Home Blog Page 897

Tiga Ribuan Butir Pil Ekstasi Gagal Edar di Binjai

EKSTASI: Dua tersangka dan barang bukti pil ekstasi.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Unit II Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menggagalkan peredaran narkotika jenis pil ekstasi, beberapa waktu lalu. Sedikitnya tiga ribuan butir pil ekstasi gagal edar di Kota Binjai.

Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Riswansyah menjelaskan, pengungkapan ini atas informasi dari masyarakat dan kemudian dilakukan penyelidikan. “Pemberantasan terhadap peredaran narkoba merupakan program prioritas Bapak Kapolda Sumut bahwa, narkotika merupakan musuh bersama,” kata Riswansyah, Rabu (29/11/2023).

Dia mengungkapkan, Satresnarkoba Polres Binjai yang melakukan penyelidikan menangkap 2 orang berinisial MN (52) dan HB (33) di Jalan Gunung Kawi, Kelurahan Bhakti Karya, Binjai Selatan. “Kedua tersangka sempat mau melarikan diri saat mau ditangkap. Meski demikian, berkat kesigapan dan gerak cepat personel, keduanya dapat diamankan,” kata dia.

MN merupakan warga Aceh Utara dan HB warga Kota Langsa. Riswansyah menambahkan, keduanya kemudian dilakukan penggeledahan badan.

“Hasilnya, ditemukan barang bukti 1 bungkus plastik berisi 972 butir pil ekstasi warna cokelat, 1 HP merek Appel warna hitam dan 1 HP merek Vivo warna biru,” urai Riswansyah.

Kepada polisi, keduanya mengaku, mendapatkan pil dugem ini dari seorang pria berinisial AH di Medan. Atas informasi ini, polisi kemudian melakukan pengembangan.

Sayangnya, AH tidak ada ditemukan. “Namun, kamar kos yang digeledah petugas di Jalan Sei Kapuas, Medan, ditemukan 5 bungkus plastik berisikan 2.920 butir pil ekstasi warna cokelat. MN dan HB disangkakan pasal 114 ayat (2) subsider 112 ayat (2) dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (ted/ram)

Ketua Bawaslu Sumut Antisipasi Kasus OTT

Ketua Bawaslu Sumut, Aswin Diapari Lubis.(dok Bawaslu Sumut)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Bawaslu Sumut terus melakukan antisipasi terulang kembali kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat anggota Bawaslu Medan, Azlansyah Hasibuan (32). Pengawas Pemilu diminta menjalankan tugas pengawasan secara profesional dan menjaga integritas sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Ketua Bawaslu Sumut, Aswin Diapari Lubis mengingatkan seluruh jajarannya, Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sumut, untuk terus menjaga integritas dalam menjalankan tugas.

“Jaga intergritas,” kata Aswin kepada wartawan, disela-sela acara Apel Siaga pengawasan dan deklarasi kampanye damai Pemilu tahun 2024 Provinsi Sumut, digelar Bawaslu Sumut, di lapangan Istana Maimun, di Jalan Brigjen Katamso, Kota Medan, Rabu (29/11/2023) pagi.

Aswin mengungkapkan tidak akan segan-segan menindak tegas terhadap jajarannya yang melakukan pelanggaran-pelanggaran dalam menjalankan tugasnya saat mengawasi Pemilu tahun 2024 ini.

“Terhadap terhadap jajaran Bawaslu Sumut melakukan pelanggaran integritasnya pengawas Pemilu dan penyelenggara pemilu, akan kita tindak tegas, sesuai dengan ketentuan yang ada,” kata Aswin.

Menurutnya, selaku pimpinan tertinggi Bawaslu di Sumut, tidak mau terulang kasus dialami Azlansyah. Karena, dinilai mencoret nama baik institusi Bawaslu.

Terhadap Azlansyah sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Sumut. Aswin mengatakan Bawaslu RI, menonaktifkan sementara Azlansyah dan tugasnya diambil alih 4 komisioner Bawaslu Medan lainnya.

“Yang seperti yang terjadi (OTT dialami anggota Bawaslu Medan), pemberhentian sementara,” kata Aswin.

Sebelumnya, Aswin menyerahkan sepenuhnya, proses hukum dialami Azlansyah kepada Polda Sumut atas kasus dugaan pemerasan terhadap seorang Calon Legislatif (Caleg) di Kota Medan.

“Kita menyerahkan sepenuhnya, pihak Polda Sumut. Dan kita juga menjunjung tinggi praduga tidak bersalah,” sebut Aswin.

Aswin mengungkapkan bahwa perwakilan dari Bawaslu RI dan Bawaslu Sumut, sudah melakukan kordinasi dengan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut terkait kasus dugaan pemerasan dilakukan Azlansyah tersebut.

“Ini sekarang Bawaslu Sumut, dalam hal ini telah mendatangi pihak Polda Sumut. Dalam hal ini, diwakili bapak Payung Harahap beserta dengan Kabag SDM dan Biro Hukum Bawaslu RI, untuk menggali keterangan pada pihak Polda Sumut,” jelas Aswin.

Disinggung soal dengan pemecatan Azlansyah dari jabatannya sebagai anggota Bawaslu Kota Medan. Aswin mengatakan bahwa pihaknya menunggu keputusan dari pengadilan, dengan kekuatan hukuman tetap.

“Kita menghargai praduga tidak bersalah, dimana Undang-undang Pemilu menghargai dia sampai putusan dengan kekuatan hukum tetap,” jelas Aswin.

Aswin mengatakan untuk proses pergantian antar waktu (PAW) Azlansyah tersebut, semua keputusan ada di Bawaslu RI. Sedangkan, Bawaslu Sumut hanya menjalani keputusan dari Bawaslu RI.

“PAW kebijakan dari Bawaslu RI, kita serahkan. Semua keputusan ada di Bawaslu RI,” tutur Aswin.

Diberitakan sebelumnya, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara resmi menetapkan anggota Bawaslu Kota Medan, Azlansyah Hasibuan sebagai tersangka kasus pemerasan terhadap seorang Caleg di Kota Medan.

Selain Azlansyah, polisi juga menetapkan Fachmy Wahyudi Harapan alias Midun (29) sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Keduanya, resmi ditahan di Markas Polda Sumut.

Surat Perintah Penahanan Nomor : Sp.Han/62/XI/2023/Ditreskrimsus tanggal 15 Nopember 2023 tentang Penahanan terhadap tersangka Azlansyah Hasibuan dan Fachmy Wahyudi Harapan alias Midun.

Dalam kasus ini, Hadi menjelaskan Azlansyah Hasibuan dan Fachmy Wahyudi Harapan, melalukan pemerasan dengan meminta uang dari salah satu Bakal Calon Legislatif DPRD Kota Medan, yang tidak lulus verifikasi dan dinyatakan tidak terdaftar dalam Daftar Calon Tetap (DCT) Komisi Pemilihan Umum Kota Medan.(gus)

Dinas PUPR Langkat Bantah Tudingan Dugaan Fee Proyek

Kantor Dinas PUPR Langkat di Stabat.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Beredar rumor adanya dugaan aliran fee proyek ke pucuk pimpinan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Langkat. Namun, tudingan yang diungkapkan sejumlah pihak dibantah Kepala Dinas PUPR Langkat, Khairul Azmi.

Azmi menyebut, tudingan tersebut finah dan tidak berdasar. “Tidak benar, tidak ada saya minta fee proyek kepada rekanan. Itu murni (hasil) ditenderkan,” ujarnya, Rabu (29/11/2023).

Dugaan aliran fee proyek mengemuka dari sekelompok massa yang melakukan aksi demo di depan Kantor Dinas PUPR Langkat, Stabat, beberapa waktu lalu. Massa menuding adanya kesepakatan yang terjalin antara Dinas PUPR Langkat dengan sejumlah rekanan dalam mendapatkan proyek fisik.

Namun demikian, pejabat yang akrab disapa Azmi menilai, namanya telah dicatut dalam konteks yang tidak mendasar. “Ada saja fitnah, orang tidak senang. Saya sedikit pun tidak ada maksud dan tujuan lain,” katanya.

Azmi menyebut, pihaknya terus bekerja melakukan pembenahan demi memajukan Kabupaten Langkat. Terkait pengerjaan jalan di Dusun 13 menuju Dusun 11 dan Dusun 12, Desa Tanjungjati, Kecamatan Binjai, kata Azmi, tidak ada masalah.

Artinya, pengerjaan proyek fisik ini sudah dikerjakan oleh rekanan. “Sekarang sudah bagus jalan di dusun tersebut,” ujarnya.

Memang belakangan, persoalan tender untuk mendapatkan proyek fisik di Kabupaten Langkat, menyita perhatian publik. Pasalnya sejumlah rekanan yang ingin bekerja, diduga dikalahkan sepihak.

Isu tersebut juga diangkat oleh massa yang menggelar aksi di depan Kantor Dinas PUPR Langkat. Menyikapi ini, Azmi menegaskan, tender dilakukan dengan mengikuti sejumlah tahapan.

Bahkan, dia menyebut, hasil dari tender yang dikeluarkan oleh sistem, tidak dapat dimainkan. “Bagi kami yang penting, jika berkas lengkap dan sesuai prosedur, itu pemenangnya. Tidak bisa diubah-ubah itu,” pungkasnya. (ted/Ra )

KAI Sumut Siapkan 71 Armada dan 31 Lokomotif Setiap Hari selama Nataru 2024

ENUMPANG: Aktivitas penumpang kereta api di Stasiun Kota Medan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara dalam pelaksanaan masa angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) menyiapkan 71 armada kereta siap guna, setiap harinya dan armada lokomotif, sebanyak 31 lokomotif setiap hari.

Hal itu, diungkapkan oleh Vice President PT KAI Divre I Sumut, Mohamad Arie Fathurrochman, kepada wartawan, Rabu (29/11/2023). Ia mengatakan bahwa masa Nataru ini, berlangsung selama 18 hari, sejak 21 Desember 2023 sampai dengan 7 Januari 2024, segenap insan KAI bersiaga menjalani Nataru 2023/2024, termasuk KAI Divre I Sumut.

“Dalam rangka menghadapi masa angkutan libur Nataru, banyak hal yang telah disiapkan KAI Divre I Sumut. Dari sisi keamanan, kenyamanan, pelayanan di atas kereta api maupun di area stasiun, hingga kesiapan sarana dan prasarana,” jelas Arie.

Arie mengungkapkan bahwa masa angkutan Nataru nanti, pihak PT KAI Sumut akan mengoperasikan 16 KA, dengan rincian 12 KA Jarak Jauh dan 4 KA Lokal. Berikut detail KA yang beroperasi di masa angkutan Nataru di Sumut, yakni KA Jarak Jauh, KA Sribilah Utama (Medan-Rantauprapat PP) sebanyak 6 KA, KA Putri Deli (Medan-Tanjung Balai PP) sebanyak 6 KA. KA Lokal, KA Siantar Ekspress (Medan-Siantar PP) sebanyak 4 KA

Dari sisi sarana, Arie menjelaskan PT KAI Sumut telah meyiapkan keselamatan perjalanan kereta api juga tidak lepas dari dukungan kesiapan sisi jalur rel kereta api.

“Divre I Sumut, telah melakukan pemetaan area-area yang butuh perhatian khusus, total terdapat ada 9 titik yang terbagi menjadi, 2 titik rawan longsor, 6 titik rawan banjir dan 1 titik rawan ambles,” ucap Arie.

Untuk diketahui, 6 titik lintasan KA rawan banjir yakni, lintas Medan – Belawan rawan banjir. Lintas Tebing Tinggi – Baja Linggei rawan longsor. Lintas Tebing Tinggi – Siantar rawan banjir dan longsor. Lintas Tebing Tinggi -Kisaran rawan banjir dan lintas Kisaran – Rantauprapat rawan banjir dan ambles.

Dengan itu, Arie mengatakan demi memastikan perjalanan kereta api selalu aman dan lancar di jalur rel saat masa angkutan Nataru, tahun ini PT KAI Divre I Sumut kembali menambah petugas ekstra, yakni sebanyak 42 PJL ekstra, 9 penjaga di daerah perlu perhatian khusus dan 2 Petugas Pemeriksa Jalur ekstra.

“Selain itu Divre I Sumut, juga menyiagakan alat material untuk siaga (AMUS) berupa batu balast, bantalan, rel, pasir, dan lainnya di 13 titik,” kata Arie.

Sedangkan untuk pengamanan, PT KAI Divre I SU akan menyiagakan 230 personel yang terdiri dari 195 dari internal Divre I SU (75 Polsuska, 120 PKD/security) dan 35 personel eksternal (Pabin, Babin, Polri dan TNI)

“Divre I SU mengimbau kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara agar berhati-hati saat melewati perlintasan sebidang pada masa angkutan Nataru. Pasalnya, akan terdapat kereta api tambahan yang dioperasikan, sehingga intensitas KA melintas akan bertambah dari jadwal biasanya,” ucap Arie.

Khusus perlintasan sebidang, Divre I Sumut total memiliki 448 perlintasan sebidang. Dengan pembagian, 111 perlintasan resmi dan dijaga, 337 perlintasan tidak resmi. Sedangkan untuk perlintasan tidak sebidang terdapat 17 flyover dan 18 underpass.

Informasi lengkap terkait Angkutan Nataru 2023/2024 dapat di akses melalui saluran resmi milik PT KAI (Persero) diantaranya aplikasi KAI Access, website resmi kai.id, Contact Center 121 line (021)121, Layanan pelanggan cs@kai.id dan Sosial Media @keretaapikita @kai121.(gus/ram)

Bawaslu Sumut Gelar Apel Siaga Pengawasan Kampanye Pemilu 2024

APEL SIAGA: Bawaslu Sumut gelar Apel Siaga pengawasan dan deklarasi kampanye damai Pemilu tahun 2024, di Istana Maimun, Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bawaslu Sumatera Utara melaksanakan Apel Siaga pengawasan dan deklarasi kampanye damai Pemilu tahun 2024 Provinsi Sumut, berlangsung di lapangan Istana Maimun, di Jalan Brigjen Katamso, Kota Medan, Rabu (29/11/2023) pagi.

Dalam deklarasi kampanye damai, ada 6 poin menjadi perhatian bersama dibacakan serentak dari perwakilan partai politik yang hadir, yakni melaksanakan kampanye sesuai dengan peraturan perundang-undangan, yang berlaku. Tidak melakukan politik uang dan menjanjikan imbalan dalam bentuk apa pun kepada pemilih.

Tidak melakukan intimidasi, ujaran kebencian dan menyebar berita hoaks atau bohong dalam kampanye. Tidak melakukan penghinaan terhadap seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon, dan atau peserta pemilu lainnya, serta penghasutan dan adu domba, dalam kegiatan kampanye.

Tidak mengikutsertakan pihak-pihak, yang dilarang dalam peraturan perundang-undangan untuk ikut kampanye. Mendukung Bawaslu Sumut melakukan pencegahan, pengawasan dan penindakan pelanggaran terhadap tahap kampanye sesuai dengan peraturan perundang-undangan, yang berlaku.

Apel ini, selain dihadiri perwakilan 18 partai politik di Sumut, juga dihadiri Penjabat Gubernur Sumut, Hassanudin, Ketua Bawaslu Sumut, Aswin Diapari Lubis, bersama jajarannya Bawaslu Kabupaten/Kota hingga Panwascam, perwakilan Kodam I Bukit Barisan, dan perwakilan Polda Sumut.

Pj Gubernur Sumut, Hassanudin mengajak seluruh lapisan masyarakat, peserta pemilu hingga peserta pemilu lainnya, untuk bersama-sama menciptakan Pemilu tahun 2024, yang damai. Meski berbeda sikap dan pandangan politik, tetap menjaga persatuan di tengah masyarakat.

“Mari kita jaga dan kita pupuk. Sehingga menjadikan Sumatera Utara bergerak maju kedepan,” kata Hassanudin kepada wartawan disela-sela acara Apel Siaga itu.

“Rangakaian pesta demokrasi bagian semua untuk masa depan bangsa kita ini. Khusus di Sumatera Utara dengan heterogen yang sangat kompak dan harmonis dalam keragaman,” kata Hassanudin.

Hasanuddin mengimbau masyarakat juga, menjalani pesta demokrasi pada Pemilu tahun 2024, dengan harmoni. Sehingga terjalin keragaman tetap satu di tengah masyarakat, selama tahapan Pemilu ini.

“Selalu harmoni dalam keragaman, Sumatera Utara damai dalam melaksanakan pesta demokrasi, pesta kita semua,” sebut mantan Pangdam I Bukit Barisan itu.

Ketua Bawaslu Sumut, Aswin Diapari Lubis, menjelaskan tujuan Apel Siaga ini, untuk mengajak partai politik dan masyarakat, untuk melaksanakan pemilu yang damai dan kondusif. Termasuk, melakukan pengecekan kesiapan dari Panwas Kelurahan/Desa (PKD), Panwascam dan Bawaslu Kabupaten/Kota dalam menjalankan tugas pengawasan selama masa kampanye ini.

“Titik tekan kita, untuk melakukan tugasnya pengawasan Pemilu untuk melakukan tugasnya benar-benar profesional, menjaga integritas, dan mematuhi aturan-aturan, yang ada. Baik ketentuan PKPU dan ketentuan Perbawaslu,” ucap Aswin.

Aswin menginstruksikan seluruh jajaran Bawaslu Sumut, di Kabupaten/Kota untuk melakukan pengawasan dengan menjunjung tinggi integritas, profesional sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Persoalan APK harus mengikuti regulasi yang diatur, ketentuan oleh perundang-undangan, maupun peraturan KPU dan peraturan Bawaslu. Bila mana ada APK-APK, diletakkan diluar ketentuan diatur dalam regulasi, akan ditindak oleh seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota,” jelas Aswin.

Aswin mengimbau partai politik, tim kampanye hingga Paslon Capres-Cawapres, untuk bersama-sama menjaga ketertiban hingga mengusung kampanye damai pada Pemilu tahun 2024 ini.

“Imbauan Parpol kita harapkan untuk mematuhi aturan-aturan dalam kampanye, untuk meletakkan atribut Kampanyenya, tidak menggangu kenyamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten/Kota,” sebut Aswin.

Untuk diketahui, masa kampanye Pemilu 2024 mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.”Pelanggaran dua hari ini, belum ada ditemukan pelanggaran masa kampanye ini,” ucap Aswin.(gus)

DPRD Sumut Terus Perjuangkan Penerangan & Pembangunan Jembatan di Jalan Alternatif Medan-Berastagi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, Baskami Ginting, mengaku terus berupaya dalam memperjuangkan pengadaan penerangan dan pembangunan jembatan di jalan alternatif Medan – Berastagi via Kutalimbaru agar dapat segera digunakan masyarakat luas, khususnya warga Sumatera Utara.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, setelah mengamati proses pengerjaan jalur tersebut dan mendengar penyampaian pihak pelaksana tender, proyek tersebut menghadapi beberapa kendala.

Misalnya, kata Baskami, di area penghujung jalur, tepatnya wilayah Lau Gedang yang membutuhkan jembatan yang menghubungkan dua area perbukitan.

“Jembatan ini tidak termasuk dalam anggaran Rp2,7 triliun. Setelah dikalkulasi oleh pihak kontraktor, membutuhkan akses jembatan di tengah medan yang cukup terjal,” ucap Baskami, Rabu (29/11/2023).

Dikatakan Baskami, pihaknya terus memperjuangkan rampungnya jalan alternatif itu, termasuk solusi terhadap persoalan di lapangan yang terjadi.

“Kita memperjuangkan agar anggaran untuk jembatan ini dapat diakomodir di tahun 2024, termasuk penerangan di sepanjang jalur alternatif,” ujarnya.

Baskami mengatakan, dari total 55 km panjang jalan alternatif, masih ada sisa jalan yang belum diaspal, yakni sepanjang 17 kilometer enuju Berastagi, Karo.

“Kita berupaya semaksimal mungkin agar nantinya jalan ini dapat rampung dengan segera,” katanya.

Baskami juga meminta masyarakat untuk bersabar, menanti rampungnya jalan alternatif Medan- Brastagi via Kutalimbaru.

“Saya meminta kepada masyarakat untuk turut bersabar. Kita terus rutin mengawasi jalannya proyek itu, memastikan kontraktor benar-benar bekerja sesuai target yang telah disepakati,” pungkasnya.
(map/ram)

Pemerhati & Pengguna Fasilitas Pemanfaatan Limbah Non-B3 Biomassa

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan pendanaan dari Non-PNBP Universitas Sumatera Utara, yang bertemakan “Penguatan dan Pemberdayaan Masyarakat Pemerhati dan Pengguna Fasilitas Pemanfaatan Limbah Non-B3 Biomassa di Desa Tadukan Raga, Kabupaten Deliserdang” pada Hari Kamis (27/9/23).

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diketuai Prof. Dr. Eng. Ir. Irvan, M.Si., yang beranggotakan Okta Bani S.T., M.T., Prof. Ir. Indra Surya, M.Sc., Ph.D., Ir. Meutia Nurfahasdi, S.T., MSc, serta dibantu oleh 4 orang mahasiswa S1 Jurusan Teknik Kimia USU, yaitu Della Sri Kristina Pasaribu, Muhammad Ziniddin Zidan Zaiyat, Putri Khodijah, dan Vandria Alamsyah.

Pada kegiatan pengabdian ini para dosen dan mahasiswa akan memberikan sosialisasi dan pelatihan mengenai pengguna fasilitas pemanfaatan limbah non B3 biomassa tersebut. Tujuan pertama dari pemberdayaan ini adalah pengembangan teknologi pembuatan biogas dan budidaya jamur merang. Hal ini dilakukan melalui penyediaan kajian mendalam, perbaikan sistem dan fasilitas, serta peningkatan kualitas produk biogas dan jamur merang.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjamin keberlanjutan operasional dan pemeliharaan fasilitas pemanfaatan limbah non B3 biomassa menjadi energi di Kabupaten Deliserdang. Langkah-langkah konkret akan diambil untuk memastikan bahwa fasilitas ini beroperasi secara efisien dan berkelanjutan.

Selain itu, pemberdayaan masyarakat ini mencakup perbaikan instalasi produksi biogas yang berasal dari budidaya jamur merang pada pemanfaatan fasilitas limbah non B3 biomassa. Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja instalasi produksi biogas.

Terakhir, kegiatan ini melibatkan modifikasi kompor yang akan digunakan dari teknologi pembuatan biogas dan budidaya jamur merang. Modifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan penggunaan biogas dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berupa sosialisasi dan penyuluhan ini dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pertama berupa presentasi mengenai Biogas Plant dan Kumbung Jamur pada Fasilitas Pemanfaatan Limbah Non B3 Biomassa, berupa pengenalan terhadap biomassa, bagaimana itu biomassa dalam limbah, serta contoh limbah yang digunakan dalam pembuatan biomassa itu sendiri.

Pada sesi kedua yaitu berupa, interaksi langsung dengan para warga dengan adanya tanya jawab dari para warga kepada tim Pengabdian Masyarakat, serta dapat mengetahui bagaimana proses pembuatan biomassa. Dengan adanya kegiatan sosialisasi dan penyuluhan ini, tim pengabdian berharap agar dapat menyelesaikan masalah yang di alami oleh masyarakat yang sering mengeluh mengenai limbah di masyarakat dan bagaimana cara mengolahnya, sehingga dapat diperoleh menjadi Biogas Plant dan Kumbung Jamur pada Fasilitas Pemanfaatan Limbah Non B3 Biomassa.

Acara sosialisasi dan pelatihan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan plakat pengabdian masyarakat dari tim pengabdian kepada Perangkat Desa Tadukan Raga, Kecamatan Senimbah Tanjung Muda Hilir, Kabupaten Deliserdang. (rel/adz)

Budidaya Maggot dalam Mengolah Sampah Organik untuk Pakan Ikan Berkualitas

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, dengan pendanaan dari Non-PNBP, pada Hari Kamis (27/9/23) lalu.

Kegiatan pengabdian ini diketuai Rivaldi Sidabutar, S.T., M.T., dengan anggota Sheylin Wimora Lumban Tobing S.T. M.Eng., Muhammad Hendra Sahputra Ginting S.T., M.T. dan Mersi Suriani Sinaga, S.T., M.T. serta dibantu oleh mahasiswa S1 Jurusan Teknik Kimia USU, yakni Juan Akmal Nasution, Mhd. Rivaldi Syahputra, Debora Kristina Simbolon, Muhammad Rizky Pulungan.

Pada Pengabdian ini tema yang diusung yaitu “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Maggot dengan Sisa Sampah Organik sebagai Alternatif Pakan Ikan di Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo”. Para dosen dan mahasiswa memberikan sosialisasi dan penyuluhan mengenai tata cara membudidayakan maggot dengan menggunakan sampah organik yang dihasilkan dari kebun kopi, yang berupa kulit biji kopi, serta jenis sampah organik lainnya.

“Jadi maggot itu merupakan larva dari lalat jenis black soldier yang dapat dibudidayakan dengan memberikan kulit biji kopi ataupun jenis sampah organik lainnya untuk dikonsumsi dan diuraikan oleh maggot tersebut”, jelas ketua pengabdian, Rivaldi Sidabutar.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berupa sosialisasi dan penyuluhan ini dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pertama berupa presentasi mengenai maggot, berupa pengenalan terhadap maggot, siklus hidup maggot, serta tahapan budidaya maggot itu sendiri.

Pada sesi kedua yaitu berupa, interaksi langsung dengan para warga dengan adanya tanya jawab dari para warga kepada tim Pengabdian Masyarakat, serta menyerahkan secara langsung maggot yang telah dibawa oleh tim pengabdian kepada para warga yang hadir dalam penyuluhan agar kemudian dapat dipraktekkan para warga di rumah masing-masing.

Dengan adanya kegiatan sosialisasi dan penyuluhan ini, tim pengabdian berharap agar dapat mempermudah masyarakat dalam menangani sampah organik yang didapat dari kebun atau sawah, serta meningkatkan perekonomian dengan menjadi lahan pekerjaan dan usaha baru untuk masyarakat.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan plakat pengabdian masyarakat dari tim pengabdian kepada Bapak Perangkat Desa Sempajaya, Kabupaten Karo. (rel/adz)

Pengembangan Biogas Plant & Kumbung Jamur pada Fasilitas Pemanfaatan Limbah Non-B3 Biomassa

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan pendanaan dari Non-PNBP Universitas Sumatera Utara, yang bertemakan “Pengembangan Biogas Plant dan Kumbung Jamur pada Fasilitas Pemanfaatan Limbah Non B3 Biomassa di Desa Tadukan Raga, Kecamatan Senimbah Tanjung Muda Hilir, Kabupaten Deliserdang ” pada Hari Kamis (27/9/2023).

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dipimpin Dr. Ir. Bambang Trisakti, M.Si, ini melibatkan tim yang terdiri dari anggota yaitu Farida Hanum, S.T., M.T, Ir. Maya Sarah ST, MT, Ph.D, IPM, Mersi Suriani Sinaga ST., M.T, dan dukungan penuh dari empat mahasiswa S1 Jurusan Teknik Kimia Universitas Sumatera Utara (USU), yaitu Yenny Natasya, Gloria Clarita, Renata Ambarita, dan Rafael Aginta Sitepu.

Dalam rangka pengabdian ini, para dosen dan mahasiswa akan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang fokus pada Pengembangan Biogas Plant dan Kumbung Jamur. Kegiatan ini akan difokuskan pada pemanfaatan fasilitas limbah non-B3 biomassa, dengan tujuan mendemonstrasikan keunggulan dari penerapan Biogas Plant dan Kumbung Jamur dalam mengelola limbah tersebut.

Pengabdian ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengetahuan, tetapi juga untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara efektif dan berkelanjutan dalam memanfaatkan limbah biomassa. Dengan melibatkan para ahli dan mahasiswa yang kompeten, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya pelestarian lingkungan dan pemanfaatan sumber daya secara optimal.

Dengan tujuan mendukung peningkatan pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan limbah biomassa, pembuatan Biogas Plant dan Kumbung Jamur pada Fasilitas Pemanfaatan Limbah Non B3 menjadi inisiatif utama. Dr. Ir. Bambang Trisakti, M.Si, bersama timnya yang terdiri dari para ahli dan mahasiswa berkomitmen untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memodifikasi dan mengamati keunggulan bahan bakar yang dihasilkan dari limbah sebagai bahan dasar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh pemahaman mendalam tentang proses pembuatan Biogas Plant dan Kumbung Jamur pada fasilitas pemanfaatan limbah non-B3 biomassa. Penekanan pada keunggulan pengolahan limbah menjadi aspek utama, dengan harapan bahwa kegiatan ini akan memberikan wawasan baru mengenai potensi dan manfaat optimal dari limbah sebagai sumber energi alternatif yang berkelanjutan.

Dalam upaya menyampaikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat, kegiatan pengabdian ini dirancang dalam dua sesi interaktif. Sesi pertama, berbentuk presentasi, menghadirkan penjelasan tentang Biogas Plant dan Kumbung Jamur pada Fasilitas Pemanfaatan Limbah Non B3 Biomassa. Tim pengabdian memberikan pemahaman tentang konsep biomassa, peranannya dalam limbah, dan memberikan contoh konkret limbah yang dapat dijadikan bahan dasar dalam pembuatan biomassa.

Sesi kedua melibatkan interaksi langsung antara tim pengabdian dan masyarakat, dengan memberikan kesempatan kepada warga untuk berdialog dan mengajukan pertanyaan seputar proses pembuatan biomassa. Tujuan utama dari kegiatan sosialisasi ini adalah memberikan solusi konkret terhadap masalah yang dihadapi oleh masyarakat terkait pengelolaan limbah, serta memberikan pemahaman mendalam tentang cara mengolahnya menjadi Biogas Plant dan Kumbung Jamur pada Fasilitas Pemanfaatan Limbah Non B3 Biomassa.

Acara sosialisasi dan pelatihan ditutup dengan momen yang penuh kebersamaan, di mana dilakukan sesi foto bersama dan penyerahan plakat pengabdian masyarakat. Plakat diserahkan oleh tim pengabdian kepada Bapak Perangkat Desa Tadukan Raga, Kecamatan Senimbah Tanjung Muda Hilir, Kabupaten Deli Serdang sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan dukungan dalam upaya pengelolaan limbah yang berkelanjutan. (rel/adz)

Telkomsel dan Data Science Indonesia Hadirkan Lebih dari 30 Pembicara Terkemuka di DWS 2023

Telkomsel berkolaborasi dengan Data Science Indonesia menggelar Data Science Weekend (DSW) 2023 di Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun ekosistem data yang komprehensif di bidang data, artificial intelligence, dan secara langsung mendukung pembinaan talenta digital nasional.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Guna membangun ekosistem data yang komprehensif di bidang data, artificial intelligence, dan secara langsung mendukung pembinaan talenta digital nasional, Telkomsel berkolaborasi bersama Komunitas Data Science Indonesia dalam gelaran Data Science Weekend (DSW) 2023. Kegiatan ini merupakan sebuah gelaran akbar Komunitas Data Science Indonesia yang diselenggarakan dua tahun sekali untuk mendukung para siswa, komunitas, dan profesional dalam mencapai tujuan mereka dengan menghadirkan pengetahuan, pengalaman praktis, dan tantangan seputar bidang data pada 25-27 November 2023 di Jakarta. Mengusung tema “Nurturing Data, AI, and Digital Talent for Tomorrow”, festival yang mempertemukan para ahli dan pemikir dalam bidang data itu merupakan perwujudan komitmen bersama dalam mengembangkan dan memupuk potensi data, kecerdasan buatan, dan bakat digital masa depan.

Direktur Human Capital Management Telkomsel R. Muharam Perbawamukti mengatakan, “Selaras dengan semangat Indonesia yang menginspirasi semangat Telkomsel untuk terus menggerakkan kemajuan negeri dengan mendorong kehadiran future-ready talents yang dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekosistem digital nasional, kolaborasi dengan Data Science Indonesia dalam Data Science Weekend menjadi bagian dari komitmen kami untuk membuka semua peluang menuju Indonesia Emas 2045. Seiring berkembangnya kebutuhan ekosistem digital Indonesia akan talenta digital yang responsif dan transformatif, Telkomsel berharap gelaran DSW dapat menjadi sebuah wadah inklusif yang memungkinkan pertukaran pengetahuan dan pengalaman untuk memperkuat pemahaman akan dinamika perkembangan teknologi terkini, konsisten dengan upaya penciptaan dampak sosial dalam proses bisnis berkelanjutan Telkomsel yang mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG).”

“Sebagai komunitas data yang memiliki misi membangun ekosistem teknologi data yang kolaboratif, Data Science Indonesia berharap dapat memperkuat kemampuan digital dan mengasah skill para data talent melalui penguasaan konsep serta keterampilan dalam ilmu data. Lahir dari keresahan banyak pihak yang belum sepenuhnya memahami cara maksimal memanfaatkan data, Data Science Weekend dapat menjadi wadah yang membangun aliansi digital lintas komunitas dan meningkatkan literasi edukasi melalui sinergi yang kuat melalui kolaborasi lintas sektor. Semoga para peserta yang mengikuti DSW sebagai event data terbesar saat ini dapat mengidentifikasi dan memahami keterampilan yang dibutuhkan di masa depan, sehingga mereka bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik,” kata Ketua Data Science Indonesia Nabil M. Badjri.

DSW 2023 menampilkan lebih dari 30 pembicara terkemuka dari lingkup pemerintah dan swasta untuk berbagi wawasan dan berdiskusi tentang teknologi dan aplikasi data science di dunia nyata dalam rangkaian Data Concert, mulai dari Co-Founder & General Partner Alpha JWC Ventures Jefrey Joe, CEO Telkomsel Ventures Mia Melinda, Direktur Human Capital Management Telkomsel R. Muharam Perbawamukti, Komisaris Utama Telkomsel Wishnutama, Direktur Digital Business Telkom Indonesia M. Fajrin Rasyid, Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza, KGPAA Mangkunegara X Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Mochamad Hadiyana, Deputi Bidang Parekraf Kemenkomarves RI Odo R.M. Manuhutu, hingga Menteri Komunikasi dan Informatika RI Budi Arie Setiadi dan Menteri PAN-RB RI Abdullah Azwar Anas.

Adapun dalam rangkaian Data Challenge, kompetisi pengolahan dataset dari Telkomsel dan Pupuk Indonesia untuk junior (pelajar hingga satu tahun pengalaman kerja) dan profesional sejak Oktober 2023 yang mencapai puncaknya di DSW 2023, telah terpilih enam finalis dari total 330 pendaftar untuk kedua kategori. Kemudian bagi yang ingin mempelajari aspek teknis teknologi terkini dan mengeksplorasi dunia data, DSW 2023 juga membuka rangkaian Data Class dari Google, Digital Government, dan VIDA.

Partisipan DSW 2023 pun diajak untuk membuka wawasan dan peluang kolaborasi dalam rangkaian Data Expo yang menampilkan showcase dari beragam perusahaan teknologi di Indonesia, mulai dari Prosa.ai, Arkademi, Catalyst Global, Metrodata, Talenthub, Cloudera, IYKRA, Cakra.ai, tiket.com, Monroe Consulting, hingga Data Science Indonesia dan Telkomsel. Terbaru di DSW 2023 adalah rangkaian Data Career yang membuka ruang bagi para fresh graduate untuk mengeksplorasi pilihan karir dengan CV Review dan One on One Career Consultation bersama para profesional.

Muharam menambahkan bahwa kolaborasi dengan Data Science Indonesia dalam DSW 2023 sejalan dengan komitmen Telkomsel sebagai digital ecosystem enabler yang konsisten mendorong pertumbuhan ekosistem talenta digital Indonesia melalui berbagai upaya kolaboratif bersama stakeholders, seperti melalui THRIVE yang mewadahi pertemuan antara para tech enthusiasts, Tech Titans untuk berkolaborasi mengembangkan use-case khusus bersama developers dan UI/UX experts, hingga Program Magang Kampus Merdeka bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI.

Di penghujung gelaran DSW 2023, Telkomsel dan Data Science Indonesia turut mendukung terbentuknya inisiatif Digital Alliance yang mewadahi komunitas-komunitas digital di Indonesia secara inklusif, mulai dari bidang data, softwaredesign, hingga produk. Dengan semangat kerja sama untuk keberlanjutan komunitas sebagai pilar pengembangan talenta digital, Digital Alliance diharapkan dapat menciptakan iklim kolaborasi antar komunitas digital, membangun talenta digital yang berkualitas dan terstandar, turut menciptakan ekosistem digital yang komprehensif, memperkuat literasi digital, dan menjadi jembatan penghubung antara pemerintah dan komunitas digital, guna mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia secara berkelanjutan.(rel)