SIBOLGA – Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja maraton ke wilayah Tapanuli, Sumatera Utara, Jumat (4/9). Didampingi Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution, Wapres menyerahkan sertifikat hak milik hunian tetap (huntap) kepada 40 warga terdampak bencana di Kota Sibolga sekaligus meninjau progres rekonstruksi pascabencana di sejumlah titik infrastruktur hingga fasilitas pendidikan.
Rangkaian agenda diawali dengan mendaratnya rombongan Wapres di Bandar Udara Dr Ferdinand Lumban Tobing, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Kedatangan Wapres disambut langsung oleh Gubernur Bobby Nasution dan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu. Dari bandara, rombongan bertolak menuju lokasi peninjauan pertama di SMAN 1 Barus, Tapteng, guna mengecek progres rehabilitasi sekolah yang sempat diterjang bencana hidrometeorologi pada November 2025 lalu.
Setibanya di SMAN 1 Barus, Wapres Gibran dan Gubernur Bobby menerima paparan laporan rehabilitasi gedung serta fasilitas belajar mengajar yang disampaikan Kepala SMAN 1 Barus Fahman Pardosi melalui smartboard. Rombongan kemudian menyisir satu per satu ruang kelas yang kini kondisinya sudah jauh lebih baik.
“Satu hal penting dalam pemulihan pascabencana adalah anak-anak bisa kembali belajar dengan aman, nyaman, dan tetap semangat mengejar cita-cita,” tegas Wapres Gibran di sela-sela peninjauan.
Gubernur Bobby Nasution mengamini hal tersebut dan memerintahkan jajarannya di Pemprov Sumut untuk mempercepat pembangunan yang menjadi porsi tanggung jawab daerah. “Mana yang menjadi tugas kita di provinsi juga perlu disegerakan. Termasuk koordinasi bila ada yang memang perlu dibenahi di sekolah ini,” ujar Bobby, mengacu pada dampak bencana akhir tahun lalu yang sempat menerjang 18 kabupaten/kota di Sumut.
Setelah dari Barus, rombongan bergerak menuju kawasan Huntap Kelurahan Aek Parombunan, Kota Sibolga. Di lokasi ini, Wapres Gibran dan Gubernur Bobby secara simbolis menyerahkan sertifikat hak milik huntap kepada 40 warga. Pembangunan huntap di Parombunan merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan Yayasan Buddha Tzu Chi. Di lokasi tersebut, 40 unit rumah telah rampung dan siap huni, sementara unit lainnya masih dalam pengerjaan.
Kehadiran Wapres dan Gubernur disambut antusias oleh warga penumpang huntap. Merlina, salah satu warga penerima sertifikat, mengaku amat bersyukur. Rumah lamanya hancur total diterjang banjir bandang tahun lalu hingga menyebabkannya harus menyewa rumah sementara. “Perasaan senang karena kami punya rumah yang bisa ditempati untuk selamanya. Bersyukur sudah ada tempat berteduh sesudah bencana,” tuturnya.
Senada dengan Merlina, Aina juga menyampaikan rasa terimakasihnya. “Alhamdulillah sudah ada tempat tinggal, sebelumnya rumah kami hancur karena banjir,” ungkap Aina.
Selain menyapa warga dan menyerap aspirasi di Sibolga, Wapres Gibran dan Gubernur Bobby juga meninjau sejumlah infrastruktur penahan dan pemulihan bencana lainnya di wilayah Tapanuli. Di antaranya pembangunan Sabo Dam di Kelurahan Hutanabolon (Kecamatan Tukka, Tapteng), Hunian Tetap Asrama Haji Pinangsori, serta Jembatan Garoga di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Peninjauan juga menyasar dua lokasi huntap di Tapsel, yakni Huntap Desa Napa dan Huntap Desa Hapesong Baru di Kecamatan Batang Toru. Pemulihan infrastruktur ini diharapkan tuntas bersamaan pada akhir tahun anggaran.(rel)

