30 C
Medan
Monday, April 6, 2026

Wakil Bupati Asahan Buka Seminar EduDay 2026, Rianto Dorong Integrasi AI dan Coding dalam Pembelajaran

KISARAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Asahan, Rianto SH MAP secara resmi membuka kegiatan Seminar EduDay 2026 yang dilaksanakan di Ballroom Antariksa Hotel Kisaran, Kamis (2/4) pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini mengusung tema ’Empowering Future Thinkers: AI and Coding into Deep Classroom – Deep Learning in Action: Rethinking Assessment, Engagement, and Curriculum.’

Tema tersebut menekankan pentingnya pemberdayaan generasi masa depan melalui integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan pemrograman (coding) ke dalam proses pembelajaran mendalam di ruang kelas.

Rangkaian acara berlangsung khidmat, diawali dengan pembukaan oleh MC, penampilan tarian pembuka, pembacaan doa, serta sambutan dari berbagai pihak. Selanjutnya dilakukan pembukaan resmi oleh Wakil Bupati Asahan, penyerahan plakat, foto bersama, dan dilanjutkan dengan sesi seminar sebagai inti kegiatan.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan menyampaikan bahwa pelaksanaan Seminar EduDay 2026 berlandaskan pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi kepala sekolah serta tenaga pendidik, menjadi sarana berbagi inovasi dan praktik baik di bidang pendidikan, memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, serta mendorong peningkatan kualitas pengelolaan pendidikan di Kabupaten Asahan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Sementara itu, perwakilan dari penerbit Erlangga dalam sambutannya menyoroti pesatnya perkembangan teknologi yang menuntut perubahan dalam dunia pendidikan. Ia menegaskan bahwa pembelajaran tidak lagi cukup berfokus pada hafalan, melainkan harus mampu melatih peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, dan reflektif.

Menurutnya, pendekatan deep learning menjadi kunci dalam memahami materi secara lebih mendalam, sementara kemampuan coding dan pemanfaatan kecerdasan buatan kini telah menjadi keterampilan dasar yang perlu dimiliki peserta didik. Oleh karena itu, para pendidik diharapkan mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran guna menciptakan generasi yang adaptif dan siap bersaing secara global.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan Rianto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Seminar EduDay 2026 yang dinilai sangat baik dan melampaui ekspektasi. Ia menegaskan bahwa dunia pendidikan saat ini dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya dalam pemanfaatan kecerdasan buatan serta pembelajaran berbasis pemikiran kritis.

Ia juga menekankan pentingnya inovasi dari para guru dan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Asahan. Selain itu, Wakil Bupati turut menyoroti sejumlah program strategis pemerintah di bidang pendidikan, seperti pengembangan sekolah unggulan, persiapan kehadiran MAN Insan Cendekia, Program Sekolah Garuda, serta dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, investasi terbaik bagi daerah adalah investasi di bidang pendidikan, karena akan melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing.

Pemerintah Kabupaten Asahan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan. Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan pihak swasta diharapkan mampu mendorong inovasi pembelajaran serta mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi, dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta pelaksanaan seminar. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari para peserta.

Seminar EduDay 2026 diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong transformasi pendidikan di Kabupaten Asahan menuju sistem pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan berbasis teknologi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, jajaran pemangku kepentingan pendidikan, serta ratusan peserta yang terdiri dari kepala sekolah tingkat TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Asahan, serta para tenaga pendidik. Seminar ini menjadi wadah strategis dalam meningkatkan kompetensi guru sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah. (dat/azw)

KISARAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Asahan, Rianto SH MAP secara resmi membuka kegiatan Seminar EduDay 2026 yang dilaksanakan di Ballroom Antariksa Hotel Kisaran, Kamis (2/4) pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini mengusung tema ’Empowering Future Thinkers: AI and Coding into Deep Classroom – Deep Learning in Action: Rethinking Assessment, Engagement, and Curriculum.’

Tema tersebut menekankan pentingnya pemberdayaan generasi masa depan melalui integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan pemrograman (coding) ke dalam proses pembelajaran mendalam di ruang kelas.

Rangkaian acara berlangsung khidmat, diawali dengan pembukaan oleh MC, penampilan tarian pembuka, pembacaan doa, serta sambutan dari berbagai pihak. Selanjutnya dilakukan pembukaan resmi oleh Wakil Bupati Asahan, penyerahan plakat, foto bersama, dan dilanjutkan dengan sesi seminar sebagai inti kegiatan.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan menyampaikan bahwa pelaksanaan Seminar EduDay 2026 berlandaskan pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi kepala sekolah serta tenaga pendidik, menjadi sarana berbagi inovasi dan praktik baik di bidang pendidikan, memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, serta mendorong peningkatan kualitas pengelolaan pendidikan di Kabupaten Asahan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Sementara itu, perwakilan dari penerbit Erlangga dalam sambutannya menyoroti pesatnya perkembangan teknologi yang menuntut perubahan dalam dunia pendidikan. Ia menegaskan bahwa pembelajaran tidak lagi cukup berfokus pada hafalan, melainkan harus mampu melatih peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, dan reflektif.

Menurutnya, pendekatan deep learning menjadi kunci dalam memahami materi secara lebih mendalam, sementara kemampuan coding dan pemanfaatan kecerdasan buatan kini telah menjadi keterampilan dasar yang perlu dimiliki peserta didik. Oleh karena itu, para pendidik diharapkan mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran guna menciptakan generasi yang adaptif dan siap bersaing secara global.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan Rianto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Seminar EduDay 2026 yang dinilai sangat baik dan melampaui ekspektasi. Ia menegaskan bahwa dunia pendidikan saat ini dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya dalam pemanfaatan kecerdasan buatan serta pembelajaran berbasis pemikiran kritis.

Ia juga menekankan pentingnya inovasi dari para guru dan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Asahan. Selain itu, Wakil Bupati turut menyoroti sejumlah program strategis pemerintah di bidang pendidikan, seperti pengembangan sekolah unggulan, persiapan kehadiran MAN Insan Cendekia, Program Sekolah Garuda, serta dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, investasi terbaik bagi daerah adalah investasi di bidang pendidikan, karena akan melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing.

Pemerintah Kabupaten Asahan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan. Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan pihak swasta diharapkan mampu mendorong inovasi pembelajaran serta mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi, dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta pelaksanaan seminar. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, lancar, dan penuh antusiasme dari para peserta.

Seminar EduDay 2026 diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong transformasi pendidikan di Kabupaten Asahan menuju sistem pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan berbasis teknologi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, jajaran pemangku kepentingan pendidikan, serta ratusan peserta yang terdiri dari kepala sekolah tingkat TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Asahan, serta para tenaga pendidik. Seminar ini menjadi wadah strategis dalam meningkatkan kompetensi guru sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah. (dat/azw)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru