Konsisten Setiap Tahun, USM Indonesia jadi Satu-Satunya Kampus di Sumut yang Rutin Kirim Mahasiswa Magang ke BRIN

Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia kembali mengukuhkan posisinya sebagai pelopor perguruan tinggi swasta berprestasi di Sumut. USM Indonesia tercatat sebagai satu-satunya universitas di Sumut yang secara konsisten setiap tahun sejak 2023 berhasil meloloskan mahasiswanya untuk mengikuti program magang mandiri dan riset tugas akhir selama satu semester di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Pada periode tahun ini, dua mahasiswi berprestasi dari Program Studi S1 Kimia Fakultas Sains, Teknologi dan Informasi (Sainti) USM Indonesia Dwika Prasiska Halawa dan Yustina Astuti Laia, resmi dilepas untuk melaksanakan riset teknologi mineral di laboratorium BRIN mulai 7 Agustus 2026.

Capaian berkelanjutan ini tidak lepas dari komitmen dan dukungan Rektor USM Indonesia Prof. Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes. Ia secara konsisten mendorong agar magang tugas akhir di lembaga riset ternama seperti BRIN menjadi program prioritas untuk mendongkrak kualitas lulusan USM Indonesia agar berdaya saing nasional dan berdaya saing global.

Pelepasan kedua mahasiswi tersebut dilakukan rektor USM Indonesia diwakili Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep, Ph.D (wakil rektor III), Kamis (6/8). Ia menegaskan apresiasi dan amanat dari Rektor Prof. Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes agar para mahasiswa memanfaatkan peluang emas ini dengan sebaik-baiknya.

“Ibu rektor sangat menaruh perhatian besar pada pengembangan kapasitas riset mahasiswa. Beliau berharap para mahasiswa selalu menjaga nama baik almamater, beradaptasi dengan baik serta aktif berkomunikasi dengan kampus agar setiap proses magang dan tugas akhir berjalan lancar,” ujar Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep, Ph.D.

Acara pelepasan turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan civitas akademika. Diantaranya
Ns. Jano Sinaga, S.Kep, M.Kep, Sp.KMB (wakil rektor I), Dr. Ir. Vivi Purwandari, M.Si (dekan fakultas Sainti), Alexander Sibero, S.Kom, M.Kom (wakil dekan fakultas Sainti); Liver Iman P. Zai, M.Si (ketua program studi S1 kimia), Dr. Saurma MGP Siahaan, M.I.Kom, IAPR (ketua program studi ilmu komunikasi), dosen pengajar S1 kimia Dyna Grace R.A. dan Drs. M. Tarigan.

Hadir juga alumni peserta magang BRIN periode sebelumnya yakni Juni Kelvina Tafonao, Oktafiani Harefa, Mei Marina Zai, Titi Daraimawati Bawemenewi dan Novran.

Berkat visi kepemimpinan rektor, kata Dr. Ir. Vivi Purwandari, M.Si, kerja sama strategis antara USM Indonesia dan BRIN telah menghasilkan dampak nyata.

“Mahasiswa tidak hanya mengasah keahlian riset di beberapa laboratorium BRIN Cibinong dan Serpong. Tetapi juga berhasil mempublikasikan karya ilmiah di jurnal bereputasi internasional, meraih hak paten yang dihilirisasi oleh BRIN, hingga memperoleh beasiswa kelanjutan studi S2 dan S3,” ujar Dr. Ir. Vivi Purwandari, M.Si yang juga merupakan peneliti pemegang hak paten Grafena Batubara

Kebanggaan senada dirasakan oleh para mahasiswa. Novran, alumni magang BRIN periode sebelumnya, menceritakan pengalamannya berkolaborasi bersama mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri ternama seperti UI, UNJ, IPB, Unnes, dan Unpad.

Sementara itu, Dwika Prasiska Halawa dan Yustina Astuti Laia berterima kasih atas dukungan penuh dari rektor dan pihak kampus. Kedua penerima beasiswa prestasi yang bercita-cita berkarier di industri ini berkomitmen untuk menuntaskan magang dan tugas akhir mereka dengan hasil terbaik demi membanggakan almamater serta keluarga. (dmp)

Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia kembali mengukuhkan posisinya sebagai pelopor perguruan tinggi swasta berprestasi di Sumut. USM Indonesia tercatat sebagai satu-satunya universitas di Sumut yang secara konsisten setiap tahun sejak 2023 berhasil meloloskan mahasiswanya untuk mengikuti program magang mandiri dan riset tugas akhir selama satu semester di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Pada periode tahun ini, dua mahasiswi berprestasi dari Program Studi S1 Kimia Fakultas Sains, Teknologi dan Informasi (Sainti) USM Indonesia Dwika Prasiska Halawa dan Yustina Astuti Laia, resmi dilepas untuk melaksanakan riset teknologi mineral di laboratorium BRIN mulai 7 Agustus 2026.

Capaian berkelanjutan ini tidak lepas dari komitmen dan dukungan Rektor USM Indonesia Prof. Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes. Ia secara konsisten mendorong agar magang tugas akhir di lembaga riset ternama seperti BRIN menjadi program prioritas untuk mendongkrak kualitas lulusan USM Indonesia agar berdaya saing nasional dan berdaya saing global.

Pelepasan kedua mahasiswi tersebut dilakukan rektor USM Indonesia diwakili Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep, Ph.D (wakil rektor III), Kamis (6/8). Ia menegaskan apresiasi dan amanat dari Rektor Prof. Dr. Ivan Elisabeth Purba, M.Kes agar para mahasiswa memanfaatkan peluang emas ini dengan sebaik-baiknya.

“Ibu rektor sangat menaruh perhatian besar pada pengembangan kapasitas riset mahasiswa. Beliau berharap para mahasiswa selalu menjaga nama baik almamater, beradaptasi dengan baik serta aktif berkomunikasi dengan kampus agar setiap proses magang dan tugas akhir berjalan lancar,” ujar Ns. Johansen Hutajulu, AP, S.Kep, M.Kep, Ph.D.

Acara pelepasan turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan civitas akademika. Diantaranya
Ns. Jano Sinaga, S.Kep, M.Kep, Sp.KMB (wakil rektor I), Dr. Ir. Vivi Purwandari, M.Si (dekan fakultas Sainti), Alexander Sibero, S.Kom, M.Kom (wakil dekan fakultas Sainti); Liver Iman P. Zai, M.Si (ketua program studi S1 kimia), Dr. Saurma MGP Siahaan, M.I.Kom, IAPR (ketua program studi ilmu komunikasi), dosen pengajar S1 kimia Dyna Grace R.A. dan Drs. M. Tarigan.

Hadir juga alumni peserta magang BRIN periode sebelumnya yakni Juni Kelvina Tafonao, Oktafiani Harefa, Mei Marina Zai, Titi Daraimawati Bawemenewi dan Novran.

Berkat visi kepemimpinan rektor, kata Dr. Ir. Vivi Purwandari, M.Si, kerja sama strategis antara USM Indonesia dan BRIN telah menghasilkan dampak nyata.

“Mahasiswa tidak hanya mengasah keahlian riset di beberapa laboratorium BRIN Cibinong dan Serpong. Tetapi juga berhasil mempublikasikan karya ilmiah di jurnal bereputasi internasional, meraih hak paten yang dihilirisasi oleh BRIN, hingga memperoleh beasiswa kelanjutan studi S2 dan S3,” ujar Dr. Ir. Vivi Purwandari, M.Si yang juga merupakan peneliti pemegang hak paten Grafena Batubara

Kebanggaan senada dirasakan oleh para mahasiswa. Novran, alumni magang BRIN periode sebelumnya, menceritakan pengalamannya berkolaborasi bersama mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri ternama seperti UI, UNJ, IPB, Unnes, dan Unpad.

Sementara itu, Dwika Prasiska Halawa dan Yustina Astuti Laia berterima kasih atas dukungan penuh dari rektor dan pihak kampus. Kedua penerima beasiswa prestasi yang bercita-cita berkarier di industri ini berkomitmen untuk menuntaskan magang dan tugas akhir mereka dengan hasil terbaik demi membanggakan almamater serta keluarga. (dmp)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru