27 C
Medan
Wednesday, July 24, 2024

PTPN IV Regional II Tanam Perdana Kelapa Sawit 107 Ha di Kebun Plasma KUD Tani Makmur Langkat

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – PTPN IV Regional II menggelar kegiatan tanam perdana kelapa sawit seluas 107 hektare di Kebun Plasma KUD Tani Makmur, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (19/6/2024).

Realisasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) ini mendapat apresiasi langsung dari Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara Dwi Sutoro.

Menurutnya, pengembangan kebun plasma merupakan wujud komitmen PTPN IV Regional II selaku tulang punggung subholding PalmCo dalam memajukan kalangan petani rakyat. Ia pun berharap Program PSR akan terus berlanjut di daerah-daerah lainnya.

“Kami sangat mengapresiasi PTPN IV Palmco yang terus menunjukkan komitmennya mendukung kemajuan para petani plasma. Seperti kita ketahui, Program PSR termasuk dalam Proyek Strategis Nasional PTPN yang dicanangkan Presiden,” ujar Dwi Sutoro.

Selaku induk perusahaan PTPN IV PalmCo, lanjut Dwi Sutoro, Holding Perkebunan Nusantara akan terus memberi perhatian penuh untuk Program PSR. Hal ini bertujuan meningkatkan perekonomian sekaligus ketahanan pangan nasional.

“Kami berharap program PSR ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan sehingga kerja sama kemitraan antara PTPN IV dan petani plasma dapat terus terjalin serta memberikan manfaat bagi stakeholder PTPN Grup,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Direktur Utama PTPN IV Palmco Jatmiko Santosa mengucapkan terima kasih kepada Holding Perkebunan Nusantara yang selalu mendukung penuh subholding dalam merealisasikan Program PSR.

Melalui program ini, terdapat empat manfaat besar yang akan diperoleh oleh para petani rakyat.

Yaitu, kemitraan pola single management, penyediaan bibit unggul bersertifikat, kemitraan swadaya dan pemberdayaan Koperasi Unit Desa (KUD).

Sejauh ini, PTPN IV PalmCo telah mendistribusikan lebih dari 1,6 juta bibit unggul kepada petani. Jumlah tersebut akan bertambah 850 ribu bibit lagi pada tahun 2024.

“Keberhasilan PSR melalui pola kemitraan bersama PTPN bukan sekadar mimpi. Oleh karena itu, KUD Tani Makmur ini juga harus menjadi contoh bahwa single management bisa membawa kesejahteraan bagi petani. Hal ini tentu membutuhkan kerja sama dari semua pihak, baik KUD maupun Gubernur,” ujar Jatmiko didampingi Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo Irwan Perangin-angin.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Perlindungan Perkebunan Kementerian Pertanian RI Hendratmojo Bagus Hudoro menyampaikan selamat kepada KUD Tani Makmur selaku mitra binaan PTPN IV Regional II yang telah mendapatkan dana Program PSR sehingga kegiatan tanam perdana dapat dilaksanakan pada hari ini.

“Tanam perdana ini merupakan momen yang berharga. Karena dari sinilah nasib bapak dan ibu untuk 25 tahun ke depan ditentukan,” ujarnya.

Region Head PTPN IV Regional II Darma Lessan berpesan kepada para petani kelapa sawit mitra binaan agar memelihara tanaman dengan baik dan sesuai standar kultur teknis yang berlaku. Dengan begitu, para petani dapat menikmati hasil panen yang maksimal selama 25 tahun ke depan.

“Sudah banyak contoh keberhasilan petani dan KUD binaan PTPN IV. Untuk itu mari kita pelihara koordinasi sehingga program PSR ini benar-benar mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan petani, khususnya KUD Tani Makmur Kabupaten Langkat,” ujar Darma.

Menurut Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional II Muhammad Ridho Nasution, pelaksanaan tanam perdana dilakukan setelah KUD Tani Makmur tuntas menyelesaikan rangkaian proses verifikasi sehingga berhasil mendapatkan dana PSR untuk areal seluas 107 hektare.

Di areal Kebun Plasma tersebut juga akan dikembangkan konsep tumpang sari sawit padi gogo. Konsep ini diharap menciptakan tambahan pendapatan bagi para petani sembari menunggu tanaman sawit berbuah.

“Semoga ikhtiar kita pada hari ini bisa membantu meningkatkan kemandirian pangan Indonesia menuju terwujudnya swasembada padi,” ujar Ridho.

Sementara itu, Pj Gubernur Sumatera Utara Hassanudin juga turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PTPN IV Regional II yang telah menjalin kerja sama kemitraan dengan Koperasi Unit Desa atau KUD di Kabupaten Langkat. Langkah ini diharap meningkatkan pembangunan di sektor pertanian kelapa sawit yang selama ini memegang peranan penting dalam perekonomian Sumatera Utara.

“Ini adalah cermin dari komitmen kita dalam membangun kolaborasi dan kerja sama dalam mewujudkan kemakmuran bersama. Sekali lagi selamat atas terselenggaranya kegiatan tanam perdana ini. Semoga PTPN IV Regional II maupun KUD Tani Makmur terus sukses di masa mendatang,” ujarnya melalui video conference.(ila)

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – PTPN IV Regional II menggelar kegiatan tanam perdana kelapa sawit seluas 107 hektare di Kebun Plasma KUD Tani Makmur, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (19/6/2024).

Realisasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) ini mendapat apresiasi langsung dari Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara Dwi Sutoro.

Menurutnya, pengembangan kebun plasma merupakan wujud komitmen PTPN IV Regional II selaku tulang punggung subholding PalmCo dalam memajukan kalangan petani rakyat. Ia pun berharap Program PSR akan terus berlanjut di daerah-daerah lainnya.

“Kami sangat mengapresiasi PTPN IV Palmco yang terus menunjukkan komitmennya mendukung kemajuan para petani plasma. Seperti kita ketahui, Program PSR termasuk dalam Proyek Strategis Nasional PTPN yang dicanangkan Presiden,” ujar Dwi Sutoro.

Selaku induk perusahaan PTPN IV PalmCo, lanjut Dwi Sutoro, Holding Perkebunan Nusantara akan terus memberi perhatian penuh untuk Program PSR. Hal ini bertujuan meningkatkan perekonomian sekaligus ketahanan pangan nasional.

“Kami berharap program PSR ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan sehingga kerja sama kemitraan antara PTPN IV dan petani plasma dapat terus terjalin serta memberikan manfaat bagi stakeholder PTPN Grup,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Direktur Utama PTPN IV Palmco Jatmiko Santosa mengucapkan terima kasih kepada Holding Perkebunan Nusantara yang selalu mendukung penuh subholding dalam merealisasikan Program PSR.

Melalui program ini, terdapat empat manfaat besar yang akan diperoleh oleh para petani rakyat.

Yaitu, kemitraan pola single management, penyediaan bibit unggul bersertifikat, kemitraan swadaya dan pemberdayaan Koperasi Unit Desa (KUD).

Sejauh ini, PTPN IV PalmCo telah mendistribusikan lebih dari 1,6 juta bibit unggul kepada petani. Jumlah tersebut akan bertambah 850 ribu bibit lagi pada tahun 2024.

“Keberhasilan PSR melalui pola kemitraan bersama PTPN bukan sekadar mimpi. Oleh karena itu, KUD Tani Makmur ini juga harus menjadi contoh bahwa single management bisa membawa kesejahteraan bagi petani. Hal ini tentu membutuhkan kerja sama dari semua pihak, baik KUD maupun Gubernur,” ujar Jatmiko didampingi Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo Irwan Perangin-angin.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Perlindungan Perkebunan Kementerian Pertanian RI Hendratmojo Bagus Hudoro menyampaikan selamat kepada KUD Tani Makmur selaku mitra binaan PTPN IV Regional II yang telah mendapatkan dana Program PSR sehingga kegiatan tanam perdana dapat dilaksanakan pada hari ini.

“Tanam perdana ini merupakan momen yang berharga. Karena dari sinilah nasib bapak dan ibu untuk 25 tahun ke depan ditentukan,” ujarnya.

Region Head PTPN IV Regional II Darma Lessan berpesan kepada para petani kelapa sawit mitra binaan agar memelihara tanaman dengan baik dan sesuai standar kultur teknis yang berlaku. Dengan begitu, para petani dapat menikmati hasil panen yang maksimal selama 25 tahun ke depan.

“Sudah banyak contoh keberhasilan petani dan KUD binaan PTPN IV. Untuk itu mari kita pelihara koordinasi sehingga program PSR ini benar-benar mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan petani, khususnya KUD Tani Makmur Kabupaten Langkat,” ujar Darma.

Menurut Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional II Muhammad Ridho Nasution, pelaksanaan tanam perdana dilakukan setelah KUD Tani Makmur tuntas menyelesaikan rangkaian proses verifikasi sehingga berhasil mendapatkan dana PSR untuk areal seluas 107 hektare.

Di areal Kebun Plasma tersebut juga akan dikembangkan konsep tumpang sari sawit padi gogo. Konsep ini diharap menciptakan tambahan pendapatan bagi para petani sembari menunggu tanaman sawit berbuah.

“Semoga ikhtiar kita pada hari ini bisa membantu meningkatkan kemandirian pangan Indonesia menuju terwujudnya swasembada padi,” ujar Ridho.

Sementara itu, Pj Gubernur Sumatera Utara Hassanudin juga turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PTPN IV Regional II yang telah menjalin kerja sama kemitraan dengan Koperasi Unit Desa atau KUD di Kabupaten Langkat. Langkah ini diharap meningkatkan pembangunan di sektor pertanian kelapa sawit yang selama ini memegang peranan penting dalam perekonomian Sumatera Utara.

“Ini adalah cermin dari komitmen kita dalam membangun kolaborasi dan kerja sama dalam mewujudkan kemakmuran bersama. Sekali lagi selamat atas terselenggaranya kegiatan tanam perdana ini. Semoga PTPN IV Regional II maupun KUD Tani Makmur terus sukses di masa mendatang,” ujarnya melalui video conference.(ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/