Home Blog Page 953

Manulife Perlindungan Diri Syariah, Bisa Pilih 5 dan 12 Tahun

Manulife Indonesia meluncurkan solusi asuransi berbasis syariah dengan peluncuran Manulife Perlindungan Diri Syariah (MPDS). (Foto: Dok Manulife)

JAKARTA, SUMUTPOS – Manulife Indonesia meluncurkan solusi asuransi berbasis syariah dengan peluncuran Manulife Perlindungan Diri Syariah (MPDS). Produk ini dirancang untuk mempersiapkan generasi muda, dimulai dari usia 18 tahun, untuk menghadapi berbagai tahapan kehidupan dewasa.

MPDS mencakup perlindungan individu dengan kontribusi terjangkau mulai dari Rp250.000 per bulan, dan menawarkan pilihan jangka waktu pembayaran yang dapat disesuaikan, yaitu lima dan 12 tahun. MPDS juga dilengkapi dengan uang pertanggungan diperkirakan hingga 675 kali jumlah kontribusi bulanan sebagai pertanggungan jika terjadi risiko kehidupan pada nasabah dalam waktu periode perlindungan.

MPDS diluncurkan di tengah tantangan rendahnya penetrasi syariah di Indonesia. Menurut data yang dirilis oleh Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) pada Desember 2022, solusi syariah berkontribusi sebesar 16,38% dari total kontribusi pasar. Namun, dari segi penetrasi pasar, asuransi syariah hanya berperan sebesar 0,13% dari total pasar asuransi di Indonesia.

Novita Rumngangun, Wakil Presiden Direktur dan GM Agency Manulife Indonesia menyatakan, Manulife Indonesia berkomitmen untuk mendorong inovasi yang bertujuan untuk memenuhi berbagai kebutuhan nasabahnya.

“Kami menyadari bahwa generasi muda membutuhkan perlindungan yang tepat untuk mengamankan masa depan mereka, oleh karena itu, kami membantu mereka membuat keputusan lebih mudah dan kehidupan lebih baik dengan asuransi berbasis syariah serta menjaga kesejahteraan mereka selama momen signifikan seperti pernikahan, pembelian rumah pertama, memastikan pendidikan anak, dan wakaf,” katanya.

Karjadi Pranoto, Direktur & Chief of Sharia Officer Manulife Indonesia menambahkan, senang sekali dapat meluncurkan produk yang mencakup manfaat kematian dan manfaat hidup berdasarkan prinsip syariah.

“Dengan semua manfaat yang diberikan oleh MPDS dalam memenuhi kebutuhan yang terus berkembang dari generasi muda, kami yakin bahwa mereka akan merasa lebih percaya diri mengenai masa depan mereka dan memiliki ketenangan pikiran dalam menghadapi tahapan hidup selanjutnya,” kata dia.

Pada tahun 2023, AASI menargetkan pertumbuhan kontribusi asuransi syariah dari sekitar 9 persen menjadi 11 persen. Melalui peluncuran ini, MPDS menunjukkan komitmen kuat Manulife Indonesia untuk meningkatkan fokus pada pertumbuhan bisnis syariah dan memberikan kontribusi lebih lanjut pada industri asuransi syariah di Indonesia. (rel)

Petani Milenial Tapsel:  Dari Gagal Tanam hingga Sukses Bisnis Pembibitan Cabai

Herman Hatimulan Harahap , Petani Milenial PTAR 2023. (Foto: Samman Siahaan/Metro Tabagsel)
Siapa tak kenal CV Agro Sipirok Hijau di Sipirok, Tapanuli Selatan? Tempat usaha pembibitan tanaman ini menjadi salah satu primadona bagi para pemburu bibit tanaman. Meski sudah cukup tenar, CV Agro Sipirok Hijau ini berdiri dari perjalanan panjang nan berliku yang dialami Herman Hatimulan Harahap.

—–

Pria kelahiran Sipirok yang saat ini berusia 38 tahun tersebut memutar kembali pengalamannya hingga akhirnya berkenalan dengan pembibitan. Sejak kecil Herman sudah menyukai tanaman. Kesukaannya ini diturunkan oleh bapaknya yang adalah seorang petani sawah.

“Saya terlahir sebagai anak petani, akrab dengan tanaman sudah mendarah daging,” ujar Herman saat ditemui di Sibio-bio, November lalu.

Awal menikah pada 2011, ia mulai fokus berbisnis di sektor pertanian. Awalnya padi sawah dan jagung pipil. Lantas, ia bercocok tanam hortikultura seperti cabai, tomat, dan sayur-sayuran di atas lahan sendiri dan lahan sewa seluas total 4 hektar.

Ketika sedang asyik-asyiknya mendulang untung dari pertanian, Covid-19 yang muncul pada 2019 perlahan-lahan meluluhlantakkan usahanya itu. Pandemi Covid-19 yang membatasi pergerakan manusia berdampak besar ke ruang ekonomi dan sosial.

Harga pupuk dan pestisida melambung tinggi, sedangkan hama terus menyerang. Ditambah lagi, nilai ekonomi komoditas cabai tidak menguntungkan bagi petani. Herman sampai empat kali gagal menanam cabai, dan membuatnya rugi.

Di tengah kekecewaan itu, Herman tidak putus asa. Ia terus mencari peluang untuk membuat terus bertahan hidup. Sampai akhirnya ia melihat lockdown yang diwajibkan saat awal pandemi Covid-19 membuat pegawai kantoran harus bekerja dari rumah dan menghabiskan masa rehatnya di kebun atau halaman rumah. Mereka yang bekerja dari rumah atau dikenal dengan istilah work from home (WFH) ini berkebun kecil-kecilan untuk mengusir rasa penat selama lockdown berlangsung.

“Saya terpikir untuk melakukan pembibitan. Waktu itu ada lahan tidak terurus peninggalan orang tua, saya bersihkan untuk belajar pembibitan. Saya cari bibit di marketplace, dapat penjual bibit dari Binjai. Waktu itu bulan puasa tahun 2020,” tutur Herman.

Ia ingin memesan sekitar 200 bibit dari seorang pembibit di Binjai. Total biaya yang mesti dia bayar Rp600.000, nilai yang bagi Herman saat itu sangat berarti. Niatnya urung karena penjual menyatakan kemungkinan besar tidak bisa mengantar bibit ke rumah Herman akibat banyak jalan ditutup jelang Idulfitri. Dana yang sudah disiapkan Herman akhirnya dipakai untuk merayakan Hari Raya Lebaran.

Seminggu setelah Hari Raya, datang penjual bibit dari Binjai mengantarkan 200 bibit tanaman ke rumah Herman. Saat itu Herman tidak punya uang sama sekali

“Ternyata penjual ini menolak dibayar karena katanya ia tersentuh dengan cerita saya yang pernah gagal dan ingin belajar pembibitan. Saya saat itu terkejut sekali, kok ada orang sebaik ini,” ujar Herman.

Dari 200 bibit cuma-cuma itulah Herman mengawali bisnisnya sebagai penjual bibit tanaman. Setahun lamanya Herman menjadi reseller, hingga akhirnya ia melakukan pembibitan sendiri karena jumlah pelanggannya sudah banyak.

“Saya saat itu memberanikan diri. Kalau sudah maju, jangan mundur lagi,” ucap alumnus SMAN 1 Sipirok ini.

Herman lantas meminjam modal ke kerabatnya. Dengan tekun ia menjalani kegiatan usaha penangkaran bibit tanaman. Melalui bisnisnya ini, ia bisa menyerap tenaga kerja lokal. Ada tiga warga desa yang diberdayakannya untuk mengurus penangkaran bibit tanaman perkebunan dan hortikultura setiap hari. Di hari-hari tertentu, belasan orang lain bekerja sebagai tenaga kerja lepas.

Bisnisnya itu kemudian dilegalisasi melalui pendirian CV Agro Sipirok Hijau (ASH). Dalam sebulan, ASH bisa menghasilkan belasan juta rupiah, dengan jalur pemasaran di media sosial dan pesanan dominan bibit durian.

Pada 2023 ia mengikuti Program Petani Aktor Milenial yang dibesut PT Agincourt Resources, perusahaan tambang emas dan perak di Tapanuli Selatan. Dari audisi program tersebut ia meraih juara satu.

“Lewat program ini saya belajar banyak hal, mulai dari pelajaran budidaya, menanam bawang, membuat pestisida, hingga membangun sumber daya manusia. Lengkap sekali dan sangat berguna,” kata Herman.

Ia bercita-cita ingin memajukan bidang pertanian di Tapanuli Selatan, juga mengubah persepsi masyarakat tentang petani yang seringkali dianggap kecil.

“Saya ingin mengajak masyarakat untuk melihat petani tidak dengan sebelah mata, tetapi menyadari bahwa menjadi petani itu keren,” ungkap ayah tiga anak ini.

Beralamat di tepian Jalan Lintas Tarutung-Padang, Dusun Sumuran, Kelurahan Baringin, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Herman membina berbagai jenis bibit, dengan perlakuan sepenuh hati.

Di halaman rumahnya ini ada berbagai jenis bibit tanaman buah dan hias, diantaranya durian, manggis, alpukat, cengkeh, jeruk, matoa, aren, pinang betara, kayu manis, karet, jengkol, petai hingga jenis kayu-kayuan seperti gaharu. Dan sekarang telah siap diedarkan dan ditanam.

Herman punya visi, 20 hingga 30 tahun ke depan, dunia akan berebut pangan seiring dengan demografi global yang semakin pangan. Karena itu, sebagai negeri agraris, generasi harus memiliki kemampuan bertani, sebagai kemampuan bertahan di era mendatang.

“Selain kita usaha pembibitan, kita terus bertani ketahanan pangan padi sawah varietas Silatihan dan Siporang seluas setengah hektar dan tanaman jagung pipil,” cerita pria membaktikan dirinya meng-influence pemuda sekitar untuk percaya diri bertani.

Setelah mengikuti program Aktor Petani Milenial PTAR, Herman mulai lebih giat membagikan dan menyerap inovasi pertanian. Utamanya bagi mereka pemuda-pemudi di sekitar tempat tinggalnya. Di samping itu, jejaring pasar pun semakin lebar dan berkembang. Itu pula yang membikin ia makin optimis menjadi petani muda yang berjiwa wirausahawan.

“Seiring itu, apalagi nantinya kami didukung oleh pemerintah. Dan semoga urusan yang bersangkutan dengan usaha kami nanti bisa dibantu dan diarahkan. Seperti pengurus perizinan, pendaftaran e-katalog, pembentukan koperasi (Petani Milenial Martabe) dan lainnya,” kata Herman, juarawan Aktor Petani Milenial PTAR 2023 itu. (rel/san)

40 Persen Pemesan Perempuan, Mitsubishi XForce Berharap Dulang Kesuksesan XPander

SOLO, SUMUTPOS.CO — Sejak diluncurkan pada Agustus 2023 yang lalu, pemesanan Mitsubishi XForce terus meningkat, terutama di kalangan wanita.

Apa lagi di tengah gempuran di segmen yang sama terutama produk China bersaing sangat ketat. Mitsubishi berharap dan percaya diri akan mendulang kesuksesan seperti pendahulunya gitu Mutsubishi XPander.

“Kami berharap market sharenya XForce bisa sesukses XPander,” kata GM of Marketing Communication & PR Division PT MMKSI, Intan Vidiasari disela media test drive bertajuk “XFORCE Infinite Xcitement – Media Adventure 2023” di Solo, Jawa Tengah, Minggu (11/12/2023).

Mitsubishi XForce menyasar para ertrepreneur muda dengan rentang usia 35-45 tahun. Selain itu juga target utama mobil ini adalah wanita.

“SPK pertama dari Mitsubishi XForce, 40 persen pembelinya adalah perempuan, SPK-nya pertama perempuan, perempuan target utama dari XForce,” ucap Intan.

Ia menjelaskan kenapa alasannya banyak dipilih perempuan. Pertama adalah dari desain, dimana mobil ini diciptakan lebih berbeda dari pendahulunya dengan DNA tangguh dan elegan.

“Kami yakin segmen perempuan ini lebih dari 40 persen. Kebetulan ini akan jadi upaya untuk memaksimalkan segmen perempuan. Saat dilucurkannya salah satu segmen terbesarnya adalah perempuan karena pembelian didominasi biasanya laki-laki sekarang jadi perempuan,” pungkasnya. (rel/ram)

Lebih dari Dua Dekade, Epson Memajukan Teknologi dan Membangun Negeri di Indonesia

Epson telah berkarya selama lebih dari dua puluh tahun di Indonesia. Selama itu, perusahaan ini telah memberikan sumbangsih yang signifikan terhadap perkembangan perangkat teknologi percetakan di Indonesia, utamanya dalam memproduksi produk printer, scanner, proyektor dan tinta. Di saat yang bersamaan, perusahaan ini juga turut membangun negeri, tidak hanya dari kemajuan teknologi yang dihasilkan, namun juga dengan penyerapan tenaga kerja dan penggunaan komponen dalam negeri dari pemasok lokal. Dengan demikian, perusahaan ini juga telah menyumbang terhadap pertumbuhan ekonomi negara melalui industri manufaktur.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Epson telah berkarya selama lebih dari dua puluh tahun di Indonesia. Selama itu, perusahaan ini telah memberikan sumbangsih yang signifikan terhadap perkembangan perangkat teknologi percetakan di Indonesia, utamanya dalam memproduksi produk printer, scanner, proyektor dan tinta.
Di saat yang bersamaan, perusahaan ini juga turut membangun negeri, tidak hanya dari kemajuan teknologi yang dihasilkan, namun juga dengan penyerapan tenaga kerja dan penggunaan komponen dalam negeri dari pemasok lokal. Dengan demikian, perusahaan ini juga telah menyumbang terhadap pertumbuhan ekonomi negara melalui industri manufaktur.

Epson adalah perusahaan teknologi yang berasal dari Jepang, yang kemudian melakukan ekspansi basis produksi di Indonesia melalui berbagai bisnis, dimulai dari PT Epson Batam pada 1991, diikuti oleh PT Indonesia Epson Industry pada 1994, dan PT Epson Indonesia pada 2000. Masing-masing bisnis telah melihat pertumbuhan yang signifikan dari jumlah produksi dan karyawan yang dipekerjakan selama beroperasi di Indonesia.

Dari segi penyerapan tenaga kerja, kini PT Epson Indonesia, PT Indonesia Epson Industry dan PT Epson Batam memiliki lebih dari lebih dari 10,000 karyawan. Kesemuanya mendedikasikan diri pada kemajuan industri teknologi di Indonesia, melalui manufaktur produk yang menggunakan komponen-komponen lokal dan memberikan solusi pada bisnis di Indonesia.

Untuk mendapatkan komponen-komponen lokal ini, Epson bekerja sama dengan berbagai supplier lokal. Tidak hanya untuk menggerakkan perekonomian lokal, upaya penggunaan komponen lokal ini juga bertujuan untuk menciptakan proses produksi lebih ramah lingkungan, untuk mengurangi emisi karbon dari distribusi bahan baku.
Dengan demikian, misi Epson di Indonesia untuk memberdayakan manusia Indonesia juga sejalan dengan misinya untuk juga memperkuat ekosistem industri teknologi lokal.

Untuk menunjang keberlanjutan bisnisnya, Epson Indonesia juga senantiasa mendasarkan semua inovasi dan teknologi yang ia kembangkan pada kebutuhan konsumen. Agar selalu relevan di tengah perubahan zaman, Epson secara konsisten mengadakan riset untuk mendengarkan dan mempelajari tren-tren baru dalam kebutuhan konsumen agar ia dapat menciptakan produk unggulan yang dapat menjadi solusi atas kebutuhan konsumen.

Inovasi yang dilakukan oleh Epson tak hanya terjadi melalui proses riset namun juga kerjasama dengan berbagai pemangku kebijakan dan industri yang relevan. Ini semua dilakukan demi memenuhi misi perusahaan ini untuk menghadirkan solusi teknologi tepat guna.

Berkat solusi teknologi tepat guna yang senantiasa diluncurkan oleh Epson, bisnisnya di Indonesia pun senantiasa berkembang. Perwakilan sales dan marketing pertamanya di Indonesia, Epson Indonesia, pertama kali dibuka kurang lebih 20 tahun yang lalu.

Dalam perjalanan waktu, kini Epson Indonesia telah melakukan perluasan hingga memiliki 28 lokasi pasca-penjualan (yaitu 16 Epson Sales and Service dan 12 Epson Service Center), juga lebih dari 200 Epson Authorized Service Partner di Indonesia. Hal Ini merupakan bukti nyata keseriusan Epson dalam menjamin kenyamanan kosumen dalam menggunakan produk-produk Epson.

Pertumbuhan Epson di Indonesia terbilang luar biasa. Perusahaan ini kian menjadi mitra teknologi dan solusi terpercaya tidak hanya untuk konsumen individual namun juga untuk konsumen bisnis termasuk korporasi dan pemerintahan. Adapun rahasia lain di balik kesuksesan ini, selain inovasi solusi tepat, juga dedikasi Epson untuk selalu berpegang pada asas-asas keberlanjutan lingkungan dan produk bermutu tinggi.

Epson Indonesia sangat antusias untuk terus melanjutkan kiprahnya mendukung kemajuan teknologi dan bangsa Indonesia.

Dengan berkomitmen mendukung inisiatif pemerintah terkait Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN), Epson tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia tetapi juga menjadikan kontribusi balik kepada tanah air sebagai inti dari tanggung jawab perusahaan / Corporate Citizenship. Melalui langkah-langkah ini, Epson bukan hanya menjadi mitra yang mendukung TKDN, tetapi juga menjadikan Indonesia sebagai bagian tak terpisahkan dalam perjalanan korporasi, menjalankan perannya sebagai warga korporat yang bertanggung jawab. (rel/ram)

Pesan Dedi Iskandar l Batubara ke PD Al-Washliyah Toba : Konsisten Berbuat Bagi Kemaslahatan Umat

TOBA, SUMUTPOS.CO – Ketua Pengurus Wilayah (PW) Al-Washliyah Sumatera Utara (Sumut) Ust Dr Dedi Iskandar Batubara meminta kepada seluruh kader dan warga Washliyah di Kabupaten Toba untuk menjaga serta menggalakkan kegiatan pengajian rutin. Langkah itu guna memelihara silaturahim dan menguatkan sesama muslim.

Hal itu, disampaikan Dedi Iskandar Batubara usai silaturahmi dan konsolidasi PD Al-Washliyah di Balige, Kabupaten Toba, Minggu (10/12) kemarin. Ia juga berharap agar para pengurus tetap konsisten berbuat bagi kemaslahatan umat, serta memajukan organisasi.

“Kami berharap agar para pengurus tetap konsisten berbuat bagi kemaslahatan umat, serta memajukan organisasi Pengurus Daerah (PD) Al-Washliyah Kabupaten Toba. Galakkan pengajian rutin, pengurus dan anggota, serta ibu-ibu Muslimat,” ujar

Menurut Dedi Iskandar Batubara, kehadiran Washliyah di Toba bukan sesuatu yang baru. Sebab, pada awal berdirinya organisasi ini di tahun 1930, empat tahun kemudian ia hadir di Porsea yang dahulu masih menjadi bagian dari Kabupaten Tapanuli Utara.

“Bahkan pada tahun 1936, dilaksanakan Muktamar di sana (Porsea). Hadirnya Al-Washliyah di sini, tentu tidak terlepas dari prinsip dasar Washol, menghubungkan. Sehingga sampai sekarang, tidak pernah ada masalah dengan pemerintah ataupun kearifan lokal dimanapun. Karena Al-Washliyah ini lahir untuk menyatukan,” ujar Anggota DPD RI Komite III ini.

Senada dengan itu, Ketua PD Al-Washliyah Toba Horas Simanjuntak bersama Sekretaris Hendri Hasibuan (Abuzar) dan Bendahara M Bakrie Manurung serta Penasehat Abdul Rahman Manurung, menyambut baik kehadiran Ust Dedi Iskandar Batubara ke bumi Tapanuli dalam rangka konsolidasi. Saat ini katanya, sudah terbentuk kepengurusan Washliyah pengurus cabang (PC) di 16 kecamatan dan siap dilantik.

Sementara Penasehat PD Al-Washliyah Toba, Abdul Rahman Manurung menyampaikan bahwa saat ini pihaknya berencana mendirikan lembaga pendidikan Washliyah di tanah Toba. Agar selain dakwah dan sosial, misi pendidikan yang ada di organisasi ini juga dapat berjalan lebih baik lagi.

Menanggapi itu, Dedi Iskandar Batubara pun mengapresiasi rencana PD Al-Washliyah Toba tersebut. Menurutnya pendirian madrasah ada sebuah keniscayaan. Karenanya usulan itu akan menjadi perhatian bersama.

“Saya sangat setuju, bila dananya saat ini belum ada, saya siap untuk membantu dan ikut sebagai pemberi donasi. Karena hal tersebut sudah pernah kita lakukan pada saat mendirikan asrama pendidikan Al-washliyah di Pulau Telo Nias Selatan dan donasi untuk Palestina,” pungkasnya yang kemudian melanjutkan silaturahmi ke kabupaten lainnya.(gus)

133 Staf PBB Tewas Dibantai Tentara Israel

RATA DIBOM: Kondisi bangunan di Gaza yang rata dibom tentara Israel. Tercatat ada 133 staf PBB tewas dibantai tentara Israel.

SUMUTPOS.CO – Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) pada Sabtu (9/12) mengkonfirmasi kematian 133 staf di Gaza akibat serangan udara Israel.

UNRWA melalui platform X menyatakan: “Staf kami di Gaza membawa anak-anaknya ke tempat kerja, sehingga mereka tahu bahwa mereka aman atau dapat mati bersama.”

“Kondisi warga sipil di #Gaza tak dapat dipertahankan, kami mencapai titik, di mana kami tidak dapat kembali,” tulis UNRWA.

Dalam pernyataan tersebut disimpulkan bahwa 133 kolega UNRWA dipastikan tewas akibat bombardir dan mayoritas tewas bersama keluarganya.

Militer Israel kembali menggempur Jalur Gaza pada 1 Desember setelah jeda kemanusiaan dengan kelompok perlawanan Palestina Hamas selama sepekan dinyatakan berakhir.Sedikitnya 17.700 warga Palestina tewas dan lebih dari 48.780 warga lainnya terluka akibat gempuran tanpa henti Israel sejak 7 Oktober menyusul serangan lintas batas oleh Hamas. Sementara itu, korban tewas di pihak Israel mencapai 1.200 orang, menurut data resmi. (jpg/ila)

OPPO Hadirkan Experience & Service Store Terbesar dan Terlengkap di Delipark Medan

Jajaran direksi dan manajemen OPPO saat pembukaan OPPO Experience & Service Store terbarunya di Delipark, Medan pada Minggu 10 Desember 2023.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ekspansi bisnis OPPO Indonesia untuk pangsa pasar premium di Indonesia tidak main-main. OPPO kembali meresmikan OPPO Experience & Service Store terbarunya di Delipark, Medan pada Minggu 10 Desember 2023. OPPO Experience & Service Store ini menjadi yang terbesar dan terlengkap di Indonesia dengan luas 420m2. Flagship store terbaru OPPO ini dilengkapi dengan area OJ Coffee, area bermain anak, area service centre, hingga toko buku yang membuat pengalaman berbelanja gadget menjadi lebih nyaman.

OPPO Experience & Service Store Delipark dapat menjadi destinasi teknologi terkini bagi masyarakat di kota Medan yang memudahkan konsumen untuk mendapatkan informasi mengenai teknologi, produk terbaru dan layanan premium OPPO di area konsultasi yang lebih nyaman.

Chief Marketing Officer OPPO Indonesia Patrick Owen mengatakan, “Medan sebagai salah satu kota terbesar di Sumatra Utara memiliki karakteristik komsumen yang unik, selalu mengapresiasi terhadap inovasi dan teknologi. Inilah yang mendorong OPPO untuk memberikan pengalaman baru dan berbeda kepada para konsumen di kota ini. Kami percaya dengan beragam produk unggulan, layanan yang prima serta lokasi yang semakin dekat akan memudahkan konsumen untuk memilih ragam produk terbaru dan terbaik OPPO. Kami berharap kehadiran OPPO Experience & Service Store Delipark Medan ini dapat memberikan rasa nyaman kepada konsumen saat berkonsultasi maupun saat mencari produk yang sesuai dengan kebutuhan.”

OPPO Experience & Service Store Delipark Medan hadir dengan konsep gallery bernuansa kayu modern dan tone warm yang sangat homey dan nyaman. Dilengkapi dengan area OJ Coffee yang menyuguhkan berbagai minuman dan pastry unggulan yang memberikan pengalaman unik ketika memilih berbagai perangkat unggulan OPPO.

Area bermain anak dipersiapkan juga untuk memberikan pengalaman belanja untuk keluarga. Di area service center, penguna yang melakukan perbaikan perangkat dapat menikmati layanan terbaik seperti cetak foto gratis, pembuatan casing kreasi mandiri gratis dan “Old Phone Showcase” yang dapat membuat ponsel lama pengguna untuk dapat dijadikan kreasi seni atau barang untuk kenang – kenangan.

Selain itu dengan kehadiran toko buku yang berada dalam satu area, menjadikan OPPO Experience Store & Service Store Delipark menjadi another level of one stop gadget shopping.

Turut meramaikan peresmian OPPO Experience & Service Store Delipark Medan, OPPO Family dan Pemain Film Morgan Oey. mengatakan “Salah satu faktor yang memengaruhi konsumen ketika membeli produk adalah kondisi toko yang nyaman dan pelayanan ramah yang membantu ketika memilih gadget terbaik dan sesuai kebutuhan. Saya selalu senang ketika mengunjungi OPPO Exeprience Store karena sangat memanjakan konsumen dengan beragam layanan dan fasilitas premium. Selain itu, produk yang ditawarkan pun beragam dan menjawab berbagai kebutuhan gadget saya, ” ujar Morgan.

Pada pembukaan OPPO Experience & Service Store Delipark Medan, konsumen dapat menikmati beragam promo menarik seperti diskon hingga Rp4.000.000, cicilan bank 0% dengan tenor hingga 24 bulan, pembelian Enco buds2 dengan harga khusus senilai Rp99.000 untuk 50 pembeli HP pertama, diskon pembelian buku hingga Rp500.000, diskon khusus pembiayaan senilai Rp1.600.000 dengan minimal transaksi Rp5.000.000, diskon produk iot terpilih (Enco buds2, OPPO Powerbank 18W) hingga 80%, lelang produk mulai Rp100 ribu, hingga buy 1 get 1 coffee di OJ Coffee.

Selain itu, OPPO Service Store juga memberikan potongan diskon sparepart tertentu sebesar 20% hingga 12 Desember 2023. Pengguna setia perangkat OPPO juga bisa mendapatkan layanan refresh service secara cuma – cuma dari OPPO Service Center. (sih)

Rumah Tak Punya, Biaya Makan pun Sulit, Warga Marelan Menangis Tak Dapat Bantuan Pemerintah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seorang warga Kelurahan Tanah Enam Ratus lingkungan 8, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Idaitun, menangis sedih karena kondisi ekonomi keluarganya yang sulit. Tak hanya dirinya, ia menyebutkan bahwa kedua anaknya yang telah menikah dan memiliki anak pun hidup sulit seperti dirinya.

Namun sayang, kedua anaknya yang telah berumahtangga dan memiliki kesulitan ekonomi tersebut belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah. Padahal kedua anaknya tersebut sangat kesulitan secara finansial, bahkan untuk sekedar memenuhi biaya makan sehari-hari.

Hal itu diungkapkan Idaitun saat Reses Masa Sidang III Tahun Keempat yang digelar Anggota DPRD Medan Fraksi NasDem, T. Edriansyah Rendy SH M.Kn di Jalan Marelan V, Pasar 2 Barat Lingkungan 16, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (10/12/2023) sore.

“Anak saya sudah dua yang berumah tangga, anak-anak saya ini tak punya rumah, tak punya kendaraan, bahkan untuk makan aja susah. Gajinya cuma Rp70 ribu, anaknya dua, tapi gak ada dapat bantuan. Macam mana itu pak?,” ucap Idaitun yang menangis lirih karena memikirkan nasib anak-anak dan cucu-cucunya.

Dalam giat yang dihadiri Kasi Trantib Kecamatan Medan Marelan Bobby Iswadi, Kasi Pemerintahan Kelurahan Rengas Pulau Rodiatun, dan Koordinator PKH Kota Medan Dedy Irwanto Pardede tersebut, Ia pun mengaku heran, sebab dirinya banyak melihat warga lain yang secara ekonomi jauh lebih mampu dibanding dirinya dan kedua anaknya yang telah menikah, namun justru mendapatkan bantuan.

“Sedangkan orang yang punya rumah , punya kendaraan, bisa dapat bantuan. Kenapa anak saya yang betul-betul susah, bahkan TV nya pun nggak ada bisa nggak dapat bantuan. Tolong perhatiannya pak, bantu supaya anak saya itu bisa mendapatkan bantuan,” ujarnya memelas.

Menanggapi keluhan itu, Kasi Pemerintahan Kelurahan Rengas Pulau Rodiatun, meminta warga tersebut untuk segera berkoordinasi kepada kepala lingkungan tempat anaknya tinggal.

Ia pun meminta agar warga tersebut memastikan terlebih dahulu apakah dirinya atau anak-anaknya telah terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Kalau mau dapat bantuan, ibu koordinasi dulu dengan kepling apakah nama ibu ada terdaftar di DTKS. Kalau belum terdaftar di DTKS, sampai kapanpun nggak pernah dapat bantuan,” jawabnya.

Atas kondisi itu, Anggota DPRD Medan, T Edriansyah Rendy pun meminta kepada kepala lingkungan, kelurahan, dan pihak-pihak terkait agar segera menindaklanjuti apa yang dikeluhkan Idaitun.

“Saya minta hal ini segera ditindaklanjuti. Tolong dibantu ibu (Idaitun) ini, segera cek kenapa anak beliau belum mendapatkan bantuan,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Rendy pun mendengar keluhan warga Lingkungan 3 Pasar 2 Barat Gg Keluarga I, Kelurahan Terjun yang mengaku bahwa kondisi gang rumahnya kerap banjir setiap turun hujan karena tidak adanya parit.

Kemudian, Rendy yang duduk sebagai Anggota Komisi II DPRD Medan itu juga mendengar keluhan warga Kelurahan Tanah Enam Ratus lainnya atas kondisi jalan gang rumahnya yang selalu becek setiap kali turun hujan karena belum dilakukan pembangunan jalan.

“Semua aspirasi ini akan saya tampung dan langsung saya masukkan ke dalam pokok pikiran DPRD Medan untuk bisa segera ditindaklanjuti di tahun 2024,” pungkasnya. (map)