Bupati Dairi Temui Kemenhub, Minta Benahi Infrastruktur di Jalinsum

DAIRI – Tingginya angka kecelakaan di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) ruas Sidikalang–Medan mendorong Bupati Dairi Ir Vickner Sinaga, mendatangi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Jakarta. Pemerintah Kabupaten Dairi meminta pemerintah pusat segera membenahi infrastruktur jalan yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan sekaligus menghambat aktivitas ekonomi.

Dalam kunjungan yang berlangsung Kamis (9/7), Vickner didampingi Kepala Dinas Perhubungan Dairi, Untung Roy Nahampun, dan diterima Pelaksana Harian (Plh) Direktur Lalu Lintas Jalan Kementerian Perhubungan, Ahmad Ardiansyah.

Di hadapan jajaran Kemenhub, Vickner mengungkapkan kondisi sekitar 14 kilometer ruas jalan nasional Sidikalang–Medan, khususnya dari Tanjung Beringin hingga Kota Sumbul, yang disebut telah lama menjadi titik rawan kecelakaan.

Menurutnya, kerusakan infrastruktur di ruas tersebut telah berulang kali memicu kecelakaan lalu lintas, termasuk kecelakaan beruntun yang baru-baru ini menewaskan dua anak asal Besitang.

“Mereka merupakan rombongan keluarga yang hendak berkunjung ke Barus. Tiba-tiba sebuah truk tronton bermuatan besi mengalami rem blong, lalu menghantam tiga mobil sekaligus dan merusak lima rumah warga,” ujar Vickner.

Ia menegaskan, kondisi tersebut tidak bisa lagi dibiarkan karena keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama pemerintah. “Kami datang menyampaikan kondisi riil di lapangan agar pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap ruas jalan yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Jalan ini merupakan akses penting bagi masyarakat, distribusi barang, hingga jalur pendukung kawasan Danau Toba,” katanya.

Selain meminta penanganan ruas jalan yang rawan kecelakaan, Vickner juga mengusulkan peningkatan sarana dan prasarana transportasi guna memperkuat konektivitas Kabupaten Dairi sebagai daerah penyangga Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba.

Menurutnya, konektivitas yang baik akan berdampak langsung terhadap kelancaran distribusi logistik, mobilitas masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

“Konektivitas yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi, memperlancar distribusi logistik, meningkatkan mobilitas masyarakat, sekaligus memperkuat daya saing daerah sebagai bagian dari kawasan Danau Toba,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Plh Direktur Lalu Lintas Jalan Kementerian Perhubungan, Ahmad Ardiansyah, menyatakan pihaknya pada prinsipnya siap mendukung peningkatan infrastruktur transportasi di Kabupaten Dairi.

Ia menegaskan pemerintah pusat berkomitmen memperkuat aspek keselamatan jalan dan meningkatkan konektivitas transportasi sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. (rud/ila)

DAIRI – Tingginya angka kecelakaan di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) ruas Sidikalang–Medan mendorong Bupati Dairi Ir Vickner Sinaga, mendatangi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Jakarta. Pemerintah Kabupaten Dairi meminta pemerintah pusat segera membenahi infrastruktur jalan yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan sekaligus menghambat aktivitas ekonomi.

Dalam kunjungan yang berlangsung Kamis (9/7), Vickner didampingi Kepala Dinas Perhubungan Dairi, Untung Roy Nahampun, dan diterima Pelaksana Harian (Plh) Direktur Lalu Lintas Jalan Kementerian Perhubungan, Ahmad Ardiansyah.

Di hadapan jajaran Kemenhub, Vickner mengungkapkan kondisi sekitar 14 kilometer ruas jalan nasional Sidikalang–Medan, khususnya dari Tanjung Beringin hingga Kota Sumbul, yang disebut telah lama menjadi titik rawan kecelakaan.

Menurutnya, kerusakan infrastruktur di ruas tersebut telah berulang kali memicu kecelakaan lalu lintas, termasuk kecelakaan beruntun yang baru-baru ini menewaskan dua anak asal Besitang.

“Mereka merupakan rombongan keluarga yang hendak berkunjung ke Barus. Tiba-tiba sebuah truk tronton bermuatan besi mengalami rem blong, lalu menghantam tiga mobil sekaligus dan merusak lima rumah warga,” ujar Vickner.

Ia menegaskan, kondisi tersebut tidak bisa lagi dibiarkan karena keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama pemerintah. “Kami datang menyampaikan kondisi riil di lapangan agar pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap ruas jalan yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Jalan ini merupakan akses penting bagi masyarakat, distribusi barang, hingga jalur pendukung kawasan Danau Toba,” katanya.

Selain meminta penanganan ruas jalan yang rawan kecelakaan, Vickner juga mengusulkan peningkatan sarana dan prasarana transportasi guna memperkuat konektivitas Kabupaten Dairi sebagai daerah penyangga Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba.

Menurutnya, konektivitas yang baik akan berdampak langsung terhadap kelancaran distribusi logistik, mobilitas masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

“Konektivitas yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi, memperlancar distribusi logistik, meningkatkan mobilitas masyarakat, sekaligus memperkuat daya saing daerah sebagai bagian dari kawasan Danau Toba,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Plh Direktur Lalu Lintas Jalan Kementerian Perhubungan, Ahmad Ardiansyah, menyatakan pihaknya pada prinsipnya siap mendukung peningkatan infrastruktur transportasi di Kabupaten Dairi.

Ia menegaskan pemerintah pusat berkomitmen memperkuat aspek keselamatan jalan dan meningkatkan konektivitas transportasi sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. (rud/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru