Home Blog Page 912

Pembangunan Diharapkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Saat ini Pemko Medan sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan. Namun, masyarakat menilai, pembangunan yang dilakukan Pemko Medan masih ada yang tidak tepat sasaran.

Hal ini disampaikan masyarakat saat menghadiri Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 6 Tahun 2012 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan yang digelar Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Demokrat Ishaq Abrar Mustafa Tarigan di Jalan Pahlawan Gang Rukun, Medan Perjuangan, dan Jalan Yos Sudarso Gang Madio, Medan Deli, 25-26 November 2023.

Masyarakat berharap, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang mereka bayarkan dapat dipergunakan untuk pembangunan yang dibutuhkan masyarakat. “Karena kalau diperhatikan, saat ini pembangunan di Kota Medan tidak tepat sasaran untuk kebutuhan dan kepentingan masyarakat Kota Medan. Oleh karena itu, kami mengharapkan melalui pajak-pajak yang kami bayarkan, dapat digunakan sesuai yang dibutuhkan masyarakat,” kata Arifin.

Menyahuti aspirasi masyarakat tersebut, Ishaq Abrar Mustafa Tarigan mengatakan, selaku anggota DPRD mereka memiliki fungsi pengawasan. Karenanya, melalui Fraksi Demokrat DPRD Medan, mereka akan melakukan pengawasan terhadap pembangunan yang dilaksanakan Pemko Medan.

Menurut Abrar, saat ini masih banyak ditemukan permasalahan PBB di tengah masyarakat. Hal itu dikarenakan masyarakat tidak memahami seluk beluk dari aturan terkait PBB. “Maka tak heran, jika banyak masyarakat bereaksi berlebihan manakala mereka menemui kendala seperti kelebihan bayar, pajak terlalu mahal, hingga pemberlakuan denda” kata Abrar.

Selama ini, kata Abrar, masyarakat tahunya hanya diwajibkan membayar PBB tepat waktu, per 31 Agustus setiap tahunnya. Masyarakat hanya menerima begitu saja jumlah tagihan PBB, tanpa tahu seperti apa perhitungan pajak yang dibebankan atas tanah dan bangunan mereka.

“Informasi terkait PBB ini sudah ada seluruhnya dalam Perda ini. Warga bisa mempelajarinya lebih lanjut. Seperti permasalahan keberatan dan banding. Dan di dalam Perda Nomor 6 tahun 2012 tentang PBB di Perdesaan dan Perkotaan dijelaskan pada bagian ke empat terkait Keberatan dan Banding Pasal 16, tertera Wajib Pajak dapat mengajukan keberatan hanya kepada Kepala Daerah atau pejabat yang ditunjuk,” ujar politisi muda Partai Demokrat ini.

Abrar juga berharap kepada Pemko Medan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, agar dapat mengevaluasi tanah dan bangunan milik masyarakat yang ada di Kota Medan pada setiap tiga tahun. “Tujuannya, untuk dapat melihat perubahan ekonomi dari sebuah bangunan, lalu Bapenda Kota Medan dapat memutuskan, apakah besaran PBB-nya tetap atau ada kenaikan,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan Abrar, Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tergantung letak tanah dan bangunan, apakah di jalan protokol atau di dalam gang. Kalau di jalan protokol maka NJOP lebih tinggi dari yang di gang. “Kecenderungan masyarakat kita menginginkan PBB-nya rendah. Tetapi kalau mau menjual tanah, justru menginginkan NJOP-nya tinggi agar harga tanah mereka bisa dihargai dengan nilai harga yang mahal,” ujarnya.

Pada kesempatan sosialisasi Perda ini, Abrar juga ingin mengingatkan kepada semua masyarakat, kalau memiliki rumah warisan supaya segera memecah-mecah surat tanahnya sesuai dengan ahli waris yang ada, sehingga agar masing-masing mendapat beban PBB yang ringan. “Karena banyak kejadian, rumah warisan dari orang tua mereka dihuni salah seorang anak, namun tanpa disadari pada saat mereka ingin melakukan pembayaran PBB mereka tidak mampu membayarnya dikarenakan PBB rumah orang tua (warisan) tersebut cukup besar,” ujarnya.

Oleh karenanya, lanjut Abrar, agar terhindar dari kegaduhan antar sesama keluarga, maka dia sarankan agar rumah warisan yang didapatkan untuk segera dilakukan pemecahan surat tanahnya. “Selain itu, bagi yang memiliki rumah kontrakan, di sini juga saya menyarankan agar dijalin dulu kesepakatan siapa yang membayar PBB sebelum perjanjian kontrak dimulai. Ini bertujuan agar perselisihan dapat dihindari,” pungkasnya. (adz)

Pemko Medan Bantu Poldasu Atur Rekayasa Lalulintas di 5 Titik

Kadishub Kota Medan, Iswar Lubis S.SiT MT.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Perhubungan (Dishub), siap membantu Polda Sumut dalam rangka rekayasa lalu lintas guna meminimalisir kepadatan mobilitas kendaraan saat digelarnya kegiatan ‘Gebyar Seni Budaya Lintas Etnis dan Agama serta Rotibul Haddat’ yang dilaksanakan di Istana Maimun, Senin (27/11/2023).

“Kita akan menurunkan personel guna membantu rekan-rekan Dirlantas Polda Sumut untuk melakukan rekayasa arus lalulintas di seputar Istana Maimun sebagai lokasi acara,” ucap Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis S.SiT MT kepada Sumut Pos, Minggu (26/11/2023).

Dikatakan Iswar, rekayasa lalulintas akan dilakukan sejak Pukul 09.00 WIB hingga acara tersebut selesai. Setidaknya, ada lima titik yang akan dilakukan rekayasa lalu lintas selama berlangsungnya kegiatan tersebut.

Adapun kelima titik yang dimaksud, yakni :

1. Jl. Ir. Juanda – simpang Jl. B. Katamso.
– Arus lalu lintas yang datang dari Jl. B. Katamso menuju Jl. Pemuda dialihkan dibelokan ke kiri menuju Jl. Ir. Juanda – Jl. Imam Bonjol dan ke kanan menuju Jl. Ir. Juanda – Jl. SM. Raja;
– Arus yang datang dari Jl. Ir. Juanda menuju Jl. Pemuda diluruskan menuju Jl. SM. Raja.

2. Jl. Ir. Juanda – simpang Jl. Mahkamah.
– Arus yang datang dari Jl. Ir. Juanda menuju Jl. Mahkamah dalam diluruskan menuju Jl. SM. Raja.

3. Jl. Sm. Raja – simpang Jl. Mesjid.
– Arus yang datang dari Jl. SM. Raja menuju Jl. Pemuda diluruskan menuju Jl. Pandu.
– Arus yang datang dari Jl. SM. Raja menuju Jl. Ir. Juanda melalui Jl. Mesjid Raya diluruskan menuju Jl. SM. Raja.

4. Jl. Pandu – simpang Jl. Mahkamah.
– Arus yang datang dari Jl. Pandu menuju Jl. Mesjid melalui Jl. Mahkamah ditutup

5. Jl. Brig Katamso – simpang Jl. Suprapto.
– Arus yang datang dari Jl. Suprapto menuju Jl. Brig. Katamso dialihkan belok ke kiri menuju Jl. Pemuda;
– Arus yang datang dari Jl. Pandu menuju Jl. Brig. Katamso dialihkan lurus menuju Jl. Suprapto dan ke kanan menuju Jl. Pemuda

Iswar juga menjelaskan, guna mendukung kegiatan tersebut, Pemko Medan akan membantu Polda Sumut dalam menyiapkan sejumlah ruas jalan sebagai kantong-kantong parkir.

“Kita juga akan menyiapkan kantong-kantong parkir di sebagian Jalan Brigjend Katamso, Jalan Mahkamah, Jalan Bukit Barisan, dan Jalan Putri Hijau. Disana kita juga akan membantu menyiapkan personel, Water Barier, dan Traffic Cone,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Iswar, pihaknya turut mengimbau para pengendara, khususnya masyarakat Kota Medan untuk menghindari kawasan Istana Maimun dan sekitarnya saat acara tersebut digelar guna menghindari terjadinya kemacetan.

Untuk masyarakat yang memang harus melintasi kawasan tersebut karena aktivitasnya, diimbau untuk mengikuti rekayasa lalu lintas yang sudah disiapkan.

“Begitu juga dengan masyarakat yang menghadiri acara tersebut, silakan parkirkan kendaraan pada kantong-kantong parkir yang telah kita siapkan. Personel Dishub Medan telah kita siagakan di lapangan guna membantu melayani masyarakat,” pungkasnya.
(map)

5 Tersangka Pengedar Ekstasi Diamankan dari Raja Karaoke

Kasi Humas Polres Labuhanbatu Iptu Parlando Napitupulu SH didampingi Plh Kasat Resnarkoba Iptu Elimawan Sitorus dan Kanit Idik II Ipda Sarwedi Manurung. (fajar)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 5 tersangka pelaku dugaan penyalahgunaan narkoba jenis pil ekstasi diamankan tim Satresnarkoba Polres Labuhanbatu dari KTV Raja Karaoke, Rabu (22/11/2023, sekira pukul 00.50 WIB di komplek Perumahan DL Sitorus Jalan Haji Adam Malik, Kelurahan Ujungbandar, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu.

Dari para tersangka petugas juga berhasil mengamankan barang bukti 24 butir pil ekstasi dan uang Rp5,4 juta.

Demikian dikatakan Kapolres Labuhanbatu melalui Kasi Humas Polres Labuhanbatu Iptu Parlando Napitupulu SH didampingi Plh Kasat Resnarkoba Iptu Elimawan Sitorus dan Kanit Idik II Ipda Sarwedi Manurung kepada sejumlah wartawan, Sabtu (25/11/2023) di Mapolres Labuhanbatu.

Adapun kelima pelaku yang ditangkap yaitu, FS alias Fadli (22), warga Gang Bogor, Jalan Urip Sumoharjo Rantauprapat, Kelurahan Cendana, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu. Kemudian RRP (51), warga Dusun II Parsiluman, Desa Bandarselamat, Kecamatan Aekkuo, Kabupaten Labuhanbatu Utara. DNSP alias Nanda (24), warga Dusun Sri II, Desa Pematangseleng, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu.

Kemudian MF alias Fikri (28), warga Jalan Padangmatinggi, Lingkungan Kampungjawa dan AP alias Andre (21), warga Lingkungan Kampungjawa, Kelurahan Padangmatinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.

Sambut Armada RI, Lantamal I Belawan Gelar Perlombaan

TNI AL Belawan, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) I melaksanakan berbagai perlombaan dalam rangka menyambut HUT ke-78 ARMADA RI yang dimulai pada tanggal 14 November 2023 sampai dengan 27 November 2023, bertempat di Mako Lantamal I Jalan Serma Hanafiah No. 01 Belawan, Sabtu (25/11).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – TNI AL-Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) I melaksanakan berbagai perlombaan dalam rangka menyambut HUT ke-78 ARMADA RI yang dimulai pada tanggal 14 November 2023 sampai dengan 27 November 2023, bertempat di Mako Lantamal I Jalan Serma Hanafiah No. 01 Belawan, Sabtu (25/11).

Adapun jenis perlombaan yang diikuti oleh masing–masing perwakilan dari tiap-tiap Satker yakni Pertama, diawali Lomba Kebersihan antarsatker. Kedua, perlombaan renang yang diikuti sejumlah 60 personel, dilaksanakan di kolam renang Tirto Sagora -3 Lantamal I, dengan Nomer 50 Meter Gaya dada. Selanjutnya Nomer 100 Meter Gaya dada. Kemudian dengan Nomer 50 Meter Gaya bebas, Nomer 100 meter gaya bebas. Ketiga, melempar tali buangan di dermaga Mako Lantamal I, dengan jumlah peserta lomba 28 personel.

Keempat, lomba tiup peluit dengan jumlah peserta 20 personel.
Kelima, lomba ketangkasan menembak Pistol perorangan di Lapangan tembak Yonmarhanlan I dengan jumlah peserta 52 personel , dilombakan dengan Jarak 20 meter, diantaranya, a. Slow Fire 10 butir, b. Rapid Fire 10 butir.

Keenam, akan dilaksanakan pertandingan Bulu Tangkis pada hari senin, tanggal 27 November 2023 mendatang, di Lapangan Badminton Mako Lantamal I. Perlombaan yang sudah terlaksana, diikuti dengan penuh semangat dan sportifitas oleh masing-masing perwakilan dari satuan-satuan kerja yang ada di Lantamal I Belawan.(mag-1)

Hari Guru, MI Swasta Nurul Aflah Gelar Basuh Kaki Guru

Peringati Hari Guru Nasional ke 78, Madrasah Ibtidaiyah Swasta Nurul Aflah menggelar upacara dan basuh kaki guru yang diselenggarakan di Halaman Sekolah tersebut di Jalan Jermal Raya, No.17 Lingkungan III, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (25/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Peringati Hari Guru Nasional ke 78, Madrasah Ibtidaiyah Swasta Nurul Aflah menggelar upacara dan basuh kaki guru yang diselenggarakan di Halaman Sekolah tersebut di Jalan Jermal Raya, No.17 Lingkungan III, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (25/11).

Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Swasta Nurul Aflah, Zulham Harahap bertindak sebagai pembina upacara yang juga diikuti oleh para guru dan ratusan siswa.

Semua perangkat upacara dilakukan langsung oleh para guru di Madrasah tersebut, terdiri dari pemimpin upacara dipimpin oleh Maisarah lintang, dan untuk pengibar bendera dibawakan oleh Dinda Wulandari, Wanda Widya Ningrum dan Nurul Al qori, dan ada penampilan pembacaan puisi yang dibawakan juga oleh guru madrasah tersebut, yakni Nanda Rezeki Anisa.

Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Nurul Aflah dalam amanatnya mengatakan, di hari guru ini semoga para guru lebih berkualitas dalam mendidik siswa-siswi, dan tak lupa pula guru selalu mendidik siswa agar lebih berbakti untuk agama, bangsa dan negara.

Selepas melakukan upacara, sebanyak sepuluh orang siswa dan siswi Madrasah Ibtidaiyah Nurul Aflah menggelar kegiatan basuh kaki guru, kegiatan yang baru pertama sekali dilaksanakan pada Hari Guru kali ini bertujuan agar para siswa-siswi lebih berbakti kepada guru yang telah bersusah payah mengajari dan mendidik para siswa-siswi, bagaimanapun orang tua siswa-siswi di sekolah adalah guru.

Setelah melakukan acara basuk kaki guru, pihak sekolah mengumumkan kategori guru terbaik dan kategori guru favorit, guru terbaik diraih oleh Nur Intan, dan untuk guru favorit diraih oleh Nanda Rezeki Anisa.

Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Swasta Nurul Aflah, Zulham Harahap ketika ditemui mengatakan, setiap tahun kita selalu rutin melaksanakan peringatan hari guru, namun untuk tahun ini, agak berbeda yakni adanya kegiatan basuk kaki guru, yang dilakukan oleh para siswa-siswi dengan tujuan, agar siswa-siswi lebih meningkatkan cinta dan kasih kepada guru gurunya, ucapnya.

Zulham menambahkan, saya berharap ke depan para peserta didik dimanapun pun berada, lebih mengutamakan sikap dan sopan santun, karena kita tahu sekarang ini, etika dan perilaku sangat merosot drastis, saya berharap agar para guru lebih meningkatkan kegiatan-kegiatan yang lebih positif dia sekolah, ujarnya.(mag-1)

Peduli Kesehatan Masyarakat, RS Columbia Asia Medan Gelar Pengobatan Gratis

RS Columbia Asia Medan gelar pengobatan gratis di Gang Bengkok, Jalan Mesjid, Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rumah Sakit Columbia Asia Medan, menggelar pengobatan gratis kepada masyarakat di Gang Bengkok, Jalan Mesjid, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Minggu (26/11). Pengobatan gratis, dengan menerjunkan dokter spesialis anak, umum, THT dan penyakit dalam.

General Manager RS Columbia Asia Medan, Deny Hidayat menjelaskan bahwa pengobatan gratis ini, merupakan program dari corporate social responsibility (CSR) RS Columbia Asia kepada masyarakat.

“Kita punya program CSR tahunan, berjalan setiap bulan dan tempat-tempat tertentu. Bukan berobat gratis, ada sunat gratis, operasi katarak, pembagian sembako.Hari ini, kita buat pengobatan gratis. Untuk daerah ini, sudah dua kali,” ucap Deny kepada wartawan, disela-sela acara pembukaan pengobatan gratis tersebut.

Deny mengungkapkan bahwa Rumah Sakit Columbia Asia harus berguna untuk masyarakat sekitarnya. Harus menjadi perusahaan berguna untuk masyarakat sekitar dulu, baru ekspansi ke luar.

Deny mengatakan pengobatan gratis ini, target sasaran adalah masyarakat, yang lanjut usia, dengan melakukan pemeringkatan yang disarankan berkelanjutan.

“Masyarakat disini, juga banyak yang usia lanjut. Bahwasanya pengecekan kesehatan itu, penting,” ujar Deny.

Deny menjelaskan bila ditemukan penyakit serius dalam pengobatan gratis, akan di rujuk ke RS Columbia Asia secara gratis.

“Setiap minggu kita lakukan lanjutan pengecekan di rumah sakit gratis. Targetnya, 150 orang dan tidak ada batasan, siapa yang datang tetap kita layani,” jelas Deny.

Sementara itu, Lurah Kesawan, Afandi mengapresiasi program dilakukan RS Columbia Asia Medan, yang peduli dengan kesehatan masyarakat sekitar, dengan menggelar pengobatan secara gratis.

“Terima kasih kepada RS Columbia Asia Medan atas keluangan waktu untuk cek kesehatan secara berkala. Agar mengetahui dan antisipasi permasalahan untuk mencegah terjadinya penyakit yang lebih parah,” sebut Fandi.(gus)

Turnamen Futsal Pelajar, 80 Tim Rebutkan Piala Kapolres Binjai

Technical Meeting 80 perwakilan tim yang akan bertanding dalam Turnamen Futsal Pewarta memperebutkan Piala Kapolres Binjai, AKBP Rio Alexander Panelewen di GOR, Jalan Jambi, Binjai Selatan.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pewarta Polres Binjai menggelar turnamen futsal tingkat pelajar se Sumatera Utara yang memperebutkan piala Kapolres, AKBP Rio Alexander Panelewen. Sebanyak 80 tim yang siap bersaing dan adu skil dalam Turnen Futsal Pewarta Binjai, sudah mengikuti persiapan teknis dan tata laksana sebelum pertandingan dimulai, Sabtu (25/11/2023).

Ketua Panitia Turnamen Futsal Pewarta Polres Binjai, Ismail Lubis menjelaskan, event akbar yang memperebutkan piala bergilir Kapolres AKBP Rio Alexander Panelewen ini dibuka pada Senin (27/11/2023). Pertandingan ini dijadwalkan akan berakhir pada Rabu (29/11/2023).

“Hingga penutupan hari ini, seluruhnya yang sudah mendaftar ada 80 tim,” kata dia, Minggu (26/11/2023).

Turnamen Futsal Pewarta Polres Binjai berlangsung di Gedung Olahraga, Jalan Jambi, Binjai Selatan. Ismail menambahkan, Turnamen Futsal Pelajar Pewarta Cup 2023 merupakan bagian dari program pembinaan generasi muda yang dicanangkan oleh Kapolres Binjai, AKBP Rio Alexander Panelewen.

Ini sebagai upaya menyediakan wadah kreativitas generasi muda. Menurutnya, seluruh tim peserta pada kompetisi ini merupakan para pelajar SMA/SMK sederajat, yang berasal dari Binjai, Langkat, Medan, Deliserdang, Serdangbedagai, Tebingtinggi, Padangsidimpuan, dan Asahan.

“Untuk format pertandingan, kita terapkan sistem gugur,” ujar dia didampingi Koordinator Pewarta Polres Binjai, Dedi Anora, Sekretaris Bambang Suhandoko dan Bendahara, Taufik Hidayat beserta jajaran panitia.

Panitia pelaksana menyediakan hadiah uang pembinaan dengan total sebesar Rp15 juta. Rinciannya, tim peraih juara pertama menerima Rp7 juta, juara kedua Rp4 juta, dan juara tiga bersama sebesar Rp2 juta.

“Nantinya ada juga hadiah uang saku untuk pemain yang meraih gelar top skorer dan best player. Mereka masing-masing akan menerima uang saku Rp300 ribu, termasuk hadiah untuk supporter terbaik,” pungkasnya. (ted)

Edy Rahmayadi Disebut TKD Capres di Sumut Terpopuler

Pengamat Politik Sumatera Utara, Agus Suryadi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Kampanye Nasional (TKN) ketiga pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, telah resmi membentuk Tim Kampanye Daerah (TKD) di Sumatera Utara.

Adapun susunan TKD ketiga pasangan capres – cawapres di Sumatera Utara pada Pilpres 2024, yakni ;
1. Anies – Muhaimin.
– Ketua : Edy Rahmayadi
– Sekretaris : Cecep Wiwaha (PKS)
– Bendahara : Ita Julianti (PKB)

2. Prabowo – Gibran.
– Ketua : Ade Jona Prasetyo (Gerindra)
– Sekretaris : Irham Buana (Golkar)
– Bendahara : Meriyawaty Amelia Prasetio (Gerindra)

3. Ganjar – Mahfud.
Ketua : Paul Baja Siahaan (PDIP)
Sekretaris : H. Aja Syahri (PPP)
Bendahara : Yamitema Laoly

Sementara untuk posisi wakil ketua, wakil sekretaris, wakil bendahara, maupun bidang-bidang dalam posisi TKD, rata-rata diisi oleh perwakilan masing-masing partai di tingkat daerah yang menjadi parpol pendukung masing-masing capres – cawapres.

Lantas, TKD manakah yang paling populer di mata masyarakat Sumut dari ketiga TKD yang sudah dibentuk dan didaftarkan ke KPU tersebut?

Pengamat politik asal Sumatera Utara, Agus Suriyadi, mengatakan bahwa setiap TKN tentunya memiliki penilaian tersendiri terhadap sosok-sosok yang terpilih untuk mengisi komposisi jabatan pengurus, khususnya Ketua TKD di Sumatera Utara.

“Tentunya untuk komposisi TKD, masing-masing TKN capres – cawapres ini punya penilaiannya tersendiri,” ucap Agus Suriyadi kepada Sumut Pos, Minggu (26/11/2023).

Namun, kata Agus, tak dapat dipungkiri bahwa saat ini nama mantan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, merupakan Ketua TKD pasangan capres – cawapres tingkat Sumatera Utara yang paling populer di kalangan masyarakat.

“Kalau di lihat dari para tokoh atau sosok tim pemenangan capres – cawapres, maka yang paling menonjol itu TKD nya nomor urut 1 (Anies – Muhaimin) yang dibawah komando Edy Rahmayadi yang merupakan mantan Gubernur Sumatera Utara,” ujarnya.

Agus menilai, tokoh Edy Rahmayadi jauh lebih familiar dan dikenal warga Sumut dibandingkan dua ketua TKD tingkat Sumut lainnya, yakni Ade Zona (Ketua TKD Prabowo – Gibran) dan Paul Baja Siahaan (Ketua TKD Ganjar – Mahfud).

“Apalagi Edy Rahmayadi belum lama menjadi mantan Gubsu, namanya masih sangat melekat di ingatan masyarakat Sumatera Utara,” katanya.

Selain mantan Gubsu, Edy juga dikenal sebagai mantan Panglima Kodam I Bukit Barisan. Bahkan secara nasional, nama Edy Rahmayadi dikenal sebagai mantan Pangkostrad dan mantan Ketua Umum PSSI.

“Dengan begitu, kepopuleran nama Edy Rahmayadi tentunya membuat dirinya akan lebih dikenal oleh masyarakat Sumut dibandingkan dua nama Ketua TKD lainnya,” tuturnya.

Sementara untuk Ketua TKD nomor urut 2 (Prabowo – Gibran) tingkat Sumut, yakni Ade Jona Prasetyo, Agus menilainya sebagai sosok yang belum teruji dari sisi ketokohan. Meskipun diketahui, Ade Jona Prasetyo merupakan ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumut.

Agus menilai, sebagai Ketua HIPMI Sumut, nama Ade Jona tentunya sangat populer di kalangan pengusaha. Akan tetapi di kalangan masyarakat umum, ketokohannya masih belum dapat diperhitungkan.

“Dari sisi tokoh beliau kan belum teruji, walaupun dari kalangan pengusaha,” sebut Agus.

Dijelaskan Agus Suryadi, meskipun keberadaan Ade Jona dinilai sebagai representasi keberpihakan para pengusaha sukses kepada pasangan Prabowo – Gibran di Sumut, namun hal itu tidak serta merta membuat TKD Prabowo – Gibran di Sumut sebagai TKD yang paling kuat secara finansial.

“Kalau di bilang TKD nomor urut 2 di Sumut sebagai TKD yang paling kuat secara finansial, saya fikir belum tentu juga. Itu karena masing-masing TKD sudah memperhitungkan cost yang dibutuhkan, dan tentu dukungan dana masing-masing TKD dibelakang itu pasti juga sudah ada. Masing-masing TKD punya power kok di daerah masing-masing,” jelasnya.

Sementara untuk TKD tingkat Sumut nomor urut 3 (Ganjar – Mahfud), sosok Ketua TKD Paul Baja Siahaan juga dinilai tidak familiar di kalangan masyarakat Sumut. Tak hanya itu, masuknya nama Yamitema Laoly yang merupakan putra Menkumham Yasonna Laoly sebagai Bendahara TKD Ganjar – Mahfud di Sumut juga dinilai tidak begitu berpengaruh.

“Sosok ketua TKD Ganjar – Mahfud (Paul Baja Siahaan) memang tidak familiar. Sementara untuk Yamitema, anak Yasonna kan beda dengan Yasonna bapaknya,” sebutnya.

Diakui Agus, nama-nama atau sosok yang muncul dalam komposisi TKD bisa berpengaruh terhadap pemenangan calon di daerahnya masing-masing. Namun bila TKD bisa membangun sinergitas sebagai sebuah tim yang kokoh dan solid, maka ketokohan yang dimaksud bisa tidak begitu berdampak.

Pasalnya, Agus menilai bahwa strategi dan soliditas yang mampu dibangun TKD menjadi salah satu kunci kemenangan yang harus dimiliki oleh setiap paslon.

“Yang tentu berpengaruh sebenarnya bagaimana tim pemenangan atau tim kampanye tersebut bisa mengatur strategi pemenangan yang efisien dan efektif, tidak melulu soal ketokohan. Tentunya semua tidak terlepas dari membangun komunikasi dan jejaring di akar rumput dan memperkuat basis dukungan di arus bawah. Terkhusus juga bisa menjual ketiga pasangan capres – cawapres di kalangan pemilih pemula dan milineal. Dengan begitu, saya fikir nama-nama yang punya ketokohan bisa sedikit dikecualikan,” pungkasnya.
(map)

Bobby Naikkan Honor Guru dari Rp250.000 Jadi Rp400.000

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan, Bobby Nasution memberikan kabar baik kepada para guru honorer di Kota Medan pada moment perayaan Hari Guru Nasional tingkat Kota Medan yang digelar di Stadion Teladan Medan, Sabtu (25/11).

Adapun kabar baik yang dimaksud, yakni berupa penambahan honor guru-guru honorer di Kota Medan dari yang sebelumnya berjumlah Rp250.000 menjadi Rp400.000 perbulan di tahun 2024 mendatang.

“Ditahun 2024 honor guru baik itu guru negeri dan juga guru swasta kita naikan menjadi Rp.400.000,” ucap Bobby Nasution saat memimpin upacara peringatan Hari Guru Nasional tingkat Kota Medan.

Pada kesempatan itu, Bobby Nasution juga meminta kepada OPD terkait di Pemko Medan agar honor para guru honorer di Kota Medan dapat diberikan di setiap akhir bulan atau dibayarkan setiap bulannya. Dengan begitu, honor guru tidak boleh lagi dibayarkan setiap tiga bulan sekali seperti yang selama ini terjadi.

“Saya minta honor ini dapat disalurkan di setiap akhir bulan, bukan seperti biasanya setiap tiga bulan,” tegas Bobby pada kegiatan yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan H. Aulia Rachman, Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, serta para pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan tersebut.

Pada kesempatan itu, Bobby Nasution juga membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. Ia menjelaskan bahwa pada tahun pertama program Merdeka Belajar, Mendikbudristek telah menghapus Ujian Nasional dan memberi kepercayaan kepada masing-masing guru untuk menilai hasil belajar muridnya.

Mendikbudristek juga menerapkan Asesment Nasional agar semua bisa berfokus dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif dan menyenangkan. Kemudian di tahun berikutnya, Mendikbudristek meluncurkan Kurikulum Merdeka.

“Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang ditunggu-tunggu oleh para guru, karena tidak hanya meringankan beban murid berkat pengurangan pada jumlah materi dan penekanan pada pemahaman yang mendalam, tetapi juga memerdekakan guru untuk mengolah kreativitasnya dan berinovasi dalam mengembangkan pembelajaran yang menyenangkan sesuai kebutuhan murid,” ujarnya.

Dijelaskan Bobby, saat ini ruang untuk belajar dan berbagi di antara sesama guru semakin luas dengan adanya platform Merdeka Mengajar. Saat ini, jutaan guru di seluruh Indonesia saling terhubung, saling belajar, dan menginspirasi satu sama lain dalam menerapkan Kurikulum Merdeka.

“Selanjutnya, terobosan besar lainya dengan meluncurkan Pendidikan Guru Penggerak. Program ini berbeda dari pelatihan guru yang sudah ada sebelumnya, karena tujuannya untuk mendorong lahirnya generasi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah yang mampu memimpin perubahan nyata,” jelasnya.

Terakhir, Bobby Nasution juga mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah sudah semakin dekat untuk mencapai target satu juta guru PPPK guna memenuhi kebutuhan guru yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para pendidik.

“Oleh karena itu, mari kita rayakan hari ini dengan semangat untuk terus melaju ke depan, dengan derap langkah serentak melanjutkan gerakan Merdeka Belajar,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Bobby Nasution juga memberikan penghargaan kepada sejumlah guru terbaik di Kota Medan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan.
(map)

Diklaim Tidak Akan Licin SDABMBK Pastikan Perempatan Jalan Sudirman Medan Aman Dilintasi

Ketua Gapkin Sumut, Mandalasah Turnip saat meninjau proyek pengerjaan revitalisasi perempatan Jalan Sudirman, Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), memastikan bahwa kondisi proyek revitalisasi perempatan Jalan Sudirman Kota Medan masih terus berlangsung hingga saat ini.

Pemko Medan juga mengklaim, perempatan Jalan Sudirman Medan yang tepat berada di seberang rumah dinas Gubernur Sumatera Utara itu aman untuk dilalui kendaraan.

Tentunya, setelah jalan beton bermotif keramik yang viral karena adanya pengendara yang jatuh akibat licinnya jalan tersebut selesai direvitalisasi dan dinyatakan telah memenuhi standar keamanan bagi pengguna jalan.

“Proyek revitalisasi perempatan Jalan Sudirman jika selesai dikerjakan nantinya, maka kami pastikan tidak licin dan aman bagi pengguna jalan yang melintas,” ucap Kepala Bidang Bina Marga Dinas SDABMBK Kota Medan, Yulius Ares, Minggu (26/11).

Pernyataan itu disampaikan Yulius sekaligus menepis isu yang menyebutkan bahwa perempatan Jalan Sudirman berisiko dilalui kendaraan karena permukaan badan jalan raya yang licin akibat dilapisi keramik atau bahan campuran keramik.

Yulius menegaskan, badan jalan yang direvitalisasi di sekitar rumah dinas Gubernur Sumut itu sama sekali tidak dilapisi keramik atau bahan baku campuran keramik. Melainkan, rigid beton yang dicetak atau yang diproses dengan coating dan dicuci dengan menggunakan bahan kimia khusus.

Tentunya selama dilakukan proses pencucian, kondisi permukaan badan jalan menjadi memang licin dan belum layak dilintasi kendaraan.

“Pada saat permukaan badan jalan itu masih dalam proses pencucian, ternyata ada pengendara sepeda motor yang melintas dan akhirnya terpeleset. Dari kejadian itu, muncul anggapan di kalangan masyarakat seolah-olah permukaan badan jalan itu sengaja dibuat licin,” ujarnya.

Lantas, kapan proyek revitalisasi perempatan Jalan Sudirman Kota Medan itu akan dibuka dan difungsikan untuk umum? Yulius menjelaskan, bahwa jalan tersebut saat ini sudah memasuki tahap penyelesaian akhir dan direncanakan siap difungsikan sekitar awal Desember 2023.

“Saat ini sudah memasuki tahap penyelesaian akhir. Kita rencanakan siap difungsikan sekitar awal Desember,” jawabnya.

Yulius kembali memastikan, kondisi permukaan badan jalan rigid beton di kawasan perempatan Jalan Sudirman Medan sama sekali tidak licin pada saat difungsikan, bahkan akan dipercantik dengan beberapa corak dan dilengkapi marka jalan berupa pita kejut agar pengemudi kendaraan bermotor mengurangi kecepatan saat melintas di sekitar perempatan jalan raya tersebut.

Dijelaskan Yulius, pekerjaan fisik revitalisasi Jalan Sudirman merupakan bagian dari komitmen Pemko Medan untuk menciptakan penataan Kota Medan agar terlihat lebih rapi dan nyaman digunakan oleh masyarakat.

Selain merevitalisasi sejumlah ruas jalan protokol, sambung Yulius, saat ini Pemko Medan juga terus berkomitmen untuk memperbaiki seluruh infrastruktur di Kota Medan, khususnya jalan dan drainase.

“Dari panjang jalan yang ada di Kota Medan sekitar 3.000 kilometer, ditargetkan akan terus dilakukan perbaikan sesuai dengan perencanaan sampai jalan dalam kondisi mantap,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Gabungan Perusahaan Konstruksi Indonesia (Gapkin) Provinsi Sumut, Mandalasah Turnip, turun langsung ke lokasi untuk meninjau kelayakan proyek revitalisasi perempatan Jalan Sudirman Medan.

Usai melakukan peninjauan, Mandalasah pun menilai positif proyek tersebut. Mandalasah bahkan turut mengklaim jika jalan tersebut aman bagi pengendara karena memang bahan yang digunakan tidak terbuat dari keramik, melainkan rigid beton.

“Jalan ini aman bagi pengendara motor. Bahan bukan keramik melainkan beton. Kami sudah cek langsung ke lokasi. Kalau soal licin, jalanan yang terkena hujan lalu motor melaju kencang ya pasti beresikolah,” katanya.
(map/azw)