Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan pasokan listrik dalam kondisi aman menjelang rangkaian libur panjang yang mencakup Hari Raya Nyepi, Idulfitri, hingga peringatan Cheng Beng 2026.
Ketua Komisi D DPRD Sumut, Timbul Jaya Hamonangan Sibarani, menyampaikan hal tersebut usai Komisi D menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan PT Pertamina (Persero) melalui unit Pertamina Patra Niaga wilayah Sumut serta PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara.
Menurutnya, dalam rapat tersebut Pertamina memaparkan bahwa cadangan BBM di wilayah Sumatera Utara telah dipersiapkan secara optimal guna menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat selama masa libur panjang.
“Pertamina menyampaikan bahwa cadangan BBM sudah dipersiapkan dengan baik, termasuk untuk mengantisipasi peningkatan permintaan selama libur panjang. Jadi masyarakat tidak perlu panik,” ujar Timbul, Jumat (13/3/2026).
Politisi dari Partai Golkar itu juga menegaskan bahwa ketersediaan listrik di Sumatera Utara dipastikan tetap stabil. Berdasarkan penjelasan pihak PLN, hanya sebagian kecil pembangkit listrik di wilayah tersebut yang menggunakan bahan bakar minyak.
“Berdasarkan penjelasan PLN, hanya sekitar 15 persen pembangkit listrik di Sumut yang menggunakan bahan bakar solar ataupun LPG, sehingga pasokan listrik dipastikan tetap stabil selama masa libur,” jelasnya.
Selain memastikan pasokan energi bagi masyarakat, Komisi D DPRD Sumut juga menyoroti kesiapan penanganan energi di wilayah yang berpotensi mengalami gangguan, termasuk daerah yang rawan terdampak bencana.
Ia mengungkapkan bahwa baik Pertamina maupun PLN telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi kondisi darurat, salah satunya dengan penyediaan genset sebagai cadangan pasokan listrik.
“Kesiapan juga dilakukan untuk daerah-daerah yang berpotensi mengalami gangguan akibat situasi tertentu, termasuk wilayah terdampak bencana. Bahkan genset juga sudah disiapkan sebagai langkah antisipasi,” ujarnya.
Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, DPRD Sumut berharap masyarakat dapat menjalani rangkaian libur panjang dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan BBM maupun pasokan listrik di wilayah Sumatera Utara. (map/ila)

