Home Blog Page 910

Cegah Penyakit Kronis, Komisi II Minta Warga Medan Manfaatkan Layanan Skrining Kesehatan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mencegah lebih baik dari mengobati. Berdasarkan pedoman tersebut, Dinas Kesehatan Kota Medan melalui setiap UPT Puskesmas melakukan kegiatan skrining kesehatan secara rutin, baik di puskesmas maupun ke lingkungan-lingkungan masyarakat.

Warga Kota Medan pun diimbau untuk memanfaatkan layanan tersebut, agar dapat mencegah terjadinya penyakit tidak menular kronis sesuai program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Imbauan itu disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, T. Edriansyah Rendy SH MKn saat menggelar sosialisasi Produk Hukum Daerah Perda No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Pancing 3 Gg Masjid Lingkungan 5, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (26/11/2023) sore.

“Mari kita manfaatkan layanan skrining kesehatan yang dilakukan Dinkes Medan melalui puskesmas terdekat, sebab mencegah lebih baik dari mengobati,” ucap Rendy dihadapan perwakilan Puskesmas Martubung Mayrosa Bintang, perwakilan Kecamatan Medan Labuhan Nurmala Sari, dan koordinator PKH Kota Medan Dedy Irwanto Pardede yang turut hadir pada kegiatan itu.

Rendy yang merupakan Anggota DPRD Medan dari Fraksi NasDem tersebut juga mengatakan, saat ini ada banyak masyarakat yang tidak menyadari bahwa dirinya telah terkena penyakit karena tidak timbulnya gejala apapun.

“Banyak diantara kita yang abai dengan kondisi kesehatan, kita merasa badan kita sehat-sehat saja, tiba-tiba kena penyakit kronis. Tapi bila segera di skrining dan penyakitnya terdeteksi sejak awal, maka penyakit itu bisa ditangani dengan lebih cepat sehingga tidak sampai kronis,” ujarnya.

Membenarkan ucapan Rendy, perwakilan Puskesmas Martubung, Mayrosa Bintang memberikan contoh penyakit yang sering diabaikan oleh masyarakat, yakni diabetes. Padahal, orang-orang terkena diabates harus rutin melakukan skrining kesehatan guna memastikan bahwa kadar gula darahnya dalam kondisi terkendali.

“Banyak pasien terkena stroke, sakit jantung, dan sakit paru-paru yang kita temui. Ternyata setelah kita cek, dia terkena diabetes. Parahnya lagi, dia tidak sadar kalau dia diabetes karena tidak pernah di cek,” kata Mayrosa.

Dijelaskannya, ada banyak warga yang abai dengan kondisi kesehatannya walaupun telah mengetahui bahwa dirinya terkena diabetes dengan tidak rutin melakukan skrining. Alhasil, penyakit diabetes yang dialaminya mengalami komplikasi sehingga menimbulkan penyakit kronis lainnya.

“Padahal kalau rutin skrining, kita bisa melihat perkembangannya sekaligus menjelaskan pola hidup sehat yang harus dijalani. Begitu juga dengan penyakit hipertensi dan penyakit tidak menular lainnya, semua bisa dicegah agar tidak sampai menjadi penyakit kronis apabila terdeteksi dan ditangani sejak awal,” pungkasnya. (map)

Empat Personel TNI Tewas, 2 Terluka

istimewa/sumutpos ILUSTRASI: Evakuasi korban penembakan KKB. Empat prajurit TNI tewas ditembak dan dua lainnya luka tembak yang dilakukan oleh KKB Kodap III Ndugama.

SUMUTPOS.CO – Aksi kekerasan bersenjata yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) hingga kini masih berlanjut. Setelah sebelumnya menembak seorang anggota Brimob, Bharada Bonifasius termasuk membunuh 3 warga sipil yang bekerja sebagai tukang bangunan, kini kekerasan tersebut berlanjut.

Lima anggota TNI menjadi korban dan empat diantaranya gugur. Empat prajurit tersebut adalah Kopda Yipsan Ladou, Kopda Probo Sinimako, Praka Miftahul Firdaus dan Pratu Darmawan.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebut, kontak tembak terjadi pada Sabtu (25/11) sekira pukul 12.00 WIT. Prajurit TNI diserang oleh KKB Kodap III Ndugama ketika melakukan penyisiran di Distrik Paro, Kabupaten Nduga mulai pukul 07.00 WIT.

Mulanya berjalan aman, tapi sekitar pukul 12.00 WIT, KKB melakukan serangan yang mengakibatkan lima personel Satgas Yonif 411/Pandawa tertembak.

Berdasarkan informasi, empat anggota TNI dinyatakan gugur dan sudah berada di Timika. Sementara dua prajurit yang terluka juga sudah berhasil dievakuasi dan kini menjalani perawatan di RSUD Mimika.

Belum ada keterangan mendalam dari pihak Pendam XVII Cenderawasih dan dikatakan masih melakukan pendataan perkembangan situasi.

“Kami masih meminta informasi data perkembangan situasinya,” singkat Kapendam XVII Cenderawasih. Kol Inf J. Parinussa melalui ponselnya, Minggu (26/11).

Para pelaku diduga berasal dari KKB pimpinan Perek Jelas Kogoya yang masih berafiliasi dengan Egianus Kogoya. Hingga berita ini ditulis belum ada penjelasan lebih dari pihak Kodam XVII Cenderawasih maupun Polda Papua. Sementara itu dari Timika dilaporkan para korban yang tertembak sudah berada di RSUD Timika.

Hal itu dibenarkan Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena ketika dikonfirmasi yang menyatakan bahwa dua anggota TNI yang tertembak di Nduga sudah dievakuasi dan sudah dirawat di Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD Mimika.

Kata dia, kondisi kedua anggota tersebut stabil dan sedang dalam penanganan medis. “Sedang dirawat tindak operasi,” katanya.

Sementara itu di area kamar jenazah RSUD Mimika, tampak beberapa anggota TNI tampak berjaga-jaga. Dan sumber Cenderawasih Pos di Timika menyebut ada empat orang jenazah yang dievakuasi. Awak media yang hendak meliput tidak diperkenankan memasuki area sekitar kamar jenazah. Begitupun di IRD RSUD Mimika tempat dua anggota yang sedang dirawat, penjagaanpun sangat ketat. (ade/ryu/wen/jpg/ila)

Pererat Silaturahmi lewat Turnamen Golf, Pj Gubsu Apresiasi Kekompakan Kagama Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Sumut dengan motto guyub, rukun, dan migunani, diharapkan berkomitmen ikut membangun Sumut yang Hebat dan terus lebih baik melalui program-program penguatan kapasitas SDM maupun sosial. Berhimpunnya seluruh potensi Kagama Sumut, diyakini dapat memberikan kontribusi positif guna membantu pembangunan daerah ini.

Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Hassanudin, dalam sambutan tertulis pada acara Kagama Sumut Open Golf Tournament Royal Sumatera Medan, Sabtu (25/11/2023). Menurut Hassanudin, kolaborasi dalam berbagai aspek dengan Kagama Sumut sangat membantu Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dalam mewujudkan visi misinya dalam perkembangan di masa kini dan masa yang akan datang.

“Dalam kegiatan Kagama Sumut Open Golf Tournament ini tentunya sangat penting bagi kita. Karena melalui kegiatan olahraga, kesehatan jasmani masyarakat dapat terjaga dan bibit-bibit atlet golf Sumut juga akan semakin jelas keberadaannya,” ujar Hassanudin yang juga alumni Program Doktor UGM ini.

Pada kesempatan tersebut, Ketua I Pengurus Pusat Kagama Anton Mart Irianto, menyampaikan bahwa kegiatan Kagama Sumut Open Golf Tournament merupakan event golf pertama di luar Pulau Jawa yang diselenggarakan oleh Kagama. “Kagama selalu menjaga kekompakan dan teguh dengan prinsip guyub, rukun dan migunani,” katanya.

Sementara Ketua Pengda Kagama Sumut, RM Mulianta Sitepu menjelaskan, tournament golf ini bertujuan untuk mempererat silahturahmi antar anggota Kagama. Sekaligus ikut menyemarakkan Hari Pahlawan, Dies Natalis UGM ke-74 dan Dies Natalis Kagama ke-65 yang diselenggarakan Bulan Desember ini. “Kegiatan ini diharapkan dapat membangun hubungan yang lebih erat antara Kagama dengan pengambil kebijakan di Sumut,” kata Mulianta.

Dalam acara ini juga diserahkan secara simbolis bantuan kemanusiaan kepada Pengcab Totahas untuk bencana alam yang terjadi di Kabupaten Humbahas. Di tahun 2023 ini, Kagama Sumut juga telah menyelenggarakan program penghijauan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Deli, seleksi Mahasiswa Baru UGM yang diadakan di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut, ikut menyemarakkan Event F1H20 dengan ikut serta kirab budaya dan jalan santai di Parapat Danau Toba, penghijauan di Bukit Tara Bunga (Tobasa).

Kagama Sumut Open Golf tournament 2023 ini diikuti 120 golfer Sumut, Aceh dan Jakarta. Hadiah menarik telah disiapkan panitia untuk pemenang turnamen dan luckydraw yakni sepeda motor, TV, kulkas, sepeda gunung, mesin cuci, emas, dan beragam hadiah menarik lainnya.

Pemenang Hole In One mendapat hadiah Honda CRV, Honda HRV, Toyota Zenix, dan satu unit rumah di Kota Mandiri Bekala. Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan support dari pemerintah daerah, BUMN dan swasta. (adz)

Diskominfo Bahas R-APBD 2024 bersama DPRD Binjai

Rapat pembahasan R-APBD 2024 yang dilakukan Diskominfo Binjai bersama Komisi A DPRD Binjai.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Dinas Komunikasi dan Informatika melakukan pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah untuk tahun 2024. Pembahasan dilakukan bersama Komisi A DPRD Binjai, Sabtu (25/11/2023).

Kadis Kominfo Binjai, Sofyan Siregar bersama jajarannya mengikuti rapat pembahasan anggaran tersebut.
Selain Dinas Kominfo, seluruh organisasi perangkat daerah Kota Binjai juga ikut melakukan pembahasan R-APBD, sesuai dengan jadwal bersama komisi lainnya.

Sofyan menjelaskan, Bagian Kesejahteraan Rakyat juga melakukan pembahasan R-APBD 2024 tersebut. Rapat yang dilakukan Bagian Kesra Setdako Binjai dengan Komisi B DPRD.

“Pembahasan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan, sebagai salah satu tahapan untuk memastikan program pemerintah nantinya berjalan dengan baik sesuai dengan harapan masyarakat,” kata Sofyan, Minggu (26/11/2023).

Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua Komisi A DPRD Kota Binjai Marasonang Lubis dan wakil ketua serta anggota lainnya. (ted)

Rawan Disalahgunakan, Jangan Sembarang Beri Foto Copy KTP

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Burhanuddin Sitepu foto bersama peserta sosialisasi Perda Nomor 3 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, Minggu (26/11/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Burhanuddin Sitepu mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan memberikan foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau kartu keluarga (KK) kepada siapapun. Pasalnya, hal tersebut rawan disalahgunakan oleh oknum tertentu untuk mengambil keuntungan. Apalagi di tahun politik seperti saat ini.

Hal ini disampaikan Burhanuddin Sitepu saat menggelar sosialisasi produk hukum daerah Kota Medan XI Perda Nomor 3 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan Administrasi Kependudukan di Jalan Bunga Mawar, Kelurahan PB Selayang II, Medan Selayang, Minggu (26/11/2023) petang. Hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi itu Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Medan Selayang Hotmariani Sidabutar, dan Kasi Trantib Kelurahan PB Selayang II Hamzah, serta Staf Ahli DPRD Medan Arifin Siregar dan Haris Ricardo Sipahutar.

Menurut Burhanuddin Sitepu, KTP merupakan salah satu produk adminitrasi kependudukan yang wajib dimiliki setiap warga negara Indonesia yang sudah berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Salah satu informasi yang tertera pada KTP adalah Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Burhanuddin Sitepu menyerahkan bingkisan kepada peserta sosialisasi Perda Nomor 3 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, Minggu (26/11/2023).

“NIK memiliki beragam fungsi. Salah satunya, memudahkan berbagai urusan administrasi saat sedang mengurus kepentingan tertentu. Masalahnya, jangan menyebar NIK sembarangan karena besar kemungkinan akan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Burhanuddin Sitepu.

Menurut Burhanuddin, pada prakteknya penyalahgunaan data identitas kependuduk masih banyak terjadi, baik pada skala daerah maupun nasional. ”Jika melihat sebaran penyalahgunaan data pribadi penduduk, kebanyakan disalahgunakan untuk pinjaman online dan sejenisnya,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, KTP yang berisi data pribadi seperti nama, NIK, alamat dan foto pemilik, menjadi celah bagi oknum tertentu untuk melakukan pinjaman pada aplikasi fintech atau membeli suatu barang, bahkan bisa digunakan membobol akun rekening bank. “Itu makanya, kita harus berhati-hati jika ada yang meminta foto copy KTP dan sebagainya. Apalagi di tahun politik ini, banyak tim sukses caleg ataupun Capres yang mengumpulkan KTP dengan iming-iming tertentu,” ungkap Burhanuddin.

Di tahun politik ini, politisi senior Partai Demokrat ini pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur oleh janji atau iming-iming oknum caleg maupun tim sukses untuk memberikan suara dengan imbalan uang. “Jangan gadaikan hak pilih bapak ibu dengan uang ratusan ribu rupiah. Karena bapak ibu akan merasakan dampaknya selama lima tahun,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Burhanuddin juga mengaku kecewa kepada Camat Medan Selayang dan Lurah PB Selayang II yang tidak hadir pada sosialisasi itu. “Saya mengundang camat dan lurah melalui Wali Kota Medan Bobby Nasution. Yang datang cuma Kasi. Ini sama saja camat dan lurahnya tidak menghargai wali kota yang mengundang mereka,” tegas Burhanuddin.

Diapun bertanya kepada warga Medan Selayang yang hadir pada sosialisasi tersebut, apakah mengenal atau minimal mengetahui siapa Camat Medan Selayang? Ternyata tidak ada yang mengenalnya. “Wajar saja. Kenapa? Karena camat ini dapat dipastikan tidak pernah turun ke masyarakat. Apalagi lurahnya. Padahal ini kesempatan untuk mereka dikenal dan mengenal warganya. Saya yakin, pak camat sendiri tidak mampu mengumpulkan warga segini banyak,” pungkasnya. (adz)

Rifat Sungkar Juara Danau Toba Rally 2023

PODIUM: Rifat Sungkar dan Benjamin Searcy pada podium juara Danau Toba Rally 2023 di Prapat, Simalungun, Minggu (26/11).

PRAPAT, SUMUTPOS.CO – Pereli DKI Jakarta Rifat Sungkar, menjadi juara Danau Toba Rally 2023, sebagai Grand Final Kejuaraan Asia Pasifik (APRC) dan Seri 4 Kejurnas, yang berakhir di Prapat, Simalungun, Minggu (26/11) sore. Event hari ketiga mendapat kunjungan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Rifat dan navigator Benjamin Searcy yang memacu Skoda Fabia, finish di depan Rizal Sungkar/M Fahrezi (Citroen C3). Rifat yang merupakan kakak dari Rizal, menyelesaikan ajang 3 hari itu, dengan mencatat waktu tempuh total 1 jam 53 menit 5,8 detik, menyelesaikan 12 SS berjarak tempuh 150,45 kilometer.

Dia unggul 47,2 detik dari Rizal, dengan H Rihans Variza/Anthony Sarwono menempati peringkat ketiga dengan waktu terpaut 5:39,3. Sementara Sean Gelael yang tak maksimal di hari kedua, Sabtu (25/11) lalu, karena terhenti setelah menabrak tebing trek di SS 2 Tobasari 1, mendominasi persaingan hari ketiga, Minggu. Namun pada hasil akhir tetap tak mampu mendongkrak posisi masuk 5 besar overall.

Perjuangan pereli Sumut Musa Rajekshah (Ijeck) merebut gelar juara nasional harus terhenti, ketika dia menabrak batu di SS 8 Negeri Dolok Reverse 1, sebagai SS awal hari ketiga. Rahmat dan navigator Hade Mboi yang finish di urutan keempat, akhirnya merebut gelar juara nasional 2023, setelah total mengumpulkan 77 poin.

Dia juga menyabet gelar juara APRC 2023. Dan bintang Barlean/Anondo Eko, melengkapi posisi 5 Besar. “Alhamdulillah, mungkin hari ini harinya saya. Terima kasih kepada semua yang mendukung,” ungkap Rahmat di garis finish.

Untuk Katagori APRC peringkat 5 besar adalah Rifat, Rahmat, Atuy Faturahman, M Suhem Kabeer (India), dan Lokesh Venkatesh (India).

Menparekraf Sandiaga Uno di sela-sela kunjungannya ke paddock, mengatakan, event APRC Danau Toba Rally ini, merupakan rangkaian menuju event besar, yakni WRC 2025.
Menurutnya, Menparekraf satu pandangan dengan Ijeck, yang dalam peningkatan, pengembangan Destinasi Wisata Prioritas Danau Toba adalah dengan menggelar event-event bertaraf dunia.

“Saya hadir di sini spesial dari Pak Ijeck, karena kami melihat ekositem destinasi prioritas Danau Toba ini, memerlukan event tingkat dunia yang berkualitas,” ungkap Sandi, sapaan karib Sandiaga Uno.

Sandi juga menegaskan, event reli yang memang melibatkan peserta dari negara-negara luar ini, harus tetap didukung. Hal tersebut sejalan dengan peningkatan jumlah wisatawan Danau Toba. Ajang ini juga melengkapi event Aquabike, F1 PowerBoat yang diselenggarkan di Danau Toba, sebagai moment pembukaan lapangan usaha, peningkatan wisatawan, serta kesempatan kerja bagi masyarakat.

Ijeck, yang juga Dewan Pembina IMI Sumut, mengatakan, kedatangan Menparekraf menjadi semangat baginya. Dia mengatakan, pihaknya dalam menyelenggarakan event bukan semata-mata untuk memuaskan hobi, namun juga untuk memberikan dampak positif bagi daerah, dan bagi Indonesia.

“Jika event reli ini sampai ke tahap dunia, tentu akan berdampak besar. Apalagi Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Prioritas Nasional,” pungkasnya. (dek)

Bocah 5 Tahun Hanyut Terseret Sungai Titi Payung

HAMPARAN PERAK, SUMUTPOS.CO – Seorang bocah Uwais Al Qorni (5) Warga Dusun 3, Desa Klambir, Kecamatan Hamparan Perak, hanyut terseret Sungai Titi Payung, Minggu (26/11), sekitar pukul 13.00 WIB.

Anak dari pasangan Ibnu Ruhyan, dan Majiah itu hilang diseret aliran sungai Titi Payung yang saat itu sedang banjir, seketika warga setempat berusaha mencari keberadaan Uwais dengan alat seadanya.

Menurut Sunarni, warga setempat di lokasi hanyutnya bocah tersebut mengatakan, saat itu korban sedang bermain di bantaran sungai, lantaran ibunya sedang ada aktifitas masak-memasak dirumah tetangganya yang tak jauh dari lokasi kejadian, namun karena kurangnya pengawasan orang tua, ia tercebur kedalam sungai, karena korban sempat bermain hingga sampai ke permukaan sungai.

“Warga sempat ada yang melihat korban terbawa arus, dan sempat berteriak kepada warga.”ujarnya.

Majijah Ibu Korban, ketika ditemui mengatakan, ia berharap anaknya cepat ditemukan, ucapnya sambil menahan Isak tangis.

“Sementara itu, pantauan Sumut Pos di lokasi kejadian BPBD Kota Medan telah berada di lokasi bersama personel Polsek Hamparan Perak, dan lokasinya hanyutnya korban tersebut, juga sudah terpasang polis line, guna mengamankan lokasi dari kerumunan warga.

Kepala Desa Klambir, Ibrahim ketika ditemui mengatakan, saat itu memang ada acara dirumah keluarganya, kebetulan rumah saudaranya ada disamping rumah saya, dan dekat dengan lokasi kejadian, dan juga korban mengalami keterbelakangan mental, ucapnya.

Ibrahim menambahkan, rumah korban berada di Komplek Perumahan yang berada diseberang sungai dari lokasi kejadian, mendengar teriakan warga saya langsung keluar, setelah itu kita langsung hubungi pihak Polsek, dan BPBD, ucapnya.

Hingga berita ini di muat, korban hanyut belum ditemukan dan petugas masih berjaga-jaga di lokasi tersebut.(mag-1/azw)

Teks Foto : Seorang bocah Uwais Al Qorni (5) Warga Dusun 3, Desa Klambir, Kecamatan Hamparan Perak, hanyut terseret Sungai Titi Payung, Minggu (26/11), sekitar pukul 13.00 WIB.

Nelayan Tradisional Belawan Tak Pernah Merasakan Subsidi BBM

Kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak atau bbm sangat dirasakan masyarakat, dan penurunan harga ikan juga khususnya nelayan tradisional di Pesisir Belawan, tepatnya di Jalan Hiu Pajak Baru, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan, Minggu (26/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak atau bbm sangat dirasakan masyarakat, dan penurunan harga ikan juga khususnya nelayan tradisional di Pesisir Belawan, tepatnya di Jalan Hiu Pajak Baru, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan, Minggu (26/11).

Dengan naiknya harga BBM jenis Pertalite Rp10 ribu perliter, para nelayan harus mengeluarkan modal lebih besar ketika pergi melaut.

Banyak warga khususnya nelayan pesisir Belawan mengeluhkan tingginya modal ketika pergi melaut tidak sesuai dengan penghasilan yang diterima, terlebih ketika nelayan kesulitan mendapatkan ikan ditengah laut.

Meski ada peningkatan biaya ketika pergi melaut, namun para nelayan tidak serta merta menaikkan harga jual ikan karena jika harga dinaikkan daya beli masyarakat otomatis akan menurun.

Banyak para nelayan tidak melaut akibat cuaca buruk dan angin kencang, badai dan ombak di tengah lautan, dampak harga naiknya BBM yang membuat biaya operasional meningkat.

Salah seorang nelayan, Nasrul mengaku selama ini para nelayan hanya mengeluarkan Rp80 ribu untuk membeli BBM dan makanan ketika hendak pergi melaut, namun setelah kenaikan harga BBM, nelayan terpaksa mengeluarkan modal yang lebih besar yakni sekitar Rp.120 ribu sekali pergi melaut.

Tingginya modal melaut dikhawatirkan tidak sebanding dengan hasil yang diperoleh para nelayan.

“Gak sebandinglah bang, modal untuk melaut sama hasil yang didapat,” ucapnya.(mag-1/azw)

DPRD Sumut Soroti Pendidikan Moral dan Budi Pekerti Anak Bangsa

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting menekankan pentingnya pendidikan moral dan budi pekerti dalam membentuk karakter anak bangsa ke depan.

Hal tersebut disampaikan baskami saat kegiatan penyebaran wawasan kebangsaan, di Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor. Hadir di acara itu Ketua PAC PDI Perjuangan Medan Johor, Jusup Ginting beserta jajaran Kecamatan Medan Johor.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai, pada momentum hari guru kali ini, perlunya penguatan nilai-nilai keteladanan, welas asih, budi pekerti kepada para siswa. Hal tersebut tak lepas dari peran sentral Bapak dan Ibu Guru.

“Hari guru ini, saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para guru kami yang telah berjasa besar, berperan dalam membentuk mental serta karakter anak bangsa,” kata Baskami, Sabtu (25/11/2023).

Menurut Politisi PDI Perjuangan itu, Indonesia dewasa ini memgalami krisis moral, krisis kepemimpinan (leadership) dan keteladanan. Jika hal ini terus dibiarkan, maka tidak baik bagi generasi bangsa ini ke depan.

“Dahulu Bung Karno mencanangkan nation and character building, karena memang bangsa ini yang perlu dibentuk adalah mental dan karakternya. Hal tersebut merupakan kemauan kuat dari pemimpin bangsa, melihat tantangan yang dihadapi oleh generasi yang akan datang,” tambahnya.

Baskami menilai, kualitas atau kekuatan mental, moral, akhlak budi pekerti anak merupakan kepribadian khusus yang menjadi pendorong dan penggerak, serta yang membedakan dengan anak lainnya.

“Seorang anak yang cerdas, dilihat tidak hanya dari kemampuan akademiknya saja, namun dari perilaku, tutur bahasa, welas asih, sikap hormat dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Maka kita sebagai orangtua harus memberi contoh yang baik kepada anak,” jelasnya.

Baskami juga, berharap ke depan terjadi tren peningkatan kesejahteraan guru di Sumateta Utara dibarengi kelengkapan sarana dan pra sarana pendidikan yang semakin baik.

“Kita berupaya bersama-sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan kita dari segala sisi. Upaya ini harus kita lakukan terus dengan gotong-royong untuk mewujudkan generasi bangsa yang unggul ke depan,” pungkasnya.
(map)

Warga Medan Diminta Tertib dan Peduli Adminduk

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan berbagai produk Administrasi kependudukan (Adminduk) lainnya merupakan hak dasar dari setiap warga negara, termasuk warga Kota Medan. Untuk itu, setiap warga Kota Medan diminta untuk lebih peduli akan kepemilikan adminduk.

Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus SE M.AP saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Jalan Ayahanda, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Minggu (26/11/2023) sore.

“KK, KTP dan produk adminduk lainnya merupakan hak dasar kita sebagai warga negara. Sebagai warga negara yang baik, kita harus tertib dan peduli adminduk. Dan sebagai warga Kota Medan, tentulah kita harus punya KK dan KTP Medan,” ucap Robi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Medan tersebut.

Oleh sebab itu, Robi meminta kepada perwakilan Disdukcapil Kota Medan Fitri Anggraini, Sekcam Medan Petisah Junedi Lumban Gaol, dan Lurah Sei Putih Tengah Rizka Khairunnisa Lubis yang hadir pada kesempatan itu untuk melayani masyarakat secara maksimal saat ingin mengurus adminduknya.

“Sesuai semangat melayani yang digaungkan Bapak Wali Kota Medan, kita minta Disdukcapil, kecamatan dan kelurahan dapat melayani setiap warga yang ingin mengurus adminduk dengan sebaik-baiknya. Sebab untuk mengurus adminduk, saat ini warga tidak lagi harus ke Disdukcapil, tapi cukup ke kantor camat dan kantor lurah,” ujarnya.

Robi juga meminta warga agar dapat mengurus sendiri adminduk yang ia butuhkan. Sebab dengan mengurus sendiri dengan tanpa bantuan perantara ataupun calo, maka adminduk yang diurus tidak akan dikenakan biaya.

“Tidak ada biaya saat mengurus KTP dan KK bila kita mengurusnya sendiri, jangan pakai jasa calo. Saat ini untuk mengurus KK dan KTP di Kota Medan tidak lah sulit, bahkan bisa diurus secara online. Maka mari kita urus sendiri,” katanya.

Robi pun menyinggung adanya program UHC yang disiapkan Pemko Medan. Dengan adanya KTP Medan, warga Medan bisa berobat secara gratis ke setiap faskes yang menjadi provider BPJS Kesehatan.

“Maka rugi bila kita sebagai warga Kota Medan tidak punya KTP Medan. Mari kita tertib adminduk,” pungkasnya.

Diakhir kegiatan, Robi Barus memberikan cenderamata kepada ratusan warga yang hadir pada kesempatan tersebut.
(map)