Home Blog Page 995

PSMS Medan Desak Komdis PSSI Berikan Sanksi Berat kepada Presiden Persiraja

LUKA: Kapten tim PSMS Rachmad Hidayat luka dikepala akibat dipukul Wakil Presiden Persiraja. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Klub Liga 2 PSMS Medan melayangkan surat pengajuan keberatan kepada Komite Disiplin PSSI pada Senin (27/11/2023) yang meminta penindakan tegas kepada presiden Persiraja Banda Aceh, Nazaruddin Dek Gam sekaligus pencabutan hak tuan rumah kepada klub tersebut hingga kompetisi Liga 2 2023/2024 berakhir.

Surat yang bertandatangan COO PSMS Medan, H Andry Mahyar Matondang itu menyatakan beberapa poin keberatan dan menuntut Komdis PSSI lebih tegas terhadap pengabaian keputusan yang dilakukan oleh Nazaruddin Dek Gam. Seperti diketahui, Dek Gam terbukti melakukan intimidasi dan mengucapkan kata-kata kasar kepada perangkat pertandingan melalui hasil sidang Komdis pada 5 Oktober 2023.

Nazaruddin kemudian mendapatkan hukuman berupa sanksi skors larangan berpartisipasi dalam pertandingan sebanyak lima kali pertandingan. Sanksi itu berlaku untuk 5 pertandingan Persiraja melawan klub PSDS Deli Serdang, Semen Padang FC, PSPS Riau, Sriwijaya FC dan PSMS Medan.

Namun pada kenyataannya, Nazaruddin tidak menjalani sanksi tersebut dan tetap berpatisipasi dalam pertandingan Persiraja vs PSMS Medan pada tanggal 18 November 2023 di Stadion Harapan Bangsa. Bahkan pada pertandingan diketahui telah terjadi kericuhan dengan adanya pelemparan dari suporter kepada tim PSMS Medan yang membuat mereka tertahan di lapangan.

“Itu diduga terjadi karena adanya narasi narasi yang disampaikan oleh sdr. H. Nazaruddin Dek Gam yang menyatakan bahwa PSMS Medan telah menyuap wasit, hal tersebut kemudian telah memicu kemarahan dari penonton yang hadir. Tindakan tersebut bukan saja telah melanggar kode dispilin PSSI namun secara devacto telah juga melanggar aturan hukum positif di Indonesia,” tulis PSMS Medan.

Pihak PSMS menilai peristiwa kericuhan yang terjadi ketika Persiraja Banda Aceh bertindak sebagai tuan rumah menunjukkan bahwa mereka tidak bisa menjamin keamanan tim tandang. Ia bahkan menjelaskan bagaimana rasio perbandingan antara jumlah penonton dan aparat keamanan yang ditugaskan sangat jauh.

“Penonton yang pada saat pertandingan melawan PSMS Medan berjumlah 31rb penonton dengan aparat pengamanan hanya 60 orang. Hal mana jelas menunjukan ketidaksiapan Persiraja Banda Aceh dalam menggelar pertandingan putaran Liga 2 tahun 2023/2024,” ujar Andry Mahyar.

Berdasarkan beberapa poin di atas, PSMS meminta kepada ketua Komite Disiplin (Komdis) dan ketua PSSI untuk dapat lebih tegas melakukan penindakan terhadap seseorang yang telah mendapat hukuman namun sama sekali tidak mengindahkan hukuman tersebut. Pihaknya pun berharap ada hukuman berat kepada Nazaruddin dan Persiraja Banda Aceh.

“Diharapkan kepada komite disiplin PSSI untuk dapat memberikan hukuman seberat-beratnya baik kepada Presiden Persiraja (Nazaruddin Dek Gam) yang telah melakukan pengulangan pelanggaran dan kepada klub Persiraja itu sendiri untuk tidak dapat lagi menjadi tuan rumah dalam kompetisi Liga 2 musim ini,” pungkasnya. (dek/ram)

Aquabike Danau Toba 2023 Dapat Apresiasi dari Peserta

Pj Gubernur Sumut, Hassanudin.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Aquabike Jetski World Championship Danau Toba 2023, berjalan sukses, diselenggarakan di empat kabupaten yaitu Karo, Dairi, Samosir dan Toba selama 5 hari, 22 hingga 26 November 2023. Sumatera Utara mendapatkan apresiasi dan pujian arena penyelenggaraan kejuaraan Jetski terbaik.

Hal itu, diungkapkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumut, Hassanudin kepada wartawan, Selasa (28/11/2023). Ia mengatakan kesuksesan menyelenggarakan Aquabike, tidak lepas kontribusi masyarakat, yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan keempat Pemkab tersebut.

“Aquabike, saya senang sekali kita mendapat apresiasi, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, Pemprov Sumut, Pemkab, dan seluruh pemangku kebijakan terkait, khususnya. Karo, Samosir, Dairi, Toba, selama lima hari,” ucap Hassanudin.

Pujian diterima Sumut, dari para pebalap Jetski dari 22 Negara yang ikut serta di Aquabike ini. Hassanudin mengklaim puas dan senang bisa bermain di Danau Toba, dengan keindahan alam yang luar biasa.

“Melaksanakan rangkaian Aquabike yang dikuti oleh, 22 negara, secara keseluruhan semuanya sukses dari kemarin kita sampai evaluasi terakhir,” ucap mantan Pangdam I Bukit Barisan itu.

Hasanuddin mengaku dapat ucapan apresiasi dari Pemerintah Pusat, dalam melaksanakan penyelenggaraan Aquabike yang sukses. Karena, para pembalap ikut happy selama menjalani kompetisi tersebut.

“Bahkan kita diakui mendapat penyelenggara terbaik dan Danau Toba menjadi tempat terbaik, luar biasa pengakuan penyelenggara nasional dan sukses. Enggak ada hal hal yang lain. Mereka sangat nyaman. Happy dan kalau kalau mau ke wisata ke Sumatera Utara,” sebut Hassanudin.

Hassanudin menambahkan pihak Pemprov Sumut, tengah melakukan evaluasi terhadap potensi ekonomi, yang didapat selama penyelenggaraan Aquabike tersebut. Karena, acara sukses harus memberikan dampak ekonomi yang baik, terhadap pelaku usaha UMKM.

“Ini event yang sukses, berhasil menghibur masyarakat dan menggerakkan pariwisata kita, tahun depan kita harap bisa lebih sukses lagi,” kata Hassanudin.

Hassanudin juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang ikut menyukseskan event internasional ini. Apalagi, para pembalap dan ofisial bahkan founder H2O Racing Nicolo Di San Germano memberikan pujian kepada Sumut sebagai penyelenggara dan venue terbaik.

“Saya berterima kasih kepada semua masyarakat, semua pihak yang terlibat, TNI, Polri dan instansi lain yang terlibat, kita perlu terus memberikan kesan baik kepada semua pengunjung agar pariwisata di sini semakin meningkat,” kata Hassanudin.

Dia juga berharap kepada para pembalap dan ofisial H2O Racing kembali ke Danau Toba untuk berwisata. “Selamat kepada seluruh pembalap, ofisial, kita ingin mereka kembali lagi, membawa sanak keluarganya ke sini,” tandas Hassanudin.(gus)

Shindoka Sumut Terus Lahirkan Atlet Berprestasi, Atlet Binaan Ikuti Turnamen di Portugal

OLIMPIADE: Atlet binaan Shindoka, Naswa Aulia Ramadhani berhasil meraih Juara I Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Shitoryu Indonesia Karatedo (Shindoka) berkomitmen untuk terus melahirkan atlet berprestasi tingkat nasional. Kali ini, salah satu siswa binaannya, Naswa Aulia Ramadhani berhasil meraih Juara I Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Selepas O2SN, Naswa panggilan akrabnya, dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Sumut. Selanjutnya bersama peserta peserta putri lainnya akan mengikuti turnamen MIKO di Portugal pada 2-3 Desember 2023 mendatang.

Ketua Shindoka Sumut, Dr Zulkarnaian mengatakan, keberhasilan Naswa tentunya kembali mengharumkan Sumut sebagai salah satu daerah yg selalu menghasilkan atlet-atlet potensial di cabang olahraga (Cabor) Karate.

“Pada tahun 2016, atlet binaan kita juga meraih juara I dalam ajang O2SN tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Selanjutnya, meraih juara mewakili Indonesia dalam kejuaraan Karate Coupe Internationale de Kayl di Luxemburg. Ini kian memperpanjang prestasi Shindoka Sumut,” ucap Zulkarnain, Selasa (28/11/23).

Dijelaskan Zulkarnain, dalam 5 tahun terakhir, atlet-atlet Shindoka Sumut berhasil meraih prestasi gemilang di semua jenjang pendidikan, baik itu jenjang SD, SMP dan SMA pada kejuaraan O2SN Tingkat Nasional.

“Kita bersyukur, dengan manajemen Organisasi Shindoka Sumut yg relatif bagus dan baik, Shindoka mampu melahirkan atlet-atlet nasional berprestasi,” ujarnya.

Dengan gagalnya digelar Sister City Cup II kemarin, Zulkarnain pun menyayangkan hal tersebut. Selain manajemen yang handal, kolaborasi seluruh pihak sangat diharapkan dalam menciptakan atlet-atlet berprestasi.

“Kita sayangkan Forki Medan dan Forki Sumut yang tidak menyetujui pagelaran tersebut. Alasan apapun tidak akan bisa diterima masyarakat pencinta karate. Mudah-mudahan kejuaraan internasional seperti Sister City Cup II bisa digelar kembali di Kota Medan,” katanya.

Tekhusus untuk Naswa, Zulkarnain berharap siswi kelas VIII Aisyah SMP IT Bina Insan Muslim tersebut bisa menorehkan prestasi gemilang dalam kejuaraan internasional itu.

“Pesan saya, bersungguh-sungguh saat mengikuti Training Center (TC) di Jakarta. Semoga bisa meriah juara,” tutupnya. (map/ram)

Kemenkominfo dan LKP2MK Nusantara Gelar Sosialisasi Digital Parenting

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerjasama dengan Lembaga Kajian Pelatihan dan Pendidikan Manajemen Kewirausahaan (LKP2MK) Nusantara, menggelar Sosialisasi Literasi Digital di Kelurahan Binjai Serbangan Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Rabu (28/11/2023).

Narasumber dalam acara itu, Direktur LKP2MK Nusantata Kiki Komeini SE yang menyampaikan materi berjudul “Keamanan Anak anak Dalam Dunia Digital”. Kemudian Dr Aswan Jaya MIKom yang memaparkan materi berjudul “Kreativitas dan Pengembangan Ketrampilan di Dunia Digital”. Dan Muhammad Safi’i Sitorus SH MIKom dengan judul materi “Etika dan Prilaku Positif Dunia Digital”.

Dalam paparannya, Direktur LKP2MK Nusantara Kiki Komaini SE menegaskan, generasi milenial atau lebih dikenal dengan Gen Z merupakan generasi era digital yang kehidupan kesehariannya, sehingga dibutuhkan arahan bimbingan serta perhatian dari orangtua untuk mengawasi perilaku anaknya agar tidak menggunakan digital teknologi kearah yang tidak benar.

Sementara Dr Aswan Jaya MIKom meyakinkan kepada peserta sosialisasi bahwa seluruh teknologi adalah baik. Yang tidak baik adalah pikiran kita dalam mempersepsikan teknologi itu. “Android ini adalah hasil teknologi yang baik, kalau kita manfaatkan untuk hal-hal yang baik. Akan tetapi kalau otak kita ingin berbuat mesum, maka android ini akan digunakan untuk hal-hal yang mesum saja,” bebernya.

Itu artinya, kata Aswan, teknologi itu semua adalah baik semua, tergantung kita memanfaatkannya untuk hal apa. Apakah itu ke hal positif atau negatif.

Sedangkan narasumber lainnya, Syafi’i Sitorus SH MIKom mengingatkan agar peserta sosialisasi tidak ikut menyebarkan informasi hoaks dan berbau SARA karena bisa terkena sanksi hukum sesuai dengan UU ITE.

Selain itu, Syafi’i juga mengajak peserta sosialisasi agar tidak membuat konten-konten negatif dan pernyataan tidak senonoh, kasar, yang menyakiti orang lain di media sosial, karena bisa merusak silaturahmi serta bisa menimbulkan konflik horizontal.

Acara tersebut dibuka oleh Lurah Binjai Serbangan Tiur Simanjuntak dan dihadiri oleh Anggota DPRD Asahan Nur Annisah Pulungan. (adz)

Ratusan Rumah di Kuala Langkat Terendam Banjir

BANJIR: BPBD Langkat terjun ke lokasi banjir yang merendam ratusan rumah di Kecamatan Kuala.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Hujan deras yang mengguyur Kota Binjai berdampak kepada dua sungai yang melintasi Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat meluap. Buntutnya, ratusan rumah yang berada di aliran Sungai Tembo dan Sungai Begumit, terendam.

Hujan deras sudah berlangsung sejak Senin (27/11/2023) petang hingga tengah malam. Menurut Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Langkat, Muhammad Ansyari, pihaknya menerima laporan air sungai meluap hingga merendam ratusan rumah di Kecamatan Kuala, Langkat pada malam harinya.

Menurut dia, debit air meningkat hingga air Sungai Tembo dan Sungai Begumit meluap, buntut dari guyuran hujan deras. “Air yang masuk pemukiman masyarakat setinggi 100 cm sampai dengan 150 cm,” ujar Ansyari, Selasa (28/11/2023).

Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini. Namun, urai dia, sebanyak 600 rumah yang di Kelurahan Pekan Kuala, Bela Rakyat, Dalan Naman, Namo Mbelin, dan Desa Raja Tangah, terendam air. Semua yang terendam berada di Kecamatan Kuala.

Selain itu, dua masjid, tiga gereja, tiga sekolah dasar negeri hingga satu sekolah menengah pertama negeri, pun terdampak luapan air sungai tersebut. Tak ketinggalan, sekolah milik swasta masing-masing Yayasan Methodist dan 2 pesantren.

Namun demikian, menurut Ansyari, air berangsur surut. “Warga sudah kembali beraktivitas seperti biasa, serta kembali ke rumah masing-masing. Banjir yang terjadi adalah banjir lintas, di mana 2 sampai 3 jam sudah surut,” ujar Ansyari.

Ansyari menambahkan, pihaknya sudah melakukan sejumlah upaya, salah satunya berkoordinasi dengan camat dan pihak desa/kelurahan di Kecamatan Kuala. BPBD Langkat juga melakukan evakuasi terhadap korban terdampak banjir, seperti pada ibu dan bayi berusia dua minggu, balita usia tahun hingga lanjut usia 60 tahun.

“Bantuan logistik berupa mie instan, air mineral dan paket sembako, sudah diberikan. Tim sedang memantau dan menginformasikan laporan BMKG ke camat, kelurahan dan desa,” pungkasnya. (ted)

Massa Buruh Sambangi Balai Kota Medan, Bobby: Ikuti Keputusan Depeko Medan

TEMUI: Wali Kota Medan, Bobby Nasution saat menemui buruh yang melakukan aksi di depan Balai Kota Medan, Selasa (28/11/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Ratusan massa dari tujuh element buruh di Kota Medan menyambangi gedung Balai Kota Medan, Selasa (28/11/2023). Massa meminta agar Wali Kota Medan, Bobby Nasution dapat menaikkan Upah Minimum Kota (UMK) Medan tahun 2024 sebesar 15 persen dari nilai besaran UMK Medan tahun 2023.

“Kami minta Wali Kota Medan, Bapak Bobby Nasution untuk menaikkan UMK Medan tahun 2024 sebesar 15 persen sesuai aturan yang berlaku,” teriak sejumlah koordinator aksi dari atas mobil komando.

Massa buruh mengaku tidak bersedia apabila kenaikan UMK Medan tahun 2024 sangat kecil layaknya kenaikan UMP Sumut yang hanya sebesar 3,67 persen.

“Kami tidak mau kenaikan UMK seperti UMP yang hanya sebesar 3,67 persen. Bagaimana kami bisa hidup kalau upah hanya naik 3,67 persen. Wali Kota Medan, Pak Bobby Nasution tolong naikkan upah kami 15 persen,” teriaknya.

Massa buruh menegaskan, kenaikan UMP sebesar 3,67 persen sangat tidak sebanding dengan kenaikan harga-harga bahan pokok dan biaya hidup lainnya seperti biaya rumah, pendidikan, dan lain-lain.

“Naik 15 persen saja hanya mampu menutupi kenaikan harga-harga itu, belum masuk ke dalam tahap peningkatan kesejahteraan. Mohon Pak Wali, jangan biarkan kenaikan upah di bawah 15 persen,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Medan, Bobby Nasution tampak mendatangi massa buruh di depan gedung Kantor Wali Kota Medan guna menerima aspirasi massa yang telah lama menunggunya.

Bobby yang saat itu didampingi Kadisnaker Kota Medan, Illyan Chandra Simbolon, mengaku sepakat dengan apa yang disampaikan para buruh.

Bobby pun mengaku akan menghormati dan mengikuti apa yang menjadi hasil rapat Dewan Pengupahan Kota (Depeko) Medan terkait UMK Medan tahun 2024.

“Saya akan menghormati, akan mengikuti apa yang diputuskan nanti oleh Dewan Pengupahan Kota Medan. Hasil rapatnya siang ini,” kata Bobby dihadapan ratusan massa.

Dijelaskan Bobby, pihaknya akan menyampaikan apapun hasil usulan atau rekomendasi rapat tersebut kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

“Usulan atau rekomendasi dari Depeko akan kami sampaikan ke Provinsi. Mudah-mudahan kita minta bantuan teman-teman juga, bukan saya nyuruh teman-teman untuk demo disana (Pemprov Sumut), tapi saya mengajak mari kita kawal sama-sama sampai (UMK) ditetapkan oleh (Pemerintah) Provinsi,” pungkasnya. (map/ram)

Logistik Tahap I Sudah Tiba di KPU Medan, Surat Suara Masih Menunggu

SORTIR: Petugas menyortir logistik yang diterima KPU Kota Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan, Mutia Atiqah mengaku sudah menerima sejumlah logistik tahap I dari KPU RI. Saat ini, sejumlah logistik dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari 2024 tersebut disimpan di gudang logistik milik KPU Kota Medan.

“Untuk logistik tahap I sudah kita terima pada awal bulan November 2023 lalu, saat ini ada di gudang logistik. Pendistribusiannya juga berjalan lancar dengan diawasi Bawaslu dan pihak kepolisian,” ucap Ketua KPU Kota Medan, Mutia Atiqah, Selasa (28/11/2023).

Dikatakan Muti, logistik yang sudah diterima pihaknya berupa kotak suara sebanyak 34.707 pcs, bilik 27.732 pcs, tinta 13.866 pcs dan segel 665.955 pcs.

“Semua logistik yang datang sudah sesuai kebutuhan kita dan lengkap. Kemarin ada kurang 30 pcs bilik, namun (kekurangannya) sudah dikirim. Saat ini kita juga masih proses penyortiran,” ujarnya.

Sementara untuk surat suara, Mutia mengaku bahwa sampai saat ini dirinya belum mengetahui kapan akan dikirim dari KPU RI.

“Untuk surat suara, kita masih menunggu kita. Hari ini (Selasa) rencananya juga akan sampai logistik berupa segel plastik sebanyak 180.258 pcs,” katanya.

Saat ditanya kapan semua logistik tersebut akan didistribusikan, Mutia mengaku masih akan menunggu arahan dari KPU RI.

“Nanti informasi dari KPU RI dulu untuk pendistribusiannya, logistiknya juga belum semua kita terima,” pungkasnya.
(map/ram)

Masuk Masa Kampanye, 13 Ruas Jalan Ini Tak Boleh Dipasang APK

KAWASAN: Jalan Kejaksaan sebagai salah satu ruas jalan yang ditetapkan sebagai kawasan yang tidak boleh dipasang APK.Markus Pasaribu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masa kampanye Pemilu 2024 resmi berlaku sejak 28 November 2023. Guna memastikan Pemilu 2024 yang adil dan sehat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan berbagai aturan, termasuk kawasan-kawasan yang dilarang untuk di pasang alat peraga kampanye (APK).

Menindaklanjuti hal itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan pun mengeluarkan beberapa aturan terkait sejumlah ruas jalan di Kota Medan yang tidak boleh dipasang APK.

Berdasarkan hasil kordinasi dengan Pemko Medan, TNI-Polri, Bawaslu Medan dan stakeholder terkait, KPU Kota Medan melakukan pelarangan pemasangan APK di 13 titik di Kota Medan.

“Berdasarkan kordinasi kita (KPU Medan) dengan Pemko Medan, TNI-Polri dan stakeholder terkait pada Kamis lalu, ada 13 titik yang tidak boleh memasang APK. Kebijakan itu juga sudah kita sosialisasikan kepada partai politik (parpol) peserta Pemilu,” ucap Ketua KPU Kota Medan, Mutia Atiqah, Selasa (28/11/23).

Dikatakan Mutia, adapun alasan kenapa di 13 titik itu tidak boleh dipasang APK, lantaran di jalan itu terdapat rumah sakit, kantor pemerintahan, sekolah, kantor TNI dan Polri.

“Faktor lainnya karena 13 titik itu juga jalan protokol. Jadi aturan itu sudah hasil kesepakatan bersama agar Pemilu 2024 nantinya berjalan aman dan damai,” ujarnya.

Dengan adanya aturan tersebut, Mutia berharap kepada semua partai politik peserta Pemilu di Kota Medan agar bisa menaati kesepakatan dan aturan yang berlaku tersebut.

“Untuk pengawasan pelanggarannya tentu ada di Bawaslu Kota Medan. Kita sebagai penyelenggara Pemilu akan saling berkordinasi,” katanya.

Dijelaskan Mutia, adapun 13 ruas jalan yang dilarang untuk dipasang APK yakni:

1. Jalan Jenderal Sudirman (Simpang LetJend S Parman s/d Simp. Jalan Imam Bonjol)
2. Jalan Kapten Maulana Lubis (Simp. Jalan Letjend S Parman s/d Simpang Jalan Jembatan Sei Deli)
3. Jalan Pangeran Diponegoro (Simpang Jalan Sudirman s/d Simpang Jalan Kejaksaan)
4. Jalan Imam Bonjol (Simpang Jalan Kapten Maulana Lubis s/d Simpang Jalan Ir. H Juanda)
5. Jalan Walikota (Simpang Jalan Sudirman s/d Simpang Jaan Ir H Juanda )
6. Jalan Pengadilan (Simpang Jalan Kejaksaan s/d Simpang Jalan Kapten Maulana Lubis)
7. Jalan Kejaksaan (Simpang Jalan Imam Bonjol s/d Simpang Jalan Teuku Umar)
8. Jalan Letjend Suprapto (Simpang Jalan Brigjend Katamso s/d Simpang Jalan Imam Bonjol)
9. Jalan Balai Kota (Simpang Jl. Ahmad Yani s/d Simpang Jalan Bukit Barisan)
10. Jalan Pulau Pinang (Simpang Jalan Stasiun s/d Simpang Jalan Balai kota)
11. Jalan Bukit Barisan (Simpang Jalan Balai Kota s/d Simpang Jalan Stasiun)
12. Jalan Stasiun (Simpang Jalan Bukit Barisan s/d Simpang Jalan Pulau Penang)
13. Jalan Raden Saleh (Simpang Jalan Jembatan Sei Deli s/d Simpang Jalan Balai Kota)(*)

Komisi II Minta SMP IT Khairul Imam Keluarkan Surat Pindah Tanpa Catatan Negatif

RDP: DPRD Medan melaksanakan RDP terkait kekerasan di sekolah IT Khairul Imam, Medan, Selasa (28/11/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi II DPRD Medan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan kekerasan fisik maupun verbal dan pemecatan terhadap siswa Kelas III SMP Islam Terpadu Khairul Imam saat waktu belajar yang diduga dilakukan salah satu pengurus Yayasan SMP IT Khairul Imam, Senin (27/11/2023) sore.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Medan Sudari ST tersebut, orang tua siswa Ruri Wijayanti menyampaikan jika saat ini mental anaknya terganggu sehingga butuh istirahat. Ia pun mencurahkan kesedihannya ketika anaknya dikeluarkan dengan tidak hormat dari sekolah.

“Anak saya dikeluarkan dengan tidak hormat dari sekolah dengan alasan yang tidak jelas,” ucap Ruri dalam rapat yang turut dihadiri para anggota komisi II Modesta Marpaung, kuasa hukum siswa yang dipecat, serta perwakilan Dinas Pendidikan dan pihak Yayasan Khairul Imam.

Namun pada kesempatan itu, Ketua Komisi II Sudari ST menyampaikan agar tidak perlu lagi mengungkit persoalan lama. Akan tetapi, semua pihak harus mencari solusi bagaimana agar anak tersebut dapat kembali menikmati pendidikan dengan baik.

Sementara itu, Modesta Marpaung menyampaikan agar setelah RDP tersebut kedua pihak dapat saling memaafkan kesalahan selama ini.

“Yang penting si anak dapat pindah sekolah untuk menikmati pendidikan di tempat yang baru,” ujar Modesta.

Untuk itu, Komisi II DPRD Medan meminta pihak sekolah untuk mengeluarkan rekomendasi agar pihak SMP IT Khairul Imam dapat memberikan surat pindah sekolah tanpa ada catatan negatif.

“Kita minta agar dalam surat alasan pindah sekolah si anak tidak ada catatan negatif. Hal itu guna menghindari gangguan psikologis pada si anak,” katanya.

Diketahui, sebelumnya pihak orang tua didampingi Kuasa hukumnya Chandra P, Sunansyah Aulia Rahman Naibaho dan Ilahm Fenrian dari Law Office ‘Syarifuddin-Wandi Budi Wijaya SH dan Associates’ membuat pengaduan ke DPRD untuk digelar RDP.

Dalam surat pengaduan itu, disebut terjadi dugaan kekerasan terhadap anak dan pemecatan dalam ruang lingkup pendidikan di Yayasan Khairul Imam Sekolah Menengah Pertama Islam terpadu Khairul Imam.

Adapun kronologisnya pada Rabu 18 Oktober 2023, si anak mengalami kekerasan baik secara fisik maupun verbal yang dilakukan oleh salah satu pengurus yayasan pada saat waktu belajar. Selanjutnya si anak di usir dari sekolah.

Bahkan, pihak sekolah melakukan pemecatan terhadap korban tanpa ada peringatan terlebih dahulu. Hanya pihak sekolah melakukan menitipkan surat pengembalian siswa kepada orang tua.

Atas dasar itu, orang tua menilai pihak sekolah arogan mengakibatkan anaknya mengalami trauma dan sempat tidak diberikan surat pindah ke sekolah lain. Untuk itu, orang tua meminta Disdik dan DPRD Medan agar dapat memberikan perlindungan hukum agar si anak dapat berkelanjutan mendapat dunia pendidikan. (map/ram)

Peduli Palestina, Pemko Sibolga Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp200 Juta

BANTUAN: Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan menyerahkan bantuan untuk Palestina kepada DMI, Senin (27/11/2023).

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO- Pemerintah Kota Sibolga menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat Palestina dengan menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp200 juta.

Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan, menyerahkan dana tersebut kepada Sukriadi selaku Ketua DPD Dewan Masjid Indonesia (DMI), di Aula Nusantata I Kantor Wali Kota Sibolga pada Senin (27/11/2023).

Kabag Kesra Pemko Sibolga, Ahmad Irvan Lubis, merincikan bahwa bantuan tersebut berasal dari berbagai pihak termasuk Aparatur Sipil Negara, Tenaga Harian Lepas, Baznas Kota Sibolga, BKM se-Kota Sibolga, dan masyarakat sukarela.

“Totalnya mencapai Rp200.000.000, yang akan diserahkan kepada DMI Kota Sibolga,” ucap Ahmad.

Dalam sambutannya, Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan mengatakan, bantuan sebanyak Rp200 juta tersebut dapat menjadi berkah bagi warga Palestina.

“Kita doakan agar Palestina bisa segera merdeka, segera lepas dari jajahan bangsa yahudi. Duka mereka adalah duka kita semua umat beragama di Dunia.” ungkapnya. (mag-5/ram)