Home Blog Page 899

6 Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOS dan Komite MAN 1 Binjai Segera Diadili

SERAHKAN: Kasubsi Pidsus Kejari Binjai, Emil Nainggolan (kiri), saat menyerahkan berkas dugaan korupsi MAN 1 Binjai untuk segera diadili di PN Tipikor Medan. (Istimewa)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 6 tersangka dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan dana komite di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Binjai, segera diadili oleh Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri (PN) Medan. Pasalnya, penyidik telah melakukan tahap 2 kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan dilanjutkan dengan pelimpahan berkas perkara ke PN Tipikor Medan.

“Pelimpahan berkas dilakukan Kasubsi Tindak Pidana Khusus Kejari Binjai, Emil Nainggolan pada Kamis (30/11) lalu, dan diterima Panitera Muda PN Tipikor Medan,” ungkap Kasi Intel Kejari Binjai, Adre Wanda Ginting, Minggu (3/12).

Adapun keenam tersangka dimaksud, yakni berinisial EV selaku mantan Kepala MAN 1 Binjai, NF Bendahara, dan IR, selaku pejabat penanda tangan surat perintah membayar. Selain dari kalangan ASN, juga ada dari rekanan, masing-masing berinisial NK, AS, dan SA.

“Ditemukan kerugian negara sebesar
Rp1.097.918.100, dengan rincian dari Dana BOS Tahun Anggaran (TA) 2020-2022 sebesar Rp453.343.100. Dan kerugian negara dari Dana Komite MAN 1 Binjai TA 2020-2022 sebesar Rp644.575.000,” beber Adre.

Alokasi Dana BOS TA 2020 dari Kementerian Agama yang diperoleh MAN 1 Binjai sebesar Rp1.115.800.000. Pada 2021 senilai Rp1.031.800.000, dan pada 2022 sebesar Rp924.300.000.

“Saat ini seluruh tersangka ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Binjai. Dengan dilimpahkannya perkara ini, dapat diperkirakan dalam kurun waktu dekat, Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai selaku JPU, akan melakukan persidangan untuk membuktikan perbuatan masing-masing tersangka di hadapan majelis hakim. Sehingga ke depannya dapat dilakukan penuntutan oleh jaksa Kejari Binjai,” jelas Adre.

“Ini sebagai bentuk komitmen Kejari Binjai melakukan penindakan serta penegakan hukum dalam memberantas tindak pidana korupsi, kolusi, dan nepotisme pada wilayah hukum Kejari Binjai,” pungkasnya.

Penyelidikan dugaan korupsi di tubuh MAN 1 Binjai bermula adanya aksi demo yang dilakukan pelajar dan guru dengan tuntutan Kepala MAN 1 Binjai dicopot dari jabatannya pada akhir November 2022 lalu. (ted/saz)

Jelang Pemilu, Warga Medan Diminta Hindari Fitnah dan Hoax

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Medan, Dedy Aksyari Nasution meminta seluruh masyarakat, khususnya warga Kota Medan, untuk tetap menjaga iklim politik yang sehat menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada Februari 2024 yang sudah semakin dekat.

Dikatakan Dedy, adapun langkah yang harus diambil masyarakat untuk tetap menjaga iklim politik yang sehat adalah dengan tidak mengeluarkan kata-kata fitnah dan membuat kabar-kabar bohong (hoax) yang menyesatkan banyak orang.

“Semua ada aturannya. Seperti Medan yang punya Perda, Pemilu juga punya aturan yang tertuang dalam PKPU. Jangan pernah mengeluarkan kata-kata fitnah dan membuat kabar hoax di tengah-tengah masyarakat, sebab semua itu akan menimbulkan kegaduhan,” ungkap Dedy kepada Sumut Pos, Minggu (3/12).

Dedy juga mengajak warga Kota Medan untuk tidak mudah percaya atas setiap fitnah maupun kabar hoax yang semakin gencar terjadi menjelang Pemilu. Anggota Komisi 4 DPRD Medan itu, pun meminta masyarakat untuk lebih dulu mengecek atau mengklarifikasi kebenaran dari kabar-kabar yang didapatkan.

“Jangan langsung ‘ditelan’ semua informasi itu, apalagi yang didapatkan dari media sosial. Saring semua informasi yang kita terima, sebab tidak semua informasi itu benar adanya. Saya percaya masyarakat sudah semakin cerdas dan tidak mudah termakan kabar-kabar hoax yang memecah belah. Jangan mau dipecah belah, persatuan bangsa jauh lebih penting,” imbaunya.

Selain merugikan orang lain, kata Dedy, fitnah dan hoax juga akan sangat merugikan masyarakat yang menyebarkannya. Sebab saat ini, undang-undang akan menjerat para pelaku penyebar fitnah dan kebohongan publik.

“Undang-undangnya sudah jelas, aturannya juga sudah ada. Bijaklah dengan ucapan, khususnya ‘jari-jari’ kita di media sosial. Sopan dan santunlah dalam berkata-kata. Persatuan adalah yang paling utama untuk kita jaga,” tegasnya.

Dijelaskan politisi Partai Gerindra itu, Pemilu 2024 merupakan pesta demokrasi yang harus dijalani dengan baik dan penuh kegembiraan tanpa adanya berita bohong serta fitnah-memfitnah di media sosial.

“Kuncinya adalah hindari ujaran kebencian. Jangan ada lagi berita bohong, sebab hal itu juga banyak itu di Pemilu-pemilu sebelumnya, terutama di media sosial,” jelas Dedy.

Dedy menekankan, perbedaan pilihan dalam demokrasi adalah hal yang wajar. Keindahan demokrasi itu justru semakin terlihat apabila masyarakat tetap hidup damai dan menjaga persatuan walaupun terjadi perbedaan pilihan dalam berpolitik.

“Kita harus semakin dewasa dalam berdemokrasi. Berbeda pilihan itu biasa, tapi jangan pernah bertengkar dan saling menjelekkan satu sama lain, apalagi sampai mengarah kepada SARA. Hentikan semua itu, kita harus buktikan, kita memiliki kedewasaan dalam berdemokrasi,” pungkasnya.
(map/saz)

ARUS GANJAR Siap Menangkan Ganjar-Mahfud di 2024

Relawan yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Sumut untuk Ganjar (ARUS GANJAR) saat deklarasi dan ikrar dukung pasangan Ganjar Pranowo - Mahfud Md menjadi presiden 2024 di Hotel Grand Kanaya Jalan Darussalam, Minggu (3/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dukungan kepada pasangan calon presiden Ganjar Pranowo – Mahfud Md terus bermunculan.

Terbaru, massa yang mengatasnamakan Relawan Aliansi Rakyat Sumut untuk Ganjar (ARUS GANJAR) melakukan deklarasi dan ikrar untuk mendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut tiga itu di Hotel Grand Kanaya Jalan Darussalam, Minggu (3/12).

Ketua Relawan ARUS Ganjar, Ir Romi HS mengatakan siap mengkampanyekan Ganjar – Mahfud hingga pelosok daerah yang ada di Sumut.

“Kami siap menangkan Ganjar – Mahfud dikalangan milenial dan Gen Z hingga pelosok Sumut,” katanya.

Dia mengatakan, pemilih muda adalah pemegang mayoritas suara di Pemilu 2024 yang jumlahnya di atas 50 persen.

“Bayangkan 50 persen lebih ini pemilih adalah anak muda. Apalagi ini sudah mengalami bonus demografi yang artinya suara anak muda sangat berharga dalam pemilu 2024 mendatang,” ujarnya.

Lebih lanjut Romi menyampaikan ajakan kepada anak muda milenial dan Gen Z Sumut untuk bergabung dengan ARUS GANJAR.

Setelah acara Deklarasi dilanjut dengan Dialog untuk penguatan Relawan dalam rangka pemenangan Ganjar-Mahfud. Hadir sebagai narasumber Johendri Chaniago Tokoh Seniman Sumut dan Batara Manurung Tokoh Masyarakat Sumut.

Deklarasi juga dihadiri oleh beberapa partai pengusung, Sekjend PDI Perjuangan Sumut Dr Sutarto, M.Si beserta fungsionaris partai lainnya, Ketua Perindo Sumut Rudy Zulham Hasibuan beserta fungsionaris partainya.

Dari pantauan di lokasi acara, terdapat 500-an peserta relawan memenuhi ruang Ball room yang disediakan oleh panitia di hotel tersebut. (rel/tri)

Sosialiasi Kampanye Pemilu KPU Binjai, Media Punya Tanggung Jawab untuk Publik Sadar

MATERI: Narasumber Sosialiasi KPU Binjai, Faisal Mahrawa (berdiri) saat menyampaikan materinya. (Istimewa)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai menggelar sosialiasi kampanye Pemilu dengan menghadirkan narasumber, Faisal Mahrawa, akhir pekan lalu. Dia merupakan dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU).

Pada kesempatan itu, Faisal menjelaskan, media memiliki tanggung jawab besar kepada masyarakat, untuk mengedukasi tentang pentingnya Pemilu, yang digelar setiap 5 tahun sekali ini. Terlebih, peserta sosialiasi kampanye Pemilu ini berasal dari kalangan insan jurnalis di Kota Binjai.

Faisal menegaskan, media harus memberitakan secara objektif yang berkaitan dengan Pemilu, baik pemilihan presiden maupun legislatif.

Hanya saja di tengah menjamurnya media online yang mudah diakses masyarakat, terkadang objektivitas dimaksud luput dari pemberitaan.

Karena itu, dia mengajak masyarakat untuk lebih teliti lagi dan melakukan evaluasi terhadap pesan yang disampaikan oleh media. Boleh jadi kecepatan informasi yang disampaikan dapat dipengaruhi dengan pesan propaganda.

Selain itu, Faisal juga membahas potensi kerawanan dalam Pemilu.

“Seperti mobilisasi dan politisasi birokrasi, mulai dari ASN hingga kepala desa. Kemudian netralitas TNI-Polri dan penyelenggara Pemilu. Ada juga penyalahgunaan anggaran dan bantuan sosial, serta penyalahgunaan tempat ibadah yang dijadikan tempat kampanye,” tegasnya.

Belum lagi politik uang yang masih terus saja terjadi. Faisal menyebut, peran media di Indonesia dalam Pemilu, sejatinya harus memberikan pencerahan kepada masyarakat.

“Pemilu harus dilakukan dengan menggembirakan. Jangan memberikan informasi tentang Pemilu adalah sesuatu yang harus dikhawatirkan dan serba khawatir, juga ketakutan. Serta dengan sedemikian rupa, seolah-olah lagi di ruang yang mengerikan. Pemilu harus dihadirkan dengan suasana yang dinamis,” jelas Faisal.

Bagi Faisal, Pemilu adalah sebuah kegiatan penting untuk menguatkan legitimasi pranata politik dan menjamin stabilitas peralihan kepemimpinan. Serta memilih penguasa yang terbaik hingga menegakkan demokrasi. Bahkan menurutnya, Pemilu adalah peralihan kepemimpinan.

“Kalau ada peralihan kepemimpinan itu diperpanjang, sesungguhnya itu mencederai prinsip demokraksi. Jadi Pemilu itu memilih penguasa yang terbaik dengan demokratis. Yakni persaingan yang sehat, jujur, adil dan aman,” katanya.

Dia juga mengingatkan KPU untuk tidak berpatokan dengan tingkat partisipasi pemilih yang tinggi sebagai tolok ukur kesuksesan dalam Pemilu. Faisal mengakui, tidak ada demokrasi tanpa partisipasi pemilih.

“Pemilu merupakan elemen dari demokrasi, keberadaan partisipasi dari masyarakat merupakan instrumen yang menentukan derajat Pemilu demokrasi. Tapi untuk apa tingkat partisipasi tinggi berdasarkan mobilisasi dan bahkan hegemoni,” serunya.

Sosialiasasi ini dibuka Ketua KPU Binjai, Anton Indratno. Dia berharap, media dapat menyebarluaskan informasi tentang kegiatan KPU Binjai melalui sarana media massa dari insan jurnalis yang ikut dalam sosialiasi tersebut.

“Dengan sosialisasi ini, sebagai penyambung, sebagai penerus pelaksanaan informasi tentang pelaksanaan Pemilu ini, agar lebih paham dan mengerti serta dapat berjalan dan terlaksana dengan baik. Kami berharap dari KPU dan jajaran, rekan media, dapat memberikan informasi yang benar dan baik,” pungkasnya. (ted/saz)

Via Tranformasi Pelabuhan Belawan, Pelindo Multi Terminal Terus Tingkatkan Layanan

GO LIVE: PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) melakukan Go-live PTOS-M (Pelindo Terminal Operation System Multipurpose) di SPMT Branch Belawan, Jumat (1/11). (Istimewa)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bergerak mewujudkan pelayanan terbaiknya, PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) sebagai satu Subholding PT Pelindo, melakukan Go-live PTOS-M (Pelindo Terminal Operation System Multipurpose) di SPMT Branch Belawan, Sabtu, (2/11) lalu.

Untuk diketahui, dalam bisnisnya, SPMT bergerak pada kepelabuhanan di bidang operasi terminal multipurpose, seperti curah cair, curah kering, dan kargo umum.

Sementara Go-live PTOS-M, merupakan implementasi dari inisiatif strategis Pelindo Group dalam transformasi dan standarisasi operasi pelabuhan, yang berpegang pada 6 pilar transformasi. Yakni proses bisnis, teknologi, peralatan, SDM, infrastruktur, dan HSSE.

Peralihan sistem Go-live PTOS-M yang menjadi bagian dari standarisasi operasional SPMT, dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas layanan bagi para pengguna jasa di Branch Belawan, sekaligus merupakan bagian dari program transformasi dan standarisasi di Pelindo Group.

Direktur Operasi SPMT, Arif Rusman Yulianto mengungkapkan, dengan terpenuhinya 6 pilar transformasi, maka langkah selanjutnya adalah mengimplementasikan keseluruhan pilar-pilar tersebut.

“Go-Live PTOS-M ini bukanlah sebagai tujuan akhir, namun ini merupakan pintu awal memperbaiki diri untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan. Dan harapan kami milestone Go-live Belawan ini, akan memberikan dampak positif untuk semua hal. Karena pada dasarnya, transformasi bukanlah sekadar memasang gate atau lainnya, namun bagaimana kita fokus menjalani amanah dari Pelindo,” ungkap Arif.

Arif juga menekankan, dalam pelaksanaan transformasi dan standarisasi operasional di Branch Belawan ini, juga erat berkaitan dengan aspek kepatuhan seperti HSSE dan aspek K3 (kesehatan dan keselamatan kerja).

“Terlepas dari itu semua, yang penting adalah komitmen kita bersama untuk melakukan perbaikan dari segala aspek. Dan terakhir, semoga ini membawa SPMT menjadi lebih baik pada khususnya, dan menjadikan Pelindo semakin baik lagi pada umumnya,” harapnya.

Menyahuti itu, Direktur SDM SPMT, Edi Priyanto menyampaikan, tantangan dalam sebuah transformasi adalah bagaimana sebuah konsistensi dilakukan.

“Hingga saat ini, SPMT sudah melakukan perbaikan-perbaikan.Mulai dari proses bisnis, rambu, hingga sistem, termasuk SDM. Saya berharap, agar kita semua jangan berhenti untuk melakukan perbaikan-perbaikan secara berkelanjutan. Hanya ada 2 pilihan yang harus dilakukan, bertransformasi atau kita akan mati. Karena perubahan adalah hal yang mutlak bagi kita semua,” jelasnya.

Transformasi di Branch Belawan merupakan bagian dari upaya SPMT untuk terus menghadirkan layanan operasional yang lebih baik, dan meningkatkan kepuasan para pengguna jasa dengan kinerja yang terstandarisasi di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, peningkatan layanan operasional ini juga ditandai dengan angka kinerja operasional SPMT yang tumbuh positif sepanjang semester pertama 2023 lalu. (mag-1/saz)

Anjing Pelacak Bantu Pencarian Korban Banjir-Longsor Baktiraja

ENDUS: K9 mengendus dengan menyusuri setiap sudut lokasi untuk mencari korban. (Istimewa)

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Tim SAR Unit Samapta Polda Sumut menurunkan anjing pelacak K9 ke lokasi bencana banjir-longsor Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbanghasundutan (Humbahas), Minggu (3/12).

Kepala Tim SAR Unit Samapta Polda Sumut, Briptu Rio mengatakan, anjing pelacak jenis labrador retriever trusci ini, diturunkan untuk bekerja mengendus dengan menyusuri setiap sudut lokasi untuk mencari para korban. Langkah ini diharapkan, bisa menemukan petunjuk keberadaan 11 warga yang hilang akibat kejadian bencana tersebut.

“K9 ini sudah bekerja mulai pagi menyusuri setiap sudut lokasi bencana,” ungkap Rio.

Rio mengatakan, sejauh ini, petunjuk adakah korban yang bakal ditemukan, belum bisa disimpulkan.

“Sampai saat ini belum ada,” tuturnya.

Kapolres Humbahas, AKBP Hary Adrianto menjelaskan, pihaknya meminta bantuan Tim SAR Unit Samapta Polda Sumut untuk menurunkan K9, agar pencarian korban yang hilang cepat ditemukan.

“Ya, kami minta bantuan agar diturunkan anjing pelacak khusus pencari mayat. Dengan harapan proses pencarian 11 warga yang masih hilang dapat diketahui,” katanya.

Dari amatan wartawan, seekor anjing pelacak milik Tim SAR Polda Sumut didatangkan ke lokasi. K9 ini didampingi tim, mengendus setiap sudut areal bencana, yang menerjang rumah penduduk sekitar. (des/saz)

Ganjar-Mahfud MD Berjuang Amankan Hukum dan Demokrasi

DISKUSI: Ganjar-Mahfud MD hadir dalam dialog publik Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Kamis (23/11). (Foto: Tim Media Ganjar Pranowo)

MUHAMMADIYAH menaruh harapan besar kepada pasangan capres cawapres 2024, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Keduanya diharapkan mampu mengembalikan demokrasi sesuai fondasinya dan melawan praktik politisasi hukum di negeri ini.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dalam dialog publik Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Kamis (23/11). Ganjar dan Mahfud hadir secara langsung dalam acara itu untuk menyampaikan ide dan gagasannya dalam membangun Indonesia.

”Kami percaya, dua tokoh yang hadir ini (Ganjar-Mahfud) ketika rakyat memberi amanat dan mandat, tentu akan berdiri dekat dengan konstitusi dan tidak menyalahgunakannya,” ucap Haedar.

Dalam sambutannya, Haedar menyinggung persoalan hukum di Indonesia. Menurutnya, banyak problem yang terjadi di negara ini, salah satunya adalah terjadinya politisasi hukum yang menciderai demokrasi.

“Praktik kehidupan kebangsaan akhir ini sangat meresahkan. Dimana hukum mengalami proses politik bahkan dalam konteks demokrasi orang tidak berani berkata dan berbuat yang berbeda karena ada politisasi hukum,” tegasnya.

Hukum dan demokrasi lanjut Haedar harus berlaku secara fundamental dalam kehidupan berbangsa. Indonesia sudah berjuang dengan darah untuk menjadi negara merdeka dan mewujudkan cita-cita kesejahteraan bersama.”Maka kita perlu merekonstruksi itu. Kita ingin para pemimpin bangsa ke depan membawa kembali hukum dan demokrasi kita sesuai fondasinya,” tegasnya.

Haedar menerangkan, banyak undang-undang atau produk hukum lainnya di Indonesia yang tarik ulur. Sejumlah produk hukum yang dihasilkan adalah hasil dari koalisi oligarki.
“Kami harap ke depan, jangan ada lagi undang-undang yang diputuskan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Bahasa arabnya itu min haisu la yahtasib (kemunculan dari yang tidak disangka-sangka),” ucap Haedar di hadapan Ganjar-Mahfud.

Bagi Muhammadiyah, lanjut Haedar, Ganjar dan Mahfud bukanlah orang baru. Keduanya adalah tokoh yang paling sering berinteraksi dengan Muhammadiyah.”Kami sudah sangat dekat karena sering bersilaturahmi dan berinteraksi dengan beliau sejak lama. Pak Ganjar selalu bersama kami untuk kesuksesan Muhammadiyah. Pak Mahfud juga sama, kami selalu berinteraksi sejak zaman di Jogja bahkan saat sekarang menjadi menteri,” pungkas Haedar.

Sementara itu, Ganjar mengajak semua elemen masyarakat untuk berjuang mengamankan hukum dan demokrasi agar berjalan sesuai konstitusi.”Maka kita semua harus menjadi agen. Ayo semua kelompok speak up, berani bicara. Dan Muhammadiyah harus mengambil peran itu, karena apa keluar dari Muhammadiyah pasti layak dan wajib didengarkan,” ucapnya.

Kualitas demokrasi di Indonesia, lanjut Ganjar, memang sedang diuji. Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat berani memberikan masukan demi masa depan negeri ini.”Kalau tidak sesuai, maka rakyat sebagai pemilik republik yang harus bicara. Kalau banyak kelompok kritis bicara maka negara sudah dalam status alert,” pungkasnya.
Sementara itu, Dedi Irwansyah warga Muhammadiyah Deli Serdang, mengungkapkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD merupakan sosok pemimpin saling mengisi sebagai pemimpin masa depan Indonesia.

“Saya pribadi senang melihat sosok kedua pemimpin ini. Sehingga dapat memberikan perubahan untuk masa depan Indonesia, yang lebih baik kedepannya,” kata warga Lubukpakam. Dedi mengatakan sudah jelas melihat gagasan dalam membangun Indonesia dalam perubahan yang baik untuk tanah air ini.”Semoga Indonesia lebih baik lagi kedepannya,” ucapnya. (wir/gus)

Transformasi Keolahragaan dan Teknologi Menuju Generasi Unggul

SEMINAR: Dr dr Liliana Puspa Sari MKes bersama narasumber dan peserta seminar transformasi keolahragaan dan teknologi menuju generasi unggul melalui zoom, Sabtu (2/12). (ISTIMEWA)

SEKOLAH Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna bersama tujuh perguruan tinggi di tanah air menggelar Seminar Nasional Olahraga (Senasor), Sabtu (2/12).

Senasor secara daring melalui zoom di STOK Bina Guna tersebut, diikuti antara lain peserta dari Universitas Negeri Semarang, UPMI Medan, Universitas Quality, Universitas Bina Bangsa Getsempena, Aceh, Unimers Makasar dan kampus yang sudah melakukan Memorandum of Understanding (MoU).

Seminar akbar ini dirancang dilakukan kegiatan wajib tahunan dengan regulasi berpindah setiap tahun. Pelaksanaan Senasor ini diadakan di kampus.

Seminar di STOK Bina Guna bertema: Transformasi Keolahragaan dan Teknologi Menuju Generasi Unggul diikuti 450 peserta dari berbagai kalangan.

Tiga narasumber seminar yakni Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd (Guru Besar Universitas Negeri Semrang), Prof Dr Ramdan Pelana MOr (Guru Besar Universitas Negeri Jakarta) dan Dr Herli Pardilla MPd (Dosen STOK Bina Guna).

Seminar dibuka Ketua STOK Bina Guna Dr dr Liliana Puspa Sari MKes. ”Seminar nasional bertujuan untuk menstimulus mahasiswa dan para akademisi untuk terus berkembang diera 5.0 dimana pembelajaran sudah merujuk pada teknologi, khususnya olahraga,” kata Dr dr Liliana Puspa Sari MKes.

Prof Dr Tandiyo Rahayu, MPd menyimpulkan bahwa olahraga tak lepas dari gerak tubuh manusia. Olahraga saat ini merujuk banyaknya e-sport dan VR tentunya mempunyai unsur olahraga didalamnya.

Prof Dr Ramdan Pelana MOr mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi akan terus berlanjut di masa depan. Hal ini akan berdampak signifikan pada berbagai aspek jehidupan nanusia.

”Dengan perkembangan ini akan muncul berbagai tantangan etis, hukum dan sosial yang perlu diatasi oleh masyarakat global,” papar Guru Besar Universitas Negeri Jakarta tersebut.

Dosen STOK Bina Guna Dr Herli Pardilla MOr menjelaskan transformasi olahraga dari zaman dahulu sampai saat ini. Transformasi itu berkembang pesat. Sejatinya, kata Dr Herli Pardilla MOr, keolahragaan berfungsi mengembangkan kemampuan jasmani, rohani dan sosial. Kemudian membentuk watak dan kepribadian bangsa yang bermartabat.

Menutup materi dari tiga narasumber, kegiatan ini juga dilanjutkan dengansesi pemaparan dari 30 pemakalah. Artikel dari pemakalah akan dipublikasikan dijurnal terakreditasi Sinta dan proceeding STOK Bina Guna. (dmp)

Sambo Sumut Optimis Capai Target di PON 2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Atlet Sambo Sumatera Utara optimis mampu mencapai target pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut. Sambo Sumut memasang target 9 medali emas.

“Kami yakin mampu meraih target 9 medali emas pada PON 2024. Keyakinan ini berdasarkan hasil yang diraih pada Kejurnas Sambo belum lama ini di karawang, Jawa Barat,” ujar Pelatih Sambo Sumut Anggi Muda Siregar saat memimpim latihan fisik di Stadion Unimed, Sabtu (2/12).

Pada Kejurnas Sambo tersebut, Sumut berhasil meraih 5 medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu. “Pada Kejurnas di Karawang itu ada beberapa atlet yang diproyeksikan meraih medali emas PON 2024 tidak bisa tampil, seperti Epraim Ginting dan Faizal Irwansyah Lase,” ungkapnya.

Epraim Ginting sedang mempersiapkan diri untuk tampil di MMA Amerika. Sedangkan Faizal Lase mempersiapkan diri ke MMA di Jakarta. Dengan situasi ini, Persambi Sumut optimis bisa meraih 9 emas. “Kita juga masih memiliki atlet yang diprediksi mampu meraih medali emas nanti. Jadi target ini bikan asal kita bikin,” ucapnya.

Menurut Anggi, dalam latihan yang disaksikan Wasping KONI Sumut Sanusi Hasibuan dan Petugas dari Posko Publikasi PON 2024 Wilayah Sumut Eny Siswati, latihan yang dilaksanakan ialah sesuai program yang telah disusun dalam setahun untuk fisik, teknik dan peraturan pertandingan.

Dikatakan, untuk fisik sudah ada pelatih khususnya yaitu Filli Azandi dan teknik ditangani pelatih asal Korea, Shin Gu Bok. Selain itu mereka juga dilatih oleh pelatih Jansa Putra Nainggolan dan Darwin.

Sementara atlet sambo yang dipersiapkan menghadapi event nasional empat tahunan ini sebanyak 18 atlet terdiri dari 12 putra dan 6 putri. Untuk putra yakni Lian, Andri Silaen, Reymon, Edwin Tio, Daris, Deden, Faisal Irwansyah Lase, Suroto, Ilham, Epraim Ginting, Putra Parmonangan Harianja dan Muqsit. Sedang putri yakni Putri, Ayu, Melva, Stephani, Citra serta Maydelse.

Selain fisik dan teknik menurut Anggi, para atlet juga terus diberi pemahaman tentang peraturaan pertandingan. “Sambo kan olahraga baru di Indonesia jadi mereka terus menerus kita beri pemahaman peraturan pertandingan. Jangan nanti saat bertanding mereka lupa dengan peraturannya,” jelas Anggi.

Saat ini para atlet sambo Sumut memiliki dua tempat latihan yakni Stadion Unimed untuk fisik dan Aula SMA Negeri 7 Medan sebagai tempat latihan teknik. Untuk itu Anggi Muda Siregar mengucapkan terima kasih kepada pihak Unimed dan Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Medan serta Kepsek SMAN 6 Medan yang telah memberi keringanan waktu kepada staf pengajarnya melatih.

Sementara mengenai rencana try out, Anggi mengatakan, pihaknya akan membawa atlet mengikuti Open Turnamen Sambo se- Asia Tenggara di Malaysia bulan Desember ini. Event ini sekaligus sebagai ajang try out.

Sementara Eny Siswati mengatakan, kedatangannya untuk melihat kendala apa yang dialami atlet selama mengikuti Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda).

Eny berharap dengan situasi dan kondisi saat ini yang memprihatinkan baik mengenai tempat latihan maupun suplemen yang ada, para atlet harus pintar-pintar memanfaatkannya.

“Hasil peninjauan kami ini, akan disampaikan dalam rapat yang dilaksanakan Disporasu nantinya. Mudah-mudahan segala permasalahan yang dihadapi setiap cabang olahraga bisa teratasi,” ungkap Eny. (dek)

Rumah Pemenangan Fresh Barometer Demokrasi Politik Sumut dari Siantar

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Rumah pemenangan Freddy Sabar Hasudungan Siahaan ST MBA, yang populer disebut “Fresh” di Jalan Ahmad Yani (Wisma TD Pardede), Kota Pematangsiantar, diresmikan Sabtu (2/12/2023) sore.

Rumah tersebut identik dengan sejarah perpolitikan di Tanah Air. Itu terlihat, saat memasuki rumah tersebut, terlihat foto kenangan perpolitikan di Tanah Air khususnya di Sumut.

Peresmian diwarnai dengan pemotongan pita dan tumpeng oleh Freddy Siahaan didampingi istri tercinta, Baby Pardede. Idealisme dalam wujud komitmen pun hadir di tengah peresmian tersebut.

Freddy Siahaan calon legislatif DPRD Sumut nomor urut satu dari Partai Demokrat Dapil 10 Siantar dan Simalungun dari Partai Demokrat ini mengaku akan sekuat tenaga memperjuangkan aspirasi masyarakat Siantar dan Simalungun.

“Saya berusaha untuk tidak mengecewakan orang yang telah percaya kepada saya. Masih banyak saudara-saudara kita tentunya menginginkan perubahan yang lebih kepada sosok masyarakat kita di kota ini (Pematang Siantar). Semoga kepemimpinan berkualitas melekat pada diri saya,” ujarnya saat memberikan keterangan di sela acara peresmian yang berlangsung meriah dan penuh keakraban itu.

Freddy sapaan akrabnya itu turut menegaskan jika prinsipnya maju sebagai anggota legislatif murni untuk memajukan Siantar.

“Prinsip saya bukan mencari sesuatu yg berorientasi pada hal duniawi semata. Karena saya bersyukur diberi kesehatan dan putra di tengah keluarga kecil kami. Kini, saatnya saya memikirkan untuk menjadi sosok yang memajukan Siantar,” tutur pria yang berhasil menyelesaikan bangku kuliah S2 dari ESB Reutlingen University, dan (non-degree) di Technical University Darmstadt Germany itu.

Dalam kesempatan itu juga, Freddy mengaku jika mertuanya, Drs. Rudolf Pardede adalah sosok yang begitu menginspirasinya.

“Bapak Rudolf Pardede sebagai mantan Gubernur Sumut menjadi salah satu inspirasi hidup saya. Dia sosok yang selalu berbuat baik dan begitu dicintai masyarakat Sumut. Semoga saya bisa mewarisi kepemimpinan beliau,” ucapnya.

“Saya juga berharap pada 2024, Fresh bisa menjadi sosok yang membanggakan bagi kota Pematang Siantar dan juga Simalungun,” sambung pria lulusan S1 Teknik Universitas Trisakti Jakarta itu.

Dalam kesempatan yang sama, dukungan hadir dari Kepala Badiklat DPD Demokrat Sumut, Saut P Gurning. Sebagai sosok yang sama-sama lahir dan besar dan Siantar, Saut yakin Freddy akan mampu meraih hati rakyat dan menghantarkannya ke gedung parlemen.

“Dengan keseriusannya, terlihat dari rumah pemenangan ini, saya yakin jika sebelumnya kita hanya dapat satu kursi dan tahun ini kita harus meraih dua kursi,” ungkapnya.

Untuk itu dirinya meminta kepada masyarakat Siantar dan Simalungun yang hadir agar mengajak orang-orang terdekat turut memenangkan Freddy Siahaan. “Jangan malu untuk mengajak kawan, sanak saudara dan orang terdekat untuk memenangkan Freddy,” ucapnya.

Sementara itu dukungan senada juga hadir dari Ketua DPC Demokrat Pematang Siantar Ilhamsyah Sinaga. Menurutnya, modal utama kemenangan adalah kinerja mesin partai. Dari 8 kecamatan dan 53 kelurahan, dirinya bersama Freddy telah melakukan konsolidasi.

“Dari sisi mesin partai kami sudah siap tinggal calegnya juga harus lebih siap lagi. Hari ini sudah dibuktikan. Pak Freddy berhasil membuat Siantar khususnya di kawasan Ahmad Yani Siantar ini membiru dengan berkibarnya bendera Partai Demokrat di sejumlah ruas jalan,” ungkapnya.

“Dengan ini kita ingin kejayaan Demokrat yang dulu pernah kita dapat selama 15 tahun di Siantar bisa dilanjutkan oleh pak Freddy. Tapi, semua jangan menopang dagu dan melipat tangan, namun harus bekerja keras agar bisa memenangkan Demokat di Kota Siantar,” pungkasnya.

Hadir dalam peresmian rumah pemenangan Fresh tersebut, Ketua Umum Jaringan Aliansi Memenangkan (JAM) Prabowo-Gibran Nikson Silalahi SKom, Wakil Ketua DPC Demokrat Simalungun, Pardomuan Simanjuntak, Ketua PAC Demokrat Tanah Jawa, Zamruddin Sam, anggota DPRD Siantar fraksi Demokrat Metrow Hutagaol, Perwakilan Keluarga Siahaan, Pardede dan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya. (dek)