Tiga Ruko di Salemba Terbakar

TEBINGTINGGI – Sebuah rumah toko (ruko) kosong bekas Toko Buku Salemba di Jalan Pahlawan, Kelurahan Pasar Gambir lingkungan II , Kota Tebingtinggi, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Peristiwa yang lokasinya tidak jauh dari Rumah Sakit Bhayangkara Tebingtinggi itu sontak mengundang perhatian warga dan pengendara yang melintas.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.

Salah seorang saksi, Samsul Bahri (41), warga Kelurahan Persiakan lingkungan III , mengatakan dirinya pertama kali melihat kepulan asap saat sedang beristirahat di Kafe Agam yang berada di depan ruko tersebut.

“Sekitar pukul 12.00 WIB kami melihat ada asap. Karena pintu depan ruko tertutup dan terkunci, kami mengecek dari bagian belakang. Ternyata benar ada api dari bagian bawah bangunan. Kami langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujarnya.

Menurut Samsul, asap terlihat berasal dari dalam ruko yang sudah lama tidak beroperasi. Berkat laporan warga, tiga unit mobil pemadam kebakaran segera tiba di lokasi dan berhasil mengendalikan kobaran api.

Usai api dipadamkan, personel kepolisian bersama Tim Inafis Polres Tebingtinggi turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti.

Saat kejadian, pemilik ruko diketahui tidak berada di lokasi. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran, termasuk mendalami dugaan adanya unsur kesengajaan atau aksi pembakaran oleh orang tidak dikenal.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kerugian materiil masih dalam pendataan pihak berwenang. (mag-3/azw)

TEBINGTINGGI – Sebuah rumah toko (ruko) kosong bekas Toko Buku Salemba di Jalan Pahlawan, Kelurahan Pasar Gambir lingkungan II , Kota Tebingtinggi, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Peristiwa yang lokasinya tidak jauh dari Rumah Sakit Bhayangkara Tebingtinggi itu sontak mengundang perhatian warga dan pengendara yang melintas.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.

Salah seorang saksi, Samsul Bahri (41), warga Kelurahan Persiakan lingkungan III , mengatakan dirinya pertama kali melihat kepulan asap saat sedang beristirahat di Kafe Agam yang berada di depan ruko tersebut.

“Sekitar pukul 12.00 WIB kami melihat ada asap. Karena pintu depan ruko tertutup dan terkunci, kami mengecek dari bagian belakang. Ternyata benar ada api dari bagian bawah bangunan. Kami langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujarnya.

Menurut Samsul, asap terlihat berasal dari dalam ruko yang sudah lama tidak beroperasi. Berkat laporan warga, tiga unit mobil pemadam kebakaran segera tiba di lokasi dan berhasil mengendalikan kobaran api.

Usai api dipadamkan, personel kepolisian bersama Tim Inafis Polres Tebingtinggi turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti.

Saat kejadian, pemilik ruko diketahui tidak berada di lokasi. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran, termasuk mendalami dugaan adanya unsur kesengajaan atau aksi pembakaran oleh orang tidak dikenal.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kerugian materiil masih dalam pendataan pihak berwenang. (mag-3/azw)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru