30 C
Medan
Saturday, July 13, 2024

Nama-nama Cakada Masih Dievaluasi, Ijeck dan Bobby Berpeluang Diusung Golkar

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sukses memenangkan Pemilu 2024 di Sumut, kini Partai Golkar membidik kemenangan di Pilkada serentak yang bakal digelar November 2024. Guna mencapai target tersebut, Partai Golkar Sumut kini tengah menggodok nama-nama calon kepala daerah (Cakada) yang akan direkomendasikan ke DPP Partai Golkar.

Ketua Partai Golkar Sumut Musa Rajekshah mengatakan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sudah mengeluarkan surat tugas bagi kader yang akan maju sebagai Cakada. “Kami sudah mempersiapkan calon-calon kepala daerah yang akan kita usung, dan kita yakini Insya Allah bisa memenangkan (Pilkada 2024). Diprioritaskan (yang diusung) kader-kader berpotensi,” kata Musa Rajekshah kepada wartawan, didampingi Sekretaris Partai Golkar Sumut Ilhamsyah dan pengurus lainnya di Kantor Partai Golkar Sumut, Jalan Jendral Sudirman Medan, Senin (25/3) petang.

Menurut politisi yang akrab disapa Ijeck ini, sebelum Pemilu 2024 lalu, DPP Partai Golkar sudah mengeluarkan surat tugas kepada siapa-siapa saja yang akan maju dalam Pilkada serentak mulai tingkat kabupaten/kota hingga provinsi se-Indonesia, termasuk di Sumut. “Nama-nama Cakada itu, sudah ada,” sebut mantan Wagub Sumut ini.

Nama-nama yang mendapat surat tugas dari DPP Partai Golkar tersebut, dilakukan evaluasi sejauh mana kontribusinya kepada partai berlambang pohon beringin ini selama Pemilu legislatif lalu. “Kami diminta oleh DPP mengevaluasi nama-nama cakada. Pada Pemilu legislatif lalu, apa membantu Golkar atau tidak? Jadi surat yang dikeluarkan itu belum rekomendasi, tapi masih surat tugas. Karena surat tugas ini, nama-namanya masih bisa berubah-ubah,” kata Ijeck.

Menurut Ijeck, hasil evaluasi yang dilakukan Partai Golkar Sumut terhadap nama-nama cakada yang mendapat surat tugas tersebut, akan disampaikan ke DPP Partai Golkar paling lama 28 Maret 2024. Setelah itu, DPP Partai Golkar yang akan menentukan siapa yang akan diusung di Pilkada serentak nanti.

Lantas, apakah Ijeck bakal maju pada Pemilihan Gubernur Sumut (Pilgubsu) nanti? Ijeck enggan menjawab secara gamlang. Namun dia menyebutkan, berdasarkan surat tugas DPP Golkar itu, ada dua nama yang ditugaskan maju di Pilgubsu, yakni dirinya dan menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution.

Ijeck pun enggan berandai-andai. Dia menyerahkan keputusan kepada DPP Partai Golkar siapa yang akan diusung untuk Pilgubsu nanti. “Bagaimana Golkar ke depan. Karena kita bisa mengusung (tanpa berkoalisi) untuk satu calon kepala daerah. Itu semua kita kembalikan kepada DPP, yang mana ditunjuk untuk direkomendasikan,” ujarnya.

Disinggung peluang Edy Rahmayadi kembali diusung Partai Golkar pada Pilgubsu 2024, Sekretaris DPD Partai Golkar Ilhamsyah menegaskan, partainya tidak akan mengusung mantan Pangkostrad itu. “Sudah pasti tidak diusung. Apa yang dilakukan beliau dari menyinggung warna dan logo (Golkar) menyakiti hati. Kami tidak mau juga menyakiti hati kader di bawah,” tegasnya. (gus/adz)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sukses memenangkan Pemilu 2024 di Sumut, kini Partai Golkar membidik kemenangan di Pilkada serentak yang bakal digelar November 2024. Guna mencapai target tersebut, Partai Golkar Sumut kini tengah menggodok nama-nama calon kepala daerah (Cakada) yang akan direkomendasikan ke DPP Partai Golkar.

Ketua Partai Golkar Sumut Musa Rajekshah mengatakan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sudah mengeluarkan surat tugas bagi kader yang akan maju sebagai Cakada. “Kami sudah mempersiapkan calon-calon kepala daerah yang akan kita usung, dan kita yakini Insya Allah bisa memenangkan (Pilkada 2024). Diprioritaskan (yang diusung) kader-kader berpotensi,” kata Musa Rajekshah kepada wartawan, didampingi Sekretaris Partai Golkar Sumut Ilhamsyah dan pengurus lainnya di Kantor Partai Golkar Sumut, Jalan Jendral Sudirman Medan, Senin (25/3) petang.

Menurut politisi yang akrab disapa Ijeck ini, sebelum Pemilu 2024 lalu, DPP Partai Golkar sudah mengeluarkan surat tugas kepada siapa-siapa saja yang akan maju dalam Pilkada serentak mulai tingkat kabupaten/kota hingga provinsi se-Indonesia, termasuk di Sumut. “Nama-nama Cakada itu, sudah ada,” sebut mantan Wagub Sumut ini.

Nama-nama yang mendapat surat tugas dari DPP Partai Golkar tersebut, dilakukan evaluasi sejauh mana kontribusinya kepada partai berlambang pohon beringin ini selama Pemilu legislatif lalu. “Kami diminta oleh DPP mengevaluasi nama-nama cakada. Pada Pemilu legislatif lalu, apa membantu Golkar atau tidak? Jadi surat yang dikeluarkan itu belum rekomendasi, tapi masih surat tugas. Karena surat tugas ini, nama-namanya masih bisa berubah-ubah,” kata Ijeck.

Menurut Ijeck, hasil evaluasi yang dilakukan Partai Golkar Sumut terhadap nama-nama cakada yang mendapat surat tugas tersebut, akan disampaikan ke DPP Partai Golkar paling lama 28 Maret 2024. Setelah itu, DPP Partai Golkar yang akan menentukan siapa yang akan diusung di Pilkada serentak nanti.

Lantas, apakah Ijeck bakal maju pada Pemilihan Gubernur Sumut (Pilgubsu) nanti? Ijeck enggan menjawab secara gamlang. Namun dia menyebutkan, berdasarkan surat tugas DPP Golkar itu, ada dua nama yang ditugaskan maju di Pilgubsu, yakni dirinya dan menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution.

Ijeck pun enggan berandai-andai. Dia menyerahkan keputusan kepada DPP Partai Golkar siapa yang akan diusung untuk Pilgubsu nanti. “Bagaimana Golkar ke depan. Karena kita bisa mengusung (tanpa berkoalisi) untuk satu calon kepala daerah. Itu semua kita kembalikan kepada DPP, yang mana ditunjuk untuk direkomendasikan,” ujarnya.

Disinggung peluang Edy Rahmayadi kembali diusung Partai Golkar pada Pilgubsu 2024, Sekretaris DPD Partai Golkar Ilhamsyah menegaskan, partainya tidak akan mengusung mantan Pangkostrad itu. “Sudah pasti tidak diusung. Apa yang dilakukan beliau dari menyinggung warna dan logo (Golkar) menyakiti hati. Kami tidak mau juga menyakiti hati kader di bawah,” tegasnya. (gus/adz)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/