayaan puncak HUT ke-93 Al Washliyah ini.

“Peristiwa malam ini cukup mengobati kerinduan saya melihat seluruh jamaah bisa hadir dalam suatu peristiwa besar di Al Washliyah. Saya mengucapkan terima kasih yang sangat besar atas kerja luar biasa panitia,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh kader Washliyah bangkit untuk meneruskan dakwah yang telah dirintis oleh para pendiri dan pendahulu di Al Washliyah.

Menurutnya, dakwah paling strategis saat ini yang harus dilakukan oleh seluruh kader Al Washliyah adalah melalui pendidikan. Untuk itu, kepada seluruh guru di sekolah-sekolah Al Washliyah untuk melahirkan generasi-generasi dakwah.

“Jadikan generasi-generasi yang sekarang sedang menuntut ilmu di lembaga pendidikan kita menjadi generasi pendakwah, generasi qurani. Tanamkan kepada mereka nilai-nilai perjuangan islami untuk meneruskan dan meluhurkan niat luhur para pendahulu kita di Al Washliyah,” ujarnya

Kepada seluruh kader yang saat ini sedang menduduki jabatan-jabatan penting, Masyhuril juga menegaskan, untuk meneruskan perjuangan para pendiri Al Washliyah.

“Pada peringatan HUT ke-93 inilah momentum kita untuk saling mengingatkan tentang perjuangan para pendiri dan pendahulu Al Washliyah,” tegasnya.

Terkhusus kepada Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA) dan Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH), Masyhuril Khamis juga berpesan untuk terus berkesinambungan menyelenggarakan kaderisasi.

“Kepada anak-anakku khususnya IPA dan HIMMAH teruslah melaksanakan kaderisasi. Karena di tangan kalianlah Al Washliyah ini akan diwariskan. Kelak kalianlah yang akan melanjutkan perjuangan mewujudkan cita-cita pendiri Al Washliyah,” ujar Khamis.

Sementara itu Edi Rahmayadi dalam sambutannya selaku Penasihat Al Washliyah Sumut mengucapkan selamat ulang tahun ke-93 kepada seluruh pengurus dan warga Al Washliyah.

“Sebagai penasihat saya tidak bisa memberikan nasihat, karena sudah dinasihati oleh para tokoh yang sudah lebih dahulu berpidato. Saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-93 Al Washliyah, semoga Al Washliyah terus berkembang dan melanjutkan dakwah para pendirinya,” ujarnya.

Rangkaian Kegiatan HUT

Sebelumnya, Ketua Panitia Ismael Parenus Sinaga didampingi Sekretaris Darwin Marpaung dan Bendahara Dedi Iskandar, melaporkan bahwa pihaknya dalam menyemarakkan HUT ke-93 Al Washliyah, telah melaksanakan berbagai kegiatan.

Antara lain menggelar berbagai perlombaan seperti lomba marawis, lomba kaligrafi, lomba qiraatul qutub, lomba memasak, dan lomba mewarnai. Kemudian aksi sosial donor darah dan pangkas gratis serta bazaar UMKM dan Malam Munajat untuk Free Palestine. Seluruh kegiatan tersebut dipusatkan di Lapangan Astaka pada 30 November hingga 2 Desember 2023.

Selain itu Panitia bersama Pengurus Wilayah Al Washliyah Sumut juga melaksanakan ziarah ke makam para pendiri dan tokoh-tokoh Al Washliyah yang tersebar di beberapa TPU Muslim di Kota Medan.

Antara lain makam Syekh H Muhammad Yunus, Syekh H Abdurrahman Syihab, dan Syekh H Adnan Nur Lubis (ayahanda Hj Nawal Lubis istri Edy Rahmayadi) yang berlokasi di TPU Muslim Jalan Sei Deli.

Kemudian makam Syekh H Mahmud Syihabuddin di TPU Muslim Jalan Pattimura, makam H Abdul Halim Harahap di TPU Muslim Pinang Baris, makam Tuan HM Arsyad Thalib Lubis di TPU Muslim Jalan Mabar, makam H Hasbullah Hadi di TPU Muslim Perumnas Mandala.

Selanjutnya makam Tuan Husin Abdul Karim, H Ibrahim Syihab, dan H Bahrum Djamil di TPU Muslim Sei Mati; makam H Jalaluddin Abdul Muthalib, H Hasyim Syahid, Tuan Haji Guru Kitab Sibarani, H Abdul Majid Siraj, dan H Hamdan Abbas di TPU Masjid Raya Al Mashun; makam HM Nizar Syarif dan H Harun Amin di TPU Muslim Jalan Kemiri, dan makam H Usman Serawy di TPU Muslim Marendal.

Kemudian Panitia bersama LAZ Washal juga menggalang dana untuk diberikan sebagai “hadiah” kepada rakyat Palestina melalui lelang kaligrafi hasil karya para peserta lomba dalam rangka HUT ke-93 Al Washliyah dan pengumpulan langsung dana dari jemaah.

Dari hasil lelang lukisan kaligrafi di Malam Munajat untuk Free Palestina terkumpul Rp155,5 juta dan di malam puncak HUT ke-93 Al Washliyah terhimpun Rp377 juta. Sementara dana yang dihimpun LAZ Washal sebesar Rp173 juta.

Dengan demikian total dana yang berhasil dikumpulkan dari seluruh warga Al Washliyah untuk dihadiahkan kepada rakyat Palestina mencapai Rp715 juta lebih.

Pada perayaan puncak HUT ke-93 Al Washliyah, Panitia juga menyediakan lucky draw berhadiah lima tiket umrah gratis dan puluhan hadiah menarik lainnya bagi seluruh warga Washliyin yang hadir.

Selain dihibur paduan suara dan marching band dari para pelajar Madrasah Aliyah Al Washliyah Perbaungan, acara puncak HUT ke-93 Al Washliyah juga dimeriahkan penampilan Lebah Begantong dan Al Maidany.

Turut hadir di acara malam puncak HUT ke-93 Al Washliyah antara lain Pj Gubernur Sumut diwakili Aspem Kesra Basarin Yunus Tanjung, mantan Ketua PW Al Washliyah Sumut Prof Dr Saiful Akhyar Lubis MA, Ketua MUI Sumut dan Medan, para Ketua PD Al Washliyah se-Sumut, para Ketua Organ Bagian Al Washliyah Sumut, dan Sekda Medan Wiria Alrahman.(gus/ram)

SALAWAT: Duta Hafiz Istimewa remaja kembar penyandang tunanetra hafiz Quran 30 juz, Rahmat Revano dan Rahmat Revino, memandu melantunkan salawat Thibbil Qulub pada HUT ke-93 Al Washliyah di Lapangan Astaka.(Ist/SUMUT POS)

Banjir Bandang dan Longsor di Humbahas Diduga karena Perambahan Hutan

Pj Gubernur Sumut, Hassanudin di Kantor Gubernur Sumut.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Banjir bandang dan longsor terjadi di Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, diduga karena perambahan hutan.

Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor berbagi video dalam akun instagramnya, memperlihatkan sebuah perbukitan di sekitar Danau Toba, terlihat gundul. Sehingga, ia menilai ada kejahatan lingkungan yang terjadi.

“Setelah saya melihat vidio ini, sepertinya ada kejahatan lingkungan luar biasa yang menyebabkan musibah bencana tanah dan batu-batuan yang longsor,” tulis Dosmar dikutip Sumut Pos melalui akun instagramnya @dosmarb, Senin (4/12/2023).

Dosmar mengajak masyarakat, bersama-sama memerangi aktivitas kejahatan lingkungan, karena dapat merugikan alam dan masyarakat sekitarnya, karena dapat memicu terjadinya bencana alam.

“Kepada semua elemen masyarakat yang mengetahui para pelaku ilegal ini untuk sama-sama kita memantau ini, agar para pihak terkait mengambil langkah yang dianggap perlu,” tulis kembali Dosmar.

Menyikapi ada dugaan Ilegal logging tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur Sumut, Hassanudin menginstruksikan kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut, untuk melakukan tindakan penyelidik bersama pihak kepolisian atas penyebab terjadi banjir bandang dan longsor tersebut.

“Terkait penyebab, memang kemaren saya sampaikan, coba dilihat di investigasi cari kemungkinan apa penyebabnya (banjir bandang dan longsor di Humbahas),” kata Hassanudin saat dikonfirmasi wartawan di loby Kantor Gubernur Sumut, Kota Medan.

Hassanudin mengungkapkan saat dirinya turun langsung bersama Kapolda Sumut, Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi ke lokasi bencana alam tersebut, Minggu (3/12) kemarin. Ia mengatakan kondisi lokasi banjir bandang dan longsor sangat memperhatikan.

“Karena dilihat dari dampaknya itu sangat sederhana sekali. Saya kira dari ketinggian, rupanya tidak dari ketinggian itu. Apakah ada gejala tektonik atau memang dampak dari informasi tadi (Perambahan Hutan),” jelas Hassanudin.

Hasanuddin meminta kepada Polda Sumut, juga turun melakukan penyelidikan dugaan perambahan hutan tersebut. Sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan dikemudian hari, sehingga tidak terulang lagi bencana alam serupa.

“Dalam hal kami sama sama dengan pak Kapolda Sumut dan bidang-bidang lain. Saya minta untuk mecari data dan informasi, apakah itu investigasi apa penyebabnya (banjir bandang dan longsor itu),” kata Hassanudin.

Hassanudin mengungkapkan melihat langsung proses evakuasi dan pencarian korban hilang itu, tim SAR gabungan terlihat mengalami kesulitan karena banyak material longsor seperti batu-batu besar bertumpuk di lokasi bencana tersebut.

“Sampai sekarang ada dua yang ditemukan, saya lihat semalam, penanganan bagus pemberian bantuan bagus,” kata Hassanudin.

Dua korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia masing-masing bernama Dian Lubis berjenis kelamin laki-laki, warga warga Parsoburan, Kabupaten Toba dan Tiamin Boru Sinambela warga Desa Simangulampe Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbahas.

Dian ditemukan di lokasi bencana pada Sabtu (2/12) siang, sekitar pukul 11.30 WIB. Sedangkan, Tiamin ditemukan pada Senin (4/12) pagi, sekitar pukul 10.07 WIB.

Untuk proses pencarian korban hilang berjumlah 10 orang. Tim SAR gabungan melibatkan, TNI/Polri, Basarnas Medan, BPBD Sumut, BPBD Humbahas, dan dibantu masyarakat sekitar.

Lanjut, Hassanudin mengungkapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut juga sudah menurunkan alat berat, untuk pencarian korban yang hilang, diduga tertimbun di material batu besar itu.

“Sampai semalam sudah 10 alat berat. Bahkan butuh pemecah batu, mengenai informasi tadi, semua kemungkinan bisa terjadi, tapi saya belum bisa menyimpulkan dengan informasi itu kita akan tindak lanjuti,” kata Hassanudin.

Dalam penanganan bencana alam tersebut, Hassanudin menjelaskan BNPB turun juga ke lokasi banjir bandang dan longsor itu. Untuk memberikan bantuan hingga memberikan bimbingan dalam proses pencarian korban hilang.

“Pasti akan kita lakukan, segalanya akan kita lakukan, hari ini BNPB Pusat akan hadir memberikan bantuan dan penyelesaian termasuk mendalami penyebabnya (longsor dan banjir bandang itu),” jelas mantan Pangdam I Bukit Barisan itu.

Disinggung lokasi bencana alam itu, berada di sekitar Danau Toba. Hasanuddin mengungkapkan perlu menjadi perhatian pihaknya dan stekholder terkait. Sehingga harus ada langkah, upaya pelestarian lingkungan di danau terbesar di Asia Tenggara itu.

“Betul sekali (harus ada pelestarian lingkungan). Jadi kita, memandang sesuatu itu harus secara holistik tidak hanya asas pemanfaatan nya saya,” kata Hassanudin.

Hasanuddin menjelaskan bahwa tentunya dalam program kedepan, Pemprov Sumut akan lakukan secara konprehenshif pelestarian lingkungan dan akan melibatkan semua pihak.

“Ini untuk mengantisipasi hal hal seperti ini, termasuk dampak lingkungan. Saya juga sudah berkeliling dan meliahat air terjun, sedangkan ini misalnya kabupaten dairi diatas dibawahnya Samosir,” ujar Hassanudin.

Hassanudin menambahkan pihaknya akan mendorong pembuatan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelestarian lingkungan di kawasan Danau Toba. Kalau tidak diatur, keindahan alam Danau Toba akan hancur kedepannya.

“Sehingga ini, harus kesisteman, kenapa demikian mana tahu nanti Perdanya tidak disatukan ini, akan berdampak pada lingkungan,” tandas Hassanudin.

Untuk diketahui, banjir bandang dan longsor terjadi di Kabupaten Humbahas ini, terjadi Jumat (1/12) malam, sekitar pukul 21.00 WIB. Dilaporkan dua orang tewas dan 10 masih hilang.

Bencana alam itu, mengakibatkan rumah milik 55 kepala keluarga mengalami kerusakan. 160 jiwa mengungsi di dua lokasi berada Kantor Camat Baktiraja, dan ke Gedung Serbaguna (GSG) HKBP Simanullang Sinambela.Selain itu, bencana alam ini, juga merusak Hotel Senior, Gereja, fasilitas umum hingga lahan pertanian.(gus)