Satu Jaksa Kejatisu Reaktif Covid-19

MEDAN, SUMUTPOS.CO-Salah seorang Jaksa di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) berinisial TR reaktif Covid-19. Hal itu diketahui, setelah melalui hasil rapid tes yang dilakukan oleh Kejati Sumut. Hal tersebut dibenarkan Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Sumanggar Siagian, Rabu (5/8/2020).  Dikatakannya, Jaksa tersebut saat ini sudah diisolasi dan dilarang ke kantor. Namun, […]

Lanjutkan..

Kajatisu Lantik Aspidum dan 4 Kajari

SUMUTPOS.CO – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) Dr Bambang Sugeng Rukmono mengingatkan para jaksa untuk terus meningkatkan profesionalitas kerja. Sebab, di tengah kemajuan zaman yang berkembang mau tidak mau harus merubah paradigma konvensial dengan paradigma berbasis teknologi IT. Hal itu ditegaskan Kajatisu, saat melantikan Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) baru dan 4 Kajari baru […]

Lanjutkan..

Kejatisu Tingkatkan Korupsi di Pemkab Madina ke Penyidikan

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut (Kejatisu) tengah mendalami kasus dugaan korupsi Pembangunan Tapian Sirisiri Syariah dan Taman Raja Batu, di kawasan Paya Loting, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan anggaran sebesar Rp8 miliar. Demikian dikatakan Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejatisu, Sumanggar Siagian kepada Sumut Pos, Senin (5/3) siang. “Pekan lalu, Kamis […]

Lanjutkan..

Penegakan Hukum Kasus Korupsi Dinilai Tebang Pilih

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Pengungkapan dan penanganan kasus korupsi di Sumatera Utara yang ditangani Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu) dinilai belum menunjukkan rasa keadilan dan penegakan hukum dalam upaya pemberantasan korupsi. Sebab, masih banyak kasus-kasus korupsi yang ditangani penyidik Pidana Khusus (Pidsus) juga masih terkesan tebang pilih. Itu terlihat dari beberapa orang sudah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik tidak […]

Lanjutkan..

Panggilan Tak Direspon, Kejatisu Tunggu Taufik Kooperatif

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Hingga saat ini, Direktur Mitra Multi Komunication, Taufik yang ditetapkan sebagai salah satu tersangka dugaan korupsi dana sosialisasi peningkatan aparatur Pemerintah Desa di Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Sumut Tahun Anggaran (TA) 2015 senilai Rp40,8 miliar, belum memenuhi panggilan penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut. Dan beredar kabar, keberadaannya belum diketahui entah di mana. […]

Lanjutkan..