Pembukaan MTQ ke-54 Kota Binjai Meriah

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 54 tingkat Kota Binjai di lapangan merdeka berlangsung meriah, Kamis (16/3). Ini terlihat dari masyarakat Kota Binjai yang antusias berkumpul melihat pembukaannya.

Pembukaan dihiasi dengan pawai mobil dan sepeda hias serta diikuti para khafilah, guru hingga pimpinan organisasi pimpinan daerah (OPD). Pawai dari Lapangan Merdeka Kota Binjai menuju mimbar utama MTQ di Jalan Bejomuna, Binjai Timur, yang merupakan lokasi utama pelaksanaan ke 54 MTQ tahun ini.

Ketua LPTQ Kota Binjai, H Irwansyah Nasution menyatakan, tujuan dari pelaksanaan MTQ ini selain meningkatkan pengetahuan terkait tilawatil Quran, juga sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas anak-anak di Kota Binjai, khususnya pada bidang agama. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Semoga seluruh kafilah yang bertanding dapat memberikan yang terbaik,” ucapnya.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Pembangunan Dua Unit Kantor Kejatisu Panggil Kadis PU Asahan KISARAN-Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) memanggil Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Asahan, Taswir ST untuk diminta keterangannya terkait dugaan korupsi atas pembangunan dua unit kantor; Dinas Peternakan Kabupaten Asahan dan Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang terletak di atas tanah eks HGU PT BSP(Bakrie Sumatera Plantation) Kisaran atau di depan Pengadilan Negeri (PN) Kisaran. Panggilan Kejatisu itu berdasarkan Surat Nomor: R-266/N.2.23/Dek.3/06/2012,perihal adanya dugaan tindak pidana korupsi terhadap proyek Pembangunan Gedung Kantor Dinas Peternakan dan Gedung Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Asahan pada Tahun Anggaran 2011. Kadis PU Asahan Taswir dalam surat tersebut diperintahkan untuk bertemu dengan Kasi I pada Asisten Intelijen Kejati Sumut ,Zulfikar Nasution,SH .Sedang informasi yang diperoleh METRO (Group Sumut Pos), pemanggilan itu erat kaitannya dengan status tanah lokasi dididrikannya kedua bangunan kantor tersebut yang status kepemilikannya belum dalam penguasaan Pemkab Asahan. Bahkan disebut kini masalah tanah tempat kedua kantor itu didirikan sedang digugat Badan Penelitian Perjuangan Tanah untuk Rakyat (BPPR) di PN Kisaran. Soalnya, tanah lokasi kantor belum memiliki sertifikat kepemilikan sebagai asset Pemkab Asahan. “Hingga kini pertapakan kedua kantor masih status tanah Negara bebas. Artinya, Pemkab belum memiliki hak untuk mendirikan bangunan,” ujar sumber METRO. Mengenai adanya gugatan BPPTR di PN Kisaran soal lahan eks HGU PBSP dan sebagian dari lahan tersebut yang di atasnya telah dibangun dua kantor yakni Dinas Peternakan dan Satuan Polisi Pamong paraja dibenarkan Wakil Ketua BPPTR Asahan, Supriadi SL sedang dalam perkara di PN Kisaran. Dikatakannya, gugatan pihaknya sedang berlangsung di PN Kisaran. Adapun yang digugat adalah Bupati Asahan, Kadis PU Asahan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari pembangunan kedua kantor itu. Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejatisu,Marcos Simaremare yang dikonfirmasi, Kamis (4/10) menyatakan akan segera mengecek perkara tersebut, sehingga diketahui pastinya,sejauh mana penanganan perkara itu. (ing/smg)

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah merasa senang dan bangga. Sebab pembukaan kegiatan ini berlangsung meriah.

MTQ tahun ini mengusung tema dengan MTQ, kita wujudkan insan Qurani yang cerdas dan berakhlakul karimah menuju masyarakat yang maju, berbudaya dan religius. Amir juga mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk berkomitmen memajukan Kota Binjai.

Dia berharap para khafilah mampu mempertahankan prestasi Kota Binjai di ajang yang lebih tinggi lagi. “Saya senang peserta MTQ tahun ini lebih banyak dari tahun lalu,” sebutnya.

Ia melanjutkan, hal ini merupakan bukti bahwa makin banyak masyarakat yang peduli dan memiliki keinginan dalam pengembangan Alquran di Kota Binjai. Sementara, Ketua DPRD Binjai, H Noor Sri Syah Alam Putra merasa optimis, kalau MTQ dapat terus dilaksanakan dalam rangka mengumpulkan silaturahim dan kebersamaan, sehingga makin kuat membangun keagamaaan. “Hilangkanlah sifat sombong dan meremehkan khafilah lainnya, karena sifat sombong tersebut dapat merugikan diri kita sendiri,” seru pria yang akrab disapa Haji Kires ini.

“Saya berpesan kepada para dewan hakim agar dapat melaksanakan amanah dengan profesional serta memberikan penilaian secara jujur dan objektif dengan menjunjung tinggi sportifitas, agar MTQ ini benar-benar mampu menghasilkan qori dan qoriah terbaik,” sambungnya.

Ia pun berpesan pada para kafilah yang akan bertanding bahwa MTQ merupakan ajang berkompetisi, namun jangan sampai merusak silaturahim.”Saya atas nama pribadi maupun Pemerintah Kota Binjai mengucapkan selamat mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran ke-54, dengan semangat dan motivasi ini kita berharap dapat melahirkan bibit yang terbaik,” pungkasnya. (ted/azw)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 54 tingkat Kota Binjai di lapangan merdeka berlangsung meriah, Kamis (16/3). Ini terlihat dari masyarakat Kota Binjai yang antusias berkumpul melihat pembukaannya.

Pembukaan dihiasi dengan pawai mobil dan sepeda hias serta diikuti para khafilah, guru hingga pimpinan organisasi pimpinan daerah (OPD). Pawai dari Lapangan Merdeka Kota Binjai menuju mimbar utama MTQ di Jalan Bejomuna, Binjai Timur, yang merupakan lokasi utama pelaksanaan ke 54 MTQ tahun ini.

Ketua LPTQ Kota Binjai, H Irwansyah Nasution menyatakan, tujuan dari pelaksanaan MTQ ini selain meningkatkan pengetahuan terkait tilawatil Quran, juga sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas anak-anak di Kota Binjai, khususnya pada bidang agama. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Semoga seluruh kafilah yang bertanding dapat memberikan yang terbaik,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah merasa senang dan bangga. Sebab pembukaan kegiatan ini berlangsung meriah.

MTQ tahun ini mengusung tema dengan MTQ, kita wujudkan insan Qurani yang cerdas dan berakhlakul karimah menuju masyarakat yang maju, berbudaya dan religius. Amir juga mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk berkomitmen memajukan Kota Binjai.

Dia berharap para khafilah mampu mempertahankan prestasi Kota Binjai di ajang yang lebih tinggi lagi. “Saya senang peserta MTQ tahun ini lebih banyak dari tahun lalu,” sebutnya.

Ia melanjutkan, hal ini merupakan bukti bahwa makin banyak masyarakat yang peduli dan memiliki keinginan dalam pengembangan Alquran di Kota Binjai. Sementara, Ketua DPRD Binjai, H Noor Sri Syah Alam Putra merasa optimis, kalau MTQ dapat terus dilaksanakan dalam rangka mengumpulkan silaturahim dan kebersamaan, sehingga makin kuat membangun keagamaaan. “Hilangkanlah sifat sombong dan meremehkan khafilah lainnya, karena sifat sombong tersebut dapat merugikan diri kita sendiri,” seru pria yang akrab disapa Haji Kires ini.

“Saya berpesan kepada para dewan hakim agar dapat melaksanakan amanah dengan profesional serta memberikan penilaian secara jujur dan objektif dengan menjunjung tinggi sportifitas, agar MTQ ini benar-benar mampu menghasilkan qori dan qoriah terbaik,” sambungnya.

Ia pun berpesan pada para kafilah yang akan bertanding bahwa MTQ merupakan ajang berkompetisi, namun jangan sampai merusak silaturahim.”Saya atas nama pribadi maupun Pemerintah Kota Binjai mengucapkan selamat mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran ke-54, dengan semangat dan motivasi ini kita berharap dapat melahirkan bibit yang terbaik,” pungkasnya. (ted/azw)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru