Home Blog Page 996

Sambut HUT Pramuka, Wali Kota Sibolga: Bangun Karakter Generasi Muda

AUDIENSI: Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan saat menerima audiensi dari Kwartir Cabang Pramuka, Senin (27/11/2023).

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO- Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan, menerima audiensi dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Sibolga, Senin (27/11/2023).

Pertemuan tersebut berlangsung di ruangan kerja sekda, dihadiri perwakilan Kakan Kesbangpol, Korwil 7 Kwarda Gerakan Pramuka Sumatera Utara, dan pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Sibolga.

Dalam audiensi tersebut, dihadiri Korwil 7 Kwarda Gerakan Pramuka Sumatera Utara bersama Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Sibolga, Arya Wirawan Panjaitan.

Dalam kesempatan tersebut, Arya Wirawan Panjaitan menyampaikan tujuan mereka ingin mengundang Wali Kota Sibolga di Peringatan HUt Pramuka 30 November mendatang.

“Acara tersebut juga akan dihadiri oleh Pengakap Pramuka Malaysia,” kata Arya.

Sebagai bentuk penghargaan, Korwil 7 Kwarda Pramuka Sumut menyerahkan lencana Darma Bakti kepada Wali Kota Sibolga. Lencana ini diberikan sebagai apresiasi atas kontribusi besar Wali Kota Sibolga dalam mendukung kegiatan pembinaan dan perkembangan Gerakan Pramuka.

Sementara itu, Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan mengatakan akan mengutus perwakilan pada kegiatan tersebut melihat kondisi kesehatan yang tidak mengizinkan.

“Pemerintah Kota Sibolga sangat mendukung kegiatan positif yang dilaksanakan Kwarcab Gerakan Pramuka. Semoga kegiatan yang akan dilaksanakan nanti dapat membangun karakter dan kepribadian generasi muda di Kota Sibolga,” ungkapnya. (mag-5/ram)

IPHI Asahan Masa Bakti 2023-2028 Dilantik

ist BERSAMA: Ketua IPHI Kabupaten Asahan, Drs John Hardi Nasution, M. Si bersama pengurus lainnya usai dilantik.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Musa Rajekshah melantik Pengurus IPHI Kabupaten Asahan Masa Bakti 2023-2028 di Pondok Pesantren Yayasan Pendidikam Qur’an (YPQ) Kisaran, Jalan Jahe Kelurahan Sentang, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Senin(27/11).

Dikesempatan ini, Ketua terpilih IPHI Kabupaten Asahan, Drs. John Hardi Nasution, M. Si yang juga merupakan Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan mengucapkan terima kasih kepada Yayasan YPQ Kisaran yang telah memberikan fasilitas untuk pelantikan IPHI Kabupaten Asahan.

Selanjutnya, John mengucapkan terima kasih kepada pengurus IPHI Kabupaten Asahan yang telah memberikan kepercayaan kembali kepada saya untuk memimpin IPHI Kabupaten Asahan Masa Bhakti 2023-2028, dan akan berusaha semaksimal mungkin menjalankan roda organisasi ini dengan sebaik-baiknya.

Dikesempatan yang sama, Ketua IPHI Provsu berharap kepada pengurus IPHI Kabupaten Asahan agar dapat menjalankan amanah yang diberikan. Selain itu Musa Rajekshah berharap, keberadaan IPHI di Kabupaten Asahan dapat bermanfaat, sehingga keberadaannya dapat dirasakan masyarakat Kabupaten Asahan.

Sementara Bupati Asahan H. Surya, BSc pada pidatonya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus berupaya untuk menyahuti harapan masyarakat.

“Namun kami juga memiliki harapan kepada masyarakat untuk terus mendukung program Pemerintah Kabupaten Asahan kedepan dan terjalin kerjasama yang baik dan berkesinambungan”, ungkap Bupati.

Bupati juga berpesan kepada Pengurus IPHI Kabupaten Asahan yang baru dilantik, agar melakukan tugas dengan penuh keikhlasan, luangkan waktu, pikiran dan tenaga, dalam menjalankan roda organisasi IPHI Kabupaten Asahan, sehingga IPHI Kabupaten Asahan dapat dirasakan keberadaannya ditengah-tengah masyarakat Kabupaten Asahan.

Kegiatan dirangkai juga dengan tabligh akbar dengan Ustadzah Dr. Hj. Oki Setiana Dewi, S.Hum., M.Pd. yang menyampaikan kepada para jamaah untuk terus meningkatkan keimanan ketaqwaan kepada Allah SWT. (dat/han)

IDI Karo Gelar Pengobatan Gratis

Istimewa SAPA: Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, menyapa warga Desa Kidupen, dalam pengobatan gratis yang dilakukan IDi Cabang Karo.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, menghadiri pembukaan acara Bakti Sosial Spesialistik Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Karo di Desa Kidupen, Kecamatan Juhar, Sabtu (25/11) lalu.

Dalam bakti sosial ini, IDI Cabang Karo memberikan pengobatan massal gratis, melibatkan sejumlah dokter umum dan dokter spesialis yang cukup lengkap. Mulai dari dokter spesialis jantung, penyakit dalam, kulit, kandungan, bedah, serta saraf.

Dalam sambutannya, Cory mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada IDI Cabang Karo, yang telah memberikan perhatian dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Karo, khususnya masyarakat Desa Kidupen. Dia berharap, acara bakti sosial tersebut dapat dilakukan secara berkala, misalnya 2 kali dalam setahun. Cory juga mengingatkan masyarakat, untuk tetap menjaga kesehatan dan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.

“Hadirnya dokter-dokter spesialis terbaik Karo dalam kegiatan bakti sosial di Desa Kidupen ini, tentunya akan berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat,” ungkap Cory.

Sementara itu, Ketua IDI Cabang Karo, dr David Ginting, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Karo, yang telah hadir membuka acara bakti sosial ini. Dia juga menyebutkan, bakti sosial tersebut diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian IDI Cabang Karo terhadap kesehatan masyarakat Kabupaten Karo.

Selain itu, bakti sosial kali ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Natal, sesuai dengan tema bakti sosial ini sendiri, yakni ‘Dengan Semangat Natal Bakti Sosial IDI Melayani Dengan Sepenuh Hati’.

Senada dengan Ketua IDI Cabang Karo, Kepala Desa Kidupen, Sudirman Pinem juga meyampaikan rasa terima kasih dan bangga, atas kehadiran Bupati Karo di desa mereka. Dia mengapresiasi kepedulian IDI Cabang Karo terhadap kesehatan masyarakat Desa Kidupen. (deo/saz)

PT Agincourt Resources Juara Pertama di ASEAN Mineral Awards 2023

Perwakilan manajemen PTAR Wira Dharma Putra (kedua dari kiri) menerima piala juara pertama untuk kategori Mineral Processing dalam ASEAN Mineral Awards (AMA) 2023 di Phnom Penh, Kamboja, Kamis (23/11). (Dok PTAR)

BATANGTORU, SUMUTPOS – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, berhasil meraih juara pertama dalam ajang bergengsi ASEAN Mineral Awards (AMA) 2023 untuk kategori Mineral Processing, mengungguli perusahaan-perusahaan pertambangan lain di Asia Tenggara. Penghargaan diterima oleh Deputy General Manager Operations PTAR Wira Dharma Putra di Sokha Phnom Penh Hotel and Residence, Kamboja, Kamis (23/11).

“Kami sangat gembira dan bangga mendapat gelar juara pertama dalam kategori Mineral Processing di ASEAN Mineral Awards 2023,” ujar Wira. “Prestasi ini menegaskan komitmen kami terhadap keunggulan operasional, tanggung jawab lingkungan, dan standar tinggi praktik penambangan yang terus didukung oleh pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.”

ASEAN Mineral Awards merupakan penghargaan bergengsi untuk mengapresiasi perusahaan pertambangan dan pengolahan mineral yang telah berkontribusi pada inovasi pengembangan mineral berkelanjutan di Asia Tenggara. Penganugerahan ini menjadi bagian dari The Ninth ASEAN Ministerial Meeting on Minerals (The 9th AMMin) and Associated Meetings/Events yang dibuka oleh Sekjen ASEAN Dr. Kao Kim Hourn.

Aspek penilaian dalam penghargaan ini adalah kontribusi perusahaan dalam pengembangan masyarakat, inovasi, implikasi terhadap pasokan mineral ASEAN, pengembangan sumber daya manusia, produktivitas dan efisiensi sumber daya, serta kinerja nyata kesehatan, keselamatan, dan lingkungan.

“Penghargaan ini adalah hasil dari upaya konsisten kami dalam melaksanakan praktik terbaik penambangan dan pengolahan mineral, memastikan ekstraksi dan produksi emas yang efisien serta meminimalkan dampak lingkungan melalui inovasi-inovasi yang kami ciptakan,” lanjut Wira.

Menurut Wira, PTAR berkomitmen penuh untuk menjalankan praktik pertambangan berkelanjutan dan membangun hubungan positif dengan masyarakat setempat. Keberhasilan perusahaan dalam pengolahan mineral bukan hanya menjadi bukti keahlian dalam bidang teknis, tetapi juga dedikasi terhadap tanggung jawab sosial, keberlanjutan lingkungan, dan operasional.

Sebelumnya, PTAR juga meraih penghargaan bertaraf internasional dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2023. PTAR menerima peringkat Gold dalam malam penganugerahan yang diselenggarakan di Raffles Hotel Jakarta, Senin (6/11).

Penghargaan ASRRAT diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR) sejak tahun 2005 sebagai inisiatif untuk memberikan penilaian peringkat terhadap laporan keberlanjutan perusahaan di wilayah Asia. Pada tahun ini, ASRRAT diikuti oleh 68 perusahaan dari dalam negeri serta Asia Pasifik, yaitu Filipina, Bangladesh, Rusia, dan Australia. Proses penilaian ASRRAT 2023 melibatkan panel yang berisi lima orang juri dan tim assessor yang terdiri dari 18 penilai bersertifikat CSRS (Certified Sustainability Reporting Specialist).

Menurut Presiden Direktur PTAR Muliady Sutio, penghargaan ini menggambarkan komitmen PTAR dalam menerapkan standar pelaporan yang transparan.

“Salah satu value perusahaan kami adalah transparency, artinya kami menjunjung tinggi keterbukaan. Kami senantiasa konsisten menyampaikan informasi terkait perusahaan kepada seluruh pemangku kepentingan. Informasi terkait perusahaan seperti laporan tahunan juga bisa diakses oleh publik di website kami,” terangnya.

Ketua NCCR Ali Darwin mengapresiasi para peserta ASRRAT 2023. Menurutnya, seluruh perusahaan yang menjadi peserta telah berdedikasi tinggi terhadap transparansi dan akuntabilitas. Tidak hanya itu, para peserta ASRRAT juga memiliki inisiatif dalam mengukur dan memitigasi risiko dampak lingkungan serta sosial yang sangat menginspirasi.

“Laporan keberlanjutan telah memberikan wawasan berharga mengenai kemajuan yang telah dicapai dalam mengurangi emisi, melestarikan sumber daya, dan memajukan keadilan sosial. Hal ini juga berfungsi sebagai roadmap untuk diikuti oleh bisnis dan organisasi lain,” ungkapnya.

Selain itu, baru-baru ini PTAR juga berpartisipasi mendukung Pemkab Tapanuli Selatan dalam meraih rekor MURI untuk kategori donasi buku siswa PAUD terbanyak. Dalam penghargaan ini, PTAR terlibat sebagai pendukung utama program. (rel)

 

Foto 1: Perwakilan manajemen PTAR Wira Dharma Putra (kedua dari kiri) menerima piala juara pertama untuk kategori Mineral Processing dalam ASEAN Mineral Awards (AMA) 2023 di Phnom Penh, Kamboja, Kamis (23/11). (Dok PTAR)

 

Foto 2: Perwakilan manajemen PTAR Wira Dharma Putra (ketujuh dari kanan) beserta seluruh perwakilan perusahaan peserta ASEAN Mineral Awards (AMA) 2023 di Phnom Penh, Kamboja, Kamis (23/11).

 

Caleg DPR RI Sumut 1 Alween Ong Didukung Ratusan Abang Becak Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Calon legislatif DPR RI dari Sumatera Utara 1 dari PKS Kota Medan, Alween Ong bertemu dengan kelompok abang becak Medan. Dalam pertemuan yang hangat, Alween Ong tidak hanya mendapat dukungan, tetapi juga memberikan visi gambaran kedepannya untuk menjadikan becak sebagai icon wisata modern yang terintegrasi dengan teknologi.

Dalam pertemuan eksklusif dengan kelompok abang becak, Alween Ong berbicara tentang tekadnya untuk tidak hanya mempertahankan keberadaan becak dalam pembangunan kota, tetapi juga menjadikannya sebagai icon wisata yang menonjol. “Kami ingin memberikan ruang dan armada menarik dengan sentuhan cat bernuansa wisata, menciptakan tatanan yang indah dan menarik bagi wisatawan,” ujar Alween Ong dengan semangat.

Salah satu hal menarik yang dibawa oleh Alween Ong adalah implementasi pemesanan melalui aplikasi “Mowiee” (Mobil Wisata Edukasi Entrepreneurship). Melalui aplikasi ini, wisatawan dapat memesan becak wisata secara online, mendapatkan informasi tentang destinasi, dan mengakses program wisata edukatif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing becak dalam era armada online yang semakin kompetitif.

Sebagai gambaran, Mowiee merupakan mobil wisata edukasi entrepreneurship pertama di Indonesia yang telah meraih penghargaan nasional Kementrian Parwisata dan BUMN dan merupakan karya anak Medan yakni Alween Ong. “Pentingnya pendataan becak untuk memudahkan wisatawan dalam memesan. Dengan pendataan yang baik, wisatawan dapat memilih becak yang sesuai dengan kebutuhan mereka melalui aplikasi Mowiee. Kami ingin memberikan pengalaman yang efisien dan terintegrasi bagi mereka yang berkunjung ke Kota Medan,” kata Alween Ong.

Alween Ong terinspirasi dari perjalanan berbagai daerah dan ia kembangkan dalam bentuk konsep menarik. Dia merinci bagaimana konsep serupa telah berhasil diterapkan di Malaka, Penang, dan Tanjung Pinang. “Kita bisa belajar dari pengalaman positif kota-kota tersebut dalam menjadikan becak sebagai magnet wisata. Ini adalah model yang dapat kita terapkan dengan sukses di berbagai daerah,” papar Alween Ong.

Alween Ong dengan tegas menyuarakan komitmen untuk tidak menyingkirkan becak dalam pembangunan kota. Sebaliknya, dia merencanakan untuk menjadikan becak sebagai icon wisata modern dengan memberikan ruang dan armada yang dihiasi dengan cat bernuansa wisata. “Becak bukan hanya alat transportasi, tetapi juga bagian dari cerita dan budaya kita. Dengan memberikan sentuhan kreatif pada desain dan pengelolaan, becak bisa menjadi daya tarik utama kota ini,” kata Alween Ong.

Dalam pertemuan silaturahim yang hangat, abang becak menyampaikan keyakinan mereka bahwa visi Alween Ong akan membawa perubahan positif bagi mereka dan kota Medan secara keseluruhan.

Sebagai apresiasi, Alween Ong memberikan tanda kasih dan spanduk becak solidaritas kepada abang becak Medan. Hal ini mencerminkan komitmen Alween Ong untuk mendukung mereka yang telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari di Kota Medan.

Dalam kunjungan yang penuh makna ini, Alween Ong dan kelompok abang becak Medan bersatu untuk merencanakan perubahan besar dalam mengubah takdir becak. Visi Alween Ong untuk menjadikan becak sebagai icon wisata modern dan memberikan perhatian khusus pada kelompok abang becak adalah langkah positif menuju pembangunan yang inklusif dan berdaya tahan. Masa depan becak di Kota Medan tampaknya akan bersinar lebih cerah, membawa kebanggaan bagi warga kota dan wisatawan yang datang. (ila)

Alween Ong Bersama IKMTSR Gelar Aksi Peduli dan Doa Bersama untuk Palestina

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Suasana haru dan kepedulian memenuhi Masjid Silaturahim Dusun 1 Telaga Sari, Kecamatan Sunggal. Ikatan Masjid dan Musala Telaga Sari Sawit Rejo (IKMTSR), menggelar aksi peduli dan doa bersama untuk Palestina, Minggu (26/11). Acara ini dihadiri oleh lebih dari 300 masyarakat Deliserdang yang bersatu dalam semangat kemanusiaan.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dibuka oleh Ustad Faqih yang merupakan Ketua IKMTSR. Dalam sambutannya, ia menggarisbawahi pentingnya solidaritas dan doa bagi saudara-saudara di Palestina. “Saya ucapkan terimakasih atas kehadiran masyarakat. Bendahara IKMTSR Bapak Erwinsyah ST, yang juga merupakan koordinator Gerakan Kawan Awen Telaga Sari, mendampingi pada kegiatan ini,” ujar Ustad Faqih.

Sedangkan Ustad Ahmad Bashori S. Ag yang membawakan tausyiah yang sarat makna. Dalam tausyiahnya, Ustad Ahmad menyoroti urgensi persatuan umat dalam menghadapi cobaan dan penderitaan yang dialami oleh rakyat Palestina.

Momen yang menggetarkan hati seluruh hadirin terjadi saat tayangan video kekejaman Israel pada rakyat Palestina diputar. Suasana masjid dipenuhi suara isak tangis dan seruan keadilan, menciptakan pemahaman mendalam tentang penderitaan yang tak terbayangkan di tanah Palestina.

Pada kesempatan ini, Alween Ong, seorang wirausaha muda Sumatera Utara yang aktif dalam kegiatan kemanusiaan, dalam orasinya mengajak masyarakat untuk bersatu dalam membangun wirausaha lokal.

“Kita memiliki kekuatan untuk mengganti produk Israel yang selama ini kita gunakan. Mari tingkatkan kualitas produk lokal, menjadi konsumen yang bijak, dan bersatu sebagai masyarakat yang peduli,” seru Alween Ong dengan semangat.

Setidaknya, kata Alween Ong, ke depan akan muncul produk-produk terbaik dari Telaga Sari seperti Telaga Water dan Sari Friedchicken dengan branding dan kemasan menarik yang hasil usahanya dapat bermanfaat dan menekan laju pertumbuhan produk zionis.

“Apa yang terjadi di Palestina bukanlah semata-mata konflik agama, melainkan tragedi kemanusiaan yang memerlukan perhatian dunia. Donasi hari ini bukan hanya sekadar angka, tetapi bentuk cinta dan kepedulian kita kepada mereka yang tengah menderita di Palestina,” ujar Alween Ong.

Pada kegiatan donasi pada hari itu berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp28 juta. Dana ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan kegiatan ini, tetapi juga kesediaan masyarakat Deliserdang untuk bersama-sama berkontribusi dalam meringankan beban saudara-saudara di Palestina.

Selesai acara, suasana masjid masih terasa penuh dengan kehangatan dan kebersamaan. Alween Ong berterimakasih kepada Ketua IKMTSR dan seluruh pengurus yang telah berhasil menciptakan momen yang tidak hanya menjadi wadah penggalangan dana, tetapi juga sebagai panggung kepedulian dan kebersamaan. (ila)

Nawawi Dilantik sebagai Ketua KPK, Ada Perhatian terhadap Kasus Harun Masiku

KETERANGAN: Dari Kiri Pimpinan KPK Alexander Marwata, Ketua KPK Sementara Nawawi Pomolango dan Ali Gufron memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (27/11). Pimpinan sementara KPK berkomitmen untuk terus memberantas korupsi.FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kemarin (27/11) Nawawi Pamolango mengucapkan sumpah jabatan sebagai Ketua Sementera Komisi Permberantasan Korupsi (KPK). Acara itu disaksikan Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Seusai acara, Nawawi sempat menyatakan bahwa masyarakat sudah tidak percaya kepada KPK. Untuk itu perlu kerja keras agar memulihkan kepercayaan tersebut.

Pengangkatan Nawawi sebagai Ketua Sementara KPK didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 116/P Tahun 2023. Keppres itu berisi tentang pemberhentian sementara ketua merangkap anggota komisi pemberantasan korupsi masa jabatan tahun 2019-2024 dan pengangkatan ketua sementara komisi pemberantasan korupsi masa jabatan tahun 2019-2024.

Dalam keterangannya usai pengucapan sumpah jabatan, Nawawi menyampaikan bahwa sebagai Ketua Sementara KPK, dirinya memiliki tugas dalam memulihkan kepercayaan masyarakat. Ini lantaran Ketua KPK Firli Bahuri ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian karena pemerasan terhadap Syahrul Yasin Limpo, mantan Menteri Pertanian.

”Satu hal yang menjadi beban di kita adalah tergerusnya rasa kepercayaan masyarakat yaitu itu yang menjadi modal lembaga itu. Itu yang tergerus dan itu yang menjadi pekerjaan berat bagi kita,” lanjut Nawawi.

Nawawi sebelumnya menjabat sebagai wakil ketua KPK.  Usai pelantikan, dia menyatakan, langsung menyelenggarakan rapat pimpinan. Rapat ini dihadiri oleh eselon 1 dan 2. Tujuannya untuk membicarakan skala prioritas KPK.

“Sistem kerja di komisi pemberantasan korupsi adalah kolektif kolegial. Apapun istilah yang dilekatkan kepada saya, saya adalah anggota daripada pimpinan dari lembaga itu. saya harus berbicara dengan rekan pimpinan lain,” ungkapnya.

Dengan dilantiknya Nawawi, bagaimana dengan nasib kasus korupsi yang sedang ditangani KPK? Salah satu yang ditanyakan adalah pencarian Harun Masiku. Nawawi menceritakan ketika ada perekrutan deputi pendidakan KPK, ada perhatian terhadap kasus Harun Masiku.

Deputi penindakan pun berkomitmen untuk mencari Harun Masiku yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO). “Kemudian beliau (deputi pendindakan, Red) meminta kepada kami untuk melakukan pembaharuan terhadap surat tugas dalam kaitannya dengan upaya pencarian terhadap Harun Masiku,” ucapnya. Pimpinan KPK pun telah mengeluarkan surat tersebut.

Nawawi juga belum bisa memastikan bagaimana lembaganya akan bersikap terhadap Firli Bahuri. “Apakah perlu kami dampingi atau berikan bantuan hukum atau cukup sampai dengan saat keluarnya Keppres pemberhentian sementara kepada yang bersangkutan,” tuturnya. Dia berjanji akna membahas hal ini saat rapat pimpinan. Sementara Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan, daru keempat pimpinan KPK memang Nawawi yang paling menonjol dalam kinerjanya. Bahkan, saat bekerja dalam diam. Nawawi tidak memiliki agenda tersembunyi. “Tidak berambisi dua periode, nothing to lose dalam bekerja,” paparnya.

Prestasi Nawawi pun tercatat, misalnya perannya dalam kasus Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan kasus Syahrul Yasin Limpo (SYL). Kasus SYL ini naik status ke penyidikan jiga atas peran Nawawi. “Prestasi ini saya catat,” terangnya.

Namun begitu, memperbaiki KPK dari kekacauan yang dibuat oleh Firli itu sungguh berat. Karena sudah sebegitu rusaknya KPK saat ini. Dia mengatakan, setidaknya bisa membuat KPK lahir kembali atau reborn. “Ada perbaikan dan namanya membaik,” terangnya.

Tapi, untuk mengembalikan KPK seperti dulu. Apalagi, dengan indeks persepsi korupsi di atas 4 sungguh sulit. “Apalagi masa kerjanya hanya tinggal satu tahun lagi,” paparnya dihubungi Jawa Pos (Grup Sumut Pos).

Dia mengatakan, ada beberapa pekerjaan rumah yang bisa meningkatkan performa KPK. Seperti, menyelesaikan kasus-kasus lama yang mangkrak. “Kasus Harun Masiku, perkara tambang, kasus di daerah, dan pencucian uang Nurhadi juga belum “ ujarnya.

Dengan menyelesaikan kasus-kasus lama tersebut selama sisa masa kerja satu tahun itu sudah sangat bagus. Sebab, perkara mangkrak ini menggerogoti nilai-nilai di KPK. “Apalagi bisa memperbaiki tata kelola tambang, mencegah permainan. Mempermudah perizinan. Sudah prestasi besar,” jelasnya. (idr/lyn/jpg/ila)