Home Blog Page 900

Daihatsu Tantang Para Sahabat Muda Kreatif Lewat Kontes Modifikasi Mobil Riil dan Virtual

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Daihatsu senantiasa mendekatkan diri kepada masyarakat Indonesia, khususnya  kawula muda melalui berbagai program atraktif, salah satunya lewat kontes modifikasi mobil bertajuk Daihatsu Dress Up e-Challenge (DDeC).

Program hasil kerjasama antara PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dengan HIN (Hot Import Night) ini menjadi bagian dari IAM (International Automodified) merupakan ajang bagi Sahabat Muda Kreatif dalam mengekspresikan dirinya secara positif melalui adu kreativitas modifikasi mobil Daihatsu dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan.

Ajang Daihatsu Dress Up e-Challenge ini merupakan kontes modifikasi terbuka untuk seluruh model Daihatsu dan rutin diselenggarakan setiap tahun, serta telah berlangsung selama 10 tahun berturut-turut sejak 2014 dengan jumlah peserta lebih dari 7 ribu modifikator.

Kontes modifikasi DDeC tahun ini diselenggarakan secara hybrid (offline dan online) dengan pembagian 4 area regional meliputi Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Bali.

Kontes modifikasi DDeC menerapkan skema eliminasi dan diseleksi secara bertahap. Tahun ini, tercatat sebanyak 1.374 mobil modifikasi Sahabat Muda Kreatif yang telah dimodifikasi dan berpartisipasi. Dalam hal penjurian, publik atau netizen juga berkontribusi dalam memberi vote untuk menilai mana mobil terkeren menurut versi mereka.

Selain menantang para modifikator lewat kontes modifikasi kendaraan secara riil, Daihatsu juga tantang Sahabat Kreatif melalui modifikasi virtual yang ditujukan sebagai ajang adu kreativitas, konsep, serta kemampuan digital editing dengan total peserta terdaftar lebih dari 163 peserta yang menampilkan konsep desain mobil terbaik versi setiap peserta.

Acara kolaborasi Daihatsu bersama IAM ini menyediakan hadiah total sebesar puluhan juta rupiah beserta thropy siap dibagikan kepada modifikator terpilih mulai sejak lolos putaran awal dan seterusnya dengan nilai hadiah yang terus meningkat.

“Kami mengapresiasi Sahabat Muda Kreatif yang telah berpartisipasi dalam program kontes modifikasi tahun ini. Program ini terus mendapat sambutan positif selama 1 dekade dengan peningkatan jumlah peserta yang terus naik setiap tahunnya. Semoga kontes Daihatsu Dress Up e-Challenge dapat menjadi sarana positif bagi Sahabat Muda Kreatif dalam adu kreativitas melalui modifikasi mobil, serta membuat Daihatsu semakin dekat dengan masyarakat Indonesia,” ujar Masato Harada, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor.(rel)

KPU Kabupaten Nias Selatan Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers

SAMBUTAN: Ketua KPU Kabupaten Nias Selatan, Benimeritus Halawa saat menyampaikan kata sambutan sekaligus membuka acara coffee morning, Sabtu, (2/12/2023).

NIAS SELATAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nias Selatan menggelar coffee morning dengan insan pers, dengan Tema “Pemilu sebagai sarana integritas Bangsa” di Jalan Baloho Indah Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan, Sabtu, (2/12/2023).

Dalam acara coffee morning KPU Nias Selatan bersama insan pers/Media turut dihadiri Ketua bersama anggota KPU Nias Selatan, Sekretaris KPU Nias Selatan, dan para wartawan dari berbagai Media cetak, dan online.

Ketua KPU Nias Selatan, Benimeritus Halawa dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa Komisioner KPU Kabupaten Nias Selatan yang barusan terpilih pada tanggal 30 Oktober 2024, merupakan komisioner baru yang tidak pernah jadi komisioner KPU walaupun diantaranya ada yang pernah menjadi penyelenggara tapi hanya sampai di tingkat Kecamatan.

“Pada pemilu yang kita hadapi tahun 2024 kita dihadapkan dengan berbagai polemik pada masa lalu yang kelam, sungguh buruk, dan citra kita sangat buruk,” ungkapnya.

Dijelaskannya, saat perekrutan di KPU dirinya dipertanyakan tentang strategi jika terpilih nantinya menjadi komisioner KPU, terutama di Kabupaten Nias Selatan karena selama ini sudah di kenal sebagai zona merah.

“Pandangan orang luar itu terhadap pemilu Kabupaten Nias Selatan sangat buruk dan itu tidak bisa kita pungkiri benar adanya, walaupun pada tahun ke tahun terakhir ini sudah mulai ke arah baik dan sudah mulai baik,” ungkap Benimeritus Halawa.

Ia menyampaikan bahwa pada kesempatan inilah momen yang pihaknya ingin menyampaikan kepada teman insan pers/media untuk saling bergandengan tangan dalam pemberitaan untuk wujudkan pemilu tahun 2024 Nias Selatan lebih baik dan mengembalikan citra buruk Nias Selatan ini.

Selanjutnya, usai acara coffe morning dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh anggota KPU Nias Selatan, Isiani Gohae yang menjabat Koordiv Sosdiklih, Parmas, dan SDM. (mag-8/ram)

PN Rantauprapat Kembali Gelar Sidang Lapangan Sengketa Tanah di Labuhanbatu

SIDANG: Petugas PN Rantauprapat (pakai kacamata) saat melaksanakan sidang lapangan di atas lahan bersengketa. (fajar)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat kembali menggelar sidang lapangan terkait lahan di Desa Negerilama Seberang, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu, Sumut, Senin (27/11/2023) kemarin.

Sebelumnya, pada lahan yang sama, PN Rap pada tanggal 11 Oktober 2023 telah melaksanakan eksekusi pengosongan serta pada Kamis 12 Oktober 2023 yang lalu melakukan penumbangan pohon kelapa sawit.

Hal itu terkait sengketa lahan antara Lie Kian Sing cs dengan PT Belunkut. Berangkat dari sana, muncul berbagai kejanggalan sikap oknum aparat terhadap kasus tanah itu. Mulai dari penerapan regulasi hingga fakta objek di lapangan.

Seperti yang disampaikan Sudarsono selalu kuasa hukum Lie Kian Sing cs, usai sidang lapangan. Jauh sebelumnya, dia sudah menyampaikan bahwa lahan yang akan dieksekusi, tidak sesuai antara putusan dengan objek di lapangan.

Misalnya, kebun sawit kliennya seluas 116 hektar dengan batas sebelah Utara dengan PT Hari Sawit Jaya (HSJ), Selatan berbatas dengan lahan masyarakat, Timur dengan PT HSJ dan Barat berbatas lahan PT Lingga Tiga Sawita (LTS).

Fakta di lokasi, ujarnya, Sabtu 2 Desember 2023, jelas berbeda dengan yang dimohonkan eksekusi oleh PT Belunkut. Contoh, luasnya 126,7 hektar dengan batas Utara berbatas tanah HGU PT Belunkut, Selatan berbatas HGU PT Belunkut, Timur berbatas dengan PT HSJ dan Barat berbatas dengan PT LTS.

“Artinya, luas lahannya sudah berbeda. Selain itu, dua batas yakni di Utara dan Selatan tidak sesuai antara surat HGU PT Belunkut dengan objek eksekusi atau fakta di lapangan. Perbedaan nyata-nyata ini malah diabaikan Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat,” kesalnya.

Tidak sampai di sana, HGU PT Belunkut telah berakhir 31 Desember 2021 dan tidak diperpanjang. Sesuai UU Pokok Agraria, ketentuan PPRI dan Permen ATR/Kepala BPN, maka secara hukum HGU-nya telah dihapus dan tanahnya dikuasai negara.

Setelah objek sengketa menjadi tanah negara, lanjut Sudarsono, maka berlaku SK Dirjen Badilum tentang pedoman eksekusi, sehingga putusan kasasi PT Belunkut non eksekutabel.

Bahkan, sebelum eksekusi, mereka sudah menyampaikan permintaan penundaan prosesnya. Sebab, seharusnya terlebih dahulu dilaksanakan sita eksekusi, karena objek sengketa tidak pernah diletakkan sita jaminannya.

“Lagi-lagi, pihak PN Rantauprapat tidak mengabulkan permintaan kita. Jadi, atas dasar banyaknya ketidaksesuaian antara putusan dengan objek dieksekusi dan fakta telah berakhirnya HGU PT Belunkut pada tanggal 31-12-2021, maka kami menggugat PT Belunkut atas perbuatan melawan hukum, terlebih surat klien kami hingga kini tidak dibatalkan,” tambahnya.

Terpisah, panitera muda yang juga menjabat Humas PN Rantauprapat, Sapriono ditemui wartawan, Rabu (29/11/2023) membenarkan pelaksanaan eksekusi maupun sidang lapangan atau pemeriksaan setempat.

Dijelaskannya, sidang lapangan dilaksanakan atas dasar gugatan dari kuasa hukum Lie Kian Sing yang memang sudah dilayangkan sebelum eksekusi mereka lakukan.

Walau ada ajuan gugatan tersebut, pihaknya mengaku tetap mengeksekusi dengan berpedoman pada prinsip putusan PK atas gugatan Belunkut.

Ditanya adanya ketidaksesuaian luasan serta dua titik batas antara surat putusan dengan objek di lokasi, menurut Sapriono itu tidak menjadi kendala. Karena ada beberapa faktor yang dinilainya tidak bermasalah.

“Setelah diukur, ternyata luasnya pas sekitar 118,4. Namun karena tidak ada perlawanan dari pihak lain terkait batas, ya dianggap tidak ada masalah,” akunya.

Kembali ditanya kenapa sebelumnya tidak dilakukan sita eksekusi, karena objek sengketa tidak pernah diletakkan sita jaminannya sebelum eksekusi, Sapriono mengaku mungkin ada pandangan lain dari Ketua PN Rantauprapat.

“Mungkin dianggap tidak perlu, mungkin itu pandangannya. Kalau kami hanya menjalankan perintah Ketua PN,” akunya.

Sapriono juga menjelaskan pihaknya tidak berwenang membatalkan surat kepemilikan klien Sudarsono tersebut. Terkait saat eksekusi bahwa HGU PT Belunkut telah lama mati, Sapriono berdalih bahwa saat pengajuan beberapa tahun lalu, HGU PT Belunkut masih berlaku.

Sementara, Sekretaris Desa Negerilama Seberang, Sugianto menjawab wartawan usai sidang lapangan menegaskan sepengetahuannya sejak dahulu, tidak pernah ada HGU milik perusahaan di areal yang hari ini sedang bersengketa tersebut.

Bahkan, sampai kini, bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan hingga tahun 2023 di lahan bersengketa, masih tertera nama warga/perorangan dan bukan atas nama perusahaan yang berstatus HGU.

Lebih jauh diakui Sugianto, pihaknya tidak pernah menandatangani berkas apa pun, bahkan sama sekali tidak mengetahui secara detail data HGU PT Belunkut terletak di wilayah Desa Negerilama Seberang.

“Kalau sepengetahuan pemerintah Desa Negerilama Seberang, tidak ada di sini milik PT atau HGU mana pun dan perlu kami sampaikan bahwa yang membayar PBB sampai tahun 2023 ini adalah atas nama masyarakat,” beber Sugianto lagi.

Diketahui, kisruh sengketa tanah antara masyarakat/Lie Kian Sing cs dengan PT Belunkut tidak kunjung tuntas sejak beberapa tahun lalu. Dari mulai konstatering hingga eksekusi, masyarakat terus melakukan penolakan, karena adanya ketidakcocokan objek sengketa dengan putusan.

Misalnya saja seperti disampaikan Kanali warga yang memiliki lahan perkebunan di sebelah Selatan tanah yang bersengketa. Sejak awal, mereka melakukan perlawanan atas gugatan PT Belunkut.

Sebab, menurut isi gugatan PT Belunkut atas tanah milik Lie Kian Sing cs, sebelah Selatan berbatas dengan tanah PT Belunkut. Sedangkan fakta di lapangan, sebelah Selatan merupakan berbatasan dengan lahan pertanian masyarakat.

“Artinya, sejak awal sudah tidak sesuai objek fakta lahan yang mau dieksekusi dengan isi putusan. Jelas, pihak PN Rantauprapat mengabaikan fakta dan melanggar kenyataan,” tegasnya. (fdh/ram)

Ganjar-Mahfud Janji Tingkatkan Kesejahteraan Aparat Penegak Hukum

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD berjanji bakal meningkatkan kesejahteraan aparat penegak hukum jikan menang pada Pilpres 2024. Direktur Narasi dan Konten TPN Ganjar-Mahfud, Roby Muhammad mengatakan, langkah tersebut merupakan salah satu langkah dari upaya melakukan reformasi hukum.

“Salah satu caranya memang dengan peningkatan kesejahteraan bagi aparat penegak hukum. Bahkan, untuk aparat kami punya program khusus yaitu Kuliah Gratis untuk Anak Prajurit dan Bhayangkara,” kata Roby kepada wartawan, Sabtu (2/12).

Roby menyatakan, Ganjar dan Mahfud pasangan yang tepat untuk melakukan reformasi hukum. Menurutnya, kedua capres dan cawapres merupakan sosok yang bersih. Mereka dan para keluarganya juga selalu hidup sederhana. “Harta kekayaan mereka tidak melimpah. Ini titik awal yang penting. Kita tidak bisa membersihkan lantai kotor dengan sapu kotor. Kita harus pakai sapu yang bersih,” ujarnya.

Selain itu, kata Roby, Mahfud punya modal ilmu hukum yang sangat tinggi. Menurutnya, Mahfud adalah profesor hukum tata negara. Jadi, secara keilmuan sudah sangat-sangat mumpuni. Belum lagi, ini diperkaya oleh pengalaman Mahfud di MK dan juga sebagai wakil rakyat di DPR.

Kemudian yang terpenting, Ganjar dan Mahfud sama-sama pemberani dan punya nyali. Roby menilai hal tersebut merupakan modal yang tidak bisa dianggap remeh. Menurutnya, tanpa keberanian, mereka tak mungkin bisa menyikat habis mafia hukum.

Lebih lanjut, Roby menyatakan Ganjar dan Mahfud akan menyelesaikan reformasi hukum dengan mengoptimalkan proses digitalisasi birokrasi untuk menguatkan sistem pengawasan dan meningkatkan transparansi proses, perbaikan SOP internal untuk membentuk budaya kerja yang mendukung proses reformasi hukum, dan ketiga menjamin kesejahteraan aparat penegak hukum selama bekerja dan setelah pensiun.

“Terakhir, korupsi ini sudah menjadi budaya yang sistemik. Jadi kita juga perlu selesaikan secara sistematis. Caranya, melalui pengesahan RUU perampasan aset. Hanya dengan Mas Ganjar dan Prof Mahfud reformasi hukum bisa tercapai,” ujarnya. (rel/adz)

Poltekpar Medan Cetak 452 SDM Pariwisata pada Wisuda XXV Tahun 2023

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan tetap berkomitmen menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang mampu bekerja dan berwirausaha di industri pariwisata dan ekonomi kreatif melalui model pembelajaran vokasi pariwisata.

Pada tahun 2023, Poltekpar Medan berhasil mencetak 452 SDM pariwisata dan perhotelan yang terdiri dari mahasiswa Prodi Divisi Kamar 57 alumni, Tata Hidang 50 alumni, Seni Kuliner 62 alumni, Seni Pengolahan Patiseri 67 alumni, Perjalanan Wisata 60 alumni, Manajemen Perencanaan dan Pemasaran Pariwisata 60 alumni, Pengelolaan Perhotelan 67 alumni, dan Magister Terapan dan Perencanaan Pariwisata 29 alumni.

Wisuda Poltekpar Medan di gelar di Gedung Dome Sumekto Djajanegara, Sabtu (2/12/2023). Para mahasiswa dilantik oleh Sesmenparekraf/Sestama Baparekraf, Ni Wayan Giri, didampingi Direktur Poltekpar Medan, Ngatemin berserta Senat Poltekpar Medan.

“Harapannya seluruh alumni Poltekpar Medan dapat menjadi insan pariwisata yang tangguh dan mampu beradaptasi, sesuai dengan tema wisuda kali ini, yaitu Existence Beyond Limitation: Resilient and Adaptable Graduates for Indonesia Tourism Growth. Ketangguhan dan adaptabilitas adalah kunci untuk menghadapi tantangan yang mungkin dihadapi di masa depan,” kata Ni Wayan Giri.

“Dunia pariwisata pasti terus berkembang, tetapi para lulusan kita telah dilatih untuk menjadi pribadi yang mampu beradaptasi dengan perubahan, mampu bertahan dalam situasi sulit, dan terus tumbuh seiring waktu,” tambahnya.

Indonesia, dengan kekayaan budaya dan keindahan alamnya, membutuhkan lulusan yang tidak hanya terampil dalam hal teknis pariwisata, tetapi juga memiliki kemampuan untuk berinovasi, menciptakan solusi, dan menjadi pemimpin yang visioner. Pada wisuda kali ini, Poltekpar Medan tidak hanya merayakan kelulusan, tetapi juga menyaksikan lahirnya generasi yang siap membawa perubahan positif dalam industri pariwisata Indonesia.

“Wisuda merupakan sebuah proses menyerahkan mahasiswa dan mahasiswi kepada orang tua mereka atas capaian akademik yang dilakukan dengan menyelesaikan program pendidikan di lingkungan Politeknik Pariwisata Medan. Selain itu, wisuda menjadi wadah untuk realisasi dari kegiatan ekskul mahasiswa yang sedang aktif kuliah. Dalam kegiatan wisuda acara diisi oleh talenta-talenta muda yang menekuni bakat tari tradisional, paduan suara dan seni musik.” kata Ngatemin, Direktur Poltekpar Medan

Dalam kegiatan wisuda, mahasiswa juga berperan serta dalam panitia untuk berlatih memberikan pelayanan terbaik dan bagaimana ikut dalam sebuah event. Kegiatan wisuda diharapkan dapat memberikan manfaat bagi seluruh pihak. Perayaan kemenangan bagi para wisudawan/ti dan sarana latihan bagi mahasiswa aktif serta menjadi wadah silaturahmi dengan seluruh orang tua wisudawan/ti dan tamu-tamu undangan.

Poltekpar Medan sukses mencetak SDM unggul siap kerja. Berbeda dengan institusi pendidikan lainnya, lulusan Poltekpar Medan sudah mendapatkan lapangan pekerjaan. “Kesiapan SDM diharapkan mampu membantu kebangkitan pariwisata nasional pasca pandemi Covid-19 serta pencapaian target kunjungan wisatawan, baik mancanegara dan Nusantara yang sekarang menjadi tulang punggung sektor parekraf saat ini,” pungkasnya.(rel/adz)

Ribuan Pengunjung Ramaikan Kegiatan Perlombaan di HUT ke-93 Al-Washliyah

Ketua PW Al-Washliyah Sumut, Ust H Dedi Iskandar Batubara.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hari kedua kegiatan Peringatan Akbar HUT ke-93 Al Jam’iyatul Washliyah (Al-Washliyah) di Lapangan Astaka, Jalan Willem Iskandar, Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deliserdang, Sabtu 2 Desember 2023, sejak pagi diisi berbagai perlombaan. Meskipun hujan mengguyur, ribuan pengunjung antusias mengikuti rangkaian lomba.

Ketua Pengurus Wilayah (PW) Al-Washliyah Sumatera Utara (Sumut) Ust H Dedi Iskandar Batubara yang hadir sejak Sabtu pagi, menyempatkan diri mengunjungi beberapa kegiatan perlombaan, seperti mewarnai untuk usia TK, Marawis serta lomba memasak bubur pedas.

Pantauan di lapangan, Ust H Dedi Iskandar Batubara bersama jajaran melihat sekaligus mencicipi masakan dari para peserta lomba. Sebab tak hanya bubur pedas yang disajikan, termasuk juga kue-kue tradisional. Para peserta pun menyempatkan diri untuk foto bersama Anggota DPD RI tersebut.

Selain perlombaan, Gebyar HUT ke-93 Al-Washliyah ini juga akan ada pembagian berbagai hadia bagi yang beruntung, berupa alat elektronik, sepeda hingga paket berangkat Umrah.(gus)

Satu Orang Korban Banjir Bandang-Longsor Humbahas Ditemukan di Danau Toba

EVAKUASI: Proses Evakuasi Korban Meninggal Banjir Bandang-Longsor Desa Simangulampe, Baktiraja.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Satu dari 14 orang yang dinyatakan hilang usai bencana banjir bandang-longsor di Desa Simangulampe Kecamatan Baktiraja Kabupaten Humbahas, Provinsi Sumut ditemukan dalam keadaan meninggal, Sabtu (2/12/2023) sekitar pukul 11.06 WIB di perairan danau Toba.

“Ya, satu jenazah sudah ditemukan ini perempuan, namanya Dian Adelina Lubis. Korban ini ditemukan di perairan Danau Toba sekitaran Desa Simangulampe,” kata Camat Baktiraja Sanggam Lumbangaol.

Dia menyebutkan, ditemukannya satu orang ini oleh warga saat melakukan penyisiran di danau toba, selain pencarian tertimbun batu dari lereng perbukitan Desa Simangulampe.

“Sampai saat ini, Pemerintah Humbahas, TNI, Polri, dan warga bersama-sama melakukan pencarian korban yang belum ditemukan,” kata Sanggam.

Penemuan satu jenazah itu juga dibenarkan oleh Kapolres Humbahas, AKBP Hary Ardianto.

Disebutkannya, satu jenazah ini ditemukan di tepi danau toba sekitaran Desa Simangulampe, pada siang hari.

“Benar bang dapat 1 ditemukan di tepi danau bang wanita,” ungkapnya.

“Nanti data kami pastikan dulu ya bang,” tambah Harry.

Dari amatan menyebutkan, korban yang ditemukan ini, diduga salah satu dari karyawan senior hotel yang dinyatakan hilang.

Hingga, sampai saat ini pencarian pun masih dilakukan bagi warga yang belum ditemukan oleh Pemerintah dibantu TNI, Polri, dan warga.

Alat berat pun sudah diturunkan sebanyak dua unit untuk mengevakuasi batu besar dari lereng perbukitan Desa Simangulampe.

Sementara, warga yang selamat akibat musibah saat ini berada di kantor Camat Baktiraja. (des/ram)

Banjir-Longsor di Baktiraja, 14 Orang Belum Ditemukan

RUSAK: Hotel di Humbahas yang rusak akibat longsor.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Bencana banjir, dan longsor kembali menerjang daerah Kecamatan Baktiraja tepatnya Desa Simangulampe Kabupaten Humbang Hasundutan (HUMBAHAS), Jumat (1/12/2023). Akibat kejadian itu, rumah penduduk, poskesdes, hotel rusak, dan 14 orang belum ditemukan.

Penjabat Sekdakab Humbahas Christision Marbun menyebutkan, sebanyak 15 rumah, diantaranya poskesdes, hotel di Desa Simangulampe yang rusak, dan 14 orang belum ditemukan.

“Informasinya ada 14 orang belum ditemukan,” kata Christision di lokasi, Sabtu (2/12/2023).

Disebutkannya, kejadian itu pada Jumat (1/12/2023) sekira pukul 21.30 WIB, banjir bandang dan longsor menerjang kawasan permukiman Dewan Simangulampe.

Banjir bandang, dan longsor itu dikarenakan hujan deras yang terus mengguyur. “Beberapa hari ini daerah kita terus diguyur hujan,” sebut Christision.

Dia mengatakan, atas kejadian itu Pemerintah Humbahas telah menurunkan alat berat untuk mengevakuasi material batu dan lumpur.

Selain itu, pihaknya juga lagi mencari 14 orang yang belum ditemukan. “Kita masih mencari 14 orang, kami duga tertimbun batu,” kata diam

Amatan wartawan, ada sepanjang 200 meter material batu dan lumpur dari lereng perbukitan Desa Simangulampe, menutupi jalan lintas akibat kejadian tersebut.

Pemerintah Humbahas didampingi TNI, Polri sampai saat ini sedang melakukan pembersihan, dan pencarian warga yang belum ditemukan.

Sebanyak dua alat berat telah diturunkan untuk mengangkat material batu besar. Sedangkan, TNI, Polri membantu mengangkat barang-barang milik warga yang terkena musibah.

Inilah nama-nama pemilik rumah yang rata dengan batu :
1. ramses simanullang
2. Marlon simanullang
3. poskesdes
4. A.sogun simanullang
5. Danni situmorang
6. Desman sihombing
7. lasro simanullang
8. Hotel dan homstey
rusak parah
9. Lambok simanullang(kepala desa)
10. Sekolah SD
11. op. rolando simanullang
12. T sinaga
13. A.parasian Sinaga
14. Rapael simanullang

Untuk sementara,nama warga yang belum ditemukan, diantaranya :
1. desman sihombing
2. Anak ni si laban 2
3. kariawan senior hotel 4 orang
4. Op rolando
5. Op. epa. (des/ram)

Repnas Aceh: Program Makan Siang dan Susu Gratis Menjadi Motor Raksasa Menggerakkan Ekonomi Rakyat

Mahfudz Y Loethan Ketua koordinator daerah Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Aceh pada satu acara.

BANDA ACEH, SUMUTPOS.CO – Program makan siang dan minum susu gratis yang digagas oleh pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka mendapatkan banyak dukungan dan apresiasi dari publik

Ketua koordinator daerah Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Aceh Mahfudz Y Loethan, memberikan dukungan penuhnya untuk program yang disebutnya sebagai bagian dari gerakan menciptakan generasi emas bagi Indonesia ini.

“Gagasan pemberian makan siang dengan kandungan gizi yang baik dan susu kepada balita, ibu hamil, anak sekolah dan santri pasantren atau dayah kita sebutkan kalau di Aceh, ini akan mampu memberikan efek yang baik, untuk tumbuh kembang jutaan anak Indonesia sehingga akan melahirkan kualitas SDM yang unggul ” Kata Mahfudz

Disebutkannya juga, program ini akan memberikan efek pada meningkatkan perekonomian masyarakat pada bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terutama sub sektor kuliner.

“Ada 400 triliun pertahun anggaran yang disiapkan negara untuk ini, ini sesuatu yang sangat besar memberi manfaat untuk rakyat, tidak hanya berdampak langsung pada pemenuhan gizi, pertumbuhan serta kecerdasan anak Indonesia, tetapi juga menjadi motor raksasa menggerakkan ekonomi rakyat khususnya para petani, peternak, nelayan dan usaha lainya yang beririsan dengan program ini ” Sebut Mahfudz

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Repnas Aceh berharap pengusaha lokal bisa ikut dilibatkan, sehingga memberikan dampak yang luas, bagi peningkatan kapasitan pengusaha lokal setempat

“Kami tentu akan mengawal program ini, apabila Prabowo Gibran diberi amanah oleh rakyat di Pilpres 2024, memastikan kegiatan ini bisa diikut sertakan pengusaha lokal setempat terlihat dalamnya. Dan ini juga bagian dari program Repnas sendiri untuk menghadirkan 2 juta pengusaha baru di republik ini untuk membawa Indonesia menjadi raksasa ekonomi baru di dunia ” Sebut Mahfudz yang juga ketua koordinator juru kampanye TKD Prabowo Gibran Aceh ini

Sebelumnya, Prabowo Subianto mencanangkan program makan siang, susu gratis bagi pelajar dan santri serta bantuan gizi bagi anak balita, ibu hamil bila dirinya terpilih menjadi Presiden RI ke-8 pada 2024 mendatang.

Prabowo menuturkan bahwa hal ini sebagai upaya mengatasi stunting dan angka kemiskinan dari akar masalahnya. (*)

Peringatan Akbar HUT ke-93 Al-Washliyah, Lelang Kaligrafi Rp 155 Juta untuk Palestina

Ketua PW Al Washliyah Sumut Dedi Iskandar Batubara didampingi pengurus melelang kaligrafi pada malam munajat HUT ke-93 Al Washliyah.(ist/SUMUT POS)

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Malam munajat Peringatan Akbar HUT ke-93 Al Jam’iyatul Washliyah (Al-Washliyah, berlangsung di Lapangan Astaka Jalan William Iskandar, Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (1/12). Kegiatan ini, dihadiri ribuan warga Al-Washliyah Sumatera Utara.

Hadir Ketua Umum PB Al Jam’iyatul Washliyah KH Masyhuril Khamis, Ketua PW Al Washliyah Sumut, Dedi Iskandar Batubara, para ulama-ulama Al Washliyah, para Masyayikh, guru-guru, kemudian tokoh-tokoh daerah serta unsur Forkopimda.

Hadir juga Sekretaris H Alimnur Nasution, Bendahara Dedi Iskandar, Ketua Panitia HUT ke-93 Al Washliyah Ismael P Sinaga, Sekretaris H Darwin Marpaung, organ bagian, Lembaga serta Majelis PW Al Washliyah Sumut dan warga Al Washliyah se-Sumut.

Pada kesempatan itu, Ketua PW Al Washliyah Sumut H Dedi Iskandar Batubara memimpin pelaksanaan untuk menghimpun ‘hadiah’ atau donasi untuk Palestina, melalui lelang kaligrafi peserta perlombaan yang akan diberikan untuk rakyat Palestina.

“Saya dikejutkan kemarin malam, ditelepon oleh sahabat saya dari Palestina. Dia bilang teman-teman Palestina di sana tidak butuh donasi kita, mereka tidak butuh sumbangan kita. Kalaupun kita mau memberikan sesuatu kepada mereka namanya adalah hadiah. Sebab, mereka bukan orang yang patut dikasihani,” kata Dedi Iskandar Batubara.

“Oleh karenanya, malam hari ini, kepada seluruh saudara-saudara kami di Palestina. Kami berkumpul disini dan hadiah dari kami akan kami sampaikan kepada kalian saudara,” ujar Dedi Iskandar Batubara.

Lelang kaligrafi yang nantinya diserahkan ke rakyat Palestina itu mendapat antusias warga dan kader Al Washliyah, pimpinan perguruan tinggi Al Washliyah seperti UMN Al Washliyah, Univa Medan Badan Kenaziran Masjid, organisasi masyarakat, lembaga pendidikan serta para undangan yang hadir.

Menurut informasi Ketua Lembaga Laz Washal, Banu, pada malam munajat terhimpun donasi sebanyak Rp155.500.000. Sebelumya juga Laz Washal juga menghimpun donasi Palestina sebesar Rp173 juta.

Sebelumnya, Dewan Penasehat PW Al Washliyah, Syekh Abdul Latif Khan dalam ceramahnya menegaskan, agresi Israel ke Gaza bukan suatu pertempuran, melainkan pembantaian yang dilakukan manusia paling biadab dalam sejarah.

“Bayangkan, ketika kesepakatan gencatan senjata, tapi manusia paling biadab ini terus membantai (genosida). Lihat lah, anak-anak yang tidak berdosa yang meninggal. Anak-anak lahir tanpa orang tua, bahkan anak yang berusia 5 tahun harus menjadi orang tua bagi adik-adiknya yang masih bayi,” kecamnya.

Ketika menteri luar negeri Amerika datang, Israel penjahat perang ini berhenti sejenak menyerang, setelah itu lanjut membantai rakyat Palestina.

Abdul Latif Khan berteriak kemana pemimpin-pemimpin negara Islam ketika Israel membombardir Palestina. “Pemimpin negara Islam dunia diam. Dimana mujahit, dimana orang Islam,” tegasnya.

Dia mengungkapkan, Israel akan terus membunuh rakyat Palestina dengan sasaran utama adalah wanita dan anak-anak. “Mereka (Israel) tahu bahwa anak-anak Islam Palestina merupakan generasi yang suatu saat akan bangkit melawan. Israel tahu bahwa Palestina setiap tahunnya melahirkan seribuan hafiz Al Qur’an,” sebutnya.

Meski demikian, kata Ustaz Latief Khan, rakyat Palestina tidak akan meninggalkan negaranya sampai kapan pun. Sebab, Palestina akan menjadi pusat peradaban dan kejayaan umat Islam pada akhir zaman yang dipimpin Imam Mahdi.

“Rakyat Palestina tidak mau pergi, karena mereka tahu akan mati sahid,” ujarnya.

Oleh karenanya, di malam Munajat ini, ustaz Latief Khan mengajak tidak hanya bermunajat untuk Palestina, namun para Mujahidin Al Washliyah siap membela Palestina. Dan kita terus mendoakan agar kelak kita bisa masuk ke Masjidil Aqsa tanpa ada tentara Israel.

Malam munajat berlangsung dengan khidmat diawali dengan pembacaan Kafiat oleh Syekh Muhyiddin Nasution SPdI, pembacaan Tahlil Syekh Hasanuddin Parinduri MA, pembacaan Tahtim oleh Syekh Fahrul Al-Banjari Pembacaan dan doa oleh Syekh Alexander Zulkarnain SPdI.

Berikutnya zikir munajat oleh Syekh Dr H Muhammad Natsir Akram LC MA, Syekh Dr H Imam Yazid, MA, Syekh Dr HM Tohir Ritonga LC MA dan Syekh Dr H Ardiansyah MA.
Malam munajat HUT ke-93 Al Jam’iyatul Washliyah Sumatera Utara juga menghadirkan Qoriah Internasional pemenang MTQ Internasional di Qatar, Erin Zelia Nawawi.(gus)

Teks Foto: Ketua PW Al Washliyah Sumut Dedi Iskandar Batubara didampingi pengurus melelang kaligrafi pada malam munajat HUT ke-93 Al Washliyah.(ist/SUMUT POS)