25.6 C
Medan
Sunday, June 23, 2024

Edy Imbau Jauhi Isu SARA

Edy Rahmayadi

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Beredarnya isu-isu politik yang menyinggung permasalahan Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) dalam Pilgubsu 2018 turut menjadi sorotan serius bagi calon Gubernur Sumut nomor urut 1, H. Edy Rahmayadi. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Konsolidasi Partai Perindo se-Sumut di Asrama Haji, Medan, Sabtu (3/3).

“Begitu banyak beragam etnis suku di Sumatera Utara, maka saya imbau agar jangan ada isu SARA. Seluruhnya bekerja secara politik saja. Mari kita jadikan Sumut yang bermartabat,” jelas Edy.

Edy juga menambahkan, sebagai tokoh yang baru kali ini bertarung dalam Pilkada, Edy berharap isu-isu agama yang kerap dijadikan senjata untuk memprovokasi dan mengadu domba masyarakat dalam Pilkada-pilkada sebelumnya, tidaklah dibawa-bawa ke Sumut.

“Saya pemain pemula di politik, jadi jangan dibandingkan dengan partai, agama, maupun kekuasaan yang kami ingin raih, tapi harus kita jadikan Sumut ini lebih bermartabat serta lebih baik,” tutur Edy.

Dalam kesempatan itulah, Edy mengingatkan kepada kader-kader Partai Perindo dan para pendukungnya untuk menjauhi isu SARA dalam pertarungan politik apapun, termasuk Pilgubsu 2018. Karena baginya, Sumut ini merupakan daerah yang memiliki beraneka macam etnis, ras, suku, budaya dan agama yang berbeda. Selama bertahun – tahun, masyarakat Sumut berhasil menjaga persatuan ditengah perbedaan tersebut.

“Partai Perindo sebagai partai baru cukup bagus sebagai partai yang baru lahir karena sudah berbuat,” ujarnya.

Saat menutup kata sambutannya, Edy menyampaikan pentingnya bagi tim relawan agar tetap menjaga masa kampanye dengan wacana – wacana yang positif dan edukatif kepada masyarakat. Berikan rakyat contoh yang baik dalam berpolitik, jangan bermain api dengan menghembuskan isu-isu SARA dan kampanye hitam.

“Waktu hanya ada empat bulan lagi, maka kita harus berbuat agar bisa mencapai cita-cita yang kita inginkan. Jadi kepada Partai Perindo terutama kader-kadernya saya harapkan lebih objektif serta kita sama-sama bekerja, jangan terpengaruh isu SARA,” harapnya. (bbs/azw)

 

Edy Rahmayadi

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Beredarnya isu-isu politik yang menyinggung permasalahan Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) dalam Pilgubsu 2018 turut menjadi sorotan serius bagi calon Gubernur Sumut nomor urut 1, H. Edy Rahmayadi. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Konsolidasi Partai Perindo se-Sumut di Asrama Haji, Medan, Sabtu (3/3).

“Begitu banyak beragam etnis suku di Sumatera Utara, maka saya imbau agar jangan ada isu SARA. Seluruhnya bekerja secara politik saja. Mari kita jadikan Sumut yang bermartabat,” jelas Edy.

Edy juga menambahkan, sebagai tokoh yang baru kali ini bertarung dalam Pilkada, Edy berharap isu-isu agama yang kerap dijadikan senjata untuk memprovokasi dan mengadu domba masyarakat dalam Pilkada-pilkada sebelumnya, tidaklah dibawa-bawa ke Sumut.

“Saya pemain pemula di politik, jadi jangan dibandingkan dengan partai, agama, maupun kekuasaan yang kami ingin raih, tapi harus kita jadikan Sumut ini lebih bermartabat serta lebih baik,” tutur Edy.

Dalam kesempatan itulah, Edy mengingatkan kepada kader-kader Partai Perindo dan para pendukungnya untuk menjauhi isu SARA dalam pertarungan politik apapun, termasuk Pilgubsu 2018. Karena baginya, Sumut ini merupakan daerah yang memiliki beraneka macam etnis, ras, suku, budaya dan agama yang berbeda. Selama bertahun – tahun, masyarakat Sumut berhasil menjaga persatuan ditengah perbedaan tersebut.

“Partai Perindo sebagai partai baru cukup bagus sebagai partai yang baru lahir karena sudah berbuat,” ujarnya.

Saat menutup kata sambutannya, Edy menyampaikan pentingnya bagi tim relawan agar tetap menjaga masa kampanye dengan wacana – wacana yang positif dan edukatif kepada masyarakat. Berikan rakyat contoh yang baik dalam berpolitik, jangan bermain api dengan menghembuskan isu-isu SARA dan kampanye hitam.

“Waktu hanya ada empat bulan lagi, maka kita harus berbuat agar bisa mencapai cita-cita yang kita inginkan. Jadi kepada Partai Perindo terutama kader-kadernya saya harapkan lebih objektif serta kita sama-sama bekerja, jangan terpengaruh isu SARA,” harapnya. (bbs/azw)

 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/