Dua Rumah Semi Permanen Terbakar di Kota Tebingtinggi, Damkar Alami cedera Saat Padamkan Api

TEBINGTINGGI – Kebakaran melanda dua unit rumah semi permanen di Lingkungan III, Kelurahan Rambung, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Kamis malam (21/5).

Peristiwa yang terjadi di Gang Coklat, Jalan Cemara, itu sempat membuat warga panik karena api dengan cepat membesar di kawasan padat penduduk.

Selain menghanguskan dua unit rumah, kebakaran juga melalap dua sepeda motor jenis Honda Vario dan Honda Scoopy yang berada di lokasi kejadian.

Pemilik rumah, Yenti (22), mengaku saat kebakaran terjadi rumah dalam keadaan kosong karena dirinya sedang berada di luar untuk berjualan. Ia mengetahui rumahnya terbakar setelah mendapat kabar dari warga sekitar.

“Saya lagi di luar berjualan, rumah kosong. Tiba-tiba dikabari warga kalau rumah terbakar,” ujar Yenti dengan wajah sedih di lokasi kejadian.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Fadli, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 20.15 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

“Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran langsung kami turunkan ke lokasi setelah menerima laporan warga,” kata Fadli saat dikonfirmasi.

Menurutnya, proses pemadaman sempat mengalami kendala karena akses menuju titik api berada di gang sempit dan dikelilingi rumah warga yang padat. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Saat proses pemadaman berlangsung, seorang petugas pemadam kebakaran mengalami kecelakaan kerja. Petugas tersebut terjatuh di area yang sempit dan licin hingga mengalami cedera serius yang diduga patah kaki.

Rekan sesama petugas langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sementara itu, pihak kepolisian bersama Tim Inafis Polres Tebingtinggi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menyelidiki penyebab pasti kebakaran.

Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik yang dengan cepat membesar akibat material bangunan semi permanen serta kondisi permukiman yang padat.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, dua unit rumah beserta dua sepeda motor hangus terbakar, sementara seorang petugas pemadam kebakaran mengalami cedera serius saat menjalankan tugas.

Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah dan hingga malam hari petugas masih melakukan pendataan di lokasi kejadian. (mag-3/azw)

TEBINGTINGGI – Kebakaran melanda dua unit rumah semi permanen di Lingkungan III, Kelurahan Rambung, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Kamis malam (21/5).

Peristiwa yang terjadi di Gang Coklat, Jalan Cemara, itu sempat membuat warga panik karena api dengan cepat membesar di kawasan padat penduduk.

Selain menghanguskan dua unit rumah, kebakaran juga melalap dua sepeda motor jenis Honda Vario dan Honda Scoopy yang berada di lokasi kejadian.

Pemilik rumah, Yenti (22), mengaku saat kebakaran terjadi rumah dalam keadaan kosong karena dirinya sedang berada di luar untuk berjualan. Ia mengetahui rumahnya terbakar setelah mendapat kabar dari warga sekitar.

“Saya lagi di luar berjualan, rumah kosong. Tiba-tiba dikabari warga kalau rumah terbakar,” ujar Yenti dengan wajah sedih di lokasi kejadian.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Fadli, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 20.15 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

“Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran langsung kami turunkan ke lokasi setelah menerima laporan warga,” kata Fadli saat dikonfirmasi.

Menurutnya, proses pemadaman sempat mengalami kendala karena akses menuju titik api berada di gang sempit dan dikelilingi rumah warga yang padat. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Saat proses pemadaman berlangsung, seorang petugas pemadam kebakaran mengalami kecelakaan kerja. Petugas tersebut terjatuh di area yang sempit dan licin hingga mengalami cedera serius yang diduga patah kaki.

Rekan sesama petugas langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sementara itu, pihak kepolisian bersama Tim Inafis Polres Tebingtinggi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna menyelidiki penyebab pasti kebakaran.

Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik yang dengan cepat membesar akibat material bangunan semi permanen serta kondisi permukiman yang padat.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, dua unit rumah beserta dua sepeda motor hangus terbakar, sementara seorang petugas pemadam kebakaran mengalami cedera serius saat menjalankan tugas.

Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah dan hingga malam hari petugas masih melakukan pendataan di lokasi kejadian. (mag-3/azw)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru