Lapas Binjai Seleksi Peserta Program Magang Kemenaker

BINJAI – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai menggelar seleksi penerimaan peserta program pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan. Langkah tersebut sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung peningkatan sumber daya manusia, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia kerja dan instansi pemerintah.

Seleksi dilaksanakan secara objektif dan transparan dengan mengedepankan prinsip profesionalisme. Peserta mengikuti tahapan seleksi mulai dari verifikasi administrasi, wawancara, penilaian kompetensi dan motivasi.

Hal tersebut untuk memastikan calon peserta magang memiliki kemampuan, integritas, dan semangat belajar yang tinggi. Kalapas Binjai, Mochamad Mukaffi mengungkapkan, program pemagangan ini diharapkan menjadi sarana bagi peserta untuk memperoleh pengalaman kerja nyata, memahami budaya organisasi, dan meningkatkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Menurutnya, kehadiran peserta magang tidak hanya memberikan pengalaman bagi peserta. Namun juga, menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul.

“Program pemagangan merupakan kesempatan berharga bagi generasi muda untuk belajar secara langsung di lingkungan kerja. Kami berharap peserta tidak hanya memperoleh pengalaman teknis, tetapi juga memahami nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, integritas, serta etika dalam bekerja,” serunya, Rabu (5/8/2026).

Melalui program ini, Lapas Binjai berkomitmen mendukung program Kemenaker dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Juga sekaligus memperkuat kolaborasi antar instansi dalam pengembangan kualitas tenaga kerja Indonesia. “Lapas Binjai siap menjadi tempat belajar yang mampu memberikan pengalaman dan wawasan yang bermanfaat bagi masa depan mereka,” pungkasnya. (ted/ila)

BINJAI – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai menggelar seleksi penerimaan peserta program pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan. Langkah tersebut sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung peningkatan sumber daya manusia, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia kerja dan instansi pemerintah.

Seleksi dilaksanakan secara objektif dan transparan dengan mengedepankan prinsip profesionalisme. Peserta mengikuti tahapan seleksi mulai dari verifikasi administrasi, wawancara, penilaian kompetensi dan motivasi.

Hal tersebut untuk memastikan calon peserta magang memiliki kemampuan, integritas, dan semangat belajar yang tinggi. Kalapas Binjai, Mochamad Mukaffi mengungkapkan, program pemagangan ini diharapkan menjadi sarana bagi peserta untuk memperoleh pengalaman kerja nyata, memahami budaya organisasi, dan meningkatkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Menurutnya, kehadiran peserta magang tidak hanya memberikan pengalaman bagi peserta. Namun juga, menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul.

“Program pemagangan merupakan kesempatan berharga bagi generasi muda untuk belajar secara langsung di lingkungan kerja. Kami berharap peserta tidak hanya memperoleh pengalaman teknis, tetapi juga memahami nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, integritas, serta etika dalam bekerja,” serunya, Rabu (5/8/2026).

Melalui program ini, Lapas Binjai berkomitmen mendukung program Kemenaker dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Juga sekaligus memperkuat kolaborasi antar instansi dalam pengembangan kualitas tenaga kerja Indonesia. “Lapas Binjai siap menjadi tempat belajar yang mampu memberikan pengalaman dan wawasan yang bermanfaat bagi masa depan mereka,” pungkasnya. (ted/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru